Lagi, Warga Winong Geruduk PLTU

Cilacap, Maspolin.id – Ratusan warga Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jateng, menggeruduk PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PLTU Cilacap, Jumat (30/8/2019).

Mereka mengeluhkan dampak lingkungan seperti debu yang disebabkan aktivitas pembangkit listrik berbahan bakar batu bara tersebut, dan mengeluhkan permasalahan PLTU Cilacap belum juga tuntas hingga kini.

Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Winong Peduli Lingkungan (FMWPL) tersebut menuntut pemerintah lebih optimal dan serius dalam pengawasannya.

Warga juga meminta penegak hukum tegas dalam melakukan tindakan hukum terhadap pelanggar hukum lingkungan.

Selain itu, ratusan warga menagih penyelesaian yang dijanjikan pihak PLTU Cilacap dan Bupati Cilacap beberapa waktu lalu. Warga menganggap hal itu hanya isapan jempol karena tidak disertai tindakan yang konsisten dan berkelanjutan, bukan tindakan massal yang hanya dilakukan saat-saat tertentu.

“Warga terus gigit jari menahan segala permasalahan yang terus muncul diakibatkan aktivitas PLTU,” kata Koordinator Lapangan Fandi Ramadhan, saat berorasi di depan pintu gerbang PLTU Cilacap yang dijaga ketat aparat keamanan dan dibarikade kawat berduri.

Pengunjuk rasa yang mayoritas ibu-ibu dan nelayan itu datang mengusung poster dan baliho yang bertuliskan Sudahi Derita Kami, Jauhkan Ash Yard dari Kami, dan Pendidikanku Terganggu Bising tersebut juga mempertanyakan AMDAL PLTU yang diduga tidak disertakan dalam izin pendirian pembangkit listrik.

Ada 6 tuntutan warga yang disampaikan, diantaranya menolak dan meminta penghentian aktivitas pekerjaan di ash yard (tempat penyimpanan sementara limbah B3 batu bara), menolak adanya aktivitas dredging, menyelesaikan seluruh kesepakatan perbaikan yang sudah disepakati bersama, menghentikan penimbunan pasir yang menumpuk di belakang permukiman warga, normalisasi saluran air di belakang permukiman warga, dan melakukan penghijauan secara masif sesuai tanggung jawab lingkungan.

Unjuk rasa sempat sedikit tegang ketika warga meminta untuk masuk ke dalam PLTU menemui manajemen PT S2P, namun pihak PLTU keberatan karena meminta perwakilan 3 warga saja untuk masuk.

Tetapi warga menolak, sebab mereka datang bersama-sama maka untuk masuk pun bersama-sama.

Dan akhirnya pihak PLTU bersedia menemui warga dan menjelaskan pokok permasalahan yang selama ini dianggap menjadi persoalan.

Manajer Proyek PLTU, Suradji saat menemui pengunjuk rasa mengatakan, pihaknya siap berdiskusi dengan warga Winong.

Terkait ash yard yang dikeluhkan warga, dia mengungkapkan akan ditindaklanjuti oleh pihak PT S2P. Juga masalah lain yang dituntut warga.

Masalah ash yard maupun fly ash dan bottom ash, PLTU tidak bisa berbuat banyak karena hal itu dimanfaatkan pihak ketiga serta mereka mengambilnya tidak serta merta sehari selesai.

“Pada intinya, kami siap untuk berdiskusi dengan warga. Mau di Winong monggo, mau di PLTU ya monggo,” kata Suradji.

Selanjutnya dia menekankan, segala permasalahan akan cepat selesai jika didiskusikan bersama.

