Senang Melihat Orang Senang Susah Melihat Orang Susah.

Oleh: Aiptu Gangsal Wirajati (Bhabinkamtibmas, Polda DIY).

Senang melihat orang senang, susah melihat orang susah, jangan sampai kebalikannya.
Semangat dalam melayani sesama, Bhabin blusukan menyalurkan sembako, sepatu, santunan dan susu bayi. Bantuan tersebut untuk anak yatim piatu, warga kurang mampu dan warga yg sakit kanker dan selalu harapan Bhabin semoga yg sakit lekas diberi kesembuhan.

Saya menghaturkan terimakasih banyak untuk semua sahabat yg sudah sangat membantu.

Mohon doa dan dukungannya.

(Saya merasa bahagia bisa melihat senyum dan tawa mereka).

Wakapolda Banten, Hadiri Deklarasi Tokoh Agama se-Tangerang, Tolak Radikalisme dan Terorisme.

Tengerang – Banten.
Tokoh agama atau dai se-Kabupaten Tangerang mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk terorisme dan radikalisme di wilayah Provinsi Banten, yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Rabu (23/1/19). Selain menolak radikalisme dan terorisme, 500-an ulama itu juga menyatakan menolak hoaks dan ujaran kebencian serta politisasi dan provokasi di tempat ibadah.

Deklarasi para dai itu dibacakan dalam kegiatan diskusi dengan tema “Peran Tokoh Agama dalam rangka Deteksi dan Pencegahan Dini terhadap Terorisme dan Radikalisme”. Diskusi menghadirkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius dan Imam Besar Mesjid Istiqlal Profesor Nasarudin Umar.

“Mendukung langkah-langkah pemerintah Republik Indonesia dan aparat hukum memberantas hoaks dan ujaran kebencian,” kata para dai secara serempak.

Dalam paparannya Suhardi Alius menyampaikan, semua orang dengan berbagai latar belakang berpotensi terpapar paham radikal. Menurutnya, orang dari kalangan apa pun dan profesi apa pun dapat terjerumus ke dalam gerakan terorisme.

“Radikalisme dan terorisme dapat terkena kepada siapa saja, tua, muda, bahkan anak-anak, lelaki ataupun perempuan. Untuk itu kita harus selalu waspada dan menjaga diri serta keluarga kita,” ujarnya.

Suhardi melanjutkan, penyebaran radikalisme dan terorisme kian masif terutama di media sosial. Dikatakan Suhardi, berbagai konten seperti tulisan, gambar, audio, dan audio visual tentang propaganda terorisme bertebaran di media sosial. Bila tidak bijak, lanjutnya, generasi muda khususnya sebagai pengakses media sosial dapat terpapar paham radikal dan masuk ke dalam gerakan terorisme.

Sedangkan Profesor Nasarudin mengatakan, paham radikal dapat muncul saat ada klaim kebenaran secara mutlak. Menurutnya, ada sekelompok orang yang selalu menyalahkan orang lain dan tidak pernah menyalahkan diri sendiri. Untuk itu, lanjut dia, dibutuhkan orang-orang arif yang tidak selalu merasa benar sehingga dapat melaksanakan dakwah dengan santun.

Indonesia, kata Nasarudin, meski sebuah negara dengan Pancasila namun kerukunannya menjadi pujian dunia. Menurutmya, ada beberapa negara yang berlabel negara Islam justru hampir sepanjang waktu terjadi pertikaian. Untuk itu, kata Nasarudin, kita patut bersyukur menjadi warga negara Indonesia.

“Saat ini, umat Islam Indonesia menjadi idola negara lain,” terangnya.

Wakapolda Banten Brigen Pol Tomex Korniawan menyampaikan, radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman persatuan di Indonesia. Terorisme, kata Tomex, mengatasnamakan agama padahal apa yang dilakukannya jauh dari nilai-nilai agama.

“Teroris menyebut apa yang mereka lakukan jihad. Padahal jihad bukan itu. Apa yang dilakukan teroris adalah kejahatan kemanusiaan,” katanya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan diskusi bertema pencegahan radikalisme dan terorisme. Menurutnya, kewaspadaan untuk mendeteksi secara dini terorisme dan radikalisme harus dilakukan. Peran tokoh agama, kata dia, sangat dibutuhkan untuk membendung sebaran paham radikal.

