Ops Cipkon, Polres Bojonegoro Berhasil Amankan Puluhan Knalpot Brong

Bojonegoro ,Maspolin.id – Karena dianggap menyalahi aturan sesuai spektek pabrikan dan mengganggu kenyamanan masyarakat, Polres Bojonegoro musnahkan puluhan knalpot brong yang berhasil diamankan selama operasi cipta kondisi jelang perayaan Natal dan Tahun Baru pada hari Jum’at (21/12/2018) pagi tadi di jalan Mastumapel Kota Bojonegoro.

Operasi cipta kondisi sendiri dilaksanakan sebagai bentuk Kegiatan Polisi Yang Ditingkatkan (K2YD) yang telah berlangsung hingga saat ini dan diawali pada tanggal 18 November yang lalu hingga perayaan Tahun Baru usai.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., M.Si dalam keterangan persnya mengungkapkan bahwa dalam pelaksaan kegiatan operasi hingga saat ini sebanyak 81 kali kegiatan, telah menindak sebanyak 326 kendaraan yang 21 diantaranya kendaraan roda 2 yang menggunakan knalpot brong, sedangkan 305 lainnya hanya melakukan pelanggaran lalu lintas dan hanya dilakukan penindakan dengan pemberian surat tilang dan menyita surat berkendaranya sebagai barang bukti.

“Dari 81 kegiatan razia yang dilakukan anggota dilapangan, sebanyak 21 kendaraan roda 2 diamankan kerana menggunakan knalpot brong”, ungkap Kapolres.

Selain melakukan kegiatan razia, kegiatan K2YD cipta kondisi dengan sasaran knalpot brong juga dilakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat serta siswa melalui penyuluhan dibengkel-bengkel serta sekolah diwilayah hukum Polres Bojonegoro.

Dalam acara pemusnahan knalpor brong bersama Forum Komunikasi Otomotif Bojonegoro (FKOB), Kapolres juga berpesan agar FKOB sebagai wadah organisasi otomotif dibawah binaan Sat Lantas Polres Bojonegoro untuk turut aktif dalam menertibkan penggunaan knalpot brong terhadap anggotanya serta turut dalam upaya menciptakan Kamseltibcar Lantas dijalan raya.

“Jadilah pelopor kamseltibcar lantas, untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan dijalan raya”, pesan Kapolres.

Usia memberikan keterangan pers bersama Kapolres, anggota FKOB langsung melakukan pemusnahan secara langsung dengan memotong knalpot brong menggunakan mesin dihadapan Kapolres dan Forpimda yang hadir sebagai bentuk kesadaran dari komunitas otomitif Bojonegoro.

(Gondrong/Waf/hum)

Polres Bojonegoro Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operas Lilin 2018

Bojonegoro,Maspolin.id – Guna kesiapan Polres Bojonegoro menjelang pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Polres Bojonegoro melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2018 di jalan Mastumapel, Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadli, SIK, M.H., M.Si bertemakan “Melalui apel gelar pasukan operasi lilin semeru 2018 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019”.

Dalam apel gelar pasukan dihadiri Forkompimda Kabupaten Bojonegoro, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat dan TNI-Polri serta Para Stake Holder terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres Bojonegoro apel siaga merupakan momentum penting untuk meninjau kesiapsiagaan anggota yang terlibat dalam operasi Lilin Semeru 2018 dan jajaran, serta pengecekan sarana dan prasarana pengamanan yg memang diperlukan dalam operasi ini.

“Guna memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan hari raya Natal 2018 dan tahun baru 2019,” ujar Kapolres.

Masih menurut AKBP Ary Fadli, operasi lilin ini untuk mengantisipasi potensi kerawanan jelang Natal 2018 dan tahun baru 2019. “Saya harap soliditas dan sinergitas tetap terjaga antara pemangku kepentingan. Itu menjadi kunci utama yang harus dipelihara dan ditingkatkan,” harap Kapolres.

