Dugaan Pelaporan Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK dibenarkan PMJ

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki laporan dugaan pemotongan video ceramah Jusuf Kalla yang disebut memicu kegaduhan. Laporan teregister dengan nomor LP/B/2767/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Pelaporan dilakukan Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku. Dalam laporan disebutkan dugaan penghasutan dan provokasi dalam konten yang beredar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan laporan tersebut telah diterima melalui SPKT Polda Metro Jaya.

“Terlapor masih dalam penyelidikan,” ujar Kombes Pol. Budi, Selasa (21/4/26).

Kombes Pol. Budi menyebut, laporan itu berkaitan dengan konten video yang diunggah di kanal Cokro TV. Dalam laporan, pelapor menyangkakan Pasal 48 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua UU ITE juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 243 KUHP.

“Terkait konten video naik di kanal Cokro TV,” ungkapnya.(ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ma

Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri Kepada Personel

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyerahkan langsung penghargaan Pin Emas Kapolri kepada delapan personel Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Pin ini diberikan atas prestasi mereka dalam mengungkap kejahatan lintas batas negara, khususnya jaringan internasional narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 516 kilogram.

Penghargaan itu diberikan kepada delapan personel yang dinilai berhasil menjalankan tugas secara luar biasa dalam pengungkapan tindak pidana narkotika jaringan internasional dengan barang bukti dalam jumlah besar. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberantas peredaran gelap narkotika yang merusak generasi penerus bangsa.

Adapun personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya yang menerima penghargaan tersebut, yakni Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David, Wadirresnarkoba Kombes Pol. Dr. Dedy Anung, Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, AKP Abdul Muchzin Guntur Muarif, Ipda Hermanto, Aiptu Yanto, Briptu Nachroy Noer Arifin, serta Briptu Dava Rizki Aulia R.

Kapolda Metro Jaya menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas dedikasi, kerja keras, dan capaian luar biasa para personel di lapangan dalam mengungkap jaringan narkotika internasional.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa anggota dalam mengungkap jaringan narkotika internasional dengan barang bukti sabu seberat 516 kilogram. Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan yang telah dicapai, dan saya minta agar prestasi ini dipertahankan bahkan terus ditingkatkan. Ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga hasil kerja keras dan sinergi tim,” ujar Kapolda, Rabu (22/4/26).

Menurut Kapolda, keberhasilan pengungkapan dengan barang bukti besar tersebut memberikan dampak luas bagi masyarakat, karena telah menyelamatkan banyak generasi bangsa dari ancaman bahaya narkoba. Ia berharap, capaian itu dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja secara profesional, berintegritas, dan konsisten dalam memberantas peredaran narkotika.

“Pengungkapan ini telah menyelamatkan banyak generasi bangsa dari bahaya narkoba. Saya harap ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja profesional, berintegritas, dan konsisten dalam memberantas peredaran narkotika. Jadilah Polisi yang bermanfaat,” ungkapnya.

Penyerahan penghargaan kepada personel Ditresnarkoba Polda Metro Jaya tersebut diharapkan dapat memacu semangat seluruh anggota Polda Metro Jaya untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ma

Polisi Tangkap Pengedar Ganja 3,6 Kg di Tanah Abang

JAKARTA – Maspolin.id|| Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap peredaran narkotika jenis ganja di kawasan Tanah Abang. Seorang pria berinisial AA (30) ditangkap di depan Stasiun Kereta Api Tanah Abang oleh Unit Sat Narkoba Polres Jakarta Pusat yang dipimpin Iptu Ricardo Siahaan pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim opsnal langsung melakukan penyelidikan dan observasi di lapangan.

“Berbekal informasi dari masyarakat, anggota kami melakukan pemantauan hingga akhirnya berhasil mengamankan satu orang pelaku berikut barang bukti narkotika jenis ganja dalam jumlah besar,” ujar Reynold dalam keterangannya.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita empat paket besar ganja yang dibungkus lakban cokelat dengan berat bruto mencapai 3.607,2 gram. Selain itu, dua unit telepon genggam milik pelaku juga turut diamankan sebagai barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang berinisial AR yang saat ini masih dalam penyelidikan.

