Gunakan Topeng Lionel Messi saat Beraksi Empat WNA Terlibat Sindikat Pencurian di Bogor Ditangkap

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Aji Riznaldi, saat konpers

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan berskala internasional yang menyasar kawasan perumahan elit Rancamaya, Bogor Selatan. Dalam pengungkapan pada Rabu (6/5/2026) tersebut, dua pelaku berkebangsaan Tiongkok berhasil diamankan.

Kasus ini bermula dari laporan perampokan di sebuah rumah mewah dengan nilai kerugian yang sangat fantastis, ditaksir mencapai Rp1 miliar. Barang-barang yang digondol komplotan ini meliputi perhiasan berharga, koleksi jam tangan mewah, serta aset bernilai tinggi lainnya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Aji Riznaldi, mengungkapkan bahwa komplotan ini terdiri dari empat orang yang seluruhnya merupakan warga negara asing (WNA). Berdasarkan penyidikan, mereka masuk ke Indonesia memang bertujuan untuk melakukan aksi kriminal setelah melakukan riset dan profiling terhadap calon korban di beberapa kota besar.

“Para pelaku melakukan pengamatan di Jakarta, Depok, hingga Bogor sebelum menentukan target. Saat beraksi, mereka menyewa kendaraan dan menggunakan topeng bergambar pesepak bola dunia Lionel Messi untuk menyamarkan identitas agar tidak terdeteksi CCTV,” ujar Kasat Reskrim

Jaringan ini diduga kuat merupakan bagian dari sindikat kejahatan lintas negara. Barang hasil jarahan tersebut rencananya akan dibawa ke luar negeri untuk disalurkan melalui jaringan penadah internasional.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Bogor, Danil Rachman, menyebutkan bahwa para pelaku sempat berupaya melarikan diri melalui Bandara Ngurah Rai, Bali. Namun, koordinasi cepat antarinstansi berhasil mendeteksi pergerakan mereka.

“Pergerakan mereka sempat terdeteksi saat hendak keluar Indonesia. Akhirnya dua pelaku berhasil diamankan saat mereka terpantau kembali masuk ke wilayah Indonesia,” jelasnya

Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang berhasil meloloskan diri. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diproses untuk mendapatkan status buronan internasional melalui koordinasi dengan Interpol.

Polresta Bogor Kota bersama pihak Imigrasi terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas. Kasus ini menjadi peringatan bagi pengelola kawasan perumahan elit untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan lintas negara yang semakin terorganisir.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

8 Terduga Teroris Jaringan JAD Afiliasi ISIS di Sulteng Ditangkap

Juru Bicara Densus 88 AT Polri, KBP Mayndra Eka Wardhana

SULTENG – Maspolin.id|| Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap delapan orang terduga teroris jaringan Jamaah Anshoru Daulah atau JAD yang terafiliasi dengan jaringan teror global ISIS di wilayah Sulawesi Tengah.

Juru Bicara Densus 88 AT Polri, KBP Mayndra Eka Wardhana, menyampaikan bahwa operasi penangkapan dilakukan pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 01.30 hingga 03.30 WITA. Penangkapan berlangsung di dua wilayah, yakni Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Densus 88 AT Polri telah melakukan kegiatan penegakan hukum terhadap delapan orang jaringan Jamaah Anshoru Daulah yang terafiliasi kepada jaringan global ISIS di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar KBP Mayndra Eka Wardhana dalam keterangannya.

Adapun delapan terduga teroris yang diamankan masing-masing berinisial R berusia 32 tahun, AT berusia 29 tahun, RP berusia 32 tahun, dan ZA berusia 37 tahun. Keempatnya ditangkap di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, empat terduga lainnya yakni A berusia 43 tahun, A berusia 46 tahun, S berusia 47 tahun, dan DP berusia 39 tahun ditangkap di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan awal, kedelapan terduga teroris tersebut diduga terlibat dalam aktivitas penyebaran propaganda terorisme melalui media sosial. Mereka diduga mengunggah dan membagikan berbagai konten berupa gambar, tulisan, maupun video yang berkaitan dengan paham radikal dan terorisme.

