TP PKK Sergai Berhasil Raih Berbagai Penghargaan

TP PKK Sergai Berhasil Raih Berbagai Penghargaan

Sergai, Maspolin.id—TP PKK Provinsi Sumut menggelar kegiatan jambore kader PKK dan silaturahim bersama pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumut tahun 2019, di Le Polonia Hotel, Jl Sudirman Medan, Sabtu (24/8).

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari terhitung (22-24/8) diisi dengan pemaparan dari para narasumber serta diwarnai dengan berbagai kegiatan dan perlombaan dari setiap masing-masing PKK.

Acara dihadiri oleh ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Lubis Edy Rahmayadi dan Wakil ketua Sri Ayu Mihari Musa Rajeckhsah beserta seluruh pengurus TP PKK Kabupaten/kota se-Provinsi Sumut.

Pertemuan jambore kader TP PKK se-Provinsi Sumut ini, mengusung tema Tertib Administrasi PKK dengan sub Tema Sukseskan Tata Kelola Administrasi Menuju PKK Unggul dan Bermartabat. Dibuka langsung oleh Gubsu Letjend (Purn) H Edy Rahmayadi sebagai ketua pembina TP PKK Provinsi Sumut.

Gubsu mengatakan, selain untuk ajang silaturahim, pertemuan Jambore kader TP PKK ini bertujuan memberi pengetahuan dan pemahaman bagi seluruh pengurus dan kader TP PKK se-Provinsi Sumut, agar mampu mengelola administrasi secara baik dan tepat guna untuk menghindari kesalahan yang terjadi, kata Gubsu Edy.

Sementara itu ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Lubis Edy Rahmayadi mengatakan, jambore kader PKK ini menjadikan kesempatan baik, bagi seluruh kader TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumut. 

Tentunya dapat menggali informasi dan pengetahuan guna meningkatkan kapasitas yang semakin mumpuni terkhususnya, dalam hal administrasi. Dengan harapan, setiap kader dapat meningkatkan mutu dan kredibilitas TP PKK di wilayahnya masing-masing, kata Nawal.

Usai acara, malam harinya panitia mengumumkan para pemenang dari setiap perlombaan yang digelar, dalam perlombaan ini Kabupaten Sergai berhasil meraih berbagai penghargaan. 

Diantaranya, Juara harapan 3 kategori Lomba Tertib Administrasi PKK tahun 2018, adalah Desa Tambak Cekur Kecamatan Serba Jadi. Kemudian Juara harapan 3 Kategori Lomba UP2K PKK tahun 2018, dan Juara 2 lomba Aplikasi pelaksanaan kegiatan Adminstrasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) kelompok kerja (Pokja) 1 tahun 2019 adalah Desa Pon Kecamatan Sei Bamban.

Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah usai menerima penghargaan dari Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Lubis Edy Rahmayadi mengatakan rasa syukurnya atas prestasi yang telah diraih. 

” Ini merupakan kerja keras seluruh pengurus TP PKK Sergai, dan ini merupakan bukti bahwa kita tetap kompak serta solid,” kata Marliah.

Marliah berharap, kedepannya agar kekompakan ini terus terjalin sehingga mampu menciptakan berbagai ide dan kreasi yang pada akhirnya dapat meraih prestasi lebih cemerlang lagi, harap Marliah.

Bersama pengurus TP PKK Sergai Marliah mengatakan, kegiatan jambore kader PKK ini selain sebagai wadah silaturahim, juga untuk mempererat kebersamaan serta saling bertukar informasi, sehingga dapat memajukan TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumut, terkhusus di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat (Sergai).

Dikatakan Marliah, PKK selaku mitra Pemerintah daerah diharapkan mampu berkontribusi demi mendukung kemajuan dan kesuksesan pembangunan yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, katanya.

Surya HSB

BERITA FOTO:
BERI PENGHARGAAN: Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Edy Rahmayadi memberikan penghargaan kepada ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman.

