Honda Beat Muatan Ban Dalam Bekas, Ludes Terbakar Di Jombang

Jombang,Maspolin.id – Diduga mengalami korsleting pada bagian kabel kendaraannya, sebuah sepeda motor muatan ban dalam bekas tiba-tiba terbakar di jalur nasional Surabaya – Madiun, tepatnya di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam insiden tersebut, pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Susilo (47) warga Desa Mlandangan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, selamat dan tidak mengalami luka. Namun motor Honda Beat nopol AG 4737 CQ yang dikendarainya, hangus terbakar bersama muatannya.

Menurut Susilo pengendara motor, peristiwa terbakarnya motor beserta muatan yang dibawanya, berawal saat dirinya memacu kendaraannya yang berjalan dari arah timur melaju kearah barat. Namun, begitu mendekati lokasi kejadian muncul percikan api disertai kepulan asap dari arah bawah bagian mesin kendaraannya.

“Tadi pas mengendarai motor, ada pengendara lain yang memberi tahu sambil menujuk ke arah mesin bahwa ada percikan api, lantas saya menepikan sepeda motor,” kata Susilo.

Setelah menepikan sepeda motornya dan mengetahui ada percikan api dari bagian mesin, spontan Susilo langsung meloncat dan menjauhi kendaraannya, karena api langsung membesar dan membakar sepeda motor serta muatannya.

“Api langsung membesar dan membakar motor serta ban dalam bekas yang saya bawa. Saya selamat tidak mengalami luka,”terang Susilo.

Sementara, Kaur Bin OPS Satlantas Polres Jombang, Iptu Totok menambahkan, lokasi terbakarnya sepeda motor Honda Beat, di jalan raya sebelah barat Pos Lalu Lintas Keplaksari, beruntung pengendara motor selamat dan tidak mengalami luka.

“Korban selamat dan tidak mengalami luka. Sementara, kebakaran diduga akibat adanya korsleting listrik pada kelistrikan sepeda motor milik korban,” pungkas Iptu Totok.

Jajang

Nenek Opet Lumpuh 30 Tahun, Serma Jefrimmanedi Sisihkan Gaji Beli Kursi Roda

JAKARTA,Maspolin.id – Melihat kondisi Opet (57), penderita lumpuh selama 30 tahun yang tidak dapat berjalan, akhirnya Serma Jafrimannedi tergerak membantunya, dengan memberikan kursi roda, yang ia sisihkan dari sebagian pendapatan gajinya.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0311/Pesisir Selatan (Pessel), Letkol Kav Edwin Dwiguspana, M.Tr (Han) dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Pesisir Selatan. Sabtu (13/7/2019).

Diterangkan Edwin, Serma Jafrimannedi yang saat ini menjabat sebagai Batiops Kodim 0311/Pessel, memang patut diteladani prajurit lainnya, khususnya para anggota Kodim.

‘’Dirinya ikhlas membantu, meskipun harus menyisihkan sebagian gajinya. Bukan hanya itu, Jafrimannedi kerap membantu warga sekitar yang butuh bantuan,’’ ucap Dandim.

Sementara itu, saat dihubungi lewat telephone selulernya, Jafrimannedi mengatakan, awalnya ia mendengar informasi dari temannya, saat dirinya melayat ke Kampung Limau Manis Nagari Koto Nan Tigo.

‘’Mendengar informasi tersebut, saya langsung mendatangi rumahnya dan melihat kondisi kakinya yang lemah, tidak berdaya,” ujarnya.

“Lidia Gusni (29), keponakannya, menceritakan bahwa bibinya menderita lumpuh hampir 30 tahun lebih, dan saat ini tidak dapat beraktifitas apapun,” terangnya.

Setelah mendengar ceritanya, dirinya merasa prihatin dan bernazar, kalau diberikan rejeki lebih, ia akan membantu meringankan penderitaan Opet.

“Alhamdulillah, saat menerima gaji ke 13, saya langsung memesan kursi roda di Kota Padang,” ungkapnya.

“Selesai Jum’atan, saya bersama Hamzah datang lagi kerumah ibu opet dengan membawakan kursi roda,” tambahnya.

Dirinya berkeyakinan, selama masih bisa berbuat, maka sekecil apapun bisa dilakukan kepada hal yang positif.

“Saya berharap dengan kursi roda ini, dapat memudahkan nenek Opet untuk beraktivitas, dan semoga beliau cepat sembuh,” pungkasnya.

