Kapolda Bali Ajak Personel Teladani Semangat Mahapatih Gajah Mada di HUT Bhayangkara ke-80

DENPASAR, BALI – Maspolin.id|| Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya mengajak seluruh personel Polri untuk meneladani semangat Mahapatih Gajah Mada dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat pada HUT Bhayangkara Ke-80.

Usai memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, ia menyatakan peringatan HUT Bhayangkara tahun ini mengangkat simbol nasionalisme, keberagaman budaya, dan toleransi yang menjadi kekuatan bangsa, khususnya di Bali.

“Polri ingin menunjukkan keberagaman budaya dan toleransi di Bali sangat tinggi. Kita menghormati semua perbedaan dan bersatu seperti semangat yang ditunjukkan dalam kisah Gajah Mada yang mempersatukan Nusantara,” ujar Kapolda, Rabu (1/7/2026).

Ia menegaskan, semangat tersebut harus menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri agar semakin dewasa, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kapolda juga menyoroti kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bali yang dinilai tetap kondusif.

Meski tindak kriminalitas masih terjadi, Polda Bali terus berupaya mengendalikan dan menekan angka kejahatan melalui langkah-langkah penegakan hukum dan pencegahan.

“Data terakhir menunjukkan angka kriminalitas mengalami penurunan, termasuk pada kasus 4C, yakni curat, curas, curanmor, dan kejahatan konvensional lainnya,” kata Kapolda.

Menurutnya, penurunan tersebut tidak lepas dari peningkatan intensitas patroli, penjagaan, serta berbagai upaya pencegahan untuk meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas di Bali.

Kapolda berharap, memasuki usia Ke-80 tahun, Polri semakin profesional dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di Pulau Dewata.

 

Humas Polda Bali

red/mpl/sc

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Presiden Prabowo tiba di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob sekitar pukul 07.35 WIB.

Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan dengan masuknya Lambang Kesatuan Polri Tri Brata serta penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata. Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Irjen Pol. Suhendri.

Sekitar pukul 07.55 WIB, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden menuju mimbar kehormatan. Presiden kemudian menerima laporan Perwira Upacara Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., sebelum menuju mimbar upacara selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kebesaran, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, serta pemeriksaan pasukan. Presiden Prabowo kemudian memimpin mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup anggota Polri.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri. Presiden turut menganugerahkan Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.

Usai rangkaian penganugerahan, Presiden Prabowo menyampaikan amanat selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat, ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.

Setelah upacara pokok, Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI menuju ke depan pasukan untuk menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana yang disematkan oleh Kapolri. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan foto bersama Presiden dengan pasukan.

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah peragaan kemampuan dan keterampilan personel Polri. Presiden dan Wakil Presiden menyaksikan penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, peragaan penyelamatan sandera, terjun payung, serta aksi trail cross jumping dan smoke bomb.

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan yang melintas di hadapan mimbar upacara. Defile tersebut menampilkan kesiapan, disiplin, serta soliditas jajaran Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setelah rangkaian upacara dan defile, acara dilanjutkan dengan syukuran Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Dalam prosesi syukuran tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada Kapolri.

Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat komitmen pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Peringatan ini mencerminkan semangat Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung pembangunan Indonesia. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan dan Pangkat Istimewa kepada Jajaran Polri

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di Lapangan Upacara Nagara Janottama Satuan Latihan Korbrimob, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Penganugerahan tersebut digelar di Lapangan Upacara Nagara Janottama Satuan Latihan Korbrimob, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo secara resmi menganugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dan Bintang Bhayangkara Nararya, dan pangkat secara istimewa. Penganugerahan ini berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 37 dan 38/TK/Tahun 2026, serta Nomor 55/POLRI/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dan Bintang Bhayangkara Nararya, serta Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa.

Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti diberikan kepada 11 (Sebelas) kesatuan di lingkungan Kepolisian. Adapun kesebelas satuan tersebut yakni:
1. Polda Metro Jaya;
2. Polda Jawa Barat;
3. Polda Sumatra Utara;
4. Polda Riau;
5. Polda Lampung;
6. Polda Jawa Tengah;
7. Polda Banten;
8. Polda Kalimantan Tengah;
9. Polda Jawa Timur;
10. Divisi Hukum (Divkum) Polri, dan
11. Pusat Keuangan (Puskeu) Polri.

