Presiden Prabowo Tegaskan Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional

Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa, 28 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Banyumas, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan sampah secara nasional saat meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa, 28 April 2026.

Kepala Negara mengungkapkan bahwa inisiatif pengelolaan sampah seperti TPST BLE mulai diadopsi oleh berbagai daerah. Presiden Prabowo menyebut telah menerima laporan dari Gubernur Jawa Tengah bahwa sedikitnya 13 kabupaten di wilayah tersebut turut mengembangkan model serupa.

“Jadi ini nanti kita dari pemerintah pusat akan mendorong, dan saya akan turunkan bantuan langsung untuk kita kembangkan, perbaiki, kembangkan, dan bikin lebih efektif,” ujar Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyambut komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas yang menargetkan pencapaian zero waste to money pada tahun 2028. Presiden Prabowo optimistis target tersebut dapat tercapai dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ya semua kita kembangkan. Sampah, pengolahan sampah, sekarang jadi prioritas nasional. Dalam 2 sampai 3 tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo.

Selain meninjau sistem pengolahan sampah, Presiden Prabowo juga menyoroti inovasi pemanfaatan hasil olahan TPST BLE, termasuk produksi genteng yang dinilai efektif dan terjangkau. Kepala Negara membuka peluang agar produk tersebut dapat dimanfaatkan dalam program bantuan perbaikan rumah.

“Gentengnya lumayan efektif. Gentengnya cukup murah dan ini mungkin bisa masuk anggaran kita untuk bantuan perbaikan rumah. Anggaran perbaikan rumah sekarang, 1 rumah 20 juta (rupiah). Jadi ini satu rumah kita perhitungkan 4 sampai 5 juta (rupiah) untuk gentengnya,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya penggunaan material yang lebih sehat dan estetis. Kepala Negara mendorong pengurangan penggunaan seng yang dapat berkarat dalam pembangunan perumahan.

“Berkarat itu nanti ujungnya tidak sehat untuk yang huni dan pandangannya juga tidak bagus. Kita akan kembalikan Indonesia menjadi Indonesia yang benar-benar indah. Jadi pariwisata itu bagus dan kita nyaman tinggalnya,” pungkas Kepala Negara.

Hal ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dengan menjadikan pengelolaan sampah sebagai pilar penting pembangunan, bukan hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, lapangan kerja, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi rakyat. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Kejuaraan Panjat Tebing Brimob Resmi Ditutup

JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kejuaraan Panjat Tebing Triwulan I Tahun 2026 antar satuan jajaran Korps Brimob Polri resmi ditutup di Arena Wall Climbing Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Acara penutupan tersebut dipimpin oleh Danpas Pelopor Korbrimob Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., dan dihadiri oleh Danpas Gegana Korbrimob Brigjen Pol. Mulyadi serta para Danmen/Dansat jajaran Korbrimob.

Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 27 hingga 28 April 2026 dan diikuti sebanyak 49 atlet dari jajaran Pasukan Pelopor, Pasukan Gegana dan Satuan Brimob Polda Metro Jaya.

Memasuki hari terakhir, pertandingan mempertandingkan nomor Speed Classic putra dan putri. Seluruh peserta tampil kompetitif dengan semangat juang tinggi, menampilkan kemampuan terbaik mereka hingga akhir perlombaan.

Adapun para atlet yang berhasil meraih prestasi pada masing-masing kategori sebagai berikut:

A. Kategori Lead Classic Putra

1. Juara I diraih oleh Bripda Adithya Sagala personel Resimen I Pasukan Pelopor,

2. Juara II diraih oleh Bharada Andi Acho Apriawan personel Satuan Jibom Pasukan Gegana,

3. Juara III diraih oleh Bharada Dirgantara personel Resimen III Pasukan Pelopor.

 

B. Kategori Lead Classic Putri

1. Juara I diraih oleh Bripda Lidia Agustina personel Satuan Bantek Pasukan Gegana,

2. Juara II diraih oleh Bripda Nadia Tentramintyas Foeh personel Satbrimob Polda Metro Jaya,

3. Juara III diraih oleh Bripda Amelia Pasya Bethesda Samosir personel Satbrimob Polda Metro Jaya.

 

C. Kategori Speed Classic Putra

1. Juara I diraih oleh Bharada Dirgantara personel Resimen III Pasukan Pelopor,

2. Juara II diraih oleh Bripda Abdul Hamid personel Resimen I Pasukan Pelopor,

3. Juara III diraih oleh Bharada Ryan Hendricson Mella personel Satuan Jibom Pasukan Gegana.

 

