Siswa SMP Pius Berbagi Kasih dengan Bagikan Takjil kepada Tukang Becak dan Tukang Parkir

Cilacap, Maspolin.id – Sebagai bentuk pengejawantahan berbagi kasih dengan sesama manusia, khususnya mereka yang bekerja sebagai tukang becak, tukang parkir, dan orang-orang di sekitar SMP Pius Cilacap, sekitar 30 siswa-siswi sekolah tersebut berbagi takjil untuk berbuka puasa, Kamis (23/5/2019) sore.

Mereka membagi-bagikan 200 lebih nasi dus di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Cilacap.

“Dengan melakukan ini, anak-anak ikut merasakan berbuka puasa, dan ini juga merupakan wujud toleransi dengan sesama umat di bulan Ramadhan,” kata Kepala SMP Pius Cilacap C Budi Setyawan yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Thomas Sutasman.

Ke-30 siswa-siswi ini menyebar, ada yang berjalan kaki atau menggunakan mobil untuk sasaran terjauh.

Suasana sangat ramai namun cukup khidmat. Para pejalan kaki tampak senang menerima makanan berbuka puasa dari para siswa. Bahkan ada yang secara terang-terangan mengatakan dengan suara keras bahwa SMP Pius hebat dan murid-muridnya berbhakti kepada orang tua.

“Hebat, SMP Pius murid-muridnya berbhakti kepada orang tua,” kata seorang pengamen sambil berjalan menyeberang dan menunjukkan nasi dus yang dia terima ke orang lain.

Dari pantauan, masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Tak butuh waktu lama, ratusan takjil terdiri dari nasi, lauk, dan minuman kemasan tersebut habis.

Budi Setyawan mengharapkan kegiatan ini akan bermanfaat bagi orang-orang di sekitar sekolah, dan berbagi takjil ini merupakan bentuk wujud kasih kepada sesama manusia. Sekaligus toleransi kepada saudara mereka umat Muslim.

Thomas Sutasman menambahkan bahwa takjil ini merupakan sumbangan para siswa sendiri. “Ini kebetulan berbarengan dengan acara perpisahan siswa kelas 9,” terangnya.

Menurutnya, para siswa kelas 9 ini disamping mereka selama 3 tahun sudah ditempa di SMP Pius, mereka juga berbagi kegembiraan dengan orang lain di bulan Ramadhan. (Estanto)

Patroli dan Hunting System Minimalkan Kecelakaan Lalin

Cilacap, Maspolin.id – Guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Cilacap, Unit Turjawali Satlantas Polres Cilacap melakukan patroli dan hunting system di wilayah hukum Polres Cilacap, Kamis (23/5/2019).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Patwal Polres Cilacap dan 6 anggota.

Patroli dan hunting system ini melewati jalur utama kota Cilacap, yakni Jalan Perintis Kemerdekaan (perempatan Bluemoon)-Gatot Subroto-S Parman-Katamso.

Kasat Lantas Polres Cilacap AKP Ahmad Nur Ari melalui Kanit Patwal Polres Cilacap Ipda Edy Priyatno mengungkapkan bahwa patroli dan hunting system ini untuk mengedukasi dan memberikan rasa aman pengguna jalan, termasuk melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas yang kasat mata serta berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Diharapkan dengan kegiatan patroli dan hunting system ini dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Yang utama adalah dapat menekan kejadian kecelakaan lalu lintas,” katanya. (Estanto)

Antisipasi Kecelakaan, Kasat Lantas Lakukan Ram Check

Cilacap, Maspolin.id – Menghadapi Idul Fitri 2019, Satlantas Polres Cilacap melakukan ram check bus AKAP dan AKDP di Terminal Tipe A Bangga Mbangun Desa, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Cilacap AKP Ahmad Nur Ari, dan dihadiri oleh Kepala Terminal Tipe A Cilacap Priyanto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tulus Wibowo, Dinas Perhubungan Provinsi Balai V Purwokerto, Kanit Dikyasa bersama anggota Satlantas Polres Cilacap Unit Dikyasa, para sopir serta awak bus AKAP, AKDP, dan pariwisata.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Nur Ari mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk pengecekan kesiapan jasa angkutan bus AKAP dan AKDP dalam rangka menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2019, agar masyarakat aman dan nyaman dalam menggunakan jasa angkutan bus.

