Polres Bojonegoro Gelar Apel Ops Patuh Semeru 2019

Bojonegoro,Maspolin.id  – Polres Bojonegoro, pada Kamis (29/08/2019), bertempat di Halaman Mapolres Bojonegoro, laksanakan Apel Gelar Pasukan, Operasi Patuh Semeru 2019, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli SIK MH MSi.

Operasi Patuh Semeru 2019, akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus 2019 sampai 11 September 2019 mendatang.

Apel Gelar Pasukan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, agar pelaksanaan kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Turut hadir dalam apel kali ini, Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawant MPd, Ketua Sementara DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin, Ketua FKUB Bojonegoro dan jajaran Forpimda Bojonegoro lainnya. Sementara peserta apel tersebut berasal dari anggota Polres Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, Polisi Militer, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, dalam dalam apel tersebut membacakan amanat dari Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Drs Luki Hermawan MSi.

Dalam amanat Kapolda Jatim disampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki penduduk dengan jumlah yang tinggi, yang mengakibatkan Jawa Timur menghadapi berbagai masalah, salah satunya masalah transportasi.

“Ketergantungan masyarakat Jawa Timur terhadap sektor transportasi, ditambah dengan padatnya penduduk di Jawa Timur menyebabkan banyaknya masalah transportasi yang terjadi di provinsi ini, di antaranya adalah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.” kata Kapolres AKBP Ary Fadli, membacakan amanat Kapolda Jatim

Kapolres menuturkan bahwa berdasarkan analisa dan evaluasi (anev) Ditlantas Polda Jatim, angka laka lantas di Jawa Timur masih cukup tinggi. Jumlah laka lantas pada tahun 2018 dan 2019 pada periode waktu yang sama, yaitu bulan Januari sampai dengan Juli 2018, sebesar 15.156 kasus sedangkan pada Januari sampai dengan Juli 2019 sebesar 14.733 kasus, atau turun sebesar 2,79 persen.

Sementara data pelanggaran lalu lintas tahun 2019 dibandingkan tahun 2018 pada periode yang sama, yaitu bulan Januari sampai dengan Juli, mengalami kenaikan yang sebesar 0,70 persen.

Sedangkan, jenis pelanggaran yang terbanyak adalah pelanggaran marka jalan atau rambu-rambu, yang merupakan termasuk salah satu pelanggaran prioritas dan berpotensi laka-lantas.

“Untuk meminimalisir beberapa permasalahan tersebut di atas serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas bagi masyarakat Jawa Timur dan guna cipta kondisi kamseltibcarlantas, maka Polda Jatim beserta jajaran dengan dibantu oleh stakeholder terkait, akan melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Patuh Semeru 2019.” kata Kapolres.

Masih dalam amat Kapolda Jatim, bahwa Operasi Patuh Semeru 2019 ini merupakan salah satu upaya Polda Jatim dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan kamseltibcar lantas yang mantap.

“Operasi ini dilaksanakan dalam bentuk operasi harkamtibmas dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan di imbangi giat penegakkan hukum secara selektif priortas.” kata Kapolres.

Adapun sasaran pada pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 kali ini diprioritaskan terhadap delapan prioritas pelanggaran lalu lintas yaitu sebagai berikut:
1). Pengendara roda dua (R2) yang tidak
menggunakan helm standar;
2). Pengemudi kendaraan roda empat (R4)
atau lebih yang tidak menggunakan
sabuk keselamatan (safety belt);
3). Melebihi batas kecepatan;
4). Berkendara dalam pengaruh alkohol
(mabuk);
5). Pengendara kendaraan bermotor masih
di bawah umur;
6). Menggunakan HP saat mengemudikan
kendaraan bermotor;
7). Melawan arus;
8). Menggunakan lampu rotator atau
strobo dan sirine.

Oleh sebab itu pada pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 kali ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu: Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya; Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas; Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas; Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutur Kapolres mengakhiri amanat Kapolda Jatim.

Dalam apel tersebut, Kapolres menyematkan pita kepada perwakilan dari Anggota Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas perhubungan, sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Semeru 2019 di Kabupaten Bojonegoro.