“Para tokoh agamalah yang dapat memberi kesejukan sekaligus memberikan pemahaman yang lurus,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, kegiatan diskusi ini untuk membekali para dai mengenai terorisme dan radikalisme. Sebagai mubalig, kata Sabilul, para dai selalu bersentuhan dan menyampaikan ceramah di masyarakat. Sehingga, lanjut Sabilul, pesan anti radikalisme dan terorisme dapat semakin luas disampaikan.

“Para dai pasti mengerti makna jihad. Kita tambah pengetahuan tentang gerakan terorisme dan radikalisme. Dengan demikian, pesan anti terorisme dan radikalisme yang para dai sampaikan bisa lebih komprehensif,” tukasnya.

Untuk diketahui, kegiatan diskusi terselenggara atas kerjasama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Pemkab Tangerang, dan Polresta Tangerang. Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua MUI Kabupaten Tangerang Ues Nawawi, para pimpinan pondok pesantren, serta para dai dari unsur Nahdlatul Ulama (NU) dan dari unsur Muhammadiyah.

HUT YKB ke 39, Bhayangkari Daerah Banten Salurkan Bantuan dan Hibur Anak-Anak Korban Bencana Tsunami

Pandeglang – Banten.
Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Banten, Dalam Rangka HUT YKB ke 39, telah mengunjungi salah satu lokasi terdampak bencana tsunami yang cukup parah pada tanggal 22 Desember 2018 lalu. Ketua YKB Daerah Banten Ny. Niken Tomsi Tohir dan seluruh pengurus YKB Daerah Banten, melaksanakan bhakti sosial berupa pemberian bantuan makanan pokok, air mineral, peralatan masak dan banyak lainnya di Kp. Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Selasa (22/01/2019), Jam 09.00 wib.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Banten Ny. Niken Tomsi Tohir mengatakan, kunjungannya tersebut dalam rangka HUT YKB ke 39 tahun dan juga merupakan sebuah bentuk kepedulian Ibu Bhayangkari daerah banten, yang merupakan istri para polisi di Polda Banten, dengan mengunjungi masyarakat yang tertimpa bencana alam tsunami banten yang meluluhlantakan sebagian besar pesisir pantai Sidamukti.

“Terdorong dari rasa kemanusiaan yang besar, kami Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Banten ingin membantu meringankan beban terhadap korban bencana tsunami,” kata Ny. Niken Tomsi Tohir saat memberikan keterangan kepada awak media.

Selain memberikan bantuan logistik kebutuhan pokok sehari-hari, pihaknya bersama polwan menghibur para anak-anak yang bertujuan untuk memulihkan kembali Rasa optimis serta semangat anak anak yang sempat terdampak tsunami dengan kegiatan yang disebut Trauma Healing, di Kantor Desa Sidamukti.

“Kami ajak bermain, bernyanyi bersama anak-anak dan tertawa bersama-sama. Gelak tawa yang terdengar, hati kecil saya pribadi merasa sungguh bahagia. Masa depan mereka masih panjang, semoga dengan kedatangan kami masyarakat disini terutama anak-anak segera kembali pulih seperti sediakala. Belajar, bermain dan menikmati masa kecilnya dengan gembira itu yang penting,” ungkap Niken Tomsi Tohir.***HmsBtn.

Edarkan Sabu, Anto Barus Ditangkap Polisi

Serdang Bedagai Maspolin.id – Edarkan narkotika jenis sabu, Anto Barus (40) alias Anto berhasil ditangkap Tim unit reskrim Polsek Kotarih, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari warga sekitar, yang resah dengan maraknya narkotika jenis sabu didaerah tersebut. Berbekal informasi warga polisi melakukan penyidikan dan melakukan penyamaran (Undercover) sebagai pembeli terhadap tersangka.

Kesepakatan pun terjadi, selanjutnya tersangka bersama petugas pergi berboncengan naik sepeda motor untuk mengambil pesanan sabu tersebut yang berada dikebun sawit milik warga tanpa diketahui identitasnya didusun Togur Kecamatan Sarang Padang Kabupaten Simalungun, setelah sabu dipegang tersangka petugas dan tersangka kembali pulang kerumah tersangka.

