Sejak 1 Juni 2025 Resmi Sosialisasi Menuju Zero Over Dimension and Over Loading

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id||Mulai 1 Juni 2025, secara resmi menjadi awali pelaksanaan tahap sosialisasi dalam rangka mewujudkan Indonesia menuju Zero Over Dimension and Over Loading. Tahapan ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan, dan merupakan fase krusial dalam pelaksanaan rencana aksi menuju zero over dimension and over loading yang telah dirancang secara menyeluruh.

Seperti ya g diungkapkan Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H, M.Hum kepada wartawan, Minggu, 1 Juni 2025. Tahap sosialisasi ini memiliki fokus antara lain, pemutakhiran data intelijen lalu lintas, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan yang terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan dimensi kendaraan (Over Dimension) di seluruh wilayah Indonesia.

Peningkatan kesadaran dan pendekatan persuasif, yaitu melalui penyampaian informasi, imbauan, dan edukasi langsung kepada para pengemudi dan pemilik kendaraan mengenai rencana aksi yang akan dilaksanakan.

Tahap sosialisasi ini memiliki fokus antara lain, pemutakhiran data intelijen lalu lintas, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan yang terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan dimensi kendaraan (Over Dimension) di Indonesia.

Diharapkan, para pemilik kendaraan dapat melakukan normalisasi terhadap kendaraannya yang tidak sesuai ketentuan, atau tidak mengoperasionalkan kendaraan tersebut guna mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Tahap ini, ujarnya, juga menjadi kesempatan penting untuk membangun pemahaman bersama serta partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya para pelaku usaha transportasi, dalam mendukung transformasi menuju sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Menuju Indonesia zero over dimension and over loading bukan hanya upaya penegakan hukum, tetapi juga gerakan bersama untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas nasional.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/sc

Presiden Prabowo Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Slogan, Tapi Pedoman Hidup Bangsa

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Pancasila harus ditempatkan sebagai landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan sekadar simbol formalitas atau mantra upacara. Penegasan ini disampaikan Presiden dalam amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025.

“Jangan Pancasila menjadi mantra, jangan Pancasila menjadi slogan. Kekayaan bangsa Indonesia besar. Kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyinggung bahwa kegagalan menerapkan Pancasila dalam praktik bernegara menjadi akar dari banyak permasalahan nasional, termasuk korupsi, penyelewengan kekuasaan, serta ketimpangan sosial. Oleh sebab itu, Presiden menginstruksikan seluruh pejabat publik untuk kembali memegang teguh nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.

“Marilah kita kembali ke nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai luhur perjuangan kemerdekaan bangsa kita. Marilah kita menggunakan momentum ini untuk memperbaiki diri, untuk memperbaiki sistem kita masing-masing,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa Pancasila harus menjadi tameng utama bangsa. “Saya mengajak sekali lagi seluruh rakyat Indonesia bersatu. Perbedaan jangan menjadi sumber gontok-gontokan,” tegas Kepala Negara.

Di akhir amanatnya, Presiden Prabowo mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan relevan. Presiden meyakini dengan tekad kuat bahwa Indonesia akan bangkit sebagai bangsa hebat jika rakyat bersatu dalam semangat dan moralitas Pancasila.

“Marilah kita yakinkan bahwa Pancasila hidup. Pancasila bukan sekedar mantra. Kita tidak boleh diam bila mana nilai-nilai kita dilemahkan. Kita harus menjaga, harus membela, dan harus meneruskan nilai-nilai tersebut agar negara kita melangkah maju,” tandas Presiden.

Setkab RI

pemred/062503

Pimpin Upacara Peringatan Harlah Pancasila 2025, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Raya

Presiden Prabowo Subianto, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 yang digelar secara khidmat di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. Upacara tersebut menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai dasar negara sebagai kompas moral bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Presiden Prabowo tiba di lokasi upacara dan disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Selain itu, ratusan siswa sekolah dasar turut menyambut dengan antusias, menambah semarak suasana peringatan hari bersejarah ini.