Selain aktivitas propaganda digital, para tersangka juga diduga terlibat dalam sejumlah aktivitas terorisme lainnya. Saat ini, penyidik Densus 88 AT Polri masih melakukan pendalaman untuk mengungkap peran masing-masing tersangka serta kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya.

“Densus 88 AT Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut,” tambah KBP Mayndra.

Penangkapan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Densus 88 AT Polri dalam mencegah penyebaran paham radikal, terutama yang memanfaatkan ruang digital sebagai sarana propaganda dan perekrutan. Polri menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan nasional serta melindungi masyarakat dari ancaman aksi teror.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kakorlantas Instruksikan 5 Operasi Lalu Lintas Digencarkan, Tekankan Polantas Menyapa

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengoptimalkan lima agenda operasi lalu lintas dalam rapat koordinasi bersama pejabat utama (PJU). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan lalu lintas.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Agus menegaskan bahwa Korlantas memiliki modal kuat dari capaian positif, salah satunya keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat yang dinilai masyarakat lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

“Organisasi kita besar dan berprestasi. Kegiatan Operasi Ketupat cukup bagus dan bisa dirasakan, berbeda dengan tahun-tahun lalu. Ini menjadi modal dasar kita,” kata Irjen Pol. Agus.

Ia pun menginstruksikan agar lima operasi lalu lintas digerakkan secara maksimal, yakni Operasi Keselamatan, Operasi Ketupat, Operasi Patuh, Operasi Zebra, dan Operasi Nataru.

Menurutnya, seluruh operasi tersebut bermuara pada Kamseltibcarlantas, yaitu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan melalui langkah yang terukur dan konsisten.

Irjen Pol. Agus juga menekankan pentingnya pendekatan humanis melalui program “Polantas Menyapa dan Melayani” yang kini menjadi prioritas. Personel di lapangan diminta tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pelayanan.

“Anggota yang patroli terus memberikan teguran, itu harus dikelola dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya transformasi pelayanan publik di lingkungan Korlantas agar masyarakat mendapatkan layanan yang maksimal.

“Pelayanan publik ini sangat penting. Transformasi pelayanan publik harus terus dilakukan, semua harus dilayani,” tegasnya.

Irjen Pol. Agus juga menyinggung penguatan program strategis seperti revitalisasi ISDC dan pengembangan Smart City yang terintegrasi dengan sistem lalu lintas. Digitalisasi di setiap subsektor diminta terus dipantau dan ditingkatkan.

Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan pengemudi ojek online, juga terus didorong melalui pendekatan lima pilar keselamatan.

Dengan langkah ini, Korlantas diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar di seluruh Indonesia.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/nn

Gedung Baru Kompolnas Diresmikan

JAKARTA – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) resmi menempati gedung baru di Graha Sentana, Jalan Hj. Tutty Alawiyah No. 2, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026). Peresmian ini ditandai dengan kegiatan syukuran yang dihadiri jajaran pemerintah, kementerian/lembaga, dan pimpinan Polri.

Kegiatan syukuran ini menjadi penanda resmi pemanfaatan kantor baru Kompolnas sekaligus sarana komunikasi publik atas penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Gedung baru tersebut diharapkan mampu menunjang pelaksanaan tugas pengawasan fungsional terhadap Polri, pelayanan pengaduan masyarakat, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga secara lebih optimal.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menjelaskan pemindahan kantor Kompolnas bertujuan memudahkan akses masyarakat dalam menyampaikan aspirasi maupun laporan terkait kepolisian.

