184 Personel Polri Laksanakan Patroli Skala Besar di Jakarta, Hadirkan Rasa Aman

Polda Metro Jaya Lakukan Patroli (Foto PMJ)

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah Metro Jaya sore ini menggelar patroli skala besar di sejumlah titik strategis ibu kota. Sebanyak 184 personel gabungan dari Brimob, Dalmas, Sabhara hingga Unit Reskrim dikerahkan dalam operasi tersebut.

Kasiaga Biro Operasi Polda Metro Jaya, AKBP Aritonang, mengatakan patroli dibagi menjadi dua rayon dengan rute berbeda.

“Rayon pertama rutenya dari Polda menuju Matraman, Pramuka, Jakarta Utara, Pelabuhan, Sunter, Kemayoran, Manggarai, Tebet, Pancoran, lalu kembali ke Polda. Rayon kedua rutenya dari Polda menuju Kampung Melayu, Tebet Selatan, Lebak Bulus, Pondok Indah, Arteri Permata Hijau, Tentara Pelajar, Palmerah, Tomang, Harmoni, Monas, dan kembali ke Polda,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (13/9/2025).

Aritonang menjelaskan patroli ini bertujuan menghadirkan rasa aman sekaligus memperkuat interaksi dialogis dengan masyarakat.

“Kami kedepankan patroli dialogis. Anggota turun ke lapangan untuk menyapa masyarakat, mendengar informasi, keluhan, atau masukan. Tujuannya agar Polri semakin dekat dengan warga,” katanya.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk selalu bersikap humanis selama bertugas.

“Patroli ini harus siap, terlihat, dan bermanfaat. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar, anggota selamat dan masyarakat merasa aman,” pungkasnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Polda Metro Jaya Buka Posko 24 Jam untuk Pengaduan Orang Hilang

(Foto PMJ)

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan orang hilang yang beroperasi 24 jam untuk membantu masyarakat mencari anggota keluarga atau kerabat yang belum ditemukan. Posko tersebut berlokasi di Aula Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Posko pengaduan ini beroperasi 24 jam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Sabtu (13/9/2025).

Ade Ary menjelaskan, masyarakat dapat langsung datang ke posko atau menghubungi layanan pengaduan di nomor 0812-8559-9191 yang aktif 24 jam.

Menurutnya, posko ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat melaporkan orang hilang sekaligus menjadi pusat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

“Kami mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau kerabat agar segera melaporkan, baik langsung ke posko maupun melalui nomor hotline yang sudah disiapkan,” katanya.

Selain menerima laporan, petugas di posko juga siap memberikan informasi terkini mengenai penemuan atau identifikasi korban, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit maupun instansi terkait lainnya.

Polda Metro Jaya berharap keberadaan posko ini dapat mempercepat proses pencarian dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu kabar anggota mereka.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 Korlantas Polri Gelar Donor Darah

Sambut Hari HUT ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah di Aula Madellu, Korlantas Polri, pada Jumat (12/9/2025)
Sambut HUT ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri gelar kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah di Aula Madellu, Korlantas Polri, pada Jumat (12/9/2025)

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah di Aula Madellu, Korlantas Polri, pada Jumat (12/9/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas Korlantas Polri untuk membantu sesama, khususnya dalam memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Korlantas Polri Gelar Donor Darah Sambut HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

Aksi donor darah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang digelar Korlantas Polri dalam rangkaian perayaan HUT Lalu Lintas Bhayangkara dengan mengsung tema “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Astacita Indonesia Emas”,

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain itu, aksi donor darah ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong dalam membantu sesama.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/nn

 

 

Polisi Turun Bantu Warga Bersih-Bersih Lokasi Pasca Bencana Banjir Bali

Personel dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Bali bekerja sama dengan TNI, BPBD, relawan, dan stakeholder lain. Mereka bahu-membahu membersihkan kawasan terdampak banjir bandang, salah satunya Pasar Kumbasari Denpasar (Gambar Humas Polda Bali)

DENPASAR, BALI – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah Bali bersama instansi terkait turun langsung membersihkan lokasi terdampak bencana pasca banjir bandang yang melanda Bali pada 10 September 2025. Aksi sosial ini berlangsung sejak Kamis (11/9) hingga Jumat (12/9) di berbagai titik di Denpasar dan sekitarnya.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy S.IK. mengatakan, pihaknya mengerahkan personel dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Bali bekerja sama dengan TNI, BPBD, relawan, dan stakeholder lain. Mereka bahu-membahu membersihkan kawasan terdampak banjir bandang, salah satunya Pasar Kumbasari Denpasar.

