Satpomau Lanud Husein Sastranegara Gelar Pekan Disiplin dalam Rangka HUT Ke-78 Pomau

BANDUNG – Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) ke-78, Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) Lanud Husein Sastranegara melaksanakan kegiatan Pekan Disiplin, Rabu(23/10/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya disiplin di kalangan personel TNI AU, serta menjaga ketertiban di lingkungan Lanud Husein Sastranegara.

Komandan Satpomau Lanud Husein Sastranegara, Mayor Pom Herdi Muhammad Ramdan, menyampaikan bahwa Pekan Disiplin ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat karakter personel melalui penerapan dan pengawasan kedisiplinan. “Disiplin adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI. Melalui Pekan Disiplin ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya komitmen terhadap aturan dan etika militer,” ujar Dansatpom.

Pekan Disiplin ini pun mendapatkan apresiasi dari Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., yang menekankan bahwa disiplin yang baik adalah kunci keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas yang diemban oleh personel Lanud Husein Sastranegara.

Dengan terselenggaranya Pekan Disiplin ini, diharapkan seluruh personel semakin menyadari pentingnya disiplin dan senantiasa menerapkan nilai-nilai tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas.

(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU).

Kepala Kantor Komunikasi Presiden: Presiden Instruksikan Jajaran Kabinet Segera Susun Tim Kerja yang Solid dan Bekerja Efisien

Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk segera menyusun tim kerja yang baik dan efisien. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/10/2024) sore.

“Hari ini memang presiden memberikan arahan yang sangat detail. Tapi intinya yang bisa kami sampaikan kepada teman-teman adalah bahwa presiden memberikan arahan dalam rangka menyatukan visi agar kabinet ini bisa langsung aksi,” kata Hasan.

Dalam sidang tersebut, imbuh Hasan, presiden memberikan arahan agar kementerian dan lembaga segera menyusun tim kerja untuk bisa menjalankan program kerjanya.

“Tim yang bisa bekerja dengan baik dan bisa bekerja dengan efisien. Beliau meminta seluruh menteri membangun sebuah superteam yang bisa bekerja seperti tim total football,” ujarnya.

Presiden juga menekankan kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih agar setia kepada Undang-Undang Dasar 1945.

“Tidak ada yang boleh mengkhianati tujuan kita bernegara dan beliau mengelaborasi ini dengan sangat detail, sangat panjang tadi,” tegas Hasan.

Presiden juga mengintruksikan kepada kementerian dan lembaga untuk andal dalam mengelola kekayaan negara sehingga bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat.

“Birokrasi, ya, harus berubah dan harus bisa lebih cepat dalam melayani kebutuhan masyarakat. Jangan terlalu banyak membuat kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat,” katanya.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Komunikasi Presiden juga menyampaikan terkait kegiatan pembekalan Kabinet Merah Putih di Magelang.

“Ini untuk kebersamaan, keguyuban, untuk melakukan team building, dan untuk melakukan koordinasi-koordinasi antarkementerian dan lembaga. Dan kenapa dilaksanakan di Magelang, karena ini juga salah satu simbol perjuangan, ya, simbol heroisme di sana. Dan ini memang kita harus patriotik, oleh sebab itu, oleh karena itu memang kabinetnya dinamakan sebagai Kabinet Merah Putih karena patriotisme harus menjadi inti dari perjuangan kabinet ini,” pungkasnya.

Turut mendampingi Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi dalam keterangan pers tersebut, yaitu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Setkab/RI

Red/Mpl/PR

3 Hakim yang Bebaskan Ronald Tannur ditangkap Kejaksaan Agung

Keterangan foto: Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait putusan bebas Gregorius Ronald Tannur yang terlibat kasus pembunuhan dan penganiayaan. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi).

SURABAYA – Maspolin.id|| Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan bahwa telah menangkap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang memvonis bebas Gregorius Ronald Tannur terkait kasus pembunuhan Dini Sera Afriyanti.

“Betul,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ketika dihubungi awak media di Jakarta, Rabu.

Akan tetapi, ia enggan membeberkan detail kasus yang berkaitan dengan penangkapan ketiga hakim tersebut. Ia mengatakan, informasi mendetail akan disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu malam pukul 19.00 WIB.

