Rapat Lat Pra Ops Patuh Krakatau 2019 Polresta Bandar Lampung

Lampung,Maspolin.id – Kota Bandar Lampung. Dalam rangka persiapan menghadapi Operasi Patuh Krakatau 2019 Polresta Bandar Lampung melaksanakan Rapat Lat Pra Ops di ruang rapat Polresta Bandar Lampung, Rabu (28/08/2019).

Kegiatan dibuka oleh Waka Polresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.IK., M.H. yang didampingi oleh Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol Ujang Supriyanto, SE. dan diikuti oleh Kasat Lantas, dan seluruh Kapolsek jajaran Polresta Bandar Lampung.

Wakapolresta dalam arahanya, menyampaikan, dalam pelaksanaan operasi patuh harus tetap mengedepankan sikap humanis dan juga kepada personel untuk memperhatikan keselamatan, yang pada akhirnya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas

“Rapat latihan pra operasi ini sebagai langkah persiapan dan persamaan persepsi dan anggota yang terlibat memahami tugas masing-masing sehingga dalam pelaksanaan operasi, anggota yang terlibat dibawah komando masing-masing Kasatgas sesuai dengan sasaran dan target operasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri serta tepat sasaran,” jelas AKBP Yudy Chandra.

Setelah dibuka dan diberikan arahan oleh Wakapolresta Bandar Lampung, kegiatan dilanjutkan dengan paparan Kabag Ops, penyampaian materi dan pelatihan oleh Kasat Lantas AKP Reza Khomeini, S.IK.

Terpisah, Kasubag Humas AKP Titin Maezunah mengatakan Operasi Patuh Krakatau 2019 ini dimulai dari tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan 11 September 2019, dimana dikedepankan fungsi lalu lintas dengan sasaran seperti tidak menggunakan telm SNI, tidak memakai sabuk keselamatan, melawan arus, mengendarai belum cukup umur, mengemudikan sambil menggunakan handphone, melebihi batas kecepatan serta penggunakan sirene dan lampu strobo yang tidak sesuai peruntukannya, kemudian dalam Operasi Patuh Krakatau 2019 ini juga diharapakan masyarakat akan lebih tertib lagi dalam berkendara di jalan raya.

29 Motor Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Serang, Pengembangan Kasus Tersangka MF

Banten,Maspolin.id – Kabupaten Serang. Tersangka MF yang telah dipecat dari keanggotaan TNI, diduga menjadi pencuri kendaraan bermotor (ranmor) di wilayah Cijeruk dan Cikande, Kabupaten Serang.

Diketahui, tersangka MF merupakan disersi TNI AD sejak tahun 2017 dengan pangkat terahir Prajurit Kepala (Praka). Dari aksinya, ia berhasil mencuri 29 kendaraan bermotor.

“Kita sudah komunikasikan dengan kesatuannya, dan sudah diberhentikan sejak 2017. Ada 29 barang bukti yang kita sita,” kata Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan, saat menggelar konferensi pers, Rabu, (28/08/19).

AKBP Indra Gunawan, menjelaskan, tersangka melakukan pencurian tersebut dengan rekannya berinisial MH. Namun saat beraksi, MH ketahuan warga dan di amuk massa. Saat pihak Kepolisian datang dan membawa tersangka ke rumah sakit, korban MH meninggal diperjalanan.

“Sedangkan MF berhasil ditangkap pihak kepolisian di kos – kosanya di daerah Cikande. Saat hendak melarikan diri, pihak Kepolisian berhasil melumpuhkannya dengan terukur, dengan timah panas,” jelas AKBP Indra Gunawan.

Sementara, lanjut Kapolres Serang, modus keduanya membawa senapan angin, seolah olah akan berburu burung dipersawahan yang berada, di daerah Cijeruk dan Cikande.

“Bawa senapan angin, seolah olah berburu. Ketika ada sasaran yang meninggalkan kendaraannya di kebun. dia (tersangka-red) beraksi menggunakan kunci leter T dan gerindra,” ujar AKBP Indra Gunawan.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka MF dikenakan pasal 363 dengan massa hukuman tujuh tahun kurungan penjara.

