Danramil 03/Serengan Berikankan Materi Wasbang di SMAN 7 Surakarta

Surakarta,Maspolin.id – Bertempat di Gedung Graha sapta jaya SMAN 7 Surakarta kel.Tipes Kec.Serengan Kapten Inf Tri Sakti .K ( Komandan Koramil 03/Serengan) Memberikan materi dan pembekalan terhadap Siswa dan Siswi Baru SMAN 7 Surakarta yang di hadiri 250 orang Siswa dan siswi baru (16/7/2019).

Kegiatan wawasan kebangsaan ini bertujuan agar siswa/siswi dapat memahami bahwa bangsa Indonesia sudah mempunyai pondasi yang kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945,Sebagai generasi muda penerus bangsa siswa/siswi dapat melanjutkan perjuangan dalam mendirikan bangsa. disamping itu kegiatan ini dapat untuk menggerus faham-faham radikal, “Ucap” Kapten Inf.Tri  Sakti.

(Pendim Solo Agus Kemplu)

Tanamkan Disiplin Babinsa Latih Peraturan Baris Berbaris

Surakarta,Maspolin.id – Disiplin adalah nafasku itulah salah satu semboyan dalam TNI. Disiplin dapat di tanamkan sejak dini, bisa mulai dari anak sampai dewasa, bahkan lebih pantas lagi di tanamkan di Sekolah-sekolah.

Untuk mewujudkan hal tersebut Babinsa Kelurahan Semanggi Koramil 05 Pasar Kliwon Kodim 0735 Surakarta Koptu Maryono bersama 1 orang Babinsa Kelurahan Pasar Kliwon melatihkan Peraturan Baris Berbaris (PBB) di SMPN 6 Surakarta (16/7/2019).

Pelatihkan PBB kepada para Siswa bertujuan menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, melatih kosentrasi siswa serta kekompakan antar sesama “ungkap Babinsa Semanggi di hadapan para siswa sebanyak 248 orang”.

Hal senada di ungkapkan oleh Danramil 05 Pasar Kliwon bahwa dengan melatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) akan membentuk karakter seseorang yang berdisiplin tinggi, berjiwa iklas serta selalu tepat waktu dalam sesuatu hal. Kapten Cba Kurdi juga menambahkan tentang pentingnya kita semua untuk mencintai tanah air, membuka pikiran kita tentang pentingnya berwawasan kebangsaan. Ungkapnya dalam acara MOS di SMPN 6 Surakarta.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 6 Surakarta yang di wakilkan oleh Sujiantoro S.Pd menyatakan bahwa kehadiran TNI memang kita harapkan karna kita melihat bahwa di TNI lah yang masih mempunyai disiplin tinggi dan mempunyai dasar baris berbaris yang sempurna.

Di akuinya siswa siswi baru ini pun terlihat antusiasme dan semangat yang tinggi mengikuti pelatihan PBB yang di berikan baik teori maupun praktek, mereka memperhatikan dengan seksama apa yang di jelaskan oleh Babinsa Pasar Kliwon Sertu Sunarno baik pada saat teori maupun melakukan praktek, mereka pun terlihat senang dan bersemangat ungkap Penanggung jawab kegiatan MOS tersebut.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Kenapa MOS SMK Bhineka karya di Gembleng PBB Oleh Babinsa

Surakarta,Maspolin.id – Ajaran Baru Tahun 2019 dan awal penerimaan Murid baru dan menyiapkan agar nantinya menjadi siswa yang disiplin dalam mengikuti pelajaran nantinya terkait dengan kegiatan tersebut. Bertempat Di SMK Bhineka Karya Surakarta Jl. Letjend Suprapto Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta (16/7/2019)

SMK Bhineka Karya menggelar kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS) dengan melibatkankan (Aparat teritorial ) yaitu Babinsa Kel. Sumber Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Samsul dan Serda Narmin memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam rangka Masa pengenalan Sekolah Kepada Siswa Didik baru Yang di ikuti 213 Orang Siswa
SMK Bhineka Karya.

