Penyuluhan Dan Pembinaan Penyalahgunaan Narkoba Di SMA Negeri 3 Tuban

Tuban,Maspolin.id – Anggota Satbinmas Polres Tuban Melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan penyalahgunaan narkoba dan antisipasi berita hoax yang saat ini dapat tersebar dengan mudah melalui MEDSOS.

Anggota Satbinmas juga berpesan kepada siswa siswi SMA Negeri  3 Tuban agar Selalu sharing sebelum meneruskan pesan hoax tersebut lihat dari mana sumbernya, asli atau rekayasa.

Selain Itu Anggota Satbinmas Polres Tuban ini Juga memberikan materi tentang Bahaya akibat kecanduan narkoba dan Hukuman bagi para pengguna Narkoba maupun pengedar narkoba.

Ags/Hum

LISTRIK MATI, IJTIMA ULAMA dan TERORISME

Oleh: Dr Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle

Beberapa tahun lalu, ketika seorang teman seangkatan saya di ITB akan menjadi salah satu direktur PLN di Manhattan, New York, FBI langsung memanggil dia, karena nama depan dia adalah Muhammad. Sesuai cerita saudara iparnya ke saya, FBI ingin memastikan bahwa teman itu tidak ada kaitan dengan terorisme. Nama Muhammad atau Ahmad di sana, memang sensitif bagi intelijen Amerika. Memang wajar ancaman terorisme dalam urusan listrik ini begitu vital. Sebab, dengan hancurnya power dan atau jaringan transmisi, maka listrik akan padam, lalu ekonomi akan hancur. Apalagi di kota terelit di dunia, Manhattan NY.

Matinya listrik hari Minggu yang lalu, 4 Agustus, selama 12 jam di Jabodetabek dan Jabar-Banten, telah melumpuhkan kehidupan bangsa kita. Core Institute mencatat gangguan ini menerpa 30% perekonomian kita, karena 55% ekonomi berputar di tempat lampu padam tersebut. Hal ini ditambahkan pula dengan berbagai keluhan-keluhan disektor transportasi, seperti adanya fakta MRT terjebak di bawah tanah dengan penumpangnya (karena MRT dioperasikan tanpa back-up power, seperti di negara negara maju), sektor kesehatan karena berkurangnya sebagian fasilitas rumah sakit, seperti lift mati, dll. Belum lagi berita kebakaran yang terjadi dibeberapa daerah karena penggunaan lilin yang tidak terkontrol baik.

Jokowi yang keesokan harinya langsung ke PLN, sebagai mana di muat CNN, bertanya:
“Kok tahu-tahu drop (listrik) itu? Artinya, pekerjaan yang ada tidak dihitung, tidak dikalkulasi dan itu betul-betul merugikan kita semuanya,”. Pertanyaan Jokowi ini penting dicatat karena pimpinan PLN dan BUMN sebesar PLN semuanya ditentukan oleh Jokowi sendiri, sebagai ketua tim TPA (Tim Penilai Akhir).
Selain juga, karena sebagai objek vital, PLN pasti mempunyai manajemen strategi dan kemampuan mitigasi yang baik.

Polisi dan pengamat intelijen sudah membuat kemungkinan adanya kejahatan pidana dalam masalah ini. Polisi melalui humasnya mengatakan ada jejak pidana dalam kasus PLN yang mirip pada tahun 2012, sehingga polisi perlu menyelidiki.

Kecurigaan polisi saat ini kemudian bersaing dengan isu kayu sengon di Gunungpati, Semarang, sebagai penyebab ledakan jaringan yang korslet, sehingga merusak beberapa turbin pembangkit. Awalnya ketua unit PLN setempat membantah hal itu sebagai “hoax”. Namun, isu ini terus berkembang “mainstream”, mulai menggeser isu terorisme ataupun pidana sabotase.

Lalu apa kaitannya dengan “Ijtima Ulama”?

Ijtima ulama ke IV di hotel Lorin Sentul merupakan bagian dari “power game” kekuasaan politik. Bagiannya bukan berarti para ulama tersebut terlibat dalam “bisnis kekuasaan” atau “transaksi kekuasaan”. Namun, sikap para ulama ini berlangsung di tengah meluasnya berita perpecahan di kalangan elit kekuasaan Jokowi, khususnya sejak Megawati dan Prabowo membangun “poros nasi goreng” (Mega-Pro). Salah satu pihak PDIP di sebuah media online bahkan mempersilakan Surya Paloh dkk menjadi oposisi dalam pemeritahan Jokowi jilid 2 nanti, jika menegasi eksistensi Megawati.