Saridin

Latihan Tembak, Dandim Tunjukkan Kepiawaiannya

Cilacap, Maspolin.id – Komandan Kodim (Dandim) 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto menunjukkan kepiawaiannya menembak kepada seluruh prajurit peserta latihan tembak senjata ringan di lapangan tembak Kodim, Desa Welahan, Kecamatan Adipala, Cilacap, Jateng, Kamis (29/8/2019).

Kepiawaian menembak orang nomor satu di Kodim itu tidak diragukan lagi, terlebih dia prajurit dari Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang memiliki keahlian di atas rata-rata prajurit TNI umumnya.

Ini dibuktikan Wahyo saat latihan tembak bersama para prajuritnya dengan senjata TNI yang sama. Hasilnya melebihi standar nilai yang ditentukan, dan hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menembak Dandim masih terpelihara dengan baik.

Hal itu diibenarkan Komandan Latihan (Danlat) Latbak Jatri Kodim 0703/Cilacap Kapten Inf Suwanto saat mendampingi Dandim.

Dia mengatakan bahwa setelah dilakukan penilaian, nilai menembak Dandim terbukti melebihi standar dan mencapai angka 105. “Padahal nilai standar yang ditentukan untuk menembak senjata ringan adalah minimal 80,” katanya.

Menurut Suwanto, kemampuan menembak sangat dipengaruhi oleh 3 hal, yakni nafas, teknik membidik, dan pegangan yang teguh. “Ini sudah sangat dikuasai Dandim, meski dihadapkan pada cuaca yang terik dan tekanan angin yang cukup kuat, namun masih mampu mencapai hasil yang sangat baik,” ucapnya.

“Ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus giat berlatih, sehingga mampu mencapai target nilai yang diharapkan satuan,” imbuh Kapten Inf Suwanto.

Sementara Dandim ikut memantau langsung kegiatan menembak prajuritnya. Dia tidak segan-segan mengoreksi para peserta latihan, baik dari posisi menembak, teknik membidik, dan hasil tembakan.

“Kemampuan menembak adalah satu tuntutan yang wajib dimiliki seorang prajurit profesional,” ucap Dandim.

Latihan menembak senjata ringan yang dilaksanakan setiap triwulan ini, sebut Dandim, harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk melatih dan memelihara kemampuan kita. Meski kita sebagai aparat teritorial, namun kemampuam yang paling mendasar ini harus tetap terjaga. (Estanto)

Beredar Di Berbagai Medsos, Info Biaya Tilang Terbaru Adalah HOAX

Jakarta, Maspolin.id – Beredar dimedia sosial dan pesan whatsapp tentang informasi biaya tilang terbaru yang dikeluarkan oleh kapolri. Dalam kabar tersebut terdapat daftar biaya dan pernyataan yang diklaim dari Kapolri akan memberikan hadiah sebesar Rp10 juta kepada anggotanya yang berhasil membuktikan tindakan suap.

Setelah dilakukan penelusuran, kabar tersebut adalah kabar tidak benar. Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rina Sari Ginting telah mengatakan, informasi biaya tilang terbaru di Indonesia yang tersebar adalah informasi yang tidak benar. 

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata pesan berantai tersebut sudah pernah beredar pada September 2017.

Jadi Melalui media ini Kami Himbau Kepada Masyarakat untuk tidak melanjutkan Pesan Info Denda tilang tersebut, karena Selain menyesatkan Masyarakat Ini nanti bisa menjadi tumpang tindih antara informasi yang benar dan informasi HOAX. 

Agus Gondrong

Berhasil Amankan 8 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Bulan Agustus 2019, Ini Kata Kapolres Serang

Banten,Maspolin.id – Kabupaten Serang. Polres Serang melakukan ekspose kasus terkait delapan tersangka penyalahgunaan narkoba, dan tekah berhasil diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Kedelapan tersangka ini diamankan secara terpisah sepanjang bulan Agustus 2019. Total barang bukti yang dapat diamankan 3 paket ganja serta 4 paket sabu.