Selain itu, Kepala Negara juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 (tiga) penerima, yakni:
1. Kombes Pol Ach. Prasetiyo Adhi Wibowo, Widyaiswara Kepolisian Madya Tingkat III Sespim Lemdiklat Polri;
2. AKP Nengsi Marline Waromy, Kaurrenmin Setum Polda Papua Barat; dan
3. Aiptu Wawan Setiyawan, Bintara Subsi Protokol Yanma Satlat Brimob Polri.

Sementara, pangkat secara istimewa dianugerahkan Presiden Prabowo kepada 3 (tiga) purnawirawan Polri. Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, dedikasi, dan jasa yang luar biasa kepada bangsa dan negara. Ketiga penerima penghargaan tersebut adalah:
1. Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto, dianugerahi pangkat berupa Komjen Pol. Kehormatan;
2. Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki, dianugerahi pangkat berupa Komjen Pol. Kehormatan; dan
3. Brigjen Pol (Purn) Taufiq Effendi, dianugerahi pangkat berupa Irjen Pol. Kehormatan.

Penganugerahan tanda kehormatan dan pangkat secara istimewa tersebut menjadi wujud penghargaan negara kepada insan-insan Bhayangkara yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, loyalitas, serta pengabdian terbaik dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Kolone Senjata Bentuk Logo 80 Tahun Polri Warnai Upacara Hari Bhayangkara ke-80

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Atraksi Kolone Senjata menjadi salah satu sajian yang menyita perhatian dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Dengan mengandalkan kekompakan, disiplin, dan ketepatan gerakan, personel Polri menampilkan formasi senjata yang membentuk tulisan “80th Polri”, sebagai simbol delapan dekade pengabdian Korps Bhayangkara kepada bangsa dan negara.

Atraksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pejabat negara, pimpinan TNI-Polri, serta ribuan masyarakat yang turut menyaksikan secara langsung peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bertema “Polri untuk Masyarakat”.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, atraksi Kolone Senjata bukan sekadar pertunjukan seremonial, melainkan menggambarkan karakter dasar setiap insan Bhayangkara yang menjunjung tinggi disiplin, kekompakan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Kolone Senjata menuntut kekompakan, konsentrasi, disiplin, dan ketepatan gerakan. Nilai-nilai itu merupakan cerminan karakter yang harus dimiliki setiap anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Ia menjelaskan, formasi “80th Polri” yang dibentuk dalam atraksi tersebut menjadi simbol perjalanan panjang pengabdian Polri selama delapan dekade sekaligus semangat untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat.

“Pembentukan logo 80 tahun Polri melalui atraksi Kolone Senapan menjadi simbol perjalanan pengabdian Polri selama delapan puluh tahun. Momentum Hari Bhayangkara ini menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Johnny.

Selain atraksi Kolone Senapan, Upacara Hari Bhayangkara ke-80 juga dimeriahkan dengan demonstrasi kemampuan personel Korps Brimob, simulasi pembebasan sandera, penerjunan personel, parade kendaraan operasional, serta defile yang melibatkan puluhan elemen masyarakat sebagai wujud sinergi Polri dengan seluruh komponen bangsa.

Melalui berbagai atraksi tersebut, Polri tidak hanya menampilkan kesiapsiagaan dan kemampuan operasional personel, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat sesuai tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat.”

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Pengabdian melalui Tema “Polri untuk Masyarakat”

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, usia ke-80 bukan sekadar perjalanan waktu bagi institusi Polri, tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Hari Bhayangkara ke-80 memiliki makna yang sangat penting. Delapan puluh tahun bukan sekadar perjalanan usia sebuah institusi, tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Momentum ini menjadi refleksi untuk memperteguh semangat dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Johnny.

Menurutnya, melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus memperkuat transformasi menuju institusi kepolisian yang modern, profesional, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.

Johnny menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” dipilih karena masyarakat merupakan kekuatan utama Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ sangat relevan karena kami menyadari bahwa kekuatan sejati Polri adalah masyarakat. Oleh karena itu, orientasi kepada masyarakat menjadi komitmen dalam setiap pelaksanaan tugas, baik pelayanan publik, perlindungan, pengayoman, maupun penegakan hukum yang berkeadilan,” katanya.

Ia menambahkan, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menghadirkan Polri yang semakin profesional, humanis, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan keamanan yang terus berkembang.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Tren Kriminalitas Kota Madiun Menurun pada Juni 2026

Kota Madiun, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Madiun selama periode Januari sampai dengan Juni 2026 menunjukkan tren yang semakin kondusif.

