Polisi selidiki penemuan jasad perempuan tak berkepala di Muara Baru

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok menyelidiki jasad perempuan tak berkepala yang ditemukan di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, pada Selasa.

“Iya betul ada penemuan jasad tanpa kepala,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Indrawienny Panjiyoga di Jakarta, Selasa.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Muara Baru Iptu Rionaldo mengatakan, jasad perempuan berusia sekitar 35 tahun itu ditemukan saksi di dalam karung di dermaga kapal di Jalan Tuna Muara Baru.

Menurut dia, dari pengamatan awal jasad ini masih baru dan dari pengamatan awal di tubuh korban dalam keadaan bersih tanpa ada luka memar.

“Dugaan kematian memang akibat kepala itu hilang dan dugaan sementara kasus ini kasus pembunuhan tapi itu semua harus diperiksa dulu di rumah sakit,” kata dia.

Ia mengatakan, jasad korban sudah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan dan pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Ia mengatakan, jasad ini dilaporkan saksi yang bekerja sebagai petugas SPBU menemukan jasad itu sekitar pukul 10.30 WIB.

“Saksi mendapat laporan dari buruh bahwa ada mayat di sana dan langsung melakukan pemeriksaan ke daerah kolam yang ada di dekat mes SPBU,” katanya.

Ia mengatakan, posisi mayat ditemukan dalam keadaan terbungkus kardus di dalam karung dan kondisinya sudah tidak berkepala.

“Kami masih menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi dengan melakukan identifikasi korban dan memeriksa saksi,” katanya.

 

Sumber: Antara

BJak/Mpl/MA

Pelaku Penyanderaan Anak Balita di Jakarta Selatan Positif Narkoba

Jakarta Selatan – Maspolin.id|| Pria berinisial IJ (54), pelaku penyanderaan bocah perempuan di Pospol Pejaten, Jakarta Selatan, mengaku sempat meminta izin membawa korban kepada orang tuanya. Pelaku beralasan membawa korban untuk jalan-jalan.
 
“(Pelaku) berizin dulu dengan orang tuanya (korban). Inisial orang tua korban, Y. Kemudian, alasannya untuk membawa S jalan-jalan ke rumah sepupunya,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Senin (28/10/2024).
 
Nurma mengatakan IJ dan orang tua korban saling kenal. Dia mengatakan keduanya saling mengenal sudah dua bulan.
 
“Kenal. Jadi, alasannya, kami dapat keterangan dari yang dilaporkan atau pelaku ini, dia sudah mengenal selama dua bulan dengan ibu dan bapaknya. Kemudian, kemarin, dia minta izin untuk mengajak anak inisial S ini berjalan-jalan. Kemudian, alasannya untuk dibawa ke sepupunya dari yang melakukan atau terlapor,” ungkap Nurma.
 
Hubungan Pelaku dan Ayah Korban sebagai teman sudah kenal selama 2 bulan,
Polisi menangkap pria yang menyandera bocah perempuan berusia 4 tahun di Pospol Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
 
Kejadian penyanderaan itu, menarik perhatian para pengendara yang melintas sehingga arus lalu lintas cukup macet.
 
Pelaku Sudah Bawa Pisau dari Rumah Sebelum Sekap Bocah di Pospol Pejaten.
 
Polisi mengungkap pelaku melakukan penyekapan karena berhalusinasi usai memakai sabu. Polisi menyebut pelaku merasa dikejar-kejar sehingga menjadikan korban sebagai tameng.
 
“Motifnya sebetulnya dia hanya menjadikan anak ini sebagai tameng. Jadi dia takut, halusinasinya dikejar orang. Jadi dia berhalusinasinya bahwa dia itu dikejar orang. Tapi kalau dia lihat ada anak kecil, dia tidak jadi dikejar orang. Itu halusinasinya,” terang Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Senin (28/10/2024).
 
Kasi Humas juga mengatakan pihaknya telah melakukan tes urine terhadap pelaku IJ. Hasilnya, IJ positif narkoba.
 
“Karena dia memakai sabu, sudah diperiksa, dia positif pakai sabu,” kata Nurma.
 
