Eratkan Silarurahmi, Danramil 03/Serengan Laksanakan Komsos dengan Penjaga Pintu Air

Surakarta,Maspolin.id – Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Tri Sakti dan Babinsa Kel. Joyotakan Serda Rohmat melaksanakan Komsos dengan Penjaga Pintu Air (Purwanto) di Rt. 06 Rw. 06 Kel. Joyontakan, Kec. Serengan, Kota Surakarta. Rabu (29/5/2019).

Tidak Hanya Komsos Danramil dan Babinsa juga melaksanakan Pengcekan Genset/Pompa Air yang berada di Wilayah guna kesiapan peralatan tersebut jika terjadi hujan lebat/deras di Wilayah Surakarta dan sekitarnya yang mengakibatkan banjir di Wilayah Joyontakan khususnya, serta Wilayah Surakarta pada umumnya.

Ucapan terimakasih dari Purwanto Selaku Penjaga pintu air Kel Joyotakan kepada Danramil yang sudah berkenan berkunjung ke pintu air joyotakan, Bp Purwanto juga menyampaikan Apabila hujan Deras tiba dan debit air naik, maka akan selalu menginformasikan kepada koramil 03/Serengan, dengan harapan untuk mengambil tindakan lebih lanjut apabila ada bencana banjir.

(Agus Kemplu)

Mudahkan Pemudik, Sat Lantas Launching Inovasi dan Aplikasi Layanan Mudik Lebaran

Cilacap, Maspolin.id – Memberikan pelayanan prima bagi masyarakat selalu menjadi komitmen Polres Cilacap di segala bidang. Termasuk di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

Menyadari problematika yang sering dialami masyarakat pada saat arus mudik dan balik Lebaran, disikapi dengan bijak jajaran Sat Lantas Polres Cilacap dengan me-launching inovasi dan aplikasi berupa pengoperasian kendaraan Patroli P3K Bermotor dan Aplikasi Lewat Cilacap.

Patroli P3K Bermotor (patroli pertolongan pertama pada kendaraan bermotor) merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya pemudik yang mengalami gangguan terhadap kendaraannya, seperti ban bocor, kehabisan bahan bakar, dan kendala lain pada kendaraannya.

Layanan ini disediakan gratis melalui nomor telepon 085799220006.

Sedangkan Aplikasi Lewat Cilacap merupakan aplikasi yang berisi informasi tentang karakteristik jalur wilayah Cilacap yang juga terkoneksi dengan CCTV di beberapa lokasi, sehingga masyarakat dapat melihat secara real time situasi lalu lintas saat itu. Aplikasi ini juga memuat informasi wisata dan kuliner khas Cilacap, serta fitur Lapor Polisi yang memudahkan masyarakat menginformasikan peristiwa yang dijumpai di lapangan yang langsung terkoneksi ke nomor telepon Polsek jajaran Polres Cilacap.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Nur Ari menjelaskan, semua ini dilakukan semata-mata untuk membantu dan mempermudah masyarakat pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Kedua terobosan dari Sat Lantas Polres Cilacap tersebut di-launching pada saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019 oleh Kapolres Cilacap bersama Forkopimda, Selasa (28/5/2019). (Estanto)

1.000 Personel Gabungan TNI-Polri dan Masyarakat Ikuti Apel Operasi Ketupat Candi 2019

Cilacap, Maspolin.id – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto didampingi Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo, dan Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2019 di Alun-alun Cilacap, Selasa (28/5/2019) sore.

Apel ini diikuti oleh anggota Polri, TNI, Satpol PP, ormas, Pramuka, Yonif 405/Surya Kusuma, Sub Denpom Cilacap, Satpol PP, Basarnas Cilacap, Senkom Mitra Polri, Banser, dan pelajar yang berjumlah 700 orang.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto membacakan amanat Kapolri mengatakan, apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak, mulai dari tingkat markas besar hingga ke Polres jajaran.

Apel gelar pasukan diselenggarakan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara.

“Apel ini diselenggarakan dengan maksud untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat,” imbuh Kapolres.

Operasi Ketupat Candi Tahun 2019 akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu (29/5/2019) dini hari hingga Senin (10/5/2019).

Ada sekitar 1.000 personel gabungan Polri-TNI dan pemerintah daerah diturunkan untuk melaksanakan tugas pelayanan terhadap masyarakat yang akan mudik Lebaran di 13 pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di jalur mudik terminal, stasiun kereta api, dan obyek wisata.

Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi Tahun 2019 ini, akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019.

Sementara, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto menegaskan, apel merupakan sarana untuk membangun sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri dan instansi terkait dalam rangka memberi rasa aman kepada masyarakat di Kabupaten Cilacap yang akan merayakan Idul Fitri 1440 H pada tahun 2019 ini.