Kegiatan Materi PBB itu sendiri merupakan modal Dasar Awal untuk mendidik kedisplinan kepada Siswa Baru dengan materi peraturan baris Berbaris dan materi kepimpinan di Harapkan dengan adanya materi tersebut yang di berikan Babinsa bisa memberikan sikap kedisiplinan kepada Siswa nantinya dalam mengikuti kegiatan di sekolah selain itu Serma Samsul juga menyampaikan kepada siswa yang mengikuti kegiatan Masa pengenalan siswa agar tidak terpengaruh kepada hal-hal yang negatif yang bisa merugikan siswa itu sendiri nantinya dengan di hadapkan seiring kemajuan jaman dan teknologi, Pungkasnya

Pihak Sekolah SMK Bhineka mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang terlah memberikan pelatihan materi PBB dan kedisiplinan kepada siswa baru

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Terjatuh dari Pohon, Tukang Potong Kayu di Tulungagung Tewas

Tulungagung,Maspolin.id – Seorang tukang potong kayu di Tulungagung tewas terjatuh dari pohon belimbing. Ia tewas di lokasi karena jatuh dengan posisi kepala di bawah.

Untuk tak dapat diraih malang tak dapat ditolak.Begitulah nasib Nasikin (46) warga Desa Soko, Kecamatan Bandung yang jatuh dari pohon belimbing setinggi 3,5 meter , yakni milik tetangga Tofa yang terletak dibelakang runah .

Kasubag Humas Polres Tulungagung Akp Sumaji kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut .

“Korban yang sehari-harinya sebagai tukang potong kayu,awalnya dimintai tolong oleh tetangganya untuk memotong pohon belimbing dengan berbekal gergaji mesin,” terang Sumaji, Selasa (16/7/2019).

“Setelah Nasikin naik ke atas pohon belimbing sambil menenteng gergaji mesin.Tanpa diduga sebelumnya saat hendak memotong dahan, kaki korban justru menginjak ranting yang lapuk yang menyebabkan
korban langsung terjatuh ke tanah dengan posisi kepala berada di bawah ” tambah Sumaji .

Dari hasil olah TKP didapati gergaji mesin yang di pegang terpental ke arah yang lain. Sedang korban mengalami luka serius di bagian kepala yang selanjutnya korban tidak tertolong nyawanya dan meninggal di tempat kejadian.

“Dari hasil penyelidikan sementara tidak ditemukan adanta unsur kekerasan maupun kesengajaan dari kasus kematian Nasikin. Korban meninggal murni akibat kecelakaan kerja.
Dari pihak keluarga korban juga sudah menerima kematian korban dan meminta untuk tidak diautopsitang selanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan secara medis korban kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Soim

Curi Handphone di Dashboard Motor, Polsek Kedaton Berhasil Amankan Tersangka MI

Lampung,Maspolin.id – Kota Bandar Lampung. Kejadian pencurian handphone oleh seorang pemuda berusia 32 tahun, kini berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kedaton Polresta Bandar Lampung.

Dapat diketahui tersangka MI (32) warga Kelurahan Rejo Sari Lampung Utara tersebut melakukan aksinya saat korban sedang membeli nasi bungkus di sebuah rumah makan di Jalan Ratu Dibalau Way Kandis Kota Bandar Lampung.

Aksi tersangka tersebut terlihat oleh korban, sontak korban berteriak, tersangka sempat melarikan diri namun masyarakat di sekitar bersama anggota patroli Polsek Kedaton yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian berhasil mengamankan tersangka MI.

“Tersangka MI (32) tergiur melihat handphone milik korban yang diletakkan di dashboard sepeda motor, melihat situasi dikira aman untuk melakukan aksinya, tersangka langsung mengambil handphone tersebut,” terang Kapolsek Kedaton AKP Yerru, mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si.

Dalam pengakuannya, tersangka MI (32) mengaku baru sekali melakukan aksinya tersebut dan ini dilakukan karena tergiur melihat handphone yang diletakkan oleh korban di dashboard sepeda motor.

Barang bukti yang berhasil di sita yaitu satu unit handphone merk Xiomi MI 8 warna hitam dan satu unit sepeda motor Honda Spacy warna putih hitam yang digunakan oleh pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukumam penjara selama 5 Tahun.

(Humas Polresta Balam)

BUPATI BANGKALAN BERHARAP KOPERASI MAMPU MENJADI MITRA PEMBANGUNAN DI BANGKALAN

BANGKALAN,Maspolin.id – Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron, mengajak dan berharap kepada seluruh pengurus dan pengelola Koperasi untuk terus ditingkatkan kualitasnya terutama mengenai kemampuan manejerial, administrasi dan pengorganisasian usaha.

 ” Tenaga-tenaga yang terampil dan terdidik, profesionalisme serta bermoral baik sangat diperlukan untuk kemajuan koperasi dan peningkatan produktivitaskerja, demi kesejahteraan bersama dan tetap memperhatikan azan kekeluargaan. Dengan begitu Koperasi bisa cukup tangguh dan dapat diandalkan dalam menghadapi persaingan di dunia usaha yang semakin ketat”. Demikian disampaikan Ra Latif, panggilan akrab Bupati Bangkalan saat menghadiri resepsi Peringatan Hari Koperasi Ke-72 di Gedung PKP-RI, Selasa, (16/07/2019).