Agus

Tuntutan Belum Dipenuhi, Warga Desa Ngampel Geruduk Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro,Maspolin.id – Puluhan warga Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro menggelar aksi long mach dan sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan beberapa tuntutan.pada (29/08/19).

Aksi ini dilakukan setelah tuntutan warga Desa Ngampel pada beberapa minggu lalu belum ada tanggapan dari pihak Pemkab Bojonegoro.

Aksi long mach di awali dari Lapangan Perempatan Mlaten berlanjut ke Mall Pelayanan Publik hingga menuju ke Pemkab Bojonegoro. Kamis 29 Agustus 2019.

“Kami warga Desa Ngampel, bersama Kepala Desa, para perangkat Desa, Badan Perwakilan Desa, Karang taruna, ibu-ibu PKK, Linmas, ketua RT, dan warga Desa
Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada hari ini sengaja datang
kembali ke pendopo pemerintah kabupaten Bojonegoro untuk melakukan unjuk rasa damai menuntut agar segera diterbitkannya ijin bangun guna Pembangunan Pasar Desa Ngampel, Ujar Salah Satu Pendemo. 

Jika pada tanggal 14 Agustus lalu kami datang ke pendopo ini untuk bertemu Bupati guna meminta segera diterbitkannya ijin bangun guna setah pasar Desa Ngampel belum terpenuhi maka sebagai pertanggung jawaban atas hadil musyarawah warga maka kami telah melakukan langkah pelaporan kepada Presiden RI, dan Ombudsman RI, atas dugaan mal administrasi perizinan yang telah kami ajukan sejak tanggal 01 Agustus 2018 lalu.

“Sebagai rakyat dan warga negara yang taat terhadap hukum dan peraturan
pemerintah, kami sangat kecewa terhadap Bupati Bojonegoro, yang telah nyata-nyata mengabaikan prinsip pelayanan terhadap masyarakat. Adalah sangat tidak wajar jika ada pelayanan perizinan yang dibiarkan berlarut-larut tidak segera diselesaikan. Di daerah kabupaten manapun bahkan di negara manapun waktu pelayanan penyelesaian perizinan ditentukan dengan tempo waktu yang terukur sehingga memiliki kepastian pelayanan.

Tidak seperti di Bojonegoro, yang justru terjadi pada kewenangan Bupati Kepala
Daerah. Dimana menurut Permendagri disebutkan bahwa pemanfaatan tanah desa untuk bangun guna serah pasar harus memperoleh persetujuan dari bupati terlebih dahulu.

Sehingga dalam proses ini peran bupati sangatlah penting bagi kelancaran
proses perizinan pasar Desa Ngampel.
Karena, meski kami sudah mengantongi izin Andal lingkungan, Andallalin, ijin alhi
fungsi maupun izin tata ruang atau izin prinsip maka semua itu tudak akan berarti apa-apa jika proses perizinan bangun guna serah pasar Desa yang menjadi kewenangan bupati dihambat-hambat, diulur-ulur atau bahwa dibiarkan dan tidak segera ditandatangani.

Tindakan bupati yang tidak segera menandatangani izin bangun guna serah pasar ini tentunya sangat merugikan kami.

Karena kami telah mengubah tanah benkok yang sebelumnya dimanfaatkan untuk pertanian sekarang peruntukannya menjafi untuk pasar Desa.

Selain itu, berlarut-larutnya izin oleh bupati juga telah mengundang keresahan warga Desa Ngampel yang hingga sekarang ini masih sangat berharap segera dapat dibangunnya pasar Desa Ngampel, sebagai tempat kegiaran ekonomi masyarakat “.

Esorot/Ags

Operasi Patuh Candi 2019 Digelar, Kasat Lantas: Secara Psikologi Anak Belum Siap Jalankan Kendaraan

Cilacap, Maspolin.id – Polres Cilacap menggelar apel dalam rangka Operasi Patuh Candi 2019 di halaman Mapolres Cilacap, Kamis (29/8/2019).

Apel diikuti anggota TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Satpam, Senkom Mitra Polri, Kokam, Banser, dan Pramuka. Juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Cilacap, kepala dinas instansi di lingkungan Pemkab Cilacap, kepala BUMN dan BUMD, serta pimpinan perusahaan di Kabupaten Cilacap.