“Kami TNI Kodim 0703/Cilacap akan terus membantu Polri dan mendukung suksesya operasi ini, harapannya masyarakat di Kabupaten Cilacap dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman, tenang, dan nyaman,’ tegas Dandim. (Estanto)

Kapolres Gresik Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru Tahun 2019

Gresik,Maspolin.id – Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, S.H., S.I.K., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2019 bertempat di halaman Pemkab Kabupaten Gresik, Selasa (28/5/2019).

Apel gelar pasukan dihadiri sejumlah pejabat Forkompinda Gresik antara lain Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, S.T., M.Si., Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos., Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika , Kadishub Gresik Nanang Setiawan, SIP, MSi., Kepala Satuan Pol PP Kab. Gresik Drs. Abu Hasan, SH, MM., Kepala Diskoperindag Gresik Ir. Agus Budiono. MM serta diikuti pasukan apel dari TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Senkom, PMI dan Saka Bhayangkara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. Dalam amanatnya Kapolri mengatakan Operasi Ketupat Tahun 2019, yang akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019, sampai dengan hari Senin tanggal 10 Juni 2019, memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya. Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2019 semakin kompleks.

berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas dapat berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri, selain Itu perlu diwaspadai berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, dan premanisme, disamping itu perlu juga mendapat atensi adalah gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi baik dapat, laut, dan udara, permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan Pokok dan bencana alam, beberapa hal tersebut tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat Tahun 2019.

Berdasarkan Analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2018 menujukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerja sama sinergis seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2018 juga mendapatkan apresiasi positif dari publik.

Keberhasilan yang telah diraih dalam Operasi Ketupat Tahun 2018 akan dapat ditingkatkan di tahun 2019 ini. Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019.

Dalam kaitan tersebut, Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan secara serentak, mulai dari tingkat Markas Besar hingga ke Polres jajaran. Ada 2 tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini:

• Pertama, apel gelar pasukan diselenggarakan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara.

• Kedua, apel gelar pasukan diselenggarakan dengan maksud untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolres Gresik mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat Tahun 2019. Teriring doa semoga perjuangan dan pengabdian yang Saudara wujudkan dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019, menjadi catatan amal ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

” semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, dan keselamatan kepada kita, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, dalam bingkai persatuan dan kedamaian,” pungkasnya.

(Hum/Ags)

10.671 Miras Dimusnahkan Polisi

Cilacap, Maspolin.id -Sebanyak 10.671 botol minuman keras (miras) dari berbagai merk, diantaranya ciu 2.453 liter, narkoba jenis sabu 4 paket kecil seberat 2 gram, ribuan butir obat daftar G berbagai jenis, serta 2.400 butir bahan jamu yang mengandung bahan kimia obat, dimusnahkan polisi, Selasa (28/5/2019) sore.

Barang bukti (BB) miras tersebut dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan stoom wales. Sedangkan narkoba dan obat daftar G dihancurkan dengan cara diblender dicampur dengan solar, sementara bahan jamu yang mengandung kimia dimusnahkan dengan cara dibakar bersama bungkus kemasan.

BB miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi cipta kondisi menjelang Idul Fitri.

Barang bukti (BB) miras dan narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan operasi kepolisian dengan sasaran penyakit masyarakat (pekat) yang digelar seluruh jajaran Polres Cilacap sebagai bentuk komitmen Polri untuk terus menekan angka peredaran dan penalahgunaan miras dan narkoba yang marak beredar di kalangan masyarakat.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, meminta bantuan kepada masyarakat untuk senantiasa membantu kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Cilacap.

“Berikan informasi sekecil apapun kepada petugas Polri, karena tanpa dukungan dari seluruh lapisan masyarakat polisi tidak bisa melakukan tugas dengan sebaik-baiknya,” ucap Kapolres.

Djoko berjanji akan terus melakukan operasi pekat, sehingga peredaran miras dan narkoba dapat ditekan semaksimal mungkin untuk mewujudkan wilayah Cilacap yang aman, tertib, dan kondusif. (Estanto)

Satresnarkoba Polres Kampar Ciduk 2 Orang Diduga Bandar Shabu

Kampar-Riau,Maspolin.id – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali meringkus 2 pelaku narkoba di wilayah Desa Naumbai Kecamatan Kampar, Selasa siang (28/5/19).

Kedua tersangka yang diduga sebagai bandar shabu ini adalah AG (Lk 42) dan ON (Lk 33), mereka berdua adalah warga Desa Naumbai Kecamatan Kampar.