Diharapkan dengan telah dilaksanakan pengecekan ini dapat mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia, yang melibatkan bus AKAP, AKDP, dan pariwisata.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengecekan kendaraan bus AKAP, AKDP, dan pariwisata secara langsung serta mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan mulai dari SIM, STNK kendaraan, buku uji KIR, dan izin trayek. (Estanto)

KAMI ADALAH SAUDARAMU (Curahan Hati Prajurit Polri di Pengamanan Aksi Bawaslu 22 Mei)

Saudaraku sebangsa setanah air…

Ini adalah suara hati kami, para anggota polisi yang bertugas menjaga keamanan obyek-obyek vital di ibukota, bertugas mengamankan jalannya aksi unjuk rasa di sekitar gedung Bawaslu, Jakarta.

Kami adalah bagian dari rakyat Indonesia, yang lahir, tumbuh besar dan hidup bersama dalam buaian ibu pertiwi. Hanya saja, kami memilih mengabdi dengan menjadi anggota polisi.

Sebagian besar dari kami adalah muslim yang tidak jarang shalat dan mengikuti pengajian bersama muslim yang lain. Seringkali kami duduk bersama dengan kalian semua dalam forum kemasyarakatan.

Saudaraku sebangsa dan setanah air…

Insiden Rabu 22 Mei, dini hari kemarin adalah tragedi bagi kami. Sedih rasanya ketika kami harus dihadap-hadapkan dengan saudara kami sendiri. Banyak diantara kalian adalah keluarga kami, sahabat kami, orang tua kami bahkan pernah menjasi senior kami.

Pasti banyak diantara kalian yang marah kepada kami, membenci kami, mencaci maki kami. Tapi tahukah kalian, kami hanya menjalankan tugas dan amanat undang-undang, mengamankan negara dan menjaga keutuhan bangsa.

Tidak ada sedikit pun niatan kami untuk memerangi bangsa sendiri, untuk menyakiti saudara sendiri. Kami dididik dan dilatih untuk mencintai dan mengayomi, menjaga dan melayani.

Kami curahkan waktu, tenaga bahkan nyawa untuk kedamaian negeri. Kami siaga siang malam demi memberi rasa aman kepada masyarakat. Kami datang sebelum peserta unjuk datang, dan kami hanya pulang ketika keadaan kembali aman.

Kami rela meninggalkan anak, istri dan keluarga demi ketertiban. Kami tetap siaga disaat kalian tidur nyenyak di kamar-kamar kalian. Kami ikhlas dan rela karena inilah wujud pengabdian.

Saudaraku sebangsa dan setanah air…

Jangan bandingkan kami dengan saudara-saudara kami prajurit TNI. Jangan pernah benturkan dan adu domba kami dengan mereka. Kami sama-sama abdi negara. Hanya tugas kami berbeda.

Saudara kami prajurit TNI adalah kekuatan pertahanan. Mereka menjaga ibu pertiwi dari ancaman penjajah yang menyerang dari luar. Mereka dilatih perang dengan prinsip, “kill or to be killed” (membunuh atau dibunuh). Musuh mereka jelas, para penjajah dan pemberontak.

Sementara tugas kami adalah pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Musuh kami adalah para penjahat, pengacau, perusuh dan penipu yang bisa jadi ada di tengah-tengah kalian. Kami harus bisa melumpuhkan tanpa menimbulkan kekacauan.

Tapi yakinlah, kami, para polisi dan TNI adalah pelindunh dan pengayom rakyat yang berkomitmen untuk bersama menjaga keutuhan NKRI. Kami didoktrin untuk setia pada Pancasila dan UUD 1945.

Saudaraku sebangsa dan setanah air…

Kami adalah saudara kalian, kami bagian dari kalian, kami bukan musuh atau ancaman bagi kalian. Mari kita bersama menjaga negeri ini dari kekacauan dan kehancuran. Mari kita kembali bergandengan tangan untuk mewujudkan keamanan dan kedamaian. Mari kita bekerja keras untuk memajukan bangsa ini agar kuat dan bermartabat.