Lebih jauh, beliau juga menjelaskan, bahwa Polri dan segenap jajaran TNI serta stakeholders terpusat dengan sandi “Lilin 2018” ini siap secara penuh terhadap pengamanan kegiatan dipenghujung tahun ini.

Dalam operasi Lilin tersebut, melibatkan 167.783 personel pengamanan. Operasi kepolisian terpusat ini akan dilaksanakan selama 10 hari, sejak tanggal 23 Desember 2018 – 1 Januari 2019, setelah apel gelar pasukan Kapolres Bojonegoro beserta Forkopimda Kabupaten Bojonegoro dan tamu undangan melaksanakan pemeriksaan pasukan dan kendaraan yang akan digunakan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.

(waf/Ags)

Kapolda Banten Musnahkan 30 Ribu Miras Hasil Operasi Pekat Kalimaya 2018

Serang – Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir dan Abuya Muhtadi melakukan pemusnahan 30,155 minuman keras (miras) berbagai macam merk dengan menggunakan stoom atau mesin gilas di Mapolda Banten, Jumat 21 Desember 2018. Pemusnahan itu dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018.

Dari pantauan usai melaksanakan Apel Gelar Operasi Lilin Kalimaya pada pukul 09.00, Kapolda Banten yang didampingi Abuya Muhtadi langsung menuju tempat pemusnahan. Dilokasi, Kapolda dan Abuya langsung naik ke atas stoom.

Dengan didampingi operator, Kapolda Banten dan Abuya Muhtadi langsung menghancurkan ribuan miras yang didapat dari hasil operasi di seluluruh jajaran Polda Banten, dari tingkat Polda Baten, Polres hingga Polsek.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir mengatakan selain melakukan pemusnahan miras, jajaran Polda Banten juga berhasil mengungkap beberapa kasus kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat.

“Sejak 11 Desember operasi pekat kalimaya 2018 dilaksanakan dan ditutup pada 20 Desember yang dilaksanakan oleh Polda Banten dan Polres Jajaran. Untuk sasarannya, premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, miras dan prostitusi,” kata Kapolda Banten.

Menurut Kapolda, selama kegiatan operasi pekat Kalimaya dilaksanakan, Polda Banten berhasil mengamankan 142 orang preman, dengan rincian 136 dilakukan pembinaan dan 6 preman ditetapkan sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka ini karena mereka terbukti melakukan pengeroyokan dan senjata tajam. Pasal yang dikenakan yaitu pasal 170 KUHP,” ujarnya.

Kemudian, Brigjen Tomsi menambahkan Polda Banten dan Jajaran juga berhasil menangkap pelaku kejahatan jalanan yang selama ini cukup meresahkan masyarakat di wilayah hukum Banten.

“Kami berhasil menangkap 16 pelaku kejahatan jalanan. Rinciannya 9 pelaku pencurian gula rafinasi, 2 pelaku curanmor dan 5 pelaku pencurian kabel PLN,” tambahnya.

Tomsi mengungkapkan jajarannya juga berhasil mengungkap kasus perjudian, dengan memanfaatkan penggunaan aplikasi game ludo berbasis android.

“4 orang kita tangkap karena melakukan perjudian ludo,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolda menjelaskan demi memberikan rasa aman menjelang Natal dan Tahun Baru, sebanyak 152 orang yang dugaan tindak pidana prostitusi berhasil diamankan. Rinciannya 149 wanita penghibur dan 3 orang waria.

“Dari tangkapan itu 151 orang dilakukan pembinaan dan 1 orang yang diduga sebagai mucikati kita proses dengan pasal 506 KUHP,” tambahnya.

Kemudian, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres di wilayah hukum Polda Banten, TNI BNN provinsi Banten, dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam memberantas sumber penyakit masyarakat yang selalu menjadi pemicu terjadinya kriminalitas di provinsi Banten.

“saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tak henti-hentinya memberantas miras dan penyakit masyarakat yang selama ini menjadi pemicu tindakan kriminal di Provinsi Banten,” tutur Kapolda Banten.

Persiapan TMMD Ke-104,Kodim 0811 Tuban Gelar Rakor

Tuban,Maspolin.id –  Kasdim 0811/Tuban Mayor Arh Teguh Prasetyo Wasis Sos.hadiri rapat persiapan awal pelaksanaan TMMD ke-104 yang di ikuti 15 orang di ruang rapat lantai 3 (tiga) Bappeda Kel. Kutorejo Kec.Tuban Kab.Tuban.

Turut hadir  Pasiter Kodim 0811/Tuban Kapten Arh Sudiyono, Kabid Sosial Pemerintah dan Pemberdayaan Masyarakat Rochmad Hariyanto, Camat Parengan  Hendro, Kades Brangkal  Zainal Mutaqin, Basnaz Kab. Tuban Wakhid, Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa  Suwahyu,

Syukur alhamdulillah kepada seluruh undangan dan panitia yang mana telah menyempatkan hadir di tempat ini guna untuk mengikuti kegiatan rapat persiapan awal Pelaksanaan TMMD ke 104 ini ”, ucap Kabid Sosial Pemerintah dan Pemberdayaan Masyarakat Rochmad Hariyanto pada saat memberi awal amanatnya.

“Diharapkan pertemuan hari ini kita bisa menghasilkan keputusan yang bermanfaat saling berkoordinasi antar instansi terkait  bagi kelancaran program TMMD ke-104 TA. 2019”, Harap Rochmad.

Berdasarkan surat menteri dalam negeri RI kepada Gubernur dan walikota/Bupati Nomor 140/174/SJ pada tanggal 16 Januari 2017 tentang penambahan kegiatan program TMMD dari dua kali menjadi tiga kali. Bahwa lokasi dan pelaksanaan kegiatan TMMD ini di laksanakan di Ds. Brangkal Kec. Parengan dan di laksanakan selama 32 hari.

Penyampaian Mayor Arh Teguh Prasetyo Wasis Sos. yang Bahwasanya kegiatan TMMD waktu yang telah di ajukan yang semula di laksanakan bulan april sekarang di laksanakan bulan januari berhubung bulan April akan adanya kegiatan pilkada.

“ Saya mengharap masalah sasaran perlu di cermati dan anggaran jangan sampai ada yang menjadi masalah yang berkepanjangan di waktu pelaksanaan nantinya”, Harap Kasdim.

Bahwa kegiatan rapat persiapan awal pelaksanaan TMMD ke 104 dengan tujuan untuk meningkatkan kelancaran arus transportasi yang menunjang sarana transportasi di pedesaan dan meningkatkan sarana prasarana kesehatan Ibadah serta ketertiban dan keamanan lingkungan serta mampu merangsang masyarakat untuk membangun desanya. 

(Penrem/Gondrong).

Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto,SH, Apresiasikan Persiapan PAM Tahun Baru Dan Natal Di Polres Bojonegoro

Bojonegoro,Maspolin.id – Berkunjung ke Polres Bojonegoro, anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto,SH menyampaikan apresiasi kepada Polres Bojonegoro yang telah mempersiapkan pengamanan Natal dan Tahun baru 2019 tidak setengah hati.

Menurut Wihadi Wiyanto, semua yang dipersiapkan oleh Polres Bojonegoro sudah sesuai keinginan masyarakat. Masyarakat menginginkan Natal serta tahun baru berlangsung aman dan nyaman.

“Semua rencana pengamanan yang telah dipersiapkan oleh Polres saya rasa cukup baik dan matang, semoga selama Natal dan tahun baru tidak ada gangguan apapun di Bojonegoro,” ucap Komisi III DPR RI, Wihadi Wiyanto, pada Kamis (20/12/2018).