Suradji menyatakan akan siap turun ke lapangan jika ada laporan warga tentang hal-hal yang berkait masalah dampak dari aktivitas PLTU. (Estanto)

Duet Babinsa Koramil 03 Serengan dan Petugas KB dalam Menekan Pertumbuhan Penduduk

Surakarta,Maspolin.id – Perencanaan dan persiapan yang matang dalam membina keluarga baru tidak lepas dari peran serta nakes dalam memberikan knowledge dan edukasi tentang Keluarga Berencana (KB).  Perencanaan keluarga atau sring di kenal “Family Planning” ditujukan agar keluarga dapat menjadi keluarga sejahtera dan masing-masing anak mendapat perhatian serta kasih sayang yang seharusnya dari orang tua.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka Para Babinsa Koramil 03/serengan Kodim 0735/Surakarta melaksanakan komsos sekaligus melakukan penyuluhan program KB dari rumah kerumah warga agar yang memiliki balita bisa melaksanakan program KB  gratis yang di adakan pemerintah di wilayah di Kec Serengan kota Surakarta. (30/8/2019).

Dalam pelaksanaan Gugur gunung ini bertempat di wilayah Kelurahan Serengan, Kratonan dan Kel Tipes, dengan Hasil
Kel Serengan Babinsa yang mendampingi, Sertu Lauwe dan Sertu Aris, dengan hasil Implan 18, Iud 19.
Kelurahan Tipes pendamping Sertu Sarmin dan serda Rohmat dengan hasil, Implan 4, Iud 2
Kel Kratonan pendamping Serka Fitalis dan Sertu Rumbawa dengan hasil implan1, Iudi 10.

Kapten inf Tri Sakti mengatakan Sudah menjadi tugas babinsa yaitu melakukan pengumpulan dan pendataan pada warga yang kurang mampu untuk melaksanakan program KB karena BKKBN dan TNI bersama-sama menekan jumlah penduduk agar tidak bertambah banyak.

(Agus Kemplu)

Danramil 03/Serengan Ajak Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Surakarta,Maspolin.id – 30 Agustus 2019 Pukul 09.00 WIB Kapten Inf Tri Sakti K Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta dan anggota koràmil melaksanakan Komsos dengan Staf Gereja Kristen Jawa /GKJ Jln. Dewi Sartika Kelurahan Danukusuman, Kec Serengan Kota Surakarta.

Komsos merupakan suatu cara yang sangat baik untuk mendekatkan diri kepada masyarakat di wilayah binaannya, inilah yang merupakan cara yang sangat jitu untuk melakukan komunikasi serta mendengar keluhan keluhan masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam Komsosnya Danramil 03/Serengan menyampaikan kepedulian koramil untuk mengajak masyarakat yang ada di wilayahnya untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, keamanan dan ketertiban agar wilayah Kecamatan Serengan tetap Kondusif dan aman.

Selaku pengurus Gereja Dina mewakili pendeta Gereja mengucapkan banyak terimakasih atas waktu dan kesempatannya untuk memberikan arahan arahan yang sangat positif dan bermanfaat.

(Agus Kemplu)

Satreskoba Polres Kebumen Berhasil Ungkap Kasus Narkoba

Kebumen,Maspolin.id – Polres Kebumen menangkap sedikitnya tiga pengedar Narkotika jenis Sabu-sabu dan satu pengguna Narkotika jenis Sabu-sabu.

Adapun tersangka pengedar yang diamankan yakini inisial AR (30) warga Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, RS (20) warga Kecamatan Pejagoan Kebumen dan KD (34) warga Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Kebumen.

Sedangkan untuk tersangka pemakai atau pengguna Sabu-sabu yang diamankan adalah PT (37) warga Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen.

Keempatnya ditangkap Sat Resnarkoba dalam operasi Kepolisian terpusat, Operasi Antik Candi 2019.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kabag Ops Kompol Cipto Rahayu saat konferensi pers, para tersangka diamankan dalam rentang waktu dari tanggal 1-20 Agustus 2019 atau selama Operasi Antik Candi 2019.

“Jadi untuk keseluruhan barang bukti yang kami amankan, Sabu-sabu seberat 7,16967 Gram. Sabu-sabu itu kami dapatkan dari para tersangka,” jelas Kompol Cipto Rahayu, Kamis (29/08) siang.