Dia juga mengungkap bahwa pelaku sudah menggunakan sabu sejak empat hari ke belakang.
 
“Pengakuan dari dia (pelaku), dia sudah memakai sabu sudah empat hari,” ungkap Nurma.
Humas PMJ
BJak/Mpl/MA

Mutasi Jabatan Polda Metro Jaya untuk Penyegaran dan Peningkatan Kinerja

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto memutasi, merotasi dan memberikan promosi kepada 150 perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama)

Dalam Surat Telegram Nomor ST/367/X/KEP/2024 yang ditandatangani Kepala Biro SDM Polda Metro Jaya Kombes Polisi Muh. Dwita Kumu Wardana terdapat sejumlah perwira yang dimutasi dan dirotasi.

“TR tersebut dalam rangka ‘tour of duty’ dan penyegaran organisasi untuk melayani serta melindungi masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi

Dengan adanya perubahan ini, diharapkan Polda Metro Jaya dapat lebih responsif dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang ada, serta menjaga Jakarta sebagai kota yang aman dan nyaman bagi warganya.

Mutasi ini juga mencerminkan komitmen Polda Metro Jaya untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas anggotanya.

Sejumlah mutasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, antara lain

AKBP Budi Setiadi Jabatan Kabagops Polres Metro Jaksel diangkat menjadi Kasubbidwabprof Bidpropam Polda Metro Jaya menggantikan Kompol Francis Sihombing yang diangkat sebagai PS Kasatpanwal Ditlantas Polda Metro Jaya

Selanjutnya Kompol Ibrahim Joao Sadjab diangkat menjadi PS Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Metro Jaya menggantikan AKBP Burhanuddin yang diangkat sebagai Kasatpamobvit Polres Metro Jakpus

Selanjutnya AKBP Ojo Ruslani diangkat menjadi Kasubdithakkum Polda Metro Jaya menggantikan Kombespol Agung Pitoyo yang diangkat menjadi Analis Kebijakan Muda Ditlantas Polda Metro Jaya (dlm rangka MPP)

Di jajaran kapolsek juga terdapat mutasi antara lain Kapolsek Medan Satria Kompol Nur Aqsha Ferdianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakbar

Kompol Sutrisno Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Medan Satria

Kompol Riyanto Diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Metro Taman Sari menggantikan Kompol Adhi Wananda yang diangkat sebagai Kasubbagalsusang Bagpal Rolog Polda Metro Jaya

Kapolsek Bantar Gebang sekarang dijabat oleh Kompol Sukadi yang menggantikan PS Polsek Bantar Gebang AKP Ririn Sri Damayanti.

AKP Ririn Sri Damayanti diangkat menjadi PS Kapolsek Rawalumbu

Wakapolsek Metro Gambir yang semula dijabat Kompol Bambang Sugiharto digantikan oleh Kompol Dwi Haribowo, S.T.

Kemudian Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Rudi Wiransyah Setiono digantikan oleh Kompol Ridha Poetera Aditya.

Selanjutnya, Kompol Muh Sahari diangkat menjadi Kapolsek Cakung Metro Jaktim menggantikan Kompol Panji Ali Candra yang diangkat menjadi Kasubbagfaskon Baglog Polres Metro Jaktim.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran Posisinya digantikan oleh AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya yang diangkat sebagai PS Kapolsek Cikarang Barat

Kemudian Kapolsek Kemayoran Jakarta Pusat Kompol Arnold Julius Simanjuntak diangkat menjadi Kapolsek Kalideres menggantikan Kompol Abdul Jana yang diangkat sebagai Kapolsek Cengkareng

Dan AKBP Dedi Hurhadi yang menjabat Kabagops Polres Metro Jakpus diangkat menjadi Kasatbinmas Polres Metro Jakpus.

