Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

Presiden Prabowo Subianto pada penyerahan alutsista strategis kepada TNI pada Senin, 18 Mei 2026, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi salah satu tonggak dalam menjaga kedaulatan negara. Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya usai menyerahkan enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile meteor dan enam smart weapon hammer, serta satu radar GCI GM403 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 18 Mei 2026.

“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan,” ucap Presiden.

Penguatan pertahanan, menurut Presiden Prabowo, harus terus dilakukan sebagai langkah penangkal demi menjaga kepentingan nasional Indonesia. Presiden menilai bahwa setiap negara harus memiliki kekuatan pertahanan yang memadai di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian.

“Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent, kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Presiden menyampaikan bahwa pertahanan yang kuat menjadi syarat agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus melindungi kepentingan strategis nasional. “Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan secara bertahap dan berkelanjutan. Fokus penguatan tersebut mencakup pengamanan seluruh matra pertahanan baik darat, laut, maupun udara.

“Dalam waktu yang akan datang, terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” tandasnya. (BPMI SETPRES)

red/mpl/sss

Bripda Thersia Otnel Raih Medali Perak di Kejuaraan Judo Piala Kapolri Cup 2026

KALIMANTAN TIMUR – Maspolin.id|| Prestasi membanggakan kembali diukir oleh personel Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) di tingkat nasional. Personel Polisi Wanita (Polwan) Polda Kaltara, Bripda Thersia Otnel, berhasil meraih Juara 2 (Medali Perak) dalam ajang Kejuaraan Judo Piala Kapolri Cup 2026. Senin (18/05/2026).

​Turnamen yang berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 15 hingga 20 Mei 2026 ini, diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Kompetisi ini diikuti oleh pejudo-pejudo tangguh dari berbagai perwakilan jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Bripda Thersia Otnel yang merupakan Ba SPN Polda Kaltara, turun bertanding di Kelas -57 KG Putri kategori Kelas Polri. Melalui perjuangan yang sengit dan sportivitas yang tinggi, ia berhasil menumbangkan lawan-lawannya hingga mengamankan posisi podium kedua.

​Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan ketangguhan Polwan Polda Kaltara dalam mengharumkan nama kesatuan di bidang olahraga beladiri. Prestasi ini sekaligus merefleksikan semangat “Polwan Hebat, Polri Kuat, Indonesia Maju”.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Tuban, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden menyebut bahwa tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” ujar Presiden.

Oleh karenanya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini bekerja menjaga sektor pangan nasional. Dari kedekatan emosional yang terbentuk saat bergabung dalam organisasi tani, Kepala Negara memahami langsung peran strategis petani dalam kehidupan bangsa.

“Jadi itulah sejarah, bagaimana saya makin sadar waktu itu pentingnya para petani, para nelayan. Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut membagikan pengalamannya semasa menjadi komandan pasukan tempur. Dari pengalaman tersebut, Presiden menilai pangan bukan hanya persoalan ekonomi, melainkan juga menyangkut pertahanan negara.

“Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi,” ucap Presiden.

Presiden juga mengenang bagaimana para petani di desa-desa menjadi penopang perjuangan bangsa pada masa perang kemerdekaan. Menurut Presiden, dukungan masyarakat melalui bahan makanan sederhana menjadi kekuatan utama bagi tentara dan aparat negara saat itu.

“Kalau saya latihan di kampung-kampung, rakyat desa, rakyat kampung keluar. Memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Walaupun mereka hidupnya sangat susah. Mereka punya pisang, pisang dikasih. Mereka punya ubi, ubi dikasih. Mereka punya tiwul, tiwul dikasih,” kenang Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa keberhasilan swasembada dan ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa adanya sinergi seluruh elemen bangsa. Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung penguatan pada sektor pangan.

“Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus, harus, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini. Saya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat,” kata Presiden.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Pemusnahan Barang Bukti Sabu, Ekstasi dan Ganja dari 17 Perkara Narkotika di OKU

Baturaja, SUMSEL – Maspolin.id|| Polres Oku bersama Kejaksaan Negeri Baturaja, Pengadilan Negeri Baturaja, Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika yang berlangsung di Area Gedung Kaca Polres Oku. Senin (18/05/2026).

Kegiatan Pemusnahan barang bukti sitaan Narkotika jenis Sabu, Ekstasi dan Ganja tersebut dipimpin oleh Kapolres Oku Akbp Endro Aribowo, diwakili Waka Polres Oku Kompol Eryadi Yuswanto, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Oku yang di wakili oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Baturaja Wahyudi Barnad, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja di wakili oleh Panitera Sugandi Syarif, Kepala UPTD Laboratorium Daerah Oku S.B Nila Sri Dewi, Kasat Resnarkoba Oku Iptu Deka Saputra, Kasi Propam Polres Oku Iptu Hartomi, Kasat Tahti Polres Oku Iptu Syamsul Rizal, Kasi Humas Akp Feri Zulfian, Penasehat Hukum Bambang Irawan,dan Para Tamu Undangan.

