AKIBAT KEMARAU MELANDA 36 DESA DI BOJONEGORO DI SUPLAI AIR BERSIH

Bojonegoro,Maspolin.id – Akibat musim kemarau yang terus melanda. Akibatnya terdapat 36 desa di 15 kecamatan di Bojonegoro harus minta bantuan distribusi air bersih.

Kepala BPBD Bojonegoro Umar Qhoni menegaskan hingga kini pihaknya terus berusaha membantu suplai air bersih dengan menggunakan truk tangki secara bergantian.

Bahkan hingga kini BPBD Bojonegoro mengaku telah melakukan dropping air mulai Juli hingga awal September. Total distribusi sudah dilakukan sebanyak 340 kali menggunakan truk kapasitas 5.000 liter dan 8.000 liter.

“Iya, benar, sesuai data yang masuk, ada 36 desa di 15 kecamatan yang sudah ajukan dropping air. Bahkan, supaya mempercepat pengiriman, kita buatkan tandon darurat biar tidak antre lama,” kata Umar saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/9/2019).

Seperti di kutip halaman detikNews.com, banyak warga yang berusaha mencari sumber air dengan mengebor sumur baru. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih buat kebutuhan sehari-hari. Salah satunya, di permukiman warga Desa Ngumpak Dalem, beberapa warga nekat mencari solusi dengan mendatangkan tukang sumur bor.

“Karena sulit air ini, warga berinisiatif mencari sumber air dengan membuat sumur bor,” ucap salah satu warga, Pa’at.

Apalagi, jelas Pa’at, menurut BPBD Bojonegoro, prediksi dari BMKG, kemarau panjang terjadi hingga awal Oktober.

Sementara itu, desa yang kesulitan air di antaranya Desa Pejok di Kecamatan Kepohbaru; Desa Ngeper di Kecamatan Padangan; Desa Kedungsari, Bakulan, dan Pandantoyo di Kecamatan Temayang; Desa Bareng, Siwalan, Panunggalan, Jatitengah, dan Panemon di Kecamatan Sugihwaras; Desa Gamongan, Malingmati, dan Mulyorejo di Kecamatan Tambakrejo; Desa Sugihwaras, Luwihaji, dan Nganti di Kecamatan Ngraho; Desa Sukowati dan Sambiroto di Kecamatan Kapas; Desa Pelem dan Donan di Kecamatan Purwosari; serta Desa Tlogohaji, Sumberherjo, Kayu Lemah, dan Teleng di Kecamatan Sumberejo.

Selain itu, ada Desa Kasiman dan Sambeng di Kecamatan Kasiman; Desa Sumberjokidul di Kecamatan Sukosewu; Desa Kolong, Ngasem, Butoh, Bareng, dan Jampet di Kecamatan Ngasem. Desa Ketileng di Kecamatan Malo, Desa Sengon di Kecamatan Ngambon, Desa Ngumpakdalem di Kecamatan Dander, Desa Ngorogunung di Kecamatan Bubulan, dan Desa Jamberejo di Kecamatan Kedungadem.

(ekoS). 

Bersepedah, Komandan Lantamal V Cek Kesipan Fasilitas Pangkalan Surabaya

Lantamal V,Maspolin.id – Dengan berkeliling menggunakan sepedah, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal V) Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP mengecek kesiapan berbagai fasilitas pendukung yang berada di pangkalan Surabaya, Selasa (3/9).

Pengecekan tersesut di fokuskan terhadap fasilitas labuh yang berada di Dermaga Madura dan Dermaga Semampir, Komando Armada ll, Ujung, Surabaya, mengingat dalam waktu dekat ini akan digunakan untuk gelar pasukan dan pemberangkatan pasukan TNI dalam rangka Latihan Gubungan TNI tahun 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Danlantamal V didampingi Wadan Lantamla V Kolonel Marinir CTO Sinaga, para Asinten Danlantamal V, Dansatrol, Kadisfaslan, Dandenma, Kadisbek, Danyonmarhanlan V dan Kadispen Lantamal V.

Untuk kesiapan fasilitas labuh di dermaga Madura ini, Danlantamal V menginstruksikan Aslog Danlantamal V Letkol Laut (T) Dedi Sugiarto dan Kadisfaslan Lantamal V Mayor Laut (T) Mulyadi utuk menyiapkan dan melengkapi kekurangan kekurangan sesuai tugas dan fungsi dukungan pangkalan.