Terpisah, penerima bantuan, nenek Opet mengucapkan terima kasih kepada Jafrimannedi yang telah membantu kursi roda.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga bantuan ini menjadikan pahala untuk Jafrimannedi,” ungkap Opet, dengan raut wajah gembira.

Menurutnya, dirinya tidak pernah bermimpi memiliki kursi roda. Jangankan membeli kursi roda, beli makan sehari-hari saja sangat sulit. Kursi roda ini tentu sangat membantu dalam beraktivitas sehari hari.

“Biasanya kalau mau berjalan harus dibopong sama keponakan. Jadi, kursi roda ini sangat membantu,” tandasnya. (Dispenad).

Tak Kenal Libur, Satgas TMMD dan Warga Kebut Sasaran Fisik

Cilacap, Maspolin.id – Sudah menjadi sesuatu yang lazim di arena TMMD, para prajurit tak mengenal hari libur. Begitu pula yang terjadi di TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0703/Cilacap di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Jateng, Minggu (14/7/2019).

Meski hari libur, para personel Satgas TMMD berbaur dengan warga desa untuk terus bekerja di sejumlah sasaran fisik yang telah diprogramkan. Baik pembangunan talud maupun rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

Hal itu guna mengejar target penyelesaian proyek sasaran fisik program TMMD.

Talud jalan sepanjang 1.531 meter dalam pembangunannya tentu memakan waktu dan tenaga, juga 20 unit RTLH yang ada di desa ini harus rampung sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Selain fokus di pembuatan talud, prajurit TNI dan masyarakat juga ada yang melakukan rehab RTLH,” kata teknisi TMMD dari Kodim 0703/Cilacap, Sertu Basuki. Dia terlibat aktif dalam setiap pembangunan sasaran fisik TMMD.

“Dengan tidak mengenal hari libur seperti ini, diharapkan semua sasaran fisik yang sudah dijadwalkan dan ditargetkan bisa rampung semua,” ucapnya mantap.

Dia berharap agar peran serta warga tidak hanya muncul di awal, namun semangat ini harus terus ditunjukkan pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II hingga tuntas pada 8 Agustus 2019 mendatang.

“Apabila semangat warga seperti ini, saya yakin semua sasaran TMMD pasti akan tercapai dengan hasil yang maksimal,” tandasnya. (Estanto)

Satreskoba Polres Binjai Berhasil Bekuk Dua Pengedar Sabu

BINJAI,Maspolin.id – Polres Binjai berhasil menangkap dua orang pelaku Pengedar Sabu-sabu, Juma’at (13/7/2019).

Kasat Res Narkoba AKP Aries Fianto, Sitepu. Sos melalui Kasubbag Humas Polres Binjai IPTU Siswanto Ginting ketika di konfirmasi,Juma’at (13/7/2019)sore membenarkan penangkapan tersebut.

“Petugas Sat Res Narkoba telah mengamankan dua orang pelaku berinisial “S” alias Memet warga Jalan kwini lingkungan 5 kecamatan limau sundai dan “MF” alias Padel warga jalan kwini lingkungan 5 kelurahan limau sundai kecamatan Binjai Barat pada saat akan mengedarkan Sabu-sabu, ujar Kasubbag Humas.

Di terangkan Kasubbag Humas IPTU Siswanto Ginting, “penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering terjadi transaksi narkotika.

“Petugas Sat Res Narkoba langsung menuju TKP dan mengamankan “S”alias Memet beserta barang bukti 4 paket yang diduga Sabu-sabu.

Pelaku “S”alias Memet sempat membuang barang haram tersebut, imbuh IPTU Siswanto Ginting.

Selanjutnya, ditempat yang sama petugas juga menangkap tersangka “MF” alias Padel yang sedang duduk di dekat pohon pisang tidak jauh dari TKP.

“MS”alias Padel ditangkap oleh petugas pada saat duduk di dekat pohon pisang yang tidak jauh dari TKP dan dari tangan pelaku “MS”alias Padel petugas juga mengamankan 1paket di duga Sabu-sabu di dalam bungkus rokok,plastik klip kosong dan skop plastik, imbuh Kasubbag Humas Polres Binjai.

Dikatakan Kasubbag Humas IPTU Siswanto Ginting,selain menangkap kedua pelaku,petugas juga mengamankan alat bukti berupa empat paket Sabu-sabu seberat 0,58 gram dan uang hasil penjualan senilai Rp. 160 000,dan juga mengamankan satu paket plastik di duga Sabu-sabu 1 gram, satu buah kotak merk Philipmoris tempat menyimpan Sabu-sabu, satu skop sabu, dua bungkus besar yang berisi plastik klip kosong dan uang hasil penjualan senilai Rp 140.000.