“Supaya masyarakat yang berkepentingan atau berhubungan dengan Kompolnas bisa datang tanpa ragu-ragu, karena tempat ini menjadi ruang yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan demi perbaikan kepolisian maupun Kompolnas sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan keberadaan gedung baru juga menjadi simbol penguatan kerja sama antara Kompolnas dan Polri dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

“Tidak ada pembedaan, yang ada adalah kita bersama-sama bekerja memberikan sesuatu yang berharga bagi kepentingan bangsa,” tambahnya.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas peresmian gedung baru tersebut dan menegaskan pentingnya peran Kompolnas sebagai mitra strategis Polri. Menurutnya, Kompolnas memiliki tugas memberikan masukan kebijakan strategis serta menerima laporan masyarakat untuk ditindaklanjuti secara cepat oleh Polri.

“Kompolnas adalah mitra strategis Polri untuk memastikan institusi Polri betul-betul dapat melaksanakan tugas secara profesional,” kata Kapolri.

Ia menekankan bahwa Polri membutuhkan masukan dan evaluasi berkelanjutan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Kami membutuhkan masukan dan evaluasi agar Polri bisa bekerja lebih baik, lebih profesional, mendengarkan keluhan masyarakat, dan segera meresponsnya,” ungkapnya.

Kapolri berharap kehadiran gedung baru Kompolnas semakin memperkuat fungsi pengawasan, transparansi, serta sinergi antar lembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan gedung baru ini diharapkan Kompolnas semakin banyak menerima masukan dari masyarakat sehingga harapan publik terhadap Polri dapat terwujud,” tutup Kapolri.

Melalui peresmian kantor baru ini, diharapkan sinergi Kompolnas dengan kementerian/lembaga semakin kuat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pengaduan masyarakat serta transparansi informasi publik sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas kelembagaan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Jaga Profesionalitas Anggota, Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

DIV HUMAS POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan larangan bagi seluruh anggota untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang bertugas. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas serta citra institusi di ruang publik.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa penegasan tersebut bertujuan agar seluruh personel lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.

“Penegasan ini untuk membangun kesadaran bersama agar anggota Polri bijak menggunakan media sosial, sekaligus menjaga dan meningkatkan citra, kredibilitas, serta reputasi institusi secara bertanggung jawab, profesional, proporsional, dan prosedural,” ujar Irjen Pol. Johnny dalam keterangannya di Jakarta (04/05).

Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga mengacu pada Surat Telegram Nomor STR/1517/VI/WAS.2/2024 yang menjadi dasar penguatan pengawasan terhadap aktivitas personel di ruang digital, khususnya saat menjalankan tugas kedinasan.

Selain itu, seluruh anggota Polri diwajibkan untuk menjunjung tinggi aturan yang tertuang dalam Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 serta Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang disiplin anggota. Kedua regulasi tersebut menekankan pentingnya etika, tanggung jawab, serta profesionalitas dalam setiap tindakan, termasuk di media sosial.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Johnny menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial tetap diperbolehkan, namun harus diarahkan untuk kepentingan kehumasan dan berada di bawah koordinasi fungsi Humas Polri.

“Media sosial dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung kinerja dan produktivitas Polri, khususnya dalam fungsi kehumasan. Namun penggunaannya harus terkoordinasi dan tidak dilakukan secara sembarangan oleh anggota saat bertugas,” jelasnya.

Dengan kebijakan ini, Polri berharap seluruh personel dapat lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi tetap terjaga.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Satgas Damai Cartenz Tetapkan Tersangka Pembunuh Pendulang Emas di Yahukimo

Yahukimo, PAPUA – Maspolin.id|| Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satreskrim Polres Yahukimo terus mengintensifkan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo, Papua.

Pendalaman dilakukan pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIT, dipimpin IPTU Muhammad Mirwan, S.Tr.K., selaku Kanit Inves/Kasat Reskrim Polres Yahukimo. Penyidik memeriksa dua orang yang sebelumnya diamankan, yakni YH (25) dan MS alias BS alias MS (23), guna mengungkap keterlibatan mereka dalam jaringan KKB Kodap XVI Yahukimo, khususnya Batalyon Yamue.