Surya Paloh sendiri, seakan membalas pertemuan Mega-Pro, lalu mengundang Anies Baswedan dan memberikan pernyataan politik akan mendukung Anies jadi presiden 2024 pada pertemuan itu. Statemen ini hanya bisa dimaknai sebagai bentuk kemarahan. Sebab, pilpres baru saja usai dan Presiden belum dilantik.

Tentu sorotan ke arah Surya Paloh belum tuntas, jika sorotan ke arah Hendroprijono dan Luhut Binsar Panjaitan tidak diperhatikan. Kedua orang ini telah mengambil peran besar dalam mendukung Jokowi, baik 5 tahun lalu, maupun pilpres 2019 lalu. Hendroprijono bahkan adalah orang yang secara terbuka menyerang “orang2 Arab”, untuk mendelegitimasi politik ulama. Jika Mega dengan lantang mengatakan bahwa di negara Indonesia tidak ada istilah koalisi dan tidak ada pula istilah oposisi, apakah statemen itu dibiarkan saja bersifat sepihak? Tentu saja banyak yang marah.

Kekecewaan pendukung utama Jokowi atas kesan sikap-sikap dominan Megawati adalah situasi koeksistensi dengan listrik padam dan ijtima ulama. Tentu saja koeksistensi bukan sebuah korelasi. Koeksistensi hanyalah sebuah kejadian2 bersamaan dalam suatu waktu. Dalam sebuah teori konspirasi, sebuah koeksistensi memang menarik untuk didalami kemungkinan2 adanya irisan. Di luar teori konspirasi, koeksistensi akan berlalu begitu saja.

Hasil ijtima ulama yang tidak mengakui pemerintahan Jokowi, sedikitnya secara moral, telah berdampak dua hal, pertama mendeligitimasi pemerintahan Jokowi, namun kedua, mendeligitimasi ketokohan Prabowo. Untuk yang terakhir ini, bahkan ulama2 tersebut tidak mengundang Prabowo, yang bisa diartikan kehilangan respek. Dampak lanjutnya adalah berkurangnya klaim Mega-Pro bahwa urusan polarisasi sudah terselesaikan.

*Penutup*

Mati listrik dan ijtima ulama telah menjelaskan dua cerita pada bangsa kita. Pertama, sistem kelistrikan kita tidak kebal terhadap kayu sengon apalagi terorisme. Jakarta, sebagai ibukota dan megacity, harus mempunyai pembangkit dan distribusi independen. Power plant Muara Karang, misalnya, harus segera diselamatkan dari hal reklamasi. Kedua, para ulama telah menunjukkan konsistensinya berjuang di luar kekuasaan Jokowi. Dengan besarnya kemungkinan kelompok oposisi akibat koalisi Mega-Pro, konstalasi ulama dalam politik ke depan akan sangat menarik.

Semoga kedua hal diatas dapat kita fahami diluar persaingan isu (terkait listrik mati ) saat ini antara terorisme dan kayu sengon.

Diduga Mengalami Korsleting, Mobil Avanza Mengangkut 3 Drum BBM Hangus Terbakar

Jombang,Maspolin.id – Sebuah mobil Toyota Avanza meledak dan terbakar di Dusun Tambakberas gang 1, Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (6/8/2019) siang, sekitar pukul 12.45 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua orang menderita luka bakar dan harus dilarikan ke RSI Jombang.

Kedua korban yang mengalami luka diketahui bernama Suwarno (54), sopir Avanza asal Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang, dan penumpangnya yakni Arif Sudarwanto (31), warga Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Jombang.

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jombang, Gunadi mengatakan, Peristiwa itu terjadi saat mobil Toyota Avanza nopol W 1524 PY, yang dikemudikan Suwarno bermaksud akan pulang kerumahnya. Namun, saat melintas ditempat kejadian usai belanja BBM yang dimasukkan kedalam 3 drum berukuran kecil dan diletakkan di dalam mobil dari SPBU Sambong, tiba-tiba kendaraan yang dikemudikanya mogok.