“Pelaku mengambil barang tersebut dari jasa ekspedisi di wilayah Tanah Abang. Kami kemudian melakukan pengembangan hingga ke wilayah Cipinang Muara dan kembali menemukan sisa barang bukti di lokasi lain,” kata Wisnu.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas, termasuk memburu pemasok utama.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran narkoba melalui layanan kepolisian di nomor 110.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Polwan Berkebaya Layani Warga di Polda Metro Jaya dalam Rangka Hari Kartini

POLDA PMJ – Maspolin.id|| Ada yang berbeda di layanan publik Polda Metro Jaya dan Polres jajaran saat Hari Kartini, Selasa (21/4/2026). Sejumlah polisi wanita (polwan) tampil berkebaya saat bertugas melayani masyarakat.

Meski mengenakan kebaya, para polwan tetap menjalankan tugas seperti biasa. Mereka berjaga di lobby, SPKT, pelayanan Ditlantas, pelayanan SKCK, Unit PPA, pelayanan tempat wisata hingga piket Reskrim.

Nuansa pelayanan pun terasa lebih hangat. Namun, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan profesional, cepat, dan responsif.

Di ruang pelayanan, polwan menyambut warga, memberi informasi, lalu mengarahkan masyarakat ke unit yang dituju. Mulai dari pengurusan SKCK, laporan kepolisian, hingga kebutuhan pelayanan lainnya.

Sementara di Unit PPA, polwan memberikan pendampingan dan pelayanan awal kepada pelapor maupun saksi, terutama perempuan dan anak. Pendekatan yang humanis dan empatik dinilai penting dalam layanan yang membutuhkan rasa aman dan nyaman.

Direktur PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo mengatakan momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa polwan punya peran penting di tubuh Polri. Bukan sekadar pelengkap, polwan juga berada di garis depan pelayanan dan perlindungan masyarakat.

“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa Polwan tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Melalui pendekatan yang humanis dan empatik, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Senada, Pakor Polwan Polda Metro Jaya AKBP Rusmiati Wahyu Lestari, Amd menegaskan semangat Kartini harus menjadi dorongan bagi seluruh polwan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan. “Polwan harus mampu menjadi representasi perempuan tangguh yang tetap mengedepankan kelembutan, namun tegas dalam menjalankan tugas. Ini adalah wujud nyata semangat Kartini masa kini di tubuh Polri,” katanya.

Peringatan Hari Kartini ini pun menjadi penegas bahwa kebaya bukan hanya simbol. Di tangan para polwan, kebaya juga merepresentasikan pelayanan humanis yang tetap tegas, sigap, dan profesional.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools Berhasil Diungkap, Kerugian Capai Rp350 Miliar

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan internasional penjualan phishing tools yang digunakan untuk mendukung aktivitas kejahatan siber berupa akses ilegal. Dalam kasus ini, dua tersangka berinisial GWL dan FYT berhasil diamankan, beserta barang bukti dan aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari temuan situs wellstore yang terindikasi menjual perangkat lunak untuk aktivitas phishing.

“Situs wellstore tersebut terindikasi memperjualbelikan script atau phishing tools, yaitu perangkat lunak yang dirancang untuk memfasilitasi perbuatan ilegal akses. Dari hasil pendalaman, penyidik menemukan tautan akun aplikasi pesan Telegram yang menggunakan bot sebagai media komunikasi jual-beli dan pengiriman script,” ujar  Himawan.

Menurutnya, tersangka GWL telah memproduksi serta menyempurnakan phishing tools sejak tahun 2017, sebelum mulai menjual dan mendistribusikannya pada 2018 melalui sejumlah situs.

“Tersangka GWL sejak tahun 2017 telah memproduksi dan melakukan penyempurnaan phishing tools sebelum menjual dan mendistribusikannya di tahun 2018. Dalam melakukan penjualan tools, tersangka GWL membuat website wellstore.com pada tahun 2018, wellstore, dan wellsoft pada tahun 2020. Ketiga website ini terhubung dengan akun Telegram sebagai media komunikasi dan sarana pengiriman script kepada pembeli,” jelasnya.

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menerangkan bahwa pengungkapan perkara ini berawal dari patroli siber yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Berdasarkan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, yaitu Laporan Polisi Nomor LP/A/25/XI/2024/SPKT, perkara ini berhasil diungkap berawal dari patroli siber yang menemukan situs wellstore yang memperjualbelikan phishing tools. Dalam proses pendalaman, penyidik melakukan undercover buy dengan menggunakan aset kripto dan memastikan bahwa perangkat lunak tersebut digunakan untuk aktivitas phishing atau akses ilegal,” ungkap Irjen Nunung.