Dari kedua tersangka ini didapati barang bukti berupa 7 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening dengan berat 2,31 gram, 20 lembar plastik bening pembungkus shabu, 1 lembar struk bukti transfer, 1 unit Hp dan beberapa peralatan penggunaan shabu.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa siang (28/5/2019) sekira pukul 14.30 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapat informasi dari masyarakat, bahwa sering terjadi transaksi narkotika di wilayah Dusun III Desa Naumbai Kecamatan Kampar tepatnya di rumah tersangka AG.

Atas informasi itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar langsung melakukan penyelidikan, setelah memastikan keberadaan pelaku yang berada didalam rumahnya langsung dilakukan penggerebekan.

Melihat kedatangan petugas, kedua pelaku ini langsung melarikan diri sehingga terjadi kejar-kejaran dengan petugas, namun berkat kegesitan petugas kedua pelaku narkoba berhasil diamankan.

Selanjutnya, disaksikan aparat desa setempat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka ini dan ditemukan sejumlah barang bukti tersebut diatas, kedua tersangka dan barang bukti kemudian digelandang ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasat Narkoba Iptu Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Asdi bahwa tersangka AG dan ON telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 junto pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun,” terangnya.

Penulis : Canggih

Polsek Tapung Tangkap Pencuri Kabel Reda Milik PT. Chevron

Kampar-Riau,Maspolin.id – Unit Reskrim Polsek Tapung tangkap seorang tersangka pencurian Kabel Reda milik PT. Chevron yang berada di wilayah Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung, pelaku berhasil diringkus, Selasa siang (28/5/19) di rumahnya yang berlokasi di Pasar Minggu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak.

Tersangka kasus Curat (Pencurian dengan Pemberatan) yang diringkus Polsek Tapung ini adalah JO alias JP (Lk 26), seorang buruh harian warga Pasar Minggu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak.

Peristiwa ini berawal pada Jumat malam (24/5/19) sekira pukul 20.00 wib, saat itu Security PT. Chevron mendapat laporan dari salah satu karyawan bahwa telah terjadi pencurian kabel reda di lokasi KB#40 dan KB#319 milik PT. Chevron yang berada diareal Kota Batak Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung.

Selanjutnya Tim Patroli dari Security PT. ABB selaku anak Perusahaan PT. Chevron menuju lokasi dimaksud untuk melakukan pengecekan, setiba dilokasi diketahui bahwa benar telah terjadi pencurian dilokasi tersebut yang mana kabel reda sepanjang 12 meter di lokasi KB#40 dan sepanjang 12 meter di lokasi KB#319 telah hilang dicuri.

Akibat kejadian tersebut pihak PT. Chevron mengalami kerugian sebesar Rp 24 juta, selanjutnya pihak perusahaan melaporkan kejadian ini ke Polsek Tapung untuk pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tapung kemudian melakukan penyelidikan atas kasus ini, dari hasil penyelidikan mulai terkuak siapa pelaku pencurian ini.

Tepatnya pada Selasa siang (28/5/19) didapat informasi lanjutan bahwa terduga pelaku berada di wilayah Pasar Minggu Kecamayan Kandis Kabupaten Siak, Selanjutnya Kapolsek Tapung AKP Sanny Handityo SH SIK bersama Panit Reskrim Ipda Aulia Rahman SH dan Tim Opsnal Polsek Tapung langsung berangkat ke daerah Kandis.

Tim akhirnya berhasil meringkus tersangka saat berada di rumahnya, bersama tersangka turut diamankan barang bukti berupa kabel reda sepanjang 10 meter yang terbuat dari bahan tembaga.

Kapolsek Tapung, AKP Sanny Handityo SH SIK melalui Panit Reskrim Ipda Aulia Rahman SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka pencurian ini.

“Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

Penulis : Canggih

Jelang Idul Fitri 1440 H, Kodim Tingkatkan Pengamanan di Stasiun

Cilacap, Maspolin.id – Personel TNI jajaran Kodim 0703/Cilacap membantu pengamanan di dua stasiun kereta api, yakni Stasiun Kroya dan Sidareja.

Hal itu terkait Hari Raya Idul Fitri 1440 H serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas arus mudik Idul Fitri.

Menurut Pasi Ops Kodim 0703/Cilacap, Kapten CBA Moch Isa Saefudin, keterlibatan anggota TNI dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2019 ini sesuai hasil koordinasi dan permintaan pihak PT KAI.

“Kodim 0703/Cilacap telah mengerahkan sejumlah personel guna melaksanakan pengamanan di stasiun kereta api yang ada di wilayah Kodim 0703/Cilacap,” katanya, Minggu (26/5/2019) malam.

Isa membenarkan bahwa anggotanya dibagi tugas untuk membantu pengamanan stasiun di wilayah binaan selama Hari Raya Idul Fitri, agar di lingkungan stasiun aman, tanpa gangguan orang-orang yang merugikan atau memanfaatkan stasiun untuk tindak kejahatan.