Berdasarkan data yang dihimpun Polres Madiun Kota, jumlah kasus kriminal pada periode Januari sampai dengan Juni mengalami penurunan,  dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan kabar baik sekaligus menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Bahkan, selama rangkaian kegiatan Bulan Suroan, situasi kamtibmas di Kota Madiun berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan zero incident atau tanpa kejadian menonjol.

Alhamdulillah, tren kasus pada Periode Januari samoai dengan Juni 2026 mengalami penurunan,  dibandingkan tahun lalu, Bahkan selama rangkaian kegiatan Bulan Suroan, Kota Madiun mencatat zero incident. Ini merupakan tanda positif bahwa masyarakat Kota Madiun semakin dewasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama, ujar Kapolres dalam giat konferensi pers. Selasa 30 Juni 2026.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menjaga kondusivitas wilayah, khususnya jajaran TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kota Madiun yang turut berperan aktif menciptakan situasi kamtibmas yang aman.

Menurut Kapolres, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai langkah preventif yang secara konsisten dilakukan jajaran Polres Madiun Kota bersama stakeholder terkait. Upaya tersebut di antaranya melalui kegiatan door to door system, pengaktifan kembali pos kamling, patroli rutin, penyampaian imbauan oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat, hingga sosialisasi melalui media online dan media sosial sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Adapun jumlah tindak pidana yang tercatat selama Januari sampai dengan Juni 2025 sebanyak 31 kasus, dengan rincian sebagai berikut:
•    Penipuan/Penggelapan : 10 kasus
•    Pencurian Biasa : 2 kasus
•    Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) : 5 kasus
•    Penganiayaan : 2 kasus
•    Pengrusakan : 1 kasus
•    Perjudian : 1 kasus
•    Pornografi : 2 kasus
•    Penipuan Online : 3 kasus
•    Fidusia : 2 kasus
•    Pembunuhan yang dilakukan anak : 1 kasus
•    Membawa Senjata Tajam yang dilakukan anak : 1 kasus
•    Persetubuhan terhadap Anak : 1 kasus

Meski tren kriminalitas mengalami penurunan, Polres Madiun Kota menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan preventif maupun penegakan hukum guna memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga.

AKBP Wiwin  juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lengah dan terus menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.

Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Madiun untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mengaktifkan kembali siskamling, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.

Mari bersama-sama menjaga Kota Madiun agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, pungkas Kapolres. (hms)

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Kejutan TNI dalam Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-80 ke Polsek Pacet

Mojokerto, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Pacet menunjukkan soliditas yang luar biasa. Kehangatan Tiga Pilar ini terekam jelas dalam acara silaturahmi dan tasyakuran yang digelar di Polsek Pacet, Rabu (1/7/2026) siang.

Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan yang dihadiri sekitar 40 undangan ini diwarnai dengan kejutan manis. Danramil Pacet, Kapten Inf Akhmad Rifai, bersama Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Pacet, Ivan Salahatin, S.M., hadir membawa dua buah tumpeng khusus yang diserahkan langsung kepada Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H.

Kapolsek Pacet menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran rekan-rekan Forkopimca. Ia berharap momen ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Semoga sinergi, komunikasi, dan kolaborasi kita tidak hanya sebatas kata-kata, namun terwujud nyata sesuai tema kita, Polri Untuk Masyarakat. Di momen spesial ini, kami juga menggelar syukuran atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi tiga personel kami, yakni Aiptu Sodik, Aiptu Rohmad, dan Aiptu Budi. Mari kita ciptakan Tiga Pilar yang semakin solid demi situasi masyarakat yang kondusif,” ungkap AKP Umam.

Suasana keakraban semakin terasa saat Danramil Pacet, Kapten Inf Akhmad Rifai, memberikan sambutan yang diawali dengan candaan hangat.

“Sebenarnya di instansi kami biasanya lari siang dulu, namun karena ada undangan spesial ini, niat lari siang kami batalkan,” guraunya yang disambut tawa hadirin.

Lebih lanjut, Danramil menegaskan bahwa soliditas TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah adalah kunci utama menciptakan keamanan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Tantangan ke depan tidak semakin ringan. Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia ke-80, semoga Polri semakin presisi dan dekat dengan rakyat,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga datang dari Pemerintah Kecamatan Pacet. Mewakili Camat, Kasipem Ivan Salahatin, S.M., memuji dedikasi Polsek Pacet yang kehadirannya selalu dirasakan oleh warga setiap saat.

“Kekompakan ini bukan sekadar slogan. Kerja sama lintas sektor di Pacet sangat produktif dan responsif. Selamat HUT Bhayangkara dan selamat atas kenaikan pangkat personel Polsek Pacet,” tuturnya.