Dari hasil pengembangan, penyidik berhasil membongkar jaringan penjualan phishing tools berskala internasional dengan jumlah pembeli dan korban yang sangat besar.

“Dalam pengungkapan ini, penyidik berhasil mengungkap jaringan penjualan phishing tools internasional. Penyidik juga berhasil mengidentifikasi 2.440 pembeli dalam periode 2019 sampai 2024, serta 34.000 korban secara global. Selain itu, dua tersangka berinisial GWL dan FYT berhasil diamankan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Irjen Nunung menambahkan, kedua tersangka telah ditahan sejak 9 April 2026 di Rumah Tahanan Bareskrim Polri. Selain itu, penyidik juga menyita aset hasil kejahatan dengan nilai miliaran rupiah.

“Tersangka sudah ditahan sejak tanggal 9 April kemarin di Rutan Bareskrim Polri. Kegiatan lain dari penyidik yaitu menyita barang bukti dan aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar. Dari perbuatan tersangka ini, telah menyebabkan kerugian global sekitar 20 juta USD atau sekitar Rp350 miliar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital serta memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan kejahatan siber.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam rangka melindungi masyarakat di ruang siber, memutus rantai ekosistem kejahatan digital, dan memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan rekan-rekan kita dari FBI,” tegas Irjen Nunung.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan besar Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dalam membongkar ekosistem kejahatan digital lintas negara. Ke depan, Polri menegaskan akan terus meningkatkan patroli siber dan penegakan hukum guna melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang semakin kompleks.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Jaringan Phishing Internasional Dibongkar, Dua Tersangka Ditangkap

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan penyedia perangkat lunak penipuan siber (phishing tools) yang beroperasi lintas negara. Dalam pengungkapan tersebut, dua tersangka berinisial GWL dan FYTP ditangkap di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifudin menyampaikan, praktik ilegal yang dijalankan jaringan tersebut telah menimbulkan kerugian global mencapai sekitar USD 20 juta atau setara Rp350 miliar.

“Penyidik berhasil mengungkap jaringan penjualan phishing tools internasional. Dari perbuatan tersangka ini, telah menyebabkan kerugian global sekitar Rp350 miliar,” ujar Irjen Pol. Nunung Syaifudin dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari kegiatan patroli siber yang dilakukan penyidik. Dalam patroli tersebut, ditemukan sebuah situs yang memperjualbelikan perangkat lunak untuk aktivitas ilegal.

“Perkara ini terungkap dari patroli siber yang menemukan situs [www.3ll.cc](http://www.3ll.cc) yang memperjualbelikan phishing tools,” jelasnya.

Selanjutnya, penyidik melakukan pendalaman melalui metode undercover buy dengan menggunakan aset kripto untuk memastikan fungsi perangkat lunak tersebut. Hasilnya, perangkat tersebut terbukti digunakan untuk melakukan phishing atau akses ilegal terhadap data pribadi korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan, jaringan ini memiliki jangkauan luas dengan jumlah pembeli yang signifikan. Dalam periode 2019 hingga 2024, tercatat sebanyak 2.440 orang telah membeli perangkat lunak ilegal tersebut.

“Dari hasil pengungkapan, penyidik juga mengidentifikasi sebanyak 2.440 pembeli phishing tools dalam kurun waktu 2019 hingga 2024,” ungkapnya.

Akibat aktivitas jaringan ini, jumlah korban secara global diperkirakan mencapai 34 ribu orang. Dalam penindakan tersebut, penyidik turut menyita barang bukti serta aset hasil kejahatan senilai Rp4,5 miliar.

Polri menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam kejahatan siber.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Atlet Brimob Siap Raih Prestasi di Porprov Sumbar 2026 dan Kejuaraan MMA Asia di Bali

KORBRIMOB POLRI – Maspolin.id|| Bharada Diko Susanto, anggota Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, terus menunjukkan komitmennya sebagai atlet bela diri berprestasi dengan mempersiapkan diri menghadapi tiga ajang bergengsi, yakni Kejuaraan Asia Mixed Martial Arts (MMA) Asian Championship di Bali, PON Beladiri II di Sulawesi Utara dan Porprov 2026 di Sumatera Barat.

Atlet muda kelahiran Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumbar ini dikenal sebagai sosok yang mampu menyeimbangkan tugas sebagai anggota Polri dengan dedikasi tinggi di dunia olahraga, khususnya cabang MMA.