Dalam Kegiatan Pemusnahan barang bukti sitaan Narkotika jenis Sabu, Ekstasi dan Ganja tersebut, Kasat Narkoba Polres Oku Iptu Deka Saputra, menyampaikan bahwa jumlah barang bukti Narkotika jenis Sabu,Ekstasi dan Ganja yang dimusnahkan yaitu Narkotika Jenis Sabu sebanyak 41,74 Gram, Narkotika jenis Ekstasi sebanyak 16 Butir / 6,513 gram dan Narkotika Jenis Ganja sebanyak 482,212 Gram

Kasat Narkoba juga menjelaskan bahwa jumlah perkara yang barang buktinya dilakukan pemusnahan sebanyak 17 perkara dengan rincian Pelaku sebanyak 18 Orang Tersangka (17 orang laki- laki dan 1 orang perempuan).

Untuk Barang bukti Sabu dengan berat bruto 41,74 gram dimusnahkan dengan cara diblender kemudian Barang bukti Ganja dengan berat bruto 482,212 gram dimusnahkan dengan cara dibakar serta Barang bukti ekstasi dengan jumlah 16 butir dimusnahkan dengan cara diblender.

Sebelum dimusnahkan, penyidik terlebih dahulu memperlihatkan barang bukti kepada tersangka dan para saksi dengan kondisi segel masih utuh.

Sementara Kapolres Oku Akbp Endro Aribowo, diwakili Waka Polres Oku Kompol Eryadi Yuswanto, menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti menjadi bagian dari komitmen Polres Oku dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Oku.

“Pemusnahan ini menjadi bukti keseriusan Polres Oku dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika sekaligus memastikan barang bukti tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Beliau juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

Usai pelaksanaan pemusnahan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh seluruh pihak yang hadir sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas proses penanganan barang bukti narkotika.

 

Humas Polda Sumsel

red/mpl/nn

 

Amankan Puluhan Paket dan 40 Batang Tanaman Polisi Ungkap Peredaran Ganja di Deli Serdang

Deliserdang, SUMUT – Maspolin.id|| Aparat kepolisian kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja di Kabupaten Deli Serdang. Personel Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang berhasil mengamankan seorang pria berinisial ZFA (43) serta menemukan puluhan batang tanaman ganja di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (17/5/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menemukan 38 paket ganja yang diduga siap edar serta 40 batang tanaman ganja dengan tinggi sekitar 2 hingga 2,5 meter. Seluruh barang bukti diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis ganja di Gang Amal, Dusun I, Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjung Morawa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Tanjung Morawa melakukan penyelidikan ke lokasi dengan dipimpin Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H. Damanik, S.H., M.H didampingi Kanit Reskrim IPTU Hotman Harus, S.H.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pria berada di dalam gubuk yang diduga menjadi tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pria tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sebanyak 38 paket ganja yang telah dikemas dan diduga akan diedarkan di wilayah sekitar.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana mengatakan, pelaku mengakui masih menyimpan tanaman ganja di area lain yang tidak jauh dari lokasi penangkapan.

“Terduga pelaku kemudian mengakui masih menyimpan tanaman ganja di sebuah lahan kosong yang berada tidak jauh dari lokasi penangkapan,” ujar Kombes Pol Hendria Lesmana, Senin (18/5/2026).

Setelah pelaku menunjukkan lokasi dimaksud, petugas menemukan puluhan tanaman yang diduga ganja masih tertanam di lahan tersebut.

“Di lokasi ditemukan sebanyak 40 batang tanaman diduga ganja dengan tinggi berkisar antara 2 hingga 2,5 meter. Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Kapolresta menegaskan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya, termasuk terhadap pelaku yang menanam dan mengedarkan ganja,” tegas Hendria Lesmana.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Saat ini terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan dan diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Humas Polda Sumut

red/mpl/sc

Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir di GOR Segiri Samarinda

SAMARINDA, KALTIM – Maspolin.id|| Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 resmi dimulai di GOR Segiri Samarinda pada Minggu (17/5/2026). Ajang bergengsi tersebut diikuti para atlet judo dari seluruh Polda jajaran yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas matras dalam persaingan yang ketat dan sportif.

Pelaksanaan kejuaraan mempertandingkan sejumlah kategori, yakni kategori putra, kategori putri, serta kategori beregu campuran. Atmosfer kompetisi tampak begitu semarak sejak pagi hari dengan hadirnya para atlet, official, dan pendukung yang memadati arena pertandingan.

