Cegah Pengedaran Narkoba Ditresnarkoba Polda Banten Sosialisasi ke PT. Perkasa Abadi Makmur

BANTEN – Untuk meminimalisir peredaran dan penyalah gunaan narkotika wilayah Banten Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten melakukan sosialisasi pembinaan dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada pengurus dan pengemudi truk di Pool PT. Perkasa Abadi Makmur di Kecamatan Gerem, Kota Cilegon. Selasa (29/1/2019).

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh 35 karyawan PT.Perkasa Abadi Makmur
Terdiri dari staf, pengurus dan perwakilan pengemudi truk treller dan cool desel box dan Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Banten, AKBP Ade Kusnadi, S.H, M.Si, beserta jajaran.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melaui Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Banten, AKBP Ade Kusnadi, S.H, M.Si, mengatakan dengan sosialisai ini sekaligus memberikan pengetahuan kepada para supir truk bahaya penguna narkoba, sanksi kurungan penjara bagi pengedaran narkoba.

“Bahwa penyalahgunaan narkoba akan mendapatkan sanksi yang berat di Indonesia, karena Indonesia adalah negara yang melarang penggunaan narkoba, di mana narkoba hanya digunakan untuk kepentingan kesehatan dan atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, hal tersebut diatur dalam Undang – undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Ade Kusnadi.

Dijelaskan namun saat ini kita sangat prihatin, gempuran narkoba sudah menyentuh semua lapisan masyarakat, mau yang muda, yang tua, di desa, ataupun di kota. Indonesia sudah tidak bisa dijajah dengan peperangan.

“Maka jalan satu-satunya adalah dengan narkoba, sehingga generasi bangsa kita hancur dan mudah diadu domba, orang yang terkena narkoba bisa dilihat dengan ciri 3 ong yaitu suka bohong, suka bengong dan terakhir nyolong,” jelasnya (Adm Bid Humas).

Tinjau Pendam, Kasdam IV: Sampaikan Berita Sesuai Fakta

Semarang, Maspolin.id – Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengatakan, Penerangan Kodam (Pendam) sebagai corong Kodam, informasi atau berita yang disampaikan harus sesuai data dan fakta-fakta yang ada.

“Baik itu berita yang bersifat ke luar untuk masyarakat umum, maupun berita ke dalam untuk prajurit, PNS, dan keluarganya,” ucapnya kepada Kepala Pendam Kolonel Arh Zaenudin SH MHum, saat berkunjung ke Kantor Pendam, Selasa (29/1/2019).

Kasdam menambahkan, saat ini khususnya di media sosial sering bermunculan berita hoaks yang tidak bisa dipercaya dan kerap kali justru membuat resah masyarakat.

Menurut Kasdam, dengan begitu Pendam harus bisa menjernihkan berita bohong (hoax) yang berkembang dengan memberikan informasi atau berita yang data-data dan faktanya jelas.

“Berita atau informasi yang disampaikan Pendam datanya harus benar dan disertai fakta-fakta yang jelas,” tandas dia.

Orang nomor dua di Kodam IV/Diponegoro ini juga mengingatkan, agar kinerja dan prestasi bidang penerangan yang sudah baik selama ini, harus mampu dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.

Ketika berkunjung ke Pendam IV/Diponegoro, Kasdam sempat melihat-lihat studio Radio Suara Diponegoro dan Diponegoro Channel TV. (Estanto/Pendam)

Kerap Di Curigai Memiliki WIL,Suami Di Jombang Nekat Kendat

JOMBANG,Maspolin.id – Entah apa yang ada di pikiran Suparman alias Subur (38) warga Dusun Cangkring, Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, di ruang belakang rumahnya, Senin (28/1/2019) sore, sekitar pukul 16.10 WIB.

Korban nekad gantung diri, saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. Dimana pada saat kejadian, istri korban sedang berada dirumah tetangganya, sedangkan kedua anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sedang bermain diluar rumah bersama teman-temannya.

Kapolsek Perak, AKP Untung Sugiarto menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Dari (80) yang tidak lain orang tuanya sendiri. Saat ditemukan, posisi korban sudah tergantung dengan menggunakan tali yang terikat ke bambu ruang belakang rumahnya, sepanjang 2 meter dan terbuat dari plastik berwarna biru.

Spontan, ibu korban pun langsung berteriak dengan kencang, begitu mendapati anaknya sudah tergantung. Teriakan Dari pun, di dengar oleh Lilik Siti Rokhanah (38) tetangganya, lantas Lilik memberitahu warga lainnya dan langsung menuju ke sumber suara.