Tak butuh waktu lama bagi polisi, setibanya ditengah perjalanan tepatnya didusun Bagerger Desa Tarean Kecamatan Silinda Tim Unit reskrim Polsek Kotarih melakukan penghadangan terhadap tersangka. Dari tangan warga dusun V Bagerger Desa Tarean Kecamatan Silinda ini.

Polisi menemukan barang bukti 7 bungkus plastik klip transparan warna putih yang berisikan kristal putih diduga sabu, 1 buah pipet kecil warna putih yang ujung runcing dibentuk seperti sekop, 1 buah gunting, 12 bungkus plastik klip kecil warna putih transfaran, 1 buah plastik warna putih berisikan bubuk gilingan kaca, 1 buah dompet dan uang tunai Rp 400 ribu. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti digelandang ke Mapolsek Kotarih guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Kotarih melalui Kanit reskrim Ipda A Situmorang membenarkan pihaknya telah berhasil mengamankan Anto Barus (40) alias Anto bersama barang bukti sabu, tersangka dijerat pasal 112 dan pasal 114 ayat 1 dari UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika, terang Ipda Situmorang.

(Surya)

Polsek Simpang Empat Tangkap Pengedar Sabu-Sabu

Polsek Simpang Empat Tangkap Pengedar Sabu

Unit Reskrim Polsek Simpang Empat Polres Banjar Kalimantan Selatan telah melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku yang patut diduga sebagai pengedar sabu-sabu. Sesuai dengan pasal 114 Jo pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika
yang berbunyi Setiap Orang yang tanpa Hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, atau menguasai , menjual menyediakan Narkotika Golongan I Bukan Tanaman jenis sabu sabu.”

Pelaku dengan inisial TM (44) merupakan warga desa Sungai Lurus Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar. Pelaku ditangkap Unit Reskrim Polsek Simpang Empat pada hari Selasa (22/01/2019) sekira pukul 18.00 Wita di rumahnya yang berada di jalan Ahmad Yani Km 74 desa Batu Balian Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.

Petugas Kepolisian Sektor Simpang Empat setelah mendapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku sering melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu-sabu di rumahnya langsung melakukan penyelidikan dan under cover/penyamaran. Dari informasi masyarkat tersebut ternyata benar, dan saat melakukan transaksi yang ke sekian kalinya, pelaku tertangkap tangan oleh petugas Kepolisian Sektor Simpang Empat yang saat itu sedang melakukan under cover.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, melalui Kapolsek Simpang Empat Iptu Endris membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini pelaku berikut barang bukti berupa 1 (satu) paket sabu sabu yang terbungkus plastik clips sudah diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor Simpang Empat untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
(humaspolresbanjar)

Jembatan Besi Rubuh Menutupi Jalan Krukut Limo Depok

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Jembatan besi buatan yang berada di atas jalur pipa gas Jalan Raya Krukut, Limo, Kota Depok, Jawa Barat Rabu (23/1/2019) sore, ambrol menutup Jalan Raya Krukut. Akibatnya kendaraan tidak dapat melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, sejumlah pekerja proyek Tol Desari, dan warga mencoba memindahkan bagian besi baja yang menutup total Jalan Raya Krukut.

Akibatnya pengendara yang menuju Cinere dan sebaliknya harus memutar balik mencari jalan alternatif lain.

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 15.00 WIB jembatan baja berukuran 5 × 3 meter itu berdiri di atas lokasi jalur pipa gas rubuh diduga saat akan dipindahkan dengan ditarik menggunakan truk tronton. Rubuhan batangan besi baja yang rubuh menutup Jalan Raya Krukut.

“Anggota telah mengecek ke lokasi kejadian. Sementara tidak ada laporan korban hanya material batang besi baja jembatan menutup Jalan Raya Krukut,” ujar Kapolsek Limo Kompol Mohammad Iskandar.

Antisipasi kemacetan akibat proses evakusi jembatan yang rubuh, Kompol Iskandar mengupayakan anggota patroli berjaga di lokasi kejadian mengalihkan kendaraan ke jalan alternatif jika mau ke Cinere.

“Masih proses evakuasi dibantu petugas pekerja proyek Tol Desari dengan menggunakan alat berat,”tutupnya.

