Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Lahan Pertanian

Majalengka, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Bhabinkamtibmas Polsek Talaga, IPDA Supriyatna, melaksanakan pengecekan terhadap lahan pesawahan milik Bapak Agus di Blok Desa RT. 003 RW. 003, Desa Cibeureum, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (15/01/2025). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi lahan yang seluas 150 meter persegi yang sudah ditanami padi dalam keadaan baik, serta memberikan dukungan terhadap kegiatan pertanian yang sedang berlangsung di wilayah binaannya.

Dalam kegiatan tersebut, IPDA Supriyatna memeriksa kondisi tanaman padi yang sudah mulai tumbuh, serta memastikan tidak ada gangguan yang dapat merusak hasil pertanian. Kegiatan pengecekan ini juga merupakan bentuk perhatian Polri terhadap sektor pertanian yang sangat penting bagi perekonomian masyarakat di Desa Cibeureum.

“Sebagai Bhabinkamtibmas, selain bertugas menjaga keamanan, kami juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mengecek kondisi lahan pertanian warga, yang merupakan sumber penghidupan bagi banyak orang di desa ini. Kami berharap, dengan adanya pengecekan seperti ini, petani dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas pertaniannya,” ujar IPDA Supriyatna.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, melalui Kapolsek Talaga, AKP ENTIS SUTISMAN, S.H, mengungkapkan dukungan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. “Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Dengan adanya pengecekan dan dukungan dari Polri, diharapkan petani dapat lebih tenang dalam bekerja dan hasil pertanian dapat optimal,” ujar AKP Entis.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan petani di Desa Cibeureum semakin termotivasi untuk terus mengembangkan usaha pertanian mereka, serta merasa didukung oleh pihak kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan sekitar.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Bhabinkamtibmas Polsek Sukahaji Laksanakan Monitoring Program Ketahanan Pangan di Desa Gunungkuning

Majalengka, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Bhabinkamtibmas Polsek Sukahaji Polres Majalengka Polda Jabar, pada Rabu (15/01/2025), melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan program Ketahanan Pangan Sektor Pekarangan Pangan Bergizi (PPB) di Desa Gunungkuning, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong dan tidak produktif agar lebih optimal dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

Program Ketahanan Pangan Sektor Pekarangan Pangan Bergizi (PPB) ini dilaksanakan dengan pendekatan Satu Desa Satu Polisi, di mana setiap anggota Polri berperan sebagai penggerak ketahanan pangan di wilayahnya. Dalam hal ini, Bhabinkamtibmas Polsek Sukahaji bertugas sebagai polisi penggerak untuk memotivasi dan mengedukasi masyarakat Desa Gunungkuning dalam pemanfaatan pekarangan rumah mereka untuk mendukung ketahanan pangan tingkat keluarga.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pekarangan rumah yang selama ini tidak produktif untuk ditanami berbagai jenis tanaman yang bergizi, seperti sayuran, buah-buahan, dan tanaman pangan lainnya. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka secara mandiri, serta meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, melalui Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar, S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap program ketahanan pangan yang digulirkan oleh pemerintah. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan pekarangan rumah dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada di sekitar mereka,” ujar Kapolsek Sukahaji.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan di tingkat keluarga, serta mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Dengan dukungan penuh dari Polri, TNI, dan pemerintah setempat, diharapkan program Ketahanan Pangan Sektor Pekarangan Pangan Bergizi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing Ajak Warga Tanam Pangan Bergizi Dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Majalengka, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar Bripka Harry melaksanakan monitoring dan pengecekan program Ketahanan Pangan Sektor Pekarangan Pangan Bergizi (PPB) di Desa Kancana, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (15/01/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digulirkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong dan tidak produktif menjadi lebih optimal guna mendukung ketahanan pangan lokal.

