KAPOLRESTABES MEDAN HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Menghadiri upacara peringatan hari lahir Pancasila yang dilaksanakan Dilapangan Benteng jalan Pengadilan Medan, Sabtu 1 Juni 2019.

Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Sebagai Inspektur upacara Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Dihadiri
Oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadhilah,Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH
,MH,Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah,Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Ali triswanto,SE,MSi,Pangkosek
Hanudnas III Marsma TNI Djohn amarul,S.AB,Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman,SE, Kajatisu,Kabindasu,KA BNN
Sumut,Pju Kodam I/BB,Pju Polda Sumut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah,Walikota Medan Drs H T Zulmi Eldin,MSi,
Danlanud Soewondo Medan Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, Konsulat Negara,Ketua Lbmi
Sumut,Ketua Organisasi Kepemudaan,TokohMasyarakat
Tokoh Pemuda Dan Tokoh Agama.

Awal Kegiatan dimulai dengan Penghormatan umum Kepada Inspektur upacara,Laporan Komandan upacara, Pengibaran bendera merah putih diiringi dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, Mengheningkan Cipta,Pembacaan Teks Pancasila,
Pembacaan Pembukaan UUD 1945, Pembacaan Keputusan Presiden RI No 24 Th 2016 tentang Hari lahir Pancasila,
Pembacaan Naskah Pidato Presiden RI, Pembacaan Doa,Andhika Bhayangkari, Laporan Komandan upacara, Penghormatan umum Kepada Inspektur upacara, Penampilan tarian Multi Etnis Sumatera Utara

Tampak dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Meskipun diguyur hujan tetap dilaksanakan dengan Hikmad.

Upacara ini Bertemakan “Kita Indonesia,Kita Pancasila,Dalam Kebhinekaan Menuju Sumut yang Aman,Maju dan Bermartabat”

Pidato Presiden Republik Indonesia dalam upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila adalah Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dalam negara kesatuan republik Indonesia,sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan dan tanah air,persatuan pulau yang berada diantara dua samudra Pasifik dan Hindia serta diantara dua benua Asia dan Australia menemukan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan.Ada perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konteks wawasan nusantara di wilayah nusantara flora dan fauna yang beragam. pembelajaran secara natural merupakan karakteristik dan demikian pula secara antropologis dan sosiologis,keberagaman ras, etnis,agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa praaksara hingga sekarang ini dan bahagia dalam keberagaman Pancasila sebagai dasar negara ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang maha esa.

Pesan Bapak Presiden RI Ir Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 juni merupakan suatu keniscayaan pertama yaitu merefleksikan sejarah pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai bangsa Indonesia sebagai dasar negara kebangsaan yang beragam dapat bersatu dan menjadi sebagai bangsa besar untuk menghormati jasa pendiri bangsa merupakan komitmen terhadap ideologi negara Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional.

Merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai dinamis mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi arah perjuangan dan pembangunan bangsa kedepan sebagai energi positif bangsa. Pancasila memberikan harapan untuk masa depan bangsa Indonesia.keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun taman sari kebudayaannya yang memungkinkan semua makhluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat Indonesia untuk kita semua dan Pancasila adalah rumah kita semua untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati saling bekerja sama bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis budaya politik yang dapat menumbuhkan dan merawat harapan kita Indonesia,kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri optimis dan penerapan dalam menata masa depan bangsa yang maju adil dan makmur melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019 Pancasila dijadikan inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.kita semua harus terus-menerus secara konsisten Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan yang damai adil dan makmur.*

Novian Harhara

Segenap Pimpinan Dan Anggota Maspolin Pusat Turut Berduka

Innalillaahi wa Innailaihi roji’uun, telah berpulang kehadirat Allah SWT, Ibu Ani Yudhoyono, pada hari Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11.25 waktu singapura di RS Singapura, Allahumaghfirlahaa warhamha wa’afihaa wa’fu’anha semoga almarhumah Husnul khotimah..

Segala Kekurangan dan kesalahan Diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan di tempatkan di sisi Allah SWT ditempat yang mulia serta keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.. Aamiin ya Robbal’alamiin…

Operasi Ketupat Candi 2019, Forkopimda Cek Bareng Pos Pam Lebaran

Cilacap, Maspolin.id – Momen jelang Lebaran 2019 menjadi momen bersejarah dan wujud nyata sinergitas Polri-TNI yang menyatu dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap. Mereka adalah Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, dan Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo.

Para pentolan Forkopimda ini kompak melakukan pengecekan di pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (1/6/2019).

Rombongan Forkopimda itu mengecek jalur arus mudik dan mengecek kesiapan pos pengamanan dengan menggunakan bus Pemkab Cilacap, yang diawali dari Pos Pengamanan Terminal Cilacap serta Pos Pengamanan wilayah timur Cilacap.