Begitu sampai, terlihat Siti Rokanah (34) istri korban yang datang lebih cepat, sedang berusaha menolong suaminya dari jeratan tali. Melihat Rokanah menurunkan tubuh suaminya, tetangga yang datang ikut membantu untuk menurunkannya. Setelah berhasil diturunkan, tubuh korban lantas dibawa ke ruang tamu.

“Namun, setelah berhasil diturunkan nyawa korban sudah tidak bisa terselamatkan lagi, sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” jelas AKP Untung.

Mengetahui adiknya sudah dalam keadaan meninggal, Sukiono (39) kakak korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian (Polsek) Perak. Mendapatkan laporan, polisi bersama petugas medis menuju ke rumah korban, begitu sampai langsung melakukan olah TKP dan memeriksa tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan bekas penganiyaan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia murni akibat gantung diri. Sebab, hanya ditemukan bekas jeratan tali yang melingkar pada leher korban,” terang AKP Untung.

Lanjut Kapolsek, dari sejumlah keterangan yang didapat, korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran kesal dengan istrinya yang sering cemburu terhadap korban. Sebab, istrinya mencurigai korban mempunyai wanita idaman lain (WIL), hingga keduanya kerapkali terlibat cekcok.

Atas kejadian ini, keluarga korban menerima jika ini merupakan musibah, dan tidak mempermasalahkan dengan membuat surat pernyataan, dan pihak keluarga pun tidak menghendaki adanya Autopsi. Kemudian jenazah korban di serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menerima ini sebagai musibah, dan tidak menghendaki Autopsi. Kemudian kita serahkan jenazah kepada keluarga untuk di makamkan,” pungkas AKP Untung Sugiarto.

JAJANG

Ini Pesan Ibu Asuh Polwan Dihadapan 415 Polisi Wanita Polda Banten*

Serang, Banten – Sekitar 415 Polisi Wanita (Polwan) Polda Banten menghadiri tatap muka dengan Ibu Asuh Polwan Polda Banten Ny. Niken Tomsi Tohir dan mendapatkan arahan dari Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan.

Turut hadir Kabid Propam AKBP Yulianus Yulianto, Kabidkeu Polda AKBP Maya Purnama, para Ketua Cabang Bhayangkari beserta pengurus.

Bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten, Ny. Niken Tomsi Tohir memperkenalkan istri-istri para Pejabat Utama Polda Banten dihadapan ratusan Polwan dan para Ketua Cabang Bhayangkari beserta pengurus, Selasa (29/01/2019).

“Kenali para istri Pejabat Utama, karena mereka adalah Ibu Asuh para Polwan di masing-masing Satuan Kerjanya. Jangan sampai tidak mengenali para Ibu Asuh kalian, anggap seperti Ibu sendiri jangan sebaliknya,” ungkap Ny. Niken Tomsi Tohir.

Ia mengingatkan bahwa profesi sebagai Polisi Wanita terikat dengan kode etik profesi Polri. Dimana dalam pergaulan sehari-hari ketika bekerja maupun bergaul dilingkungan masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan yang dapat mencoreng nama baik intitusi.

“Jaga nama baik institusi Polri, jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat menurunkan citra baik Polri yang selama ini kita jaga bersama-sama,” tambahnya.

Dikesempatan lainnya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan mengungkapkan, perkembangan media teknologi terutama media sosial membawa era baru. Yang mana arus informasi di media sosial sulit dibendung, baik sifatnya positif bahkan negatif.

“Fenomena media sosial tumbuh begitu pesat, sebaran informasi yang sifatnya positf bahkan negatif sulit terbendung. Untuk itu sebagai Polwan harus berhati-hati dalam menggunakan medsos, jadilah contoh yang baik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat disekitar lingkungan anda berada,” himbau Wakapolda Banten.

Kapolda Banten Hadiri Kegiatan Rapim TNI/POLRI 2019 di Mabes Polri

JAKARTA – Kapolda Banten, Irjen Pol Drs.Tomsi Tohir Msi menghadiri kegiatan rapat pimpinan (Rapim) TNI/POLRI di ruangan Auditorium PTIK Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/19).

Ketukan palu Kapolri Jenderal Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D tanda telah dibukanya Rapim TNI Polri Tahun 2019 yang sekaligus pembekalan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto.

