Wakapolri Resmi Lantik Dua Ribu Perwira Baru Polri pada Penutupan Pendidikan SIP dan PAG 2024

Sukabumi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Wakapolri Komjen Pol Drs. Ahmad Dofiri M.Si resmi melantik 2.265 siswa Setukpa Lemdiklat Polri menjadi pewira pertama Polri pada upacara penutupan pendidikan dan pelantikan perwira lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke 53 gelombang II dan Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari bintara (Ba) ke perwira (Pa) Polri gelombang II tahun 2024, pada Kamis (19/12/2024).

Bertempat di lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, bertindak selaku inspektur upacara Wakapolri Komjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si dalam amanatnya menyampaikan dengan adanya acara pelantikan ini maka secara kuantitas Polri telah berhasil menambah perwira baru sebanyak 2.265 orang, yang terdiri dari lulusan SIP sebanyak 1.211, PAG dari Ba ke Pa 1.031 dan selain di Setukpa ada lulusan SIP Khusus Intelijen sebanyak 23 orang, yang nantinya akan menjadi perkuatan untuk mengemban tugas pada berbagai fungsi staf dan operasional sesuai dengan bidang dan keahlian masing – masing pada tingkat mabes dan kewilayahan.

Diharapkan para perwira yang baru dilantik dapat menjadi agen penggerak reformasi kultural yang membawa Polri semakin dipercaya masyarakat, mampu menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas yang semakin berat seiring dengan perkembangan globalisasi yang cepat dan dinamis, tambah Wakalpori.

Para perwira juga diharapkan dapat mewujudkan stabilitas keamanan masyarakat serta menjunjung tinggi semangat penegakan hukum dengan mengedepankan restoratif justice dalam menyelesaikan kasus yang dilaporkan oleh masyarakat, Ungkap Komjen Ahmad.

Dengan berbagai tantangan tugas dan tuntutan tugas, para perwira dituntut untuk harus bersikap tepat dan cepat, tidak boleh ketinggalan, ikuti terus perkembangan teknologi, siapkan diri untuk dapat menghadapi ancaman yang juga menggunakan teknologi, tegas Wakapolri.

Dalam momen upacara penutupan pendidikan dan pelantikan perwira tersebut diberikan penghargaan lulusan berprestasi, bagi lulusan SIP angkatan 53, lulusan terbaik akademik (Cendikia) diberikan kepada Ipda Nova Ria Anjelina, SH asal pengiriman Polda Metro Jaya, terbaik nilai mental kepribadian (Tertabah) diberikan kepada Ipda Rachmat Agustian, S.H. M.Ap asal pengiriman Polda Metro Jaya, terbaik kesamaptaan jasmani (Trengginas) diberikan kepada Ipda Raharyo Wijayatmo Ramsurya asal pengiriman Polda Korbrimob Polri dan lulusan teladan diberikan kepada Ipda Saskia Wardhani Babby Pisari, S.Kom., M.Ap asal pengiriman Polda Kalimantan Timur.

Untuk lulusan PAG dari Ba ke Pa Gelombang II tahun 2024, penghargaan lulusan berprestasi yaitu lulusan terbaik akademik (Cendikia) diberikan kepada Ipda Deddy Adventius Djembry Nanyain, S.H. asal pengiriman Polda Nusa Tenggara Timur dan terbaik nilai mental kepribadian (Tertabah) diberikan kepada Ipda Burhan, S.H asal pengiriman Mabes Polri.

Turut hadir dalam upacara penutupan pendidikan dan pelantikan tersebut diantaranya, wakalemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Eko Budi Sampurno, M.Si, Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., pejabat utama Mabes Polri, pejabat utama Lemdiklat Polri, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Dirin, S.I.K., M.H beserta pejabat utama Setukpa, PJ. Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwandi, S.H., S.I.K., M.M beserta unsur Forkopimda Kota Sukabumi lainnya.

HUMAS POLRI

RED/Mpl/PR

Kenang Jasa Pahlawan Perkuat Komitmen Kebangsaan, Mabes Polri Gelar Upacara Hari Bela Negara Ke-76

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar upacara Hari Bela Negara ke-76 tahun 2024, hari ini.

Kadivhubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti menjadi inspektur upacara kali ini. Adapun kegiatan ini diikuti Pati, Pamen, Pama, Bintara, dan ASN di lingkungan Mabes Polri.

Kadivhubinter yang membacakan amanat Presiden RI Prabowo Subianto, mengatakan peringatan Hari Bela Negara hari ini adalah untuk mengenang perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Irjen Krishna menjelaskan, melalui peristiwa bersejarah yaitu Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948, para pahlawan menunjukkan kegigihan dan usaha mereka untuk merebut kembali Bela Negara Kota Negara Yogyakarta. Kota tersebut yang saat itu merupakan simbol pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada masa itu, Belanda berhasil menangkap sejumlah tokoh penting di Indonesia, yaitu Presiden Ir. Soekarno, Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Hal ini menyebabkan kekosongan kepemimpinan negara.

Demi keberlangsungan pemerintahan Indonesia, lanjut Krishna, Presiden Ir. Soekarno menginstruksikan Menteri Kemakmuran, Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di daerah Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Deklarasi itu merupakan bukti ketangguhan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Selain itu, keberadaan PDRI juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih tetap berdiri.

“Mendengar catatan sejarah tersebut, membuat kita generasi penerus menjadi kagum dan terinspirasi akan dedikasi pengorbanan para pejuang bangsa,” ujarnya.

Irjen Krishna menekankan penerapan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Hal ini guna mengantisipasi tantangan terkait pertahanan negara.

“Sishankamrata merupakan strategi pertahanan negara terbaik karena Indonesia memiliki keunggulan jumlah penduduk dan wilayah nusantara yang luas,” katanya.

Irjen Krishna menyebut bela negara bukan hanya milik Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri semata, namun merupakan tugas dan kewajiban semua pihak sebagai seluruh komponen bangsa.

“Mari kita bersama-sama mempersembahkan dedikasi yang terbaik bagi bangsa sesuai dengan peran dan profesi kita masing-masing,” ucapnya.

Sebagai informasi, Hari Bela Negara ke-76 Tahun 2024 mengangkat tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”.

 

HUMAS POLRI

RED/Mpl/SSS

Polres Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Miras dan Ratusan Knalpot Brong Jelang Nataru

Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Polres Tasikmalaya mengambil langkah tegas dengan memusnahkan barang bukti hasil operasi, Kamis (19/12/2024).

Sebanyak 10.000 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan jenis, serta 200 knalpot brong dimusnahkan di halaman Mapolres Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, menjelaskan bahwa barang bukti tersebut merupakan hasil Operasi Pekat dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama dua minggu terakhir. Operasi ini difokuskan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Nataru.

“Ribuan botol miras dan ratusan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan telah kami sita. Pemusnahan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Kapolres Tasikmalaya

Pemusnahan barang bukti ini merupakan langkah preventif untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.

Kapolres berharap operasi ini dapat mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu Kamtibmas. Operasi dan patroli akan terus ditingkatkan menjelang dan selama Nataru,” tegasnya.

Selain Operasi Pekat, kegiatan Patroli KRYD juga difokuskan pada penertiban penggunaan knalpot brong yang sering menimbulkan keresahan. Polres Tasikmalaya berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan memperkuat KRYD guna menjaga kondusifitas wilayah hukumnya.

“Langkah ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Kapolres Tasikmalaya

Dengan pemusnahan barang bukti ini, Polres Tasikmalaya berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Tasikmalaya dapat berlangsung aman dan tertib, tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Polresta Bogor Kota Ringkus 9 Tersangka Curanmor

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Sukses membongkar sindikat curanmor yang meresahkan warga Kota Bogor dan sekitarnya, Polresta Bogor Kota menggelar press conference pada Kamis (19/12/2024). Kapolresta Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso memaparkan detail investigasi yang berliku dan peran masing-masing dari sembilan tersangka yang berhasil dibekuk.

Kasus ini berawal dari tujuh laporan polisi yang masuk terkait pencurian kendaraan bermotor roda empat. Tim Sat Reskrim Polresta Bogor Kota langsung bergerak cepat, melakukan penyelidikan intensif yang melibatkan analisis CCTV, penelusuran jejak digital, dan keterangan saksi. Prosesnya tidak mudah, membutuhkan waktu dan kerja keras tim yang tak kenal lelah.