Menurutnya, Lantamal V sebagai salah satu Pangkalan TNI AL terus beruapya menjadi pangkalan yang handal untuk mendukung satuan-satuan operasional TNI/TNI AL di wilayah Lantamal.

Hal tersebut lanjutnya sesuai dengan tugas pokok Lantamal V dalam pembinaan kekuatan dan kemampuan guna menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi yang dilaksanakan dalam
bentuk menyediakan fasilitas labuh dan pangkalan bagi kapal, Marinir dan satuan operasional TNI AL lainnya yang
melaksanakan tugas di wilayah kerja Lantamal V.

Kemudian melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan kapal, maupun kendaraan lain sesuai kemampuan, serta dukungan
fasilitas kendaraan bagi unsur-unsur TNI AL.
Melaksanakan dukungan pembekalan, bekal umum, bekal tekhnik dan bekal khusus melalui kegiatan pengadaan,
penyimpanan serta penyaluran sesuai tingkat dan lingkup kewenangannya.

Selain itu juga melaksanakan perawatan personel termasuk penampungan, perumahan, pelayanan dan dukungan kesehatan, angkutan, rekreasi, penegakan serta pembinaan tata tertib dan disiplin, pembinaan mental dan jasmani serta
bantuan hukum, serta penyidikan kasus-kasus tindak pidana.

Serta membina kekuatan dan kemampuan jajaran Lantamal V meliputi perencanaan, penyusunan, pelatihan, penyiapan
dan pelaksanaannya.

Selain meninjau kesiapan faslabuh di dermaga Madura dan Ssmampir, Danlantanl V juga meninjau Belkel Mesin dan Sionban Kapal Selam yang berada di satuan kerja Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Pangkalan (Fasharkan) Lantamal V Surabaya.

Tiga Pasangan Hoho Hihe Diamankan Satpol PP Bojonegoro Disebuah Rumah Kost

Bojonegoro,Maspolin.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, kembali mengamankan tiga pasangan bukan suami istri, dari sebuah kos harian di Jalan Lisman, Kelurahan Campurejo, Kota Bojonegoro. Selasa 3 September 2019.

Ketiga pasangan tersebut adalah RS Duda (37) Asal Plumpang pasangan JA kawin  (26) Asal Balen, MA Jejaka (24) Asal Kanor Pasangan MAP Belum Kawin (26) asal Surabaya, JMR kawin (54) asal Soko pasangan SMN Kawin (37) asal Soko.

Mereka diamankan oleh petugas karena didapati sedang berduaan di kamar kos dengan pintu dalam keadaan terkunci.

“Saat melaksanakan kegiatan rutin pagi, kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pasangan yang masuk ketempat kos harian, setelah kami tindaklanjuti ternyata benar adanya dan kami berhasil mengamankan tiga pasangan didalam kamar kos tersebut,” terang Beny Subiakto, Kabid SDA Satpol PP Kabupaten Bojonegoro.

Selanjutnya Ketiga Pasangan Tersebut dibawa ke Mako Satpol PP untuk didata dan dibina dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi. 

Agus

Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Edv-Metro

Jakarta,Maspolin.id – Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi e-Advokasi yang diberi nama edv-Metro. Aplikasi ini ditujukan untuk mempermudah konsultasi hukum bagi para personel kepolisian dan masyarakat.

Dalam kata sambutannya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono MSi mengatakan Edv-Metro diluncurkan untuk memangkas birokrasi dalam konsultasi hukum dari para anggota polisi di wilayah Polda Metro Jaya. Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat konsultasi masalah hukum.

“Elektronik advokasi ada fitur-fiturnya, pertama untuk pelayanan hukum, ada diskusi terkait permasalahan hukum, konsultasi hukum dan sosialisasi hukum,” ujar Gatot Edy saat peluncuran aplikasi tersebut di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/9).

“Dengan adanya Edv-Metro ini bagaimana kita pangkas jalur birokrasi. Kalau birokrasi melalui surat dan banyak tahapan ini bisa dipangkas,” lanjut jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Asrena Kapolri tersebut.

Gatot mengatakan Edv-Metro ini juga bisa diakses oleh masyarakat luas. Namun, konsultasi hukum yang bisa diperoleh oleh masyarakat itu terbatas.

