Kabag SDM Polres Temanggung Pimpin Binrohtal Nasrani Usai Apel Pagi

Temanggung, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Kepolisian Resor (Polres) Temanggung terus berupaya membangun karakter dan integritas anggotanya melalui pendekatan spiritual. Pada Kamis (30/7/2026) sesaat setelah apel pagi, jajaran personel yang beragama Kristen/Nasrani mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang bertempat di Ruang Posko Polres Temanggung.

Ibadah dan pembinaan rohani ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Temanggung, KOMPOL Jonathan. Kegiatan diawali dengan doa bersama, puji-pujian, serta perenungan firman Tuhan yang disesuaikan dengan nilai-nilai pengabdian sebagai anggota Polri.

Dalam kesaksian dan arahannya, KOMPOL Jonathan mengingatkan kepada seluruh personel Nasrani bahwa tugas kepolisian adalah bentuk pelayanan dan ibadah kepada Tuhan. Ia menegaskan, Binrohtal ini bertujuan untuk membangun ketaqwaan yang kokoh agar anggota Polri terhindar dari segala bentuk pelanggaran.

“Sebagai insan Bhayangkara yang beriman, kita harus menjadikan firman Tuhan dan ajaran kasih sebagai dasar dalam bertugas. Anggota harus bisa menjaga lisannya, mengontrol perbuatannya, dan mematuhi aturan yang ada,” ujar KOMPOL Jonathan.

Lebih lanjut, Kabag SDM menekankan bahwa integritas moral yang baik dari dalam diri masing-masing personel akan tercermin dari bagaimana mereka bersikap di lapangan. “Jika rohani kita sehat, maka masyarakat akan merasakan pelayanan kita yang tulus, berintegritas, dan penuh kasih,” tambahnya.

Kegiatan Binrohtal Nasrani ini merupakan agenda rutin Polres Temanggung untuk memastikan setiap anggotanya tidak hanya siap secara fisik dan taktis, tetapi juga memiliki mental dan kerohanian yang kuat dalam menghadapi tantangan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

 

Humas Polda Jateng

bjateng/mpl/ls

Polda Metro Ungkap Peredaran Etomide Jaringan Internasional Sebanyak 8.698 Catridge

PMJ – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika Golongan II jenis Etomidate yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional, dengan total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 8.698 pcs cartridge yang mengandung cairan Etomidate.

Pengungkapan bermula pada Selasa, 21 Juli 2026, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jakarta Selatan.Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan, pemantauan, serta pemetaan lokasi hingga akhirnya berhasil menangkap seorang pria berinisial R (22) yang diduga hendak melakukan transaksi.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 3 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam sebuah paperbag. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik kemudian melakukan pengembangan ke sejumlah lokasi lain.

Pengembangan tersebut membawa petugas ke sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada lokasi ini polisi mengamankan seorang pria berinisial AG (28). Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 171 pcs cartridge Etomidate beserta sejumlah barang bukti pendukung.

Penyelidikan kemudian berlanjut hingga polisi mengamankan dua orang lainnya, yakni AF (29) dan AM (36). Berdasarkan hasil interogasi, keduanya mengakui masih menyimpan barang bukti di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Saat dilakukan penggeledahan di apartemen tersebut, polisi menemukan 4.384 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam koper dan tas.

Tidak berhenti sampai di situ, polisi kembali melakukan pengembangan pada Kamis, 23 Juli 2026, Dari hasil pengembangan lanjutan terhadap tersangka R (22), petugas kembali menemukan 4.140 pcs cartridge Etomidate di lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan.

Dengan pengungkapan lanjutan tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 8.698 pcs cartridge narkotika Golongan II jenis Etomidate.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, S.I.K., M.Si. mengatakan “ Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran narkotika golongan dua jenis Etomidate jaringan internasional di enam TKP berbeda di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan barang bukti sebanyak  8.698 pcs  cartridge berisikan Etomidate serta empat orang tersangka terdiri dari tiga orang laki-laki inisial R (22), AF (29) , dan AG (28), serta satu orang perempuan inisial AM (36)”.

selanjutnya barang bukti dan tersangka akan dilakukan penyidikan lebih lanjut di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Polres Tangsel Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Negatif

PMJ – Maspolin.id|| Sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal, Polres Tangerang Selatan secara rutin melaksanakan pemeriksaan urine terhadap seluruh personel.

Seperti pada Selasa (28/7) pagi, usai apel yang dipimpin Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Muchammad Tri Yandi Permana, S.I.K., M.A., seluruh peserta apel menjalani pemeriksaan urine yang dilaksanakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tangerang Selatan.

Wakapolres Tangerang Selatan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif dan tidak ditemukan adanya anggota yang terindikasi menggunakan narkotika.

“Ini menjadi perhatian kami di Polres Tangerang Selatan. Pengawasan terhadap penyalahgunaan narkotika oleh personel menjadi salah satu prioritas utama,” ujar Kompol Muchammad Tri Yandi Permana.