Humas PT. Citra Waspphutowa (Tol Desari), Suharno menambahkan lokasi rubuhnya jembatan besi di atas jalur pipa gas bukan bagian dalam pekerjaan jalan Tol.

“Lokasi jembatan bukan di atas pengerjaan jalan tol Desari. Namun petugas kita di lapangan berupaya menanggulangi dampak kemacetan akibat jembatan rubuh menutup jalan dibantu evakuasi menggunakan alat berat,” pungkasnya. (AG/AR/Maspolin)

Tertibkan 30 PKL, Satpol PP Depok Gunakan Cara Persuasif

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Dalam penertiban kepada Pedagang Kaki Lima (PKL), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok lebih mengedepankan pendekatan persuasif, dalam menertibkan 30 pedagang kaki lima (PKL) yang melakukan aktivitas di kawasan Pasar Kemiri Muka. Penertiban tersebut dilakukan karena PKL melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum Pengamanan Pengawalan (Transmas Tibum dan Pamwal) Satpol PP Kota Depok Ahmad Oting, pihaknya sudah rutin melakukan penertiban di lokasi tersebut. Namun, hingga kini masih didapati pedagang yang melanggar aturan.

“Kami kembali melakukan penertiban agar nantinya para pedagang tidak lagi menggunakan fasilitas umum (fasum) untuk berdagang,” ujarnya, Rabu (23/01/2019).

Dikatakan Oting, pihaknya menertibkan PKL dengan pendekatan humanis dan persuasif. Pihaknya hanya memerintahkan PKL tersebut untuk mundur beberapa meter, agar tidak mengganggu pejalan kaki dan pengendara.

Selain itu, pihaknya memberikan sanksi kepada para pedagang untuk mengikuti tindak pidana ringan (tipiring). Hal tersebut dimaksud agar memberikan efek jera dan tidak lagi berdagang di lokasi sekitar.

Terakhir, dirinya berharap, melalui kegiatan patroli rutin, dapat meminimalisir adanya PKL dan bangunan liar (bangli) yang berdiri pasca penertiban Satpol PP.

“Mudah-mudahan patroli ini juga bisa menciptakan Kota Depok yang nyaman,” pungkasnya. (IP/MFR/Maspolin)

Tiga Pelajar SMP Kritis Kena Bacok Akibat Aksi Tawuran

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Aksi tawuran antara dua kelompok pelajar SMP Swasta di Depok kembali memakan korban. Tiga orang pelajar terkena sabetan senjata tajam dan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius di kepala dan leher.

“Ketiga korban yang kena bacok telah dibawa ke RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan itensif tim dokter,” tutur Kapolsek Limo, Kompol Iskandar, Rabu (23/01/2019).

Kompol Iskandar megatakan, anggotanya telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. “Setelah kami lakukan olah TKP bersama Kanit Reskrim Polsek Limo Iptu Wasgiyono dengan anggota, saksi yang dibawa dari lokasi kejadian ada empat orang dan sudah dimintai keterangan,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku. “Tim di lapangan masih melakukan penyelidikan. Sudah kami dapatkan nama-nama terduga pelaku yang melakukan penyerangan hingga korban dibacok. Hanya tinggal menunggu waktu (untuk ditangkap),” paparnya.

Peristiwa tawuran itu terjadi pada Selasa (22/01/2019) sekitar pukul 18.00 WIB. Belum diketahui pemicunya, namun dua kelompok pelajar SMP Swasta di wilayah Limo dan Cinere itu saling menyerang di tengah hujan deras yang mengguyur. (AG/AR/Maspolin)

Bupati Magelang lantik 135 Pejabat Fungsional

Maspolin.id Magelang-Bupati Magelang Zaenal Arifin melantik 135 pejabat fungsional,21/01/2019. Mereka memiliki keahlian dan funsional berdasarkan keterampilan.

Antara lain menjadi Pamong Belajar Ahli Pertama, pelaksanaan pada Balai Latihan Kerja,Dokter Ahli Muda,pelaksanaan pada Puskesmas, penyuluh Pertanian Ahli Pemula,Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan (P2UPD) Ahli Pertama Inspektorat,pelaksana pada Dinas Kesehatan, dan pelaksana pada Dinas Lingkungan Hidup.

