SMP NEGERI 1 BOJONEGORO GELAR MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH

BOJONEGORO,Maspolin.id – Dalam rangka meningkatkan peran dan partisipasi sekolah dan orang tua siswa baru terhadap proses pendidikan. Pihak sekolah SMP Negeri 1 Bojonegoro mengundang orang tua atau wali siswa baru tahun akademik 2019/2020 di hari pertama masuk sekolah, dalam kegiatan sosialisasi pendidikan keluarga dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Dengan mengambil tema,  ” Mengoptimalkan Potensi Perkembangan Anak Didik Melalui Pola Didik Dan Pola Asuh”,  kegiatan tersebut di langsungkan di Aula SMP Negeri 1 Bojonegoro, Senin, (15/07/2019).

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bojonegoro, Lasiran, M.Pd, seusai acara pertemuan mengatakan, sebanyak 320 Wali Murid di undang dan ikut serta dalam acara tersebut. Selain itu, menurutnya 3 hal utama yang membedakan MPLS atau Masuk Pertama Sekolah (MPS) di SMP Negeri 1 Bojonegoro dengan Sekolah lain yakni setelah tiga hari dari pelaksanaan MPLS di SMPN 1 Bojonegoro terdapat Matrikulasi dan pemetaan potensi  siswa. 

Lebih lanjut dikatakan, matrikulasi dan pemetaan siswa tersebut dengan mengandung tiga komponen utama. 
Pertama, melibatkan tim psikologi dari Universitas Gajah Mada (UGM), untuk mendampingi, mengukur dan memastikan potensi siswa ke depan, termasuk orang tua siswa.  

Kedua, melibatkan Dinas Kesehatan Bojonegoro, untuk mendampingi, mengukur dan memastikan perilaku hidup bersih atau prilaku hidup sehat siswa. 

Ketiga,  melibatkan Komandan Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, untuk mendampingi dalam upaya meningkatkan kedisplinanan peserta didik.  

” Supaya SMP Negeri 1 Bojonegoro menjadi sekolah terdepan walaupun dengan sistem zonasi dan tetap dengan mengedepankan proses yang ketat dan evaluasi yang otentik”.harapnya.(eko S).  
 

Jalin Sinergitas, Babinsa Kelurahan Joyotakan Koramil 03/Serengan Komsos di Kantor Kelurahan.

Surakarta,Maspolin.id – Jajaran Kodim 0735/Surakata berupaya melakukan pendekatan kepada masyarakat, secara intensif terus melakukan komunikasi sosial (Komsos). Tujuannya, selain untuk mengetahui berbagai permasalahan dan juga berupa ikut membantu, untuk mencarikan jalan keluar dan solusi yang terbaik, pada setiap persoalan yang ada di masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Rohmat melaksanakan komunikasi sosial bersama-sama dengan Probowinoto S.Sos (Lurah) dan Pegawai Kelurahan Joyotakan di Kantor Kel. Joyotakan Kec Serengan Kota Surakarta. (15/7/2019)

Danramil Serengan Kodim 0735 Surakarta Kapten inf Tri Sakti mengatakan “ Bahwa Babinsa harus dan selalu jalin komsos dengan Warga Binaanya dengan Tujuannya, sebagai wahana silaturahmi, untuk saling bertukar pikiran, memberi, mengisi serta meningkatkan peran Binter, sehingga keberadaan insan teritorial memberikan makna yang positif tersendiri, di lingkungan masyarakat sekelilingnya. 

Lurah Joyotakan (Purbo Winoto) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa, karena selama ini dapat bekerjasama dengan baik dengan pihak lelurahan maupan masyarakat Joyotakan, dan selalu aktif di setiap kegiatan yang ada di kelurahan Joyotakan.

(Agus Kemplu)

Serda Agus Motifasi Warga Pengumpul Barang Bekas di Wilayahnya

Surakarta,Maspolin.id – Babinsa Gajahan, Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735 Surakarta Serda Agus selalu aktif dalam Pembinaan Teritorial diwilayah binaanya, termasuk dengan para pengumpul barang bekas/pememulung yang berada di wilayahnya (15/07/2019).