“Untuk kedua tersangka pengedar Sabu-sabu beserta barang bukti kita bawa ke Polres untuk proses selanjutnya, ujar IPTU Siswanto Ginting. 

RJ

Pembina Yayasan Muamalah Syariah Indonesia Bahas Sistem Ekonomi Islam di Madani Islamic Forum

MAKASSAR,Maspolin.id – Madani Institute (Center for Islamic Studies) mengadakan Madani Islamic Forum (MIF) dengan pembahasan Perbandingan Sistem Ekonomi Islam dan Barat, bertempat di Aula Lantai 3 Rabbani Boleuvard Makassar, Sabtu (14/7/19).

Kegiatan ini menghadirkan pembicara Dr. Khaerul Akbar, M.E.I. yang merupakan alumni Program Doktor Ekonomi Islam UIN Alauddin Makassar, dengan mengupas tema tentang perbandingan konsep antara ekonomi Islam dan barat.

Terdapat prinsip-prinsip dalam sistem ekonomi Islam, salah satunya di dasarkan pada nilai-nilai Islam itu sendiri.

“Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang di dasarkan pada nilai-nilai Islam. Prinsip dasarnya adalah prinsip tauhid yaitu segala sesuatu diciptakan oleh Allah dengan tujuan,” ucapnya.

Prinsip yang lain dalam sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi barat memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

“Kapitalisme itu harta dikuasai penuh oleh manusia. Sosialisme itu dikuasai oleh negara, sedangkan Islam segala harta apapun bentuknya adalah pemberian Allah yang penggunaannya diatur menurut aturan-aturan Allah,” imbuhnya.

Di akhir materinya, pembina Yayasan Muamalah Syariah Indonesia ini, memaparkan manfaat yang didapatkan dalam menerapkan sistem ekonomi Islam

“Manfaat penerapan sistem ekonomi Islam.

  1. Nilai-nilai ekonomi Islam sangat kuat dan pelakunya tidak akan melakukan kecurangan karena sadar akan dipertanggungjawabkan,
  2. Memperhatikan kepemilikan individu dengan batasan-batasan yang ditentukan oleh agama.
  3. Negara merupakan institusi penting dalam perekonomian sebagai kontroling.
  4. Memiliki sistem yang baik dalam memenuhi pemerataan melalui zakat, infak, dan sedekah.
  5. Setiap individu dalam sistem ekonomi Islam akan termotivasi untuk bekerja keras,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Ikram
(Tim Media Yayasan Muamalah Syariah Indonesia)

Semarakkan HUT Ke-9 Solo CFD, Dandim 0735/Surakarta Ikuti Senam Bersama

Surakarta,Maspolin.id – Ribuan masyarakat kompak dan bersemangat dalam mengikuti gerakan “Senam Pagi Indonesia” dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Solo Car Free Day di Bundaran Gladag hingga APILL Aston sepanjang 3,5 kilometer, Minggu (14/7/2019).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo bersama Wawali Achmad Purnomo, Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf. Ali Akhwan, dan Kapolresta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo berada di spot panggung utama Ngarsopuro juga turut mengikuti gerakan demi gerakan senam bergabung bersama peserta lainnya yang dipandu oleh instruktur senam.

Ada empat jenis senam yang diperagakan dalam perhelatan itu, yakni senam kesegaran jasmani (SKJ) jadoel, gemu famire, poco-poco, dan senam Indonesia Pusaka untuk pendinginan.

Peserta yang turut serta mulai dari pelajar, kelurahan, ASN, TNI/Polri OPD aktif dan pensiunan, komunitas senam, perbankan, VIP Sponsor, panitia, hingga wartawan, setiap segmen instruktur peserta ada sebanyak 200 orang dengan panjang barisan 75 meter.

Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo menyampaikan, kegiatan “Senam Pagi Indonesia” ini merupakan implementasi slogan yang kerap didengungkan Wali Kota, yakni Waras Wargane.

Kedepan Rudy juga ingin senam di masyarakatkan.

“Saya berharap melalui senam massal ini masyarakat Kota Solo tetap sehat berpikir, sehat berbicara dan sehat bertindak. Jumlahnya yang terdaftar 9.000 dan banyak juga masyarakat yang ikut secara spontan. Ke depan instansi-instansi bisa rutin setiap hari Jumat menggelar senam. Di HUT ke-9 semoga CFD semakin bermanfaat bagi masyarakat,” Tuturnya.