Membacakan amanat Kapolda Jateng, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto yang diwakili Wakapolres Kompol Hari Sutanto mengatakan, dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu-lintas serta kepatuhan hukum masyarakat terhadap hukum dan perundang-undangan lalu-lintas, Polda Jawa Tengah beserta jajaran menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Candi 2019 selama 14 hari, mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019.

“Prioritas penindakan dan pelanggaran Operasi Patuh Candi tahun 2019 ini antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi kendaraan roda 4 yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi yang melebihi batas maksimal kecepatan, pengemudi ranmor yang melawan arus, mabuk pada saat mengemudikan ranmor, pengendara ranmor yang masih di bawah umur, menggunakan hp pada saat mengemudikan ranmor, serta kendaraan bermotor yang menggunakan lampu strobo/rotator/sirene,” kata Kapolda.

Pada operasi tahun 2019 ini penekanannya mengedepankan tindakan penegakan hukum lantas sebesar 60 persen dan kegiatan preventif sebesar 40 persen dengan tema Polri Siap Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalulintas sebagai Implementasi Kebijakan Promoter Kapolri di Bidang Kamseltibcar Lantas.

Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalulintas. “Dalam konteks ini, lalu-lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas,” ungkap Kapolda.

Dari data Sat Lantas Polres Cilacap, jumlah kecelakaan lalu-lintas pada Operasi Patuh Candi tahun 2018 di wilayah hukum Polres Cilacap sebanyak 9 kejadian dan mengalami penurunan 1 kejadian atau 10 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebanyak 10 kejadian.

Selanjutnya, korban meninggal dunia dan luka berat pads Operasi Patuh Candi tahun 2018 nihil, jumlah korban luka ringan 16 orang, mengalami penurunan sebanyak 1 orang atau 6 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebanyak 17 orang.

Sedangkan jumlah pelanggaran lalu-lintas Operasi Patuh Candi tahun 2018 sejumlah 2.654 pelanggaran, turun 3 persen dari tahun 2017, dengan jumlah tilang sebanyak 2.747 lembar.

Terkait operasi ini, Kasat Lantas AKP Ahmad Nur Ari mengimbau kepada masyarakat agar senatiasa memperhatikan keselamatan dalam berlalulintas, dan kepada anak yang masih di bawah umur jangan diberikan kesempatan mengendarai kendaraan di jalan umum, karena secara psikologi dan kelayakan mereka untuk menjalankan kendaraan di jalan raya belum siap. (Estanto)

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID IKHLAS MEDAN, SEKALIGUS BAGUN SILATURAHMI

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID IKHLAS MEDAN, SEKALIGUS BANGUN SILATURAHMI

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Ikhlas jalan Toba 2 No 54 Tegal Sari Mandala III Medan Denai,Kamis 29 Agustus 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara
Srg,Bkm Masjid Ikhlas, Tokoh agama,tokoh masyarakat, Personel Polsek Medan Area serta jamaah masjid Ikhlas yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Ikhlas, Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt. Ini merupakan Program Kami menyapa subuh dan membangun silaturahmi serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini.

Secara umum situasi kota medan aman terkendali.Situasi ini dilakukan secara bersama -sama dan semua melakukan kerja sama untuk menciptakan situasi seperti ini dan terima kasih atas Dukungannya.

Pada saat ini,perlu diantisipasi yaitu narkoba maka bagaimana masyarakat supaya secara bersama memberantas narkoba ini dan ada 3 hal yang perlu diantisipasi yaitu berita hoax,
ujaran kebencian dan isu sara/Ras.*

Novian Harhara

Bupati Serahkan Ratusan Semen Bantu Warga 3 Desa Buat Jalan Beton

Cilacap, Maspolin.id – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyerahkan ratusan semen kepada 3 desa di Kecamatan Cimanggu, guna membantu warga membuat jalan beton (rigid) sepanjang 50 meter dan lebar 1,5 meter, ketebalan 12 cm, Rabu (28/8/2019).