Serda Agus mengatakan “Komsos dengan pengumpul barang bekas sengaja dia dilakukan bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada warga binaannya agar mau peduli terhadap kebersihan lingkungan sehingga pemukiman mereka tidak kelihatan kumuh serta terhindar dari penyakit”, Saya selaku Babinsa secara terus menerus mengingatkan tentang kebersihan lingkungan.

Serda Agus Santoso Babinsa Gajahan Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735 /Surakarta menyambangi Sukir seorang pengumpul barang bekas di wilayah Kel Gahahan. Di dalam komsosnya tersebut Seda Agus menyampaikan , ” Dengan mengobrol dan anjang sana yg merupakan bagian dari komukasi sosial diharapkan warga yang tinggal diwilayah binaannya selalu memperhatikan masalah Kebersihan lingkungan” Karena menurutnya Kebersihan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kehidupan di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan tempat tinggal kita sendiri. Masih banyak  masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan.

Selain itu sebagai seorang Aparat Komando Kewilayahan seorang Babinsa memang harus dekat dengan warga. karena hal ini tidak hanya berdampak pada meningkatnya keamanan, namun juga pada Temu Cepat Lapor Cepat pada setiap kejadian. “Kedekatan kami dengan masyarakat akan menambah cepat quick response yang kami berikan terhadap laporan yang masuk setiap hari,” Tegas Serda Agus.

Ditemui ditempat terpisah Danramil 05/Pasar Kliwon Kapten Cba Kurdi mengatakan pekerjaan pengumpul barang bekas /pemulung sering dianggap memiliki konotasi negatif. Pekerjaannya mencari barang bekas, membuat sebagian besar orang menganggap remeh pemulung.
Namun, dengan kehadiran Babinsa diharapkan lingkungan dapat terbebas dari barang bekas yang bila dibiarkan bisa menjadi sampah. Mereka juga membantu pemerintah dalam mengelola sampah. Selain itu Kapten Cba Kurdi juga memerintahkan kepada Babinsa sebagai aparat Komando kewilayahan dituntut harus mampu melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan seluruh komponen masyarakat diwilayahnya binaan nya masing-masing, mulai dari Alim Ulama, Pengusaha hingga pelaku kriminal, tak terkecuali Pengumpul barang bekas/Pemulung, tegasnya.

Sukir yang sehari-harinya bekerja mencari barang bekas yang masih mempunyai nilai jual, untuk dijual kepada pengepul dan uang yang diterima guna mencukupi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari. Dia mengucapkan terima kasih kepada bapak Babinsa yang sering menyambanginya dan mengingatkan betapa pentingnya kebersihan lingkungan rumahnya, ucapnya.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Bobol sekolahan ,dua bocah di Tulungagung diamankan Polisi

Tulungagung,Maspolin.id – Dua bocah terpaksa diamankan Polsek Ngunut Tulungagung.Pasalnya keduanya diduga melakukan pembobolan sekolah SMPN diwilayah kecamatan Ngunut . Uniknya kedua pelaku yang merupakan santri disalahsatu pondok di wilayah Ngunut ini memanfaatkan penjepit kertas (klip) untuk membuka kunci pintu salah satu ruangan sekolah .

Kanit Reskrim Polsek Ngunut Iptu Heri Purwanto kepada wartawan mengatakan kedua pelaku yang diamankan adalah S (17) warga Blitar dan P (13) warga Lampung.Kejadian tertangkapnya kedua pelaku kepergok oleh penjaga SMPN 3 Ngunut saat bersembunyi di atas almari ruang TU.

“Terungkapnya kasus pencurian ini berawal saat kedua pelaku sekitar pukul 19.00 WIB masuk ke ruang Tata Usaha (TU). Keduanya membuka kunci pintu dengan penjepit kertas,” terang Heri Purwanto, Senin (15/7/2019). 

