Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Di Musi Rawas

Musi Rawas, SUMATERA SELATAN – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Satuan Reserse Narkoba Polres Musi Rawas kembali menegaskan komitmennya dalam perang melawan peredaran gelap narkotika dengan memusnahkan barang bukti sabu dan ekstasi hasil pengungkapan jaringan narkoba lintas wilayah. Kegiatan pemusnahan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, serta komitmen penegakan hukum yang profesional dalam memberantas kejahatan narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.

Pemusnahan barang bukti dilaksanakan di Mapolres Musi Rawas dan merupakan tindak lanjut dari pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika yang berhasil diungkap pada 8 Mei 2026. Dalam perkara tersebut, Tim Elang Musi Satres Narkoba Polres Musi Rawas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial H (26) di wilayah Desa Muara Megang, Kabupaten Musi Rawas.

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan verifikasi guna memastikan kesesuaian dengan hasil penyitaan serta ketentuan hukum yang berlaku. Proses ini dilakukan secara terbuka dengan disaksikan unsur kejaksaan, penasihat hukum, tersangka, serta para undangan yang hadir.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu seberat bruto 2.090,44 gram dan 20 butir pil ekstasi dengan berat bruto 9,51 gram. Sebagian kecil barang bukti disisihkan sesuai ketentuan untuk kepentingan pembuktian di persidangan dan pemeriksaan laboratorium forensik.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan narkotika ke dalam wadah yang telah dicampur cairan pembersih, kemudian dihancurkan menggunakan mesin pelumat hingga tidak dapat digunakan kembali. Seluruh tahapan pemusnahan berlangsung di bawah pengawasan ketat guna memastikan barang bukti benar-benar musnah dan tidak berpotensi disalahgunakan.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian penting dari proses penegakan hukum yang transparan sekaligus bukti keseriusan Polri dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat bahwa seluruh barang bukti hasil pengungkapan perkara narkotika dikelola sesuai prosedur hukum. Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap jaringan narkoba yang merusak generasi bangsa,” tegas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., CPHR.

Pemusnahan narkotika dalam jumlah besar tersebut juga menjadi langkah strategis dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Dengan dimusnahkannya lebih dari dua kilogram sabu dan puluhan butir ekstasi, aparat penegak hukum berhasil mencegah potensi peredaran yang dapat merusak ribuan jiwa, khususnya generasi muda.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pemberantasan narkotika.

“Kami memastikan setiap proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Pemberantasan narkoba merupakan salah satu prioritas utama karena dampaknya sangat besar terhadap keamanan, kesehatan, dan masa depan generasi bangsa. Polda Sumsel akan terus bertindak tegas terhadap setiap pelaku yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

 

Humas Polda Sumsel

red/mpl/sss

 

Kapolri: 664.975 Masyarakat Terima Layanan Bakti Kesehatan Polri 2026

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sebanyak 664.975 masyarakat telah menerima layanan kesehatan dalam kegiatan Bakti Kesehatan Polri 2026 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri puncak kegiatan Bakti Kesehatan Polri 2026 di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Angkanya tadi sampai dengan hari ini 664.975 masyarakat, yang tentunya terdiri dari masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan gratis, ujar Kapolri.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, pemeriksaan dan pengobatan spesialis, operasi katarak, operasi bibir sumbing, operasi bedah minor, donor darah, pemeriksaan laboratorium, khitan massal, hingga pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas.

Kapolri menjelaskan, program Bakti Kesehatan Polri 2026 berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026, dengan melibatkan 5.354 tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pada puncak kegiatan yang digelar hari ini di Jakarta, sekitar 8.000 peserta hadir untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, Polri juga meluncurkan program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.

Melalui program tersebut, para buruh dapat memperoleh akses layanan pemeriksaan kesehatan di seluruh Rumah Sakit Bhayangkara yang tersebar di berbagai daerah.

Ini merupakan bagian dari bentuk komitmen dan kerja sama untuk membantu memberikan layanan kesehatan bagi rekan-rekan buruh di seluruh Indonesia, ungkap Kapolri.

Polri juga turut meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara Jombang. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun anggota Polri.

Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat serta dukungan terhadap program kesehatan nasional.

Melalui Bakti Kesehatan Polri 2026, Polri tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan nasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, Permudah Akses Layanan Kesehatan Pekerja

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh sebagai fasilitas layanan kesehatan bagi pekerja di seluruh Indonesia. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung kesejahteraan buruh melalui kemudahan akses layanan kesehatan.

