Sambangi Anggota Yang Sakit, Kapolres Beri Motivasi dan Semangat

Gresik,Maspolin.id – Program anjangsana Polres Gresik terus digencarkan. Seperti yang terlihat Senin sore (7/1). Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi mengunjungi dua anggota yang sedang sakit.

Kunjungan itu dilakukan setelah Kapolres menghadiri rapat awal tahun di Mapolda Jatim. Perwira urusan kesehatan (Paurkes) Polres Gresik Ipda Sugito ikut mendampingi.

Tujuan pertama yakni rumah Aiptu Moch Arif di Kompleks Perum Griya Kebraon Uta blok AE no 11, Surabaya. Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Driyorejo itu sedang sakit jantung. Ipda Sugito sempat memeriksa kondisi Aiptu Arif.

AKBP Wahyu memberikan motivasi kepada Aiptu Arif untuk terus berjuang melawan penyakitnya. Salah satunya, melalui kegiatan-kegiatan positif. Termasuk pikiran yang harus terus positif. “Karena pikiran positif bisa memberikan semangat untuk mencapai kesembuhan,” tuturnya.

Usai berkunjung ke kediaman Aiptu Arif, Kapolres bertolak ke rumah Aiptu Farid Wadji di Kompleks Perumahan Graha Permata Indah Sidorejo no 10 Kecamatan Krian, Sidoarjo. Aiptu Farid yang merupakan anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik mengalami sakit diabetus miletus dan TB Paru.

AKBP Wahyu berpesan kepada Aiptu Farid agar rutin minum obat. Jangan sampai putus asa. Harus terus semangat agar bisa sembuh total. Sebab, pengobatan TB Paru harus dijalani selama enam bulan penuh. Tidak boleh putus-putus. Minum obat harus setiap hari.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pimpinan kepada anggota. Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan soliditas internal serta menjaga kekompakan dalam bekerja. “Karena semangat di dalam kerja tim harus terus dijaga,” ujar alumnus Akpol 1998 itu.

AKBP Wahyu mengatakan kunjungan ke rumah anggota bisa memberikan semangat dan motivasi tersendiri. Sebab, kepedulian pimpinan kepada anggota membuat anggota merasa diperhatikan dan diapresiasi. “Meskipun hanya kunjungan biasa, itu sangat berharga bagi anggota. Semoga Aiptu Arif dan Aiptu Farid segera diberi kesembuhan,” pungkas perwira dengan dua melati di pundak itu.

(Hum/Gondrong)

Pererat Silaturohmi, Mapolresta Medan Gelar Pembinaan Dengan KBPP Polri

Medan,Maspolin.id—Keluarga Besar Putri Putri Polri (KBPP Polri) Resort Medan bersama seluruh jajaran sektor Medan memenuhi undangan Kapolrestabes medan  Senin (07/01/2019) di-Mapolrestabes Medan.

Adapun kegiatan tersebut, dipimpin Bapak Wakapolrestabes Medan Akbp Rudi Rifani Sik,  mewakili Bapak kapolrestabes Medan disamping bentuk perkenalan juga diisi dengan kegiatan pembinaan KBPP POLRI guna pererat silaturahmi.

Sebagai pembina KBPP Polri Kapolrestabes Medan menyampaikan amanah diwakili oleh Wakapolrestabes Medan saat acara meminta, agar seluruh anggota KBPP Polri  saling bekerja sama dengan Polri dalam bidang kamtibmas, juga tetap selalu berkoordinasi  demi tetap terjaga nama baik KBPP Polri diseluruh Resort dan Sektor dimanapun berada.

Lebih lanjut, WakaPolrestabes Medan juga sangat berterima kasih kepada seluruh keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) yang telah berperan aktif turut membantu dalam giat Pengamanan lilin toba juga dalam rangka kegiatan pos pam di seluruh kota Medan,”ujar Wakapolres Medan.

Dalam Pertemuan silaturahmi, Ketua KBPP Polri Resort Medan  Bapak Riswandi Husin menyampaikan kepada Wakapolrestabes Medan bahwa dalam giat pembinaan dan silaturami dihadiri oleh seluruh sektor  yang ada di kota Medan baik dari ketua dan anggotanya masing-masing.