Ia menegaskan bahwa Polres Tangerang Selatan berkomitmen menjaga integritas dan profesionalisme seluruh anggotanya. Apabila ditemukan personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, akan diberikan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku.

“Apabila ada anggota yang berani bermain-main dengan narkoba, tindakan tegas akan kami lakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Prediksi BMKG Hujan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim Hari Ini

JAKARTA – Maspolin.id|| Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca cerah hingga hujan dengan intensitas ringan terjadi di Jakarta sepanjang hari ini, Kamis (30/7).

Dikutip dari laman resmi BMKG, pada pagi hari, cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprakirakan cerah.

“hujan dengan intensitas ringan,”

Memasuki siang hari, langit cerah masih akan menaungi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sementara hujan ringan membasahi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Menjelang sore hari, cuaca berawan beralih menaungi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sedangkan di Jakarta Selatan diprakirakan diguyur hujan.

Pada malam hari, BMKG memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta masih akan berawan.

Suhu udara hari ini berkisar 25 sampai 33 derajat celsius, dengan kelembapan udara antara 45 hingga 84 persen.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional

MABES POLRI – Maspolin.id|| Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., selaku Pembina Harian Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri, melantik Pengurus Pimpinan Pusat KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).

Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional KBPP Polri yang diikuti jajaran 36 Polda serta pengurus hingga tingkat Polres secara daring. Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru untuk memperkuat soliditas organisasi, menyelaraskan program kerja, serta memperluas kontribusi KBPP Polri sebagai wadah pemersatu keluarga besar Polri dalam mendukung pembangunan nasional dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan amanah untuk membawa organisasi semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia mengajak seluruh pengurus menjadikan momentum ini sebagai awal memperkuat sinergi, menjaga integritas, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.

“Jadikan pelantikan ini sebagai awal kerja bersama untuk memperkuat organisasi dan memperbesar kontribusi kepada masyarakat. Bangun kolaborasi, jaga soliditas, dan hadirkan karya nyata yang memberi manfaat bagi bangsa,” tegas Wakapolri.

Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri AH Bimo Suryono, S.E., S.H., menyampaikan bahwa kepengurusan baru telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum sehingga memiliki landasan yang kuat dalam menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurut Bimo, kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah melalui penguatan tata kelola organisasi, pembaruan basis data keluarga besar Polri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan program di bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, dan kemanusiaan.

Dengan kepengurusan baru yang didukung konsolidasi organisasi secara nasional, KBPP Polri diharapkan semakin solid sebagai organisasi keluarga besar Polri yang modern, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis Polri dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Dua Operator PETI di Solok Selatan Ditangkap

PADANG, SUMBAR – Maspolin.id|| Tim Khusus (Timsus) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di areal PT Bukit Raya Mudisa, Jorong Pulau Panjang, Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Senin (27/7).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial J (35) dan N (27) yang kedapatan tengah beroperasi menggunakan alat berat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, mengungkapkan bahwa penindakan ini berawal dari penyelidikan petugas di lapangan terkait aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.

“Pada hari Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, Timsus Ditreskrimsus Polda Sumbar mendapati dua orang pelaku sedang melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin di areal PT Bukit Raya Mudisa menggunakan satu unit alat berat jenis excavator,” ujar Kombes Pol Andry Kurniawan, Senin (27/7) malam.

Ia merinci, kedua pelaku yang berperan sebagai operator alat berat tersebut masing-masing berinisial J (35), warga Kabupaten Sijunjung, dan N (27), warga Kabupaten Tebo, Jambi.
Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, berupa 1 unit alat berat jenis excavator merek ZOOMLION PC 60 warna hitam beserta kunci kontak, serta 2 lembar karpet sintetis berwarna hijau dan merah yang digunakan untuk memisahkan emas.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Mereka terancam hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 miliar.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa kepolisian akan terus menindak tegas segala bentuk kegiatan pertambangan ilegal yang merugikan negara dan merusak kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polda Sumbar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas tambang ilegal karena dampaknya sangat buruk terhadap lingkungan dan melanggar hukum. Polda Sumbar tidak akan ragu melakukan penegakan hukum secara tegas dan tuntas terhadap para pelaku PETI,” tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, saksi, dan ahli, melengkapi administrasi penyidikan, hingga nantinya melimpahkan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Situasi di lokasi kejadian pasca penindakan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

 

Humas Polda Sumbar

red/mpl/nn

Kasus Penganiayaan Berat di Baturiti Bali Polisi Amankan 5 Orang Tsk

Tabanan, BALI – Maspolin.id|| Polres Tabanan terus mengusut kasus dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan lima orang sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang telah dikumpulkan.

Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati dalam konferensi pers di Lobi Mako Polres Tabanan, Minggu (26/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolres Tabanan, Kasat Reskrim, Kapolsek Baturiti, Kasi Propam, Kasi Humas, serta sejumlah awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menegaskan bahwa proses penyidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.