“Diketahui mobil mogok karena ada korsleting pada kelistrikanya. Saat mencoba untuk diperbaiki, tiba-tiba muncul api yang kemudian membesar dan menyambar tangki BBM,” kata Gunadi.

Seketika api langsung membesar dan membakar mobil tersebut. warga sekitar yang melihat kejadian itu, membantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak berhasil. Melihat api semakin membesar, seorang anggota Polisi dari Polsek Tembelang segera melaporkan kejadian tersebut ke pos Pemadam Kebakaran (PMK) Jombang.

Mendapatkan laporan, petugas PMK langsung menuju ke lokasi mobil terbakar. Begitu tiba lokasi, kemudian petugas PMK dari BPBD Kabupaten Jombang, melakukan pemadaman dengan menggunakan 2 unit mobil pemadam, tidak berselang lama api baru bisa dijinakan.

“Kita menerjunkan satu unit Fire Pumper Truck dan satu unit Fire Supply truck, untuk memadamkan api yang membakar mobil. Selain membakar Avanza, insiden ini juga mengakibatkan Suwarno mengalami luka bakar 20 persen serta Arif 12 persen, dan akan di rujuk ke RSUD Jombang, usai mendapatkan perawatan di RSI Jombang,” pungkas Gunadi.

Jajang

Jelang Penutupan TMMD, Satgas TMMD dan Warga Pasang Tratag dan Umbul-umbul

Cilacap, Maspolin.id – Menjelang upacara penutupan TMMD Sengkuyung II tahun 2019, anggota Satgas TMMD menyiapkan tempat upacara dengan membersihkan lapangan, memasang tratag dan umbul-umbul di Lapangan Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Jateng, Selasa (6/8/2019).

Kegiatan tersebut dipimpin Pasipers Kodim 0703/Cilacap Kapten Inf Tasino dan Dan SST Satgas TMMD Kapten Inf Saidin, dihadiri Camat Patimuan Iskandar Zulkarnain, anggota Satgas TMMD, perangkat Desa Cimrutu serta warga masyarakat Desa Cimrutu.

Menurut Kapten Inf Tasino, pemasangan tratag harus diatur sedemikian rupa dan dipasang simetris dengan lapangan yang menjadi tempat upacara. Begitu juga dengan umbul-umbul diatur jaraknya agar bagus dan sesuai dengan formasi upacara.

“Untuk pemasangan banner upacara penutupan TMMD akan kita pasang sore hari, mengingat saat ini masih proses cetak,” terang Tasino.

Tasino menegaskan, untuk upacara penutupan TMMD yang akan digelar pada 8 Agustus 2019 harus maksimal, karena upacara ini akan dihadiri Dan Satgas TMMD dan unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap. “Selain itu, ini untuk memberikan kesan yang bagus terhadap warga bahwa melalui program TMMD di desa ini, diharapkan akan muncul program-program lain guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Cimrutu,” tutupnya. (Estanto)

Dua Personel Naik Pangkat, Kapolres: Hasil Kerja Keras dan Prestasi Kinerja

Cilacap, Maspolin.id – Dua personel Polres Cilacap, yakni Kapolsek Dayeuhluhur Iptu Ismiyadi dan Kanit Intelkam Polsek Adipala Aiptu Dimin mendapat kenaikan pangkat pengabdian Polri.

Iptu Ismiyadi dinaikkan pangkatnya menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP), dan Aiptu Dimin dinaikkan pangkatnya menjadi Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Pemberian penghargaan kenaikan pangkat tersebut dipimpin Kapolres Cilacap dalam upacara Corp Raport yang digelar di halaman Mapolres Cilacap, Jateng, Senin (5/8/2019).

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian Polri ini merupakan suatu prestasi dan penghargaan yang diberikan institusi Polri kepada personel Polri yang akan menjelang purna tugas.

“Namun untuk mendapatkannya harus melalui proses dan mekanisme penilaian kinerja yang baik, mempunyai dedikasi tinggi, tidak cacat atau tidak pernah melakukan pelanggaran baik disiplin, kode etik maupun pidana, dan memiliki tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya,” ucapnya.

Kapolres menambahkan, untuk mendapatkannya tidak mudah dan tidak semua personel dapat meraihnya. “Personel yang saat ini mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi adalah merupakan suatu hasil kerja keras dan prestasi kinerja,” tandas Djoko.