“Terkait Tannur, akan ada keterangan dari Kapuspenkum (Harli Siregar),” kata dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar membenarkan bahwa penangkapan ketiga hakim tersebut terkait dengan dugaan suap kasus Ronald Tannur.

“Iya, terkait itu,” kata dia.

Untuk informasi mendetail, ia meminta awak media untuk menantikan konferensi pers yang akan digelar nanti malam.

Diketahui, Gregorius Ronald Tannur, putra dari anggota DPR nonaktif Edward Tannur, divonis bebas oleh Majelis Hakim PN Surabaya yang diketuai Erintuah Damanik, dari dakwaan terkait pembunuhan korban Dini Sera Afriyanti.

Sebelumnya, pada Agustus 2024, Komisi Yudisial (KY) telah memberikan sanksi pemberhentian tetap (pemecatan) dengan hak pensiun kepada tiga hakim yang menjatuhkan vonis bebas tersebut.

Tiga hakim yang diberi sanksi itu, Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo.

Berdasarkan sejumlah temuan, KY memaparkan bahwa para hakim itu membacakan fakta-fakta hukum dan pertimbangan hukum terkait unsur-unsur pasal dakwaan yang berbeda antara yang dibacakan di persidangan dengan yang tercantum dalam salinan putusan perkara Nomor 454/Pid.B/2024/PN.Sby.

Kemudian para hakim tersebut juga membacakan pertimbangan hukum tentang penyebab kematian korban Dini Sera Afrianti yang berbeda dengan hasil visum et repertum, serta keterangan saksi ahli dr Renny Sumino dari RSUD Dr Soetomo.

Sumber: Antara

Red/Mpl/SSS

Presiden Prabowo Beri Wewenang ke Menteri untuk Copot Pejabat yang Tak Bekerja

Presiden Prabowo Subianto memberikan wewenang kepada seluruh menteri dan kepala badan untuk mencopot pejabat-pejabat di kementerian/lembaga yang tidak bekerja keras.

Hal itu ditegaskan Presiden Prabowo dalam arahannya pada pengantar Sidang Kabinet Paripurna perdana Kabinet Merah Putih, di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/24).

“Yang tidak patuh, tidak bekerja keras untuk bangsa dan negara dan rakyat, saudara saya beri wewenang copot segera, suruh tinggal di rumah saja, daripada bikin susah kita,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menekankan bukan ingin mencampuri pekerjaan kementerian-kementerian, namun sebagai Kepala Pemerintahan ia ingin membantu segala sumbatan dan kesulitan pemerintahan.

“Di mana ada bottleneck, di mana ada kesulitan, segera kita atasi. Mari lah kita jujur mengakui, bahwa birokrasi kita sangat terkenal, sangat terkenal ‘ribet’-nya, sangat terkenal lambatnya. Bahkan ada pembicaraan oleh rakyat kita bahwa birokrasi pemerintah kita sering mempersulit, bukan mempermudah keperluan rakyat. Bahkan ada yang mengatakan, kalau bisa dibikin sulit kenapa dibikin mudah,” jelas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo pun meminta para jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk lebih berani, lebih tidak ragu-ragu, untuk memberi pelayanan yang terbaik kepada rakyat.

“Jangan ragu-ragu. Kalau saudara tidak puas dengan pejabat-pejabat di bawah anda, laporkan, segera kita ganti. Begitu banyak orang yang mau mengabdi. Tidak ada orang di sini yang kebal,” ujar Presiden Prabowo.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mempersilakan para anggota kabinet untuk segera menyiapkan program kerja masing-masing.

 

TribrataNews

Red/Mpl/AA

Profil Kombes Ahrie Sonta Salah Satu Ajudan Presiden Prabowo

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kombes Ahrie Sonta resmi diangkat sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto dari Polri. Saat ini, Ahrie sedang menjalani masa orientasi sebelum bertugas secara penuh.

Penunjukan ini menambah jajaran ajudan presiden dari TNI, di mana Kolonel Pnb Dr. Anton Pallaguna (TNI AU), Kolonel Wahyo Yuniartoto (TNI AD), dan Letkol (P) Romi Habe Putra (TNI AL) juga bertugas mendampingi Prabowo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengonfirmasi penunjukan Ahrie kepada wartawan pada Rabu (23/10/2024).