Program ini dilaksanakan melalui pendekatan Satu Desa Satu Polisi, di mana setiap anggota Polri berperan sebagai penggerak ketahanan pangan di wilayahnya. Dalam kesempatan kali ini, Bhabinkamtibmas Bripka Harry bertugas sebagai polisi penggerak ketahanan pangan di Desa Kancana, yang fokus pada pemanfaatan pekarangan rumah untuk meningkatkan ketahanan pangan tingkat keluarga.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR. melalui Kapolsek Cikijing AKP Asep Rusmawan, S.H. menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang digulirkan oleh pemerintah. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan pekarangan rumah dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek Cikijing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat di Desa Kancana dan wilayah lainnya dapat lebih memahami pentingnya memanfaatkan lahan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran akan ketahanan pangan lokal dan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Bhabinkamtibmas Polsek Talaga Tinjau Lahan Tanaman Cabai dan Bantu Petik Cabai

Majalengka, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Bripka Enung Usa S.IP, Bhabinkamtibmas Polsek Talaga, Polres Majalengka, Polda Jabar, yang dikenal sebagai penggerak ketahanan pangan di wilayahnya, melakukan pengecekan terhadap lahan tanaman cabai milik Ibu Maya di Blok Gunungsari, Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Enung juga turut serta membantu memetik cabai yang sudah siap panen. (14/01/25)

Sebagai Bhabinkamtibmas yang aktif, Bripka Enung Usa tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga turut mendukung program ketahanan pangan yang sedang digalakkan di wilayah tersebut. Pengecekan terhadap lahan tanaman cabai ini bertujuan untuk memastikan hasil pertanian milik warga dapat berkembang dengan baik, serta untuk memberikan motivasi dan dukungan bagi petani setempat.

“Saya sebagai Bhabinkamtibmas memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam menjaga Kamtibmas, tetapi juga berpartisipasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah dengan mendukung ketahanan pangan melalui pertanian. Hari ini, saya melakukan pengecekan lahan cabai milik Ibu Maya dan membantu memetik cabai sebagai bentuk dukungan dan partisipasi langsung,” ungkap Bripka Enung.

Ibu Maya, pemilik lahan cabai, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Bripka Enung. “Terima kasih banyak kepada Bripka Enung yang sudah membantu saya memetik cabai dan memberikan semangat untuk terus bertani. Kehadiran beliau sangat membantu kami, baik dalam hal pertanian maupun dalam menjaga keamanan di desa,” ujar Ibu Maya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Talaga untuk mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas seperti Bripka Enung, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga situasi yang aman dan kondusif.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Kapolri Ingin Kembangkan Direktorat PPA-PPO hingga Polda-Polres, Dukung Perlindungan Perempuan dan Anak

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menargetkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) dapat dikembangkan hingga tingkat Polda dan Polres.

Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat sambutan dalam acara Tanwir I Aisyiyah yang digelar Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Kapolri awalnya menceritakan perjuangan Polri dalam membentuk Direktorat PPA-PPO.

“Tidak mudah mengembangkan dari Subdit menjadi Direktorat, mungkin bagi rekan-rekan yang pernah ikut bersama-sama, betapa sulitnya untuk bisa mengembangkan Subdit ini menjadi direktorat khusus,” ujar Kapolri.

4a1fa5aa f5c2 4ab0 8951 a2446eb8 1 scaled

Kapolri mengaku telah berulang kali mengusulkan pembentukan Direktorat PPA-PPO kepada MenPAN-RB namun belum berhasil. Upaya itu juga dibantu oleh Menteri PPPA yang juga ikut mendorong usulan kepada MenPAN-RB. Namun lagi-lagi upaya itu kandas.

“Sehingga di satu momentum yang pas pada saat kami melaksanakan ratas dengan Bapak Presiden, saat itu kami menyampaikan mengenai pentingnya adanya direktorat khusus yang menangani perempuan dan anak. Alhamdulillah pada saat itu Bapak Presiden Bapak Jokowi setuju sehingga alhamdulillah perjalanan panjang ini berhasil dan Polri bisa membentuk Direkorat Perempuan dan Anak,” jelas Kapolri.

Kepada seluruh peserta Tanwir Aisyiyah, Kapolri meminta dukungan agar Direktorat PPA-PPO dapat dikembangkan hingga ke tingkat Polda dan Polres. Kapolri menekankan bahwa dukungan dari Aisyiyah sangat penting untuk mendukung harmonisasi struktur Direktorat PPA-PPO di lingkungan Polri.