Selanjutnya Kapolres mengucapkan selamat kepada AKP Ismiyadi dan Ipda Dimin atas kenaikan pangkat yang diraih, dan berharap dengan mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian ini akan menambah kesuksesan dan keberkahan bagi keluarga.

“Kenaikan pangkat pengabdian ini tentu bisa menjadi motivasi dan suri tauladan bagi anggota Polri yang lain terutama anggota yang masih cukup panjang dalam berdinas di Kepolisian, dan hendaknya melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” ungkap Kapolres. (Estanto)

Melalui Dinas Perhubungan, Pemko Medan Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2019

Medan, Maspolin.id—Sebanyak 50 orang pelajar mengikuti Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat SMA/SMK Sederajat Kota Medan 2019 di Deli Room Medan Club Jalan Kartini, Medan, Selasa (6/8). Kegiatan ini digelar sebagai upaya membangun dan mewujudkan budaya keamanan serta keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Medan.

Selama tiga hari, mulai 6-8 Agustus, para pelajar selanjutnya akan mengikuti rangkaian kegiatan serta pelatihan maupun pembelajaran dengan sejumlah materi, diantaranya bidang keselamatan jalan, asuransi, psikologis pengemudi dan pemberian motivasi oleh motivator nasional.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis yang membuka acara berharap, seluruh siswa dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan sebaik-baiknya. “Yakinlah tidak ada ilmu yang tidak bermanfaat. Harapan kami pengetahuan yang diperoleh seluruh peserta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Iswar.

Kemudian Iswar memaparkan, Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan kegiatan rutin yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, guna mendukung program pemerintah sesuai UU No.22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Dikatakan Iswar, melalui UU No.22/2009, pemerintah diwajibkan untuk meningkatkan keselamatan angkutan jalan, terutama bagi pelajar dan siswa. Atas dasar itulah bilangnya, Pemko Medan menggelar kegiatan tersebut. “Ini merupakan tahun kedua kita lakukan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, jelas Iswar, Pemko Medan ingin meningkatkan kesadaran para para pengguna jalan, terkhusus para pelajar. Dengan demikian para pelajar akan mengetahui betapa pentingnya keselamatan dalam berlalu-lintas. “Kita harapkan usai mengikuti kegiatan ini, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas di lingkungans ekolah maupun tempat tinggalnya,” harapnya.

Saat ini papar Iswar, tercatat 50 pelajar yang mengikuti Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat SMA/SMK Sederajat Kota Medan 2019. Selanjutnya akan dipilih siapa pelajar yang akan menyandang predikat sebagai peserta terbaik.

Selanjutnya peserta terbaik itu imbuh Iswar, akan mewakili Kota Medan untuk mengikuti Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Provinsi Sumut. “Kita harapkan mereka keluar sebagai pemenangan dan akan mengikuti pemilihan untuk tingkat nasional di Jakarta,” terangnya.

Sedangkan Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini yang turut menghadiri acara menjelaskan, keselamatan berlalulintas sangat penting. Sebab, lalu lintas menunjukkan budaya suatu bangsa. Dia berharap yang penting dalam kegiatan ini bukan karena hadiahnya melainkan pemahaman akan pentingnya keselamatan berlalu –lintas di jalan raya.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya berharap agar adik-adik pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. Sebab, angka kematian tertinggi dalam ke celakaan tertinggi adalah usia produktif mulai usia 15-21 tahun,” papar Kasatlantas.

HM/Novian Harhara

Ma’ruf Berharap Umat Islam Teladani Jejak Mbah Maimun

Makkah,Maspolin.id – Calon wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Mustasyar PBNU, Maimun Zubair alias Mbah Moen saat tengah menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Menurutnya, Mbah Moen merupakan ulama besar yang kharismatik dan dicintai oleh umat Islam.

“Kami merasa prihatin dengan wafatnya Almagfurlah Simbah Kiai Haji Maimun Zubair,” ujar Ma’ruf dalam keterangan melalui sebuah video, Selasa (6/8).

Ma’ruf menuturkan wafatnya Mbah Moen merupakan sebuah kehilangan bagi umat Islam. Sebab, ia berkata selama hidup Mbah Moen selalu memberikan arahan, taujihat, irsyadat, hingga pedoman bagi kehidupan umat dalam rangka bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Lebih lanjut, Ma’ruf berharap arwah Mbah Moen diterima dan ditempatkan di sisi Allah SWT. Ia juga berharap segala kesalahan Mbah Moen selama hidup diampuni oleh Allah SWT.