“Terkait konsultasi hukum nggak hanya untuk anggota Polri yang bermasalah. Ada juga buat masyarakat tapi ada batasannya, bukan yang kasus di Krimum, Krimsus,” tandas Gatot Eddy.

Kabidkum Polda Metro Jaya, Kombes Viktor Sihombing, mengatakan peluncuran aplikasi ini untuk mendukung tugas pokok Bidkum baik di Polda maupun di Polres.

“Aplikasi ini memotong semuanya. Dengan adanya kegiatan ini jadi dari wilayah nggak terpengaruh jarak waktu. Intinya Bidkum hadir sebagai pendukung pelaksanaan tugas pokok. Harapannya Bidkum punya kualitas,” kata Viktor.

Terdapat 6 fitur dalam aplikasi ini. Tiga fitur bersifat interaktif tentang pelayanan hukum Polri dan juga konsultasi hukum serta diskusi publik. Untuk fitur pelayanan hukum, dalam aplikasi ini ditujukan untuk anggota Polri yang membutuhkan pendampingan hukum.

Sedangkan fitur konsultasi hukum ditujukan untuk masyarakat yang ingin berkonsultasi dan menyampaikan permasalahan hukumnya. Dalam aplikasi ini juga terdapat fitur live diskusi yang membahas masalah hukum dengan narasumber-narasumber dalam bidangnya.

Tajuk

Tebu Hijau Kediri Bisa Menjadi Solusi Merosotnya Harga Tebu Di Kudus

Kudus,Maspolin.id – Minuman sari tebu atau yang lebih di kenal dengan sebutan es tebu, menjadi salah satu minuman yang menjadi idola bagi masyarakat Kudus lebih – lebih di bulan kemarau seperti ini. Minuman sari tebu hijau memang sangat menyegarkan sekali lelih lebih kalau di minum dalam keadaan dingin atau dikasih es cristal, rasanya memang begitu manis dan sangat menyegarkan.

Jumlah pedagang es tebu di Kudus ada ratusan orang, rata – rata mereka memilih bahan baku tebu hijau dari kota Kediri Jatim. Meskipun di Kudus Jawa Tengah lahan tebu menghampar begitu luas tapi tebu yang di tanam rata – rata jenis tebu yang berwarna merah. Alasan para pedagang memilih tebu hijau di karenakan konsumen atau pembeli lebih suka dengan sari tebu dari tebu hijau, alasannya karna sari tebu hijau airnya lebih segar dan warnanya juga lebih menarik, dari sari tebu merah.

Salah satu pedagang tebu Rini yang berjualan di pertigaan Desa Honggosoco kec Jekulo, menyampaikan alasanya kenapa memilih tebu hijau

” tebu hijau itu rasanya segar dan manis dari pada tebu merah yang di tanam di Kudus. Disamping lebih manis warna sari tebunya juga lebih bagus dan menarik” ucap mbak Rini saat kita konfirmasi.

Salah satu pembeli dari desa Karangbener juga menyampaikan hal yang sama ” saya lebih suka dengan es tebu dari tebu hijau karna lebih manis, segar dan tidak serak di tenggorokan. Kalau tebu merah rasanya kurang segar dan manis terkadang juga timbul serak – serak di tenggorokan” ucap wakit

Fenomena tebu hijau yang menjadi primadona di Kabupaten Kudus hendaklah bisa di singkapi positif oleh Pemkab Kudus dengan mengadakan penelitian atau pelatihan kepada petani tebu di Kudus, untuk menjadikan tebu hijau segai salah satu solusi mengatasi jatuh dan merosotnya harga tebu di saat panen raya seperti saat ini.

Report : Rudy Syafii

Gotong-royong Massal Untuk Gerakan Pengurangan Penggunaan Plastik

Humbang,Maspolin.id – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan gotongroyong massal dalam mendukung pengurangan limbah plastik sebagaimana komitmen Indonesia untuk mengurangi sampah plastik laut sebesar 70 persen hingga tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan serempak disepuluh kecamatan (2/9) dengan melibatkan ASN, anak sekolah dan masyarakat.

Gotong-royong ini merupakan lanjutan Gerakan Humbang Hasundutan bersih 2019 dan mendukung program pemerintah pusat untuk pengurangan penggunaan kemasan (packaging) plastik, dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi aspal.