Namun apesnya saat pelaku bersembunyi di dalam ruang TU yang diperkirakan menunggu situasi aman sambil mengamati sasaran yang akan dibawa kabur belum berselang lama, penjaga sekolah juga masuk ke ruang TU untuk mengambil bantal .

“Pelaku yang kebetulan bersembunyi di atas almari kepergok manakala si penjaga sekolah akan mengambil bantal yang juga di atas almari, sehingga aksi kedua pelaku bisa digagalkan . 

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku sudah 5 kali menjalankan aksi serupa di SMPN 3 Ngunut dan berhasil membawa kabur berbagai barang mulai dari komputer jinjing, uang tunai hingga jajanan di kantin sekolah. 

“Uang hasil mencuri habis digunakan untuk beli jajan ,baju dan digunakan untuk beli HP,” imbuh Kanit Reskrim .

Polisi juga menjelaskan, kasus pencurian yang dilakukan oleh para pelaku tergolong rapi dan prifesional karena untuk membuka kunci pintu tidak sampai melakukan perusakan, namun keduanya cukup menggunakan penjepit kertas. 

“Saat kami periksa Ilmu yang ia gunakan didapat pelaku dari YouTube.Keahlian mereka cukup rapi dan tidak sampai merusak kunci,” pungkas Heri. 

Sebelumnya polisi sudah menerima beberapa kali pengaduan dari pihak sekolah terkait kejadian pencurian di SMPN 3 Ngunut ini dan sempat mencurigai aksi pencurian yang terjadi sebelumnya justru dilakukan oleh orang dalam. Mengingat tidak ada bekas congkelan dan kerusakan pada pintu sekolah. 

Hingga saat ini Kepolisian Sektor Ngunut masih mendalami kasus pencurian oleh kedua bocah tersebut, Namun polisi lebih memilih melakukan upaya diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, sesuai dalam Pasal 1 angka 7 UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. 

Tidak menutup kemungkinan Polisi akan melakukan pemanggilan kepada orang tua ,kepala desa dan pihak sekolah intuk penyelesaian secara kekeluargaan .Jika upaya tersebut nanti selesai Polisi akan menyerahkan kedua pelaku untuk dilakukan pembinaan oleh orang tua masing-masing. Sehingga diharapkan para pelaku tidak lagi mengulangi perbuatannya dan bisa melanjutkan sekolahnya. 

Soim

JALIN SILATURAHMI, KAPOLRESTABES MEDAN ANJANGSANA KE TOKOH AGAMA

Medan, Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,
MSi didampingi Kasat Intel
Polrestabes Medan Akbp Masana
Sembiring,SSos dan Kapolsek Percut Seituan Kompol Subroto,SH Anjangsana kerumah Ketua Umum Majelis Zikir Tazkira Sumut Buya Dr K.H Amiruddin,MS,MA yang tinggal dijalan Suluh Medan,Senin 15 July 2019.

Kapolrestabes Medan Disambut langsung Oleh Buya Amiruddin dan Isteri beserta Anaknya dan
Tampak Kapolrestabes medan dengan akrab berbincang – bincang dengan Ustadz Buya Amiruddin.

Anjangsana ini juga untuk menjalin Silaturahmi dengan Tokoh agama yang bertujuan menyambung tali persaudaraan karena merupakan salah satu amalan yang baik.

Dengan bersilaturahmi ini menjalin hubungan yang lebih mantap ke Tokoh – tokoh agama yang
diharapkan kedepannya berkesinambungan dan
menjadikan situasi kamtibmas wilayah hukum Polrestabes Medan selalu dalam keadaan aman dan kondusif.*