Melihat kasus itu, dapat disimpulkan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kebumen masih dikategorikan masih tinggi.

Lanjut Kompol Cipto Rahayu, peran orang dekat untuk menekan pengedaran dan penyalahgunaan sangat diperlukan saat ini.

“Kita bersama ikut mengawasi keluarga kita. Biasanya mereka yang melakukan penyalahgunaan Narkoba karena kurangnya komunikasi dalam hubungan keluarga,” imbuh Kompol Suparno.

red

Jelang Penilaian Akreditasi, Puskesmas Kampar Timur Gelar Lokmin Lintas Sektor

Kampar, Riau,Maspolin.id – Menjelang pelaksanaan penilaian Akreditasi, UPTD Puskesmas Kampar Timur gelar Loka Karya Mini (Lokmin) Lintas Sektor TW. III Tahun 2019 di aula Puskesmas Kampar Timur, Jumat (30/8/19).

Hadir dalam kegiatan Loka Karya Mini Lintas Sektor ini, diantaranya, Camat Kampa Dedi Herman, S.Stp, M.Si, Kapolsek Kampar AKP. Hendrizal Gani, SH yang diwakili oleh Kanit Intel, Sejumlah Kepala Desa dilingkup Kecamatan Kampa, Kader Posyandu se Kecamatan Kampa, dan sejumlah pegawai/staf Puskesmas Kampar Timur.

Kegiatan Loka Karya Mini Lintas Sektor ini sudah yang ke 3 kalinya dilaksanakan oleh Puskesmas Kampar Timur, yang mana sebelumnya dilaksanakan pada bulan Februari dan bulan Mei.

Kepala Puskesmas (Kapus, Red) Kampar Timur, Fitri Yenni, AMd.Keb, SKM kepada Erapublik.com mengatakan, kegiatan Lokmin lintas sektor ini dilaksanakan untuk mengetahui apa-apa saja program Dinas Kesehatan kabupaten Kampar khususnya Puskesmas Kampar Timur di setiap desa wilayah kerja Puskesmas Kampar Timur yang telah tercapai.

“Disamping itu, kegiatan Lokmin Lintas Sektor ini dilaksanakan juga untuk meningkatkan kerjasama antara Puskesmas dengan lintas Sektor di bidang kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapus juga menyampaikan, bahwa tidak lama lagi, sekira sebelum tanggal 15 september 2019 akan dilakukan penilaian akreditasi Puskesmas Kampar Timur oleh Surveyor dari Kemenkes RI.

“Untuk itu, melalui kegiatan Lokmin Lintas Sektor ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama lintas sektor untuk memperoleh hasil penilaian akreditasi Puskesmas Kampar Timur yang sesuai dengan harapan,” ungkapnya.

Kapus juga mengatakan, bahwa terkait dengan akreditasi ini, pihaknya tidak terlalu berharap yang muluk-muluk, namun akan terus berupaya melakukan berbagai persiapan dan upaya untuk memperoleh hasil sesuai dengan harapan.

“Gak muluk-muluklah, yang penting kita berusaha untuk melakukan yang terbaik, harapan kita Puskesmas Kampar Timur yang penting terakreditasi, untuk Akreditasi Paripurna terlalu jauh saya rasa, dapat akreditasi madya atau bahkan utama saja kita sudah sangat bersyukur,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Kampa Dedi Herman, S.Stp, M.Si kepada Erapublik.com menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh Kades se Kecamatan Kampa siap mendukung suksesnya pelaksanan penilaian akreditasi dan suksesnya pencapaian akreditasi yang sesuai harapan.

“Kami selaku pemerintah kecamatan Kampa sangat mendukung dan siap bekerjasama, bahkan saya optimis Puskesmas Kampa dapat memperoleh akreditasi Paripurna,” tutup camat.

