Dua Pelaku Curas Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Bojonegoro

Bojonegoro,Maspolin.id – Dua dari delapan orang kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan, yang melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Bojonegoro dan sejumlha kabupaten lain, berhasil diamankan anggota Sat Reskrim Polres Bojonegoro. Seorang diantaranya sempat dilumpuhkan oleh petugas, karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, saat menggelar konferensi pers di hadapan sejumlah awak media, Selasa (22/01/2019) siang, di Mapolres Bojonegoro.

“Gerombolan pelaku pencurian dengan kekerasan ini ada delapan orang, dua orang diamankan di Polres Bojonegoro, tiga orang diamankan Polres Pati Jawa Tengah dan tiga orang masih DPO,’” tutur Kapolres.

Adapun identitas kedua pelaku yang berhasil diamankan Polres Bojonegoro berinisial PW (26) warga Kabupaten Ngawi dan MN (47) warga Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Sementara korbannya warga Kecamatan Padangan, yang menderita kerugian sebesar Rp 85 juta; Kemudian warga Kecamatan Ngraho, yang menderita kerugian sebesar Rp 56 juta; Dan warga Kecamatan Purwosari, yang menderita kerugian sebesar Rp 12 juta.

“Dalam melakukan aksinya, para pelaku melakukan secara bersama-sama dan pelaku juga menggunakan senjata api rakitan, yang digunakan menggunakan peluru senapan angin,” kata Kapolres.

Kapolres menerangkan bahwa kronologi penangkapan pelaku bermula saat tiga orang dari kawanan pelaku pencurian tersebut berhasil diamankan anggota Polres Pati, Provinsi Jawa Tengah dan diduga para pelaku juga pernah malakukan pencurian di wilayah hukum Polres Bojonegoro, sehingga penyidik Polres Bojonegoro segera melakukan interogasi pelaku pencurian yang dilakukan penahanan di Polres Pati tersebut.

“Dari hasil interogasi tersebut didapat fakta bahwa pelaku juga pernah melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah Bojonegoro dan di antarannya ada yang melarikan diri,”kata Kapolres.

Selanjutnya, anggota Polres Bojonegoro segera melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang melarikan diri tersebut hingga akhirnya petugas Polres Bojonegoro berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku PW (26), di wilayah Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, sedangkan pelaku MN (47( berhasil diamankan petugas di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang Banten.

“Kedua pelaku selanjutnya di pelaku dibawa ke Polres Bojonegoro untuk dilakukan penyidikan.” kata Kapolres.

Atas perbuatannya, para pelaku disangka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP.

“Pelaku diancam dengan pidanan penjara paling lama dua belas tahun,” tutur Kapolres.

Gondrong

Polres Bojonegoro Sosialisasikan MRSF Hingga Pelosok Desa

Bojonegoro,Maspolin.id – Untuk mendukung program pemerintah dalam hal tertib lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, Polres Bojonegoro melaksanakan sosialisasi MRSF (Millennial Road Safety Festival) ke Pelosok pelosok desa.

MRSF (Millennial Road Safety Festival) akan digelar oleh Polri mulai 2 Februari hingga 31 Maret 2019. Selain anggota Sat Lantas Polres Bojonegoro, anggota Polsek dan Bhabinkamtibmas juga ikut melakukan sosialisasi ke desa dan ke berbagai komunitas.

Disampaikan oleh Kapolrea Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, pada Minggu (20/01/2019) siang, tujuan kegiatan millenial road safety festival adalah untuk menggelorakan keselamatan berlalu lintas yang difokuskan pada kaum millenial, yakni usia 17 hingga 35 tahun, karena pada usia itu menempati ranking tertinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan sosialisasi ini untuk mendukung Polri yang akan melaksanakan kegiatan millenial road safety festival pada 2 Februari hingga 31 Maret 2019 mendatang secara serentak di 34 provinsi se-Indonesia, dengan target dua juta relawan”, kata Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto, menyampaikan bahwa, kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk menggelorakan keselamatan berlalu lintas, memberdayakan generasi milenial untuk ikut mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas di jalan raya khususnya kalangan generasi milenial.

“Kita akan bekerjasama dan merekrut Relasi (Relawan Lalu Lintas Indonesia) sekitar 3000an untuk menjaring kaum millennial agar lebih disiplin dalam berlalu lintas,” ucap Kasat Lantas.

Sedangkan untuk pelaksanaan di Bojonegoro, Kasat Lantas menyampaikan bahwa rencananya di Bojonegoro akan dilaksanakan MRSF (Millennial Road Safety Festival) di Alun-alun Bojonegoro.