Tak hanya pos pengamanan wilayah timur saja, Forkopimda juga mengecek pos pengamanan wilayah barat Cilacap.

Beberapa pos yang dikunjungi diantaranya Pos Pam Terminal Cilacap, Pos Pam Slarang Kesugihan, Pos Pam Kroya, Pos Pam Maos, dan Pos Pam Pertigaan Sampang, Pos Pam Sidareja, Pos Pam Terminal Karangpucung, Pos Pam Gondorukem, Pos Pam Wanareja, dan Pos Pam Mergo yang berada di jalur arus mudik Lebaran.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, hari ini jajaran Forkopimda, yakni TNI, Polri bersama Pemkab secara bersama-sama mengecek pos pengamanan dan pos pelayanan yang dibangun secara terpadu untuk pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik.

“Kami TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan pihak terkait siap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto mengatakan, dalam pengamanan Lebaran kali ini Polres Cilacap telah menyiapkan beberapa Pos Pengamanan Lebaran dan satu Pos Pelayanan yang berada di Alun-alun Cilacap.

Dalam hal ini, TNI jajaran Kodim terlibat langsung membantu pihak Kepolisian dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 1440 H.

“Untuk pengamanan di tiap pos ini, Kodim melibatkan personel di tiap-tiap Koramil untuk membantu pihak Kepolisian bersama unsur lainnya baik dari pemerintah dan elemen masyarakat, seperti Senkom dan Pramuka,” ujar Dandim di Pos Pam Kroya.

Dia berharap, keterlibatan berbagai unsur dalam pengamanan ini nantinya berguna dalam membantu warga yang tengah mudik Lebaran.

Dandim memastikan, penjagaan akan dilakukan sampai kembalinya warga saat arus balik Lebaran mendatang.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan logistik dari Forkopimda kepada petugas pos pengamanan.

Para pimpinan lembaga di daerah ini berharap, situasi dan kondisi wilayah Kabupaten Cilacap selama arus mudik dan balik Lebaran, aman dan kondusif. (Estanto)

Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila ke 79 Tahun 2019 di Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung,Maspolin.id – Disela Operasi Ketupat Krakatau 2019, Polresta Bandar Lampung tetap melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Lahirnya Pancasila ke 79 Tahun 2019 di Lapangan Polresta Bandar Lampung, Sabtu (01/06/2019).

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.I.K.,M.Si. pada upacara bendera tersebut bertindak selaku inspektur dan upacara tersebut diikuti oleh Waka Polresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.I.K., M.H serta seluruh Pejabat Utama Polresta, para Kapolsek dan personil Polri maupun ASN Polresta Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, membacakan amanat dari PLT Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menekankan “Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia” serta berkat Pancasila yang berkeindahan dengan nilai-nilai iklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah dan berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhineka Tunggal Ika” seperti pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan Hari Kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan, pertama
untuk tidak memperdebatkan lagi tentang lahirnya Pancasila namun yang utama adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus, kedua kita bangun kebersamaan dan harapan untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.
Dan penutup kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan, kita Indonesia, Kita Pancasila.

(Humas Polresta Balam)

Danramil 04 Jebres Salurkan Dana Bansos Pangdam IV/Diponegoro Kepada PPAD & Warakawuri

Surakarta,Maspolin.id – Danramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Edi Susilo didampingi Ketua Ancab PEPABRI Wilayah Jebres Supomo melaksanakan Anjangsana kerumah anggota PPAD & Warakawuri Kota Surakarta khususnya wilayah Jebres (1/6/2019)

Dalam kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili oleh Kapten Inf Edi Susilo selaku Danramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta yang didampingi oleh Supomo selaku Ketua Ancab Pepabri Jebres memberikan bantuan sosial Kepada Anggota PPAD & Warakawuri diwilayah Jebres.

Anggota PPAD & Warakawuri yang menerima Bansos tersebut diantaranya Ny. Sulih alamat Jl.Tambora Tengah 5 No.10 Rt.03 Rw.23 Mojosongo Jebres, Ny.Suwardi alamat Pucangsawit Rt.01 Rw.01 Kel.Pucangsawit Jebres, dan Tukijan alamat Jl.Porong Gg. Melati Pucangsawit Rt.02 Rw. 03 Kel.Pucangsawit Jebres Kota Surakarta.