Dalam sambutannya Kapolri menyampaikan tentang strategi Polri dalam mengamankan dan menyukseskan Pemilu tahun 2019. Tema dalam Rapim TNI Polri Tahun 2019 ini adalah “Dilandasi Profesionalitas, Soliditas, dan Netralitas, TNI-Polri bersinergi mengamankan Pemilu 2019 dan pembangunan nasional dalam rangka menjaga keutuhan NKRI”.

Sementara Kapolda Banten melalui Kabidhumas AKBP Edy Sumardi P SIK MH membenarkan bahwa Kapolda Banten menghadiri kegiatan Rapim TNI Polri yang berlansung di Auditorium Mabes Polri, Jakarta. “Kegiatan ini sebagai upaya TNI/POLRI untuk membahas stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan Pemilu Pilpres dan Pileg bulan April mendatang,”terang Edy

Dijelaskan Kabid Humas, Polri dan TNI bersifat Netralitas, Sinergitas, dan Soliditas serta ada dua unsur yang tidak punya hak politik yang menjadi tumpuan masyarakat untuk menciptakan demokrasi Aman, Damai dan Sejuk.

“Pelaksanaan Rapim ini dilaksanakan untuk menyamakan Persepsi, Visi, Misi dan cara bertindak dalam pengamanan Pemilu mendatang agar terwujud Pesta Demokrasi yang tetap kondusif. Dalam Rapim ini dilaksanakan dengan peserta sebanyak 411 orang, diantaranya pejabat struktural TNI, pejabat utama Mabes Polri, para Kapolda, dan para Pangdam se-Indonesia,”tutup Edy. *(BidHum)*

Apel Linmas Distrik Majenang, Bupati: Perangi Berita Hoaks

Cilacap, Maspolin.id – Kembali Polres Cilacap menggelar Apel Linmas, dan kali ini dipusatkan di Alun-alun Kecamatan Majenang, Selasa (29/1/2019).

Apel Linmas se-Distrik Majenang itu dalam rangka pengamanan Pilkades, Pileg, dan Pilpres tahun 2019.

Hadir dalam apel, Forkopimcam se-Distrik Majenang, kepala desa se-Distrik Majenang, kepala dinas instansi se-Distrik Majenang, ketua Bawaslu Cilacap, Panwas kecamatan se-Distrik Majenang, tokoh agama, dan tokoh masyarakata, serta 2.500 personel gabungan Polri-TNI dan Linmas se-Distrik Majenang.

Dalam sambutannya, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, persatuan dan kesatuan merupakan modal dasar berjalannya pemerintahan, sehingga negara tetap berdiri tegak dan masyarakat pun akan tetap menjalankan aktivitas dengan aman, tenang, dan lancar.

“Dilaksanakannya Apel Linmas ini untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam melaksanakan pengamanan Pilkades, Pileg, dan Pilpres tahun 2019,” imbuhnya.

Kapolres juga mengajak kepada seluruh anggota Linmas agar bisa membina soliditas dan integritas Linmas dengan anggota Polri dan TNI yang bertugas di TPS. “Segera laporkan kepada pimpinan apabila terjadi kendala dan kesulitan di lapangan untuk segera mendapatkan petunjuk dan arahan,” tegas Djoko.

Sementara itu, Bupati Cilacap mengajak kepada seluruh masyarakat Cilacap dalam menghadapi Pilkades, Pileg, dan Pilpres untuk ikut serta menciptakan Kabupaten Cilacap yang aman dan damai, salah satunya dengan memerangi berita hoaks yang banyak tersebar di masyarakat.

Kepada anggota Linmas, bupati memberikan semangat agar selalu siap dalam pelaksanaan pengamanan Pilkades, Pileg, dan Pilpres.

Dalam apel tersebut dilaksanakan penandatanganan berita acara penyerahan Linmas dari Bupati Cilacap kepada Kapolres Cilacap agar bisa digunakan membantu Polri dalam pengamanan di TPS. (Estanto)

Gerak Cepat, Pemdes Sidodadi Adakan Pembasmian Sarang Nyamuk DBD


BOJONEGORO,Maspolin.id  – Pemerintah Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, berkerjasama dengan kepala DPD rescue Perindo jawa timur melakukan pengasapan untuk menanggulangi serangan demam berdarah.

Kades (Kepala Desa) Sidodadi, Mudakir menyampaikan bahwa, ada 14 warganya yang terjangkit demam berdarah dan sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas.