Gondrong

Kapolrestabes Medan Hadiri Forum Silaturohmi Kamtibmas Ustadz Dan Da’i Se-Kota Medan

MEDAN,Maspolin.id – kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSI menghadiri kegiatan forum silaturahmi kamtibmas ustadz/dai Sekota Madya Medan yang dilaksanakan digedung uniland jalan M.T haryono Medan,Rabu 24 Januari 2019

kegiatan ini dihadiri oleh kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSI, Ketua MUI kota Medan Prof Dr H Mohd Hatta, rektor pusat studi perdamaian,Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani SIK,Kasat Binmas Polrestabes Medan AKBP Rudi Hartono,SIK,MM,
Kapolsek jajaran Polrestabes Medan dan ustadz/Dai kota Medan.

Awal kegiatan dimulai dengan Kata Sambutan kapolrestabes Medan,kata sambutan dari ustadz/ dai yang mewakili yaitu ustadz Dr Zainul Fuad,MA,diskusi /tanya jawab dan doa dibawakan oleh Al ustadz H ulumuddin siraj serta ramah tamah.

Kegiatan forum silaturahmi Kamtibmas ustadz/dai se kota Medan ini guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.Tokoh masyarakat lintas agama turut berperan dalam membina Kamtibmas.Mari kita bersinergi dan bekerja sama saling komunikasi intens,saling melapis dan satu tujuan.

Polri terus berupaya dengan berbagai cara untuk menciptakan Kamtibmas yang aman dengan didukung masyarakat.

Kami mengajak tokoh masyarakat maupun tokoh agama agar disampaikan kepada warganya dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama.Mari berpikir secara cerdas, kritis dan bijaksana. jangan mau dihasut oleh pihak tertentu yang ingin melakukan perbuatan anarkis seperti pelecehan,pencemaran nama baik serta intimidasi kepada seseorang serta tidak terprovokasi dan melakukan penghasutan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Saya mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat,alim ulama dan warga kota medan atas kerjasamanya,doa dan dukungannya sehingga kota medan aman dan kindusif.

(Novian)

Menggapai Kemenangan

Oleh: Bon Ali

Menjadi menang tidaklah harus berkecukupan baik sandang, pangan maupun papan.

Hati yang ikhlas dalam menjalani kehidupanlah sesungguhnya kemenangan yang sejati itu.

Bagi mbah Sunaryo hidup yang dijalani adalah perjalanan, dan yang bwliau yakini kelak masih ada kehidupan yang lebih baik dari saat ini.
Tinggal sebatangkara, tanpa identitas selembarpun masih bisa dijalani. Sekilas tak ada kesedihan, kalaupun ada beliau sembunyikan.

Beliau tampak sedih ketika melihat seragam yang kami kenakan, karena beliau memandang berat tugas kami dengan seragam ini.

Dengan seragam secara tidak langsung ada beban yang dipanggul. Menurut keterangan mbah Sunaryo.

Tinggal dibawah rumpun bambu, dengan dinding blarak anyam, bertiang bambu dan beratap terpal.
Bagi beliau sudah nyaman karena bisa terhindar dari terik mentari dan terhindar dari derasnya hujan.

Tak ada yang disembunyikan darinya, beliau polos dan apa adanya.
Dibantu syukur ga dibantu tetap istiqomah.

Semoga Negri ini damai, bahagia,

Siswi SMP Di Cabuli Oleh Oknum Driver Ojek Online, Di Jombang

JOMBANG,Maspolin.id – Tidak kuat menahan nafsu birahinya, Yulianto (40) driver ojek online asal Kelurahan Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, nekad mencabuli penumpangnya sendiri, yaitu SAA (14) pelajar asal Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Atas perbuatannya itu, Yulianto pun ditangkap anggota kepolisian dan jebloskan ke sel tahanan Mapolres Jombang.

“Pelaku Yulianto sudah kita amankan, dan masih menjalani pemeriksaan intensif di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (22/1/2019)

Menurut AKP Azi Pratas, kejadian berawal saat pelaku menjemput korban di wilayah Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Jumat (18/1/2019) lalu, sekitar pukul 18.30 WIB. Dengan tujuan korban, untuk diantar pulang kerumahnya, usai kerja kelompok dirumah temannya.

Karena tidak ada yang menjemput, korban yang masih duduk di bangku SMP ini, lantas memesan jasa ojek online dengan menggunakan aplikasi di ponselnya. Tidak berselang lama, pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 5073 KKB, dengan mengenakan atribut ojek online tempatnya bekerja.

“Sebelumnya korban sudah pesan jasa ojek online lewat aplikasi HP nya, tidak lama pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan mengenakan jaket hitam kombinasi hijau,” kata Pratas.