Setelah menerima laporan dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Edi Saputra, Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara menuju mimbar utama. Upacara dimulai dengan Salam Kebangsaan, Penghormatan Kebesaran, dan Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, membacakan naskah Pancasila, diikuti pembacaan Naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin. Upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat persatuan dalam kebinekaan yang telah menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia sejak Pancasila pertama kali dirumuskan. “Kita pada hari ini kembali memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momen dan peristiwa bersejarah ketika dasar negara kita dirumuskan oleh pendiri-pendiri bangsa kita. Pada saat itulah dicapai suatu konsensus besar bangsa. Konsensus besar bangsa yang harus kita akui sebagai suatu prestasi cemerlang dari bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan global saat ini. “Ternyata Pancasila inilah yang telah memperkenankan kita untuk bersatu di tengah gelombang dinamika dunia yang begitu penuh dengan ketidakpastian. Tema peringatan hari ini, ‘Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya’. Ini tema yang tidak hanya ajakan tapi merupakan komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa perjalanan bangsa menuju 100 tahun kemerdekaan dipandu oleh nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.

Sebagai penutup, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti membacakan doa, sebelum upacara ditutup dengan Andhika Bhayangkari, laporan akhir Komandan Upacara, serta Salam Kebangsaan. Upacara pun berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan penghormatan tinggi bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai fondasi kehidupan bernegara.

Acara ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan, termasuk para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI, pimpinan lembaga tinggi negara, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat setingkat menteri. Tampak hadir diantaranya adalah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan penghormatan tinggi bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai fondasi kehidupan bernegara.

Setkab RI

pemred/062503

Pria Penyiram Air Keras ke Mantan Istri Siri ditangkap Polisi

JAKARTA – Maspolin.id|| Polisi menangkap pria berinisial F (35) yang tega menyiramkan air keras ke arah mantan istri sirinya, S (23), dan pria yang diduga memiliki hubungan dekat dengannya, FDL (34). Peristiwa tersebut mengakibatkan kedua korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat tersebut. Ia menegaskan, pihaknya telah mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami amankan tidak lama setelah kejadian. Ini merupakan tindakan kriminal yang sangat serius karena pelaku secara sengaja membawa air keras untuk melukai korban. Kami akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” jelas Kombes Pol. Susatyo, Sabtu (31/5/25).

Dalam kejadian itu, ujar Kapolres, pelaku menyiramkan air keras ke arah korban saat berada di Jalan Garuda.

Korban FDL mengalami luka di lengan kiri, badan sebelah kiri, dan pinggang sebelah kiri. Sedangkan korban S mengalami luka di lengan kiri, paha kiri, dan mulut.

“Dalam penangkapan telah diamankan barang bukti berupa dua hasil visum dan satu gelas berwarna hijau yang digunakan pelaku. Saat ini pelaku ditahan di Polsek Kemayoran untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

3 Remaja dan 5 Sajam Diamankan, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kemayoran

JAKARTA – Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan aksi tawuran di wilayah Jl. Utan Panjang III, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tawuran itu berhasil digagalkan saat tim patroli melakukan pengamanan wilayah sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi.

“Petugas kami yang sedang berpatroli menemukan sekelompok remaja yang mencurigakan di lokasi tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, kami mengamankan tiga remaja yang diduga hendak melakukan tawuran,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Senin (2/6/25).

Ia menyebut, ketiga pelaku berinisial EN (20), DA (15), dan RA (15) yang merupakan warga sekitar Jl. Utan Panjang III. Dalam penggeledahan, polisi menemukan lima senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa empat buah celurit dan satu corbek yang ditemukan tidak jauh dari lokasi setelah mereka berusaha membuangnya saat melihat petugas datang,” ujar Kombes Pol. Susatyo.

Para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam, yang mengatur larangan membawa senjata tajam tanpa izin dengan ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

 

HUMAS PMJ

bjak/mpl/ay

11.124 Wisatawan Berlibur ke Kepulauan Seribu

Destinasi wisata di Kepulauan Seribu masih menjadi favorit masyarakat dalam menghabiskan libur nasional Kenaikan Yesus Kristus, cuti bersama dan akhir pekan. Tercatat, sebanyak 11.124 wisatawan lokal dan mancanegara berlibur ke Kepulauan Seribu.

 

“Pendapatan pelaku usaha juga akan meningkat,”

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, kunjungan wisatawan tersebut datang dari berbagai pintu masuk, menuju wilayah Kepulauan Seribu yang ada di Jakarta dan Tangerang.

“Mereka menuju Kepulauan Seribu melalui Dermaga Marina Ancol, Muara Angke, Tanjung Pasir, dan Dermaga Cituis,” ujarnya, Senin (2/6).