 

Humas PMJ

BJak/Mpl/AdR

Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Grup Komunikasi PPDS Harus Didaftarkan untuk Cegah Perundungan

JAKARTA – Maspolin.id|| Kementerian Kesehatan meminta setiap grup jaringan komunikasi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), seperti WhatsApp dan Telegram, untuk didaftarkan secara resmi di rumah sakit guna mengurangi kejadian perundungan.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan, permintaan itu tertuang dalam surat edaran sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Kesehatan tentang pencegahan dan penanganan perundungan terhadap peserta didik pada RS Pendidikan di lingkungan Kemenkes.

Terdapat empat poin yang tertera, pertama bahwa grup jaringan komunikasi tersebut harus terdaftar di RS dan di dalam grup tersebut harus ada ketua departemen sebagai perwakilan dari RS serta ketua program studi sebagai perwakilan fakultas kedokteran guna pemantauan.

“Bila ditemukan adanya jaringan komunikasi yang tidak resmi dan tidak terdaftar, maka akan diberikan sanksi kepada peserta didik paling senior yang ada di jaringan komunikasi tersebut,” demikian bunyi poin kedua dalam surat edaran.

Ketiga, apabila ditemukan adanya tindakan perundungan di jaringan komunikasi resmi maka ketua departemen, kepala program studi, dan pelaku perundungan akan diberikan sanksi.

“Sebagai langkah untuk memantau hal tersebut, diminta kepada Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan mendata semua jaringan komunikasi tersebut dan data tersebut harus selesai dalam satu minggu setelah surat diterima”.

 

TribrataNews

Red/Mpl/AEY

Kapolri Dukung Percepatan Swasembada Pangan : Manfaatkan Lahan – Rekrut Persoenal Berkemampuan Khusus

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar video conference pasca mengikuti retreat bersama kabinet merah putih. Sejumlah hal diutarakan Kapolri untuk mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam video conference di Mabes Polri, Senin (28/10/2024). Satu hal yang menjadi atensi adalah percepatan swasembada pangan. Dalam perintahnya, Kapolri meminta seluruh jajaran untuk memanfaatkan lahan-lahan milik pemerintah daerah untuk percepatan swasembada.

Polri, kata Jendeal Sigit juga akan melakukan perekrutan personel dengan kemampuan khusus yang memahami tentang pertanian untuk mendukung program tersebut. Polri juga akan melakukan rekrutmen ahli-ahli yang memahami gizi melalui jalur SIPSS atau Bakomsus terkait program makan bergizi gratis yang menjadi prioritas pemerintah.

Kapolri dalam video conference kepada jajaran pejabat utama Mabes Polri, Polda dan Polres menegaskan komitmen bahwa Polri mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo.

Untuk itu, Kapolri meminta jajaran untuk menyiapkan rencana jangka pendek, menengah, dan panjang dalam menyusun program-program prioritas. Rencana tersebut diminta untuk dilaporkan pada 5 November 2024.

 

HUMAS POLRI

Red/Mpl/AA

Judol dan Narkoba Jadi Atensi, Janji Berantas ke Akar-akarnya

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan komitmen memberantas judi online (judol) dan peredaran narkoba. Dua kasus tersebut, menjadi perhatian khusus Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam video conference dengan jajaran Polda dan Polres, Kapolri menyebut Judol sebagai ancaman nyata bagi pembangunan bangsa. Sebab, Judol masuk kategori kejahatan yang membuat generasi muda semakin tergerus.

Selain itu, Kapolri juga meminta jajaran untuk menyiapkan rencana memberantas narkoba. Strategi untuk menangkap para bandar harus dilakukan secara matang.

“Petakan jalur masuknya Narkoba yang sudah sangat meresahkan dan menimbulkan capital outflow, serta lakukan penindakan hukum yang tegas terhadap berbagai modus baru, kampung-kampung narkoba, termasuk yang dikendalikan dari lapas,” ucap Kapolri.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan mendukung penuh Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Polri telah menyiapkan 100 hari program kerja untuk mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah lainnya.

“Visi pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045dapat disimpulkan dalam Asta Cita. Polri telah mempersiapkan program 100 Hari untuk mendukung Asta Cita yang ditetapkan pemerintah,” kata Jenderal Sigit.

 

HUMAS POLRI

Red/Mpl/PR

Asta Cita Presiden Prabowo Subianto Mendapat Dukungan Penuh Kapolri

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan mendukung penuh Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Polri telah menyiapkan 100 hari program kerja untuk mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah lainnya.