“Sudah resmi (Kombes Ahrie Sonta), tinggal tunggu diaktifkan. Mungkin saat ini masih masa orientasi,” ujarnya. Ahrie terpilih setelah mengikuti tes bersama enam peserta lain dari Polri.

Profil Singkat Kombes Ahrie Sonta

Lahir di Bandung pada tahun 1981, Kombes Pol Dr. Ahrie Sonta N adalah lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002. Sebelum menjabat sebagai ajudan presiden, ia bertugas sebagai Sekpri Kapolri Spripim Polri. Pendidikan Ahrie mencakup penyelesaian PTIK pada tahun 2009, Sespimmen pada 2016, dan Sespimti pada 2024 dengan predikat terbaik.

Kombes Ahrie memiliki pengalaman pendidikan internasional yang kaya, termasuk pelatihan di Politie Academy Apeldoorn Belanda dan Joint Special Operation University di Tampa, Florida, Amerika Serikat. Dia juga meraih gelar S2 dan S3 dalam Ilmu Kepolisian dengan predikat cumlaude.

Prestasi di Polri

Sebagai Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada 2018, Ahrie berhasil mengungkap lebih dari 100 kg narkotika dalam waktu dua bulan dan membongkar operasi sindikat Taiwan yang mengakibatkan penyitaan 1,6 ton narkotika.

Selain itu, ia terlibat dalam penanganan kasus-kasus kejahatan penting di Indonesia dan berpartisipasi dalam Satgassus Nemangkawi yang menjaga stabilitas di Papua.

Kombes Ahrie juga dikenal publik berkat keterlibatannya dalam penangkapan buron kelas kakap Djoko Tjandra di Malaysia pada Juli 2020. Saat itu, ia bekerja di bawah arahan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit dan tim yang berhasil menangkap Djoko setelah buron selama 11 tahun.

Dengan rekam jejak yang mengesankan, Kombes Ahrie Sonta diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung tugas Presiden Prabowo Subianto di masa mendatang.

Pengantar Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna, 23 Oktober 2024

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat siang,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Syalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu rahayu.

Saudara-saudara sekalian, para anggota Kabinet Merah Putih yang saya hormati dan saya banggakan;
Wakil Presiden yang saya hormati,
Para Menko, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, para Ketua Badan, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, yang saya hormati, Kepala BIN.

Saudara-saudara sekalian, sekarang saya kira adalah suatu momen bersejarah. Ini adalah Sidang Kabinet Paripurna pertama yang saya pimpin. Kabinet yang kita sepakati, kita beri nama Kabinet Merah Putih, untuk menjadi suatu simbol persatuan, simbol kebersamaan, simbol kebangsaan.

Saya terus-menerus sudah beberapa tahun ini, maju ke hadapan rakyat Indonesia, kepada semua pemimpin politik, pemimpin masyarakat, pemimpin agama, pemimpin pengusaha, saya terus-menerus menekankan pentingnya persatuan. Sumber, kunci keberhasilan kebangkitan suatu bangsa dalam sejarah manusia berabad-abad kuncinya adalah bila elitnya bisa kerja sama, bila elitnya bersatu.

Persatuan ini artinya adalah kita bisa sepakati mana adalah kepentingan nasional yang inti. Mana adalah kepentingan nasional yang vital bagi kelangsungan hidup bangsa kita. Kita masing-masing punya kepentingan politik masing-masing. Kita masing-masing punya kepentingan kelompok masing-masing. Tapi, manakala kita sudah bicara tentang bangsa dan negara, kita harus sepakati kepentingan nasional yang vital.

Saya meyakini bahwa kepentingan nasional vital kita, tentunya harus kita sepakati adalah kemerdekaan dan keutuhan NKRI, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan, untuk menjamin keutuhan dan kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita harus dengan andal, dengan cerdik, dengan pandai, bisa menjaga dan mengelola kekayaan bangsa kita.