Disisi lain saat acara berlangsung, ucap Wakil Ketua I Sektor Delitua, dalam plaksanaan kegiatan pembinaan dan silaturahmi KBPP Polri bersama Kapolrestabes Medan tampak sangat harmonisasi  sampai kepenghujung acara,”terangnya.

Novian

Sertijab Kapolsek Deli Tua Dipimpin Langsung Kapolrestabes Medan

MEDAN,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Pimpin upacara sertijab Kapolsek Delitua dihalaman Apel Mapolrestabes medan jalan H.M Said No 1 Medan,Selasa 8 January 2018

Kegiatan Serah terima jabatan ini dihadiri Oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,WakaPolrestabes Medan Akbp Rudi Rifani,SIK,Para Kabag,Kasat,Kasi,
Kapolsek jajaran Polrestabes Medan,Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Medan dan jajaran serta personel Polrestabes Medan

Awal kegiatan dimulai dengan Penghormatan pasukan,Laporan Komandan upacara,Pejabat yang serah terima mengambil tempat dan laporan,Pembacaan Keputusan,Pelepasan dan penyematan tanda jabatan kepada pejabat yang sertijab,Penandatanganan Naskah berita acara sertijab,pengambilan Sumpah dan pakta integritas,Amanat inspektur upacara,Laporan Komandan upacara,Penghormatan pasukan,pembacaan doa dan Foto bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Mengatakan Saya tegaskan bahwa untuk serah terima jabatan merupakan hal yang biasa dan ini rutinitas kegiatan organisasi.Ini wajib dilaksanakan tentu kita semua wajib bersyukur kepada Allah swt sehingga acara ini sudah berjalan dengan baik.

Terkait serah terima ini ada 2 kepentingan yaitu kepentingan personel dan kepentingan organisasi.Kepentingan personel yaitu ada bentuk penyegaran rutinitas tour of duty dan tour of area dan kepentingan organisasi.
Saya harapkan kita semua menyadari sertijab ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

kedepan ada pesta demokrasi,tentunya
dinamikanya semakin tinggi dan tantangan yang dihadapi adalah ujaran kebencian,hoax dan hate speace yang tujuan tertentu untuk mendeskreditkan kelompok tertentu yang menurunkan kelompok tersebut dan mengambil keuntungan.
Isu sara juga akan terus ada.tentu tidaklah sehat.salah satu upaya adalah mencegah tidak terjadi.klo terjadi dampaknya sangat luas yaitu akan mendeligimitasi pemilu dan akan menimbulkan perpecahan.

Polri dengan langkah yang bersikap netral harus mengembalikan posisi tersebut sehingga masyarakat cerdas memilih pilihanya dengan secara logika dan analisa.Yang memang rasional demi kemajuan bangsa dan negara.

Polri mengemban dituntut bekerja dengan baik.Pada hari ini sertijab telah dilakukan dimana pimpinan satuan memegang peranan yang sangat penting untuk kinerja yang diharapkan masyarakat tersebut.

Langkah-langkah pejabat yang lama sudah mencapai upaya yang diharapkan.terimakasih kepada Kompol malau dan pada posisi jabatannya bisa berkarir dan bekerja dengan baik di fungsi Dit sabhara polda Sumut.

Kepada kapolsek yang baru Kompol Efianto SH saya ucapkan selamat datang dan lakukan kinerja yang sudah digoreskan pejabat yang lama agar ditingkatkan dan lakukan sentuhan kepada masyarakat yang berpotensi rentan dipengaruhi oleh isu sara,hate speace, hoax dan ujaran kebencian.

Novian

Warga Diwek Jombang Digegerkan Dengan Gunung Busa Di Sungai

Jombang,Maspolin.id — Munculnya busa yang menggunung dan mengeluarkan aroma wangi disaluran sungai Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (7/1/2019), membuat heboh warga setempat, hingga banyak warga yang berdatangan untuk melihatnya.

Fatoni (47), salah satu warga mengatakan, pertamakali munculnya busa berawal dari hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Diwek dan sekitarnya, pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB.

“Asalnya sungai ini kering tidak ada airnya karena musim kemarau. Tapi tadi hujan tiba-tiba seperti ini sungai mengeluarkan busa, kita tidak tahu ini limbah ditaruh disini atau dari atas aliran sungai,” katanya.

Sedangkan Busa tersebut memenuhi sungai dengan panjang sekitar 100 meter lebih dan tinggi sekitar 5 meter, bahkan busa tersebut mengeluarkan aroma wangi seperti bau sabun.