Novian Harhara

KAPOLRESTABES MEDAN KONFERENSI PERS PELAKU PEMBUNUHAN JALAN GAJAH MADA MEDAN

Medan, Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Melaksanakan Konferensi Pers tentang kasus penganiayaan hingga berujung maut di Jl. Gajah Mada, Medan Petisah, yang terjadi, Minggu (7/7) sekira pukul 22.30 Wib. Dalam pengungkapan itu petugas mengamankan 2 pelaku dan masih memburu para tersangka lainnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, dalam paparannya, Senin (15/7) mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap yakni, Yakil Yukolah (16) warga Jl. Sentosa Lama, Gg. Tongan, Kel. Sei Kera Hulu, Kec. Medan Perjuangan dan Fahrul (19) warga Jl. Perjuangam Perum Indah Permai, Kota Pinang. Tersangka Yugo pertama kali diringkus petugas, Minggu (8/7) dan disita darinya sebilah pisau yang digunakan untuk menikam korban Afdillah (19) warga Jl. Starban, Gg. Sawah, Medan Polonia, hingga tewas. Kemudian, tersangka diinterogasi bahwa dirinya melakukan penganiayaan bersama 4 tersangka lainnya.

“Selanjutnya tersangka Fahrul menyerahkan diri ke Polsek Medan Baru pada Hari Minggu (14/7) sekira pukul 22.00 Wib,” katanya.

Dijelaskannya, peristiwa pembunuhan ini terjadi Minggu (7/7) malam di Jl. Gajah Mada, Medan Petisah. Awalnya korban dan teman dekatnya (seorang wanita) bernama Divo (Diva Nasution) berkomunikasi dan berjumpa di warkop Jl. Sei Bahorok, Medan Baru. Saat berjumpa dengan korban, Dipo diantarkan menaiki mobil Avanza tang didalamnya ada beberapa orang pria yang merupakan pelaku pembunuhan.

Diduga korban cemburu lantaran teman wanitanya bersama dengan pria lain (tersangka) di dalam mobil, sontak membuat korban mengamuk. Lalu korban menjumpai para pelaku di mobil dan cekcok pun tak terhindarkan.

“Karena tidak enak ribut dengan pemilik warkop, korban dan teman wanitanya pun pindah ke salah satu restoran siap saji di Jl. Gajah Mada,” ujarnya.

Nah, di Jl Gajah Mada, lanjutnya, perseteruan kian memanas lantaran para pelaku mendatangi korban. Pelaku Yakil Yukola yang tidak senang ditantang korban lantas mengeluarkan sebilah pisau dan menikam korban sebanyak tiga liang di tubuhnya. Selain itu, pelaku tidak hanya membunuh korban tapi juga merampok 1 unit sepeda motor Honda Scoopy BK 6470 AID yang dikendarai korban.

“Pelaku Fahrul lalu mengambil sepeda motor korban, jadi selain pembunuhan juga perampokan,” katanya.

Sementara itu, wanita yang merupakan teman dekat korban yang statusnya masih dijadikan saksi, Divo Nasution (17) warga Jl. Halat Gg. Gani, Medan Area.*

Novian Harhara

KAPOLRESTABES MEDAN KONFERENSI PERS KASUS BEGAL

Dua komplotan pelaku Begal yang sempat viral dimedia sosial diringkus tim Pegasus Polrestabes Medan An Muhammad Rangga Nasution alias Rangga (20) warga Jalan Sentosa Lama Gang Antara Kelurahan Sei Kera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan dan seorang rekanya Putra Mangku Prawira alias Mangku (22) warga Jalan Mabar no 102 B-26 Kelurahan Pandau Hulu Medan.Konferensi Pers dilaksanakan diLobby utama Polrestabes Medan,Senin ( 15/7/2019/ Jam 13:00 WIB).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi saat paparan yang didampingi oleh Kasat reskrim AKBP Putu Yudha Prawira menjelaskan bahwa kejadian bermula pada saat  terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada hari Selasa (4/6/2019) jam 22:00 WIB diJalan Bakaran Batu simpang Jalan Asia Kecamatan Medan Area korban bernama Johana Br Manik (24) warga Lau Gumban Brastagi Karo berjalan kaki di Jalan Bakaran Batu hendak menyebrang ke Jalan Asia, saat itu korban sedang memegang HP Samsung J2 Prime, tiba – tiba dua pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor matic dan merampas HP milik korban atas kejadian itu korban membuat laporan resmi ke Polrestabes dengan nomor LP/1492/VII/2019.