Prestasi gemilang sebelumnya berhasil diraih Bharada Diko Susanto dengan menyabet medali emas pada Kejuaraan Nasional IBCA MMA Piala Dankor Brimob tahun 2025 dan Kejuaraan MMA tingkat Nasional Kodim Fight Show Klaten.

Selain itu, Bharada Diko Susanto juga berhasil meraih perak pada Kejuaraan MMA Kejurprov Circuit 1 di Pasmar 2 Sidoarjo dan Kejuaraan Muaythay Piala Walikota Serang.

Capaian tersebut menjadi pijakan penting dalam menatap kompetisi yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan tingkat Asia yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Bali.

Dalam rangka memaksimalkan persiapan, Bharada Diko Susanto mendapatkan izin khusus dari Komandan Satuannya untuk menjalani program latihan intensif selama tiga bulan di kampung halamannya, Kota Sawahlunto.

Kesempatan ini dimanfaatkan tidak hanya untuk meningkatkan performa, tetapi juga sebagai bentuk komitmen membela daerah asalnya serta membawa nama baik Korbrimob Polri pada PON Beladiri II di Sulawesi Utara dan Porprov 2026 di Sumatera Barat yang akan digelar Oktober mendatang.

Saat ditemui di Mess Arga Sawahlunto, Rabu (8/4/2026), Bharada Diko Susanto menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pimpinan di satuannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada komandan satuan yang telah memberikan izin kepada saya untuk berlatih di kampung halaman. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk memberikan yang terbaik bagi Korbrimob Polri di Kejuaraan bergengsi nantinya,” pernyataan Bharada Diko Susanto.

Dengan semangat, disiplin, dan tekad yang kuat, Bharada Diko Susanto optimistis mampu mengukir prestasi serta mengharumkan nama Kota Sawahlunto dan Korbrimob Polri baik di tingkat provinsi maupun di kancah internasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” dan 17 Jembatan Lain Atas Instruksi Presiden Prabowo

Kolaka, SULAWESI TENGGARA – Maspolin.id|| Di tengah kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke Polda Sulawesi Tenggara, dilakukan peresmian 17 jembatan perintis, dengan 2 jembatan utama bernama “Dhira Brata” yang berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur.

Peresmian ini merupakan implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan jembatan perintis guna membuka akses wilayah, mempercepat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan jembatan perintis yang diwujudkan Polri di Polda Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik maupun daerah dengan tingkat kerawanan tertentu.

Jembatan-jembatan ini diproyeksikan melayani lebih dari ±1.200 Kepala Keluarga (KK) atau ribuan jiwa, serta menghubungkan lebih dari 9 desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.

Pembangunan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong, serta dukungan konsultasi konstruksi profesional guna memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.

“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Wakapolri.

Spesifikasi Jembatan Perintis “Dhira Brata”

1. Jembatan Dhira Brata 1

* Lokasi: Desa Sabilambo, Kab. Kolaka

* Jenis: Jembatan gantung asimetris

* Panjang bentang utama: 30 meter

* Lebar: 1,2 meter

* Kapasitas beban hingga 1,5 ton

* Diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor

2. Jembatan Dhira Brata 2

* Lokasi: Desa Silui, Kec. Ueesi, Kab. Kolaka Timur

* Panjang 30 meter dan lebar 3 meter

* Tinggi jembatan dari permukaan air 3 meter

* Jumlah KK di Desa Silui sebanyak 120 KK

* Menghubungkan Desa Silui dengan Desa Konawendepiha serta 8 desa lainnya dengan total ±1.100 KK

Di samping pembangunan 2 jembatan di Kolaka dan Kolaka Timur, terdapat 15 titik jembatan yang telah dipetakan oleh Polres jajaran untuk dilakukan pembangunan dan perbaikan, yaitu:

1. Polres Konsel: 1 titik (Desa Amohola, Kec. Moramo)

2. Polres Butur: 2 titik (Desa Kotawo & Desa Marga Karya, Kec. Kulisusu Barat)

3. Polres Bombana: 1 titik (Desa Tampabulu, Kec. Poleang Utara)

4. Polres Konut

5. Polres Kolut: (Kec. Tiwu)

6. Polres Muna: 2 titik (Desa Kusambi, Kec. Kusambi, Kab. Muna Barat & Desa Bone-Bone, Kec. Batukara, Kab. Muna)

7. Polres Koltim: 1 titik (Desa Woikondo, Kec. Loea)

8. Polres Konawe: 1 titik (Desa Lambukoni, Kec. Wonggeduku)

9. Polres Buteng: 1 titik (Desa Gundu, Kec. Mawasangka Tengah)

10. Polres Buton: 3 titik (Desa Sumber Sari & Desa Bonelalo, Kec. Lasalimu)

Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis ini sejalan dengan arahan Presiden dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tegas Wakapolri.