Kedelapan tersangka yang kini ditahan di Mapolres Serang yaitu KAN (24) warga Desa Cisait, Kecamatan Kragilan Serang, IS (32) warga Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, AS (32) warga Desa Pasir Haur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, ROH (37) Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Kemudian tersangka AD (53) warga Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, PA (25) warga Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, NUR (28) warga Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dan JS (21), warga Kelurahan/Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

“Seluruh tersangka yang kami amankan, merupakan pengguna penyalahgunaan narkoba. Personel Satresnarkoba masih melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok barang haram ini kepada para tersangka,” terang Kapolres Serang AKBP Indra didampingi Kasat Resnarkoba AKP Trisno Tahan Uji, saat menggelar ekspose di Mapolres Serang, Kamis, (29/08/19).

Kapolres Serang, menjelaskan, tersangka KAN ditangkap di pinggir jalan sekitar Pasar Tambak dengan barang bukti satu paket ganja pada Jumat (02/08/19) sekitar pukul 23:00 WIB. Tersangka IS ditangkap tak jauh dari rumahnya pada hari Senin (05/08/19) siang dengan barang bukti satu paket sabu yang ditemukan dalam saku.

Sementara tersangka AS dan ROH ditangkap dipinggir jalan raya Serang – Jakarta, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada hari Selasa (06/08/19) dinihari dengan barang bukti satu paket sabu.

Kemudian AD ditangkap di rumahnya pada hari Senin (12/08/19) malam, dengan barang bukti satu paket sabu. Selanjutnya PA ditangkap di rumahnya juga pada hari Senin (12/08/2019) malam, juga dengan barang bukti 1 paket sabu.

“Untuk tersangka NUR ditangkap pada hari Kamis (22/08/19) dan tersangka JS ditangkap pada hari Jumat (23/08/19) dengan barang bukti masing-masing satu bungkus ganja,” kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan

Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Muara Takus 2019

Kampar, Riau,Maspolin.id – Dalam rangka “Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Hukum Masyarakat Terhadap Perundang-Undangan Lalulintas”, Polres Kampar laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Muara Takus 2019, di lapangan upacara Mapolres Kampar, Kamis pagi (29/8/2019) sekira pukul 08.00 wib.

Bertindak selaku Pimpinan Apel Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH, dengan Perwira Apel Kasat Lantas AKP Fauzi SH, MH dan Komandan Apel Ipda Alreflus.

Hadir pada Apel Gelar Pasukan ini Dandim 0313/KPR yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Gunawan. N, Danyonif 132/BS diwakili Pasi Pers Lettu Dedi Arman, Kasatpol PP Kampar diwakili Kabid Trantib Hamdanis S.Sos, Perwakilan Kadishub Kampar dan Perwakilan Jasa Raharja Wilayah Kampar.

Juga hadir Waka Polres Kampar Kompol Ricky Ricardo SIK, Pejabat Utama dan Para Perwira Polres serta seluruh Kapolsek Jajaran.

Untuk pasukan apel terdiri dari Personel TNI dari Kodim 0313/KPR dan Yonif 132/BS, Personel Gabungan Polres Kampar, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kampar.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Muara Takus 2019 Polres Kampar ini ditandai Pemasangan Pita Tanda Operasi oleh Pimpinan Apel kepada Perwakilan Personel dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Kampar.

Kapolres Kampar selaku Pimpinan Apel pada kesempatan ini membacakan Amanat Kapolda Riau pada Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Muara Takus 2019, berikut petikannya :

Permasalahan dibidang Lalulintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Selain itu perkembangan transportasi yang memasuki era digital perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi.

Sesuai amanat Undang-undang Lalulintas dan Angkutan Jalan diharapkan kita dapat mewujudkan Kamseltibcar lantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas, membangun budaya tertib berlalulintas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Keempat poin diatas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

Pelaksanaan Operasi Patuh 2019 ini akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019, dengan sasaran prioritas yaitu ; Pengemudi menggunakan Hp, Pengemudi melawan arus, Berboncengan lebih dari satu, Pengemudi dibawah umur, Pengemudi dan penumpang motor tidak menggunakan helm, Pengemudi yang menggunakan narkoba atau mabuk dan Mengemudi melebihi batas kecepatan.

Mengakhiri sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan penekanannya kepada seluruh jajaran untuk mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP, Hindari Pungli dan lakukan tugas operasi dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Muara Takus 2019 Polres Kampar ini berakhir pada pukul 08.45 Wib, dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman dan lancar.

