Saran dan Masukan
IJP Purn. Drs. Sisno Adiwinoto, M.M.
Diskusi Pusat Kajian Ilmu Kepolisian PSIK PTIK
Jakarta, 1 September 2026

 

1. PENDAHULUAN
Era saat ini ditandai perubahan yang sangat cepat di bidang teknologi, sosial, ekonomi, hingga pola kejahatan.

Berdasarkan data Bareskrim Polri dan Kominfo tahun 2024-2025, kejahatan siber meningkat signifikan dan kerugian akibat judi online ditaksir mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.
Namun tak kalah pentingnya juga banyak terjadinya penipuan on line
Hal ini menuntut Polri untuk beradaptasi secara cepat dan strategis.

Dalam semangat Protect and Serve atau Melindungi dan Melayani, Polri harus tetap menjalankan fungsi sebagai Penegak Hukum, namun dengan prioritas utama menjadi Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat yang adaptif terhadap perubahan. Agar Polri tetap relevan dan dipercaya masyarakat.

2. ENAM PRIORITAS KUNCI POLRI KE DEPAN

2.1 Adaptasi Teknologi & Digitalisasi
1. Cybercrime & Kejahatan Digital: Penipuan online, judi online, pinjol ilegal, deepfake, peretasan data. Polri membutuhkan unit siber yang kuat dan SDM forensik digital.
2. AI & Data Analytics: Pemanfaatan AI untuk prediksi kejahatan, pemetaan hotspot, dan analisis CCTV.
3. Smart Policing: Bodycam, database terintegrasi, pelayanan SIM/SKCK online tanpa calo.

2.2 Peningkatan Kepercayaan Publik & Humanis
1. Polisi Humanis: Pendekatan mengayomi melalui edukasi di sekolah, kampung, dan medsos.
2. Transparansi & Akuntabilitas: Penanganan kasus cepat, bebas KKN. Penguatan pengawasan internal dan eksternal.
3. Komunikasi Publik: Aktif di medsos untuk edukasi, klarifikasi hoaks, dan mendengar keluhan warga.

2.3 Menghadapi Ancaman Baru
1. Kriminalitas Transnasional: Narkoba, TPPO, judi online lintas negara, terorisme.
2. Radikalisme & Hoaks: Deradikalisasi dan literasi digital untuk cegah perpecahan.
3. Bencana & Krisis: Peran Polri dalam SAR, konflik sosial, dan pengamanan pemilu/pilkada.

2.4 Penguatan SDM Polri
1. Rekrutmen & Pelatihan: SDM yang melek hukum, teknologi, psikologi, dan komunikasi.
2. Kesejahteraan & Integritas: Pencegahan pungli melalui peningkatan kesejahteraan.
3. Spesialisasi: Penyidik, forensik, mediator konflik, polisi komunitas.

2.5 Penegakan Hukum yang Berkeadilan
1. Restorative Justice: Mengutamakan keadilan pemulihan, terutama kasus ringan.
2. Responsif Isu Sosial: Perhatian pada gender, anak, disabilitas, kelompok rentan.
3. Penegakan tanpa pandang bulu: Hukum adil untuk semua lapisan.

2.6 Sinergi & Kolaborasi
1. Dengan TNI, Pemda, Tokoh Agama, Komunitas: Kamtibmas tidak dapat dilakukan sendiri.
2. Dengan Swasta & Akademisi: Untuk riset kejahatan baru, teknologi, dan pencegahan.

3. KERANGKA KAJIAN: SWOT + POAC + ANCAMAN GLOBAL + ASTAGATRA

3.1 Analisis SWOT

*INTERNAL* *EKSTERNAL*
*POSITIF* *S – STRENGTH*
1. SDM besar dan berpengalaman
2. Kewenangan luas
3. Kepercayaan masyarakat *O – OPPORTUNITY*
4. Dukungan UU
5. Teknologi AI
6. Kerja sama internasional
*NEGATIF* *W – WEAKNESS*
1. Isu integritas
2. Kesenjangan SDM siber
3. Birokrasi *T – THREAT*
4. Cybercrime & Judi Online
5. Hoaks & Disinformasi
6. Krisis Ekonomi

3.2 Manajemen POAC
1. Planning: Renstra 2025-2030. Fokus: digitalisasi, polisi humanis, cybercrime.
2. Organizing: Restrukturisasi Bareskrim Siber. Bentuk Satgas Judi Online.
3. Actuating: Pelatihan, patroli siber, edukasi sekolah/kampung.
4. Controlling: Evaluasi kinerja, pengawasan Propam, feedback via aplikasi.

3.3 Ancaman Global
1. Keamanan Non-Tradisional: Cybercrime, TPPO, narkoba, terorisme, perubahan iklim.
2. Perang Informasi: Hoaks, buzzer, disintegrasi bangsa.
3. Krisis Ekonomi: Pemicu kriminalitas jalanan dan penipuan.

3.4 ASTAGATRA – Wawasan Nusantara
Tri Gatra: Geografi, Demografi, SDA
Panca Gatra: Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Hankam
Contoh: Demografi bonus → Antisipasi tawuran via Bhabinkamtibmas. Ideologi radikal → Sinergi Densus-BNPT-Tokoh Agama.

4. PENUTUP & REKOMENDASI
Polri harus bertransformasi dari Penegak Hukum menjadi Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat yang adaptif.

Rekomendasi: Segera bentuk Roadmap Transformasi Digital 2025-2030 dengan 4 pilar: SDM Unggul, Teknologi Presisi, Hukum Adaptif, dan Kepercayaan Publik.

Dengan kerangka SWOT → POAC → Ancaman Global & Astagatra, Polri akan tampil strategis, manajerial, dan berwawasan Nusantara.

Demikian, semoga bermanfaat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini