Polda Kepri Periksa CIMB Dalami Kasus Pembobolan Rp4,3 Miliar

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, Arif Mahari

KEPRI – Maspolin.id|| Kasus dugaan pembobolan rekening nasabah senilai Rp4,3 miliar masih terus diselidiki. Terbaru, penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan pemeriksaan terhadap pihak bank guna menelusuri alur transaksi serta kemungkinan celah yang dimanfaatkan pelaku.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, Arif Mahari, mengatakan pemeriksaan terhadap perwakilan bank telah dilakukan pada Selasa (7/4). Dua orang dari pihak bank CIMB Niaga hadir dan menjalani pemeriksaan sejak pagi.

“Untuk pihak bank sudah datang. Pemeriksaan masih berjalan dari pagi,” ujarnya.

Arif menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan yang sedang berlangsung. Namun, ia belum dapat mengungkapkan lebih jauh terkait materi pemeriksaan.

“Belum bisa disampaikan karena masih berproses,” katanya.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah sebuah perusahaan di Batam melaporkan kehilangan dana sebesar Rp4,38 miliar dari rekening mereka. Hingga kini, sekitar Rp900 juta telah berhasil kembali, sementara sekitar Rp3,4 miliar lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Korban yang merupakan Direktur PT GM mengungkapkan bahwa dana yang kembali tersebut bukan berasal dari penggantian pihak bank, melainkan dana yang sempat tertahan di rekening sebelum ditarik oleh pelaku.

Ia juga menyoroti adanya transaksi mencurigakan yang terjadi di luar jam operasional. Dana dalam bentuk dolar disebut tiba-tiba dikonversi menjadi rupiah tanpa persetujuan, lalu ditransfer ke sejumlah rekening berbeda.

Selain itu, korban mengaku sempat mengikuti arahan dari call center resmi bank saat kejadian berlangsung. Namun, sistem keamanan dinilai masih memiliki celah.

Akibat kejadian tersebut, operasional perusahaan turut terdampak. Korban terpaksa mencari dana talangan untuk memenuhi berbagai kewajiban, termasuk pembayaran gaji karyawan dan pajak.

Penyidik saat ini juga masih menelusuri aliran dana yang diduga tersebar ke sejumlah rekening di berbagai bank. Tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

 

Humas Polda Kepri

red/mpl/sc

Pria di Kepri Tega Setubuhi Anak Kandungnya Sendiri Dibekuk Polisi

BATAM – Maspolin.id|| Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Kepri mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang melibatkan tersangka berinisial TR (49) terhadap anak kandungnya sendiri, DS (13). Pengungkapan bermula setelah pihak keluarga korban melaporkan adanya dugaan tindakan asusila yang dialami oleh korban.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, menyampaikan bahwa peristiwa ini bermula sejak tahun 2018, tepatnya setelah ibu kandung korban meninggal dunia. Saat itu korban masih berusia sekitar 5 tahun beserta adiknya dibawa oleh tersangka TR untuk tinggal di daerah Tanjung Batu.

Menurutnya, selama rentang tahun 2020 hingga 2022, korban mulai mengalami tindakan pencabulan oleh tersangka TR di lokasi tersebut. Saat itu korban berusia 7 hingga 9 tahun.

“Persetubuhan pertama kali dilakukan oleh tersangka terhadap korban pada tahun 2022 di wilayah Tanjung Balai Karimun. Selanjutnya, pada bulan Januari 2026, korban sempat dibawa kembali ke tempat neneknya di Meranti dengan alasan tersangka mendapatkan pekerjaan di daerah tersebut,” jelasnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, pada akhir Februari 2026, tersangka kembali membawa korban dengan dalih untuk mengurus bantuan pemerintah di Karimun yang pada kenyataannya tidak pernah ada. Hal tersebut kemudian diketahui sebagai modus atau tipu muslihat tersangka untuk membawa korban ke Batam, di mana korban selanjutnya dieksploitasi secara seksual hampir setiap hari hingga bulan Maret 2026.

Sementara tu Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Ronni Bonic, menambahkan bahwa kasus ini mulai terungkap pada 25 Maret 2026 setelah korban mengirimkan pesan singkat kepada sepupunya yang menceritakan bahwa dirinya berada di Batam dan telah dipaksa melayani tersangka. Mengetahui hal tersebut, pelapor yang merupakan keluarga segera melakukan pencarian hingga ke Batam dan mendapati informasi bahwa korban telah dibawa tersangka ke daerah Tanjungpinang.