Kapolres menjelaskan, penyidik saat ini menangani dua perkara yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Perkara pertama merupakan dugaan tindak pidana pencurian yang ditangani Polsek Baturiti, sedangkan perkara kedua adalah dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika warga mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pencurian dua ekor ayam. Korban sebelumnya juga disebut diduga beberapa kali melakukan aksi pencurian yang meresahkan warga. Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Setiap dugaan tindak pidana harus diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kekerasan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” tegas Putu Bayu Pati.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Made Teddy Satria Permana mengungkapkan bahwa hingga kini penyidik telah memeriksa 18 orang saksi dan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut. Penyidik tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka lain apabila ditemukan alat bukti baru yang cukup.

Selain itu, penyidik juga mendalami kasus pembakaran sepeda motor yang terjadi setelah insiden tersebut dengan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Polres Tabanan juga memperlihatkan barang bukti yang telah diamankan kepada awak media dalam konferensi pers. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas seluruh rangkaian perkara secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur hukum, serta mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban dengan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

 

Humas Polda Bali

red/mpl/nn

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel

JAKARTA – Maspolin.id|| Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.

Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.

“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.

“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.

Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.

“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Puslabfor Bareskrim Rampungkan Olah TKP Lanjutan Kasus Kematian Sutrimo di Mordent Clinic

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di Mordent Esthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk mendukung penyelidikan terkait meninggalnya Sutrimo yang ditemukan di lokasi tersebut.

Olah TKP dilakukan oleh personel Puslabfor Bareskrim Polri bersama penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Usai pemeriksaan, tim terlihat meninggalkan lokasi dengan membawa empat paper bag yang diduga berisi barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium forensik.

Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha mengatakan, barang bukti yang diamankan dari lokasi akan dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk dilakukan pemeriksaan.

“(Dibawa) ke Labfor, seperti yang kita ketahui tadi ya,” ujar Ipda Robby Pasha di lokasi.

Sebelumnya, tim Puslabfor Bareskrim Polri mendatangi Mordent Esthetic Clinic untuk melakukan olah TKP lanjutan. Pemeriksaan dilakukan di area klinik yang hingga kini masih dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Sebelum olah TKP lanjutan, penyidik telah lebih dahulu melakukan pemeriksaan awal di lokasi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian.

“Kita olah TKP. Begitu dapat informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitar TKP, saksi, dan CCTV,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah.

Menurutnya, penyidik masih terus mendalami keterangan para saksi serta menelusuri rekaman CCTV yang diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab meninggalnya korban.

Sutrimo diketahui ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Mordent Esthetic Clinic pada Kamis (23/7/2026). Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih terus melakukan penyelidikan secara komprehensif untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya Sutrimo. Penyidik juga mendalami berbagai informasi yang berkembang, termasuk identitas korban, rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal korban ditemukan, serta keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Catar Kalteng Catat Jarak Lari Tertinggi pada Seleksi Tingkat Pusat Akpol 2026

SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Seleksi Tingkat Pusat Calon Taruna (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 terus berlangsung di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) untuk memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan prestasi.

Salah satu capaian menonjol pada tes kesamaptaan jasmani ditorehkan oleh Jonathan Putra Siregar, calon taruna asal Polda Kalimantan Tengah. Pada tes lari selama 12 menit, Jonathan berhasil menempuh jarak 3.575 meter, menjadi peserta dengan capaian lari tertinggi pada pelaksanaan seleksi tingkat pusat tahun ini.

Selain menunjukkan kemampuan fisik yang prima, Jonathan juga mencatat nilai Tes Potensi Akademik (TPA) sebesar 72 dan Tes Bahasa Inggris sebesar 82. Ia mengaku mempersiapkan diri secara mandiri melalui latihan fisik rutin serta belajar Bahasa Inggris dari berbagai sumber pembelajaran daring.

Jonathan menilai seluruh proses seleksi yang diikutinya berlangsung secara terbuka dan objektif. Menurutnya, setiap tahapan memberikan ruang bagi peserta untuk bersaing secara sehat berdasarkan hasil yang diperoleh.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Dr. Anwar, mengatakan tes kesamaptaan jasmani merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur kesiapan calon taruna untuk mengikuti pendidikan kepolisian.

“Selain kemampuan akademik, kesehatan fisik, kesehatan mental, dan psikologi juga menjadi aspek yang dinilai. Yang tidak kalah penting adalah calon anggota Polri harus memiliki karakter, integritas, dan jiwa melayani masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Anwar.

Ia menambahkan, hasil tes kesamaptaan tahun ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sebanyak 20 peserta berhasil menempuh jarak lebih dari 3.200 meter dalam waktu 12 menit, mencerminkan kesiapan fisik para calon taruna yang mengikuti seleksi tingkat pusat.

Polri berkomitmen menyelenggarakan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, humanis, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Melalui proses seleksi yang objektif, diharapkan lahir calon-calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, profesional, serta siap mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.