Sudahi segala bentuk permusuhan dan pertengkaran. Kemuliaan bulan Ramadan ini jangan kotori dengan kebencian dan dendam. Jangan rusak dengan kemarahan. Bersatulah untuk negeri tercinta ,Indonesia Raya.

Salam Damai Indonesia ku

Jakarta, 23 Mei 2019
Dari kami, saudaramu yang berjaga malam itu di gedung Bawaslu.

Admin

Bupati Bojonegoro Gelar Safari Ramadhan Di Masjid Sabilil Muttaqin Desa Trucuk

Bojonegoro,Maspolin.id – Bulan Ramadhan Bulan yang penuh dengan berkah, Bupati Bojonegoro Beserta Rombongan Dari Pemkab Bojonegoro melaksanakan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan 1440 H / 2019 M dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama di Masjid Sabilil MuttaqinDesa Trucuk Kecamatan Trucuk . Kamis 23 Mei 2019

Acara Safari Ramadhan ini di Hadiri oleh Bupati Bojonegoro, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Bojonegoro , Perwakilan Polres Bojonegoro , Perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro , Dinas Sosial serta Forpimca Kec. Trucuk, Toga, Tomas Dan Para Yai Sepuh Desa Setempat Serta Masyarakat Desa Trucuk. 

Kepala Desa Trucuk Danang Puji Asmoro disela sela acara mengucapkan, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas diberikannya santunan kepada warganya.

“Terima kasih atas bantuanya pada warga kami” ujar danang.

Lanjut Danang juga menyampaikan bahwasannya pada tanggal 26 Juni 2019 nanti akan diadakannya Pilkades di Desa Trucuk. Kepala Desa berharap dalam diadakannya Pilkades ini semoga berjalan aman, nyaman dan kondusif. 

Dalam sambutan Bupati Bojonegoro menyampaikan, kalau Safari Ramadhan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dengan warga masyarakat.

“Dalam hal ini juga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dengan akan diadakannya Pilkades di Desa Trucuk , Warga  bisa menjaga situasi kemanan yang sudah kondusif ini” pintanya di hadapan Warga Desa Trucuk.

Setelah Acara Safari Ramadhan, Sholat Maghrib kemudian Buka bersama dan pemberian Santunan Kepada warga Desa Trucuk, Rombongan Bupati Bojonegoro bergegas menuju Desa Kanten untuk mengikuti Sholat Tarawih. 

Agus Kuprit

Truk Fuso Muatan Susu Kotak Terguling Ke Sungai, Setelah Di Tabrak Truk Tronton Dari Belakang

Jombang,Maspolin.id – Truk Fuso win box muatan susu kotak ditabrak truk Tronton Hino muatan Aqua galon dari arah belakang, di Jalan Raya Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (23/5/2019) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya, kendaraan truk Fuso terguling ke sungai.

Beruntung tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam kejadian tersebut. Namun, muatan truk Fuso nopol N 8202 CE, yang dikemudikan Yuliono (37) warga Desa Kaliboto Rt 02 Rw 02, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, berhamburan ke sungai. Sehingga, menjadi rebutan warga sekitar.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman Mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Tronton Hino nopol S 8350 UT, yang dikemudikan Sugeng Riyadi (53) warga Desa Jabon Rt 09 Rw 03, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto itu, berjalan dari arah timur melaju ke arah barat.

Begitu sampai lokasi kejadian, diduga pengemudi truk Tronton kurang memperhatikan depan, sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso yang sedang terparkir dibahu kiri jalan karena mengalami pecah ban depan sebelah kiri. Akibatnya, truk Fuso yang saat itu sedang ditinggal pengemudinya mencari balok penyangga ban, langsung terguling ke sungai.

“Kecelakaan akibat sopir truk Tronton kurang memperhatikan depan, saat berjalan dari arah timur kebarat. Sehingga menabrak belakang truk Fuso yang sedang terparkir dibahu kiri jalan, karena mengalami ban pecah. Sedangkan kedua pengemudi selamat, tidak ada yang mengalami luka,” kata Iptu Sulaiman.