“Kejadian persetubuhan terakhir dilaporkan dialami korban pada tanggal 30 Maret 2026 di sebuah rumah kos. Dalam menjalankan aksinya, tersangka TR menggunakan modus operandi menjanjikan uang jajan tambahan serta mengiming-imingi akan membelikan telepon seluler baru kepada korban,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, ujarnya, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone Tecno Pop 5 LTE warna biru, beberapa helai pakaian milik korban, serta satu helai seprai bermotif ungu. Sebagai langkah perlindungan, pihak Polda Kepri telah menitipkan korban ke safe house yang difasilitasi oleh UPTD PPA Provinsi Kepri, serta merencanakan pemeriksaan psikologis untuk pemulihan trauma korban.

“Tersangka dijerat Pasal 473 Ayat (4) KUHP tentang tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun,” ungkapnya.

 

Humas Polda Kepri

red/mpl/nn

POM TNI dan Propam Polri Gelar Coffee Morning & Halal Bihalal 1447 H

Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, S.I.K., M.Si. dan Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, S.H.,

JAKARTA – Maspolin.id|| Pusat Polisi Militer (POM) TNI bersama POM Angkatan Darat dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri menggelar Coffee Morning & Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H sebagai langkah memperkuat sinergitas dan soliditas antar institusi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di tengah dinamika tugas yang semakin berkembang.

Dalam sambutannya, Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, S.H., menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dijaga dan diperkuat, khususnya dalam membangun komunikasi serta kesamaan langkah dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global dan perkembangan situasi yang cepat menuntut kesiapan seluruh elemen negara untuk selalu adaptif dan responsif.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.

“Dalam perspektif masyarakat, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang merepresentasikan negara, sehingga sinergitas yang solid menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara POM TNI dan Propam Polri semakin kuat, tidak hanya dalam hubungan kelembagaan, tetapi juga dalam implementasi di lapangan.

Dengan soliditas yang terus diperkuat, TNI–Polri diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Indikator Politik Indonesia Tegaskan Tingginya Kepuasan Mudik Lebaran 2026, 85,3% Pemudik Puas

JAKARTA – Maspolin.id|| Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 berada pada level sangat tinggi. Sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap pelayanan mudik tahun ini.

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa secara umum tingkat kepuasan masyarakat baik yang mudik maupun tidak melaksanakan mudik mencapai 80,8 persen, dengan peningkatan signifikan pada kelompok pemudik.

“Ini menunjukkan penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berjalan sangat baik dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat,” ujarnya dalam paparan hasil survei, Selasa (7/4/2026).

Survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 29 Maret hingga 4 April 2026 terhadap 1.200 responden menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dari rincian survei, kategori “sangat puas” tercatat sebesar 10,8 persen (umum) dan 15,3 persen (pemudik), sementara “cukup puas” mendominasi dengan 70,0 persen pada kedua kategori. Adapun tingkat ketidakpuasan relatif rendah, yakni 7,1 persen (umum) dan 9,5 persen (pemudik), serta yang menyatakan tidak puas sama sekali berada di bawah 2 persen.

Hasil ini juga menunjukkan konsistensi kinerja dibanding tahun sebelumnya, di mana tingkat kepuasan publik pada 2026 tercatat hampir identik dengan 2025, baik pada kategori sangat puas maupun cukup puas.

Menanggapi hasil tersebut, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh stakeholder dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, kementerian/lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya yang telah berkolaborasi dengan baik sehingga mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan berkeselamatan,” ujarnya.

