Temuan 23 Bungkus Kokain di Pesisir Pantai di Giligenting Diselidiki Polres Sumenepp

Sumenep, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Aparat Polres Sumenep, Jawa Timur, tengah menyelidiki temuan 23 bungkus yang diduga narkotika jenis kokain dengan total berat sekitar 27,83 kilogram di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting pada 13 April 2026.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap jaringan di balik peredaran narkoba di Pulau Giligenting yang ditemukan kemarin itu,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, Selasa (14/4/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dalam pemberantasan narkoba. “Ini demi untuk melawan peredaran gelap narkotika, menjaga keamanan, dan masa depan generasi muda di kabupaten ini,” tegas Kapolres.

Kapolres menjelaskan, narkoba yang diduga jenis kokain tersebut kini telah diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Sumenep dan akan dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur guna memastikan kandungan zat di dalamnya.

Sebelumnya, warga Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan temuan 23 bungkusan mencurigakan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Senin (13/4) sore.

Barang temuan itu kemudian dilaporkan warga ke Mapolsek Giligenting sebelum akhirnya diserahkan ke Mapolres Sumenep.(ndt/hn/rs)

 

Tribratanews

bjatim/mpl/vs

Pelaku Peredaran Etomidate Ditangkap Bareskrim Polri

BARESKRIM POLRI- Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap seorang bernama Asiong atas peredaran Etomidate di Riau. Dia ditangkap di parkiran Hotel Furaya Pekanbaru atas kepemilikan catridge mengandung etomidate merk THUGS.

“Tersangka ditangkap beserta dengan barang bukti 43 catridge Etomidate merk THUGS, satu HP, dan dua alat hisap,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Rabu (15/4/26).

Ia menerangkan, tersangka mengaku catridge etomidate tersebut adalah milik pribadi. Kepemilikan catridge Thugs itu untuk dikonsumsi sendiri bersama teman-temannya.

Untuk asal Catridge etomidate, ujarnya, terdangka mengaku dikenalkan oleh seorang perempuan berinisial T. Tersangka kemudian dikenalkan kembali dengan seorang berinisial R.

“Untuk proses transaksi serah terimanya sebanyak dua kali di sebuah bengkel di kota Pekanbaru,” ujar Brigjen Pol. Eko.(ay/hn/rs)

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Selamatkan Lebih Dari 4,3 Juta Jiwa, Polda Metro Bongkar Clandestine Laboratory Narkotika di Semarang

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap industri rumahan (clandestine laboratory) narkotika golongan I jenis Zenith berskala besar di wilayah Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam melindungi generasi muda dari ancaman zat adiktif yang merusak saraf pusat.

Operasi ini bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya peredaran obat berbahaya di wilayah Jakarta Barat. Melalui serangkaian penyelidikan dan pembuntutan, petugas mula-mula mengamankan seorang pria berinisial P di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan barang bukti 120.000 butir Zenith. Berdasarkan keterangan awal, P diduga bertugas sebagai kurir di bawah kendali tersangka utama berinisial D yang mengoperasikan pabrik dari luar kota.

Tim gabungan kemudian bergerak cepat menuju Semarang untuk melakukan pengejaran. Pada Kamis (09/04), petugas berhasil meringkus tersangka D di kediamannya serta menemukan sebuah gudang yang disulap menjadi laboratorium produksi narkotika. Di lokasi tersebut, polisi menyita 186.000 butir tablet Zenith siap edar serta 1,83 ton bahan baku prekursor yang siap dicetak menjadi jutaan butir obat terlarang.

Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa fokus utama dalam pengungkapan ini bukanlah nilai materiil, melainkan dampak keselamatan publik. Keberhasilan menggagalkan peredaran lebih dari 4,3 juta butir Zenith ini secara langsung telah menyelamatkan sedikitnya 4,3 juta jiwa anak bangsa dari risiko kerusakan saraf permanen hingga kematian, tegasnya dalam keterangan resmi di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/04).