Hanya apabila kita bisa menjaga dan mengelola dengan baik, semua kekayaan kita, hanya dengan demikian kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat kita. Kita bisa memberi kebutuhan hidup rakyat kita, kita bisa membayar segala keperluan suatu negara modern. Dan di antaranya tentunya adalah menjamin kedaulatan bangsa.

Saya ingatkan Saudara-saudara sekalian, jangan sampai kita lupa dengan Undang-Undang Dasar kita sendiri, Undang-Undang Dasar 1945, yang jelas dalam pembukaannya tertera tujuan-tujuan nasional kita. Di mana tujuan-tujuan nasional kita sangat jelas oleh pendiri-pendiri bangsa kita, tujuan pertamanya adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, ini tujuan nasional yang pertama untuk kita survive. Karena itu kita perlu memikirkan, apakah kita sudah cocok atau tidak investasi kita kepada pertahanan bangsa Indonesia.

Kedua tentunya memajukan kesejahteraan umum. Saya katakan berkali-kali bahwa negara yang merdeka rakyatnya harus merasakan kemerdekaan. Janganlah kita bangga menjadi anggota G20, kalau rakyat kita masih banyak yang miskin, masih banyak yang lapar.

Mencerdaskan kehidupan bangsa mutlak, pendidikan bagi kita adalah prioritas yang sangat tinggi. Saya kira ini terlihat komitmen kita kepada pendidikan, kalau tidak salah alokasi kita dalam anggaran 2025 untuk pendidikan salah satu tertinggi, mungkin selama sejarah kita, untuk pertama kali kita sudah 20 persen. Jadi masalah pendidikan sangat utama. Ya tentunya tujuan nasional keempat kita juga hadir dalam pergolakan ataupun interaksi dunia, di mana kita harus selalu membela kemerdekaan bangsa-bangsa. Dan karena itu mau tidak mau Indonesia harus kuat.

Saudara-saudara sekalian, dalam hal ini semua, ada beberapa penekanan dari saya. Saya paham bahwa kita baru dilantik. Saya saja baru tiga hari, Saudara-saudara baru dua hari dilantik. Dan Saudara-saudara saya persilakan secepat mungkin, terutama bagi menteri-menteri yang baru, silakan konsolidasi sendiri, mengatur sendiri secepat mungkin, administrasi Saudara dan tim Saudara di kementerian dan badan masing-masing. Penyusunan tim sangat penting, tim yang baik, tim yang bisa kerja sama akan memudahkan kita mencapai target-target yang kita tentukan.

Saudara-saudara, saya sangat mengutamakan kerja sama sebagai tim. Untuk itu, dalam waktu dekat saya akan mengajak Saudara-saudara ke Magelang, di mana kita akan melaksanakan beberapa hari menambah pembekalan. Kemudian kita akan adakan koordinasi-koordinasi di tempat di Magelang, Jawa Tengah di kawasan Akademi Militer.

Hal itu saya nilai akan membawa banyak manfaat karena sesungguhnya lahirnya republik kita memang proklamasi di Jakarta, tetapi ujian proklamasi berada di daerah-daerah. Di mana pejuang-pejuang kita, melaksanakan perebutan kemerdekaan secara fisik. Dan, daerah Magelang merupakan suatu sentra perlawanan kita terhadap penjajah, mulai ratusan tahun dikenal sebagai daerah perjuangan Pangeran Diponegoro, di antara lima gunung. Itu saya kira cukup membawa suatu aura tradisi keberanian, tradisi heroisme, tradisi cinta tanah air.

Saudara-saudara sekalian, jumlah anggota kabinet kita sebanyak 48 menteri, juga ada badan-badan yang sangat strategis, ini memang lebih banyak dari pemerintah-pemerintah sebelumnya. Jumlah ini saya sadari memang bisa dianggap tergolong besar, tapi memang bangsa kita bangsa yang besar. Kita tidak dapat pungkiri bahwa kita negara keempat terbesar di dunia dari jumlah penduduk. Dari luas wilayah kita luasnya sama dengan Eropa Barat, di mana Eropa itu terdiri dari 27 negara. Kita satu negara. Mengelola Eropa itu membutuhkan 27 menteri keuangan, 27 menteri pertahanan, 27 menteri dalam negeri, Saudara-saudara. Kita seluas Eropa.