Kejadian ini pun, sontak menjadi tontonan gratis warga setempat yang penasaran dengan fenomena alam tersebut. Sementara pihak kepolisian yang datang kelokasi langsung mengambil sampel busa untuk diawa ke laboratorium guna memastikan kandungan dalam busa tersebut.

“Kita mengambil sampel busa ini untuk dibawa ke labpor, guna mengetahui kandungan dalam busa,” terang Ipda Haryono, Anggota Polsek Diwek.

Jajang

Hujan Disertai Angin Kencang Robohkan Beberapa Bangunan Di Jombang

Jombang,Maspolin.id — Angin puting beliung menerjang dua atap rumah warga, satu warung sate dan merobohkan dua kandang ayam di Dusun Banggle, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (7/1/2019) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.

Kejadian bermula saat hujan lebat mengguyur kawasan Ngoro dan sekitarnya yang disertai angin kencang. Sekitar pukul 16.10 WIB, hujan yang di sertai angin kencang menyapu kanopi teras rumah Naryo dan atap rumah milik Agus, hingga porak poranda.

Bahkan tidak sampai disitu, terjangan angin pun merusak warung sate milik Isman serta merobohkan dua kandang ayam, yang berada di area persawahan milik Abu Mansur dan milik Andi. Kedua kandang ayam yang roboh tersebut, berisi sekitar 5.000 ayam potong usia 25 hari. Akibatnya, ratusan ayam mati karena tertimpa bangunan kandang yang roboh.

“Ada sekitar dua rumah, satu warung sate dan dua kandang ayam yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung,” terang Gunadi, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.

Lanjutnya, selain rumah dan kandang ayam, angin puting beliung pun menumbangkan beberapa pohon yang berada di pinggir jalan sehingga menimpa kebel listrik dan mengakibatkan listrik padam.

Sekitar pukul 17.30 WIB, petugas dari BPBD Kabupaten Jombang tiba dilokasi untuk melaksanakan pendataan. Dan selanjutnya, menghubungi pihak PLN untuk membetulkan aliran listrik yang terputus.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian materil mencapai Ratusan Juta Rupiah akibat terjangan angin puting beliung dan hujan lebat,” pungkas Gunadi.

Meresahkan Warga, Tiga Anjal Di Jombang Digaruk Satpol PP

Jombang,Maspolin.id — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jombang, berhasil mengamankan tiga anak jalanan (Anjal) yang masih dibawah umur. Ketiganya terjaring oleh petugas saat berada di sebuah rumah kosong di Desa Sambong, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (7/1/2019).

Ketiga anak jalanan tersebut adalah, Siti Fatimah (18), asal Desa Semen Kidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro dan Nasruloh (18) asal Sukorame, Kabupaten Lamongan, serta Yoga Rahmatullah (18), asal Sumobito, Kabupaten Jombang.

Dari ketiga anak jalanan, dua diantaranya mengaku sebagai sepasang kekasih yaitu Siti Fatimah dan Nasruloh, bahkan saat mereka diamankan petugas, sepasang kekasih tersebut sedang dalam kondisi tidak memakai celana, mereka diduga telah melakukan hubungan layaknya orang dewasa.

Menurut Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Jombang, Ali Arifin mengatakan, penangkapan anak jalanan tersebut berkat dari laporan warga sekitar yang merasa resah, melihat anak laki-laki dan satu anak perempuan didalam rumah kosong, yang berkeliaran disekitar Kota Jombang.

“Kita langsung perintahkan mengecek ke lokasi tersebut. Dan benar, dari lokasi kita menemukan anak laki-laki dan perempuan dari dalam rumah kosong sedang berpelukan dan tidak mengenakan celana,” katanya.

Selanjutnya, kedua anak jalanan tersebut yakni Siti Fatimah dan Nasruloh di interogasi oleh petugas, dan keduanya mengakui perbuatannya. Bahkan mereka mengaku kalau dirinya sudah berpacaran selama satu bulan.

Mereka berdua datang ke Jombang, setelah berjanjian dan bertemu di lampu merah Sentul. Lantas keduanya bertemu Yoga yang sehari-harinya ngamen dan sudah terlebih dulu berada di Jombang dan tidur dirumah kosong tersebut, keduanya pun ikut dengan Yoga.