Pembuatan jalan tersebut dikerjakan secara gotong-royong oleh warga 3 desa, yakni Desa Rejodadi, Cimanggu, dan Bantarmangu.

Dalam kegiatan ini, anggota Koramil 14/Cimanggu turut serta dalam kerja bhakti bersama masyarakat.

Disamping Bupati, juga hadir Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap, Camat Cimanggu Buddy Haryanto, Kapolsek Cimanggu Iptu Hj Erna Tri Hastuti, Danramil Cimanggu yang diwakili Sertu Mulyono serta anggota Koramil, kepala UPT dinas instansi se-Kecamatan Cimanggu, dan kepala desa ketiga desa serta para perangkatnya.

Kegiatan rigid beton ini diawali dari Dusun Nusadadi, Desa Rejodadi, sekitar pukul 07.45 WIB.

Warga Desa Rejodadi melaksanakan kerja bhakti pengecoran jalan ini dibantu semen sebanyak 100 zak dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap (dulu Holcim).

Kegiatan yang sama juga dilakukan warga Dusun Cimanggu, Desa Cimanggu. Di tempat ini kembali Bupati turun ke lokasi dan menyerahkan semen 100 zak dari PT SBI Cilacap.

Selanjutnya, sekitar pukul 10.00 WIB, Bupati bersama para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap menuju Dusun Gunungtiga, Desa Bantarmangu, Kecamatan Cimanggu untuk kembali menyerahkan bantuan yang sama yakni 100 zak semen dari PT SBI Cilacap.

Anggota Koramil 14/Cimanggu Sertu Mulyono yang dari awal mengikuti kegiatan ini menjelaskan, pengecoran jalan ini sebelumnya berasal dari dana swadaya masyarakat. Dengan adanya bantuan semen dari Bupati, dia berharap akan mempercepat penyelesaian pengecoran jalan ini. “Dalam penggarapannya, mereka bekerja secara gotong-royong,” ucapnya.

Bagi warga setempat, imbuhnya, pembuatan jalan beton ini diharapkan dapat memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat sekitar serta pemerataan pembangunan khususnya sarana transportasi. “Semoga dengan dibangunnya jalan beton ini bisa memperlancar sarana transportasi warga, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ungkap Sertu Mulyono. (Estanto)

Asyik Pesta Sabu, Dua Oknum ASN Di Jombang Di Tangkap Polisi.

Jombang,Maspolin.id – Saat sedang asyik pesta sabu-sabu, dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Jombang, Jawa Timur, ditangkap anggota kepolisian. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan di Polres Jombang, Selasa (27/8/2019).

Kedua oknum ASN tersebut, diketahui bernama Suryono alias JB (49), PNS salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jombang, warga Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, dan Yogi Prima Setyawan (32) pegawai honorer anggota Satpol PP Jombang warga Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Mochammad Mukid mengatakan, dalam pemeriksaan sementara polisi, kedua ASN ini mengaku sudah sekitar satu tahun mengonsumsi sabu, karena alasan depresi persoalan keluarga. Sedangkan barang haram tersebut didapat dari seorang bandar bernama Jalu (25), warga Candimulyo, Jombang.

“Jalu sudah kita tangkap terlebih dulu di kawasan Surabaya dan telah lama menjadi target operasi (TO). Barang haram ini diedarkan di kalangan ASN,” kata AKP Mukid saat melakukan rekontruksi penangkapan pelaku di Mapolres Jombang, Selasa (27/8) siang.

Lanjut Mukid, kedua ASN tersebut ditangkap di tempat yang berbeda. JB ditangkap di rumahnya di Desa Candimulyo bersama teman yang kesehariannya sebagai penjual ayam, Bayu Topan alias Jebat (24) warga Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.

“Barang bukti yang kita amankan satu klip sabu seberat 1,66 gram dan seperangkat alat hisap sabu,” terangnya.

Pihak kepolisian pun akan terus melakukan penggembangan ke jaringan dibawahnya lagi. Bahkan, polisi tidak segan-segan menindak siapapun yang punya niat merusak generasi dengan mengedarkan narkoba.