Saudara-saudara sekalian, kita juga memilih sistem politik demokratis. Kalau kita negara otoriter, mungkin kita cukup menjalankan semua dengan jumlah penduduk yang sedikit. Jadi Saudara-saudara ini tidak masalah, yang penting kita bekerja dengan efisien, yang penting kita tidak bekerja dengan seenaknya. Saya minta Menteri Keuangan, saya minta semua Menko, saya minta semua Menteri, telusuri lagi alokasi APBN, pelajari lagi DIPA, pelajari lagi. Saya minta detail kegiatan-kegiatan yang terlalu seremonial, terlalu banyak seminar, terlalu banyak sarasehan, terlalu banyak konferensi, terlalu banyak perjalanan luar negeri, mohon dikurangi.

Kita harus memberi contoh, fokus kita adalah pembangunan ekonomi kesejahteraan rakyat ke dalam. Jangan mengada-ada, studi banding belajar Pramuka ke negara lain ya. Saya minta efisien.

Saudara-saudara, kalau Saudara perhatikan dalam pemerintahan yang saya bentuk, saya perkuat Kepala Staf Kepresidenan. Saya perkuat itu. Saya ada tambah lagi Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus. Tugas mereka adalah memonitor semua program, semua proyek yang kita akan lancarkan. Saya juga membentuk suatu badan baru, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Badan ini akan mempelajari, akan mengikuti semua program-program perlindungan sosial, semua program-program bantuan ke bagian golongan rakyat yang masih perlu bantuan.

Bukan saya ingin mencampuri pekerjaannya kementerian-kementerian. Tidak, tapi saya ingin membantu. Di mana ada bottleneck, di mana ada kesulitan, segera kita atasi.

Marilah kita jujur, mengakui bahwa birokrasi di kita sangat terkenal, sangat terkenal ribetnya, sangat terkenal lambatnya. Bahkan ada pembicaraan oleh rakyat kita, bahwa birokrasi pemerintah kita sering mempersulit, bukan mempermudah keperluan rakyat. Bahkan ada yang mengatakan, kalau bisa dibikin sulit kenapa dibikin mudah.

Ini saya minta menteri-menteri sekarang mari kita lebih berani, mari kita lebih tidak ragu-ragu, untuk memberi pelayanan yang terbaik kepada rakyat kita. Jangan ragu-ragu kalau Saudara tidak puas dengan pejabat-pejabat di bawah anda laporkan, segera kita ganti. Begitu banyak orang yang mau mengabdi, tidak ada orang di sini yang kebal, yang tidak patuh, tidak bekerja keras untuk bangsa dan negara dan rakyat. Saudara saya beri wewenang copot segera. Suruh tinggal di rumah saja daripada bikin susah kita.

Saudara-saudara sekalian, saya kira dalam waktu dekat Saudara-saudara akan segera menyiapkan program kerja Saudara masing-masing. Saya beri kesempatan segera dan sewaktu-waktu terus saya akan panggil koordinasi. Tadi pagi sebelum sidang kabinet saya sudah koordinasi sama beberapa menteri, dengan Jaksa Agung, dengan BPKP, dan besok pun kita akan lanjutkan.

Ada beberapa pengarahan dari saya, Menteri Bappenas, pastikan semua program dan kegiatan di semua kementerian/lembaga mempunyai kontribusi yang signifikan, terukur, dan saling bersinergi. Pelajari kembali semua proyek, jangan ada proyek yang mercusuar, semua ditujukan kepada yang saya sampaikan pada pidato saya di depan Majelis Perwakilan Rakyat pada hari pelantikan saya.

Kita harus swasembada pangan. Itu prioritas dasar karena situasi global, perang besar bisa pecah setiap saat. Kita harus jamin kemampuan kita memberi makan rakyat kita sendiri.

Swasembada energi, mutlak! Kita bersyukur kita punya sumber alam yang sangat besar, kita sekarang tidak boleh ragu-ragu memanfaatkannya sebaik-baiknya. Hilirisasi kunci daripada kemakmuran.