“Visi pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045dapat disimpulkan dalam Asta Cita. Polri telah mempersiapkan program 100 Hari untuk mendukung Asta Cita yang ditetapkan pemerintah,” kata Jenderal Sigit dalam keterangan yang diterima, Senin (28/10/2024).

Video conference itu dilakukan di Mabes Polri pada hari ini. Kapolri menyampaikan kembali pesan Presiden Prabowo. Guna mendukung Asta Cita, Kapolri meminta seluruh jajaran untuk menyiapkan sarana dan prasaran untuk menyusun program jangka pendek, menengah dan panjang.

“Presiden RI mengatakan ‘Indonesia merdeka untuk jadi negara yang kuat dan terhormat serta disegani karena rakyatnya hidup sejahtera, dan berkontribusi positif pada kehidupan bangsa-bangsa’,” katanya.

 

HUMAS POLRI

Red/Mpl/PR

Mabes Polri Gelar Upacara Sumpah Pemuda: Indeks Pembangunan Pemuda Harus Ditingkatkan

JAKARTA – Maspolin.id|| Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Ahmad Dofiri menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Senin (28/10/2024).

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Dofiri membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Dito Ariotedjo. Menpora menyampaikan, nilai-nilai agung yang ditampilkan oleh generasi sumpah pemuda 1928 harus selalu didengung-dengkungkan di setiap Waktu. Hal ini untuk menguatkan kesadaran dan karakter bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai perubahan situasi dan kondisi yang sangat cepat yang bisa menjadikan kekuatan melemahkan daya kekuatan bangsa Indonesia.

Dikatakan Menporan, bulan Pemuda dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 ini, berbarengan dengan masa transisi pemerintahan baru yang akan mengokestrasi Langkah bangsa Indonesia mewujudkan target-target pembangunan jangka menengah. Dimana hal itu menjadi lancasan pencapaian target pembangunan jangka Panjang yakni terwujudnya Indonesia Emas yang bercirikan kemajuan dan kesejahteraan yang makin tinggi serta kiprah bangsa Indonesia yang lebih kuat dalam kancah global.

“Momentum ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda-agenda pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam pembangunan indonesia baik dalam posisi pemuda sebagai subjek pembangunan maupun sebagai obyek pembangunan,” kata Dito Ariotedjo dibacakan Komjen Ahmad Dofiri.

Sebagai subjek pembangunan kata Menpora, Sebagian pemuda Indonesia telah memiliki kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam beragam sector pembangunan nasional bahkan pada agenda SGDs (Sustainable Development Goals Perserikatan Bangsa Bangsa yang merupakan agenda global.

Kendati demikian sebagian yang lain, pemuda Indonesia masih membutuhkan layanan pemberdayaan untuk membangun potensi yang masih terpendam hingga potensi tersebut menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, kepeloporan dan kewirausahaan.

“Harapan kepada pemuda untuk lebih berperan dalam pembangunan nasional Indonesia adalah tepat adanya, karena pada hakikatnya pemuda adalah pemilik masa depan,” pungkas Menpora.

Lebih lanjut, hasil pencapaian hal ini dapat ditemu kenali dalam capaian indeks pembangunan pemuda atau IPP. Sebagai indikator kualitas kepemudaan pada tahun 2024,indeks pembangunan pemuda berada pada 56,33% dengan rincian capaian domain pendidikan sebesar 70%, domain kesehatan dan kesejahteraan sebesar 65%, domain gender dan diskriminasi sebesar 53,33%, sementara itu domain lapangan dan kesempatan kerja sebesar 45%, dan domain partisipasi dan kepimimpinan sebesar 43,33%.

“Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, capaian IPP tersebut perlu ditingkatkan dengan melakukan upaya mengembangkan potensi dan keunggulan pemuda secara besar-besaran dan masif di seluruh wilayah Indonesia, seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat, dunia industri, perguruan tinggi dan media harus bergerak secara sinergis, terpadu, holistik, sehingga terbangun ekosistem pelayanan kepemudaan yang inovatif, yang mendukung bertumbuh kembangnya kepemudaan yang maju, berkarakter kebangsaan, dan berdaya saing,” ucapnya.