Selain itu, lanjutnya untuk menjawab tantangan kedepan, Koperasi harus bisa lebih maju dan inovatif mengingat saat ini kita tengah bergerak dalam era 4.0 (four poin zero), yakni era digital dan kemajuan teknologi informasi. Kedepan, para insan Koperasi Bangkalan dapat memanfaatkan era digital untuk mengembangkan Koperasi sekaligus membina para anggotanya untuk melek teknologi informasi sehingga usaha dalam bentuk platform e-commerce yang lebih mudah dipaksa dan bersifat global dapat menjadi peluang besar dalam upaya pengembangan strategi bisnis Koperasi terutama yang bergerak dalam sektor usaha. 

” Semoga kedepan, Koperasi mampu menjadi mitra bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya pembangunan di Kabupaten Bangkalan, terutama pembangunan ekonomi kerakyatan”.pungkasnya.

(eko/ridwan). 

Diduga Mark-up Dana Jasmas, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Ditahan

SURABAYA,Maspolin.id – Terkait tindak pidana Korupsi, wakil ketua DPRD Kota Surabaya resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

Politisi dari partai Gerindra bernama Dharmawan itu, ditahan usai melakukan tindak pidana korupsi dengan memark up pengadaan barang dan jasa program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya.

Dugaan korupsi itu dilakukannya pada, 2016 lalu dengan total kerugian hingga Rp 5 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Rachmat Supriady mengatakan, Dharmawan ditahan usai adanya dua alat bukti yang mencukupi.

Penahanan dilakukan setelah pengembangan kasus yang menjerat tersangka sebelumnya yakni Agus Setiawan Jong.

Dalam kasus ini Kejari Tanjung Perak juga sudah menahan dua anggota DPRD Surabaya lainnya yakni, Sugito dan Dharmawan.

“Kami lakukan penahanan dalam dua puluh hari kedepan untuk pemeriksaan sebagai tersangka,” sebut Rachmat, Selasa (16/7/2019).

Dharmawan sendiri datang ke Kejari Tanjung Perak sekitar pukul 09.00 WIB, dengan menggunakan baju kotak-kotak warna hijau dan langsung naik ke lantai dua ruang Pidsus Kejari Tanjung Perak.

Sebelumnya Kejari Tanjung Perak juga menahan Agus Setiawan Jong terkait kasus dugaan melakukan mark up pengadaan barang dan jasa program Jasmas Pemkot Surabaya 2016 lalu dengan total kerugian hingga Rp 5 miliar.

Diketahui, tersangka ini dengan cara mengkoordinir 230 RT yang ada di Surabaya untuk mengajukan proposal pengadaan tenda, kursi, dan soundsystem.

Oleh tersangka, saat itu harga barang tersebut dimark up hingga Rp 5 miliar, setelah sebelumnya diajukan ke Anggota Dewan. (Tim)

Pasca Pilkades Tuban, Rumah Salah Satu Timses Calon Kades Di Wilayah Soko Dipagar Bambu

Tuban,Maspolin.id – Sehari setelah coblosan yang berlangsung hari Rebo Legi lalu atau Kamis (11/07/2019), jalan menuju rumah salah seorang pendukung jago yang menang di RT 06 RW 03 Dusun Bedadi Desa Mentoro Kecamatan Soko diblokir sejumlah orang dengan cara memasang pagar bambu.

Belum gamblang massa dari pendukung mana yang memblokir halaman rumah pasangan SM dan MA ini. Akibatnya, para penghuni di dalamnya tak bisa leluasa keluar masuk rumah karena terhalang pagar bambu yang ditanam warga.

Ada sepasang kandidat yang maju dalam Pilkades Mentoro yakni Padiran dan Ahmad Rohmat. Hasilnya, Padiran nomor urut 1 berhasil mempecundangi Rohmat dengan meraup 1.994 suara berbanding 817 suara.

Telisik lapangan pewarta Media ini pasangan SM dan MA ini tergolog unik. Meski satu ranjang namun pasangan suami istri (pasutri) tersebut beda pilihan habis-habisan. Si suami gepeng ilir (harga mati) mendukung nomor urut 2, sedang istrinya tak mau berpaling dari Padiran, calon kepala desa terpilih Desa Mentoro periode enam tahun ke depan.