Penulis : Canggih

Kapolsek Widang, Ops Patuh Semeru 2019 Diharap Warga Masyarakat Taati Aturan

Tuban,Maspolin.id – Terhitung mulai Kamis 29 Agustus 2019 Polres Tuban dan jajarannya menggelar Operasi Patuh Semeru 2019. Pelaksanaan Operasi ditandai dengan adanya gelar pasukan di halaman upacara yang melibatkan personil Polres Tuban serta Polsek jajaran.

Menurut Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko, S.Pd yang hadir dalam kegiatan gelar pasukan menyatakan bahwa, target Operasi pada kegiatan kali ini akan dimulai dari pengguna sepeda motor yang melawan arus sampai pemasangan rotator atau sirine bagi kendaraan yang bukan peruntukan nya.

” Ia juga menambahkan, disamping prioritas yang melawan arus dan sirine, berkendara di bawah umur juga jadi target kita,ujarnya.

“Beberapa pelanggaran lain juga ikut menjadi perhatian utama seperti pengendara mobil dan motor yang melajukan kendaraan melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari dua orang untuk motor, serta melanggar rambu lalu lintas, ” tambah AKP Totok Wijanarko.

Jadi para pengendara yang tidak melengkapi diri dengan STNK yang belum diperpanjang pajaknya, juga akan mendapat tindakan dari petugas. Begitu pula dengan kendaraan bermotor yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan, hingga perlengkapan standar serta surat keabsahan kendaraan. Pada kesempatan ini kita himbau dan ajak agar masyarakat patuh dan taat aturan, ” pungkas AKP Totok Wijanarko.

Gus Gondrong

Warga Lamongan Meninggal Mendadak Saat Pesan Kopi Di Kepohbaru

Bojonegoro,Maspolin.id – Seorang kakek bernama Ngabit (75), warga Dusun Calonan Desa Jegreg RT 020 RW 003 Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, pada Kamis (28/08/2019) sekira pukul 09.00 WIB, meninggal dunia saat sedang memesan kopi di sebuah warung kopi yang berada di Desa Pejok Kecamatan kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Ahli waris korban menolah untuk dilakukan otopsi tehadap jenazah korban dan menganggap kematian korban merupakan kejadian yang wajar.

Kapolsek Kepohbaru, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yasimbang, kepada media ini menerangkan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa tersebut bermula pada Kamis (29/08/2019) sekira pukul 09.00 WIB, korban memesan kopi di warung milik Jamiah, di Dusun Sokorejo Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru, dan saat menunggu kopi pesanannya, korban duduk di kursi kayu bersama pengunjung warung lainnya

“Tiba-tiba korban lemas di kursi sehingga pengunjung warung lainnya berupaya menolong korban, dengan mengangkat korban untuk dibaringan di dipan milik pemilik warung,” kata kapolsek.

Setelah dibaringkan, ternyata nyawa korban tidak bisa ditolong, korban diketahui telah meninggal dunia, sehingga saksi segera meminta tolong kepada warga sekitar untuk melaporkan peristiwa tersebut pada perangkat desa setempa dan Polsek Kepohbaru. “Warga lainnya segera menghubungi ahli waris korban,” kata Kapolsek.

Setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan oleh TKP dan mengidentifikasi korban.

Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 150 sentimeter, perawakan sedang, kulit sawo matang, rambut pendek putih beruban. Korban mengenakan celana panjang warna biru dan baju coklat lengan pendek motif batik.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.” kata Kapolsek

Setelah dilakukan musyawarah dengan ahli waris korban, yang disaksikan perangkat desa dan warga setempat, ahli waris korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian korban sebagai kejadian yang wajar. Ahli warisnya menerima dengan iklas atas kematian korban.

“Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. Korban dibawa pulang oleh ahli warisnya menggunakan ambulans dari Puskesmas kepohbaru,”pungkas Kapolsek.