Puncaknya, penangkapan N als S di wilayah Bogor Selatan menjadi titik terang. Dari N als S, terungkap jaringan yang melibatkan dua kelompok yang sebelumnya beroperasi secara terpisah, namun kemudian bergabung menjadi satu sindikat yang lebih besar dan terorganisir.

Kombes Bismo menjelaskan peran masing-masing tersangka secara detail: MI als B sebagai eksekutor utama yang mahir menggunakan kunci palsu dan bor; IS als S dan DK als A bertugas mengawasi situasi sekitar lokasi pencurian; AS als A dan I als R als A juga berperan sebagai eksekutor; M sebagai pengawas dan joki yang membawa kabur mobil curian; dan WS als U sebagai penadah yang memasarkan mobil curian.

Modus operandi mereka terbilang rapi. Mereka mengincar mobil yang terparkir, memanfaatkan kunci palsu dan bor untuk membuka pintu dan menghidupkan mesin. Kecepatan dan ketepatan aksi mereka membuat mereka sulit dideteksi. Namun, kejelian dan kerja keras tim Sat Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil membongkar semua aksinya. Para tersangka kini dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Kapolresta juga kembali mengimbau masyarakat untuk waspada dan menggunakan kunci pengaman ganda.

 

Humas Polda Jabar

BJabar/Mpl/PG

Polda Jabar Ungkap Kasus Korupsi dalam Pembangunan Gedung RSUD Al Ihsan

POLDA JAWA BARAT – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan gedung lanjutan D, F, dan G di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan, yang terletak di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2019 ini mengalami kerugian negara yang cukup besar, yakni sekitar Rp 12,8 miliar. Pada hari ini, pihak Polda Jabar menggelar konferensi pers untuk memberikan penjelasan terkait pengungkapan kasus yang melibatkan dua tersangka utama, yakni inisial RT yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, serta MA, seorang wiraswasta asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Penyidikan Kasus Korupsi

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., dalam konferensi pers tersebut menjelaskan bahwa dugaan tindak pidana korupsi ini terjadi di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Pembangunan gedung lanjutan D, F, dan G RSUD Al Ihsan, yang dimulai pada Oktober 2019, seharusnya selesai dalam waktu 75 hari kalender, dengan nilai kontrak sekitar Rp 36,27 miliar. Namun, dalam pelaksanaannya, PT Gemilang Utama Alen selaku kontraktor yang terpilih melalui proses lelang, tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target yang telah disepakati. Pada batas akhir waktu pengerjaan, 28 Desember 2019, progres pekerjaan hanya tercatat sekitar 65,25 persen, jauh dari harapan. Meskipun demikian, PT Gemilang Utama Alen telah menerima pembayaran sesuai dengan kemajuan pekerjaan yang hanya mencapai sekitar 23,58 miliar atau lebih dari 65 persen dari total kontrak yang disepakati.

Audit BPK Temukan Kerugian Negara

Hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia mengungkapkan adanya kelebihan pembayaran yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 12.823.098.148,73. Kelebihan pembayaran ini terjadi karena pembayaran dilakukan lebih besar dari volume fisik yang terpasang, serta adanya pembayaran berlebih kepada konsultan manajemen konstruksi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Modus korupsi yang ditemukan dalam kasus ini mencakup manipulasi dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tidak sesuai dengan prosedur yang ada. Selain itu, terdapat pula dugaan penerimaan suap atau gratifikasi oleh tersangka RT sebesar Rp 632 juta dari berbagai pihak terkait,” ungkap Kombes Pol. Jules Abraham Abast. Lebih lanjut, tersangka MA juga diduga melakukan kelalaian dalam pengawasan proyek, yang menyebabkan pekerjaan tidak selesai sesuai dengan ketentuan kontrak. Bahkan, MA tidak mengembalikan kelebihan pembayaran senilai lebih dari Rp 11,6 miliar.