Selain barang bukti narkotika, petugas juga mengamankan mesin cetak otomatis dan mesin pengolah bahan yang digunakan untuk produksi massal. Polisi memastikan bahwa jaringan ini menyasar kelompok remaja dan pekerja sebagai target pasar utama, yang merupakan pilar masa depan bangsa. Keberadaan pabrik ini dinilai sangat berbahaya karena memiliki kapasitas produksi yang sangat besar dan terorganisir.

Para tersangka saat ini telah diamankan dan dijerat dengan Pasal 610 ayat (2) dan Pasal 609 ayat (2) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) Jo UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal. Penyidik masih terus melakukan pengembangan di lapangan guna memburu sejumlah orang yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk memastikan sindikat ini dibongkar hingga ke akarnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif dalam melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan terhadap bahaya narkoba. Kerja sama antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan ruang publik yang aman, sehat, dan bebas dari peredaran gelap narkotika, tutupnya.

 

 

Pemprov DKI Bakal Gelar Rapat Khusus Basmi Ikan Sapu-Sapu

JAKARTA – Maspolin.id|| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menangani ledakan populasi ikan sapu-sapu yang kian meresahkan di ibu kota.

Menurut Pramono, penanganan ikan invasif ini akan dilakukan secara serius di seluruh wilayah administratif Jakarta. Gubernur menyebut, Pemprov DKI akan menggelar rapat khusus terkait penanganan ikan sapu-sapu dalam waktu dekat.

“mengadakan rapat khusus,”

“Dan dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu nggak lah, semua wali kota untuk menangani ini karena memang dampaknya sudah terasa,” ujar Pramono, di Jakarta Timur, Selasa (14/4).

Banyaknya ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta telah memberikan dampak negatif baik terhadap ekosistem lokal dan infrastruktur. Spesies ikan invasif ini menjadi predator bagi ikan-ikan lokal seperti wader dan mendominasi sumber makanan.

Selain itu, perilaku ikan sapu-sapu yang membuat sarang dengan melubangi tanah berdampak pada kerusakan tanggul-tanggul sungai di Jakarta.

“Sehingga dengan demikian penanganan untuk ikan sapu-sapu ini kami akan tangani secara serius karena Jakarta mudah-mudahan bisa jadi role model untuk itu,” ucap Pramono.

Pramono berharap, penanganan ikan sapu-sapu yang telah dilakukan di Jakarta Pusat bisa menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam mengendalikan spesies ini.

“Jadi penanganan ikan sapu-sapu yang dilakukan di depan Plaza Indonesia itu sebagai contoh role model penanganan nanti di tempat lain,” tandas Pramono.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Polres Pamekasan Tegaskan Larangan Adu Kelereng dan Kerapan Kelinci

Kasihumas IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M.

Pamekasan, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan secara resmi mengeluarkan peringatan keras sekaligus langkah preventif dan represif terhadap maraknya fenomena adu kelereng serta kerapan kelinci di wilayah hukum Pamekasan. Praktik ini ditengarai bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan telah bergeser menjadi ajang perjudian terselubung dan tindakan kekerasan terhadap hewan.

​Kapolres Pamekasan, melalui Kasihumas IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., menegaskan bahwa kepolisian tidak akan menoleransi aktivitas yang mencederai norma hukum dan ketertiban masyarakat tersrbut.

​Dalam keterangannya, IPDA Yoni Evan Pratama menjabarkan beberapa tinjauan hukum serius yang menjadi dasar penindakan :
– Kegiatan ini memenuhi unsur Pasal 426 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Unsur mengundi nasib sangat kental karena pemenang mendapatkan keuntungan finansial dari taruhan atau uang pendaftaran yang dikumpulkan dari kerugian peserta lain.
– Khusus pada ajang kerapan kelinci, ditemukan indikasi pelanggaran Pasal 337 KUHP mengenai penganiayaan hewan. Praktik menjepit ekor hingga menusukkan jarum demi memacu adrenalin hewan merupakan tindakan pidana yang diancam dengan sanksi kurungan maksimal 1 tahun.
– Praktik ini dinilai merusak moralitas masyarakat karena membangun mentalitas spekulatif dan mencederai rasa keadilan sosial, dimana kemenangan didapatkan di atas penderitaan pihak lain.