Peresmian 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara, termasuk 2 jembatan “Dhira Brata”, menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan instruksi Presiden untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung, memastikan akses masyarakat semakin terbuka, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

red/mpl/pr

Indonesia Ekspor Urea ke Australia, Presiden Prabowo Terima Apresiasi PM Albanese

Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa sore, 21 April 2026.

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa sore, 21 April 2026. Dalam komunikasi tersebut, PM Albanese menyampaikan apresiasi atas langkah Indonesia memulai ekspor pupuk urea ke Australia sebesar 250 ribu ton pada tahap awal.

“PM Albanese menyampaikan apresiasi atas persetujuan Bapak Presiden terkait ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia sebesar 250.000 ton pada tahap pertama,” demikian disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Selain Australia, Indonesia juga tengah memperluas jangkauan pasar ekspor pupuk dengan menjajaki pengiriman ke sejumlah negara lain sebagai bagian dari penguatan peran Indonesia dalam rantai pasok global. Total komitmen ekspor tersebut mencapai sekitar 1 juta ton.

“Ke depan, sebagian pupuk urea juga akan diekspor ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil, dengan total komitmen ekspor mencapai kurang lebih 1 juta ton,” lanjut Seskab Teddy.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ekspor dilakukan secara terukur dengan tetap menjaga keseimbangan pasokan dalam negeri, seiring kapasitas produksi nasional yang memadai. Saat ini, jumlah produksi urea nasional berada di atas kebutuhan dalam negeri.

“Sesuai data Menteri Pertanian, total produksi urea nasional sebesar 7,8 juta ton dan kebutuhan dalam negeri sekitar 6,3 juta ton,” tulis Seskab Teddy.

Dengan pendekatan tersebut, ekspor tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, tetapi juga tetap menjamin ketersediaan pupuk bagi kebutuhan petani di dalam negeri.

“Langkah ini diharapkan tetap menjaga ketahanan pasokan domestik sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di pasar global,” tutup Seskab Teddy. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026.

ISTANA MERDEKA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya kepada Presiden, Rosan menyampaikan bahwa realisasi investasi pada kuartal pertama ini mencapai Rp498,79 triliun atau 100,36 persen dari target Rp497 triliun.

“Itu adalah peningkatan 7,22 persen year on year-nya. Dan itu juga penyerapan tenaga kerja Indonesia-nya mencapai 706.569 orang atau 18,93 persen untuk year on year-nya,” ucap Rosan dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026.

Komposisi investasi, menurut Rosan, juga menunjukkan keseimbangan antara penanaman modal dalam negeri dan asing, dengan investasi asing mencapai Rp249,94 triliun. Sementara untuk distribusi investasi pada wilayah juga relatif merata dengan komposisi investasi di luar Jawa sebesar 50,37 persen dan Jawa 49,63 persen.

Dalam keterangannya, Menteri Investasi mengatakan bahwa minat investor asing terhadap Indonesia tetap tinggi meskipun dunia menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geokonomi. “Ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan, walaupun itu juga sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan kalau saya boleh sampaikan,” ujar Rosan.

Lebih lanjut, Menteri Investasi menjabarkan tren realisasi dan target investasi nasional dalam jangka panjang yang menunjukkan peningkatan signifikan. Rosan menyebut bahwa dalam periode 2014–2024 total investasi mencapai sekitar Rp9.100 triliun, sementara target pada 2025–2029 meningkat menjadi lebih dari Rp13.000 triliun.

“Peningkatannya memang cukup signifikan, tapi alhamdulillah masih bisa tercapai target-target itu. Kita harapkan ini bisa terus terjaga investasi ini,” lanjutnya.

Sementara itu, sektor yang mendominasi investasi, menurut Rosan, yaitu industri logam dasar atau barang logam seperti smelter dan lainnya. Investasi lain pada jasa lainnya, pertambangan, perumahan kawasan industri, transportasi, gudang, dan telekomunikasi.

Capaian ini menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya mampu menjaga stabilitas investasi, tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi berbasis nilai tambah. Di tengah ketidakpastian global, Indonesia justru tampil sebagai destinasi investasi yang resilien, inklusif, dan semakin kompetitif. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.