MATARAM, NTB – Maspolin.id|| Kecurigaan personel Satuan Lalu Lintas Polres Bima Kota terhadap gerak-gerik sejumlah pengendara berujung pada penemuan ratusan butir yang diduga ekstasi. Sebanyak 313 butir diduga ekstasi ditemukan dari sebuah tas yang disimpan di bagasi sepeda motor.
Penemuan tersebut terjadi saat personel Satlantas Polres Bima Kota melakukan pengaturan lalu lintas di simpang empat Pasar Raya Bima, Rabu (09/09/2026).
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto dalam keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Rabu, membenarkan adanya penindakan terhadap pengendara tersebut.
“Benar, ada dua unit kendaraan dengan empat orang pengendara yang kami amankan,” katanya.
Berawal dari kecurigaan terhadap gerak-gerik pengendara, personel kemudian meminta mereka menepi untuk dilakukan pemeriksaan. Saat pemeriksaan, polisi menemukan sebuah tas yang tersimpan di bagasi salah satu sepeda motor.
“Jadi, awalnya personel kami ini curiga dengan gerak-gerik pengendara. Setelah diminta menepi dan diperiksa, barang bukti diamankan dalam tas yang tersimpan di bagasi kendaraan,” ujarnya.
Petugas kemudian memeriksa isi tas tersebut. Di dalamnya ditemukan plastik hitam dan bekas kemasan teh yang berisi ratusan butir yang diduga narkotika jenis ekstasi.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, barang tersebut diduga berjumlah 313 butir ekstasi,” katanya.
Polisi selanjutnya mengamankan dua sepeda motor yang digunakan para pengendara.
Empat orang yang berada di dalam kendaraan tersebut bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Seluruhnya kini diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Bima Kota untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” katanya.
Mubiarto mengatakan, pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mendalami temuan tersebut, termasuk mengetahui peran dan keterlibatan empat orang yang diamankan.
Menurutnya, kegiatan pengaturan lalu lintas yang dilakukan personel di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Kehadiran polisi juga dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Temuan ini menunjukkan bahwa kehadiran personel di lapangan melalui kegiatan rutin dapat menjadi langkah preventif sekaligus mendukung upaya pemberantasan peredaran narkotika,” ujarnya.
Penemuan ratusan butir yang diduga ekstasi tersebut kini ditangani Satresnarkoba Polres Bima Kota untuk memastikan jenis barang bukti, asal-usul, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peredarannya. (Ad/hn/rs)
Humas Polda NTB
red/mpl/sss