​Polres Pamekasan telah menyebarkan instruksi ke seluruh jajaran Polsek untuk melakukan pengawasan ketat di titik-titik yang kerap dijadikan lokasi perlombaan.

​Kami tidak segan melakukan penangkapan dan proses hukum bagi para pelaku, penyelenggara, maupun penyedia tempat yang masih membandel. Penegakan hukum ini dilakukan demi menjaga kondusivitas wilayah dan memastikan hukum tetap tegak di atas tradisi yang menyimpang, tegas IPDA Yoni Evan Pratama.

​Himbauan kepada Masyarakat
​Polres Pamekasan mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sipil untuk bersinergi. Masyarakat diminta segera melaporkan ke Call Centre 110 (gratis pulsa) jika melihat adanya aktivitas kerumunan yang mengarah pada perjudian adu kelereng maupun kerapan kelinci.

​Dukungan masyarakat sangat penting. Kami berharap warga tidak terjebak dalam kegiatan yang tampak seperti hiburan namun sebenarnya merupakan perbuatan melawan hukum, tutupnya.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

KBRI Paris Kenalkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara MBG Indonesia ke Masyarakat Perancis

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan sekaligus duet penulis buku, Dirgayuza Setiawan, menyerahkan buku tersebut kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris.

DIVISI HUMAS POLRI – Maspolin.id|| Keseriusan pemerintah dalam mewujudkan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi nasional, terus diperkuat melalui langkah konkret hingga ke tingkat global.

Hal ini tercermin dalam perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara (Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program) yang kini menjadi instrumen diplomasi Indonesia berbasis budaya dan kebijakan.

Pada Selasa, 14 April 2026 waktu Paris, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan sekaligus duet penulis buku, Dirgayuza Setiawan, menyerahkan buku tersebut kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris.

Penyerahan ini menandai penguatan diplomasi Indonesia di kawasan Eropa, sekaligus melanjutkan capaian sebelumnya di Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, Jepang dan banyak negara lainnya.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Dirgayuza Setiawan sebagai duet penulis buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang ditulis bersama Wakapolri.

“Kami mengapresiasi Bapak Dirgayuza Setiawan sebagai duet penulis buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami tulis bersama, yang tidak hanya menghadirkan gagasan dalam bentuk karya, tetapi juga aktif mengawal penyebarluasan pesan Indonesia ke dunia internasional. Ini merupakan kolaborasi nyata yang memperkuat diplomasi Indonesia melalui pendekatan budaya dan kebijakan.”

Menurut Wakapolri, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan strategis dalam menyampaikan kebijakan nasional melalui pendekatan yang lebih universal dan mudah diterima oleh masyarakat global.

Wakapolri juga mengingat kembali kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Prancis bersama Tim Ahli Badan Gizi Nasional ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pejaten, Jakarta Selatan, pada 18 Desember 2025.

Kunjungan tersebut mengapresiasi standar keamanan pangan yang ketat, penggunaan bahan pangan lokal, serta efisiensi sistem dapur.

“Hal ini menunjukkan bahwa program pemenuhan gizi yang kita jalankan telah mendapatkan perhatian dan menjadi referensi internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menegaskan bahwa Prancis memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan makan bergizi melalui program La Cantine Scolaire.

“Prancis telah lama menjalankan program makan siang gratis atau bersubsidi sebagai bagian dari kebijakan gizi nasional. Kita dapat belajar dari tradisi kuliner mereka yang kuat, terutama dalam aspek penyajian dan keamanan pangan.”

“Buku ini bukan sekadar karya tulis, tetapi representasi keseriusan Indonesia dalam membangun generasi sehat sekaligus memperkuat posisi bangsa di tingkat internasional.”