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE melalui Kepala Dinas Kominikasi dan Informatika, Drs. Hotman Hutasoit kepada media menyampaikan bahwa Pemanfaatan limbah plastik sebagai aspal merupakan kerjasama antara Kementerian PUPR dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dalam rangka mengurangi limbah plastik. Program ini merupakan salah satu solusi dalam pengurangan limbah plastik, dimana setiap keluarga memproduksi limbah plastik termasuk di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Pada gotong-royong massal yang diprogramkan Pemkab Humbang Hasundutan selain lanjutan gerakan Humbang Hasundutan bersih 2019 adalah dukungan pengurangan limbah plastik. Rencananya, sampah bahan plastik akan dipisahkan dan dikumpulkan, limbah plastik ini akan dipress, untuk selanjutnya diproses menjadi bahan campuran aspal.

Pemkab Humbang Hasundutan merencanakan aspal dari limbah plastik ini akan dipergunakan membangun jalan dari Objek Wisata Sipinsur, kecamatan Pranginan menuju Objek Wisata Bhaktiraja, Kecamatan Bhaktiraja. Jalan ini akan mejadi salah satu icon dan bukti nyata pemanfaatan limbah plastik menjadi aspal yang sudah diprogramkan oleh pemerintah.

Pada surat undangan yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Humbang Hasundutan diminta agar camat meneruskan surat undangan kepada kepala desa.

Frish H Silaban.( FHL )

PERINGATI 1 MUHARRAM 1441 H, DANPOM LANTAMAL V AJAK PRAJURIT DAN PARA TAHANAN MAKNAI ESENSI TAHUN BARU ISLAM

Lantamal,Maspolin.id – Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono memimpin Acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah di Masjid Al Hadi di Mako Polisi Militer Lantamal V, Selasa (3/9).

Dalam sambutannya Komandan Polisi Militer Lantamal V mengatakan peringatan Tahun Baru Islam yang diselenggarakan, bukanlah sekedar untuk memenuhi tradisi semata akan tetapi untuk menggali hikmah yang terkandung didalamnya serta memaknai hal-hal didalamnya untuk tidak hanya dilakukan dilisan saja namun dilakukan sepenuh hati.

Lebih lanjut Joko-sapaan akrabnya menegaskan kepada seluruh personil yang hadir untuk selalu ingat kepada sang pencipta Allah SWT.

Sebelum mendengarkan Tausyiah, kegiatan diawali dengan pelaksanaan Dzikir bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz M. Yasin S.Sos. Suasana religius sangat terasa dengan lantunan Dzikir yang menggema di Masjid Al Hadi.

Terlihat juga para prajurit Polisi Militer Lantamal V yang berkonsentrasi penuh dalam Dzikir bersama tersebut.

Terdapat hal yang unik dalam acara tersebut dimana adanya warga binaan Bintahmil yang hadir dalam kegiatan tersebut. Para warga binaan ini dalam proses masa penahanan guna penyelesaian permasalahan yang dihadapi.

Dalam Tausiyahnya Ustadz M.Yasin S.Sos menyampaikan bahwa salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT adalah sholat tepat waktu. Kemudian ingatkan setiap personil, dimana segala sesuatu yang ada didunia ini telah diatur secara rinci oleh Allah SWT.

Selanjutnya agar meneladani salah satu sifat Rasullah SAW yaitu sebagai orang yang dapat dipercaya.
Lebih jauh dikatakan bahwa orang beriman apalagi seorang prajurit harus bersemangat memberi kebaikan kepada oranglain walaupun hanya sedikit serta mintalah selalu pertolongan hanya kepada Allah SWT tidak kepada yang lain.

Kepada para awak media, Joko-pria yang merupakan putra asli Jepara ini mengatakan Peringatan Tahun Baru Islam sebagai wahana untuk instropeksi diri sejauh mana kita telah mengaktualisasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk meningkatkan kualitas kerja kedepan dengan berpedoman pada ajaran agama. Sesungguhnya esensi yang dapat kita petik pada acara ini adalah masalah pergantian dan perputaran waktu. Bahwa waktu akan senantiasa bergerak maju, dengan demikian manusia sebagai insan hamba tuhan akan selalu berpacu dengan waktu.

Dengan demikian yang perlu mendapat perhatian kita adalah menjaga eksistensi nilai-nilai moral dalam kehidupan keprajuritan, yang memiliki kesadaran dan pemahaman bahwa kita merupakan bagian dari masyarakat dan mempunyai kewajiban yang sama dalam rangka mempertahankan NKRI.