Saat di tengah perjalanan, muncul niat bejat pelaku, untuk memperdayai korban guna menyalurkan nafsunya. Yulianto membujuk korban, dengan cara mengajak korban jalan-jalan ke wilayah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Namun ajakan pelaku ini ditolak korban.

Tidak mau menyerah begitu saja, karena dalam otak Yulianto sudah dipenuhi dengan nafsu bejatnya, lantaran tidak kuasa menahan birahi saat melihat bagian dada korban, Yulianto kembali merayu korban. Kali ini Yulianto, menawari korban untuk nongkrong di kafe sesuai permintaan korban.

Tanpa berpikir secara matang, korban akhirnya menyetujui ajakan pelaku. Kesempatan itu pun dimanfaatkan pelaku, untuk laporan ke perusahaan agar terlihat sudah mengantarkan penumpang sampai tujuan. Pelaku pun melajukan kendaraannya hingga dekat dengan rumah korban.

“Namun tidak sampai rumah korban, pelaku pun berhenti dan mengkonfirmasi aplikasinya bahwa pelanggan telah sampai ke tujuan. Selanjutnya aplikasinya dimatikan pelaku,” jelasnya

Lanjut pratas, pelaku pun membonceng korban ke rumah kakaknya di JL. DR Soetomo, Kelurahan Jombatan, dengan alasan akan mandi dulu. Tidak curiga dengan niat pelaku, korban santai saat diajak pelaku masuk rumah. Kebetulan saat didalam rumah korban perlu untuk mengecas HP nya, lantas pelaku menggiring korban masuk kedalam kamar.

“Saat di dalam kamar, pelaku menidurkan korban di atas kasur kemudian meremas-remas paksa payudara korban dan memcium bibir korban. Namun korban berontak dan mengancam akan berteriak meminta tolong, pelaku pun ketakutan dan menghentikan perbuatannya,” imbuh Pratas.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi mengamankan tersangka Yulianto dan sejumlah barang bukti berupa 1 buah HP macaroni warna gold,1 buah jaket ojek online warna hitam kombinasi hijau, 1 unit kendaraan roda dua jenis Honda Vario warna hitam No Pol : AG 5073 KBB,1 buah jaket Levi’s warna biru pudar, dan 1 buah leging warna hitam, untuk kepentingan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya Yulianto terancam dijerat Undang -Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 miliar rupiah.

Jajang

Diduga Kesetrum Saat Pasang Tenda Pernikahan ,Endro Terjatuh Hingga Tewas

TULUNGAGUNG,Maspolin.id – Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak ,begitulah nasib Endro (37) warga dusun Ngipik desa Bono kecamatan Boyolangu yang sehari-harinya bekerja di persewaan alat pesta dan tenda ,Endro menghembuskan nafas terakhirnya setelah tersengat listrik saat memasang tenda untuk hajatan dirumah Istinganah (48) dusun Baron desa Boro kecamatan Kedungwaru Tulungagung.

Kapolsek Kedungwaru AKP Purwanto saat dihubungi wartawan (23/01/19) mengatakan,kejadian berawal pada Rabu sekira pukul 10.30 wib saat korban bersama 2 temannya bermaksud memasang tenda resepsi hajatan  di depan salah satu rumah warga di desa Boro kecamatan Kedungwaru .

“ Saat korban menaiki terop tepatnya dipojok tenda bagian selatan dengan ketinggian 6 meter yang akan didirikannya ,korban hendak memasang besi penyangga yang dipegangnya sekitar 4 meter mengenai kabel PLN yang ada aliran listriknya sehingga membuat korban kaget dan jatuh ke belakang hingga mengakibatkan kepala korban membentur tembok pagar rumah .

Akibat dari kejadian tersebut korban jatuh dengan posisi terlentang menghadap keselatan dengan kondisi luka parah pada bagian kepala “terang Kapolsek .

“Mengetahui kondisi korban terjatuh , kedua rekannya Wawan dan Soli bersama warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak polsek Kedungwaru .Tidak lama kemudian Petugas Kepolisian bersama petugas kesehatan Puskesmas Karangrejo datang di lokasi kejadian namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi “tambah Kapolsek .

“Korban selanjutnya dibawa ke kamar jenasah RSUD Dr Iskak Tulungagung namun atas permintaan dari keluarga ,jenasah korban tidak dilakukan Visum Et Repertum untuk segera dibawa pulang untuk dilakukan pemakaman “pungkas Kapolsek .