“Pasca banjir bandang yang melanda Bali, kita terjunkan personel Polda Bali dan jajaran berkolaborasi dengan stakeholder terkait laksanakan baksos bersih-bersih di lokasi terdampak bencana,” ungkap Kombes Ariasandy, Jumat (12/9/2025).

Selain Pasar Kumbasari, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di sejumlah lokasi lain seperti kawasan Tohpati, perumahan warga, Aspol Bhayangkara Kuta, Bendungan Ekowisata Mangrove, fasilitas umum, hingga rumah-rumah warga yang dipenuhi sampah akibat banjir.

Menurut Ariasandhy, bencana ini membawa duka mendalam bagi masyarakat Bali. “Sampai saat ini 15 orang korban meninggal dunia yang sudah ditemukan dan 2 orang korban masih dalam pencarian. Kami atas nama Polda Bali dan jajaran turut berbelasungkawa khususnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, Polda Bali terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan sembari menjalankan bakti sosial. Personel juga disiagakan 24 jam dengan pembagian tugas ke beberapa tim, antara lain:

– Tim Evakuasi dan Penyelamatan Korban

– Tim Trauma Healing

– Tim Tenaga Medis

– Tim Distribusi Bahan Kebutuhan Pengungsi

– Rekayasa Arus Lalu Lintas dan Informasi Publik

– Mengajak Masyarakat untuk Bahu-membahu bersama Melewati Bencana

“Tim tersebut siap siaga 1×24 jam dalam melakukan tugas untuk melayani masyarakat. Mari kita doakan semoga korban hilang segera dapat ditemukan, bencana ini tidak terjadi lagi dan situasi lokasi yang terdampak bencana banjir di Bali secepatnya normal kembali,” pungkas Ariasandy.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Ditlantas Polda Bali Turun Bersihkan Lumpur di Jalan Terdampak Banjir

Ditlantas Polda Bali bersih-bersih pasca banjir (Foto Polda Bali)

DENPASAR, BALI – Maspolin.id|| Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Bali bersama 25 anggota PJR gabungan staf Ditlantas melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur di Jalan Gajah Mada, Denpasar, Kamis (11/9/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat kepolisian membantu masyarakat setelah banjir bandang melanda sejumlah wilayah Bali.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu (10/9) mengakibatkan banjir parah dan tanah longsor di Denpasar, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan. Berdasarkan data terbaru, empat belas orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, dan ratusan warga terpaksa mengungsi.

Kasat PJR menyampaikan, kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk mengurai arus lalu lintas, tetapi juga membantu memulihkan akses jalan yang tertutup lumpur pascabanjir.

“Kami bersama anggota turun langsung membersihkan lumpur agar jalur cepat bisa dilalui kembali oleh masyarakat. Situasi ini darurat, semua pihak harus bergerak bersama,” ujar Kasat PJR Polda Bali, Kompol Hendrix Kusuma Wardhana, S.H., S.I.K., M.H.

Di Kota Denpasar, banjir merendam sejumlah titik vital. Jalan Pura Demak, Jalan Nakula, hingga Jalan Sulawesi terdampak cukup parah. Bahkan sebuah ruko di Jalan Sulawesi ambruk tergerus derasnya arus sungai. Pemerintah Kota Denpasar telah menetapkan status tanggap darurat bencana.

Upaya penanganan terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Fokus utama saat ini adalah pencarian korban hilang, evakuasi warga, serta pendistribusian bantuan logistik. Presiden Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan BNPB untuk mempercepat langkah penanganan di lapangan.