“Dan mudah-mudahan kiprah beliau selama ini, selama hidup beliau akan terus memberikan pencerahan bagi kehidupan umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Adapun untuk keluarga Mbah Moen, ia berharap diberi kesabaran dan keikhlasan. Ia juga menyampaikan umat Islam mengiring doa untuk kepergian Mbah Moen.

“Selamat tinggal, selamat jalan, mudah-mudahan kami yang ditinggalkan akan mengikuti jejak beliau menjadi seorang Muslim yang berguna, yang saleh, yang memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujar Ma’ruf.

KH Maimun wafat pada Selasa pagi di Makkah. Rencananya jenazah akan di makamkan di tanah suci umat Islam tersebut.

Sepanjang hidupnya, Mbah Moen dikenal sebagai seorang alim, ahli fikih, sekaligus penggerak baik di lingkungan organisasi keagamaan maupun di kehidupan politik.

Mbah Moen pernah berpesan bahwa dakwah selayaknya dilakukan secara damai, tak perlu keras dan galak. Menurutnya, kondisi hari ini berbeda dengan zaman perang di era sebelum kemerdekaan.

Mbah Moen lahir di Rembang pada 28 oktober 1928. Dia merupakan pimpinan pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang. Mbah Moen merupakan putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Ayahnya merupakan murid dari Syaikh Saíd al-Yamani serta Syaikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Admin/TO

Komandan Lanal Batuporon Bersama Forpimda Bangkalan Ikuti Lomba Nasi Goreng Meriahkan HUT Kemerdekaan RI

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Batuporon, Lantamal V, Koarmada II, Letkol Laut (P) Teguh Wibowo M. Tr. Hanla, bersama Forum Konunikasi Pimpinan Daerah ( Forkompinda) Bangkalan mengikuti Lomba memasak Nasi Goreng memeriahkan HUT Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Bupati Bangkalan Jln. Soekarno Hatta No 35 Bangkalan, Selasa, (6/8).

Adu kebolehan memasak nasi goreng ini diikuti Kasdim 0829/Bangkalan Mayor Inf Mahmudi, Kapolres Bangkalan AKBP diwakili Kasat Intel Iptu Ahmad Junaidi, Kajari Bangkalan Badrut Tamam, S.H. dan pejabat lainnya saling unjuk kebolehan memasak nasi goreng dengan beragam rasa, dan aroma.

Lomba masak nasi goreng beragam rasa tersebut digelar Bupati Bangkalan dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 74 tahun 2019. Pesertanya, pejabat Forkopimda di kabupaten Bangkalan.

Saat aba-aba dimulai, para peserta dengan lincah menggoyangkan tangan. Beragam bumbu, seperti merica, cabai, bawang, minyak goreng, tomat yang telah disiapkan panitia, diracik menjadi bumbu masak nasi goreng andalma masing masing.

Kegiatan itu berlangsung seru. Sebab, para istri peserta, termasuk Danlanal Batuporon, mendampingi memasak. Agar lomba itu berlangsung adil, peserta tidak diizinkan membawa telepon genggam karena dikhawatirkan bisa membaca resep lewat ponsel.

Para peserta memasak berusaha menunjukkan kepiawaian memasaknya. Entah karena biasan membantu para istri di rumah atau sekadar belajar masak untuk ikut lomba. Hal itu terlihat saat sejumlah peserta yang gemetaran saat mengupas bawang dan bumbu lainnya, fan ini menjadi pemnadangan menarik bagi penonton untuk terus memberikan semangat.

Setiap peserta hanya diberi kesempatan berkreasi selama 20 menit oleh panitia untuk menghidangkan nasi goreng racikan mereka. Nasi gorengnya pun diberi nama unik, mulai dari nasi goreng kapal perang, nasi goreng bebas bersarat, sampai nasi goreng bahagia.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menuturkan, diadakanya lomba memasak nasi goreng bagi babap-bapak bukan hanya sekedar untuk hura-hura dalam memperingati Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019.

Namun kegiatan tersebut diharapkan mampu memupuk kebersamaan antar para pejabat. Juga kebersamaan dalam keluarga karena dapat merasakan betapa susahnya pekerjaan memasak yang biasa dilakukan kaum ibu.Setelah memasak nasi goring juga memiliki filosofi penting.