Dukungan kekompakan juga disuarakan oleh perwakilan anggota Koramil, Serma Salikin, yang turut memberikan ucapan selamat. Mewakili anggota yang naik pangkat, Aiptu Sodik menyampaikan rasa syukurnya. “Ini adalah anugerah di momen Hari Bhayangkara. Terima kasih atas segala doa dan dukungan, ini akan menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” ucap Aiptu Sodik.

Acara silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama, prosesi pemotongan tumpeng, dan ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Kekompakan Forkopimca Pacet ini menjadi cerminan nyata dari semangat “Polisi Mojokerto, Polisi Rakyat” dan tekad untuk terus melangkah bersama.

 

bjatim/mpl/MkU

Logo dan Identitas Visual HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Resmi Diluncurkan Pemerintah

Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. Logo terpilih merupakan hasil karya anak bangsa, Fajar Novario dari Padang yang telah menerjemahkan tema besar HUT ke-81 RI yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

“Karya Saudara Fajar Novario memperoleh suara 44,73 persen dari total suara. Sekali lagi selamat kepada Saudara Fajar Novario, karya Anda ditetapkan sebagai logo Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, tahun 2026,” ucap Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardianto dalam keterangannya.

Menurut Wamen Juri, secara visual desain logo ini tampak tegas dengan filosofi yang kuat. Desain logo ini juga berasal dari eksplorasi keragaman motif tradisional berbagai daerah di Nusantara.

“Dalam keragaman tersebut, terdapat kesamaan pola yang menyimpulkan bahwa keragaman menjadi fondasi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” kata Wamen Juri.

Pada kesempatan tersebut, Wamen Juri turut menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan logo resmi HUT RI melalui mekanisme polling publik. Tidak hanya dalam pemilihan logo, pemerintah berharap masyarakat turut berpartisipasi dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan.

“Bapak Presiden berharap agar kemeriahan HUT RI ke-81 kemerdekaan RI ini menjadi milik masyarakat, Bapak Presiden berpesan agar rakyat terus berpartisipasi aktif dan mengambil peran dalam peringatan HUT RI tahun ini,” katanya.

“Mari kita semua masyarakat merayakan dengan semarak, semangat, penuh sukacita dan kebersamaan. Kibarkan Merah Putih di rumah, di sekolah, di kantor, dan di ruang-ruang publik lainnya,” tandasnya.

Pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk menyambut dan menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menyebarluaskan dan menggunakan tema serta logo resmi pada berbagai media. Panduan penggunaan dan bahan logo resmi dapat diakses dan diunduh secara langsung melalui situs web logohutri.istanapresiden.go.id.

“Jadi di sana juga masyarakat bisa mendapatkan contoh-contoh implementasi logo itu ke dalam berbagai media. Di spanduk, di merchandise, di billboard, atau di platform-platform media sosial juga ada contoh-contoh. Jadi bisa mudah masyarakat untuk mengakses logo resmi,” kata Wamen Juri.

Turut hadir dalam peluncuran logo tersebut yakni Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Sekretaris Presiden Letjen TNI Ariyo Windutomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana. (BPMI SETPRES)

red/mpl/pr

Polda Metro Sita Rp110 Juta dari Influencer dalam Kasus Hanania Group

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya telah menyita total uang saku sebesar Rp110 juta yang dikembalikan secara sukarela oleh sejumlah pemengaruh (influencer) terkait penyidikan kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah Hanania Group.

​”Dari total 16 influencer yang telah diperiksa, beberapa di antaranya mengembalikan uang saku yang diterima. Total ada Rp110 juta yang dihimpun penyidik dan statusnya disita untuk dijadikan barang bukti,” ujar Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan pemeriksaan terbaru dilakukan terhadap seorang influencer berinisial KN (Karin Novilda) atau lebih dikenal dengan nama Awkarin pada Senin (29/6). KN menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik dari pukul 16.30 WIB hingga 19.45 WIB.

Dalam pemeriksaan tersebut, KN dicecar sebanyak 33 pertanyaan oleh tim penyidik mengenai hubungan kerja samanya dengan pihak Hanania Travel.

​”Pertanyaan berkisar tentang bagaimana kontrak kerja sama dengan Hanania, kemudian biaya fasilitas yang diterima, serta uang saku yang bersangkutan,” ujar Kasubbid Penmas.