D. Kategori Speed Classic Putri

1. Juara I diraih oleh Bripda Nadia Tentramintyas Foeh personel Satbrimob Polda Metro Jaya,

2. Juara II diraih oleh Bripda Anggi Sabilla personel Satuan Jibom Pasukan Gegana,

3. Juara III diraih oleh Bripda Lidia Agustina personel Satuan Bantek Pasukan Gegana.

Pelaksanaan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan kemampuan personel, memperkuat soliditas antar satuan, serta menumbuhkan semangat berprestasi di lingkungan Korps Brimob Polri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir atlet-atlet panjat tebing berprestasi yang mampu mengharumkan nama Korps Brimob Polri pada ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Polri Pimpin Timnas, Pencak Silat Indonesia Borong Emas di Belgia

Schoten, BELGIA – Maspolin.id|| Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tim Nasional Pencak Silat Indonesia dalam ajang Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang berlangsung pada 24–27 April 2026 di Schoten, Belgia. Kontingen Pelatnas Pencak Silat Indonesia yang diperkuat 9 atlet dan 2 pelatih berhasil meraih total 4 medali emas dan 1 medali perak, sekaligus menegaskan Indonesia sebagai kekuatan utama pencak silat dunia.

Menariknya, pada kejuaraan kali ini, 3 di antaranya merupakan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang turut mendominasi raihan medali tim nasional, menunjukkan keberhasilan pembinaan generasi muda Polri dalam bidang olahraga prestasi.

Adapun rincian prestasi yang diraih adalah sebagai berikut:

Medali Emas:

1. M. Zaki Zikrilah Prasong (Taruna Akpol) — Kelas B Putra

2. Iqbal Chandra Pratama — Kelas F Putra

3. Safira Dwi Meilani — Kelas C Putri

4. Regu Putra — Asep Yuldan Sani, Rano Slamet Nugraha (Taruna Akpol), Andika Dhani Reksa (Taruna Akpol)

Medali Perak:

1. Tito Hendra Septa Kurnia — Kelas E Putra

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dalam waktu singkat Polri mampu menunjukkan kontribusi prestasi internasional melalui olahraga bela diri. Sebelumnya, pada 27 April 2026, atlet Polri juga berhasil meraih Juara Umum pada ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, menegaskan capaian ini sebagai hasil nyata dari pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

“Dalam waktu kurang dari satu minggu, Polri membuktikan personelnya mampu berprestasi melalui olahraga bela diri. Setelah juara umum taekwondo di Jepang, kini kembali mengharumkan nama bangsa di Belgia. Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 menjadi wadah dan sistem untuk memastikan pembinaan serta penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, tetapi juga mengharumkan nama Polri yang selama ini konsisten memberikan dukungan penuh terhadap olahraga melalui Komite Olahraga Polri yang diresmikan oleh Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2024.

Kontribusi nyata Polri dalam capaian ini juga terlihat melalui peran Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., yang bertindak sebagai Manager Timnas Pencak Silat Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, pembinaan atlet berjalan semakin profesional dan berkelanjutan hingga mampu menghasilkan prestasi dunia.

“Polri sangat bangga dengan atlet-atlet Timnas Pencak Silat yang mampu menjuarai kejuaraan internasional seperti Belgium Open. Ini adalah bukti nyata kualitas, mental juara, dan daya saing atlet Indonesia di tingkat dunia,” ujar Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

Prestasi ini menjadi modal penting dalam menghadapi ajang SEA Games 2027 di Malaysia. Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, Timnas Pencak Silat Indonesia optimistis dapat mempertahankan tradisi juara dan kembali mengharumkan nama bangsa.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Polri Presisi — Mendukung Prestasi, Mengharumkan Negeri

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Polwan Dampingi Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Bekasi, PMJ – Maspolin.id|| Polwan Polsek Rawalumbu Polres Metro Bekasi Kota turun langsung mendampingi keluarga korban kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk pelayanan humanis Polri di tengah situasi duka yang dirasakan keluarga korban.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (28/4/2026) pagi dan dipimpin Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi. Kehadiran Polwan di lokasi difokuskan untuk memberikan dukungan moril, membantu keluarga korban, serta memastikan proses penanganan berjalan tertib.

“Polwan hadir untuk memberikan pendampingan kemanusiaan kepada keluarga korban. Dalam situasi duka seperti ini, kehadiran petugas diharapkan dapat membantu, menenangkan, dan menguatkan keluarga,” ujar Kompol Akhmadi dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Selain memberikan pendampingan, petugas juga membantu proses administrasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan korban. Polisi turut menjaga situasi di sekitar lokasi agar proses evakuasi dan pelayanan terhadap keluarga korban dapat berjalan lancar.

Dengan pendekatan humanis, Polwan juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib, tidak berkerumun, serta tidak mengganggu jalannya proses evakuasi maupun penanganan di lokasi kejadian.