Peluncuran Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh dilakukan dalam rangkaian kegiatan Puncak Bakti Kesehatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Kapolri mengatakan, melalui program tersebut para pekerja dapat memperoleh akses layanan kesehatan di Rumah Sakit Polri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, Polri memberikan berbagai layanan kesehatan di Rumah Sakit Polri yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga dapat diakses dengan lebih mudah oleh para buruh,” ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan kalangan pekerja melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi buruh dan keluarganya. Menurutnya, dukungan kepada pekerja tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan perlindungan ketenagakerjaan, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kesehatan yang dapat dirasakan secara nyata.

“Kami ingin memastikan kehadiran Polri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk para pekerja yang menjadi salah satu elemen penting dalam pembangunan nasional,” ungkap Kapolri.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyambut baik peluncuran Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh. Ia menilai program tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi pekerja yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh sangat membantu buruh yang ingin berobat ke Rumah Sakit Polri di seluruh Indonesia. Kartu ini menjadi hal yang luar biasa bagi buruh,” kata Andi Gani.

Melalui program ini, Polri berharap akses layanan kesehatan bagi pekerja dapat semakin mudah dan merata, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri dan kalangan buruh dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

AKP Dr. Adipta Wisnu Wardhani, S.IP., M.Si Dari Penerima Beasiswa SMA di Jepang Hingga Polwan Termuda Peraih Beasiswa S3

JAKARTA – Maspolin.id|| Perjalanan AKP Dr. Adipta Wisnu Wardhani,S.IP., M.Si adalah bukti bahwa semangat belajar sejak usia muda dapat mengantarkan seseorang pada pengabdian dan prestasi tertinggi. Sebagai Kasubnit 1 Unit 5 Subdit I Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri, Polwan kelahiran Kabupaten Subang, 24 Februari 1990 ini telah mengukir jejak inspiratif sejak bangku SMA hingga menyandang gelar Doktor dan Pin Emas Kapolri.

Kisah prestasi AKP Dr. Adipta dimulai ketika beliau terpilih sebagai penerima program beasiswa untuk menempuh pendidikan SMA di Jepang. Pengalaman belajar di negeri Sakura sejak usia remaja membentuk fondasi kuat kemampuan berbahasa Jepang dan wawasan lintas budaya yang dimilikinya hingga kini. Bekal inilah yang kemudian mengantarkannya dipercaya menjadi penerjemah Bahasa Jepang bagi Wakapolri dalam berbagai forum resmi. Kemampuan multibahasa AKP Dr. Adipta dilengkapi dengan penguasaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara aktif, menjadikannya trilingual officer yang siap menjalankan tugas internasional dan kerja sama lintas negara.

Setelah kembali ke Indonesia, semangat berprestasi AKP Dr. Adipta tidak pernah padam. Beliau dinobatkan sebagai Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Universitas Padjadjaran, sebuah pengakuan atas intelektualitas dan kepemimpinan di kampus. Perjalanan akademiknya berlanjut dengan menyelesaikan Sarjana Ilmu Pemerintahan di Universitas Padjadjaran, Magister Ilmu Pemerintahan di Universitas Diponegoro, dan meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari Universitas Brawijaya dengan predikat cumlaude pada 2023.

Puncak capaian akademik AKP Dr. Adipta adalah ketika beliau terpilih sebagai penerima Beasiswa S3 Eka Tjipta Foundation angkatan pertama. Lebih membanggakan lagi, beliau tercatat sebagai Polwan termuda yang pernah meraih beasiswa bergengsi tersebut. Dari beasiswa SMA di Jepang hingga beasiswa S3 Eka Tjipta Foundation, AKP Dr. Adipta membuktikan bahwa ia adalah sosok pembelajar sejati yang konsisten meraih prestasi di setiap jenjang pendidikan.

Di bidang operasional, AKP Dr. Adipta juga menorehkan prestasi gemilang. Beliau pernah meraih Pin Emas Kapolri atas keberhasilannya mengungkap kasus yang menjadi atensi publik. Penghargaan tertinggi dari pimpinan Polri ini menjadi bukti nyata keberanian, ketajaman analisis, dan profesionalisme AKP Dr. Adipta dalam menangani perkara besar yang menyita perhatian masyarakat.

Pengabdian AKP Dr. Adipta di Polri dimulai sejak lulus SIPSS 2014 hingga kini mengemban amanah sebagai Kasubnit 1 Unit 5 Subdit I Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri sejak Mei 2025. Di tengah kesibukan menangani kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang serta Perlindungan Perempuan dan Anak, AKP Dr. Adipta tetap aktif sebagai pengajar bahasa jepang profesional bersertifikat BNSP dengan pengalaman mengajar enam tahun.