Secara khusus, Kakorlantas juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas kepemimpinan, petunjuk, dan arahan strategis, serta keterlibatan langsung di lapangan dalam memastikan pengamanan mudik berjalan optimal.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri atas arahan, dukungan penuh, dan kehadiran langsung di lapangan yang menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Capaian ini menjadi indikator kuat keberhasilan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan lancar, sekaligus mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan Polri yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Aksi Profesionalisme dan Ketangguhan Warnai Hari Pertama Brimob X-Treme 2026 Resmi Dimulai

Kelapa Dua, Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Semangat, ketangguhan, dan profesionalisme terpancar kuat dalam pelaksanaan Brimob X-Treme 2026 hari pertama yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat. Selasa (6/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung selama enam hari sampai dengan 11 April 2026, Peserta berasal dari unsur TNI/Polri serta atlet menembak dari dalam maupun luar negeri dengan total peserta sebanyak 110 peserta. Brimob X-Treme menjadi ajang pembuktian kesiapan dan kemampuan personel Korps Brimob dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, dihadiri Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Irjen Pol. Suhendri, Teknisi Jibom Utama Tk.II Brigjen Pol. Agustri Heriyanto, Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Pradah Pinunjul, Dansat Jibom Pasgegana Korbimob Kombes Pol. Ronny Suseno, para pejabat utama Korbrimob, serta para peserta Brimob X-Treme yang antusias mengikuti lomba.

Berbagai rangkaian materi lomba yang disajikan pada hari pertama tidak hanya menguji keterampilan teknis, namun juga memperkuat sinergi, disiplin, dan kesiapsiagaan personel. Dengan dipandu langsung oleh para instruktur berpengalaman, setiap peserta menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap tahapan kegiatan.

Dansat Jibom Pasgegana Korbrimob Kombes Pol. Ronny Suseno, selaku Ketua Panitia, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Hal ini menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya menantang, tetapi juga sarat akan nilai pembinaan dan peningkatan profesionalisme.

Melalui kegiatan Brimob X-Treme 2026, Korbrimob Polri kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak personel yang tangguh, responsif, dan siap menghadapi berbagai dinamika tugas demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Di Tengah Ketidakpastian Dunia Presiden Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi

Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan seluruh eselon I kementerian/lembaga, serta direktur utama BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme pemerintah dalam menghadapi krisis energi global saat memberikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh eselon I kementerian/lembaga, serta direktur utama BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 8 April 2026. Kepala Negara menyampaikan bahwa di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas nasional.

“Kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita. Kita dapat navigasi melalui hal-hal yang berbahaya, tapi satu setengah tahun ini alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, pemerintah kita andal, dan pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik,” ujar Presiden.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo kembali mengingatkan bahwa dunia telah lama dihadapkan pada potensi krisis global yang mencakup tiga sektor utama, yakni pangan, energi, dan air. Hal tersebut juga telah diproyeksikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

“Di mana berapa tahun yang lalu PBB sudah meramalkan bahwa krisis dunia, krisis yang akan melanda seluruh dunia adalah tiga hal yaitu krisis pangan, krisis energi, dan krisis air. Food, energy, and water ini sudah dicanangkan oleh PBB,” tutur Presiden.

Terkait kondisi global terkini, Presiden Prabowo menyoroti konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga energi dunia. Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi yang relatif aman.

“Saya telah mempelajari data-data dan angka-angka, dan dalam kesempatan hari ini saya dapat laporan dari menteri-menteri saya, ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tapi kita mampu menghadapi dan mampu mengatasinya,” tegasnya.

Presiden menjelaskan bahwa dalam jangka pendek, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas energi nasional, khususnya dalam periode kritis 12 bulan ke depan.

“Sebagian langkah-langkah untuk kita kendalikan konsumsi daripada bahan bakar untuk jangka pendek ini. Jangka pendek yang saya anggap kritis adalah 1 tahun ke depan ini, 12 bulan ke depan. Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat. Intinya sekarang kita siap, kita kuat menghadapi satu tahun ini,” ungkap Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan tetap melindungi masyarakat kecil melalui kebijakan subsidi energi yang tepat sasaran. “Untuk BBM yang bersubsidi, kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita. Tapi pada saatnya, orang-orang kuat, orang-orang kaya, kalau mau pakai bensin yang mahal, dia harus bayar harga pasar,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya percepatan transformasi menuju kemandirian energi nasional berbasis sumber daya domestik dan energi terbarukan. Presiden menyebut krisis global menjadi momentum untuk mempercepat reformasi tersebut.

“Krisis, kesulitan, tantangan, hambatan, rintangan adalah peluang. Membuat kita harus bekerja lebih baik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada korupsi,” tegas Presiden.