Kompol Akhmadi menegaskan, Polri akan terus hadir dalam setiap situasi kedaruratan, tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan empati kepada masyarakat.

“Ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami turut berduka cita dan berharap keluarga korban diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujarnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Mako Polres Depok Mulai di Bangun, Kapolda Letakkan Batu Pertama

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri, dan Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mako Polres Metro Depok di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat utama Polda Metro Jaya, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Depok.

Pembangunan Mako Polres Metro Depok ini menjadi langkah penguatan sarana dan prasarana kepolisian. Fasilitas baru tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan Polri yang lebih cepat, nyaman, dan optimal bagi masyarakat Kota Depok.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa pembangunan Mako Polres Metro Depok bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kantor kepolisian harus menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat. Tempat yang aman untuk didatangi, membuat masyarakat merasa dihargai, serta menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolda di lokasi.

Ia juga mengingatkan jajaran Polres Metro Depok agar terus menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan sakiti hati masyarakat dan jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok Dr. H. Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas pengabdian dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Depok. Ia menegaskan bahwa dukungan pembangunan Mako Polres merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik.

Tidak hanya itu, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras menyampaikan, pembangunan Mako Polres Metro Depok menjadi simbol semangat baru bagi jajaran Polres Metro Depok dalam menjawab harapan masyarakat.

Dengan fasilitas yang lebih representatif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin baik, cepat, nyaman, dan profesional.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Satu Pelaku Diamankan Polda Metro dalam Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus penganiayaan berat bermodus penyiraman cairan kimia yang diduga air keras di kawasan Pondok Melati, Kota Bekasi. Dalam kasus ini, satu pelaku Laki-laki berinisial R (49) telah diamankan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pelaku ditangkap Tim Opsnal Subdit Jatanras pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Ring Rudal, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi.

“ Pelaku telah diamankan oleh Tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Yang bersangkutan diduga melakukan penyiraman cairan kimia yang diduga berupa air keras kepada korban dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujar Kombes Budi dalam keteranganya, Senin (27/04/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, saat korban berada di warung makan miliknya di kawasan Jatirahayu. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku datang dari arah luar warung, kemudian menyiramkan cairan kimia yang diduga air keras ke arah korban hingga mengenai bagian tubuh korban.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor, helm, rekaman CCTV, ember plastik, serta dua botol plastik.

Atas perbuatannya, Pelaku dijerat dengan pasal berlapis terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang direncanakan terlebih dahulu, penganiayaan berat, dan/atau penganiayaan biasa, sebagaimana diatur dalam Pasal 469 ayat (1), Pasal 468 ayat (1), dan/atau Pasal 466 ayat (2) KUHP.

“Penyidik masih melengkapi berkas perkara serta melakukan pemeriksaan terhadap korban maupun tersangka. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian,” kata Kombes Budi.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Presiden Prabowo Tiba di Jawa Tengah, Tinjau Pengelolaan Sampah hingga Proyek Hilirisasi

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 28 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Cilacap, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 28 April 2026. Pesawat yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas tiba di Bandar Udara Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap, pukul 12.07 WIB.

Tampak menyambut Kepala Negara di Bandar Udara Tunggul Wulung yakni Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, Dandim 0703/ Cilacap Letkol Inf. Andi Azis, dan Kapolresta Cilacap Kombes Pol. Budi Adhy Buono. Setelah itu, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banyumas.

Di Kabupaten Banyumas, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung pengelolaan sampah terpadu yang diharapkan dapat menjadi model dalam penanganan lingkungan yang berkelanjutan di berbagai wilayah.

Sebelumnya, pesawat yang membawa Presiden Prabowo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 10.50 WIB.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja kali ini yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq. (BPMI Setpres)

red/mpl/sc

Pagi-Pagi Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi

Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto langsung menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB.

Presiden Prabowo kemudian langsung menuju poli bedah, dilanjutkan menuju ruang perawatan Bougenville. Presiden Prabowo sempat berinteraksi dengan korban yang tengah dirawat.

Presiden Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut serta menginstruksikan agar seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal hingga pulih. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Saya hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah, kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana, tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya. Kita segera akan atasi,” ujarnya kepada awak media.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta memberikan dukungan moril kepada pasien dan keluarga yang terdampak.

Presiden juga menerima laporan langsung dari jajaran terkait mengenai perkembangan penanganan korban pascakejadian. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menangani insiden ini secara cepat, tepat, dan menyeluruh.

Diketahui, terjadi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04) malam. Sebelumnya, Menteri Perhubungan bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa hingga Selasa (28/04) pukul 06.30 WIB, tercatat tujuh korban meninggal dunia dan 81 orang telah berhasil dievakuasi dari dalam rangkaian kereta untuk mendapatkan perawatan.