Wawasan global AKP Dr. Adipta semakin ditempa melalui pendidikan di International Law Enforcement Academy Bangkok pada 2023 dan Community Policing Course by JICA Jepang pada 2022. Untuk menunjang tugas di Dittipid PPA PPO, beliau menuntaskan Diklat Teknis Sistem Penindakan Pidana Kekerasan Berbasis Gender dan Diklat SPPA Bareskrim Polri Tentang Penyidik pada 2025.

Kisah AKP Dr. Adipta Wisnu Wardhani, S.IP., M.Si adalah narasi lengkap tentang konsistensi prestasi. Dari penerima beasiswa SMA di Jepang, menjadi penerjemah Bahasa Jepang Wakapolri, Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Unpad, lulus S1 Unpad, S2 Undip, S3 UB cumlaude, Polwan termuda penerima Beasiswa S3 Eka Tjipta Foundation angkatan pertama, hingga meraih Pin Emas Kapolri, setiap langkahnya adalah inspirasi. AKP Dr. Adipta membuktikan bahwa Polwan Indonesia adalah sosok yang smart, strong, dan inspiring, berwawasan global sejak muda, cerdas di kelas, fasih berbahasa asing, tangguh di lapangan, dan berani menjadi yang terdepan.

Bagi AKP Dr. Adipta, belajar adalah investasi terbaik untuk pengabdian. Prestasinya diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh generasi muda Indonesia bahwa dengan beasiswa dan kerja keras, mimpi setinggi apapun dapat diwujudkan untuk mengabdi kepada bangsa. (ta/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sss

Polisi Kawal Kebebasan Berpendapat Secara Humanis pada Aksi Kritik Program MBG di Depan DPRD Jateng

SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Aksi penyampaian pendapat di muka umum bertema “Dapur Umum Mengkritisi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” yang digelar sejumlah elemen masyarakat sipil di depan Kantor DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (23/6/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Sekitar 30 peserta dari berbagai organisasi masyarakat sipil seperti Reaksi Kolektif, LBH Semarang, WALHI Jawa Tengah, Maring Institut, dan Bara Puan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap kebijakan publik yang tengah berjalan. Aksi dikoordinatori oleh Fathan Hakim dari Reaksi Kolektif/Aksi Kamisan Semarang dan Aditya Pramandira dari WALHI Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membawa berbagai alat peraga berupa perangkat sound system, perlengkapan memasak, bahan makanan, serta poster berisi aspirasi dan pandangan kritis terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain menyampaikan orasi dan pembacaan puisi, peserta juga menggelar kegiatan memasak bersama sebagai simbol penyampaian pesan kepada pemerintah terkait isu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 5 Sore dengan persiapan perlengkapan aksi, dilanjutkan penyampaian aspirasi secara bergantian oleh peserta. Suasana berlangsung tertib dan damai, mencerminkan semangat demokrasi yang menghargai perbedaan pandangan serta menjunjung tinggi kebebasan berekspresi secara bertanggung jawab.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, hasil masakan yang telah disiapkan kemudian dikemas menjadi sekitar 50 paket makanan dan dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Semarang. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa penyampaian aspirasi dapat berjalan berdampingan dengan aksi kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Semarang Selatan bersama unsur pengamanan terkait melaksanakan pengamanan secara humanis dan profesional. Kehadiran aparat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan hak konstitusional masyarakat untuk menyampaikan pendapat dapat terlaksana dengan baik.

Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto, S.H., menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal setiap kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat selama dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Alhamdulillah, kegiatan aksi unjuk rasa di depan DPRD Jawa Tengah berjalan lancar, situasi tetap kondusif, serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung,” ujar Kompol Sucipto.

Menurutnya, kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Oleh karena itu, Polri senantiasa mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat.

Kapolsek juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, santun, dan tertib sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kami juga mengapresiasi seluruh personel pengamanan yang melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sekitar pukul 20.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dan peserta membubarkan diri dengan tertib. Situasi di kawasan DPRD Jawa Tengah maupun wilayah hukum Polsek Semarang Selatan terpantau aman dan kondusif, sementara aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Keberhasilan pengamanan ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan hak demokratis warga negara dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat, sehingga ruang dialog dan penyampaian aspirasi dapat terus berlangsung dalam suasana yang damai, toleran, dan bermartabat.

 

Humas Polda Jateng

red/mpl/ls

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Layani 2.500 Warga Gratis di RS Bhayangkara Jombang

Jombang, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Timur menggelar puncak kegiatan bakti kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang, Jalan KH Romli Tamim, Jelakombo, Kabupaten Jombang, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut memberikan berbagai layanan kesehatan gratis kepada sekitar 2.500 warga dari berbagai kalangan.