Diungkapkan pula oleh Wihadi Wiyanto, bahwa kedatangannya ke Polres Bojonegoro juga untuk memberi suport kepada anggota Polres Bojonegoro dalam melaksanakan Ops Lilin Semeru 2018. Menurutnya pengamanan Natal dan tahun baru ini sangat spesial karena berbarengan menghadapi Pileg dan Pilpres 2019.

“Tugas kita selain mengamankan Natal dan tahun baru juga harus mengantisipasi agar tidak terjadi gesekan antara pendukung yang keras dalam perang di media atau tempat lain. Untuk itu perlu antisipasi jangan ada pihak lain yang memancing sehingga tidak terjadi gesekan,” pesannya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, menyampaikan hanya ada sedikit yang menjadi perhatian dalam Ops Lilin Semeru 2018 salah satunya terkait lalu lintas, yaitu adanya salah satu icon baru Bojonegoro berupa jembatan baru yang menghubungkan Bojonegoro kota dengan Kecamatan Trucuk. Potensi kemacetan diprediksi akan sangat tinggi karena di jembatan itu termasuk jalur nasional.

“Jembatan tersebut sudah dibuka apa belum kita koordinasi dengan Pemerintah Bojonegoro. Kalaupun nanti dibuka maka kami akan mengntisipasi dengan pola pola pengamanan dengan rekayasa lalu lintas,” tutur AKBP Ary Fadli.

Gondrong/Hum

Pembinaan Aparatur Kecamatan dan Pemerintahan Desa di Pendopo Kecamatan Kanor Dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro

BOJONEGORO, Maspolin.id – Wakil Bupati Bojonegoro Drs. H. Budi Irawanto M.Pd, saat hadiri giat pembinaan aparatur Kecamatan dan Pemerintahan Desa di Pendopo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Kamis (20/12) mengatakan saat ini kondisi jalan di Kabupaten Bojonegoro 61% rusak jadi Pemkab Bojonegoro prioritaskan infrastruktur jalan dan jembatan.

“Ditargetkan tahun 2021 tuntas, tidak ada lagi jalan paving dan paving hanya untuk jalan lingkungan, “tandas Budi Irawanto dalam sambutannya.

Wabup Bojonegoro juga mengatakan, “mari kita awali pembangunan dari tingkat Desa, jadi diharapkan Kepala Desa bersinergi dengan BPD, rukun dengan Perangkat Desa agar pembangunan terlaksana secara maksimal, “tandasnya.

Terkait ada tidaknya Perbup yang dirasa merugikan, Wabup menghimbau agar Kepala Desa menyampaikan ke Pemerintah Kabupaten, Pemkab siap mencabut Peraturan Bupati yang dirasa tidak relevan,

“Pemkab siap mencabut perbup yang dirasa tidak relevan seperti dicabutnya Perbup nomer 35 diganti dengan perbup nomer 45 dan 46, “tambah Budi Irawanto.

Masih Wabup, disamping mengajak semua yang hadir untuk mensosialisasikan terkait bahaya HIV AIDS, Budi Irawanto juga sampaikan jika Dana Desa (DD) dirasa tidak cukup Kepala Desa segera membuat pengalihan status jalan Desa.


“Segera buat pengalihan status jalan Desa Menjadi Jalan Kabupaten sehingga pemkab akan mengalokasikan dana APBD untuk jalan yang tentunya melalui tahap prosedural pengalihan status jalan menjadi jalan Kabupaten, “imbuhnya.

Sementara dikesempatan yang sama Plt. Camat Kanor Masirin S.STP, MM mengharapkan giat pembinaan aparatur Kecamatan dan Pemerintahan Desa bisa diterima dan dilaksanakan secara tepat, sehingga pelaksanaan ADD da DD dengan Sistem Keuangan Desa(Siskeudes) berjalan sistematis dan administratif.

“Kami berharap melalui pembinaan aparatur Kecamatan dan Pemerintahan Desa bisa di aplikasikan dalam pelaksanaan pembangunan baik ADD maupun DD secara tepat dan administratif, “harapnya.