Pada kategori putra, pertandingan digelar di kelas -60 kilogram, 60-66 kilogram, 66-73 kilogram, 73-81 kilogram, 81-90 kilogram, serta kelas +90 kilogram. Sementara untuk kategori putri mempertandingkan kelas -52 kilogram, 52-57 kilogram, 57-63 kilogram, 63-70 kilogram, 70-78 kilogram, dan kelas +78 kilogram.

Adapun kategori beregu campuran terdiri dari kelas -57 kilogram (48, 52, 57), -73 kilogram (55, 60, 66, 73), -70 kilogram (57, 63, 70), -90 kilogram (73, 81, 90), +70 kilogram (70, 78, +78), dan +90 kilogram (90, 100, +100).

Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan kejuaraan akan digelar babak penyisihan untuk kategori putra dan putri. Selanjutnya, pada sore hari akan dilaksanakan proses timbang badan bagi atlet yang akan bertanding pada kategori beregu campuran.

“Untuk hari ini dilaksanakan babak penyisihan kategori putra dan putri. Kemudian sore nanti akan dilaksanakan timbang badan untuk kategori beregu campuran,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, namun juga mampu mempererat silaturahmi antar atlet serta menjadi wadah pembinaan atlet judo berprestasi di tingkat nasional.

 

Humas Polda Kaltim

red/mpl/sc

Presiden Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern untuk Perkuat Pertahanan Udara Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alutsista strategis kepada TNI guna memperkuat postur pertahanan udara Indonesia secara komprehensif pada Senin, 18 Mei 2026, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna memperkuat postur pertahanan udara Indonesia secara komprehensif. Alutsista yang diserahkan pada Senin, 18 Mei 2026, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta yakni enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile meteor dan enam smart weapon hammer, serta satu radar GCI GM403.

Mengawali proses penyerahan, Presiden Prabowo melepas tirai logo Skadron Udara 12 di bagian depan badan pesawat MRCA Rafale. Selanjutnya, Presiden melakukan prosesi penyiraman air ke bagian depan pesawat.

Rangkaian prosesi penyerahan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci pesawat secara simbolis oleh Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Setelahnya, Panglima TNI menyerahkan kunci tersebut kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Usai prosesi, Presiden langsung meninjau pesawat MRCA Rafale, serta alutsista lainnya. Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan bahwa penambahan alutsista ini sebagai tonggak penguatan pertahanan nasional.

“Baru saja kita menerima secara resmi dengan adat kita, penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima ada enam pesawat tempur ya Rafale, dan pesawat angkut Falcon, pesawat angkut VIP dan A400, ada radar juga,” ucap Presiden.

Kehadiran berbagai platform pertahanan udara ini menandai langkah strategis pemerintah dalam membangun kekuatan udara yang terintegrasi. Pesawat MRCA Rafale akan memperkuat kemampuan tempur udara-ke-udara dan udara-ke-darat TNI AU melalui dukungan rudal jarak jauh meteor dan hammer.

Sementara, pesawat Falcon 8X akan mendukung mobilitas strategis, misi komando, dan pengawasan. Adapun pesawat A400M MRTT menjadi elemen penting dalam memperkuat kemampuan angkut strategis dan pengisian bahan bakar di udara.

Di sisi lain, radar GCI GM403 akan berfungsi sebagai sistem deteksi dini terhadap ancaman udara. Radar ini turut membantu mengarahkan pesawat tempur menuju sasaran yang melanggar kedaulatan wilayah udara Indonesia.

Sebelumnya, alutsista strategis berupa satu pesawat Airbus A400M telah diserahkan kepada TNI pada November 2025 lalu. Pesawat ini telah menambah kekuatan TNI Angkatan Udara dalam berbagai operasi.

Turut hadir dalam acara penyerahan tersebut yakni Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan para kepala staf angkatan. Tampak hadir pula sejumlah perwakilan negara sahabat. (BPMI SETPRES)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 KDKMP di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Nganjuk, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam acara yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang produktif dan terintegrasi.

Sebanyak 1.061 KDKMP yang mulai beroperasi tersebut terdiri atas 530 unit di Jawa Timur yang tersebar di tujuh kabupaten, serta 531 unit di Jawa Tengah yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Operasionalisasi koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan peninjauan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak yang dipandu oleh jajaran menteri terkait. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung kesiapan operasional koperasi, mulai dari sistem distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga dukungan infrastruktur bagi pemberdayaan masyarakat desa.

Usai peninjauan, acara peresmian dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan doa bersama. Suasana berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, unsur TNI-Polri, kepala daerah, serta para pengurus koperasi dari berbagai daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian ini bukan sekadar meresmikan bangunan fisik, melainkan menghadirkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa di Indonesia. Menurut Zulhas, KDKMP merupakan bentuk pelaksanaan ekonomi konstitusional, di mana negara hadir untuk memastikan rakyat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat utama pembangunan.