Menurut Bupati, yang harus selalu diingat, sumpah dan janjinya sebagai ASN ( Aparat Sipil Negara ). Pejabat Fungsional harus bekerja keras,kerja yang cerdas dan kerja yang iklhas, untuk membantu dalam menjalankan regulasi di daerah.

“Pengambil sumpah janji jabatan tersebut membutuhkan waktu lama. Karena pemkab magelang belum lama melaksanakan pilkada, pemerintah pusat mengatur bupati tidak bisa melakukan mutasi kecuali seizin kemendegri,” katanya.

Karena itu para Pejabat Fungsional yang baru, dapat kreatif dan inovatif dalam melakukan tugasnya.

Diingatkan, generasi four point zero, semuanya berjalan begitu cepat dengan menggunakan media teknologi yang sangat luar biasa. Karena itu hendaknya arif dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung kinerja.

Lilik s

12 Ribu Linmas Disiapkan Amankan Pemilu Serentak

Cilacap, Maspolin.id – Dalam rangka pengamanan Pilkades, Pileg, dan Pilpres tahun 2019, Polres Cilacap menggelar Apel Linmas se-Distrik Kroya di Alun-alun Kecamatan Kroya, Selasa (22/1/2019) pagi.

Apel dihadiri Forkopimcam se-Distrik Kroya, Bawaslu Kabupaten Cilacap, Panwascam se-Distrik Kroya, kepala dinas instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta gabungan 3.500 anggota Linmas, Polri, dan TNI.

Dalam apel juga dilaksanakan penandatanganan berita acara penyerahan Linmas dari Bupati Cilacap kepada Kapolres Cilacap.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengucapkan terimaksih kepada seluruh anggota Linmas dan unsur terkait yang mendukung terlaksananya apel Linmas Distrik Kroya.

“Apel Linmas ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam melaksanakan pengamanan Pilkades, Pileg, dan Pilpres tahun 2019,” ucap Kapolres.

Djoko menambahkan, Apel Linmas sengaja dibuat per distrik karena jumlah penduduk dan wilayah Kabupaten Cilacap yang cukup luas, sehingga apel kesiapan Linmas dilaksanakan per distrik.

Menurut Kapolres, pihaknya telah mempersiapkan sedini mungkin tentang kesiapan dari Polri dan pemerintah daerah bersama pelaksana Pemilu, khususnya anggota Linmas, baik sarana maupun prasarana karena memang dibutuhkan banyak personel Linmas terutama pada saat Pileg dan Pilres yang naik dua kali lipat sebanding dengan jumlah TPS yang ada.

Sebagai keamanan di TPS, lanjut Kapolres, anggota Linmas harus bisa membina soliditas dan integritas dengan anggota Polri dan TNI, sehingga diharapkan bisa memahami ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam pengamanan Pilkades, Pileg, dan Pilpres, pihak Polres Cilacap dibantu unsur TNI yang menyiapkan personel pengamanan sejumlah 200 orang dengan dibantu 12.000 personel Linmas.

“Jangan terpancing isu dan hasutan orang yang tidak bertanggung jawab dan hindari kesalahpahaman yang dapat memicu permasalahan baru. Tujuan apel ini tidak lain untuk mempermudah dan menciptakan Pilkades, Pileg, dan Pilpres di Kabupaten Cilacap yang aman dan damai,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang diwakili Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman mengatakan, pelaksanaan Pilkades, Pileg, dan Pilpres adalah hajat semua unsur masyarakat, bukan hanya Polri, TNI, dan pemerintah daerah. Bahkan sampai ke tingkat desa dengan adanya Linmas yang terlibat dalam kegiatan apel hari ini.

“Kegiatan apel ini merupakan wujud kesiapsiagaan dengan penyerahan personel Linmas kepada Polri untuk ikut pengamanan dengan koordinasi dan kerja sama dengan Polres Cilacap,” kata Syamsul.

Bentuk sukses penyelenggaraan Pilkades, Pileg, dan Pilpres, menurut Wabup, merupakan tanggung jawab bersama dan pihaknya berkeyakinan di Kabupaten Cilacap (akan berlangsung) aman, sejuk, dan damai. (Estanto)

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.