Sonti merinci, pada 29 Mei 2025 terdapat 4.317 wisatawan, 30 Mei berjumlah 2.070 pengunjung, dan 31 Mei mencapai 3.114 orang. Sementara, pada 1 Juni hanya 974 wisatawan yang datang berkunjung.

Menurutnya, ribuan wisatawan datang berekreasi ke Kepulauan Seribu ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

“Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, peluang pendapatan pelaku usaha juga akan meningkat,” terangnya.

Ia menuturkan, selain menawarkan beragam destinasi alam yang eksotis, untuk menuju Kepulauan Seribu juga sangat mudah dan tarifnya terjangkau. Apabila, melalui Dermaga Marina Ancol wisatawan akan dikenakan biaya sekitar Rp 175 ribu hingga Rp 300 ribu untuk kapal speed boat.

“Sementara, dari Dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 80 ribu, dan kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp 44 ribu hingga Rp 74 ribu,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pulau Pramuka, Hermansyah mengaku, selama libur panjang lalu, lebih dari 4.000 wisatawan telah berkunjung ke Pulau Pramuka. Terlebih, di Pulau Pramuka ada pameran Illumination of the Island yang dapat dinikmati wisatawan.

“Setiap libur panjang, jumlah kunjungan akan meningkat drastis dibandingkan hari lainnya. Saya berharap kunjungan wisatawan akan terus meningkat dan pariwisata Pulau Pramuka semakin terkenal,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ay

Satu Anggota Polri Korban Aksi Penyerangan KKB di Wamena Dirujuk ke RS Bhayangkara Kramat Jati

JAKARTA – Maspolin.id|| Satu anggota Polri yang menjadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat ini dalam kondisi stabil dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, Jakarta, pada Minggu, 1 Juni 2025.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa anggota Polres Jayawijaya tersebut sebelumnya dirawat di RS Bhayangkara Kotaraja, Jayapura, sebelum akhirnya dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Jayapura, AKBP Dr. dr. Rommy Sebastian, menyampaikan bahwa korban telah mendapat penanganan awal sesuai prosedur dan standar operasional (SOP) di RS Bhayangkara Polda Papua.

“Pasien saat ini dalam keadaan stabil dan telah dirujuk ke Jakarta untuk penanganan lanjutan oleh dokter spesialis pada Minggu, 1 Juni 2025,” ujar Rommy dalam keterangannya.

Ia menambahkan, proses pemulihan korban sangat bergantung pada hasil operasi dan tindak lanjut medis yang akan dilakukan di RS Bhayangkara Kramat Jati. Selama proses rujukan, pasien didampingi oleh tim medis dari RS Bhayangkara Kotaraja, Jayapura.

“Kami mohon doa agar pasien ini dapat pulih dan kembali sehat seperti sediakala,” tutup Rommy.

Di tempat terpisah, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan turut mendoakan kesembuhan anggota Polri yang menjadi korban.

Ia juga memastikan bahwa situasi di Kabupaten Jayawijaya, khususnya di Wamena, saat ini telah kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung normal seperti biasa, sementara personel Polri tetap disiagakan untuk menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap aman dan damai.

“Kondisi di Kabupaten Jayawijaya, khususnya Wamena, telah kembali kondusif. Masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa. Personel Polri tetap siaga guna menjaga situasi agar tetap aman dan damai,” tutup Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kapolri Ajak Masyarakat Perkokoh Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan pesan terkait peringatan Hari Lahir Pancasila melalui akun Instagram resminya @listyosigitprabowo. Kapolri mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi dan penguat kebhinekaan menuju visi besar Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.

Dalam unggahannya, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Pancasila memiliki peran fundamental yang lebih dari sekadar dasar negara. “Pancasila bukan hanya merupakan dasar negara, namun juga jati diri dan pemersatu seluruh rakyat Indonesia,” tulis Kapolri yang dikutip pada Instagram @listyosigitprabowo, Minggu (01/06).

Menurut Kapolri, Hari Lahir Pancasila adalah momentum yang sangat tepat untuk merefleksikan makna perjuangan para pahlawan bangsa. Refleksi ini, lanjut Kapolri, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat kebhinekaan yang merupakan fondasi utama menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.

Mengakhiri pesannya, Kapolri mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila. Kapolri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”

Pesan ini menggarisbawahi komitmen Polri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pilar utama persatuan dan kesatuan bangsa demi tercapainya cita-cita luhur Indonesia di masa depan.