“Kami ingin direktorat ini tidak hanya di Mabes tapi ini bisa kita kembangkan sampai dengan Polda dan Polres, saat ini kami juga sedang berjuang melakukan harmonisasi ini di KemenPAN-RB. Dan mumpung hari ini kami bertemu Aisyiyah, kami yakin kalau Aisyiyah ini ikut teriak ke menteri MenPAN-RB mudah-mudah minggu depan ini harmonisasi ini bisa segera selesai,” imbuh Kapolri.

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Mengapa Belum Semua MBG Terdapat Susu Wamentan Sudaryono Sebutkan Alasannya

Gambar RRI

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono B. ENG., M.M, MBA., memberi penjelasan mengenai belum semua Program Makan Bergizi Gratis terdapat susu. Menurutnya, sejatinya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan semua anak-anak Indonesia dapat susu.

Namun, produksi susu di dalam negeri nyatanya masih belum mencukupi. Karenanya, agar tidak bergantung pada impor susu, pemerintah mensubstitusi sumber protein susu dengan produk lain.

“Kalau masih impor, kita substitusi dulu (dengan) sumber protein lain,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Selasa (14/1/25).

Ia menyebutkan bahwa akan mendatangkan sapi hidup dari luar negeri secara bertahap, agar produksi susu dalam negeri meningkat.

Selanjutnya ia mengatakan tahun 2025 ini, diharapkan akan ada 200 ribu sapi masuk Indonesia. Selain dari Australia, sapi-sapi tersebut akan didatangkan dari negara lain yang terintegrasi.

“Ini kan PP-nya baru beres, kita bisa masukin dari beberapa negara tambahan selain Australia dan negara lain yang teregister. Kita tambah dari negara lain,” jelasnya.\

Sebagai informasi, diketahui sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan keterangan terkait belum masuknya susu dalam Program MBG di daerah. Menurut dia, susu diprioritaskan untuk wilayah yang memiliki peternakan sapi perah.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor susu. Untuk daerah yang tidak memiliki produksi susu atau peternakan sapi perah, sumber protein diganti dengan bahan lain seperti ikan dan telur.

Tribratanews

red/mpl/pr

Glodog Plaza Kebakaran Terdengar Dentuman Keras

Kebakaran hebat di Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat, sejak Rabu malam pukul 21.30 WIB hingga Kamis (16/1/2025) dini hari. Api yang menjalar di lantai 7 dan 8 sudah merambat hingga ke seluruh bangunan di lantai 9. (Foto Tribun News)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Ledakan hingga dentuman keras material jatuh terdengar beruntun dari kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu malam.

Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat, Farid yang sedang bertugas di lokasi menduga suara ledakan itu adalah ledakan mobil yang diparkir di lantai 7 gedung.

“Itu kan lantai 7 parkiran mobil. Sepertinya yang meledak itu mobil, ledakan yang besar tadi,” tutur Farid kepada wartawan di lokasi pada Rabu malam.

Ledakan besar pertama terdengar tepat pada pukul 23.50 WIB yang sontak membuat warga yang sedang menyaksikan kebakaran berteriak kaget.

Para petugas pun spontan menyuruh para warga mundur dari sekitar gedung Glodok Plaza yang sudah dipasangi garis polisi itu.

Usai ledakan pertama itu, ledakan dan dentuman keras terdengar beruntun dari dalam gedung yang tengah dilahap api. Selain itu, bongkahan material seperti kaca yang pecah dilahap api juga berjatuhan dari lantai atas.

Hingga pukul 00.21 WIB dini hari, lantai 7, 8 dan 9 gedung masih berstatus merah atau api masih menyala. Petugas pemadam kebakaran pun masih berupaya untuk memadamkan kebakaran tersebut.