Proses evakuasi dilakukan secara intensif sejak kejadian, termasuk upaya penyelamatan terhadap korban yang sempat terjebak di dalam gerbong. Petugas gabungan terus bekerja di lokasi untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman.

Terkait penyebab kecelakaan, pemerintah menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan objektif. (BPMI Setpres)

red/mpl/sc

Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Diminta Melapor, RS Polri Kramat Jati Buka Posko DVI

JAKARTA – Maspolin.id|| Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, membuka posko Disaster Victim Identification (DVI) guna mendukung proses identifikasi korban kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan kereta diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Keluarga korban diminta segera melapor ke posko tersebut.

Kepala Biro Kedokteran Polisi (Karo Dokpol) Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. Nyoman Eddy, menjelaskan bahwa posko DVI disiapkan untuk mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban sebagai bagian dari proses identifikasi.

“Kami telah menyiapkan posko untuk keluarga korban. Di sana akan dilakukan pengumpulan data ante mortem guna kepentingan identifikasi,” ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, data ante mortem yang dikumpulkan meliputi informasi medis, ciri-ciri fisik, hingga barang pribadi milik korban. Data tersebut kemudian akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan post mortem terhadap jenazah yang telah dievakuasi.

Hingga saat ini, sebanyak 10 kantong jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Namun, seluruh korban belum dapat diidentifikasi karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Seluruh kantong jenazah masih dalam tahap pemeriksaan. Identitas korban akan dipastikan melalui proses rekonsiliasi data,” jelasnya.

Selain itu, tim gabungan di lokasi kejadian perkara (TKP) masih melakukan penyisiran untuk memastikan jumlah korban secara akurat. Proses ini dinilai penting guna memperoleh data yang valid terkait dampak kecelakaan.

Sementara itu, korban luka tidak dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, melainkan langsung dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Untuk korban luka, seluruhnya ditangani di rumah sakit sekitar Bekasi,” tambah Nyoman.

Polri memastikan proses identifikasi dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku. Hingga saat ini, belum ada jenazah yang diserahkan kepada keluarga karena masih menunggu selesainya proses identifikasi.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut mencapai 14 orang.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebutkan bahwa data tersebut merupakan pembaruan hingga Selasa pagi. Selain korban meninggal, sebanyak 84 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di sekitar lokasi kejadian.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Korlantas Polri Gelar Olah TKP Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Gunakan Metode TAA

Bekasi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Korlantas Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), melibatkan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang pada Senin (27/4/2026) pukul 20.50 WIB.

Dalam proses penyelidikan ini, petugas menggunakan teknologi metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk merekonstruksi kejadian secara detail.

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe menjelaskan, pihaknya memiliki dua jenis alat TAA yang digunakan untuk mendukung penyidikan kecelakaan lalu lintas.

“Alat TAA kami ada dua, satu statis dan satu portable. Yang statis itu untuk merekam environment (lingkungan sekitar) secara 360 derajat, sehingga kita bisa melihat dan mengilustrasikan secara 3 dimensi dengan kualitas 4K,” ujar Sandhi.

Menurutnya, hasil rekaman tersebut akan menjadi alat bukti elektronik yang sah dan digunakan dalam proses penyidikan lanjutan. Bukti itu nantinya juga akan disampaikan kepada jaksa penuntut umum hingga hakim dalam proses penuntutan dan persidangan.

“Itu merupakan alat bukti elektronik yang nantinya digunakan pada proses penyidikan kecelakaan lalu lintas lebih lanjut. Hasilnya juga akan disuguhkan kepada jaksa penuntut maupun hakim sebagai dasar dalam proses penuntutan dan keputusan hakim,” ujarnya.

Selain melakukan olah TKP, Korlantas Polri juga menyoroti kendaraan taksi berwarna hijau yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Tentu kami dari Korlantas, khususnya kerja sama antara Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) dan Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel), akan berkoordinasi untuk mengevaluasi banyaknya kejadian yang melibatkan taksi hijau. Kami akan lakukan evaluasi terhadap perusahaan tersebut,” ucapnya.

Ia berharap, insiden ini juga menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pihak, termasuk operator perkeretaapian, agar memperkuat sistem keselamatan dan informasi di lapangan.

“Akibat dari kecelakaan ini saya yakin PT KAI akan lebih solid dalam konteks sistem informasi mereka,” pungkasnya.

Peristiwa kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB.

Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan nomor perjalanan KA 4 menabrak KRL Commuter Line lintas Kampung Bandan–Cikarang di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.50 WIB.

Dari insiden tersebut, 14 orang meninggal dunia. Sementara 84 korban luka-luka dan tengah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.

Mereka antara lain dirawat di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.