Soim

Pertemuan Antara Pendiri Maspolin: Akbp Sinungwati, SH

Jakarta Selatan – Tadi malam saya bertemu dengan salah satu pendiri Maspolin, yaitu mbak Akbp Sinungwati di hotel Ambara, Blok M, Jakarta Selatan.
Kebetulan mbak Wati, begitu saya memanggilnya, sedang ada seminar di hotel tersebut dengan teman2 Polri lainnya. Akbp Sinungwati, SH, sehari-harinya berdinas di Polda DIY sebagai Kasubdit Bintibluh Dit Bimmas.

Saya yang sore kemarin didampingi rekan aktifis Maspolin, Tio Mukti Ali, akhirnya setelah sekian tahun hanya mengenal dan berkomunikasi melalui medsos bisa bertemu dengan mbak Wati dan ngobrol2 dengan akrabnya.

Mbak Wati bertutur kata lembut dan lebih cantik dari fotonya.

Sukses selalu ya buat mbak Sinungwati…..

Polda Banten, Gencar Sosialisasikan Program Millenial Road Safety Festival.

Serang Kota – Banten.
Program keselamatan berkendara terus gencar di sosialisasikan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Banten. Termasuk membrending kaca belakang mobil patwal yang berlalu lalang dengan tulisan ‘Millenial Road safety Festival’ sebagai upaya sosialisasi mewujudkan millenial cinta lalu lintas.

Kapolda Banten, Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi Menyatakan Bahwa Program Millenial Road Safety Festival ini Merupakan Terobosan Kreatif Bapak Kapolri dalam Upaya Menekan Angka Kecelakaan Lalu lintasz serta Menumbuh Kembangkan Kesadararan Dan Disiplin Berlalu Lintas di Semua Elemen masyarakat, khusus nya para Anak Muda Kaum Millenial sebagai generasi penerus bangsa, yang merupakan aset masa depan.

Kapolda Banten, Menambahkan Bahwa Program Ini Serempak di laksanakan di seluruh indonesia, guna mewujudkan Kamseltibcar lantas.

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo, Sik, melalui Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, kegiatan tersebut merupakan arahan dari Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian, yang menjadi program nasional keselamatan berlalu lintas, dengan mengandeng instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat, guna mewujudkan kesadaran hukum dan etika berlalu lintas.

AKBP Edy Sumardi menuturkan, program tersebut memiliki visi dan misi untuk memberdayakan kaum millenial dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Program ini tentunya, tak lain guna tercapainya tujuan Road Safety to Zero Accident, dan terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial, agar ada peningkatan, serta kualitas keselamatan di jalan, serta menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan,” ujar AKBP Edy, saat ditemui di kantornya, Selasa (22/01/2019)

AKBP Edy Sumardi mengatakan, ketika para generasi millenial di Banten sudah dapat mencintai lalu lintas. Ia berharap, dengan hal itu akan menjadikan Indonesia gemilang dalam tertib berlalulintas. Selain itu ia menilai, peran dari para insan pers pun sangat berpengaruh dalam membantu mensosialisasikan program ini. Karena bagaimanapun para awak media baik cetak, daring, dan elektronik. dapat mengabarkan sampai ke penjuru negeri.

“Peran rekan – rekan media ini juga penting dalam mensosialisasikan ‘Millennial Road Safety Festival’. Karena dengan penyampaian lewat tulisan berita dan informasi baik itu aturan, anjuran maupun kewajiban yang harus di taati dalam berkendara baik R2 ataupun R4 di jalan raya. Masyarakat bisa tahu dan mengerti. Sehingga dengan diinformasikan diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan di jalan,” kata AKBP Edy Sumardi Priadinata.***(HmsBtn)

Para Istri Alumni Akpol ’84 dan Bhayangkari Banten Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Tsunami

Serang, Banten – Bakti Sosial Yayasan Jagratra, Keluarga Besar JITIS Istri Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1984 oleh Ny. Coreta Putut Eko Bayuseno dan Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Niken Tomsi Tohir memberikan bantuan kepada korban bencana Tsunami di sekitar pesisir pantai Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.

Turut dihadiri Ny. Kurnianing Tomex Korniawan, Ketua Bhayangkari Cabang se-Daerah Banten, Kapolres Pandeglang, Wakapolres Pandeglang, Kabagsumda, Kasatbinmas, Kasatlantas, Kasat Samapta, Kasat Polair, Kapolsek Patia, Kapolsek Panimbang, Camat Sukaresmi, Kepala Desa se-Kecamatan Sukaresmi.