“Ketiganya kita bawa ke Mako Satpol PP Jombang untuk dilakukan pembinaan, dan kita akan memanggil orang tua dari ketiga remaja ini, sedangkan selanjutnya mereka akan kita serahkan ke Dinas Sosial guna pembinaan lebih lanjut, dan kita akan berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Jombang,” pungkas Ali Arifin.

Dirlantas Banten, Berikan Penghargaan Kepada 5 personil yang berhasil Tangkap Pelaku Bobol ATM.

BANTEN, Kota Serang – 5 anggota Satlantas Polres Serang Kota mendapatkan penghargaan oleh Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo Sik, saat pelaksaan apel pagi di Mapolda Banten, Senin (07/01/2019).

Kelima anggota Satlantas Polres Serang Kota yang mendapatkan penghargaan antara lain, AKP Ali Rahman (Kasatlantas), dan anggota Unit Pengaturan, Penjagaan, dan Patroli Turjawali) Brigpol Rusdiyanto, Brigpol Boby Herlando, Bripda Ridho Radiansyah, Bripda Rizki Wibisana.

Kelima anggota Satlantas Polres Serang Kota diganjar penghargaan usai berhasil menggagalkan aksi pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI di jalan Ahmad Yani No. 157, Kota Serang pada hari Sabtu tanggal 5 Januari 2019 lalu.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo mengatakan, hal tersebut merupakan sebuah prestasi yang patut dihargai karena anggotanya tidak hanya bertugas pada kamseltibcarlantas tetapi juga di bidang keamanan ketertiban masyarakat.

“Anggota yang mendapatkan penghargaan itu sudah melakukan hal yang baik dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dalam pengungkapan kasus kejahatan yang menonjol ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik, khususnya kepada Polantas,” ujar Kombes Pol Wibowo.

Keberhasilan anggota Satlantas Polres Serang Kota dalam mengungkap kasus kejahatan yang menonjol ini dapat meningkatkan kepercayaan publik, khususnya kepada Polisi Lalu Lintas (Polantas).

“Penghargaan ini, salah satu upaya untuk memicu anggota lainnya supaya bisa terus bekerja dengan baik agar dapat dirasakan masyarakat,” tandas Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo.

Untuk diketahui, Saat diamankan petugas berhasil mengamankan barang bukti tongsis, kartu ATM yang digunakan serta uang tunai sebesar Rp 1.250.000 yang didapat dari hasil menjebol mesin ATM.

Debat Kandidat Capres dan Cawapres 2019-2024 Belum Menyentuh Narkoba

Debat Kandidat Capres dan Cawapres 2019-2024 belum menyentuh atau mengangkat materi tentang bahaya Narkoba, yang mana peredarannya sampai saat ini belum dapat diberantas secara tuntas oleh pemerintah.

Hal ini di suarakan oleh Ketua GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba), Brigjend Pol (P) Drs Siswandi, yang mempertanyakan Debat Capres Cawapres yang terkait dengan komitmen dalam menyikapi permasalahan para korban maupun pecandu Narkoba.

“Saat ini Indonesia bukan saja sebagai Darurat Narkoba tetapi sudah mengalami bencana Narkoba,” tegasnya.

Ketua GPAN berharap di Debat Capres Cawapres lebih serius dalam hal menangani permasalahan Narkoba. Presiden harus dapat Merivisi UU 35 Tahun 2019 tentang Narkotika atau mengeluarkan PERPU tentang korban dan Pecandu Narkoba.

“Pemerintah kurang serius, contoh 91 terpidana mati Narkoba belum juga dieksekusi, mengapa masih juga para korban dan pecandu narkoba dipenjara bukan direhabilitasi (jangan dikriminialisasi ),” pungkasnya. (*)

Ugal-ugalan, Pickup Tabrak Beat Dan Tewaskan Dua Pelajar Di Jombang

Jombang,Maspolin. id — Pengemudi ugal-ugalan, mobil Pickup Daihatsu Grandmax nopol S 8669 WG bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat nopol AG 6078 XP, di Jalan Raya Dusun Konto (depan RS Al Azis) Desa/Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (7/1/2019) sekitar pukul 2.30 WIB. Hingga menewaskan dua orang pelajar.