Meski air mulai surut di beberapa wilayah, material lumpur dan sampah masih menutup badan jalan, termasuk di Jalan Gajah Mada yang merupakan salah satu akses utama pusat kota. Kehadiran personel PJR membantu mempercepat proses normalisasi arus lalu lintas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan licin.

Selain itu, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. Turmudi, S.I.K., bersama pejabat utama Ditlantas Polda Bali dan personel Satlantas Polresta Denpasar, serta personel gabungan dari Polda Bali, Brimob, TNI, Damkar, dan DKP Kota Denpasar juga melaksanakan aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Badung, Kota Denpasar.

Sehubungan dengan dampak banjir, arus lalu lintas di Jalan Raya Kerobokan – Canggu ditutup total dari arah timur dan barat. Hal ini akibat jembatan depan Pasar Kerobokan mengalami jebol. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Tim SAR Ditpolairud Polda Bali Temukan Empat Perempuan Korban Banjir Dalam Keadaan MD

4 Korban banjir ditemukan dalam keadaan MD (Foto Div Humas Polri)

BALI – Maspolin.id|| Tim SAR Ditpolairud Polda Bali berhasil menemukan empat korban banjir yang sebelumnya dinyatakan hilang. Seluruhnya ditemukan di Tanah Kilap, Mangrove, Denpasar Selatan, Kamis (11/9/25) sekitar pukul 09.00 WITA.

Ditpolairud Polda Bali Kombes Pol. Nurodin, S.I.K., M.H menyatakan, keempat korban dalam keadaan meninggal dunia. Keempat korban yang ditemukan tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Ya benar, pencarian oleh tim SAR gabungan secara intensif berhasil menemukan empat korban banjir tadi pagi,” jelas Kombes Pol. Nurodin, dikutip Jumat (12/9/25).

Selanjutnya, ujar Dirpolairud, keempat korban dibawa ke RSUP Prof. Ngurah, Sanglah untuk dilaksanakannya proses identifikasi.

“Pencarian terhadap beberapa korban yang belum ditemukan masih terus kami lakukan melibatkan tim gabungan,” jelasnya.

Dengan ditemukannya empat korban banjir oleh tim SAR gabungan, berarti sudah ada 9 korban banjir berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 4 korban lagi masih dilakukan pencarian.

Sebelumnya, disebutkan jumlah korban banjir di Bali mencapai 13 orang. Dari jumlah tersebut 5 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dan 8 orang dinyatakan hilang.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

27 Pati Polri Naik Pangkat

Upacara kenaikan pangkat 27 Pati Polri diselenggarakan diruang Rupattama Mabes Polri (Foto Div Humas Polri)

MABES POLRI – Maspolin.id|| Upacara kenaikan pangkat sejumlah Pati ke diselenggarakan di Rupattama Mabes Polri. Dalam upacara tersebut, total 27 personel resmi mendapatkan kenaikan pangkat. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri pejabat utama Mabes Polri dan perwakilan keluarga Pati yang mendapatkan kenaikan pangkat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang semakin besar bagi para perwira tinggi.

“Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan. Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar, dan kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Jumat (12/9/25).

Berikut daftar Pati Polri yang melaksanakan Korps Rapor:

– 2 personel ke pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, yakni Komjen Pol Karyoto, S.I.K. (Kabaharkam Polri) dan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. (Kepala BNN).

– 7 personel ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, antara lain Kapolda Kaltara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.

– 18 personel ke pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, yang terdiri atas Wakapolda, pejabat utama Mabes Polri, Kapusjarah, dosen kepolisian, hingga pejabat di BNPT dan BIN.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kasus Penelantaran dan Kekerasan Berat Anak di Jakarta Selatan Diungkap Bareskrim Polri

(Gambar: Bareskrim Polri)

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA & PPO) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penelantaran dan kekerasan berat terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun berinisial AMK. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu dini hari (11/6/2025) di depan sebuah kios di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Saat ditemukan, korban terbaring lemah di atas kardus, dengan tubuh penuh luka dan tanda-tanda malnutrisi. Wajahnya mengalami luka bakar, tangan patah, tubuh penuh memar, dan kondisinya sangat memprihatinkan. Petugas yang menerima laporan segera mengevakuasi korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Kasubdit II Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri bergerak cepat memimpin proses penyelidikan. Prinsip penanganan yang dipegang adalah memastikan korban tidak hanya mendapatkan keadilan hukum, tetapi juga perlindungan dan pemulihan menyeluruh, termasuk perawatan medis, pendampingan psikologis, dan pengasuhan sementara di bawah pengawasan Dinas Sosial serta UPTD PPA.