Agus

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL IKHLAS MEDAN SEKALUGUS BENTUK SILATURAHMI

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL IKHLAS MEDAN SEKALUGUS BENTUK SILATURAHMI

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di masjid Al Ikhlas jalan
Brigjend Katamso Medan Maimun, Jum’at 30 agustus 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kapolsek Medan Kota Akp Muhammad Rikki
Ramadhan, SIK, Bkm Al Ikhlas, Tokoh masyarakat, tokoh agama, Personel Polsek Medan Kota serta jamaah masjid
Al Ikhkas yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Al Ikhkas, Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Program Kami memakmurkan masjid yaitu Sholat Subuh berjamaah, magrib mengaji dan jum’at Barokah. Ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran polrestabes medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt dan bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini serta mohon doanya untuk keamanan Kota Medan.

Sholat subuh berjamaah bagi kepolisian bertujuan ingin membangun personel yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik yaitu melayani masyarakat dan menjadi contoh suri tauladan serta menjadi tokoh dimasyarakat. Dengan memakmurkan masjid agar semakin banyak yang datang kemasjid dengan harapan berjuang menebar kebaikan dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Disamping itu mengajak masyarakat untuk membangun keimanan dengan baik sehingga tercipta masyarakat yang memiliki keimanan dan ketaqwaan dengan baik pula. Kita komitmen dan konsisten InsaAllah akan membuahkan hasil.

Sesuatu yang baik jika kita sampaikan berulang-ulang akan tertanam dihati kita menuju hal yang baik.Setiap manusia diberi amanah,Apakah kita polisi, TNI, masyarakat,guru dll semua adalah amanah. Dan amanah tersebut akan diminta pertanggung jawaban maka sebagai manusia yang ingin berakhir hidup dengan baik khusnul khotimah maka niat harus ditanamkan apa yang terkandung didalam Al qur’an.Niat menjadi sebaik-baiknya manusia hidup harus bermanfaat untuk lingkungan Rahmatan lil alamin.*

Novian Harhara

Renungan Rangkaian HUT RI KE 74 Tiga Aliansi LSM Kudus penghianatan NICA Dan KNIL Di Era Perjuangan Dan Kemerdekaan

Kudus, Maspolin.id – Mengenang dan menceritakan kisah- kisah perjuangan para Pejuang kepada generasi penerus, dan dilanjutkan dengan berdoa secara berjamaah, mendoakan para Pejuang yang telah gugur semoga di berikan kenikmatan di Surga oleh Allah SWT. Tiga Aliansi LSM Kudus mengadakan acara Renungan yang masih dalam rangakaian Peringatan HUT RI Ke 74 bersama anggotanya di RM. Bambu Wulung Kudus.

Sejarah yang pernah di alami oleh setiap negara, tentu memiliki kisah dan cerita sendiri – sendiri serta berbeda – beda. Masalalu bangsa Indonesia yang pernah terbelenggu oleh rantai penjajahan bangsa asing, Belanda dan Jepang adalah Negara asing yang secara resmi pernah menindas rakyat dan menjajah Nusantara yang sekarang menjadi Negara Indonesia. Sejarah perjuangan Para Pejuang Kemerdekaan memiliki banyak cerita perih dan pedih yang akan terus dikenang hingga Akhir zaman.

Kisah tentang pengkhianatan anak bangsa yang rela mengabdi pada asing dan mengabaikan arti sebuah perjuangan dan kemerdekaan serta kehormatan, demi menikmati hidup mewah ala Kolonial di bumi Nusantara juga akan selalu di ingat.

Salah satu contoh pribumi Nusantara yang anti terhadap Kemerdekaan dan perjuangan tentara Republik Indonesia, adalah mereka yang tergabung dalam beberapa organisasi bentukan penjajah Belanda.