Giat yang dihadiri ,Forkopimcam, Kepala Desa se Kecamatan Kanor, BPD dan instansi terkait ini hingga usai berjalan lancar,aman terkendali.

Mam/Gondrong

Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Polres Gresik Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba

Gesik,Maspolin.id – Menghadapi agenda kamtibmas kedepan yaitu pengamanan perayaan Natal 2018 dan tahun baru 2019, Kepolisian Resort Gresik menggelar konferensi pers pemusnahan barang bukti miras dan narkoba hasil operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) diwilayah Hukum Polres Gresik selama tahun 2018.

Pemusnahan di lakukan di halaman Mapolres Gresik, di saksikan Wakil Bupati Gresik Dr. H. M. Moh. Qosim,MSi., Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos, Wakil ketua DPRD Kab. Gresik Nur Qolib, Ketua MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq serta Forkopimda Kabupaten Gresik dan sejumlah tokoh masyarakat Gresik.

Dalam keterangannya Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi menjelaskan pemusnahan barang bukti minuman keras dari hasil operasi Tipiring yang dilakukan oleh Satuan Sabhara baik Polres maupun Polsek Jajaran selama 1 tahun periode tahun 2018, tercatat sebanyak 1325 ( seribu tiga ratus dua puluh lima ) botol miras dalam berbagai jenis dan merek.

Selain itu, pada giat tersebut juga dilakukan press release hasil pengungkapan kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik, selama tiga bulan terakhir saja Polres Gresik dan jajaran berhasil mengungkap dan menangkap tersangka narkoba sebanyak 28 tersangka dan berhasil menyita barang bukti senyanyak 24,71 gram sabu dan 8340 ( delapan ribu tiga ratus empat puluh ) butir pil koplo dobel L senilai Rp 49.575.000 ( empat puluh sembilan juta lima ratus tujuh puluh lima ribu rupiah ).

“Selama tiga bulan terakhir, dengan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan di wilayah hukum Polres Gresik dalam 3 ( tiga ) bulan terakhir juga berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan curas 3 kasus dengan 3 tersangka, curat 15 dengan 20 tersangka, curbis 1 kasus 1 tersangka, premanisme 3 dengan 5 tersangka dan terbanyak kasus narkoba sejumlah 28 kasus dengan 32 tersangka” terang Kapolres Gresik.

Pemusnahan barang bukti itu, lanjut AKBP Wahyu S Bintoro, merupakan salah satu bentuk keseriusan pihaknya dalam memberantas narkoba dan miras jelang pergantian tahun.

“Setiap menjelang pergantian tahun, itu biasanya identik dengan narkoba dan miras. Nah, kita gencar menggelar operasi supaya malam pergantian tahun nanti tidak ada lagi pesta miras apalagi narkoba,” tegasnya.

Ia juga menegaskan berdasarkan hasil anev dan evaluasi dari tahun ke tahun peredaran narkoba dan minuman keras khususnya di wilayah Gresik semakin menurun, “karena semangat kinerja yang kami lakukan dengan perubahan Paradigma Polri saat ini semakin memaksimalkan dan memantapkan langkah kami untuk melayani dan memberikan rasa aman di masyarakat.” ungkapnya.

Apresiasi setinggi – tingginya diucapkan Kapolres Gresik untuk forpimda Kabupaten Gresik, para toga, tomas dalam mendukung kinerja Kepolisian Resort Gresik, ” penghargaan juga kami sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat Gresik atas kerjasama dengan Polri untuk menjaga harkamtibmas”pungkas Kapolres.