Diperiksa Tim Dislaikad, Caesar Armed 12 Kostrad Siap Dukung Latgab TNI 2019

Kostrad,Maspolin.id – Menjelang pelaksanaan Latgab TNI tahun 2019 mendatang, berbagai upaya terus dilakukan pimpinan TNI AD dalam mengoptimalkan kesiapan satuan-satuan yang terlibat didalamnya.

Bahkan beberapa tim langsung diterjunkan untuk melaksanakan pemeriksaan serta pengecekan personel maupun Alutsista secara nyata di satuan.

Setelah beberapa waktu yang lalu diperiksa tim Wasev Itjen TNI, kali ini Yonarmed 12 Kostrad kembali menerima kunjungan dari Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Dislaikad). Kamis, 22 Agustus 2019.

Dibawah kendali Kabagperslog Setdislaikad, Letkol Arm Doni Priambodo, satu persatu Alutsista Yonarmed 12 Kostrad yang digelar langsung diperiksa secara rinci oleh tim Dislaikad.

Ditemui di lokasi, Letkol Arm Doni Priambodo mengatakan, Dislaikad mempunyai tugas dalam menyelenggarakan kelaikan komoditi militer untuk pengadaan dan hasil pemeliharaan dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat.

“Kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan kali ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kelayakan Alutsista yang dimiliki Yonarmed 12 Kostrad dalam rangka mendukung Latgab TNI tahun 2019,” ungkapnya.

“kelayakan disini dimaksudkan yaitu suatu kondisi yang menyatakan terpenuhinya peraturan atau persyaratan keselamatan serta fungsi asasi dari Alutsista Armed 12 Kostrad.

Dari hasil pemeriksaan, Alutsista yang dimiliki Yonarmed 12 Kostrad layak dan siap mengikuti Latgab TNI TA 2019,” imbuhnya.

Ditemui di tempat terpisah, Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy menambahkan jika pemeriksaan serta pengecekan kelayakan kali ini, merupakan upaya pimpinan guna memastikan kesiapan Yonarmed 12 Kostrad dalam menghadapi Latgab TNI tahun 2019.

“Hal tersebut menjadi sangat penting, mengingat Meriam 155 mm Caesar merupakan Alutsista baru.

Pemeriksaan kelayakan dari Dislaikad merupakan hal yang wajib dalam rangka mengoptimalkan tugas pokok,” jelasnya.

“Sebagai satuan yang memiliki Alutsista tercanggih dan modern, Armed 12 Kostrad terus berupaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajuritnya.

Tidak hanya profesional dalam mengawaki, namun profesional dalam pemeliharaan serta perawatan Alutsista menjadi suatu hal yang wajib,” tandasnya.

Dengan kualitas SDM, kemampuan serta profesionalisme prajuritnya, Perwira TNI AD kelahiran Kota Ambon tersebut meyakini Alutsista Meriam 155 mm Caesar dapat mendukung pelaksanaan Latgab mendatang.

Red

Jelang Operasi Patuh 2019, Satlantas Polres Kampar Tertibkan Pengendara Dilokasi KTL

Kampar, Riau,Maspolin.id – Jelang pelaksanaan Operasi Patuh 2019, Jajaran Satlantas Polres Kampar lakukan pengaturan dan penindakan bagi pelanggar lalulintas di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Bangkinang Kota pada Sabtu pagi (24/8/2019).

Kegiatan ini dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Ipda Alreflus dan diikuti Kanit Dikyasa Aiptu Junaydi serta beberapa personel Satlantas Polres Kampar lainnya.

Petugas menemukan sejumlah pelanggar di Kawasan Tertib Lalulintas ini yang didominasi oleh pengendara roda dua, sekitar sepuluh pengendara sepeda motor terjaring karena tidak menggunakan helm dan dilakukan penilangan.

Sebagaimana diketahui bahwa Ruas Jalan Ahmad Yani Kecamatan Bangkinang Kota ini, telah ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Berlalulintas sejak beberapa bulan lalu melalui Surat Keputusan Bupati Kampar.