Penulis : Canggih/rls

Dinas PMD Kampar Mulai Lakukan Monotoring Dana Desa

Kampar, Riau,Maspolin.id – Tingginya dana Desa yang diterima oleh setiap desa saat ini membuat setiap Desa harus siap dalam perencanaan anggaran kegiatannya dengan baik.

Untuk itu agar pengolahan keuangan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan disetiap desa bisa sesuai dengan sistem dan aturan yang berlaku, maka perlu adanya bimbingan dan pengawasan dari Kabupaten.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut maka Dinas Pemberdayaan, Masyarakat dan Desa Kabupaten Kampar mulai melakukan Monitoring dan Evaluasi (monev) Dana Desa pertama di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Tapung, Rabu (28/8/19).

Elly Yudia selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang mewakili Kepala Dinas Febrinaldi Tridarmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal pelaksanaan monitoring Dana Desa se-kabupaten kampar.

“Untuk desa Sumber Makmur sendiri secara umum dalam pengelolaan kegiatan di Desa Sumber Makmur sudah cukup baik, dimana dalam pencapaian output kegiatan melebihi dari target yg direncanakan. Akan tetapi hal ini harus terus perlu ditingkatkan untuk kesempurnaan pelaporan keuangan penggunaan dana desa,” ujar Elly.

Adrianto selaku Tenaga Ahli (TA) Pembangunan Partisipatif, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan monev ini merupakan upaya untuk meminimalkan SILPA dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan sarana prasarana di tingkat desa. Maka pada pelaksanaan monev ini diharapkan desa dapat segera pengajuan Dana Desa tahap III (akhir tahun 2019).

Sedangkan, Hara, ST selaku Tenaga Ahli (TA) Infrastruktur Desa menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan Padat Karya Tunai (PKT), diharapkan peran masyarakat untuk harus lebih berperan aktif mendukung pembangunan desa bersama perangkat desa.

“Hal ini dimulai dari pembangunan Infrastruktur di desa secara bersama, mulai dari Tahapan Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan, dan Perawatan untuk kemajuan desa, Desa Cerdas, Desa Sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Mudiarti selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat juga sedikit menyampaikan agar para kepala desa dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan di desa.

Penulis : Canggih/rls

SERAH TERIMA BUKU TABUNGAN PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

SERAH TERIMA BUKU TABUNGAN PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

Doloksanggul, Maspolin.id—Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyerahkan buku tabungan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) untuk Zona I di Aula Hutamas Komplek Perkantoran Tano Tubu, Rabu (28/8).

Dalam sambutan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE menyampaikan bahwa program ini merupakan bukti kehadiran Pemerintah di tengah-tengah masyarakat dan mengajak masyarakat yang mendapat BSPS untuk menggunakan dana bantuan tepat sasaran. Bupati juga menyampaikan supaya tidak mempercayai pihak-pihak lain yang bisa merugikan masyarakat.

Kasubdit Fasilitas Pendataan dan Verifikasi Direktorat Rumah Kementerian PU PR Swadaya Rubiyo, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan stimulan atau ransangan dan mengajak masyarakat juga memperhatikan proses pembangunan supaya sesuai dengan kualifikasi teknis sehingga tidak membahayakan kedepannya.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kadis Perumahan Dan Kawasan Permukiman menyampaikan, bahwa penyerahan buku tabungan di Kabupaten Humbang Hasundutan untuk Zona I meliputi Kec. Doloksanggul, Kec. Pollung, Kec. Baktiraja, Kec. Lintongnihuta. Untuk jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sudah dikerjakan sejak tahun 2016 s/d 2018 berjumlah 1927 yang bersumber dari APBN Reguler, APBD PROVSU, APBN KSPN dan APDB HH. Dana yang dialokasikan per rumah adalah sebesar Rp. 17.500.000, dengan rincian Rp. 15.000.000,- untuk pembelian bahan dan Rp. 2.500.000,- untuk upah.

Dalam kesempatan ini hadir juga, Assisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Janter Sinaga, Pimpinan OPD Kabupaten Humbang Hasundutan, Roy R Simanjuntak sebagai Staf Ahli Jonni Allen Marbun, Kepala SNVT Provinsi Sumatera Utara Saiful Zuhri, ST, dan Pimpinan Bank Mandiri Doloksanggul Wahyu Binoko.