Ia menjelaskan ​usai memberikan keterangan, KN secara sukarela menyerahkan uang saku sebesar Rp10 juta yang diperolehnya dari Hanania Travel kepada pihak kepolisian.

Penyidik kemudian melakukan penyitaan terhadap uang tersebut untuk memperkuat pemenuhan barang bukti.

​Hingga saat ini, Polda Metro Jaya telah memeriksa total 124 orang saksi guna mengusut tuntas kasus yang merugikan ribuan jemaah tersebut. ​”Saksi yang diperiksa berasal dari pihak korban, karyawan, vendor, hingga para influencer. Kami juga memeriksa satu kuasa hukum yang mewakili 1.430 orang korban,” kata Kasubbid Penmas.

​Selain memeriksa para saksi, penyidik Subdit Reskrimum Polda Metro Jaya juga mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh manajemen biro perjalanan tersebut.

​Sebagai langkah progresif, polisi telah memblokir tiga rekening perusahaan atas nama PT Hanania Group serta dua rekening pribadi milik perorangan yang diduga berkaitan aliran dana terlarang.

​Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas kasus ini dan telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri seluruh aset serta aliran dana Hanania Travel secara menyeluruh. (ndt/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ma

Ratusan Cartridge Vape Berisi Etomidate Terungkap Modus Dibungkus Dalam Kemasan Kopi Aceh

SERANG, BANTEN – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis baru Etomidate yang dikemas dalam bentuk cartridge vape elektrik. Pengungkapan ini dilakukan setelah polisi menerima informasi mengenai adanya pengiriman paket mencurigakan dari Medan menuju wilayah Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Kombes Pol. Wiwin Setiawan, menjelaskan bahwa menindaklanjuti informasi tersebut, penyidik segera berkoordinasi dengan pihak jasa ekspedisi dan menerapkan metode control delivery untuk memastikan identitas penerima paket sekaligus mengungkap jaringan yang terlibat. Setelah paket diterima oleh tersangka berinisial ZM, tim langsung melakukan penangkapan.

“Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebanyak 195 cartridge vape yang diduga berisi cairan narkotika jenis Etomidate, terdiri dari 150 cartridge bermerek Squid Game dan 45 cartridge bermerek Thugs. Seluruh barang bukti tersebut disamarkan di dalam kemasan kopi Aceh untuk mengelabui petugas,” ujar Wiwin, Senin (29/6/2026).

Selain mengamankan paket tersebut, ujarnya, penyidik juga melakukan penggeledahan di kediaman tersangka dan menemukan barang bukti narkotika lain yang diakui digunakan oleh tersangka. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ZM berperan sebagai kurir yang bertugas menerima paket sebelum kembali mengirimkannya kepada penerima lain yang diduga berada di wilayah Jawa Tengah.

Penyidik pun masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap penerima berikutnya maupun pengendali jaringan yang diduga mengirim barang dari Medan. Nilai barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai hampir Rp1 miliar.

“Kami menduga barang tersebut berasal dari luar negeri dan masuk melalui jalur Medan sebelum dikirim ke berbagai daerah menggunakan jasa ekspedisi. Modus ini menjadi perhatian serius karena memanfaatkan layanan pengiriman untuk menghindari pengawasan aparat,” ungkap Wiwin.

Lebih lanjut Wiwin menerangkan, Etomidate merupakan narkotika golongan II sesuai perubahan penggolongan narkotika berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025. Saat ini, peredarannya semakin marak dengan memanfaatkan perangkat pod atau vape, sehingga sulit dibedakan dengan rokok elektrik biasa.

“Cartridge tersebut tinggal dipasang pada perangkat vape dan digunakan seperti rokok elektrik pada umumnya. Modus ini membuat penyalahgunaannya tidak mudah dikenali dan banyak menyasar kalangan anak muda atau Generasi Z,” ungkapnya.

Wiwin menambahkan, Etomidate pada dasarnya merupakan zat anestesi yang digunakan dalam dunia medis untuk pembiusan pasien sebelum menjalani operasi. Namun apabila disalahgunakan, zat tersebut dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, halusinasi, rasa melayang (fly), hingga menimbulkan ketergantungan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur menggunakan vape yang tidak jelas asal-usulnya serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika. Polda Banten berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan hingga mengungkap seluruh jaringan, mulai dari pengirim, penerima, hingga pihak yang mengendalikan peredaran narkotika jenis baru ini,” tungkap Wiwin.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 119 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan dalam KUHP serta Permenkes Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika, dengan ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun penjara.

 

Humas Polda Banten

red/mpl/sc

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.