Penetapan Kawasan Tertib Lalulintas ini bertujuan untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Berlalulintas pada Lokasi yang ditetapkan, diharapkan juga kawasan ini dapat menjadi percontohan untuk ketertiban berlalulintas di wilayah sekitarnya.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Pauzi SH, MH yang dijumpai awak media siang tadi menyampaikan, bahwa mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019 akan digelar Operasi Patuh Muara Takus 2019.

Lebih lanjut disampaikan Kasat Lantas bahwa beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas penindakan dalam Operasi Patuh 2019 ini antara lain ; Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt, melebihi kecepatan dan yang melawan arus.

Sasaran lainnya adalah pengemudi yang masih dibawah umur dan tidak memiliki SIM, pengemudi yang menggunakan HP saat berkendara, serta kenderaan yang menggunakan serine dan lampu rotator yang tidak sesuai dengan peruntukannya menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengakhiri pembicaraannya AKP Pauzi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tertib berlalulintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Mari kita menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas di jalan dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusian,” tutupnya.

Penulis : Canggih/rls

MENGERIKAN
“GHIRAH” YG SALAH

Oleh: Elena Sutormina

Mashal Khan diseret keluar dari ruangan kampusnya oleh ratusan mahasiswa lainnya pada April 2017. Dia dituduh menista agama melalui media sosial. Dia dipukul sejadi-jadinya hingga hancur. Dalam kedaaan sekarat, kepalanya ditembak. Merasa tidak puas, ratusan “binatang berwujud manusia” itu memutilasi tubuh Mashal. Dalam rekaman video terdengar jelas, sebagian dari massa itu meneriakkan Takbir.

Mashal adalah seorang mahasiswa muslim bersuku Pastun di Universitas Abdul Wali Khan di Mardar, barat daya Pakistan. Dia memang seringkali memrotes kampus yg tidak dikelola dengan baik, tapi tidak pernah menghubungkannya dengan agama apapun. Terlebih menista agama. Bahkan dalam kesaksiannya di pengadilan, Zubair-teman Mashal, menyatakan di bawah sumpah bahwa Mashal seorang muslim yg sangat taat.

Belakangan ini agama telah kehilangan “ruh” yang paling hakiki pada sebagian orang, yakni kemanusiaan. Inilah efek evolusif dari sebuah timbunan kebencian yang dibangun secara perlahan. Para pendakwah membangun gairah beragama kepada pengikutnya tidak dgn perspektif cinta. Tapi dgn pola menjelekkan pihak lain yang dianggap tak sepaham. Sehingga kecintaan terhadap agamanya sendiri, tercipta karena kebencian kepada pihak lain.

Mashal jelas-jelas seagama, kitab sucinya sama, Nabinya sama, bahkan mungkin madzhabnya pun sama. Tapi masih juga diperlakukan secara keji. Inilah akibat pola pembangunan “ghirah” yg salah tadi.

Dunia dakwah seolah sudah menjadi industri. Semakin banyak pengikut seorang pendakwah, maka semakin tinggi “ratingnya”. Dalam keadaan seperti ini, pendakwah seolah komoditi berorientasi pasar. Dia kemudian memanjakan kemauan “pasar” dengan tema dakwah yg cenderung tidak progresif. Sekali melawan arus, dia khawatir kehilangan penggemar. Maka semakin lama, pola kebencian menjadi karakter komunal.

Kita sebagai masyarakat awam, harus berani melawan ini semua. Pendakwah juga manusia yang punya fantasi, obsesi dan kepentingan. Silakan aktifkan “filter” kita dengan pola pikir rasional. Masih banyak pendakwah agama yg Tawaddluk dan berakhlak mulia. Yakni mereka yg masih memegang teguh “ruh” agama paling dasar: “kedamaian dan kemanusiaan”.
.
Happy weekend everyone!

High Technology Dihadirkan di Lapas Karang Anyar, Nusakambangan

Cilacap, Maspolin.id – Dengan luas tanah 6.028 meter persegi serta menelan dana sekitar Rp 32 miliar, Lapas Khusus Kelas II A Karang Anyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jateng, menghadirkan high technology dalam pengoperasiannya.