Kapten Inf Edi Susilo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari wujud nyata serta penghargaan Pangdam IV/Diponegoro terhadap para Sesepuh & pejuang yang telah mengabdikan dirinya untuk NKRI, karena dengan ijin Allah SWT serta perjuangan para Sesepuh tersebut lah kita sampai saat ini masih bisa merasakan Kemerdekaan di NKRI ini.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Kasdim 0735/Surakarta Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Surakarta,Maspolin.id – Bertempat di Stadion R Maladi Kel Sriwedari Kec Laweyan Kota Surakarta, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Alfian Yudha Praniawan bersama dengan segenap Unsur Forkopimda Kota Surakarta mengikuti rangkaian kegiatan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019, Sabtu(1/6).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, sementara Danramil 05/Pasarkliwon Kapten Cba Kurdi didaulat menjadi Komandan upacara yang bertemakan ” Kita Indonesia Kita Pancasila”,dan diikuti oleh sekitar 1000 orang

Sambutan Kepala BPIP (Badan Pembinaan Idiologi Pancasila Republik Indonesia) yang dibacakan oleh Walikota Surakarta selaku Inspektur Upacara Sebagaimana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai Negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “Tanah Air Indonesia”. Kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua Samudra, Pasifik dan Hindia, serta di antara dua Benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah-air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara. Di wilayah Nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keindonesiaan. Demikian pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang. Kita Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman.

Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hjngga kini berkat Pancasila. Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilaj inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Pertama kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa Nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa. Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno pernah disebut “JAS MERAH”. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride). Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh “panitia kecil” tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan IJUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan Iagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.

Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai “leitstars dinamist’, bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. Sebagai energi positif bangsa, Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa Indonesia. Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang dapat menumbuhkan dan merawat harapan, bukan politik yang menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa depan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila,

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

115 Siswa Diktukba Infanteri TNI AD Tahun 2018 (OV) Dikukuhkan

Cilacap, Maspolin.id – Sebanyak 115 siswa Diktukba Infanteri TNI AD tahun 2018 (OV) secara resmi dikukuhkan sebagai prajurit infanteri oleh Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amrin Ibrahim di Pantai Teluk Penyu, Area 70 Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (1/6/2019).

Upacara pengukuhan tersebut dihadiri para pejabat Rindam IV/ Diponegoro, seperti Dandodiklatpur Letkol Inf Agus Adi Darmawan, Dandodikjur Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Budi Nurohman, Dandik Bela Negara Rindam IV Letkol Inf Tentrem, Dan Secata Rindam IV Letkol Inf MI Muhtar, dan Dan Secaba Rindam IV Letkol Inf Aris Prasetyo.

Juga hadir Danramil 01/Cilacap Kapten Kav Nur Sohib Ansori, Pasi Ops Kodim Kapten Cba M Issa Saefudin, Dansubdenpom IV/I-1 Cilacap Kapten Cpm Tarjono, dari Lanal Kapten Laut Didik, Dankalan Kopassus Cilacap Kapten Inf Lukman, Kabagsumda Polres Cilacap Kompol Sukirwan, dan Kapolsek Cilacap Selatan AKP Bambang Ismanto.

Dalam amanat Danpusenif Kodiklatad yang dibacakan Danrindam IV/Diponegoro mengatakan, latihan Yudhawastu Pramukha dan Tradisi Pembaretan merupakan bagian yang sangat penting dan tak terpisahkan dari perjalanan hidup seorang prajurit infanteri, juga untuk memupuk jiwa korsa dan semangat kebersamaan di antara sesama korps infanteri, merupakan salah satu upaya menumbuhkan nilai-nilai kejuangan para prajurit dalam rangka mengimplementasikan segala kemampuan yang dimiliki untuk menjadi prajurit yang andal dan selalu berhasil dalam setiap penugasan.

Dengan telah disahkan penggunaan baret àaaaààa ini, para siswa dituntut untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan fisik, dengan didukung semangat juang, jiwa korsa, serta kebanggaan yang tinggi terhadap kecabangan infanteri sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara tercinta.

Pembaretan dan penyematan brivet kualifikasi Yudha Wastu Pramukha, merupakan suatu pengakuan dan penghargaan bagi para siswa.

Baret infanteri adalah lambang kehormatan bagi korps infanteri, suatu korps yang berpredikat sebagai penjuru dan pilar TNI-AD dengan slogan Yudha Wastu Pramukha, yang mengandung arti sebagai pelaksana pertempuran Terdepan, dan menjadi penentu kemenangan dalam pertempuran

Disamping itu, kegiatan ini mempunyai makna agar jiwa korsa dan semangat kebersamaan di antara sesama warga korps infanteri tetap terjaga serta sebagai wujud kebanggaan kepada generasi penerus. (Estanto)

Diduga Mengantuk, Pengendara Suzuki Karimun Asal Bekasi Menabrak Sugeng Rahayu Di Jombang

Jombang,Maspolin.id – Diduga sopir mengantuk saat mengemudi, mobil Suzuki Karimun menabrak bagian depan pengemudi bus Sugeng Rahayu di Jalan Raya Dusun/Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jum’at (31/5/2019) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil Suzuki Karimun nopol F 1621 LS, yang dikemudikan M Laili (30) warga Griya Satriya Bekasi Pesona E 5 No 25 Rt 04 Rw14, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun utara, Kabupaten bekasi, Jawa Barat, berjalan dari arah barat melaju ke timur.