Oleh karena itu sungguh tepat, momentum peringatan hari sumpah pemuda tahun 2024 ini Mengangkat tema “Maju Bersama Indonesia Raya”. Tema ini menyampaikan pesan kepada kita semua untuk meningkatkan dan memajukan berbagai elemen pelayanan kepemudaan hingga mencapai kondisi Indonesia yang raya, Indonesia yang besar, Indonesia yang sejahtera. Upaya ini dilakukan dalam bentuk upaya pemajuan secara bersama, simultan, sinkron, dan terkoordinasikan dengan sebaik baiknya, baik pada tingkat pusat maupun pada tingkat daerah.

Peran pemerintah daerah sambung Menpora, sungguh sangat penting untuk menggerakkan pelayanan kepemudaan, peran ini diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program kepemudaan yang baik dan berkesinambungan, serta diwujudkan dalam bentuk rencana aksi daerah, layanan kepemudaan yang berorientasi pada peningkatan IPP yang sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Oleh karena itu, setiap upaya untuk memperbaiki kebijakan kepemudaan pada tingkat daerah patut mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya karena hal ini akan berdampak kepada perluasan cakupan dan jangkauan pada pelayanan kepemudaan semakin meluas hingga tidak ada satu orang pemuda yang tidak mendapatkan pelayanan.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Mempora mengajak bersama-sama melakukan berbagai macam Langkah untuk mengembangkan potensi pemuda melalui aktivitas yang mendorong perkembangan kreativitas dan inovasi pemuda indonesia dengan berbagai cara yang dapat dilakukan. Pemerintah kata Menpora akan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pemuda Indonesia untuk berpartisipasi dalam seluruh dimensi pembangunan sesuai dengan kompetensi dan passion masing-masing.

“Marilah kita perbaiki kepedulian kita kepada pemuda Indonesia pada perbaikan pelayanan kepemudaan, perbaikan tata kelola pelayanan kepemudaan, dan dukungan sumber daya, hingga kondisi kepemudaan indonesia menjadi lebih baik dan tercermin dengan kenaikan indeks pembangunan Indonesia,” pungkasnya.

“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi positif segenap pemangku kepentingan yang telah dan terus memberikan pelayanan kepemudaan yang baik, kami memberikan terima kasih dan penghargaan atas prestasi kontribusi kepemimpinan dan kepeloporan pemuda Indonesia dalam berbagai pembangunan Indonesia yang raya dan sejahtera memanggil partisipasi dan perjuangan pemuda Indonesia,” katanya mengakhiri.

 

HUMAS POLRI

Red/Mpl/PR

HUT Pelopor ke-65, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Tutup Perlombaan Olahraga

Karawang, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Pelopor ditandai dengan penyelenggaraan berbagai perlombaan yang seru dan menantang. Dalam acara penutupan yang berlangsung di Batalyon B Resimen IV Karawang, Danpas Pelopor Korbrimob, Brigjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., secara langsung memimpin upacara dan memberikan penghargaan kepada para pemenang pada Jumat, 25/10.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pengumuman juara umum. Setelah melalui berbagai kompetisi sengit dalam 11 cabang olahraga militer dan 4 cabang olahraga umum, Resimen II Paspelopor berhasil keluar sebagai juara umum. Prestasi gemilang ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh personel Resimen II.

“Saya mengucapkan selamat kepada Resimen II Paspelopor yang telah berhasil meraih juara umum. Prestasi ini membuktikan bahwa semangat juang dan kekompakan tim sangat penting dalam meraih kemenangan,” ujar Danpas Pelopor Korbrimob, Brigjen Pol. Waris Agono yang dikutip, Senin (28/10).

Perlombaan yang digelar dalam rangka HUT Pelopor ke-65 ini meliputi berbagai cabang olahraga yang menguji kemampuan fisik, mental, dan taktik para personel Brimob. Beberapa di antaranya adalah menembak, dueling, Pelopor Challenge, badminton, tenis meja, bulu tangkis, dan mini soccer.