Lapas baru yang dibangun sejak 2016 itu, bisa menampung 711 napi dengan menerapkan sistem one man one cell (satu sel dihuni satu narapidana) yang minim kontak langsung dengan manusia, menjadikan lapas ini sangat ditakuti para narapidana (napi) baik napi terorisme maupun gembong narkoba, karena efek jera yang ditimbulkan. Dan lapas ini menggunakan sistem keamanan super maximum security.

Lapas Khusus Karang Anyar ini merupakan lapas high risk profile dengan penerapan standar super maximum, yang didukung dengan alat dan teknologi sistem keamanan tingkat tinggi.

Penekanan sirene dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly bersama Kepala BNN Heru Winarko, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi, Sekretaris Utama BNPT Marsda TNI A Adang Supriyadi, dan Irwasum Polri Komjen Moechgiyarto, menandai peresmian Lapas Khusus Kelas II-A Karang Anyar, Bapas Kelas II Nusakambangan, Rusun, dan Rusus Nusakambangan, Kamis (22/8/2019).

Hadir dalam peresmian, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Forkopimda Jawa Tengah, Forkopimda Kabupaten Cilacap seperti Dandim 0703/ Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Adi Lumaksana, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, Bupati Pekalongan yang diwakili Ali Reza, dan Bupati Boyolali yang diwakili Banu Fasio.

“Lapas Khusus Karang Anyar ini merupakan sebuah pembaruan pengelolaan napi risiko tinggi, dengan high technology system. Kita sudah memasuki era baru dimana lapas tidak bertumpu pada pengamanan statis tetapi lebih mendayagunakan pengamanan dinamis. Semoga dengan adanya lapas khusus ini, diharapkan akan mengubah pola pikir terhadap praktek pemasyarakatan di Indonesia,” ucap Yasonna Laoly.

Seperti diketahui, di Nusakambangan terdapat sekitar 12 lapas yang berdiri di atas lahan seluas 210.000 hektar dengan berbagai kategori, mulai dari lapas super maximum security, lapas maximum security, lapas medium security, lapas minimum security, dan Bapas Nusakambangan yang menjadikan pulau ini sebagai tempat implementasi dan revitalisasi penyelenggaraan Pemasyarakatan.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM RI sejak tahun 2016 telah memulai pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan tingkat pengamanan super maksimum (maximum security) untuk mengatasi masalah penempatan narapidana (napi) yang dianggap berisiko tinggi atau napi “kelas kakap”, yaitu napi teroris yang masuk kualifikasi ideolog, bandar narkoba, dan napi lain yang masuk kategori high risk.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami mengatakan, Lapas Karang Anyar merupakan lapas high risk profile dengan menerapkan standar pengamanan super maximum yang didukung dengan penggunaan alat dan teknologi yang high tech, antara lain CCTV, automatic door lock, control room, ruang pengawasan aktivitas untuk napi selama 24 jam, penggunaan alat pengacak sinyal, pemasangan pagar kejut, penggunaan alat perekam suara di setiap kamar hunian, serta penerapan zero identity bagi para petugas Pemasyarakatan yang bertugas pada Lapas Kelas II-A Karang Anyar.

Menurut dia, Lapas Karang Anyar terdiri atas tujuh blok hunian yang diperkirakan dapat menampung 711 napi dengan sistem penempatan satu kamar hunian diperuntukkan bagi satu napi.

Petugas yang akan ditempatkan di Lapas Karang Anyar merupakan personel yang telah terlatih, memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai dengan standar yang diterapkan, serta telah melalui tahapan seleksi dan penilaian oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Usai peresmian lapas dan peninjauan ke blok-blok hunian napi, Yasonna melakukan panen raya pertanian dan penyebaran bibit ikan di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Meski sempat diwarnai aksi walk out sekitar 30 wartawan, secara umum acara peresmian berjalan lancar. (Estanto)

Densus 88 Kembali Amankan Tiga Terduga Teroris Di Blitar

Blitar,Maspolin.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap tiga terduga teroris di Blitar Raya, Jawa Timur. Ketiganya bernama Subagio, Kurniawan Joko Wicaksono, dan Joan Puji Santoso.