Perjalanan buku Rasa Bhayangkara Nusantara membentuk lintasan diplomasi global yang semakin luas, meliputi:
•    London — Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa
•    Davos — Partisipasi dalam forum World Economic Forum
•    Washington D.C. — Dukungan diplomasi kenegaraan Presiden RI
•    Jeddah — Ekspansi pengaruh di Timur Tengah
•    Jepang — Penguatan kemitraan strategis
•    Korea Selatan — Kolaborasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
•    Paris (Prancis) — Penguatan diplomasi kebijakan pangan dan budaya

Rangkaian ini menegaskan bahwa buku tersebut menjadi media strategis dalam menyampaikan kebijakan nasional Indonesia kepada dunia.

Dirgayuza Setiawan menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk belajar dari Prancis yang telah mengintegrasikan makan siang sekolah sebagai bagian dari pendidikan rasa sejak abad ke-19.

“Kantin sekolah tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan menghargai kualitas pangan.”

Ia juga menekankan pentingnya model pengelolaan yang terdesentralisasi namun tetap terstandar secara nasional.

“Pendekatan ini memungkinkan pemanfaatan potensi pangan lokal, sehingga program MBG tidak hanya meningkatkan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi petani dan UMKM.”

Buku Taste of Nusantara yang memuat 80 menu bergizi khas Indonesia menjadi instrumen strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di forum global seperti School Meals Coalition.

Buku ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan gastronomi yang mampu memenuhi standar nutrisi global berbasis kearifan lokal, sekaligus membuka peluang kemitraan strategis Indonesia–Prancis dalam kebijakan pangan sekolah.

Perjalanan dari Seoul hingga Paris menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang menghadirkan solusi konkret:
•    Pemenuhan gizi sebagai prioritas pembangunan manusia
•    Pendekatan budaya sebagai media komunikasi kebijakan
•    Kolaborasi global untuk generasi masa depan yang lebih sehat

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri bersama pemerintah dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui gastrodiplomasi, Indonesia tidak hanya memperkuat kerja sama internasional, tetapi juga menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung dan diakui secara global.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Luncurkan Layanan Laporan Polisi Online, Super App Polri Kini Semakin Lengkap dan Transparan

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Layanan Inovasi Digital Laporan Polisi (LP) dan Laporan Kehilangan secara online melalui Super App Polri oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.

Peluncuran ini dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Komite TIK Polri Tahun Anggaran 2026 pada Selasa, 14 April 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan fitur dalam Super App Polri merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Aplikasi Super App Polri yang telah tersedia di App Store (iOS) dan Play Store (Android) kini semakin lengkap dengan hadirnya fitur pembuatan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online. Melalui inovasi ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor polisi pada tahap awal pelaporan. Cukup melalui gawai, layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja secara praktis dan efisien.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih responsif, Polri juga menghadirkan Engine Konsultasi Laporan Polisi, yaitu sistem terpadu yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi secara daring dan real-time. Melalui fitur video conference dan live chat, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan petugas untuk memperoleh arahan serta penanganan awal secara cepat dan tepat.

Seluruh proses layanan dalam sistem ini dirancang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan terdokumentasi secara digital, dilengkapi dengan fitur monitoring, histori komunikasi, serta evaluasi kinerja, sehingga menjamin pelayanan yang profesional, terukur, dan transparan.

Wakapolri menekankan bahwa digitalisasi pelayanan tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan sistem manajemen kinerja dan budaya kerja Polri yang lebih modern dan terintegrasi. Pelayanan publik harus dilaksanakan dengan prosedur yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi, serta didukung sarana dan prasarana yang modern.

Selain itu, peran fungsi Samapta (Pamapta) terus diperkuat untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat di lapangan.

Implementasi layanan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online ini dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal telah diberlakukan di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten. Ke depan, layanan ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.

Dalam arah kebijakan ke depan, Polri juga menegaskan tiga fokus utama, yakni digitalisasi layanan kepolisian, optimalisasi penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan antikorupsi.

Peluncuran ini menjadi langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Super App Polri kini hadir lebih lengkap mempercepat layanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari Transformasi Polri di era digital.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin. (Foto: BPMI Setpres)

PARIS, PERANCIS – Maspolin.id|| Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin.

“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab, durasi pertemuan yang cukup panjang tersebut mencerminkan kedalaman pembahasan serta keseriusan Indonesia dan Rusia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi strategis melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang akan berlangsung di Istana Élysée.

“Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara,” ungkap Seskab.

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” pungkas Seskab Teddy. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo, Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

MOSKOW, RUSIA – Maspolin.id|| Ada momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Di tengah pembahasan isu-isu strategis, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada Presiden Putin dan seluruh masyarakat Rusia.

“Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan perayaan keagamaan di Rusia,” ujar Sekretaris Kabinet

Menanggapi hal tersebut, Presiden Putin menyampaikan apresiasi mendalam atas ucapan yang diberikan Presiden Prabowo. Ia menilai ucapan tersebut memiliki makna khusus, mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

“Presiden Putin menyambut baik dan sangat apresiasi kepada Presiden Prabowo dan sangat senang mendengar ucapan selamat Hari Suci Paskah, karena terucap dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia,” ujarnya

Presiden Putin juga menegaskan bahwa Rusia merupakan negara multikonfesional yang menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Dalam tradisi tersebut, berbagai perayaan keagamaan dihormati dan dirayakan bersama sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

“Beliau menyampaikan bahwa Negara Rusia adalah negara multikonfesional, yang menganut agama-agama, tetapi tetap merayakan semua hari raya agama,” imbuhnya.

Pertemuan kedua pemimpin tidak hanya membahas hubungan bilateral dan kerja sama strategis sejumlah bidang, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai saling menghormati dan toleransi yang menjadi fondasi penting dalam hubungan antarnegara.

Momen tersebut menjadi simbol kuat persahabatan Indonesia dan Rusia, sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang agama tidak menjadi penghalang, melainkan jembatan untuk mempererat hubungan dan saling pengertian di tengah dinamika global. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Sabu Seberat Hampir 30 Kg dan Ribuan Ekstasi Disita, Jaringan Narkoba Internasional di Pekanbaru Dibongkar

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso

RIAU – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jaringan internasional di Kota Pekanbaru, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita hampir 30 kilogram sabu serta puluhan ribu butir ekstasi yang diduga berasal dari jaringan Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait rencana transaksi narkotika dalam jumlah besar.

“Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri memperoleh informasi adanya rencana transaksi sabu dan ekstasi jaringan Malaysia–Riau dalam jumlah besar,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan operasi penindakan pada Jumat (10/4/2026) malam di sejumlah lokasi di wilayah Pekanbaru.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang kurir, yakni WH (40) dan J (32), di kawasan Jalan Nelayan Ujung, Kecamatan Rumbai. Sementara satu pelaku lainnya berinisial H berhasil melarikan diri dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari hasil pengembangan, penyidik turut mengamankan seorang narapidana berinisial HFP yang diduga berperan sebagai koordinator jaringan. Yang bersangkutan diketahui mengendalikan peredaran narkotika dari dalam Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai.

Berdasarkan hasil penyisiran dan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkotika berupa sabu dengan berat total 29.980,65 gram atau hampir 30 kilogram, serta 19.730 butir ekstasi yang dikemas dalam sejumlah bungkus plastik.

Barang bukti tersebut ditemukan di dalam tas yang dibawa dan sempat dibuang oleh pelaku saat dilakukan pengejaran oleh petugas.

Hasil interogasi awal mengungkap bahwa para kurir diperintahkan oleh HFP untuk menjemput narkotika yang diduga berasal dari jaringan Malaysia, yang selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah wilayah, termasuk Madura.

Para pelaku dijanjikan imbalan sebesar Rp50 juta apabila berhasil mengantarkan barang tersebut. Selain itu, diketahui bahwa narkotika tersebut berasal dari seorang pengendali di Malaysia berinisial V.

Polisi memperkirakan total nilai barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari Rp73 miliar, dengan rincian sabu senilai sekitar Rp53,9 miliar dan ekstasi sekitar Rp19,7 miliar. Pengungkapan ini juga dinilai berpotensi menyelamatkan lebih dari 169.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mabes Polri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta memburu pelaku lain yang terlibat.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika, khususnya yang melibatkan jaringan internasional, demi melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.