Karena itu, saya minta menteri-menteri terkait, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri Bappenas, Menteri ESDM, dengan beberapa menteri lain dibantu oleh tentu Menko Perekonomian dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, saya minta segera inventarisasi proyek-proyek penting dalam program hilirisasi kita. 26 komoditas proyek-proyek yang vital dalam 26 komoditas tersebut yang harus dihilirisasi segera dirumuskan. Bikin daftar dan kita segera untuk mencari dana, sehingga kita bisa mulai hilirisasi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya

Kemudian program Makan Bergizi, Kepala Badan Gizi Nasional dan semua k/l untuk siapkan, segera kita mulai dengan bergerak cepat, tepat sasaran, terukur, tapi jangan takut dengan kesulitan. Saya masih mendengar beberapa tokoh meragukan kemampuan kita untuk melaksanakan itu. Saya tidak katakan bahwa ini bisa selesai dalam satu minggu, dua minggu, atau tiga bulan. Tidak ada di antara kita yang punya tongkat Nabi Sulaiman. Tapi kita bisa berhitung, kita bisa mengelola, kita bisa alokasi dana, kita bisa kerahkan sumber daya, dan kita akan mencapai target yang kita tentukan

Saya hakulyakin, saya pertaruhkan kepemimpinan saya. Bagi saya, makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil ini adalah strategic. Yang tidak mendukung hal ini silakan keluar dari pemerintahan yang saya pimpin. Kita satu tim harus yakin semuanya. Ini bagian daripada rencana kebangkitan bangsa Indonesia.

Dan sesudah itu, tentunya yang saya katakan pendidikan. Pendidikan sangat mutlak. Saya sudah panggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan Menteri Pendidikan Dasar Menengah, kita sudah mempunyai gambaran besar bagaimana kita segera akan menyentuh semua anak-anak kita. Kita akan gunakan teknologi untuk mempercepat, membawa pendidikan kepada anak-anak kita.

Dan sesudah itu tentunya, kesehatan juga penting. Demokratisasi yang paling cepat, yang paling dirasakan oleh rakyat adalah pendidikan dan kesehatan. Kalau kita bisa memberi pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita, kesehatan yang memadai untuk seluruh rakyat kita, itu adalah demokrasi yang sebenarnya, Saudara-saudara.

Menteri Kesehatan, teruskan reformasi kesehatan, atasi kekurangan dokter dan tenaga kesehatan. Kita punya program khusus, nanti kita bahas tersendiri.

Ini semua harus ditopang oleh pertahanan yang kuat, penegakan hukum yang tidak ragu-ragu. Saya minta Jaksa Agung, Kapolri, BPKP, Badan Intelijen Negara, fokus. Ancaman yang berat bagi kita judi online, narkoba, penyelundupan, penyelewengan, korupsi, kebocoran. Hanya dengan penegakan hukum yang tegas dan intelijensi yang baik, bukti-bukti yang kuat bisa kita segera mitigasi hal ini semua.

Saya kira sementara itu, mungkin media bisa kembali ke tempat dulu, karena ini mungkin ada petunjuk-petunjuk yang lebih rinci.

Setkab/RI

Red/Mpl/SSS

Divhubinter Polri Pulangkan 69 WNI Pelaku Online Scam dari Filipina

HUBINTER POLRI – Maspolin.id|| Pada Selasa (22/10), Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) melaksanakan penjemputan 69 Warga Negara Indonesia (WNI) dengan tahap pertama repatriasi sejumlah 35 WNI yang menjadi pelaku Online Scam di Lapu-Lapu City, Filipina. Tahap selanjutnya akan menyusul, dengan 32 WNI lainnya yang masih menunggu penyelesaian proses hukum di Filipina. Sementara itu, dua WNI dengan status tersangka masih menjalani persidangan di Filipina karena diduga melakukan proses perekrutan.

Pemulangan ini merupakan hasil kerja sama erat antara Atase Kepolisian (Atpol) Indonesia di Manila, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, serta otoritas penegak hukum Filipina, termasuk Presidential Anti-Organized Crime Commission (PAOCC) dan Philippine National Police (PNP).