Ny. Coreta Putut Eko Bayuseno mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upayanya dalam membantu meringakan beban warga Sidamukti yang mengalami kerusakan cukup parah terdampak gelombang tsunami.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak kembali masyarakat korban banjir agar bisa kembali ke situasi awal dan tidak terlarut dalam kondisi trauma,” ungkap Ny. Coreta Putut Eko Bayuseno saat memberikan sambutan, Selasa (22/01/2019).

Adapun warga masyarakat Sidamukti mendapatkan bantuan antara lain bahan makanan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, air bersih, dan juga peralatan masak serta penampungan air.

Ia berharap pemberian bantuan tersebut dapat meringankan beban warga Sidamukti dan dapat digunakan untuk kemaslahatan bersama. Polda Banten dan jajarannya sudah berupaya maksimal untuk mengerahkan bantuan baik dari moril maupun tenaga yang diberikan. “mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi bapak ibu sekalian,” imbuhnya.

Sementara itu Camat Sukaresmi Atmaja Suhara mengatakan bencana tsunami yang menimpa wilayahnya sangat besar dampaknya terutama bagai anak-anak yang mengalami trauma. Kedatangan seluruh rombongan selain memberikan bantuan logistik yang sangat diperlukan oleh warga serta menghibur anak-anak di wilayahnya memberikan kecerian terlebih anak-anak yang mendapatkan hiburan (Trauma Healing) dari Bhayangkari dan Polwan.

“Tidak ada yang bisa saya sampaikan lagi selain ucapan terima kasih yang sebesar besarnya mudah2an apa yang telah ibu berikan dibalas oleh Allah SWT,” kata Atmaja Suhara.

Bersama Pihak Terkait, Pemdes Simo Adakan Penyuluhan Program PTSL

TUBAN,Maspolin.id – Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL)  adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak yang meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Seperti Halnya Yang Dilakukan Oleh Pemdes Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban yang Mendapatkan Program PTSL 2019, Guna Memberikan Arti pentingnya Program PTSL Hari ini Rabu 23 Januari 2019 Pemdes Simo Gelar Sosialisasi Ke Warga. 

Sosialisasi PTSL di Desa Simo Kecamatan Soko kepada warga yang   tanahnya belum bersertipikat supaya mendaftarkan  agar nantinya ada kejalasan kepemilikan hak tanah. 

Acara dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Simo dan di hadiri oleh Forkopimcam Soko, Perwakilan dari kejaksaan Negeri Tuban, Priyantono Perwakilan Dari BPN Kabupaten Tuban,Perwakilan Dari Pemkab Tuban, Perwakilan Dari Polres Tuban dan Masyarakat Desa Simo. 

Acara yang dimulai pada pukul 11.00 wib  dan Diawali dengan Sambutan Dari Kepala Desa Simo Yang Mengucapkan Banyak terima Kasih Kepada Semua Pihak Yang Berwenang Dalam Program PTSL. 

Sambutan Kedua disampaikan oleh Priyantono selaku Perwakilan Dari BPN kabupaten Tuban, yang dalam hal ini menangani Program PTSL Tahun 2019 Di Kabupaten Tuban. 

“Kegiatan Sosialisasi ini Merupakan Tindak lanjut dari sosialisasi sebelumnya Yang di laksanakan oleh Forkopimda, Dan dengan harapan nantinya Program PTSL ini Bisa berjalan Lancar dan sukses sesuai mekanisme yang Ada, Dan perlu di ketahui bahwasannya Dari 23 desa Dikecamatan Soko hanya 12 desa yang mendapatkan Program PTSL, Ujar Kasi Pemerintahan Kecamatan Soko Pak Kuri. 

Selanjutnya Arahan di sampaikan oleh pihak BPN Kabupaten Tuban Bahwasannya untuk pembiayaan dalam Program PTSL ini yang hanya di kenakan biaya dari pemohon adalah pembelian materai,patok pembatas dan foto kopi serta pemberkasan lainnya yang tentunya melalui kesepakatan antara warga atau pemohon dengan  panitia PTSL Desa setempat.

Dengan Adanya Kegiatan Sosialisasi Program PTSL Ke Masyarakat atau Pemohon Di Desa Simo ini, Kades Berharap Nantinya Program PTSL 2019 berjalan Lancar.

Hingga berita ini di tulis Kegiatan Sosialisasi Program PTSL Di Pendopo Balai Desa Simo Masih Berlangsung dengan Harapan Apa yang di sampaikan Oleh Pihak Terkait Bisa Di terima Oleh Masyarakat Desa Simo Dan Semoga Program Ini bisa Berjalan sukses Mulai Tahap Pendaftaran, Pemberkasan, Pengukuran Hingga Selesainya Program PTSL 2019.

Gondrong

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.