 

Antara

bjak/mpl/ma

 

Polisi Menangkap Nanang Irawan Pelaku Penikaman Sandy Permana

(Foto Kompas)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian telah menangkap terduga pelaku bernama Nanang Irawan (45) alias Gimbal yang diduga membunuh aktor laga pemeran sinetron “Misteri Gunung Merapi 3”, Sandy Permana.

“Iya, sudah ditangkap,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bekasi Kabupaten Komisaris Polisi Onkoseno Grandiarso Sukahar saat dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu.

Namun dia tidak menjelaskan kronologi lokasi penangkapan. Dia hanya mengatakan bahwa terduga pelaku saat ini dibawa ke Polda Metro Jaya.

“Menuju Polda Metro Jaya,” katanya.

Onkoseno juga menjelaskan penangkapan terduga pelaku pembunuhan tersebut berkat tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Subdirektorat Reserse Mobile (Subdit Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ressa Fiardy Marasabessy menjelaskan terduga pelaku ditangkap di daerah Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya, warga Perumahan TNI-Polri RT 05 RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hingga istri korban mengungkap sosok terduga pembunuh Sandy Permana.

“Nanang Irawan alias Gimbal (45) terduga pelaku pembunuhan terhadap Sandy Permana pernah tinggal berdampingan dan rumahnya bersebelahan dengan rumah korban,” kata warga setempat Bambang Prayitno (56) di Bekasi, Selasa (14/1).

Ia mengatakan beberapa tahun lalu terduga pelaku yang juga pernah bekerja sebagai kru film itu tinggal persis di samping rumah korban. Namun beberapa lama kemudian rumah tersebut dijual ke salah satu temannya.

“Kru juga, kru film, memang rumahnya pertama sampingan rumah itu terus di-over sama temannya juga namanya Imam. Dia (terduga pelaku) pindah ke sini, masih satu kompleks, tetapi beda gang,” katanya.

Aktor Sandy Permana yang juga pernah berperan sebagai “Arya Soma” dalam sinetron “Mak Lampir” tewas usai ditemukan warga telah bersimbah darah di wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (12/1).

Kasat Reskrim Polres Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan bahwa korban yang sedang sekarat ditemukan oleh tetangganya.

“Kemudian dibawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong. Dan ketika kita lakukan pengecekan, pada korban memang ada beberapa luka tusuk,” kata Onkoseno.

Antara

bjak/mpl/apl

Polda Jateng Lakukan Ekshumasi Pada Makam Darso

SEMARANG – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah Jawa Tengah, telah melakukan ekshumasi pada makam Darso (43), warga Gilisari Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Senin (13/1/25). Sampel beberapa organ Darso diambil untuk diteliti penyebab kematiannya.

Sebagai informasi, diketahui bahwa sebelumnya, Darso diduga meninggal usai dikeroyok oknum sejumlah polisi. Pantauan di lokasi, ekshumasi makam Darso di TPU Sekrakal berlangsung 09.55-12.05 pukul WIB dan melibatkan Ditreskrimum Polda Jateng, Tim Kedokteran Forensik Biddokkes, dan anggota Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).Kabid Humas Polda Jateng, Kombes. Pol. Artanto, S.I.K., M.Si., mengatakan, ekshumasi makam Darso merupakan bagian dari scientific crime investigation (SCI).

“Ini dapat memberikan jawaban dan salah satu upaya kita menjelaskan dugaan ini betul atau tidak tindak pidana. Hasil belum bisa disampaikan hari ini karena masih ada sampel organ dilakukan penelitian oleh tim kedokteran forensik dalam bentuk kegiatan patologi anatomi. Ini salah satu bentuk pendukung penyebab kematian daripada almarhum Darso,” ujarnya, dilansir dari laman joglojateng, Senin (13/1/25).

Dalam keterangannya ia mengatakan, cepat atau lambatnya hasil pemeriksaan dari ekshumasi dipengaruhi beberapa faktor. Mulai dari proses penelitian dokter forensik hingga kondisi jenazah.