Salah sutunya adalah NICA dan KNIL demi menginginkan kehidupan yang mapan serta berlimpah kenikmatan dan alasan politik yang bertentangan dengan nilai – nilai perjuangan, mereka rela menjadi antek – antek asing dan penjajah.Harta dan kenyamanan hidup lebih berharga bagi mereka, dari pada sebuah Kemerdekaan.

Penjajah Belanda yang telah menanamkan pengaruh kolonial di era penjajahan pada sebagian rakyat bangsa Indonesia, membuat sebagian rakyat di negeri ini takluk dan tunduk sehingga menjadikan mereka patuh, yang ada dalam benak mereka Nasionalisme dan Kemerdekaan hanyalah buaian angin belaka.

Alhasil banyak dari kalangan terpelajar dan terhormat di Nusantara ini lebih memilih berikhlas hati menjadi pegawai dan tentara Kolonial Belanda. Kemapanan finansial dan jaminan hidup mulia menjadi alasan mendasar bagi mereka, dari pada bersimbah peluh dan darah di Medan laga pertempuran mempertahankan kemerdekaan.

Tergabung dalam KNIL (Koninklijk Nenderlands h Indische Leger ) bisa di artikan, sebagai tentara Kerajaan Hindia Belanda di era perjungan sebelum Negara Ini Merdeka. NICA ( Nenderlands Indie Cicil Administration) adalah pilihan bagi sebagian rakyat bangsa ini pada masa itu, demi memenuhi syahwat mereka untuk meraih jabatan dan hidup mewah jika Belanda berhasil kembali berkuasa dan menjajah bumi Pertiwi.

Tugas dan peran NICA bagi kelangsungan dan eksistensi penjajah Belanda di Indonesia sangat vital sekali pada masa itu. Tugas utama mereka adalah mengembalikan pemerintahan sipil dan hukum sesuai dengan undang – undang Belanda .

Dibentuk pada tahun 1944 di Australia, NICA menjadi penghubung Pemerintah Kolonial Hindia Belanda di pengasingan dengan Komando Tertinggi Sekutu di Wilayah Pasifik Barat Daya ( SWAPA/ Sauth West Pacofic Area), bisa diartikan juga organisasi ini adalah lembaga yang menampung wilayah Hindia Belanda yang telah berhasil direbut oleh Sekutu dari tangan Pemerintah Jepang.

Penolakan resmi pemerintahan Indonesia terhadap kedatangan staff resmi NICA yang mendarat di Batavia ( sekarang Jakarta) pada September 1945. Penolakan tersebut dilakukan karena mereka masih di anggap masih berbau Kolonialis terlebih dengan menyebut Republik Indonesia dengan nama Hindia Belanda.

Menyiasati penolakan tersebut kelompok pribumi yang tergabung dalam NICA, merubah nama menjadi AMACAB ( Allied Military Administration – Civil Affairs Branch) pada Januari 1946. Tak lama setelah hengkangnya Inggris dari Indonesia , nama organisasi tersebut di ganti lagi menjadi Tijdelijke Bestuursdienst ( TemporaryAdmistrqive Servis).

Setelah Indonesia merdeka ada saja teknik dan siasat jahat Belanda agar masih bisa kembali memiliki kekuasaan di Negara ini. Dengan membonceng Sekutu melalui Inggris, mereka mulai mempersenjatai sebagian pribumi bangsa ini yang terbagung dalam anggota NICA dan KNIL untuk melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Indonesia yang sah dan sudah Merdeka.

Alhasil banyak pertempuran besar yang terjadi di penjuru negeri ini seperti, pertempuran 10 November di Surabaya, peristiwa Palagan Ambarawa dan Medan Area serta masih banyak lainya. Mirisnya NICA dan KNIL anggotanya sebagian besar pribumi bangsa ini, lebih mirisnya lagi mereka sampai hati membunuh ribuan saudara sebangsa dan setanah air demi penjajah asing.

Kompi V Andjing NICA adalah salah satu kompi paling kejam dan di takuti oleh tentara Indonesia pada masa itu, mereka sangat kejam, sadis dan haus darah.