DK ( FHL ) MASPOLIN

Awasi Penggunaan Dana Desa, Bhabinkamtibmas Polsek Sumberrejo Aktif Melaksanakan Sambang di Desa Binaannya

Bojonegoro,Maspolin.id – Sebagaimana yang telah menjadi kerjasama antara Kapolri dengan Menteri Desa dan Daerah Tertinggal, yaitu Polri sebagai pengawasan penggunaan dana desa, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sumberrejo aktif melaksanakan sambang kepada desa binaannya.

Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi, SH kepada media ini mengungkapkan bahwa sebagai fungsi pengawasan dan penegakan hukum terhadap penggunaan dana desa yang telah diberikan Pemerintah pusat terhadap Pemerintah desa sebagai bentuk pembangunan yang dimulai dari pedesaan untuk sepenuhnya sebagai kemakmuran rakyat, maka perlu adanya pengawasaan yang secara terus menerus terhadap penggunaan dana desa yang sesuai dengan peruntukannya serta perencanaan oleh Pemerintah desa.

“Kami telah memerintahkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas agar aktif mengontrol penggunaan dana desa agar tidak terjadi penyalahgunaan peruntukannya”, ucap Kapolsek pada hari Kamis (29/08/2019) pagi.

Selain memberikan pengawasan terhadap penggunaan dana desa, dengan dilakukan sambang rutin kepada desa binaannya, para anggota Bhabinkamtibmas juga bisa menjalin sinergitas, menjalin komunikasi dan memberikan pesan kamtibmas untuk tetap menjadi mitra kamtibmas Polri untuk sama – sama menjaga harkamtibmas untuk tetap kondusif, aman serta nyaman.

“Dengan rutin bertatap muka, maka akan saling mengenal dan terjalin komunikasi yang baik untuk tetap menjaga harkamtibmas bersama – sama”, imbuh Kapolsek.

Dengan adanya komunikas juga, jika nanti akan adanya konflik dan hal – hal yang mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan dilingkungan akan cepet diberitahukan kepada Kepolisian untuk cepet ditanggapi dan ditangani agar tidak terjadi konflik yang lebih besar lagi.

“Dengan menjalin komunikasi pula, masyarakat akan cepat memberikan informasi sekecil apapun yang dapat mengganggu kamtibmas kepada Polisi”, pungkas Kapolsek.

Polres Luncurkan Bus Polisi Sahabat Masyarakat

Cilacap, Maspolin.id – Usai menggelar apel Operasi Patuh Candi 2019 di halaman Mapolres Cilacap, Kamis (29/8/2019), Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto yang diwakili Wakapolres Kompol Hari Sutanto meluncurkan inovasi Sat Lantas berupa Bus Polisi Sahabat Masyarakat.

Peluncuran Bus Polisi Sahabat Masyarakat ditandai dengan prosesi penyiraman air kembang dan pelemparan kendi ke bus tersebut oleh Wakapolres didampingi Forkopimda dan pimpinan Bank Gunung Slamet serta pejabat utama Polres Cilacap.

Bus ini merupakan bus lalu-lintas yang diberi nama Bus Polisi Sahabat Masyarakat dengan motto Ora Tertib Ora Kepenak. Dan bus ini telah beroperasi selama 1,5 tahun, dan kini telah dilakukan pembaruan, merupakan hasil kerja sama Polres Cilacap dan Bank Gunung Slamet.

Bus ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan bus.

Secara umum, di wilayah Kabupaten Cilacap serta bagi warga masyarakat yang membutuhkan dapat mengajukan permohonan ke Sat Lantas Polres Cilacap.

Selain itu, bus ini berperan penting dalam pemberian edukasi kepada anak usia dini dan TK dalam program Polisi Sahabat Anak. (Estanto)

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

1xbet telechargement application : guide du bonus et exigences de mise

Introduction à l'application 1xbetTéléchargement et installation de 1xbet telechargement applicationInscription et vérification d'identitéBonus de bienvenue et exigences de miseMéthodes de paiement et vitesse de...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.