Barang Bukti yang Ditemukan

Dalam rangka mengungkap kasus ini, penyidik Polda Jabar telah mengamankan sejumlah barang bukti yang terkait dengan tindak pidana korupsi ini. Di antaranya adalah uang tunai senilai Rp 1.813.767.134,00, dokumen kontrak, dokumen pembayaran, laporan kemajuan pekerjaan, serta laporan hasil audit dari BPK dan Politeknik Bandung (Polban) yang turut mengonfirmasi adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek.

Penyidikan Lanjutan dan Pasal yang Dikenakan

Kombes Pol. Jules Abraham Abast menambahkan bahwa kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Kedua pasal tersebut mengatur tentang tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dengan peran serta dalam tindak pidana. Polda Jabar berkomitmen untuk melanjutkan proses penyidikan ini hingga tuntas, guna memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam tindak pidana korupsi ini dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

 

Humas Polda Jabar

BJabar/Mpl/PG

Polresta Bogor Kota Tangkap Tiga Tersangka Kasus Perdagangan Orang

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap kasus perdagangan orang yang melibatkan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur.  Tiga tersangka, A, W, dan F, telah ditangkap dan kini tengah menjalani proses hukum.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan seorang korban berusia 15 tahun yang diiming-imingi pekerjaan di sebuah restoran di Jakarta.

“Namun setelah diajak, didampingi ternyata tidak dipekerjakan di restoran, tapi dieksploitasi secara seksual di daerah Mangga Besar, Jakarta,” kata Kapolresta Bogor, Kamis (19/12/2024).

Korban pun menceritakan kisah itu kepada ibunya, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap ketiga tersangka. Dua tersangka, A dan F, merupakan pasangan kekasih.

Dari hasil pemeriksaan, korban telah dieksploitasi seksual sebanyak 26 kali di empat hotel berbeda di Mangga Besar.  Para tersangka memanfaatkan aplikasi Michat untuk menawarkan korban dan menetapkan tarif antara Rp250.000 hingga Rp400.000.

“Uang diserahkan dari korban kepada pelaku perempuan (W), digunakan untuk membiayai penginapan, makan, dan jajan,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, menjelaskan peran masing-masing tersangka. Tersangka A merupakan orang yang menawarkan pekerjaan fiktif kepada korban, kemudian menghubungkan korban dengan F dan W. W, pacar F, berperan merawat korban selama di Jakarta.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU No 2 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Perdagangan Orang dan/atau Pasal 76 F Jo 83 UU No 5 tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

Tribratanews

BJabar/Mpl/PG

Baharkam Polri Siapkan Pilot Project Peningkatan Komoditas Jagung di Cianjur Dukung Ketahanan Pangan

BAHARKAM POLRI – Maspolin.id|| Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengakselerasi program ketahanan pangan, serta kepada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) untuk memperkuat sektor pertanian di daerah.

Kabaharkam Polri, Komjen Pol. Fadil Imran, menyatakan bahwa Asta Cita pemerintah terkait ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau sektor pertanian, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Kita betul-betul mendukung program Kementan, mendukung pemerintah, agar sumber daya organisasi Polri memahami apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan ketahanan pangan, khususnya pada komoditas jagung,” ujar Komjen Pol. Fadil Imran dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Baharkam Polri di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (18/12/2024).

Komjen Pol. Fadil menjelaskan bahwa Polri dan Kementan dapat saling bekerja sama sebagai fasilitator masyarakat, khususnya petani, dalam mengembangkan produksi jagung. Ke depan, Polri akan menjalankan pilot project untuk peningkatan produksi tanaman pangan jenis jagung.

“Dengan dukungan sumber daya Polri yang kita gerakkan hingga ke daerah-daerah, Polri memiliki peran aktif sebagai fasilitator bagi petani, kelompok tani, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan seperti ketersediaan lahan, penyediaan benih, pupuk, dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan kolaborasi yang luar biasa.

“Ini kolaborasi luar biasa, kami ucapkan terima kasih. Kami juga berharap Polri bisa fokus dalam pendampingan ketahanan pangan,” ujar Menteri Pertanian.

Ia juga berharap bahwa melalui kolaborasi ini, akan ada pengawasan ketat terhadap pendistribusian pupuk hingga bantuan alat pertanian, sehingga tidak terjadi lagi kasus pupuk palsu atau penyalahgunaan bantuan.