“Membuat nasi goreng diperlukan ketelitian, komponen bahan-bahan dan ukurannya juga harus tepat. Dimana dalam kegiatan memasak harus meramu berbagai macam bumbu sehingga dapat membuat masakan yang enak,” pungkas Danlanal.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Komandan Lantamal V Hadiri Upacara Pelantikan 348 Perwira Lulusan Diktukpa TNI AL

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal V), Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, S.H.,CHRMP. menghadiri ppacara pelantikan 348 perwira TNI AL lukusan Pendisikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan XLVIII T.A 2018 yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal) Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito di Lapangan Laut Maluku Kodiklatal, Selasa (6/8).

Dari 348 perwira muda tersebut, 333 orang dinataranaya perwira pria dan 15 orang lainnya adalah wanita (Kowal). Dari jumlah tetaebut terdiri dari Korps Pelaut 85 orang, Korps Marinir 86 orang, Korps Teknik 60 orang, Korps Elektro 26 orang, Korps Kesehatan 13 orang, Korps Suplai 53 orang, Korps Khusus 13 orang dan Korps Pomal 12 orang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny. Chici Wispo Lukito, Aspam Kasal dan Ibu, Asops Kasal dan Ibu, Aspers Kasal dan Ibu, Aslog Kasal dan Ibu, Aspotmar Kasal dan Ibu, Dankodiklatal dan Ibu, Pangkoarmada II dan Ibu, Gubernur AAL dan Ibu, Wagub Jatim , Danpuspenerbal dan Ibu, Kasdam V/BRW, Kadispenal, Kadiskumal, Kadisminpersal, Kadisdikal, Kadiskesal, Kadiskual, Danpuspomal dan Kasetumal.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNi Siwi Sukma Adji, S.E.,M.M. dalam amanatnya yang dibacakan Wakasal mengucapkan selamat kepada 348 perwira remaja TNI AL angkatan ke-48 yang telah selesai melaksanakan pendidikan Diktukpa dan dilantik menjadi seorang Perwira TNI AL.

Perubahan status ini lanjut Kasal, harus disyukuri dan diimplementasikan dalam setiap sikap dan perbuatan di medan penugasan kedepan.

Visi pemerintah Indonesia dalam 5 tahun kedepan adalah peningkatan sumber daya manusia, visi yang menjadi visi nasional ini juga menjadi visi TNI AL kedepan, kesiapan sumber daya manusia yang akan mengawaki dan menjalankan organisasi TNI AL diharapkan mampu mencapai tingkatan yang diperlukan oleh organisasi.

“Kepada para Perwira lulusan Diktukpa 48, kalian harus mampu menjadi personil yang memiliki kompetensi, integritas, dedikasi dan loyalitas serta kepemimpinan berkarakter maritim yang kuat untuk melanjutkan roda organisasi,” pinta KASAL.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Body Mobil Rongsokan Terlepas Saat Diderek, Kendaraan Penderek Langsung Kabur dari Lokasi

Kampar, Riau,Maspolin.id – Sebuah mobil rongsokan yang tengah diderek melewati Jalan Lintas Pekanbaru – Bangkinang terlepas hingga tertabrak oleh mobil Dump Truk yang berada dibelakangnya, naasnya kendaraan jenis truk yang menarik mobil rongsokan ini langsung kabur meninggalkan mobil rongsokan yang didereknya itu.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi (6/8/19) sekira pukul 05.10 Wib di KM 29 Jalan Lintas Pekanbaru – Bangkinang, wilayah Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya Bumper depan Dump Truk yang dikemudikan Muis (38) warga Danau Bingkuang ini mengalami kerusakan ringan, sementara mobil rongsokan yang terlepas itu telah diamankan petugas ke Polsek Tambang.

Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, dijelaskan Kapolsek Tambang ini bahwa beberapa saat setelah kejadian dirinya langsung perintahkan angggotanya mendatangi TKP.

Petugas kemudian menyingkirkan body mobil rongsokan yang tidak memiliki mesin ini kepinggir jalan untuk melancarkan arus lalulintas, selanjutnya body mobil yang ditinggal ini diamankan ke Polsek Tambang.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek Tambang bahwa pihaknya masih menyelidiki pemilik dan penderek body mobil yang tidak bertanggungjawab ini.

Penulis : Canggih/rls

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Kekayaan Negara Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu...

JAKARTA - Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.