“Ketiga terduga teroris ini diamankan Tim Densus 88, di-backup Polres Blitar dan Polres Blitar Kota,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Jumat, 23 Agustus 2019.

Barung menjelaskan, ketiga terduga teroris itu ditangkap di hari yang sama pada waktu yang berbeda. Terduga teroris yang pertama diamankan ialah Kurniawan Joko Wicaksono, ia ditangkap di kediamannya di Jalan Sukarno, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar pukul 15.52 WIB, Jumat, 23 Agustus 2018.

“Kurniawan ini berprofesi sebagai laundry,” ujarnya.

Berikutnya Tim Densus menangkap Subagio di Jalan ST, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, pukul 18.20 WIB, Jumat, 23 Agustus 2019. Dia berprofesi sebagai pedagang atau penjaga apotek. 

Sedangkan terduga teroris terakhir ialah Joan, ia ditangkap di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, pukul 20.30 WIB. Setelah dilakukan penangkapan terhadap ketiga terduga teroris, ketiganya dibawa ke Polres Blitar untuk selanjutnya dibawa ke Mako Brimob Polda Jatim.

“Kemudian jam 20.40 WIB, Tim Densus 88 bersama Polres Blitar melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris Subagio di Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar,” ungkap Barung.

Tim Densus 88 sebelumnya telah menangkap dua terduga teroris di Lamongan dan Sampang, Madura. Keduanya adalah HS ditangkap di Lamongan dan BL ditangkap di Sampang, Madura.

Red/Ags

Tanam Perdana Bawang Putih di Desa Sigompul

Tanam Perdana Bawang Putih di Desa Sigompul


Humbahas, Maspolin.id—Sebagai tindak lanjut mensukseskan program swasembada bawang putih Indonesia Tahun 2021 dan mewujudkan Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi sentra Bawang Putih di Wilayah Sumatera, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE bersama PT. Niaga Golden Modern Indonesia Melakukan Tanam Perdana Bawang Putih di Desa Sigompul Kecamatan Lintongnihuta, Jumat (23/8).

Bupati berharap banyak dengan adanya penanaman bawang putih di Desa Sigompul ini. “kita semua harus serius mengolah ini, harus berhasil ini. Semua petani-petani disini harus petani serius ini,” ujar Bupati.

Bupati juga berpesan kepada petani dan seluruh pihak yang terkait dalam proses penanaman bawang putih ini agar terus berkordinasi dengan Pemkab. Humbang Hasaundutan mengenai kebutuhan-kebutuhan yang di perlukan petani.
“Jadi nanti kalau musim kemarau tidak terkendali, kalian pakai aja pompa air Lingkungan hidup itu, diperbutuhkan saja buat kalian, untuk distribusi air. Kalau ada kendala traktor, oper langsung ke mereka ini”, ujar Bupati.

Hadir juga dalam acara ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. AP. Marbun dan Kadis Pertanian Ir. Junter Marbun, MM.

DK ( FHL ) Maspolin

Sertu Suwardi, Walau Cuman Setetes Darahmu Mampu Selamatkan Nyawa Orang Lain

Surakarta,Maspolin.id – Babinsa Koramil 04/Jebres Surakarta Sertu Suwardi memantau dan melaksanakan giat Donor Darah di Pendopo Kelurahan Jebres dimana masih dalam rangkaian HUT ke 74 Kemerdekaan RI, Sabtu 24/8/2019.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gerakan Sayang Ibu (GSI) se Kelurahan Jebres yang bekerjasama dengan PMI Surakarta yang dihadiri pula Bapak Camat Jebres, Lurah Jebres, Ketua LPMK kelurahan Jebres dan Ibu ibu Kelurahan Jebres.

Penyumbang darah atau pendonor darah adalah pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di Bank darah sebagai stok darah dan dipergunakan untuk transfusi darah.