Pantauan dilokasi, proses evakuasi kendaraan truk Fuso yang terguling ke sungai dengan menggunakan dua kendaraan derek berlangsung cukup sulit, sehingga memakan waktu hampir tiga jam lamanya dan jalan pun ditutup sementara saat evakuasi. Akibatnya, kendaraan yang akan melintas dari arah barat ketimur maupun sebaliknya mengalami kemacetan cukup panjang, hampir dua kilometer panjangnya.

Peristiwa itu pun, ditangani langsung oleh anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang. Oleh petugas, setelah berhasil dievakuasi kendaraan truk Fuso dibawa ke kantor Polisi, bersama truk Tronton.

“Setelah berhasil dievakuasi, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kita bawa ke Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti, untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Sempat kabur saat ditangkap,”Kirun” DPO kasus shabu menyerahkan diri

Tulungagung, Maspolin.id – Sempat kabur dari penangkapan Polisi pekan lalu , Ari Setiawan (30)alias “Kirun” warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut menyerahkan diri ke Polsek Ngunut.

Ari alias Kirun berurusan dengan petugas kepolisian terkait kepemilikan sejumlah sabu-sabu dan pil dobel L .

Kirun saat ditangkap petugas Polsek Ngunut pada Kamis (16/5/2019) sekitar pukul 23.00 WIB berhasil melarikan diri.

Namun Polisi tidak berhenti begitu saja , kemudian menggeledah rumah Kirun di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut.

Dari sinilah Polisi menemukan sejumlah barang bukti, berupa dua poket sabu-sabu, dua bong (alat isap sabu-sabu) dan 625 butir pil double L.

Kapolsek Ngunut Kompol Siti Nurinsana saat dikonfirmasi awak media Kamis 23/05 siang membenarkan kejadian tersebut .
Menurut keterangan Kirun , sejak lepas dari tangkapan polisi, tersangka bersembunyi diKota Batu Malang .

“Tersangka Ari yang sempat lari dan dinyatakan DPO bersembunyi di daerah Batu Malang dan menyerahkan diri, setelah dibujuk keluarganya” terang Kapolsek .

” Tersangka juga mengakui barang bukti yang ditemukan di rumahnya yang berupa
Sabu-sabu diperoleh dari Gepeng yang ini menurut tersangka saat ini Gepeng menjalani hukuman di Lapas Narkotika Madiun dengan kasus serupa ” tambah Kapolsek .

“Modus tersangka yaitu dengan memesan pil dobel L beserta shabu-shabu dengan terlebih dulu menelepon Gepeng yang berada di dalam lapas kemudian ada kurir yang memberitahukan kepada Kirun untuk nengambilnya barang tersebut “pungkas Kapolsek .

Penangkapan tersangka Kirun berawal dari laporan masyarakat ada peredaran narkoba di wilayah Ngunut .Polisi berhasil menangkap tersangka Aang Mustofa pada Kamis 16/05 sekira pukul 22.30 wib di jalan desa Sumberingin Kidul kecamatan Ngunut dengan barang bukti pil dobel L sebanyak 3000 butir namun tersangka Ari alias Kirun berhasil lolos dari sergapan petugas .

Saat ini kedua tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Ngunut guna proses lebih lanjut .

Soim

Ketua MUI Bojonengoro Kecam Perusuh di Aksi 21 dan 22 Mei Jakarta

Bojonegoro,Maspolin.id – Aksi 21 dan 22 Mei menolak hasil Pemilu 2019 di ibu Kota yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat yang telah disusupi oleh orang orang tidak bertanggung jawab dan membuat kerusuhan membuat beberapa tokoh masyarakat prihatin.

Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro, K.H Jauhari Hasan pun turut prihatin atas terjadinya Aksi 22 Mei yang sempat merusak infrastruktur dan menimbulkan bentrok melukai aparat keamanan.