“Total ada 14 warga kami yang terdampak demam berdarah. Mereka bergantian keluar masuk rumah sakit sejak Desember tahun lalu,”ucap kades Mudakir saat dihubungi awak media, Selasa sore (29/1/2019).

Meski demikian Mudakir menyatakan tak ada warganya yang sampai menjadi korban jiwa dari penyebaran nyamuk aedes aegypti ini.

“Makanya sebelum ada korban jiwa kita antisipasi dengan meminta pengasapan alias fogging dan alhamdulillah dikabulkan,” katanya.

Selanjutnya, di sisi lain, Ketua DPD Rescue Perindo Jawa Timur, Suci Rakhmawati menjelaskan salah satu pertimbangan pihaknya mengasapi Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu diantaranya karena banyaknya warga yang terjangkit DB.

“Ini awalnya kan hanya beberapa RT tapi karena permintaan dari pemerintah desa akhirnya kita putuskan hampir menyeluruh seluruh desa,” jelasnya.

Tak kurang 15 RT di RW 1, 2, dan 3 Desa Sidodadi, dengan ratusan kepala keluarga (KK) mendapatkan pengasapan sejak Selasa pagi hingga menjelang sore hari.

“Tadi warga begitu antusias, terlebih beberapa tetangga mereka kan ada yang terjangkit DB. Jadi ada rasa khawatir ikut terserang juga,” pungkasnya.

Reporter : Cipto
Sumber : Okezone

Laksanakan Giat Go To Kampus di USU, Ini Rangkaiannya…

MEDAN,Maspolin.id – Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H. Tobing, SH, SIK, MH, diwakili Kasi Hukum Iptu Sariyono, SH, M.Kn didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru, Aiptu S. Karo – Karo melaksanakan Giat Go To Kampus di USU, Selasa (29/1/2019) pukul 07. 30 WIB.

Rangkaian kegiatan, pukul 07.30 WIB,  pengambilan apel satpam USU di halaman Kantor Satpam USU didampingi Kabag Keamanan USU, Fauzul, SE, MM, dengan jumlah pesonil Satpam 35 orang, dan dilanjutkan memberikan arahan  sebagai berikut, 

Mengajak seluruh Satpam sebagai pengaman khusus Kampus USU dan mengerti akan tugas pokoknya masing – masing yaitu, mengutamakan pengamanan terhadap para Guru Besar serta para Dosen serta para Mahasiswa /i  utamakan masalah keamanan kenderaan roda 2 maupun 4 supaya tetap diawasi dan disusun rapi sesuai dengan lokasi yang sudah disediakan di lingkumgan universitas masing – masing tetap pengawasan yang jeli dan teliti jangan ada sampai hilang.Selanjutnya Satpam adalah pembantu Polri dalam hal keamanan internal Kampus USU mengimbau kepada para mahasiswa/i untuk menambah kunci ganda di sepeda motor masing – masing dan juga memakirkan kenderaannya di tempat kantong – kantong parkir yang sudah disediakan oleh pihak Fakultas masing – masing.

Mengimbau kepada para Satpam yang bertugas Apabila ditemukan pelaku tertangkap tangan oleh mahasiswa maupun oleh Satpam sendiri, jangan main hakim sendiri. Sesegera mungkin menghubungi Pa Pengawas ataupun Polsek Medan Baru guna proses penyidikan .Dikarenakan di Kampus USU adalah salah satu kampus terbesar di wilayah Sumatera Utara yait,  pusat belajar mengajar untuk mendidik calon calon intelektual, maka kepada seluruh Satpam tetap sopan dalam hal melayani baik kepada para mahasiswa/i dan tamu –  tamu yang berkeunjung ke USU.

Seolah – olah Satpam adalah garda terdepan dalam pengamanan di lingkungan kampus USU. 

  1. Hasil yang diharapkan, kedepan diharapkan akan terjalin hubungan yang harmonis tentang masalah keamanan dan pengamanan dan kerjasama yang baik antara Satpam USU dengan personil Polsek Medan Baru Polrestabes Medan.
  2. Yang akibatnya pencurian di lingkungan Kampus USU dapat ditekan/ berkurang serta para Dosen/Staf pengajar serta mahasiswa. Dapat belajar dengan tenang dan nyaman serta dapat tercapai apa yang dicita – citakan.