Dalam penggerebekan yang terjadi pada Sabtu (31/10) di Hotel Tourist Garden, Lapu-Lapu City, Filipina, sebanyak 69 WNI teridentifikasi sebagai pelaku. Penggerebekan ini dipicu oleh keputusan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., yang memerintahkan penutupan seluruh perusahaan POGO (Philippines Offshore Gaming Operator) sebagai bagian dari upaya penanganan kriminalitas yang melibatkan tenaga kerja asing. Penutupan POGO ini berdampak pada ratusan pekerja asing, termasuk WNI, yang bekerja secara legal maupun ilegal di sektor tersebut.

 “SOP nya buat mereka adalah pada saat mereka datang disana kemudian paspornya diambil, Handphone nya juga diambil bahkan di restart kemudian diberikan pelatihan baru melangsungkan aksinya sesuai dengan target yang sudah ditentukan” ucap Atpol Manila Kombes Pol Retno Prihawati, S.Sos., S.I.K., M.H.

Penutupan POGO oleh pemerintah Filipina menyebabkan beberapa dampak signifikan bagi para WNI pekerja online, baik legal maupun ilegal. Pekerja legal terancam overstay akibat perubahan status visa, sementara pekerja ilegal menghadapi masalah yang lebih kompleks, seperti penahanan paspor, gaji yang tak dibayar, hingga kesulitan kembali ke Indonesia.

Kadivhubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti, S.I.K, M.Si. juga menegaskan dalam Press Conference yang diadakan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta bahwa, “Divhubinter Polri akan membuat laporan kepada Polres Metro Bandara tentang kepulangan mereka dan menjadikan mereka sebagai saksi terhadap proses keberangkatan lalu dilakukan upaya pendalaman melalui penyidikan berita acara, nanti selanjutnya akan diidentifikasi prosesnya siapa yang mengkordinir dan sebagainya lalu akan dilakukan proses hukum”. Selasa (22/10).

Pihak kepolisian Filipina menilai adanya aktivitas ilegal karena berkaitan dengan penipuan online seperti gaji mereka yang belum dibayarkan, dan mereka yang ingin berhenti bekerja diharuskan membayar denda yang sangat tinggi.

Apakah akan dilakukan penegakan hukum?

“Ya, ada bagi orang yang mengkoordinir,” kembali ditegaskan Kadivhubinter.

Dalam rangka memitigasi situasi ini, Pemerintah Indonesia melalui KBRI Manila dan Polri mengambil berbagai langkah penanganan. KBRI melakukan pendataan, penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI tanpa dokumen, serta berkoordinasi dengan Imigrasi Filipina untuk memproses pemulangan. Sementara itu, Polri melalui Atpol Manila bekerja sama dengan PAOCC untuk mengidentifikasi WNI, mendampingi proses hukum, serta membantu verifikasi biometrik bagi mereka yang terkena kasus.

Upaya pemulangan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus mendampingi para pelaku hingga mereka tiba dengan selamat di tanah air.

HUMAS POLRI

Red/Mpl/AA

Buronan KKB Terlibat Penembakan Pedagang di Papua Ditangkap Satgas

PAPUA – Maspolin.id|| Satgas Operasi Damai Cartenz Polri berhasil menangkap Mairon Tabuni alias Solikin, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang telah lama menjadi buronan. Penangkapan tersebut dilakukan di Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, pada Senin (21/10/2034).

Mairon Tabuni diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Sudirman, seorang pedagang kios di Ilaga, Kabupaten Puncak, pada 23 Mei 2024. Dalam kejadian tersebut, Sudirman mengalami luka tembak serius di punggung kaki kanan yang menembus hingga ke telapak, serta luka di tulang kering kaki kiri yang juga tembus ke betis. Kasus tersebut telah dilaporkan dengan nomor LP/B/6/V/2024/SPKT/Polres Puncak dan DPO/11/VI/Res.1.7/2024/Reskrim.