Usut punya usut, insiden pemblokiran rumah pasutri itu dipicu “selebrasi” berlebihan MA yang jagonya menang. Saking semangatnya, bahkan perempuan ini sampai menari sambil bernyanyi-nyanyi dengan nada menyindir habis jago suaminya yang keok.

“Dia bahkan jingkrak-jingkrak dan menyanyi dengan membuka pintu depan dan semua jendela sehingga warga yang sedang melintas tahu persis ulahnya. Mungkin itu yang membuat warga lain yang kebetulan beda pilihan menjadi panas,” tutur sejumlah warga Dusun Bedadi kepada pewarta media ini Senin (15/07/2019) siang.

Camat Soko Suwito yang dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui soal insiden buntut pilkades di Desa Mentoro tersebut. Namun laporan secara tertulis belum dia terima dari stafnya.

“Untuk saat ini suasana masih sedikit hangat. Nanti akan saya instruksikan kepala desa untuk menggelar mediasi dengan warga,” terang Suwito.

Sementara Kapolsek Soko AKP Yudi Hermawan menyampaikan suasana di Desa Mentoro tensinya sudah berangsur turun. Pihaknya mengaku sedang melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait.

“Ini sudah dimusyawarhkan dengan polsek, perangkat desa dan warga,” ujar Yudi melalui pesan tertulis yang dikirim kepada pewarta media ini Senin (15/07/2019) sore.

Reporter: M Zainuddin

Jago Merah Hanguskan 14 Kambing Milik Warga Kapas

Bojonegoro,Maspolin.id – Sebuah kandang kambing dan gudang milik H Ruslan Wardiyono warga Rt. 11 Desa Plesungan Kecamatan Kapas pada pukul 16.25 wib hangus terbakar pada Selasa 16 Juli 2019.

Masyarakat melaporkan kejadian pada pukul 16.40 Wib diperkirakan kebakaran terjadi pada pukul 16.25 WIB.

2 unit mobil pos damkar besar dan 1 Unit Mobil Kecil dengan beberapa personil sampai di lokasi  dan api baru bisa dipadamkan pukul 17.30 Wib.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dengan kerugian 14 Kambing hangus terpanggang dan ditaksir kurang lebih mencapai puluhan Juta.

Dalam proses pemadaman melibatkan Petugas Damkar Pos Kota dibantu Polsek dan warga sekitar.

Ags/Hum

Peringati HANI 2019, Ketua Umum GPAN Ajak Pemuda Bersih Dari Narkoba

BANDUNG, Maspolin.id – Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (Ketum GPAN) Brigjen Pol Purn. Drs. Siswandi, mengapresiasi pernyataan dan upaya Jawa Barat bersih narkoba. Itu dinilai usaha yang bagus untuk sebuah provinsi yang menjadi salah satu pangsa peredaran narkoba tingkat sindikat internasional terbesar di Indonesia.

Ini prestasi yang sangat luar biasa, kata Siswandi, karena seperti yang disampaikan dalam pidato Gubernur Jawa Barat yang dibacakan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum bahwa memberantas narkoba itu tidak bisa berdiri sendiri, harus bersama-sama seluruh elemen masyarakat.

“Data dari BNN, ada 803 jenis narkoba baru, dan sekitar 74 jenis narkoba itu sudah masuk ke Indonesia termasuk sudah beredar di Jawa Barat. Ini sangat memprihatinkan,” papar Siswandi selepas mengikuti upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di halaman Gedung Sate Bandung, Senin (15 Juli 2019).

Sebagai pemimpin aktivis anti narkoba, Siswandi mengajak semua elemen untuk bangkit dan melawan sindikat narkoba. Sementara mengenai visi misi GPAN sendiri menurut Siswandi adalah mencari, menemukan dan mengajak para penyalahguna dan pecandu narkotika untuk direhabilitasi, jangan dikriminalisasi.

“Tempatnya pecandu dan korban narkoba itu direhabilitasi, bukan penjara,” tandas Siswandi yang pada hari itu menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai aktivis anti narkoba bersama ormas anti narkoba lainnya yang diserahkan Wagub Jabar.

Dari upaya pemberantasan narkoba, lanjutnya, penting adanya kebersamaan aparat kepolisian, jaksa penuntut dan hakim untuk sepakat satu suara menyelamatkan generasi milenial dari bahaya narkoba. “Generasi milenial 2019 adalah generasi yang bersih dari narkoba,” tandas mantan petinggi BNN ini.