“(Sampel) dibawa ke laboratorium oleh tim. Sampelnya organ tubuh. Kami tidak bisa sampaikan karena yang tahu tim forensik kedokteran. Tentunya antara jenazah baru dan jenazah lama berpengaruh. Namun, dari scientific crime investigation dokter punya keahlian menemukan jawaban dari hasil penelitian,” jelasnya.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa proses ekshumasi dilakukan guna mengetahui apakah kasus yang menimpa Darso termasuk dalam tindak pidana.
Saat ini, pihaknya juga telah memeriksa beberapa saksi dari keluarga, masyarakat sekitar, dan pihak rumah sakit. “Proses ekshumasi ini mendukung bisa menentukan ada pidana atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga Darso, Antoni Yudha Timor berharap ekshumasi dapat mengungkap kebenaran akan kematian Darso. Terlebih, Polresta Jogja tidak memberi keterangan soal penganiayaan yang diduga telah dilakukan oleh enam anggotanya.

“Ini sangat penting, memang harapan kami itu (mengungkap penyebab kematian). Mengingat rilis dari Polresta Jogja tidak sama sekali menyinggung mengenai penganiayaan,” tegasnya.

Antoni yang ikut memasuki tenda saat proses ekshumasi itu mengatakan, dokter forensik telah mengambil sampel dari beberapa organ vital Darso.

“(Apa saja?) Saya tidak berani menyampaikan, tetapi ada beberapa organ yang memang diambil sedikit sampelnya itu untuk dibawa. Ada di bagian seputar dada, ada di kepala, organ vital,” tutupnya.

Humas Polda Jateng

bjateng/mpl/ag

Penembakan Lima Warga Sipil di Yalimo Polri Masih Buru KKB Aske Mabel

PAPUA – Maspolin.id|| Aparat gabungan TNI-Polri terus memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Aske Mabel yang bertanggung jawab atas tewasnya lima warga sipil dalam serangkaian aksi brutal di Kabupaten Yalimo. Operasi pengejaran intensif dilakukan di wilayah Yalimo dan perbatasan sekitarnya untuk menangkap para pelaku.

“Betul, masih memburu pelaku,” kata Kasatgas Humas Damai Cartenz 2025 Kombes Yusuf Sutejo, Rabu (15/1/2025).

Yusuf menjelaskan bahwa pengejaran ini melibatkan berbagai unsur TNI dan Polri, termasuk Satgas Damai Cartenz yang memiliki fokus khusus dalam menjaga keamanan Papua.

“Kita libatkan semua unsur TNI-Polri, khususnya Satgas Damai Cartenz, untuk memburu pelaku penembakan,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses pengejaran, Yusuf mengimbau masyarakat agar segera melaporkan bila melihat atau mengetahui keberadaan KKB Aske Mabel. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum dan memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Yalimo. Keterlibatan masyarakat akan sangat membantu kami dalam menjaga situasi tetap kondusif,” tegas Yusuf.

Aske Mabel diketahui merupakan mantan anggota Polres Yalimo yang membelot dan bergabung dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pimpinan Jeffrey Pagawak Boamanak.

Ia melarikan diri dari dinas kepolisian dengan membawa senjata api dan kini menjadi salah satu pimpinan KKB yang paling dicari aparat keamanan.

Beberapa hari terakhir, aksi KKB Aske Mabel menimbulkan keresahan besar di wilayah hukum Polda Papua. Insiden terakhir yang mencuat adalah serangkaian aksi penembakan yang dilakukan sebanyak sembilan kali, menewaskan lima warga sipil.

Dua dari lima korban tewas diketahui bernama Efraim dan Abineno Tadona, pekerja kayu asal Sulawesi Selatan. Keduanya menjadi korban penembakan KKB di Yalimo pada Rabu (8/1/2025). Jenazah kedua korban telah dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman masing-masing.

Tragedi ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Papua. Aparat keamanan berharap operasi pengejaran ini segera membuahkan hasil agar keamanan di Kabupaten Yalimo dan sekitarnya dapat kembali pulih.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Pria 55 Tahun Diamankan Polrestabes Bandung Lakukan Budidaya Ganja di Atap...

BANDUNG, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Polrestabes Bandung mengungkap praktik budidaya tanaman ganja di atap sebuah rumah di Jalan Sriwulan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.