“Penangkapan kedua tersangka berawal saat Satreskrim Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku pencurian dengan kekerasan sedang berada di Jalan Durung, lalu anggota dilapangan dibawah pimpinan Kanit Pidum Iptu M.Said Husein bersama jajaran bergerak ke lokasi dan berhasil menangkap keduanya, dan setelah diintrograsi ternyata keduanya juga terlibat pencurian dengan kekerasan di Jalan Sutrisno,” ucap Kombes Pol Dadang Hartanto.

Katanya lagi, Hp dari korban Johana Br Manik selanjutnya di jual di conter Hp dijalan Sejati seharga Rp.650.000( enam ratus ribu rupiah).

“Saat pengembangan kasus untuk mencari barang bukti, kedua TSK berusaha melarikan diri hingga akhirnya terpaksa pada keduanya diberikan tembakan dikaki dikaki kanan dan kirinya,” pungkas Kombes Pol Dadang Hartanto.

Tersangka Rangga dan Putra saat diwawancarai di sela paparan mengaku telah melakukan aksi Curas di 13 lokasi Diantaranya : Jalan S.Parman, Jalan Hasanudin, Hayam Wuruk, Madong Lubis, Thamrin, Jalan Mabar, Gajah Mada, Jalan Serdang, Jalan Malaka, Wahidir dan Jalan Pringgan serta beberapa Jalan lain diwilayah hukum Polrestabes Medan.*

Novian Harhara

Kapolresta Bandar Lampung Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Imbangan wilayah Kodim 0410/ Kota Bandar Lampung

Lampung,Maspolin.id – Kota Bandar Lampung. Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si menghadiri kegiatan upacara pembukaan Karya Bakti / TMMD imbangan di wilayah Kodim 0410/ Kota Bandar Lampung.

Upacara pembukaan dipimpin oleh Danrem 043 / Gatam Lampung Kolonel Inf Taufik Hanafi di Lapangan sepak bola SMAN 13 Kelurahan Raja Basa Raya Kecamatan Raja Basa Kota Bandar Lampung, Senin (15/07/19).

Tampak hadiri dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, Dandim 0410/ Kota Bandar Lampung Letkol Arm. Wahyu Jatmiko, Sekda Kota Bandar Lampung serta Forkopimda Kota Bandar Lampung.

Dalam amanatnya Danrem 043 / Gatam Kolonel Inf Taufik Hanafi, menjelaskan, bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya percepatan pembangunan yang pada hakekatnya bertujuan upaya bersama membangun semangat gotong royong dengan seluruh warga masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan pembangunan dilingkungan kelurahan serta meningkatkan kesetiakawanan sosial dalam rangka membangun ketahanan masyarakat dari berbagai ancaman dan membangun sinergitas kemanunggalan TNI bersama rakyat, Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah melalui TMMD imbangan tercipta kekuatan yang besar untuk memajukan kelurahan.

Setelah pelaksanaan upacara tersebut, Danrem 043 / Gatam bersama Forkopimda Kota Bandar Lampung meninjau lokasi TMMD di Jalan Padat Karya Raja Basa Raya Kecamatan Raja Basa Kota Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si bersama Danrem 043 / Gatam Kolonel Taufik Hanafi, Wali Kota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, Dandim 0410 Kota Bandar Lampung Letkol Arm. Wahyu Jatmiko dan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung secara simbolis bersama sama meletakkan batu pertama pembangunan di Kelurahan Raja Basa Raya Kecamatan Raja Basa Kota Bandar Lampung.

Kegiatan TMMD tersebut akan berlangsung selama 21 hari terhitung mulai tanggal 15 Juli 2019 sampai dengan 7 Agustus 2019.

Kegiatan TMMD kali ini, meliputi pembuatan gorong gorong, pengaspalan jalan , rehab lapangan bulutangkis dan membangun sarana di wilayah kelurahan Raja Basa Raya.