Setelah pelaksanaan rakernis, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Fadil Imran beserta rombongan melakukan peninjauan ke Desa Jamali, Kecamatan Mande, untuk melihat langsung lahan penanaman Jagung Hibrida FKDB Polri seluas 6 hektare.

 

HUMAS POLRI

RED/Mpl/SSS

Bangun Indonesia Melalui Pendidikan, Presiden Temui Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam pertemuan dengan hampir 2000 mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Al-Azhar Convention Center, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, pada Rabu (18/12/2024). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

 

KAIRO, MESIR – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengadakan pertemuan hangat dengan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, pada Rabu, 18 Desember 2024. Acara yang digelar di Al-Azhar Convention Center ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh inspirasi.

Dalam sambutannya dihadapan hampir 2000 mahasiswa yang hadir, Presiden menekankan pentingnya tekad, ketekunan, dan kerja keras dalam menuntut ilmu demi kemajuan bangsa. Ia juga mendorong mahasiswa untuk mengambil inspirasi dari tokoh-tokoh besar yang menjunjung nilai inklusivitas, persatuan, dan toleransi.

“Saya bersyukur, saudara-saudara memilih belajar di Universitas Al-Azhar, universitas yang sangat bersejarah, universitas Islam yang mengajarkan pelajaran Islam yang damai, pelajaran Islam yang sejuk, pelajaran Islam yang moderat, pelajaran Islam yang tidak mengajarkan kebencian, pelajaran Islam yang tidak mengajarkan saling mencari kesalahan tapi saling mencari titik titik temu,” ujar Presiden.

Di samping itu, Presiden juga mengingatkan mahasiswa untuk terus menghormati keberagaman, baik di dalam maupun di luar negeri. Ia mencontohkan kepemimpinan Presiden Ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid yang dikenal sebagai tokoh muslim yang mampu merangkul semua kaum di Indonesia.

“Gus Dur saya kenal dekat, pemimpin muslim, Ketua Umum NU, datang dari keluarga syekh besar kita, keluarga tebu ireng tapi beliau pemikirannya sangat luas, beliau jiwanya sangat baik, beliau merangkul semua, beliau menjadi tokoh muslim yang sangat terkenal sebagai tokoh inclusiveness, tokoh yang melindungi semua minoritas,” tuturnya.

Dalam suasana tersebut, Presiden juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk tidak hanya meraih ilmu, tetapi juga berbuat baik untuk bangsa. Selain itu, Kepala Negara juga mengajak para mahasiswa untuk bekerja sama dengan semua suku, ras, dan agama.

“Marilah kita bekerja sama satu dengan yang lain, bekerja sama dengan semua bangsa, bekerja sama dengan semua agama lain, bekerja sama dengan semua suku, semua ras, karena kita memiliki cita2 dan kepentingan yang sama, kita ingin mencari hidup yang baik di dunia ini, artinya hidup yang lepas dari ketakutan, lepas dari ancaman,” kata Presiden.

Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya membangun bangsa melalui pendidikan dan kerja keras. Kepala Negara pun memotivasi para mahasiswa untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa, rakyat, dan negara.

“Tidak gampang sekolah di negara orang, jauh dari keluarga, saya percaya saudara tabah dan teguh, tegar menghadapi kesusahan kesulitan. Selamat belajar, selamat berjuang,” tandasnya.

Kehangatan pertemuan ini tidak hanya memberikan semangat baru bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran generasi muda sebagai pilar kemajuan Indonesia di kancah global.

Setkab/RI

RED/Mpl/SSS

Presiden Prabowo Subianto Temui Grand Syekh Al-Azhar, Pererat Hubungan Keagamaan dan Pendidikan

MESIR – Maspolin.id|| Dalam kunjungan kenegaraannya ke Mesir, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb, di Mashiaket Al-Azhar, Kairo, pada Rabu, 18 Desember 2024. Pertemuan tersebut menandai langkah penting dalam mempererat hubungan keagamaan dan memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Mesir.