Dari hasil pemeriksaan, YH mengaku tidak tergabung sebagai anggota aktif KKB, namun pernah membantu mengantarkan logistik kepada salah satu anggota berinisial AH. Keterangan tersebut masih terus didalami untuk memastikan sejauh mana keterlibatannya.

Sementara itu, MS diduga kuat terlibat dalam jaringan KKB. Berdasarkan pengakuannya, ia bergabung dengan kelompok tersebut sejak akhir 2024 dan aktif dalam sejumlah kegiatan di wilayah Yahukimo.

Temuan penyidik diperkuat dengan keterangan saksi serta pelaku lain yang telah lebih dulu diproses hukum, yakni MH alias H dan KB alias KG. Dari hasil pendalaman, MS juga diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang pendulang emas berinisial SH yang terjadi pada 7 April 2025.

Berdasarkan alat bukti dan hasil gelar perkara, penyidik menetapkan MS sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 459 KUHP jo Pasal 20 Huruf C KUHP, subsider Pasal 458 KUHP jo Pasal 20 Huruf C KUHP, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyatakan bahwa penetapan tersangka merupakan bagian dari komitmen aparat dalam mengungkap kasus secara terang dan profesional.

“Setiap proses penyidikan dilakukan berbasis alat bukti yang kuat agar memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Selain itu, penyidik juga tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut maupun memiliki keterkaitan dengan jaringan KKB.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh proses hukum dilakukan secara profesional dan terukur.

“Setiap individu yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini berorientasi pada kepastian hukum dan rasa keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pengembangan kasus akan terus dilakukan guna mengungkap jaringan secara menyeluruh.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan penegakan hukum akan terus berjalan secara konsisten, transparan, dan berkelanjutan demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo dan Papua secara umum.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

“Unreal dan Amazing”, Kesan Tak Terlupakan Pelajar Jabar Bertemu Presiden Prabowo di Istana

Kunjungan ke Istana Kepresidenan Jakarta melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa, 5 Mei 2026, meninggalkan kesan mendalam bagi para pelajar yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB). (Foto: BPMI Setpres)

ISTANA MERDEKA – Maspolin.id|| Kunjungan ke Istana Kepresidenan Jakarta melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa, 5 Mei 2026, meninggalkan kesan mendalam bagi para pelajar yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB). Bagi mereka, pengalaman ini bukan sekadar melihat bangunan bersejarah, melainkan momen langka yang menginspirasi dan sulit dilupakan sepanjang hidup.

Lebih istimewa lagi, rombongan FOJB ini menjadi yang pertama dalam program “Istana untuk Anak Sekolah” yang mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Momen tersebut menjadikan kunjungan mereka tidak hanya edukatif, tetapi juga penuh kebanggaan dan haru.

Raut bahagia dan takjub terpancar dari wajah para siswa usai berkeliling kompleks Istana hingga bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Zaki, siswa SMA Yadika Soreang, mengaku masih sulit percaya dengan pengalaman yang baru saja ia rasakan.

“Tidak expect, karena benar-benar unreal. Yang aku tidak pikirkan tuh kayak benar-benar kan biasanya melihat dari TikTok, terus dari sosial media. Terus sekarang ngeliat langsung dari langsung tatap muka gitu benar-benar senang banget. Nggak bisa menyangka bisa terjadi di hidup aku. Terus, Bapak Prabowo juga tadi benar-benar baik. Letkol Teddy juga baik banget. Terus, kayaknya ini nggak bakal lupa deh dari hidup aku soalnya benar-benar amazing,” ujarnya antusias.