Korban tewas adalah pengendara dan penumpang Honda Beat, yaitu Ihsan Dia Kurniawan (16) pelajar asal Dusun Kedung Bedog Rt.13 Rw. 7, Desa Kedung Mlaten, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, dan Kaka (13) Pelajar asal Dusun Seblak, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kejadian bermula saat pengemudi mobil pickup memacu kendarannya dari arah selatan Jombang ke arah utara Ploso, sampai lokasi kejadian pengemudi mobil pickup mencoba mendahului kendaraan yang berada didepanya di marka utuh.

Karena tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari arah depan, disaat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban, karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat tabrakan pun tak terhindarkan lagi. Sehingga sepeda motor dan tubuh kedua korban terseret mobil ke depan pagar rumah warga.

“Penyebab kecelakaan, karena pengemudi pickup ugal-ugalan saat berkendara dan melanggar marka utuh ketika mendahului kendaraan di depannya,” katanya.

Lanjutnya, akibat kecelakaan tersebut kedua korban meninggal dilokasi kejadian. Sedangkan pengemudi pickup Grandmax Febrian Renaldi Siswanto (23) warga Dusun Banjarjo Rt.15 Rw. 6, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, tidak mengalami luka.

Petugas kepolisian yang berada dilokasi, langsung mengevakuasi korban tewas ke ruangan kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. Dan kedua kendaraan yang ringsek akibat kecelakaan, dibawa petugas ke Satlantas Polres Jombang.

“Kedua korban yang meninggal sudah kita evakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, beserta pengemudi mobil pickup kita bawa ke kantor Satlantas Polres Jombang, guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Kapolres Pimpin Langsung Giat Cipta Kondisi, Amankan Dua Pecandu Narkoba Jenis Sabu

Gresik,Maspolin.id – Polres Gresik kembali menggelar operasi cipta kondisi Sabtu (5/1). Kegiatan itu digelar untuk menjaga situasi dan kondisi di wilayah hukum Polres Gresik tetap aman dan kondusif.

Operasi tersebut dilakukan di wilayah Kota. Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai pukul 20.00 itu. Wakapolres Kompol Dhyno Indra Setyadi SIK MSi ikutmendampingi.

Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Gresik mengikuti giat tersebut. Antara lain, Kasat Intelkam, Kasat Sabhara, dan Kasat Polairud. Kapolsek Manyar dan Kapolsek Kebomas serta Wakapolsek Kebomas ikut dalam operasi tersebut.

Total ada 60 personel yang dikerahkan. Sebelum memulai giat, Kapolres memberikan arahan kepada Wakapolres dan jajaran PJU. AKBP Wahyu menyatakan sasaran operasi tersebut adalah senjata tajam (sajam), narkoba, minuman keras (miras) dan bahan peledak (handak). Termasuk segala jenis pelanggaran lain yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dari hasil razia, ditemukan dua orang yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Dua orang itu berinisial MM dan RHM. Barang haram berbentuk serbuk kristal itu disembunyikan di dalam tas berwarna cokelat. “Keduanya kami amankan,” ujar AKBP Wahyu.

Sejumlah barang bukti ikut diamankan. Selain dua poket sabu, polisi juga mengamankan alat isap, sedotan, tiga hnit hanphone, satu kertas aluminium foil, korek api dan lima plastik klip kosong. Semuanya diaita sebagai barang bukti.

Kepada polisi, MM dan RHM mengaku hendak berpesta sabu. Namun, rencananya gagal setelah ditangkap petugas. Saat ini, kedua pemuda itu harus mendekam di balik jeruji besi.

AKBP Wahyu menyatakan giat serupa akan rutin digelar. Polres Gresik akan terus berupaya menjaga kamtibmas di Kota Giri. Peredaran narkoba maupun miras akan terus ditekan. “Jangan sampai ada miras dan narkoba yang masuk ke Gresik,” tuturnya.

Sebab, miras dan narkoba bisa merusak generasi bangsa. Selain itu, efek barang haram itu bisam memicu tindak kejahatan dan pelanggaran hukum. “Kita tidak mau generasi muda dirusak oleh miras dan narkoba,” pungkas perwira dengan dua melati di pundak itu.

(Hum/Gindrong)

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Diselenggarakan di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan...

JAKARTA - Maspolin.id|| Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di Indonesia pada 25 September hingga 5...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.