Dilandasi oleh pemahaman tersebut, maka setiap prajurit dan PNS harus memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan masyarakat dimanapun berada serta dapat menjadi contoh dalam sikap dan perilakunya, sehingga mampu memberikan kontribusi yang postif kepada masyarakat dalam rangka menjalin Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Ketika ditanya oleh awak media mengenai kehadiran Warga Binaan Bintahmil dalam acara tersebut, Joko mengatakan hal ini juga merupakan salah satu bagian dari pembinaan kepada para Tahanan yang ada di Polisi Militer Lantamal V guna merefresh mereka dalam segi agama agar mereka makin menyadari kesalahan yang telah dilakukan dan kedepan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Hadir dalam acara tersebut Wadanpom Lantamal V, Kadislidpam, Kadisgakkum, para prajurit Polisi Militer Lantamal V serta para warga binaan di Bintahmil.

Agus

PEMIMPIN “EKSEKUTOR”

Oleh: Akbp Shinto Silitonga, SIK – Kapolres Gowa, Polda Sulawesi Selatan

Menjelang pelantikan Presiden pada Oktober mendatang, media massa kerap menampilkan pemberitaan tentang bagaimana Presiden memilih calon Menteri-nya dengan kriteria berani melakukan eksekusi kebijakan. CNN Indonesia dalam redaksinya berjudul “Dicari! Menteri yang Siap Eksekusi Kebijakan Gila Jokowi pada 28 Juni 2019 telah memberi pemahaman besar bagi kita bahwa negara ini membutuhkan pemimpin eksekutor kebijakan yang handal.

Gaya kepemimpinan terus berkembang seiring dgn perkembangan jaman. Dahulu pemimpin pastilah orang pintar dan cendekiawan, berkembang pada gaya kepemimpinan yang kreatif dan inovatif. Guna meng-akselerasi pembangunan nasional, saat ini dibutuhkan pemimpin eksekutor kebijakan yang mampu menerapkan kebijakan tersebut di lapangan secara tepat.

Transformasi ini pun menjadi kebutuhan di tubuh Polri. Seorang pemimpin yang kaya akan teori dan konsep dianggap tidak berhasil jika teori dan konsepnya tidak tereksekusi menjadi program-program kerja yang nyata di lapangan. Pengayaan dalam tataran kognitif secara keilmuan kini menjadi kebutuhan untuk segera diaplikatifkan di lapangan. Lugasnya, masyarakat membutuhkan pemimpin yang mampu mengeksekusikan kebijakan dari pada pemimpin yang jago berargumen dengan segudang konsep dan teori.

Kebutuhan akan pemimpin eksekutorial menjadi penting di semua level kepemimpinan di unit-unit kerja. Kapolres sbg top manager hebat, namun middle manager-nya ‘lemot’, dijamin kebijakan tidak akan tereksekusi dgn baik. Demikian juga bila Kapolres dan middle manager hebat, namun first line supervisor tidak mampu mengeksekusi kebijakan, sama saja hasilnya tidak optimal. Maka semua level kepemimpinan mulai dari top manager, middle manager dan first line supervisor harus mengadposi gaya kepemimpinan eksekutor tersebut. Pengalaman pemimpin dalam mengeksekusi satu per satu kebijakan menjadi program nyata di lapangan, akan memberi dampak luas tidak hanya internal namun juga berdampak pada masyarakat.

Melindungi dan melayani masyarakat tidak lagi bisa dibahas hanya dengan konsep dan teori, namun masyarakat membutuhkan eksekusi nyata di lapangan. Ayo, belajar dan dapatkan pengalaman menjadi pemimpin eksekutor yang handal dan berorientasi hanya pada pelayanan masarakat.

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL FURQON MEDAN SEKALIGUS BERSILATURAHMI

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL FURQON MEDAN SEKALIGUS BERSILATURAHMI

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di masjid Al Furqon jalan Asahan No 85a Sidodadi Medan Timur, Selasa 3 September 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi,Kapolsek Medan Timur M Arifin SH, Bkm Al Furqon, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Personel Polsek Medan Timur serta jamaah masjid Al Furqon yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Al Furqon, Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Program Kami memakmurkan masjid yaitu Sholat Subuh berjamaah, magrib mengaji dan jum’at Barokah. Ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran polrestabes medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt dan bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini serta mohon doanya untuk keamanan Kota Medan.