“Dengan demkian, masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kerata api merasa aman dan terlindungi dari segala bentuk tindak kejahatan,” ungkap dia.

Kegiatan pengamanan di stasiun kereta api ini dimulai dari kedatangan kereta api, memeriksa tiket penumpang ketika memasuki peron, pemantauan naik turunnya penumpang, hingga keberangkatan kereta api ke stasiun tujuan.

“Semua itu untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para penumpang dalam aktivitas perjalanan mereka, terutama pada mudik Lebaran ini,” terang Isa. (Estanto)

Kapolres Serang : Ini Bentuk Sinergitas TNI-Polri dan Unsur Terkait Dalam Mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1440 H

Serang,Maspolin.id – Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kalimaya 2019, di halaman Polres Serang, Banten, Selasa (28/5/2019).

Dalam apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kalimaya 2019, Kapolres Serang memimpin apel dengan didampingi oleh Dandim 0602/Serang Letkol Inf. Erwin Agung, T.W.A sebagai bentuk wujud Sinergitas antara TNI – Polri sebagai garda terdepan dan Benteng terakhir NKRI dalam mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Tampak hadir Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa dan berbagai Stackholder terkait diantaranya Dishub, TNI, Dinkes, Jasa Raharja dan Saka Bhayangkara Polres Serang.

Kapolres Serang bersama Dandim 0602/Serang dan Wakil Bupati Serang juga mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara, kemudian Kapolres Serang bersama Dandim 0602/Serang juga memberikan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan Personil TNI, Polri dan Instansi terkait yang akan melaksanakan tugas.

Apel gelar pasukan ini juga diselenggarakan untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Adapun apel tersebut mengambil tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Kalimaya Tahun 2019 Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Intansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1440 H.”

Operasi Ketupat Kalimaya 2019, akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari 29 Mei 2019 sampai dengan Senin, 10 Juni 2019.

Untuk diketahui bahwa Operasi Ketupat Kalimaya 2019 juga dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Kalimaya 2019 semakin kompleks.

“Saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa keberhasilan yang telah diraih dalam Operasi Ketupat Kalimaya 2018 akan dapat ditingkatkan di tahun 2019 ini,” jelas Kapolres Serang.

Admin

Jelang Persiapan Arus Mudik 1440 H, Jajaran Polresta Bandar Lampung Laksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Bandar Lampung,Maspolin.id – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri dan arus mudik 1440 H tahun 2019, jajaran Polresta Bandar Lampung bersama instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Ruang Rapat Polresta Bandar Lampung, Senin (27/5/2019).

Rakor Linsek dihadiri oleh Walikota Bandar Lampung, Drs.Herman HN, Dandim 0410/ KBL Letkol Arm wahyu Jatmiko, dan Kepala Dinas Instansi terkait dan lainnya.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, dalam rapat menyampaikan, Operasi Ketupat Krakatau 2019 merupakan operasi terpusat kemanusiaan untuk mengamankan serta melayani masyarakat dalam merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019 dan arus mudik.

“Selain itu pelaksanaan rapat juga sebagai langkah menyatukan visi dan misi bersama stakeholder dan instansi terkait. Dengan adanya Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Krakatau 2019, Kepolisian bersama instansi terkait Pemerintah Kota Bandar Lampung siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam merayakan Lebaran serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelas Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Kapolresta Bandar Lampung, juga menambahkan dalam menjaga kondusifitas wilayah, Polresta Bandar Lampung melaksanakan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan seperti razia miras dan premanisme serta diharapkan partisipasi dari masyarakat mampu berperan secara aktif melaksanakan siskamling di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Yang akan mudik agar memeriksa baik kelengkapan , kesehatan fisik maupun kelayakan kendaraan bila menggunakan kendaraan dan menitipkan rumah yang ditinggalkan kepada tetangga atau Bhabinkamtibmas serta dalam berkendaranya nanti mematuhi segala peraturan lalu lintas untuk keselamatan anda dalam berkendara. Patuhilah peraturan dan rambu-rambu lalu lintas saat berkendara,” ucap Kapolresta Bandar Lampung.

“Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan, jaga kecepatan, karena keluarga anda menunggu di rumah,” kata Kombes Pol Wirdo.

Selanjutnya, Kasubag Humas Polresta Bandar Lampung AKP Titin Maezunah, menyampaikan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2019, yang akan digelar selama 13 hari mulai tanggal 29 Mei hingga 10 Juni. Jajaran Polresta Bandar Lampung, menyiapkan 10 pos diantaranya 2 Pos Pelayanan dan 8 Pos Pengamanan, serta melibatkan 100 personil yang akan di terjunkan untuk melayani masyarakat yang akan mudik lebaran 1440 H. Dalam perjalanan mudik, utamakan keselamatan dalam berkendara.

(Humas Polresta Balam)

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.