Didampingi para pengurus GPAN pusat, Siswandi mengemukakan hal penting yang harus dicatat, tugas utama GPAN menyelamatkan generasi yang sudah terjerumus, pecandu, korban, untuk direhabilitasi.

“Ada tiga pilihan hidup para pengguna narkoba, yakni rehabilitasi, penjara dan mati. Maka pilihlah hidup yang keempat, yaitu hidup sehat bersih tanpa narkoba,” pinta Siswandi. Menurutnya, GPAN tetap komitmen soal Undang Undang Narkotika (UU No. 35 Tahun 2009) itu sebagai aturan yang tegas dan humanis.

Tegas itu maksimal hukuman mati, humanis itu rehabilitasi yang juga bentuk hukuman. Sayangnya amanat Undang Undang ini tidak dilaksanakan oleh aparat penegak hukum. Siswandi mencontohkan ada 91 narapidana narkoba yang divonis hukuman mati, namun sampai saat ini hukuman mati tidak dilaksanakan.

“Jangan kebalik, para pecandu maupun korban malah dikriminalisasi, dipenjarakan. Sehingga kami dari GPAN meminta agar pemerintah mengeluarkan Perpu atau Kepres terhadap korban penyalahguna dan pecandu narkotika untuk direhabilitasi. Dan dorong eksekutor untuk melaksanakan hukuman mati. Laksanakan saja!!” tandas Siswandi.

Masih di tempat yang sama, setelah upacara peringatan HANI dan press release, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum didampingi Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa dan Kepala BNN Jawa Barat Brigjen Pol Drs. Sufyan Syarif, MH memusnahkan barang bukti berupa 240 kg ganja kering dan 3,5 kg sabu.
Pemusnahan menggunakan mesin incinerator merek Hanaro Eng yang dipajang di halaman parkir barat Gedung Sate Bandung. Wagub Jabar menyatakan, perlu keterlibatan organisasi kemasyarakatan untuk memberantas peredaran narkoba di Jawa Barat. “Pemerintah dan aparat saja tidak cukup, perlu keterlibatan masyarakat,” tandas Wagub Jabar asal pesantren ini.

Untuk mencegah peredaran narkoba harus dilakukan bersama-sama. Caranya, kata Wagub, memperkuat kebersamaan pemerintah dalam hal ini wali kota, bupati, dan aparat penegak hukum. “Intinya, masyarakat tidak bisa hanya menitikberatkan pencegahan dan pemberantasan ini kepada kami dan aparat keamanan, harus dilakukan bersama-sama,” ungkap Uu.

Sementara Kepala BNN Jawa Barat Sufyan Syarif menegaskan, BNN dan polisi akan mencegah peredaran narkoba secara masif, karena para bandar dan penjual mengedarkan narkoba secara masif khususnya di Jawa Barat.

“Barang ini (narkoba, red) berbahaya, makanya kita tidak main-main dengannya. Kita harus mencegah secara masif bersama-sama,” ungkap Sufyan. Pihaknya mengapresiasi ada Desa Bersih Narkoba.

“Semuanya terlibat dari kepala desa, babinsa, kamtibmas, ada puskesmas untuk menyembuhkan, ada juga para kiai bersama-sama tokoh masyarakat setempat,” tandas Sufyan sambil mengatakan modus pengedaran narkoba selalu ada yang baru dan yang lama. Tetapi modus-modus itu selalu berulang.

Dari semua upaya BNN Jawa Barat ini setidaknya sudah menyelamatkan 1,5 juta warga Jawa Barat dari bahaya narkoba.

Upacara Peringatan HANI 2019 berlangsung khidmat dimulai pukul 08.00 wib dipimpin Wagub Jawa Barat uu Ruzhanul Ulum. Selain kalangan muspida Jawa Barat, peringatan HANI juga dihadiri 31 elemen masyarakat dan ormas serta aktivis anti narkoba. Pemprov Jabar juga mengundang para mahasiswa dan pelajar dari Bandung.

Setelah upacara dan prosesi pemusnahan barang bukti berupa ganja dan sabu, acara dilanjutkan dialog dan pentas seni anak-anak Bandung dan perwakilan dari BNN Jabar. Acara ini dihadiri gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kajati Jabar, Kapolda, Kepala BNN Jabar, Ketua Pengadilan Tinggi, Pangdam III Siliwangi, Ketua DPRD Jabar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Stanley

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kapolda Metro Jaya Tegaskan Sinergi TNI-Polri Jaga Jakarta

PMJ - Maspolin.id|| Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodam...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.