Sholat subuh berjamaah bagi kepolisian bertujuan ingin membangun personel yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik yaitu melayani masyarakat dan menjadi contoh suri tauladan serta menjadi tokoh dimasyarakat. Dengan memakmurkan masjid agar semakin banyak yang datang kemasjid dengan harapan berjuang menebar kebaikan dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Disamping itu mengajak masyarakat untuk membangun keimanan dengan baik sehingga tercipta masyarakat yang memiliki keimanan dan ketaqwaan dengan baik pula. Kita komitmen dan konsisten InsaAllah akan membuahkan hasil.

Sesuatu yang baik jika kita sampaikan berulang-ulang akan tertanam dihati kita menuju hal yang baik. Setiap manusia diberi amanah, apakah kita Polisi, TNI, masyarakat, guru dan lain-lain semua adalah amanah. Dan amanah tersebut akan diminta pertanggung jawaban maka sebagai manusia yang ingin berakhir hidup dengan baik khusnul khotimah maka niat harus ditanamkan apa yang terkandung didalam Al qur’an. Niat menjadi sebaik-baiknya manusia hidup harus bermanfaat untuk lingkungan Rahmatan lil alamin.*

Novian Harhara

Komandan dan Prajurit Lanal Yogyakarta Ikuti Adisucipto Urban Obstacle Run 2019

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta, Lantamal V, Koarmada II, Kolonel Marinir Bambang Adriantoro bersama prajurit dijajarannya mengikuti kegiatan Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) 2019 di Musium Pusat Dirgantara Mandala dan Shelter Bravo Wingdikterbang Lanudal Sucipto, Senin (2/9).

Gelaran AUOR yang diketuai Danskadik 104 Letkol Pnb Muhammad Sugiyanto ini, merupakan gelaran kali kedua yang mengusung tema Go Green yaitu dengan konsep ramah lingkungan serta mengkampanyekan untuk mencintai lingkungan hidup dan mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga lari.

Kegiatan ini diikuti sedikitnya 2.350 orang dari berbagai unsur TNI Polri dan warga masyarakat Yogyakarta. Aspotdirga Marsda TNI Nazirsyah M.Sc melepas kegiatan ini dengan pengibar bendera start.

Tampak hadir dalam Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Danlanud Adi. Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggaveab, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI M. Zamroni, Kapolda DIY Irjen Pol Drs. Achmad Dofiri, Ka. RSPAU Dr. S. Hardjolukito Kolonel Kes dr. Djunadi MS, Sp. KP., Danlanal Yogyakarta Kolonel Marinir Bambang Adriantoro, Danlanud Adi Sumarmo Kolonel Pnb Adrian Damanik, ST., GM PT. AP. I bandara Adisutjipto Kolonel Pnb Agus Pandu Purnama.

Dalam acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai demo atraksi antara lain demo udara fly pass 4 pesawat jenis Grob TNI AU, demo terjun payung sebanyak 37 peterjun, demo udara aerobatik pesawat jenis pitts plane/PK-SIH, demo udara fly past pesawat F-16 dan T-50 I yang melakukan simulasi serangan udara, demo udara Jupiter Aerobatic Team (JAT) serta sebagai penutup kegiatan dilaksanakan panggung hiburan.

Danlanal Yogyakarta dalam kesempatan menyampaikan bahwa sinergitas unsur TNI Polri dan warga masyarakat Yogyakarta dapat dibangun salah satunya melalui pelaksananaan kegiatan bersama seperti yang telah terselenggara dalam event ini.

Juga merupakan salah satu sarana TNI Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan menumbuhkan kebanggaan kepada TNI Polri selaku alat pertahanan keamanan negara.

“Kegiatan AUOR ini juga merupakan kesempatan emas bagi masyarakat untuk dapat melihat secara langsung kekuatan unsur gelar yang dimiliki oleh TNI serta sebagai bentuk profesionalisme prajurit yang dapat dipertanggung jawabkan kepada negara, khususnya kepada warga masyarakat Yogyakarta”, tegas Danlanal Yogyakarta.

Kadispen Masyor Rohman Arif

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

21 Orang Diperiksa Polresta Mataram atas Penyalah Guna Dugaan Narkoba

MATARAM, NTB – Maspolin.id|| Tim Opsnal Satresnarkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap dugaan tindak pidana narkotika secara berantai...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.