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Irwasum Polri Tegaskan Operasi Anti Premanisme Terus Berlanjut untuk Keamanan Berkelanjutan

JAKARTA – Maspolin.id|| Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, memastikan bahwa operasi pencegahan kejahatan jalanan, khususnya premanisme, akan terus berlanjut tanpa henti. Komitmen ini ditegaskan sebagai wujud dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Personel mulai dari Mabes Polri hingga tingkat kepolisian sektor (polsek) tetap dikerahkan untuk menuntaskan kasus-kasus premanisme.

“Operasi sistematis akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan sesuai harapan masyarakat,” ujar Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 30 Mei 2025.

Sebagai pengawas internal Korps Bhayangkara, Itwasum Polri hadir untuk memastikan prinsip keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi (salus populi suprema lex) menjadi prioritas utama. Hal ini juga meliputi pelibatan seluruh jajaran kepolisian dalam pencegahan kejahatan berbasis ilmiah, serta konsistensi dalam penegakan hukum yang berkeadilan dan proporsional.

Jenderal polisi bintang tiga itu menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri. Menurutnya, mereka telah bekerja dengan penuh dedikasi, senantiasa mengutamakan keselamatan warga dan penegakan hak asasi manusia (HAM) dalam setiap operasi pemberantasan premanisme.

Keberhasilan operasi pemberantasan premanisme ini juga tercermin dari data yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia pada Selasa, 27 Mei 2025. Irwasum Polri memaparkan bahwa survei tersebut menunjukkan indikator positif terhadap kinerja Polri.

Hasil survei tersebut mencatat 67 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Polri. Selain itu, 50,7 persen publik menyadari adanya aksi nyata pemberantasan premanisme yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Survei ini melibatkan 1.286 responden dengan margin of error sekitar 2,8 persen.

Meski demikian, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa angka kepuasan 67 persen bukanlah akhir dari perjalanan. “Kepuasan 67 persen ini bukan akhir perjalanan. Kami akan terus mengawal profesionalisme personel hingga tingkat polsek,” pungkas mantan Kepala Divisi Humas Polri itu.

Komitmen Polri untuk memberantas premanisme secara berkelanjutan diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Polda Metro Jaya Kerahkan 754 personel di Titik Rawan dan Tempat Wisata, Amankan Liburan Panjang

(Ilustrasi gambar)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Ditlantas Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 754 personel untuk mengamankan arus lalu lintas selama libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus. Personel tersebut disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalan utama, kawasan wisata, hingga pusat keramaian di wilayah DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan langkah ini sebagai upaya antisipasi dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat yang hendak berlibur, baik di dalam kota maupun menuju luar Jakarta.

”Saat ini kami dari Direktorat Lantas Polda Metro Jaya menyiapkan 754 Personel. Spot-spot ataupun titik yang kami antisipasi diantaranya  Kilometer 10 akses yang menuju ataupun keluar Jakarta,” ujar Kombes Pol Komarudin pada Kamis (29/5/2025).

Lebih lanjut, menurutnya puncak arus yang keluar Jakarta diprediksi akan terjadi pada sore hingga malam hari ini. Untuk itu, personel telah disiagakan di jalur-jalur arteri maupun tol yang mengarah ke luar kota.

”Kami masih akan bersiaga sampai dengan nanti malam, dimungkinkan hari ini ataupun malam hari ini ataupun mulai sore ini merupakan puncak keberangkatan masyarakat yang akan menuju ke luar kota. Karena itu, personel kami siapkan Oleh di jalur arteri dan juga jalur tol menuju luar kota,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah lokasi wisata seperti Ancol, Ragunan dan Bundaran HI menjadi atensi khusus. Petugas telah ditempatkan di titik-titik tersebut untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Koordinasi juga dilakukan dengan Polda Banten dan Polda Jawa Barat, guna memastikan pelayanan dan pengamanan lalu lintas di jalur antarprovinsi. Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Korlantas Polri juga telah menempatkan personel Patroli Jalan Raya (PJR) di sejumlah titik tol.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Food Safety Rutin Cara Polres 50 Kota Pastikan Keamanan Pangan Program...

50 Kota, SUMBAR – Maspolin.id|| Polres 50 Kota melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) kembali melakukan pemeriksaan keamanan pangan atau food safety terhadap pelaksanaan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.