Dalam proses pemeriksaan yang didampingi pekerja sosial, korban mengungkapkan secara polos bahwa dirinya kerap disiksa oleh EF alias YA (40), yang dipanggilnya “Ayah Juna”. Pelaku disebut sering memukul, menendang, membanting, menyiram bensin dan membakar wajah korban di sawah, memukul dengan kayu hingga tulang patah, membacok dengan golok, hingga menyiram tubuh korban dengan air panas.

Korban juga menyebut SNK (42), ibu kandungnya, mengetahui penyiksaan tersebut dan bahkan setuju meninggalkan korban di Jakarta. Dalam kesaksiannya, korban dengan lirih berkata, “Aku tidak mau bertemu Ayah Juna, aku mau dia dikubur dan dikasih kembang.”

Kesaksian AMK diperkuat oleh saudara kembarnya, SF, yang menjadi saksi kunci. Selain itu, tersangka EF alias YA telah mengakui perbuatannya, sementara SNK juga mengakui perannya dalam penelantaran korban.

Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, menyampaikan bahwa kedua pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami sangat prihatin atas penderitaan yang dialami korban. Ini adalah bentuk kekerasan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. Polri akan memproses kasus ini secara tegas tanpa kompromi terhadap para pelaku,” tegas Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah di Jakarta, Selasa (10/9/2025).

Ia menambahkan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti lengkap, termasuk keterangan saksi, hasil visum et repertum, keterangan ahli, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 76B jo 77B dan Pasal 76C jo 80 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukuman maksimal adalah 8 tahun penjara dan denda hingga Rp100 juta.

Brigjen Nurul menegaskan, kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak sering kali terjadi bukan di jalanan, melainkan di rumah sendiri.

“Ruang keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi seorang anak. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli, lebih peka, dan berani melapor bila melihat atau mendengar dugaan kekerasan terhadap anak. Perlindungan anak bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Polri juga membagikan sejumlah tips pencegahan dan penanganan kekerasan anak, antara lain:

– Jadilah tetangga yang peka terhadap tanda-tanda kekerasan pada anak.

– Dengarkan suara anak dan ciptakan ruang aman bagi mereka.

– Segera laporkan dugaan kekerasan ke Unit PPA Polri, UPTD PPA setempat, atau hubungi 110, hotline SAPA KemenPPPA 129, dan Tepsa Kemensos 1500771.

– Bentuk komunitas peduli anak di tingkat sekolah, RT/RW, dan masyarakat.

– Dukung pemulihan korban dengan memberi rasa aman dan tidak menyalahkan anak.

Polri memastikan akan terus meningkatkan perlindungan terhadap anak-anak dan memperkuat sinergi dengan masyarakat, lembaga sosial, dan pemerintah daerah.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Dua Pelaku Penyiksaan Anak di Jaksel Ditetapkan Sebagai Tersangka

Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah mengungkap bahwa pihaknya telah menetapkan dua tersangka yakni EF alias YA dan SNK dalam kasus dugaan penyiksaan anak yang ditemukan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Juni 2025 lalu.

Kami sangat prihatin atas penderitaan korban. Ini adalah kekerasan yang keji dan tidak berperikemanusiaan. Polri akan memproses kasus ini secara tegas tanpa kompromi, ujarnya di Jakarta, Kamis, (11/9/2025).

Kasus ini terungkap dari keterangan korban berinisial MK (7) yang didampingi pekerja sosial saat pemeriksaan. Korban mengaku kerap disiksa oleh EF alias YA, yang dipanggilnya Ayah Juna.