Sementara itu, Koordinator instruktur senam M Yanto mengatakan, SKJ jadoel tersebut merupakan pilihan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang ingin mempopulerkan kembali senam tersebut. Sebelum pelaksanaan, pihaknya bersama seluruh instruktur telah menggelar latihan bersama 6 kali dan pre-event di CFD sebanyak 2 kali.

“Gerakannya semua jenis senam, kita bikin mudah dan simpel agar masyarakat mudah menirukannya dan selaras,” Pungkas Yanto.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

25.000 Nasi Buwuhan Siap Disantap Gratis, Chef Juna Jadi Juri Lomba memasak

Bojonegoro,Maspolin.id – Acara pemecahan rekor muri nasi buwuhan yang akan dilaksanakan siang ini di sebelah jembatan Sosrodilogo desa Trucuk sudah terasa, pagi ini ratusan warga sudah berdatangan untuk melihat persiapan panitia dalam mempersiapkan acara tersebut minggu, 14-07-2019.

Tampak dilapangan ribuan nasi yang akan dibagikan secara gratis sdh disiapkan olah panitia, pada pagi ini Chefe Juna pun didaulatenjadi juri dan sudah hadir diantara para pengunjung dan peserta lomba,karena ditempat yang sama ini juga diadakan lomba masak nasi buwuhan yang diikuti oleh peserta dari beberpa kecamatan di Bojonegoro.

Sementara itu Kadinbudpar Bojonegoro Amir Sahid saat ditemui dalam kesibukanya dilapangan mengatakan dengan hadirnya chef Juna dalam juri kali ini akan menambah nilai kuwalitas para peserta dalam memasak nasi Buwuhan” Hadirnya chef juna tentu akan menambah kwalitas para peserta dalam memasak ,mereka akan lebih berpacu supaya masakanya lebih terasa enak”jelas Amir Sahid.

Terikan histeris kaum hawa ini menyambut kedatangan chefe yang kerab mengisi acara di beberapa televisi, kebanyaditelevisi meminta foto selfi bersama. seperti salah satu ibu ini,walaupun berasal dari tuban ibi ini rela datang kebojonegoro hanya u tuk melihat dari dekat chefe kesayanganya ” jauh jauh dari tuban saya hanya ingin lihat chef juna dari dekat mas,ternyata ganteng kayak ditelevisi ”jelas ibu Titis sembari tertawa.

Ditengah tengah acara penjurian tampak hadir rombongan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah,Sekda dan Kahumas pemkab Masirin.

Kus SWB

Wabup Bojonegoro Hadiri Closing Ceremony PORPROV Jatim 2019

Bojonegoro,Maspolin.id – Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto menghadiri Closing Ceremony PORPROV VI 2019 Jawa Timur yang diselenggarakan di Tuban Sport Center pada (13/7).

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Bupati dan Wali Kota se Jawa Timur.Rangkaian kegiatan sebagai penutup Porprov yang telah dilaksanakan 6-13 Juli 2019 serta diikuti atlit sebanyak 7818 atlit.

Ketua KONI Jawa Timur Erlangga Satriagung menyampaikan bahwa Porprov ke-6 Jawa Timur ini merupakan Porprov terbesar di Indonesia yang pernah terlaksana. Karena Porprov ini diikuti atlit sebanyak 7818 Atlit dan 40 Cabor. Porprov ini merupakan Porprov yang mengikutkan Atlit diluar Puslatda, Atlit PON, Pelatnas, karena Porprov diikuti oleh kalangan milenial, dimana atlit yang mengikuti Porprov ini rentang usia 16-20 tahun.

“Ini merupakan tanda kebangkitan milenial dibidang olahraga. Sehingga hal ini bisa untuk melahirkan bibit unggul baru di bidang olahraga” Terangnya.

Bupati Tuban H. Fatul Huda menyampaikan selamat datang di kabupaten Tuban. Kami sangat beruntung Tuban ditunjuk sebagai tuan rumah dan juga sebagai ajang Penutupan Porprov Jawa Timur. Porprov kali ini berjalan sukses berkat dukungan dari semua pihak.

“Sebagai tuan rumah sangat membanggangkan karena bisa menyelnggarakan event sebesar ini dengan lancar, serta dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar” ungkapnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada setiap tuan rumah yangvtelah berhasil memyelenggarakan Porprov ke-6 dengan baik, sehingga Porprov kali ini berjalan sangat luar biasa.

“Selamat kepada daerah yang telah sukses dalam Porprov kali ini, dan bagi daerah yang suksesnya masih tertunda jangan pernah putus asa. Karena jalan kedepan masih panjang” pesan Gubernur.

“Jadikan kemenangan sebagai dorongan untuk lebih baik lagi, dan jadikan kekalahan sebagai cabuk dan motivasi” Ucap Khofifah.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi memyampaikan bahwa Porprov kali ini merupakan Porprov yang istimewa karena baru kali ini menpora hadir dipenutupan Porprov. Porprov kali ini merupakan kawah candrasimuka bagi atlit-atlit untuk lebih maju kedepan, karena ada kejuaraan besar yang menanti.

“Bagi atlit yang meraih juara harus segera turun dari podium untuk kembali berlatih dan merebut kembali juara, selain itu ada kompetisi besar yang harus ditaklukan” ajak Imam Nahrawi.

Banyak even besar yang akan dilangsukan kedepan baik nasional maupun internasional. Bermimpilah setinggi langit karena dengan bermimpi kita bisa memiliki motivasi. Mimpi tidak bisa diwujudkan dengan hanya berdiam diri namun dengan bergerak dan bersungguh-sungguh dalam menggapainya. Semoga kedepan atlit Porprov ini bisa mengharumkan jawa Timur dikancah nasional maupun Internasional” Pungkasnya.

Ags/Hum

Asprov PSSI DKI Jakarta Adakan Liga 3 untuk Mencetak Pemain Unggul Pada PON 2020

Jakarta,Maspolin.id – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta menggelar workshop kompetisi Liga 3 yang akan diikuti berbagai klub sepakbola yang ada di Jakarta.

Ketua Asprov PSSI DKI Jakarta, Uden Kusuma Wijaya, mengatakan bahwa ke depannya akan lebih fokus dalam mengadakan kompetisi.

“Asprov PSSI DKI Jakarta akan lebih gencar lagi mengadakan kompetisi usia dini. Kita sudah dua kali mengadakan Liga 3 ini,” kata Uden ketika membuka acara Workshop Liga 3 di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu(14/7/2019).

Senada dengan Uden, Wakil Ketua Asprov PSSI DKI Jakarta, Aldi Karmawan, menambahkan bahwa pelaksaan liga 3 ini ditujukan mencetak pemain unggul di Jakarta.

“Kami targetkan ada ratusan ribu anak usia dini di Jakarta yang mahir dalam bermain sepak bola,” ucap Aldi. 

“Dengan begitu, ke depannya DKI Jakarta dapat memenangi medali emas pada kejuaran PON 2020 di Papua nanti,” tuturnya lagi. 

Diketahui Kick Off akan dimulai pada Tanggal 4 Agustus 2019 dan silenggarakan di Yonzikon 13 dan 14 Jakarta Selatan.

6 Bulan DPO Tersangka NH (28), Berhasil Ditangkap Unit Reskrim Polsek Teluk Betung Selatan

Lampung,Maspolin.id – Kota Bandar Lampung. Unit Reskrim Polsek Teluk Betung Selatan Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap salah satu kawanan pelaku spesialis pencurian bongkar ruko.

Tersangka NH (28) warga Kampung Toblok Kelurahan Pesawahan Teluk Teluk Betung Selatan Bandar Lampung ditangkap oleh Unit Opsnal Reskrim Polsek Teluk Betung Selatan pada hari Sabtu tanggal 13 Juli 2019 di rumahnya di Kampung Toblok / Gudang Agen Kelurahan Pesawahan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.

“Pelaku NH (28) sudah lebih dari 6 bulan menghilang, kami dapati informasi yang bersangkutan kembali ke kampungnya, kita lakukan penyelidikan dan akhir kami berhasil menangkap pelaku di kediamannya,” jelas Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Yana, mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si.

Lanjut, Kompol Yana, mengatakan, kawanan ini berjumlah 4 orang, dimana 2 diantaranya sudah terlebih dahulu ditangkap dan telah menjalani hukuman, sedangkan satu tersangka YD masih buron (DPO).

Seperti diketahui bahwa kawanan pelaku ini berhasil mengambil sejumlah barang berupa kawat tembaga dan tembaga (spul) dinamo jenset di sebuah bengkel dinamo “Saudara Jaya” milik Nirwan pada bulan Desember 2018 dengan memanjat tembok belakang dan merusak plafon ruko.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

(Humas Polresta Balam)

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.