“Inilah wujud ekonomi konstitusional. Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat utama pembangunan. Itu selalu arahan Bapak Presiden kepada kami,” ujar Menko Zulhas.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia. Kepala Negara menilai langkah tersebut menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya pemerintah mampu meresmikan ribuan koperasi yang telah siap beroperasi secara fisik lengkap dalam waktu yang relatif singkat.

“Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pickup, ada kendaraan tiga roda, saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti kecepatan pembangunan program tersebut yang menurutnya berhasil diwujudkan kurang dari satu tahun sejak konsep awal dirancang. Bahkan, pembangunan fisik koperasi disebut baru dimulai sekitar November 2025 dan dalam waktu sekitar tujuh bulan pemerintah telah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi.

“Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Tetapi, tadi dilaporkan oleh Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000, 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo. (BPMI SETPRES)

red/mpl/sc

Permintaan Uang Oknum Polisi DJS ke Bandar Narkoba Diungkap Bareskrim Polri

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Bareskrim Polri membongkar beberapa modus dari oknum anggota berinisial DJS yang turut bermain mata dengan sindikat bandar narkoba Ishak yang beroperasi di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu terungkap setelah penangkapan Mery Christine sebagai calon istri sekaligus bendahara dari sindikat narkoba Ishak, dan Marselus selaku penghubung.

“Marselus Vernandus bahwa yang bersangkutan berperan sebagai penghubung antara DJS dengan Mery untuk diperkenalkan dengan tersangka Ishak, bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Kutai Barat Kalimantan Barat,” jelas Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Senin (18/5/26).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Marselus, dirinya mengaku sempat menerima pesan suara atau voice note dari DJS untuk membiarkan adanya penangkapan narkoba demi rilis akhir tahun.

“Yang meminta Marselus untuk bantu menyampaikan ke Mery agar disampaikan kepada tersangka Ishak untuk memancing saudara Fathur untuk menjual sabu miliknya lebih dari 1 Kg kepada tersangka Ishak agar bisa ditangkap berikut barang buktinya oleh DJS sebagai bahan Rilis Tahunan,” ungkap Brigjen Pol. Eko.

Menurut Brigjen Pol. Eko, rencana itu ditawarkan DJS dengan janji menjamin keamanan dari bisnis narkoba Ishak yang beroperasi di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim). DJS kemudian menjanjikan apabila berhasil memberikan tangkapan tersebut, maka akan menjaminkan keamanan jaringan tersangka Ishak untuk beroperasi mengedarkan Narkoba di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sss

Kelompok Tani di Cisauk Binaan Polda Metro Jaya Panen Jagung

PMJ – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya mendukung pelaksanaan agenda nasional peresmian 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Polri dan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang digelar serentak, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto tersebut berpusat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan diikuti jajaran kewilayahan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah, khususnya ketahanan pangan dan pelayanan masyarakat.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, Polda Metro Jaya turut mengambil peran melalui panen jagung di Kampung Dandang, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Lahan seluas 1,3 hektare itu dikelola kelompok tani dengan komoditas jagung varietas NK 212 produk Syngenta.

“Polda Metro Jaya mendukung pelaksanaan agenda Bapak Presiden Prabowo, yakni peresmian 166 SPPG Polri dan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026. Ini bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Adapun area yang dipanen seluas 0,5 hektare dengan estimasi hasil sekitar 3 ton jagung pipil kering. Jagung yang ditanam merupakan varietas NK 212 produk Syngenta.

Hasil panen jagung tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung rantai pasok pangan, antara lain Bulog, peternak ayam petelur, peternak ayam potong, pabrik keripik jagung, serta pelaku UMKM olahan pangan.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga mendukung pembangunan Gudang Ketahanan Polri di Business Park, Jalan Raya Kalibaru, Kabupaten Tangerang. Gudang seluas 4.278 meter persegi tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 10.000 ton jagung, dengan progres pembangunan mencapai 95,79 persen.

Untuk SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya, tercatat 27 unit telah beroperasi, 17 unit dalam persiapan operasional, dan 22 unit masih dalam proses pembangunan. Tiga SPPG juga telah menggunakan bahan bakar CNG, yakni SPPG Sawangan, SPPG Jati Asih, dan SPPG Tajurhalang. Pada peresmian serentak ini, terdapat 14 SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang turut diresmikan.

Selanjutnya Kombes Budi menegaskan, Polda Metro Jaya siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, pelaku usaha, Bulog, dan masyarakat untuk menjaga kesinambungan produksi serta distribusi pangan.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi memberi manfaat nyata bagi petani, masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” pungkasnya.

 

Humas PMJ

rbjak/mpl/ay

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.