(Humas Polresta Balam)

Buka MPLS, Kapolsek Rengel Berikan Himbauan Pada Siswa

Kepala Kepolisian Sektor Rengel Polres Tuban AKP Yani Susilo, S.H. membuka rangkaian kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SMAN 1 Rengel. Senin, (15/7/2019).

Kegiatan di hari pertama sekolah pada tahun ajaran baru ini diikuti oleh para pelajar kelas X beserta para wali murid dan Komite Sekolah.Kapolsek Rengel dalam sambutannya mengatakan, pendidikan di lembaga sekolah merupakan pondasi yang sangat utama bagi generasi muda di era milenial saat ini untuk meraih cita-cita kedepannya kelak.

“Bagi para pelajar manfaatkan waktu pendidikan di sekolah, karena pendidikan adalah hal utama yang harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh demi meraih cita-cita”, tutur AKP Yani.

Tak hanya itu, Mantan Kasat Sabhara Polres Tuban juga mengingatkan agar para peserta didik baru tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan baik itu tata tertib sekolah apalagi perundang-undangan.

“Selain tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, sekolah juga tempat untuk berlatih tentang disiplin, jangan lakukan hal yang melanggar aturan”, imbuhnya.

Acara pembukaan MPLS pada pagi itu juga dimeriahkan oleh pagelaran pertunjukan kesenian dan keterampilan oleh para pelajar SMAN 1 Rengel.

Ags/Hum

Khawatir Salah Sasaran, Satgas TMMD dan Kades Cimrutu Cek  Rumah Penerima Rehab RTLH

Cilacap, Maspolin.id – Setidaknya ada 20 unit rumah yang menjadi sasaran fisik program TMMD, yakni rehab RTLH.

Teknisi yang juga anggota Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2019, Sertu Basuki bersama Kades Cimrutu Surip Riadi, mendatangi salah satu pemilik rumah yang akan direhab, yakni Sukanda, warga RT 02 RW 03 Dusun Cimrutu, Desa Cimrutu, Minggu (14/7/2019).

Ini dilakukan guna memastikan bahwa program rehab tersebut tepat sasaran dan sesuai data yang didapat Satgas TMMD Kodim 0703/Cilacap, karena telah menargetkan 20 unit rumah yang masuk daftar bedah rumah tak layak huni (RTLH).

Angka itu juga diperoleh dari hasil survei langsung di lapangan, serta data dari pemerintah desa setempat agar program RTLH tidak salah sasaran.

Anggota Satgas TMMD sekaligus teknisi di lapangan tersebut mengatakan, penyelesaian bedah rumah ditargetkan akan segera rampung sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

“Sekarang sudah sebagian jumlah sasaran rehab rumah sudah kita bedah dan kita bangun, sejumlah material juga sudah kita distribusikan ke semua sasaran. Kendati demikian, saya optimis semua sasaran rehab rumah ini akan rampung sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” ungkap Sertu Basuki.

Sementara, Kepala Desa Cimrutu Surip Riadi mengungkapkan dia merasa bahagia karena desanya menjadi sasaran pembangunan melalui program TMMD.

Terkait beberapa rumah warga yang tidak layak huni, Surip Riadi mengaku masih ada puluhan warga lain yang memerlukan bantuan rehab rumah. Selain program TMMD, dia berhadap ada bantuan dari pihak lain agar beberapa warga yang rumahnya tidak layak huni, bisa memiliki rumah yang layak.

Senada dengan Sukanda, rumah yang dihuninya sangat tidak layak huni. Dia tinggal sendirian ketika kedua orang tuanya telah tiada. Juga kondisi fisiknya yang cacat dan tidak bisa bicara, selalu bergantung pada adiknya yang selalu mengirimkan makanan untuknya.

“Selaku kepala desa, tentu saya ingin membantu warga saya untuk bisa hidup layak. Dan melalui program TMMD ini, alhamdulillah rumah Sukanda akhirnya bisa diperbaiki agar lebih layak,” ucap Surip Riadi. (Estanto)

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.