Novian

Bikin Resah Warga, Seorang Pemuda di Wringinanom Gresik Diamankan Polisi

Gresik,Maspolin.id – Bikin resah warga, Seorang pemuda berinisial MWF (26) diamankan Kepolisian Sektor Wringinanom lantaran menyimpan narkotika jenis sabu didalam rumahnya.

Kapolsek Wringinanom Polres Gresik AKP Supiyan menjelaskan, penangkapan kasus ini bermula saat pihaknya mendapatkan laporan warga yang mengaku resah karena penghuni salah satu rumah di Desa Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringianom Kabupaten Gresik diduga sering digunakan pesta miras dan sabu.

“Adanya laporan dari masyarakat, kami langsung melakukan penyidikan” jelas Kapolsek.

Setelah dilakukan penyelidikan anggota Reskrim Polsek Wringinanom mendapati ada yang mencurigakan dan melakukan penggeledahan di rumah salah satu rumah di Desa Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringianom Kabupaten Gresik yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, pada Senin (28/1) sekitar pukul 00.30 WIB dan berhasil menemukan satu paket narkotika jenis sabu di bawah tempat tidur MWF (26) dan tujuh buah plastik klip yang diduga bekas bungkus sabu (didalamnya masih terdapat sisa serbuk sabu).

“Dari hasil penggeledahan, Kami langsung mengamankan MWF (26) warga Pasinan Lemah Putih Kecamatan Wringianom Kabupaten Gresik beserta barang bukti berupa satu Buah HP Merk Vivo V5 warna Gold yang didalamnya terdapat Chat transaksi Narkoba, Buah Klip Plastik putih berisikan serbuk kristal yang diduga sabu seberat 0.12 Gram, tujuh Buah klip plastik bekas (didalamnya masih terdapat sisa serbuk kristal yang diduga sabu), satu buah dompet warna merah berisikan KTP dan klip plastik kosong dan satu buah kotak rokok kosong merk Gudang Garam yang digunakan untuk menyimpan serbuk kristal yang diduga sabu” terang Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan (29/1).

Atas kejadian tersebut, Pelaku kini berada di Mapolsek Wringinanom guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, MWF (26) dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) sub 132 ayat (1) UU RI No.35 th 2009 Tentang Narkotika tentang dengan hukuman penjara paling sedikit enam tahun danpaling lama dua puluh tahun.

(Hum/Gondrong)

Satreskrim Polres Gresik Tangkap DPO Pelaku Pembobolan Toko Ban

Gresik,Maspolin.id – Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus DPO pelaku tindak pidana pencurian berinisial SLD yang telah membobol toko Planet Ban di Jalan Raya Kepatihan, Kecamatan Menganti. Tersangka yang merupakan warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti ditangkap di rumahnya Minggu dini hari (27/1). Saat ini tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Gresik.

Penangkapan itu merupakan hasil pengembangan kasus pembobolan toko ban yang teejadi pada November 2017. Dari hasil penyelidikan dan identifikasi rekaman CCTV, anggota Reskrim rayon selatan berhasil mengungkap identitas pelaku. Mereka terdiri dari SLD, IWN dan AMB.

“Tersangka IWN dan AMB masih buron,” ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo SH SIK.

AKP Andaru menjelaskan modus operandi para pelaku. Masing-masing pelaku punya peran berbeda. Tersangka berinisial SLD dan IWN bertugas mencongkel pintu toko. Sedangkan AMB bertugas mengawasi kondisi di sekitar toko. Begitu sudah dipastikan aman, SLD dan IWN langsung menyatroni toko ban tersebut.

Alumnus Akpol 2009 itu membeberkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Diantaranya, 3 buah ban merk Forza, 1 lonjor besi linggis, 1 unit motor Yamah Mio dan motor Suzuki Satria warna hitam. Kendaraan roda dua itu dipakai para pelaku beraksi.

AKP Andaru menyatakan anggota reserse mobile (resmob) sudah mengantongi dua identitas pelaku yang lain. Semuanya masih dalam proses pengejaran.

“Tim masih bekerja di lapangan. Semoga bisa segera tertangkap,” jelas Kasat Reskrim Polres Gresik.

Sementara itu, AKBP Wahyu memastikan akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap segala jenis kejahatan. Sebagai antisipasi, masyarakat dihbau untuk peduli terhadap keamanan benda berharganya. Salah satunya, dengan memasang kamera CCTV di rumah.

“Kalau perlu, tambahkan kunci gembok, membuat pagar atau tralis pada jendela,” pungkas Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro.

(Hum/Gondrong)

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.