“Karena bandar Jalu inilah yang merusak generasi anak muda di Jombang,” tegasnya.

Atas perbuatannya, SR bersama temannya dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 127 Ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya 20 penjara,” pungkas AKP Mochammad Mukid.

Kodim 0735/Surakarta Utus Sang Juara Pada Lomba Komsos Kreatif Tingkat Korem 074/Warastratama

Surakarta,Maspolin.id – Setelah sebelumnya menyabet juara 1 di masing-masing lomba tingkat Kodim 0735/Surakarta yakni Tari Kreasi Perjuangan yang disabet oleh SMKN 4 Surakarta, dan Pengamen jalanan Cobra Custik pada kegiatan Komsos Kreatif, pada Rabu(28/8) para pemenang kembali menunjukkan aksinya mewakili Kodim 0735/Surakarta untuk mengikuti lomba Komsos Kreatif di tingkat Korem.

Kegiatan lomba komsos kreatif Korem 074/Warastratama secara resmi dibuka oleh Kasrem 074/Warastratama Letkol Inf Yudi Purwanto, S.M., mewakili Komandan Korem Kolonel Inf Granada Baay. Pada saat membuka pelaksanaan lomba tersebut, Kasrem membacakan sambutan Danrem 074/Warastratama, perlu diketahui bersama bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan antara TNI dengan rakyat, dalam hal ini kepada para generasi muda melalui ajang lomba pemusik jalanan dan lomba tari kreasi perjuangan.

Selain itu, lomba ini merupakan salah satu bentuk dari ekspresi kebangsaan melalui bidang kesenian dan pendidikan, guna membangun semangat baru serta pencerahan kepada generasi penerus bangsa, agar dapat mengembangkan jiwa kreativitas sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Sebagaimana dipahami bersama, bahwa dalam setiap perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, bagi yang kalah jangan berkecil hati atau pesimis, tapi anggap hal itu sebagai kemenangan yang tertunda dan jadikan cambuk untuk lebih berprestasi.

Saya yakin dan percaya para peserta lomba telah mempersiapkan diri untuk bisa menunjukkan penampilan yang terbaik demi membawa nama baik sekolah dan daerahnya tidak kalah pentingnya saya sampaikan kepada peserta lomba agar menjunjung tinggi sportivitas dengan selalu menjaga kebersamaan, persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan antar sesama peserta lomba.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kasi Korem 074/Warastratama, Komandan Kodim jajaran Korem 074/Warastratama yang didalamnya Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan S.E, dan para Kabalag aju Kodam IV/Diponegoro,

(Arda 72,Pendim 0735/Surakarta).

Kebal Hukum, Bandar Togel Di Kabupaten  Karangasem-Bali terkesan tutup mata dan telinga dari Para Penguasa.

Bali, Maspolin.id – Bandar togel (Toto Gelap) Kadek  alias Bos Kadek Asli warga Kabupaten Karangasem – Bali asli yang juga kebetulan seorang tokoh  masyarakat Karangasem diduga kebal hukum karena begitu bebas beroperasi dan menjalankan bisnisnya (togel).
Judi togel di Kabupaten Karangasem Bali tidak akan ada habisnya. Bahkan  bandar togel begitu bebas menjalankan bisnisnya tanpa tersentuh pihak penegak hukum.

Hal itu di katakan oleh salah satu Pelapor Melalui  Redaksi Maspolin yang menyatakan bahwa Bebasnya judi Togel yang masih beroperasi tersebut diduga di Lindungi oleh (penegak Hukum) Kab Karangasem, oknum Pejabat Desa, oknum Pejabat Daerah bahkan oknum Pejabat Perwakilan Rakyat.

“Jangankan untuk menangkap Pelakunya, untuk memprotesnya pun tidak ada yang berani bahkan ada juga oknum  (media cetak)  pun sudah di kondisikan semuanya, Karena aparat yang mempunyai wewenang juga tidak ada gerakan makanya masyarakat adem ayem,” ujar salah  satu pelapor.  Selain Itu juga Bandar Togel tersebut sering  sebagai sponsor dalam Pilkada  Kab Karangasem yang sudah berlalu.