(Hum/Gondrong)

Komponen Masyarakat dan Mahasiswa Se-Solo Siap Ciptakan Pemilu Damai dan Bermartabat

SOLO,Maspolin.id – Menggelar kegiatan Deklarasi Anti Berita Hoax, Puluhan Mahasiswa Serta Komponen Masyarakat Se-Solo menyerukan Pemilihan Umum yang Damai dan Bermartabat. Dalam acara diskusi media bertema : “Peran Literasi Media Dalam Melawan Hoax dan Politisasi SARA Untuk Pemilu Yang Damai dan Bermartabat”, acara berlokasi di Restoran Ndalem Lamisan, Solo, Jawa Tengah. (20/12). Acara tersebut digagas oleh forum jurnalis pesantren.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hafyz Marshal mengatakan bahwa terlaksana nya kegiatan karena keberadaan media sangat penting untuk mengawal Pemilu 2019 nanti, terlebih arus informasi yang sangat mudah diakses namun belum tentu kebenarannya.

“Dengan segala kemudahan akses media saat ini baik online dan media sosial yang belum tentu kebenarannya. Komunitas Jurnalis Pesantren bersama berbagai komponen masyarakat Jawa Tengah dalam hal ini mencoba ikut ambil bagian sebagai garda terdepan melawan hoax dan menangkal isu SARA demi terciptanya pemilu 2019 yang damai, hal tersebut menjadi penting guna menjamin keberlanjutan pembangunan nasional manusia Indonesia seutuhnya yang saat ini gencar dilakukan” ujarnya saat didepan peserta kegiatan deklarasi, Kamis siang (20/12).

Pada saat yang sama, Tokoh Masyarakat Solo sekaligus Dosen di salah satu perguruan tinggi negeri, Muhammad Fuad Zein mengapresiasi penyelenggaraan deklarasi ini dan diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk menggelar kegiatan yang menggaungkan pemilu damai dan bermartabat.

“Kegiatan ini merupakan acara masyarakat yang diharapkan juga menginspirasi di berbagai daerah lainnya dalam memberikan edukasi pentingnya pemilu yang damai, pemilu yang berkualitas dan mencerdaskan masyarakat,” kata Fuad Zein.

Senada dengan Fuad Zein, Nidzomun Niam selaku akademisi dan pemateri lainnya, menuturkan bahwa pesta demokrasi, jangan menjadi momok bagi masyarakat dan juga dijadikan momen pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan isu mulai dari isu SARA hingga isu hoax.

“Masyarakat harusnya memanfaatkan pesta demokrasi dengan gembira dan bukan mencari kesalahan. Jangan sampai isu agama, isu sara dan informasi hoax menjadi alat hanya untuk menang di pesta demokrasi,” ujar Nidzomun Niam.

Sedangkan Husein Sanusi mengatakan bahwa media harus mampu menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan memihak kebenaran guna membendung hoax yang masif diproduksi dan beredar luas di masyarakat.

“Media sebagai arus utama bisa menjadi pembanding agar dapat mengedukasi masyarakat, guna menyajikan berita yang akurat, dan dapat meng-counter hoax” ujar Husein Sanusi yang juga selaku editor di salah satu media nasional dan rencana menjadi salah satu pembicara.

Senada dengan Husein Sanusi, Wartawan Senior salah satu media nasional, Muhammad Syaifullah menuturkan bahwa literasi media juga harus dilakukan oleh masyarakat guna membendung kabar berita hoax menjelang Pemilu 2019.

“Pemahaman terhadap literasi media tersebut merupakan salah satu konsep untuk membangun pengetahuan masyarakat terhadap tekanan isu-isu terkini yang berpeluang menjadi hoax, apalagi menjelang pemilu 2019 nanti” ungkap Syaifullah.

Deklarasi anti berita hoax demi Pemilu damai dan bermartabat tersebut turut dihadiri sejumlah komponen masyarakat, mahasiswa, santri, akademisi dan para jurnalis media lokal maupun nasional.

Hafys Marshal

Jangan Lewatkan

Kepolisian Udara Polri Perkuat Dukungan Kemanusiaan dalam Operasi Damai Cartenz 2026

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri terus memberikan dukungan penerbangan dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 di wilayah Papua Tengah. Dukungan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.