“Perlombaan ini tidak hanya sebagai ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel Brimob,” tambah Brigjen Pol. Waris Agono.

Selain upacara penutupan dan pemberian penghargaan, acara ini juga dimeriahkan dengan peresmian Mushola Asmaul Husna di Batalyon B Resimen IV Karawang. Mushola ini didirikan sebagai bentuk kepedulian Korps Brimob terhadap peningkatan iman dan taqwa personel.

“Dengan adanya mushola ini, diharapkan dapat menjadi sarana bagi personel untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dapat meningkatkan kualitas iman dan taqwa,” ungkap Danpas Pelopor.

HUMAS POLRI

Red/Mpl/PR

Menurut Kapolda NTT Ipda Rudy Soik Masih Punya Waktu untuk Banding PTDH

Keterangan Foto: Kapolda NTT Daniel Silitonga (kiri) berbincang dengan Ipda Rudy Soik (kanan) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/10/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan bahwa mantan Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polresta Kupang Kota Ipda Rudy Soik masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding terhadap putusan pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang dijatuhi kepadanya.

“Pada sidang awal komisi kode etik bahwa hakim komisi kode etik sudah menyatakan akan memutuskan PTDH, tetapi masih ada waktu untuk banding,” kata Daniel Tahi Monang Silitonga dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Dia juga menyebut dirinya selaku Kapolda NTT masih memiliki waktu 30 hari untuk menyusun hakim-hakim yang akan memutuskan sidang banding kelak.

“Dan nanti hakim-hakim akan masih ada waktu 30 hari untuk mempertimbangkan memori-memori banding dan berkas terdahulu, apakah mereka akan memutuskan sesuai dengan keputusan pertama, menguatkan atau membebaskan,” ujarnya.

Dia mengatakan posisi keanggotaan Ipda Rudy Soik di Polri sendiri nantinya akan sangat tergantung dari sikap Rudy secara personal.

“Silakan seperti yang saya katakan tadi itu kalau anda mau lanjut atau tidak di anggota kepolisian ini itu tergantung kepada anda. Saya sampaikan kepada nanti hakim sidang, silakan pertimbangan dengan baik,” ujarnya.

Dia lantas menganalogikannya dengan tebak-tebakan anak ayam yang digenggam di tangan seorang siswa dengan gurunya.

“Ada satu anak kecil bilang kepada gurunya ‘Pak guru ini anak ayam yang di tangan saya ini hidup atau mati? Nanti kalau gurunya bilang mati, maka dibuka begini (tangannya) hidup ternyata, tapi kalau gurunya bilang itu hidup, (anak ayamnya) dimatikan sama dia’,” tuturnya.

Dia menambahkan pula bahwa pihaknya sesungguhnya berat untuk menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap seorang anggota polisi sebab personil di Polda NTT sendiri terbilang kurang sehingga apabila keputusan tersebut diberlakukan pastilah telah melalui tahapan yang panjang.

“Kami sebenarnya sangat menyayangkan dan sangat berat untuk memberhentikan seseorang dari anggota Polri, tetapi kalaupun sidang memberhentikan anggota Polri itu adalah tindakan yang sangat berat dan prosesnya sangat panjang,” kata dia.

Diketahui, Ipda Rudy Soik dipecat Polda NTT atas pelanggaran kode etik profesi dalam penyelidikan dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM), pada beberapa waktu lalu.

Adapun pelanggaran disiplin dan pelanggaran kode etik profesi Polri yang menjerat Rudy Soik meliputi beberapa kasus lainnya, seperti pencemaran nama baik anggota Polri, meninggalkan tempat tugas tanpa izin, dan ketidakprofesionalan dalam penyelidikan BBM bersubsidi.

 

Sumber: Antara

Red/Mpl/SSS

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polres Malang Tangkap Dua Tersangka Pengedar Sabu, Barang Bukti Siap Edar...

Malang, JAWA TIMUR - Maspolin.id|| Satresnarkoba Polres Malang menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang....
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.