“Mereka Merasa Bebas dan terkesan Kebal Hukum karena Bos Togel tersebut pernah sebagai sponsor anggaran Dana Kampanye para Calon legislatif, maupun eksekutif, makanya mereka bebas beraksi dalam mengelola Perjudian TSSM alias Togel  karena dibelakang mereka ada para penguasa yang melindunginya”.

Tak hanya itu saja Omset yang didapat dari Aktifitas perjudian TSSM (Togel) tersebut sangatlah besar dalam satu kali Penarikan omsetnya  bisa mencapai Rp. 400 Juta dalam Satu minggu.

Akibat dari perjudian ini mengakibatkan perekonomian masyarakat Kab Karangasem secara umun sangat  memprihatinkan.

Melalui media Maspolin ini Ia berharap ada tindakan yang serius dari Pejabat berwenang yang lebih tinggi agar perjudian Di Wilayah Karangasem bisa di tindak dan bisa menangkap Para tokoh penguasa di belakang mereka.

Red

Musisi Jalanan Kodim 0735/Surakarta Sabet Juara II Lomba Komsos Kreatif Tingkat Korem

Surakarta,Maspolin.id – Pada kegiatan Komsos kreatif tingkat Korem tahun 2019 yang melombakan Tari Perjuangan dan Musik Jalanan yang mengambil tema “Melalui Kegiatan Komsos Kreatif, Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Serta Menjaga Dan Mempertahankan Kedaulatan NKRI”, kategori musik jalanan perwakilan dari Kodim 0735/Surakarta berhasil meraih juara II, Rabu(28/8).

Musik jalanan dengan nama Cibra Custik binaan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta yang digawangi oleh Danang Sudarwanto, Muhammad Nur Wahid, Giyarto, Hari Suryanto, dan juga syahdarwis.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Gasar yang turut mendampingi Peserta mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh para peserta lomba dari masing-masing kategori, yang mana para peserta tersebut merupakan wakil dari Kota Surakarta yang berlomba di tingkat Korem yang berunjuk kebolehan dalam berkreatifitas melalui karya seni.

Alhamdulillah wakil kita, dari kategori musisi jalanan mendapatkan juara II, Prestasi yang diraih wakil kita bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, ini semua memerlukan kerja keras serta kreatifitas yang ulet demi mendapatkan hasil yang maksimal dan membawa nama baik Kota Surakarta dalam lomba yang digelar dalam rangka Komunikasi Sosial Kreatif yang dilaksanakan tingkat korem.”Ujarnya.

Pasiter juga berpesan, agar tetap mempertahankan hasil yang telah diraih dan terus berlatih sehingga nantinya ada perlombaan lagi siap untuk bertanding dan bisa memperoleh juara pertama.” Pungkasnya.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

Babinsa Kelurahan Serengan Menghadiri Pembukaan Expo Fair Makam Bergolo ke XXIII

Surakarta,Maspolin.id – Sertu E. Lau We Babinsa Kel Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Memantau dan menghadiri Acara Pembukaan Expo Fair Makam Bergolo ke XXIII , yang dilaksanakan di Jln.Makam Bergolo kel Serengan Kec Serengan Kota Surakarta. Rabu (28/8/2019).

Expo Fair Makam Bergolo ke XXIII mengambil tema Menggali Dan Mengembangkan Potensi kel Serengan Utk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Menuju Indonesia Unggul

Pembukaan secara resmi dilaksanakan oleh Lurah Serengan (Ibu ir Ida Setyaningsih) dan dihadiri oleh Ketua RW 09 Bapak Mulyanto, Ketua RT 03 Bapak Pujiono, Ketua Panitia  Mas Aji dan Peserta Expo Makam Bergolo Fair ke XXII dengan jumlah hadir lebih kurang 100 orang.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama beberapa hari, dengan tujuan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk dan hasil karya warga kelurahan Serengan kepada masyarakat.

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

1xbet telechargement application : guide du bonus et exigences de mise

Introduction à l'application 1xbetTéléchargement et installation de 1xbet telechargement applicationInscription et vérification d'identitéBonus de bienvenue et exigences de miseMéthodes de paiement et vitesse de...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.