Puncak bakti kesehatan dihadiri Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., beserta pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polres Jombang.

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. Wahono Edi Prastowo menjelaskan bahwa puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri dari Mabes Polri. Menurutnya, bakti kesehatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh Bidokkes di seluruh Indonesia sejak 1 Juni dan akan berakhir pada 30 Juni 2026.

“Bakti kesehatan ini dilaksanakan serentak oleh Bidokkes di seluruh Indonesia yang telah berlangsung sejak 1 Juni dan akan berakhir pada 30 Juni 2026. Untuk Jawa Timur, puncaknya digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang,” ujar Kombes Pol dr. Wahono.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh berbagai layanan kesehatan secara cuma-cuma, mulai dari operasi katarak, khitan massal, operasi bibir sumbing, pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan umum dan spesialis, pelayanan kesehatan ibu dan anak, penanganan stunting, hingga layanan kesehatan gigi.

Kombes Pol dr. Wahono menyebutkan, kegiatan bakti kesehatan ini menyasar 2.500 penerima manfaat yang terdiri atas pelajar, balita, ibu hamil, ibu pascamelahirkan, pekerja, pengemudi ojek online, serta masyarakat umum di wilayah Jombang dan sekitarnya.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, Polda Jatim juga memperkenalkan Program Kartu Bhayangkara Prioritas kepada masyarakat. Program yang telah berjalan sekitar tiga tahun tersebut diperuntukkan bagi mitra dan masyarakat yang memenuhi persyaratan tertentu.

“Kartu Bhayangkara Prioritas memberikan kemudahan dan prioritas pelayanan yang setara dengan keluarga besar Polri, mulai dari pendaftaran hingga pelayanan kesehatan lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, pemegang kartu tetap diwajibkan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Informasi lebih lanjut terkait program tersebut dapat diperoleh langsung di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang.

Rangkaian puncak bakti kesehatan ditutup dengan penyerahan paket nutrisi kepada ibu hamil serta anak-anak yang mengalami stunting. Melalui tema pengabdian yang humanis, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif.

Bagi ribuan warga yang hadir, kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan mendapatkan layanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui aksi yang langsung dirasakan manfaatnya.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia

Presiden Prabowo meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. Peresmian dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo terlebih dahulu menerima penjelasan panel dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengenai capaian pelaksanaan program IJD di berbagai daerah. Setelah itu, Presiden menuju podium utama untuk mengikuti rangkaian peresmian yang diawali dengan laporan Menteri PU.

Dalam laporannya, Menteri Dody menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden melalui Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah guna mendukung swasembada pangan, energi, dan air. Menurut Menteri Dody, program tersebut dirancang untuk memastikan kelancaran rantai pasok pangan sekaligus memperkuat keterhubungan antara kawasan produksi dengan pusat-pusat konsumsi.

“Melalui program Inpres Jalan Daerah Nomor 11 Tahun 2025, pemerintah pusat meyakinkan bahwa rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir dan menghubungkan langsung pada wilayah-wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan,” ucap Menteri Dody.

Menteri Dody juga melaporkan bahwa capaian nasional program IJD tahun 2025 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi dengan dukungan anggaran sebesar Rp5,41 triliun. Menteri Dody pun menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kini semakin menjangkau daerah-daerah yang selama ini membutuhkan dukungan konektivitas.

“Capaian keseluruhan ini membuktikan komitmen mutlak pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat, melainkan telah menjangkau keseluruh pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil dan rata,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kepala Negara menegaskan bahwa keberadaan jalan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian rakyat.

“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesai pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 km di seluruh pelosok Indonesia, di 37 provinsi,” ujar Presiden.

Presiden menekankan bahwa jalan daerah merupakan infrastruktur dasar yang menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi masyarakat dari desa hingga pusat-pusat perdagangan.

“Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting. Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat. Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri dan sebaliknya dari mana-mana menuju ke desa,” kata Presiden.(BPMI SETPRES)

 

red/mpl/sss

Kota Tua gelar “Jakarta Light Festival” Rayakan Jakarta 500 Tahun

JAKARTA – Maspolin.id|| Kota Tua menggelar Jakarta Light Festival (Festival Cahaya Jakarta) mulai 21-22 Juni 2026 untuk merayakan HUT ke-499 kota metropolitan itu.

Festival yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya alias gratis itu dimulai pukul 16.00-22.00 WIB.

“Hari pertama kegiatan disambut antusias oleh masyarakat. Pengunjung Kota Tua tembus 25 ribu orang,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, selain menampilkan seni pencahayaan, Jakarta Light Festival juga menghadirkan panggung hiburan. “Hari pertama, panggung hiburan diisi sejumlah artis seperti Drive, fajar sadboy x blacklink, Cut Mila dan Indri AFI,” kata Denny.