Bentuk kekerasan meliputi pemukulan, tendangan, pembantingan, penyiraman bensin, pembakaran wajah di sawah, pemukulan dengan kayu hingga menyebabkan tulang patah, pembacokan dengan golok, serta penyiraman air panas.

Dalam kesaksiannya, MK bahkan mengatakan tidak ingin bertemu lagi dengan pelaku. Sementara itu, ibunya, SNK, disebut mengetahui penyiksaan tersebut dan setuju meninggalkan korban di Jakarta. Keterangan korban diperkuat oleh saudara kembarnya, SF, yang menjadi saksi kunci.

Nurul Azizah menyebut EF alias YA telah mengakui perbuatannya, sementara SNK juga mengakui perannya dalam penelantaran anak. Penetapan keduanya sebagai tersangka didasarkan pada keterangan saksi, hasil visum et repertum, keterangan ahli, serta sejumlah barang bukti.

Keduanya dijerat dengan Pasal 76B jo. 77B dan Pasal 76C jo. 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara dan denda hingga Rp100 juta.

Nurul menegaskan, kasus ini menjadi peringatan bahwa kekerasan terhadap anak kerap terjadi di rumah sendiri.

Ruang keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak. Kami mengajak masyarakat lebih peduli, peka, dan berani melapor jika menemukan dugaan kekerasan. Pelindungan anak adalah tanggung jawab bersama, tegasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Lampung Barat, Polisi Evakuasi Warga Hingga Tengah Malam

Banjir dan longsor di Lampung Selatan (Gambar Polda Lampung)

Lampung Barat, LAMPUNG – Maspolin.id|| Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Suoh sejak Rabu sore (10/9/2025) memicu bencana banjir bandang dan longsor. Sungai Way Haru meluap membawa lumpur dan batang kayu besar, menghantam permukiman warga di Dusun Gunung Sari, Pekon Banding Agung.

Dalam hitungan jam, lima rumah hanyut terbawa arus dan 80 rumah lainnya rusak parah. Puluhan sepeda motor serta satu unit mobil Avanza terendam dan sebagian tertimpa pohon tumbang. Kerugian sementara ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.

Proses evakuasi berlangsung dramatis pada Rabu malam. Petugas gabungan dari Polsek Bandar Negeri Suoh, BPBD, Babinsa, dan aparat kecamatan bersama warga setempat mengevakuasi penduduk yang rumahnya terendam. Mereka menyeberangi arus deras dalam kondisi gelap gulita demi menyelamatkan warga yang masih bertahan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan aparat bergerak cepat. “Begitu laporan masuk, tim segera diterjunkanr ke lokasi untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Meski bencana ini menimbulkan kerugian besar, tidak ada korban jiwa. Namun, trauma mendalam menyelimuti masyarakat yang menyaksikan harta benda mereka hanyut terbawa arus.

Hingga Kamis dini hari, banjir mulai surut dan warga telah dipindahkan ke lokasi aman. Meski demikian, ancaman hujan lebat masih membayangi. Debit air di Sungai Way Semangka terus meningkat sehingga Pekon Tugu Ratu dan Banding Agung berstatus siaga.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. Kondisi debit air di sungai-sungai besar belum sepenuhnya stabil,” kata Yuyun.

Polisi juga mengimbau agar warga tidak kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar aman.

“Fokus utama kami adalah keselamatan warga. Jangan memaksakan diri pulang jika lokasi masih berisiko diterjang banjir susulan,” tegasnya.

Selain evakuasi, aparat bersama pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan darurat. Kombes Yuni mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam pemulihan pasca-bencana.

“Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk saling bergandengan tangan membantu korban. Kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar mereka segera bangkit,” ungkapnya.

Polisi dan tim gabungan tetap siaga di lapangan untuk memantau situasi dan memberikan rasa aman bagi warga.

 

Humas Polda Lampung

red/mpl/nn

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

HUT Ke-24 Propam Polri, Bidpropam Korbrimob Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Rumah...

Depok, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.