“Kami telah mengamankan DPO KKB Puncak atas nama Mairon Tabuni alias Solikin. Dia terlibat dalam serangan dan penembakan terhadap warga sipil di Ilaga,” ungkap Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Faizal Ramadhani, dalam keterangannya yang diterima pada Selasa (22/10/2024).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Bayu Suseno, menambahkan bahwa Solikin merupakan anggota KKB Kepala Air yang dipimpin oleh Papuanus alias Jeki Murib di Kabupaten Puncak. Saat ini, Solikin telah dibawa ke Posko Operasi Damai Cartenz 2024 di Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Satgas Ops Damai Cartenz 2024 terus bekerja keras untuk menegakkan hukum terhadap KKB di Papua, demi mewujudkan Papua yang aman dan damai,” tegas Kombes Bayu.

Dengan penangkapan ini, Satgas Damai Cartenz menunjukkan komitmennya dalam menangani kelompok-kelompok kriminal di wilayah Papua untuk menciptakan stabilitas dan keamanan bagi masyarakat.

 

HUMAS POLRI

Red/Mpl/AA

Presiden Prabowo Subianto Hadiri Upacara Penerimaan dan Penyerahan Memorandum Menteri Pertahanan RI

Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri upacara penerimaan dan penyerahan memorandum dalam rangka serah terima jabatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI) di Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Selasa, 22 Oktober 2024. Upacara berlangsung khidmat dan penuh simbol kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi militer yang kuat.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan disambut langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Setelah melaksanakan salam kebangsaan, perwira upacara memberikan laporan, dilanjutkan dengan penghormatan kebesaran sebagai tanda dimulainya acara resmi.

Pada momen puncak acara, Presiden Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan masa jabatan 2019-2024, menyerahkan memorandum kepada Menteri Pertahanan masa jabatan 2024-2029. Serah terima ini menjadi simbol transisi kepemimpinan di Kementerian Pertahanan untuk melanjutkan tugas-tugas menjaga pertahanan nasional.

Sebagai bagian dari rangkaian upacara, sebuah cinderamata diserahkan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kepada Presiden Prabowo. Cinderamata tersebut diangkut menggunakan kendaraan taktis Maung dan diiringi oleh pasukan korps musik Kementerian Pertahanan.

Acara diakhiri dengan pembacaan doa, diikuti dengan penghormatan kebesaran dan laporan perwira upacara. Setelah salam kebangsaan terakhir, upacara secara resmi dinyatakan selesai.

Presiden Prabowo kemudian meninggalkan lokasi menuju Istana dengan menggunakan kendaraan Maung, diiringi oleh drumband dan para pegawai Kementerian Pertahanan yang berdiri di sepanjang jalan sambil membawa bendera Merah Putih.

Jakarta, 22 Oktober 2024
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

 

Red/Mpl/PR

Presiden Prabowo Subianto Saksikan Pengucapan Sumpah Sunarto sebagai Ketua MA

Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengucapan sumpah Sunarto sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA). Pengucapan sumpah tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Pengangkatan Sunarto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 136/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dengan Hormat Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial dan Pengangkatan Ketua Mahkamah Agung.

Ia terpilih menjadi Ketua MA setelah meraih 30 suara hakim agung dari total 44 suara di dalam sidang paripurna khusus yang beragenda utama pemilihan Ketua Mahkamah Agung pada Rabu, 16 Oktober 2024. Sunarto akan menjalankan tugas sebagai Ketua MA periode 2024-2029 menggantikan Ketua MA sebelumnya, Syarifuddin, yang memasuki masa pensiun.

“Saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban Ketua Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ujar Sunarto mengucapkan penggalan sumpah jabatannya.

Sunarto yang lahir di Sumenep pada 11 April 1959, memulai kariernya di dunia peradilan sebagai Calon Hakim di Pengadilan Negeri Surabaya pada tahun 1985. Perjalanan kariernya terus berlanjut hingga menjadi Hakim Agung pada tahun 2015 dan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial tahun 2018, serta Wakil Ketua MA Bidang Yudisial pada Februari 2023.

Acara pengucapan sumpah diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk kemudian diikuti oleh para undangan lainnya.

Jakarta, 22 Oktober 2024
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

 

Red/Mpl/PR

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Sudah 37 Hari Kualitas Udara di Palangka Raya Berada di Tingkat...

PALANGKA RAYA, KALTENG - Maspolin.id|| Kualitas udara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali capai tingkat berbahaya pada Rabu (14/10/26), imbas asap dari kebakaran...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.