Tiba di Mashiaket Al-Azhar, Presiden Prabowo disambut dengan hangat oleh Grand Syekh Al-Tayeb, yang turut memperkenalkan sejumlah ulama terkemuka Mesir yang hadir untuk menyambutnya. Kehadiran Presiden Prabowo di institusi keagamaan tersebut menjadi simbol hubungan erat yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Al-Azhar.

Setelah sesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Grand Syekh Al-Tayeb melanjutkan pertemuan dan diskusi di Ruang Kerja Grand Syekh. Pertemuan tersebut diyakini akan makin mempertegas hubungan historis antara Indonesia dan Al-Azhar, yang telah menjadi rumah pendidikan bagi ribuan mahasiswa Indonesia selama beberapa dekade.

Pertemuan tersebut juga bukanlah yang pertama bagi kedua tokoh. Sebelumnya, Grand Syekh Al-Tayeb telah bertemu dengan Presiden Prabowo saat kunjungannya ke Indonesia pada Juli lalu.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan Indonesia dan Mesir, tetapi juga menggarisbawahi peran sentral kedua negara dalam mempromosikan perdamaian dan harmoni antarumat beragama di dunia.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Duta Besar Republik Indonesia di Kairo Lutfi Rauf.

Setkab/RI

RED/Mpl/SSS

Pembatasan Kendaraan Barang Berlaku di Jalur Tol dan Non-Tol Jawa Tengah Mulai Jumat (20/12/2024)

POLDA JATENG – Maspolin.id|| Berlandaskan SKB 3 Menteri, Polda Jateng telah menetapkan langkah strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Salah satu kebijakan penting yang diterapkan adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di beberapa ruas jalan tol dan non-tol di wilayah Jawa Tengah.

Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Jumat, 20 Desember 2024 pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 22 Desember 2024 pukul 24.00 WIB. Operasional kembali dibebaskan pada Senin, 23 Desember 2024, namun akan diberlakukan kembali hari Selasa, 24 Desember 2024.

“ mulai besok jumat (20/12/2024) sudah di berlakukan, mohon di pedomani untuk kelancaran arus lalu lintas “ kata Dir Lantas.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang melibatkan Dirjen Hubungan Darat, Kakor Lantas Polri, dan Dirjen Bina Marga. Jenis kendaraan yang akan dibatasi meliputi kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan atau gandengan, serta kendaraan pengangkut hasil galian, tambang, dan bahan bangunan.

Namun, pembatasan ini tidak berlaku untuk kendaraan yang mengangkut kebutuhan masyarakat seperti bahan bakar minyak atau gas, barang pokok, pakan ternak, kendaraan penanganan bencana, hingga hewan ternak. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama libur Nataru.

Sebagaimana sebelumnya sudah di beritakan, pembatasan operasional akan diterapkan di sejumlah jalur strategis, baik tol maupun non-tol. Beberapa ruas tol yang menjadi fokus pembatasan meliputi Tol Brebes-Sragen, Tol Semarang-Demak, Tol Dalam Kota Semarang, dan Tol Yogyakarta-Solo. Sementara itu, di jalur non-tol, pembatasan berlaku di Pantura Cirebon-Brebes-Tegal-Demak, Jalur Tengah Solo-Klaten-Yogyakarta, dan Jalur Lintas Selatan termasuk Jalan Daendeles.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Sonny Irawan, menjelaskan bahwa pembatasan operasional ini bertujuan untuk menciptakan kelancaran dan kenyamanan selama periode libur panjang.

” Kebijakan ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara kendaraan barang, untuk menaati aturan yang telah ditetapkan demi kepentingan bersama. Tim kami akan terus memantau dan memberikan pelayanan terbaik selama masa Nataru,” kata Kombes Pol. Sonny Irawan.

” Bila ditemukan melanggar SKB 3 menteri tersebut maka akan dikeluarkan dari jalan tol dan ditempatkan pada kantong parkir yg ada ” tutup Dir lantas.

 

Humas Polda Jateng

BJateng/Mpl/GG

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Operasi Antik Lodaya Polda Jabar Sasar 47 Target Narkoba Kerahkan 1.112...

BANDUNG, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Polda Jawa Barat mengerahkan 1.112 personel dalam Operasi Antik Lodaya 2026 yang berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.