Momen tersebut semakin berkesan ketika Zaki bahkan berkesempatan bersalaman langsung dengan Presiden. Ia juga sempat menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo. “Bapak doain aku lolos beasiswa, terus Bapak ya amin gitu. Alhamdulillah, seru banget. Semoga kecapai,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan oleh Oryza, siswa SMA Negeri 2 Sukatani, yang sebelumnya juga berkesempatan berbincang dengan Presiden Prabowo melalui sambungan telepon. Ia mengaku terharu hingga menitikkan air mata saat akhirnya bertemu langsung dengan Kepala Negara dan menyampaikan apresiasinya atas program “Istana Untuk Anak Sekolah”.

“Untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto, terima kasih banyak telah menyambut kami, telah menerima kami, telah mengadakan program “Istana untuk Anak Sekolah” yang sangat amat berguna untuk kami, sangat mengenalkan kami untuk masa jenjang kerja kami nanti ke depannya. Terima kasih banyak Bapak Presiden dan Bapak Sekretaris Kabinet Bapak Teddy,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forum OSIS Jawa Barat, Salsabila Nuria Muharam, menuturkan bahwa pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi kejutan yang sama sekali tidak terduga oleh para peserta. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya sebagai bagian dari rombongan pertama yang mendapatkan kesempatan tersebut.

“Bangga banget kalau di-rate dari 1 sampai 10 gak bisa terbayangkan itu ada di 1000 kali ya karena betul-betul kita, forum, terus sekolah juga pasti sangat bangga,” katanya.

Kesan mendalam juga datang dari Princesta, siswi SMAN 5 Tambun Selatan, yang terpesona dengan suasana dan keindahan Istana. Lebih dari sekadar kunjungan, pengalaman tersebut bahkan menumbuhkan mimpi baru bagi dirinya.

“Aku selalu berdoa kayak suatu saat, semoga aku nanti bakal ada di sini, di posisi ini. Gantiin stafsus-stafsus yang ada disini, mungkin bisa jadi menteri suatu saat nanti dan lain sebagainya,” ucapnya penuh harap.

Program “Istana untuk Anak Sekolah” pun tak hanya membuka wawasan para pelajar tentang pemerintahan, tetapi juga menyalakan semangat dan cita-cita baru bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi bangsa di masa depan. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Ratusan Pelajar Jabar Rasakan Pengalaman Berkesan di Istana Bertemu Langsung Presiden Prabowo

Ratusan pelajar yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) berkesempatan merasakan langsung suasana pusat pemerintahan melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa, 5 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)

ISTANA MERDEKA – Maspolin.id|| Ratusan pelajar yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) berkesempatan merasakan langsung suasana pusat pemerintahan melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa, 5 Mei 2026. Program ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sistem pemerintahan sekaligus menelusuri jejak perjalanan bangsa.

Kegiatan diawali dengan pembekalan di Aula Hoegeng, di mana para siswa mendapatkan materi mengenai sistem pemerintahan serta motivasi langsung dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para pelajar tidak hanya diajak memahami struktur pemerintahan, tetapi juga didorong untuk berani bermimpi dan berkontribusi bagi bangsa.

“Tadi benar-benar seru banget ya, kayak nggak bisa dideskripsiin gitu. Tadi ada Bapak Teddy juga memberikan motivasi-motivasi bagi kita karena memang pelajar itu istilahnya dia masih merasa takut untuk ke garis finish-nya ya. Tadi juga sudah disampaikan oleh Bapak Teddy karena hidup itu cuma sekali, buat itu lebih berarti, jadi jangan sia-siakan kesempatan, itu yang saya tadi dengarkan dari Bapak Teddy,” ujar Salsabila Nuria Muharam yang merupakan Ketua Umum Forum OSIS Jawa Barat.

Momen istimewa turut mewarnai kegiatan tersebut ketika Seskab Teddy menerima sambungan telepon dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Oryza, siswa dari SMA Negeri 2 Sukatani, Cikarang Utara, bahkan mendapatkan kesempatan untuk berbincang langsung dengan Kepala Negara, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka.