Menurut beliau, masyarakat seharusnya kembali bersatu setelah proses pemilu dan aksi semacam itu seharusnya dihindari.

“Kita mengecam keras kerusuhan yang dilakukan oleh para perusuh, karena dapat merusak stabilitas keamanan Negara Republik Indonesia,” ucap Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro, K.H Jauhari Hasan, Kamis (23/05/2019) siang.

Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro, K.H Jauhari Hasan juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada TNI Polri yang telah sabar menjaga dan mengamankan jalannya Pemilu 2019 hingga sampai pengamanan aksi 22 Mei.

“Kami sangat salut dengan anggota TNI Polri yang dengan sabar mengamankan jalannya aksi, kami akan terus mendukung TNI Polri dalam menjaga NKRI, semoga mereka diberikan kekuatan dan ketabahan,” tuturnya.

Agus/Hum

Penyelundupan 1 Ton Ganja Berhasil Digagalkan Oleh Polresta Aceh

Aceh,Maspolin.id – Pihak Kepolisian berhasil menggagalkan pengiriman narkoba jenis ganja dari Provinsi Aceh dengan tujuan Jakarta sebanyak 1 Ton ganja kering, hari Kamis (23/5/2019)

Ganja tersebut telah dipaket dengan rapi dan disembuyikan di dalam truck puso ekspedisi lintas provinsi dengan nomor polisi B 9391 VO.

Selain menyita 1 ton ganja kering, polisi juga menangkap tiga tersangka dalam penangkapan ini.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes. Pol. Trisno Riyanto, S.H., menjelaskan, dalam penangkapan ini petugas berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 1 ton lebih.

“Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman ganja dengan jumlah yang besar ke luar Aceh. Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka dan barang bukti,” jelas Kapolresta, Kamis (23/05/19).

Pihak Kepolisian menyergap truck tersebut di Kawasan Jalan nasional Banda Aceh- Meulaboh tepatnya di Desa Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, jelas Kapolresta.

Dalam penangkapan ini, petugas menangkap tiga orang tersangka berinisial N (40) warga Sumatera Barat, RAP (25) warga Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh dan BS (35) warga Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. Sementara dua lainya kabur dan kini sudah masuk DPO,” terang Kapolresta.

1minutes.com/Admin

Ketua NU Gresik Mengecam Aksi 22 Mei Dan Dukung Kinerja TNI Polri

Gresik,Maspolin.id – Paska penetapan rekapitulasi suara pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019 oleh tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Ketua NU Kabupaten Gresik, mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang diambil TNI-Polri terhadap perusuh aksi kedaulatan rakyat yang terjadi di Jakarta dan Pontianak Kalimantan Barat pada (22/5) kemarin.

Tokoh agama Ketua NU Kabupaten Gresik KH. Muhammad Khusnan Ali kepada media ini mengaku memonitor perkembangan situasi melalui media TV atas aksi tanggal 22 Mei 2019 dirinya turut prihatin atas aksi rusuh yang terjadi di Kantor Bawaslu Jakarta.

KH. Muhammad Khusnan Ali, “Saya sebagai tokoh agama sangat prihatin dan mengutuk atas aksi 22 Mei 2019 tadi malam, di mana aksi ini sangat anarkis dan tidak beradab. Disini saya mendoakan TNI-Polri dalam menjalankan tugas negara menjaga NKRI dan mendukung tindakan tegas aparat Keamanan” ungkapnya.

Dirinya mendoakan aparat keamanan TNI-Polri agara tetap kuat dan bersinergi dalam rangka mengabdi mengamankan bangsa dan negara. KH. Muhammad Khusnan Ali juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Kabupaten Gresik untuk tidak terpancing oleh isu-isu dan provokasi yang mengarah kepada integrasi Bangsa dan hal-hal yang dapat merugikan bangsa da negara, ” tetap fokus pada bulan Ramadhan untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah bermunajat kepada Allah terutama pada akhir ulan Ramadhan ini, Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan kemananan kepada bangsa Indonesia tercinta” pungkas Tokoh agama Ketua NU Kabupaten Gresik KH. Muhammad Khusnan Ali.

Agus/Hum

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.