Dalam festival tersebut, para pengunjung bisa menyaksikan seni pencahayaan dan video mapping yang menyoroti sejumlah gedung di sekitar Taman Fatahillah kawasan Kota Tua sambil menikmati penampilan musik.

Ada juga sejumlah figur seperti ondel-ondel yang dirias pencahayaan menjadi objek foto yang menarik bagi pengunjung.

Kemudian pada hari ini, lanjut dia, festival kembali dimeriahkan oleh artis dalam negeri, dan penampilan penyanyi dan DJ asal Perancis untuk menghibur para pengunjung.

Pihaknya berharap kegiatan akan memperkuat citra dari Kawasan Kota Tua sebagai destinasi budaya yang inklusif, berdaya global dan menjadi kebanggaan warga Jakarta.

“Kami berharap berbagai event dan kegiatan ini akan memperkuat visi Jakarta menjadi kota global berbudaya. Selamat HUT ke-499 Jakarta,” kata Denny.

 

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim

 

Antara

bjak/mpl/apl

Mabes Polri Berikan Bantuan Sembako pada Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan

750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

JAKARTA – Maspolin.id|| Sebanyak 750 pekerja dan pedagang di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur diberikan bantuan sosial berupa paket Sembako dari Markas Besar (Mabes) Polri.

“Perhatian kepada masyarakat”

 

Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri, sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menggantungkan penghidupannya di kawasan terminal.

Ketua Seksi Bantuan Sosial Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan pengelola Terminal Kampung Rambutan agar bantuan tepat sasaran.

“Para penerima manfaat sebelumnya telah didata dan mendapatkan kupon sebagai syarat pengambilan bantuan untuk memastikan pendistribusian berjalan baik,” ujarnya, Rabu (17/6).

Dery menjelaskan, bantuan tersebut bertujuan meringankan beban kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya harga sejumlah kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, pembagian bantuan paket sembako berjalan lancar dan tertib. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada jajaran Mabes Polri atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat yang beraktivitas di lingkungan terminal.

Menurutnya, bantuan sosial tersebut diberikan kepada porter atau tukang panggul, pengurus perusahaan otobus (PO), pengemudi JakLingko, petugas kebersihan, pedagang asongan, pedagang kaki lima, awak bus, hingga anggota Ojek Online Kamtibmas.

Ia berharap, kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan itu juga menjadi bentuk perhatian kepada masyarakat yang turut mendukung aktivitas transportasi publik,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang penjual kopi di Terminal Kampung Rambutan, Siti (37) mengaku bersyukur mendapatkan bantuan paket Sembako yang berisi beras, minyak goreng, mi instan, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan paket Sembako ini. Bantuan ini sangat membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga kami,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

red/mpl/sss

Bripda Agustina Idom dan Bripda Seraphine Octavia Hamijoyo Sabet Medali di Kejurnas Shorinji Kempo Unhas Cup 2026

Bulungan, KALTARA – Maspolin.id|| Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara). Dua Personel Polisi Wanita (Polwan) perwakilan Polda Kaltara sukses menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang medali pada ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026.

Kompetisi berskala nasional tersebut berlangsung ketat selama enam hari, mulai tanggal 16 hingga 21 Juni 2026, bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.

Dua Srikandi Polri asal Bumi Benuanta yang berhasil naik ke podium juara tersebut adalah Bripda Seraphine Octavia Hamijoyo yang sehari-hari berdinas sebagai Bintara Biro SDM Polda Kaltara, serta Bripda Agustina Idom yang mengemban tugas sebagai Banit Provos Sipropam Polresta Bulungan.

Dalam jalannya pertandingan yang berlangsung sengit, kedua Polwan ini menunjukkan performa terbaik dan mental petarung yang tangguh:

Bripda Seraphine Octavia Hamijoyo sukses menyabet Juara 1 (Medali Emas) pada kategori Randori Putri Kelas 60 Kg.

Bripda Agustina Idom berhasil meraih Juara 2 (Medali Perak) pada kategori Randori Putri Kelas 55 Kg.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polwan Polda Kaltara tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian dan pelayanan masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi dan bersaing di level nasional di bidang olahraga bela diri.

Pencapaian luar biasa ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan stimulus positif bagi seluruh personel Polda Kaltara, khususnya para Polwan, untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengukir prestasi yang mengharumkan nama institusi Polri serta Provinsi Kalimantan Utara di berbagai ajang ke depan.

 

Humas Polda Kaltara

red/mpl/pr

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.