Sejarah adalah guru sejati yang kebenarannya tidak terbantahkan, serta bisa dijadikan pedoman hidup di masa depan. Tiga Aliansi LSM Kudus yang terdiri dari, KPL – KP ( Komite Pemerhati Lingkungan Dan Kebijakan Publik) GERAM ( Gerakan Masyarakat Madani) serta LSM PERMAK ( Perhimpunan Masyarakat Kudus) , memberikan pendapat sekaligus menyampaikan pesan – pesanya setelah bercerita panjang tentang KNIL dan NICA.

” menjaga dan merawat kemerdekaan bangsa Indonesia adalah kewajiban kita bersama sebagai rakyat bangsa ini, hendaklah organisasi NICA dan KNIL bisa menjadi contoh bagi kita semua, bahwa setiap kelompok atau organisasi yang kental berafiliasi dengan asing sangat berpotensi menjadi musuh dan memusuhi bangsanya sendiri. Bahkan mereka akan sangat kejam dan buas dalam berbagai bentuk, terhadap saudara sebangsa dan setanah air. Marilah kita berdoa bersama sama semoga arwah dari pejuang NKRI di berikan kenikmatan dan kemuliaan di surganya Allah SWT, dan organisasi atau kelompok penghianat bangsa seperti KNIL dan NICA tidak akan bisa tumbuh dan hidup lagi di NKRI yang kita cintai bersama ”

Ucap tiga ketua Aliasi Tiga LSM Kudus dalam sebuah acara Renungan Kemerdekaan yang sangat sederhana bersama anggotanya, serta awak media di RM Bambu Wulung jalan Kudus – Pati Jawa Tengah.

Report : Rudy Syafii

Guna Tingkatkan Disiplin, Sie Propam Polresta Bandar Lampung Gelar Gaktiblin

Lampung,Maspolin.id – Kota Bandar Lampung. Salah satu bentuk pengawasan kepada personel Polresta Bandar Lampung, Sie Propam Polresta Bandar Lampung menggelar penegakan, penertiban dan disiplin (Gaktiblin), Rabu, (28/08/19).

Dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polresta Bandar Lampung Iptu Bambang Dwi Setyawan, pemeriksaan dilaksanakan didepan pintu gerbang masuk Mako Polresta Bandar Lampung jelang pelaksanaan apel pagi.

Kasi Propam Polresta Bandar Lampung Iptu Bambang Dwi, menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan anggota Polri serta mengantisipasi dan meminimalisi terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri khususnya anggota Polresta Bandar Lampung.

“Hari ini kita fokus melakukan pemeriksaan surat surat kelengkapan identitas diri seperti KTP, SIM (Surat Izin Mengemudi), KTA (Kartu Tanda Anggota), kelengkapan kendaraan maupun kelengkapan surat tanda nomor kendaraan (STNK),” tutur Iptu Bambang.

Selama proses pemeriksaan, Kasi Propam Polresta Bandar Lampung juga memberikan arahan maupun teguran kepada personel yang tidak sesuai kelengkapan dan berharap dengan dilakukannya kegiatan ini secara rutin akan memberikan dampak positif kepada personel Polresta Bandar Lampung.

Dalam pemeriksaan kali ini, Sie Propam Polresta Bandar Lampung masih mendapati personel yang melakukan pelanggaran antara lain tidak membawa SIM kendaraan.

“Untuk personel yang melanggar, kami langsung berikan tindakan dengan teguran secara tertulis dan saya perintahkan segera untuk dilengkapi,” jelas Iptu Bambang.

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

1xbet telechargement application : guide du bonus et exigences de mise

Introduction à l'application 1xbetTéléchargement et installation de 1xbet telechargement applicationInscription et vérification d'identitéBonus de bienvenue et exigences de miseMéthodes de paiement et vitesse de...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.