“Nah, begitu sampai lokasi kejadian, mobil Suzuki Karimun yang sedang melaju dari arah barat ke timur itu, tiba-tiba oleng ke kanan,” kata Iptu Sulaiman.

Tanpa diduga, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang bus Sugeng Rahayu nopol W 7433 UY, yang di kemudikan Agung Martanto (38) warga Jenggalong Rt 04 Rw 015, Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, yang berjalan dari arah timur ke barat, sehingga mobil Suzuki Karimun menabrak bagian depan pengemudi bus Sugeng Rahayu, hingga ringsek bagian depan sebelah kanan Suzuki Karimun.

“Penyebab kecelakaan, di duga pengemudi Suzuki Karimun kurang hati hati saat mengemudi dan kurang kosentrasi akibat mengantuk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kedua sopir selamat dan tidak ada yang mengalami luka,” terang Iptu Sulaiman.

Peristiwa itu pun ditangani langsung anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang. Setelah dilakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke kantor Polisi.

“Kedua kendaraan sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

SANG KAKEK TIDAK PERNAH MENGELUH

Oleh: Briptu Bon Ali

Jogjakarta – Mbah Martono
Hatinya yang tetap istiqamah terpancar diwajahnya.
Menjalani hidup dengan penuh kesabaran. Saat muda dan menikah dulu berharap dan berdoa mempunyai anak dan ketika tua harapannya adalah anaklah yang merawatnya.
Cita cita dan doanya terkabul, anaknya telah menikah dan Mbah Martono telah menimang cucu.

Bahagia damai yang dirasa.
Kebahagiaan sedikit terpenggal karena sang istri dipanggil menghadap Tuhan.
Ujian Tuhan tak sampai disitu, tak lama kemudian anaknya dipanggil menghadap Tuhan belum usai duka Mbah Martono ujian datang lagi sang menantu menyusul suaminya. Mbah Martono kini menjalani hidup bersama sang cucu yang telah yatim piatu.

Mbah Martono tetap tegar tabah dan kuat menghadapi cobaan.
Tidak hanya sampai disitu, Mbah Martono kembali menerima cobaan lagi ke-dua kakinya tak bisa digerakkan, dan tak bisa lagi untuk melangkah, ke-dua tangannya yang digunakan untuk menopang tubuh agar bisa beraktivitas sambil mengasuh sang cucu.

Ketabahan sang kakek dalam menjalani kehidupan sangatlah luar biasa.

“Bersamaan dengan datangnya kesulitan pasti hadir kemudahan”

Tetap istiqamah ya Mbah!!!

Bumi damai untuk Indonesia

Tingkatkan Produktivitas Padi, Babinsa dan PPL Terus Dampingi Petani

Cilacap, Maspolin.id – Guna meningkatkan produktivitas padi di wilayahnya, Babinsa Koramil 13/Majenang terus mendampingi para petani. Seperti ketika melakukan panen padi ubinan di RT 06 RW 07 Dusun Bantareja, Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019).

Menurut Babinsa Pahonjean Serda Teguh, panen padi ubinan milik Kelompok Tani Kompas BP (Kompleks Pasar Bantar Picung) ini merupakan panen padi perdana di Desa Pahonjean, dengan lahan seluas 0,36 hektar.

Dalam pendampingannya, Babinsa ditemani Pelaksana Bidang Tanaman Pangan (TP) Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Didik Darmono dan PPL Desa Pahonjean Tri Yugo Istianto dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Majenang.

“Turunnya Babinsa di sawah bersama PPL diharapkan dapat memberi motivasi dan semangat tersendiri bagi para petani untuk selalu berusaha meningkatkan produktivitas panen padinya,” katanya.

Selain itu, kegiatan panen padi tersebut merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian Babinsa dalam menyukseskan progam swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Berdasarkan data yang tercatat, panen ubinan pada bulan Mei ini di lahan Poktan Kompas BP Desa Pahonjean seluas 0,36 hektar, diperkirakan mencapai 7,8 ton per hektar dengan jenis padi logawa,” jelas Serda Teguh.

Terkait hasil ini, Ketua Kelompok Tani Kompas BP H Miftahul Alwi mengucapkan terimakasih kepada Babinsa yang mendampingi kelompok tani secara penuh sejak penanaman hingga masa panen. “Apa yang kami lakukan ini sepenuhnya mendapat bimbingan dan pendampingan secara teknis dari Babinsa bersama PPL, dimana panen padi saat ini dengan menggunakan perhitungan sistem ubinan mengalami peningkatan dari panen sebelumnya,” katanya. (Estanto)

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.