Penegasan ini merupakan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional serta memastikan seluruh kebijakan berjalan cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi rakyat. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Solid di Tengah Dinamika Global

Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026.

ISTANA MERDEKA, JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026. Rapat ini menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penguatan konsolidasi pemerintah dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam taklimatnya, Kepala Negara mengapresiasi capaian pemerintah dalam menjaga dan mengendalikan arah pembangunan nasional, khususnya di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

“Di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri, kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik, peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah mampu menavigasi berbagai tantangan global sekaligus menjaga stabilitas nasional. Dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, pemerintah dinilai berhasil menunjukkan kinerja baik dalam melaksanakan program dan kebijakan untuk kepentingan bangsa.

“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan bangsa. Kita mampu melewati berbagai risiko, dan telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Presiden menyoroti bahwa meskipun dunia tengah menghadapi krisis, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga energi, kondisi Indonesia relatif tetap stabil dan berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain.

“Saya telah mempelajari angka-angka dan laporan dari para menteri. Ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mengatasinya,” tandasnya.

Rapat kerja ini menjadi penegasan bahwa seluruh jajaran pemerintahan harus terus memperkuat sinergi, meningkatkan kecepatan eksekusi, serta memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Pimpin Rapat Terbatas, Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memberikan keterangan pers seusai menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

ISTANA MERDEKA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026. Dalam rapat tersebut, Kepala Negara menginstruksikan percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini.

“Kita sudah membangun 100 titik, 65 tahap satu, 35 tahap kedua. Dan kemudian itu totalnya 100, semuanya diperkirakan akhir bulan Mei selesai,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian pada aspek pengelolaan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di Kampung Nelayan tersebut.

“Kemudian pengawakan dari Kampung Nelayan, kan penting juga. Itu salah satu yang kita bahas dengan Bapak Presiden,” imbuhnya.

Ke depannya, pemerintah juga telah menyiapkan pembangunan lanjutan sebanyak 1.000 Kampung Nelayan yang akan dilaksanakan secara paralel pada tahun 2026. Program tersebut akan difokuskan pada wilayah Indonesia Timur.

“Yang seribu berikut di tahun 2026 secara paralel kita akan kerjakan dan fokusnya adalah ke Indonesia Timur,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Sakti menjelaskan terkait rencana kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris yang saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Persiapan semuanya, seperti galangan kapal di Indonesia ada berapa, yang sanggup, yang sesuai. Itu semua kita sedang analisis bersama. Mudah-mudahan nanti segera bisa cepat. Karena targetnya dua tahun harus sudah jadi,” jelasnya. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Benda Diduga Torpedo di Perairan Gili Trawangan Diamankan Gegana Brimob Polda NTB

Lombok Utara, NTB – Maspolin.id|| Personel Detasemen Gegana Sat Brimob Polda NTB melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan yang ditemukan di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, yang sempat diduga sebagai torpedo.

Sebelumnya, Polres Lombok Utara menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan benda yang menyerupai torpedo di kawasan tersebut. Karena berpotensi menimbulkan bahaya, pihak Polres kemudian meminta bantuan (BKO) dari tim Brimob Polda NTB untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan secara mendalam oleh tim Gegana, benda tersebut dipastikan tidak mengandung bahan berbahaya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa benda tersebut bukan bom atau bahan peledak maupun radioaktif. Itu merupakan alat pengukur arus air laut di kedalaman tertentu,” ujarnya, Senin (06/04/2026).

Lebih lanjut dijelaskan, alat tersebut biasanya digunakan untuk kepentingan penelitian atau pemantauan kondisi laut, serta umumnya ditempatkan pada pelampung atau di dasar laut.

Meski tidak berbahaya, benda tersebut tetap diamankan oleh pihak kepolisian untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat serta guna keperluan identifikasi lebih lanjut. “Saat ini benda tersebut telah diamankan di Polres setempat,” tambahnya.

Dengan adanya penjelasan tersebut, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan benda mencurigakan, khususnya di kawasan perairan wisata.

 

Humas Polda NTB

red/mpl/nn

NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika “The Doctor” di Malaysia

Penang, MALAYSIA – Maspolin.id|| Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).

AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.

Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.

“Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.

Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.

Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.

“Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.

AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika. (ta/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.