“Tadi sempat berbincang juga sama Bapak Presiden menanyakan jam berapa kita ke Istana Merdeka-nya? Lalu sempat bercanda, jangan lama-lama ya, soalnya saya mau ke sana. Terus tiba-tiba Pak Presiden bertanya ke Bapak Teddy, jam berapa memang Pak Teddy? Terus aku jawab jam setengah satu, sekitar jam setengah dua belasan lah. Terus kata Bapak, yaudah boleh nanti barengan aja sama saya masuk, jadi nanti ketemu gitu,” tuturnya.

Usai pembekalan, para peserta pun diajak berkeliling kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, mulai dari Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara. Mereka menyaksikan langsung berbagai ruang yang selama ini menjadi saksi pengambilan keputusan penting negara, sekaligus memahami proses pemerintahan secara lebih nyata.

Momen istimewa kembali terjadi saat Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Merdeka. Kedatangan Kepala Negara disambut meriah oleh para siswa dengan tepuk tangan dan lambaian tangan penuh antusias. Presiden Prabowo kemudian turun dari kendaraan dan menghampiri para pelajar, menyapa serta bersalaman secara langsung.

Suasana semakin hangat ketika para siswa serempak menyanyikan lagu selamat datang, menciptakan nuansa kebersamaan yang akrab dan penuh kegembiraan. Usai penyambutan, seluruh pelajar pun berbaris rapi untuk mengabadikan momen melalui sesi foto bersama Presiden Prabowo, menjadi pengalaman berharga yang tak terlupakan bagi para pelajar. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Tim Gabungan Polri Tangkap Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional

BANTEN – Maspolin.id|| Tim gabungan Polri berhasil menangkap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial LCS yang masuk dalam daftar buronan internasional (Red Notice) Interpol. Penangkapan dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (3/5/2026).

LCS diketahui termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Ia sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan online lintas negara yang melibatkan jaringan internasional yang beroperasi di Kamboja.

Kasus ini tercatat memiliki sedikitnya 23 Laporan Polisi (LP) dari berbagai wilayah di Indonesia. Seluruh laporan tersebut kini telah ditarik dan ditangani terpusat oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri guna mempermudah proses penyidikan serta pemberkasan perkara.

Berdasarkan hasil penyidikan, LCS diduga berperan sebagai operator dalam menjalankan aksi penipuan online dengan menggunakan platform bernama “abbishopee”.

Sebelumnya, Dittipidsiber Bareskrim Polri juga telah menangkap tiga tersangka lain yang terkait dengan jaringan LCS. Ketiganya telah diproses hukum hingga memperoleh putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas kejahatan siber lintas negara.

“Penangkapan terhadap tersangka LCS ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi lintas negara serta bentuk keseriusan kami dalam menindak pelaku kejahatan siber, khususnya penipuan online yang merugikan masyarakat luas,” ujar Himawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan internasional yang terlibat, serta menelusuri aliran dana hasil kejahatan guna pemulihan kerugian para korban,” lanjutnya.

Saat ini, tersangka LCS telah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Sopir Pajero Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Berhasil Ditangkap Ditlantas PMJ

JAKARTA – Maspolin.id|| Polisi menangkap sopir Mitsubishi Pajero hitam yang diduga tabrak lari seorang pedagang buah keliling berinisial KA (62) di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (2/5/26) pagi. Pengemudi Pajero yang ditangkap adalah LPR (47)

“Terduga penabrak lati sudah diamankan hari ini senin (4/5/2026) jam 12 di rumahnya, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim,”jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/5/26).

Menurutnya, alasan LPR melarikan diri setelah menabrak korban karena takut di amuk massa. Namun, saat ditangkap, pelaku tidak menampik perbuatannya.

Atas peristiwa ini, polisi menyatakan LPR melanggar Pasal Pasal 312 UU No. 22 Tahun 2009 (LLAJ) mengatur pidana bagi pelaku tabrak lari yang dengan sengaja tidak menghentikan kendaraan, tidak menolong korban, atau tidak melapor ke polisi.

“Penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp75 juta,” ujar AKBP Ojo. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.