Donor darah ini tidak hanya bermanfaat bagi sesama, tetapi juga memiliki berbagai keuntungan untuk sendiri, antara lain : menurunkan resiko kanker, membakar kalori, baik untuk jantung, menghilangkan jerawat, cek kesehatan gratis dan masih banyak lagi.

Pada kesempatan ini pula Babinsa Kelurahan Jebres Sertu Suwardi ikut andil menyumbangkan darahnya guna mensukseskan program pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat serta untuk kepentingan umum.

(Agus Kemplu)

Dua Truk Bertabrakan, Satu Sopir Harus Dilarikan Ke RSK Mojowarno

Dua Truk Bertabrakan, Satu Sopir Harus Dilarikan Ke RSK Mojowarno

Jombang, Maspolin.id—Peristiwa kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (23/8/2019) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB.

Walau tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun seorang sopir truk sempat terjepit body depan kendaraannya. Beruntung, pengemudi truk yang diketahui bernama Selamet Riadi (54) warga Dusun Kramat, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, berhasil diselamatkan warga.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil truk Isuzu nopol M 8258 UP, yang dikemudikan Selamet Riadi berjalan dari arah utara melaju keselatan, namun begitu sampai lokasi kejadian tiba-tiba truk mengarah ke kanan.

“Diduga sopir truk Isuzu dalam kondisi mengantuk saat mengemudi, sehingga tiba-tiba mengarah kekanan waktu melaju dari arah utara ke selatan,” kata Iptu Sulaiman.

Disaat bersamaan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk Mitsubishi nopol L 9160 UV, yang dikemudikan Hariono (41) warga Dusun/Desa Kemiri, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, yang melaju dari selatan ke utara.

Sehingga tabrakan pun tak terhindarkan lagi, membuat kedua truk bertabrakan adu depan. Akibatnya, Selamet Riadi pengemudi truk Isuzu terjepit body depan mobil dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Mojowarno, guna mendapatkan perawatan medis.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pengemudi truk Isuzu mengalami luka dan harus dilarikan ke RSK Mojowarno, guna mendapatkan perawatan medis. Sedangkan sopir truk Mitsubishi, selamat dan tidak mengalami luka,” terang Iptu Sulaiman.

Peristiwa itu pun, ditangani langsung anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang, dibantu anggota polisi dari Polsek Mojowarno. Oleh petugas, dua truk yang ringsek akibat bertabrakan dibawa ke kantor polisi.

“Kedua kendaraan truk yang terlibat kecelakaan, sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang, untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Polwan Satuan Brimob Polda Banten Juara 2 Dalam Perlombaan Shoot Off

Polwan Satuan Brimob Polda Banten Juara 2 Dalam Perlombaan Shoot Off

Jakarta, Maspolin.id—Dalam ajang kegiatan perlombaan Piala Ibu Asuh Polwan Cup 2019, Satuan Brimob Polda Banten yang diwakili oleh Bripda Ovi salah satu Polwan dari Satuan Brimob Polda Banten, mengikuti perlombaan tersebut, bertempat di Lapangan Tembak Hoegeng Imam Santoso Korps Brimob Kelapa Dua, Jumat, (23/08/18/9)

Ditempat yang berbeda, Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi, mengatakan, alhamdulillah, perwakilan Polwan dari Satuan Brimob Polda Banten yaitu Bripda Ovi mendapat juara dua dalam perlombaan shoot off.

“Terima kasih kepada Bripda Ovi dan personel pendukung lainnya, yang telah dapat meraih juara dua dalam perlombaan shoot off, raihan prestasi tersebut dipersembahkan untuk Polda Banten, khususnya Satuan Brimob Polda Banten,” ujar Kombes Pol Reeza Herasbudi.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menembak Polwan dan memperingati HUT Polwan 2019. Tetap semangat dan terus asah kemampuan,” kata Kombes Pol Reeza Herasbudi.

Agus S/Tim

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polresta Lombok Tengah Lakukan Penyelidikan pada Penemuan Meninggal dalam Kondisi...

NTB - Maspolin.id|| Kepolisian Resor Kota (Polresta) Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah mengusut kasus meninggalnya seorang perempuan berinisial M (57). Korban...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.