Bupati Cilacap Buka TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Cimrutu

Cilacap, Maspolin.id – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2019 yang diselenggarakan Kodim 0703/Cilacap di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Jateng, Selasa (10/7/2018).

Kegiatan TMMD tahun 2019 ini mestinya dilaksanakan secara serentak pada 11 Juli 2019 mendatang. Namun, karena ada kegiatan penting lain yang dilaksanakan pada hari yang sama, pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0703/Cilacap dimajukan, yakni pada Selasa ini.

Dandim 0703/Cilacap melalui Pasiter Kapten Inf Marjono membacakan laporan kesiapan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 serta sasaran yang harus dicapai pada kegiatan TMMD, yakni meliputi sasaran fisik maupun non fisik.

Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan talud volume 1.531 m, pembangunan MCK 2 unit, dan rehab RTLH sebanyak 20 unit.

Sedangkan sasaran non fisik meliputi pelayanan pengobatan gratis, pelayanan KB, pelatihan pengolahan pangan lokal, pembuatan akta kelahiran gratis di bawah 1 tahun, penyuluhan penanganan hama, kebencanaan, bela negara, narkoba, dan penyuluhan PBB, termasuk bantuan dari OPD, BUMN, dan BUMD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menandatangani surat penyerahan proyek TMMD kepada TNI, dalam hal ini Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian yang sekaligus memberikan alat pekerjaan secara simbolis kepada perwakilan Satgas TMMD dan masyarakat.

Bupati mengatakan, melalui TMMD kita bisa bersinergi, bahu membahu dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme, dan patriotisme.

“TMMD juga mampu meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata bagi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat. “Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui TMMD seperti ini dapat menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi, serta mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini dengan solusi,” kata Tatto.

Disebutkan Bupati, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga, betapa penting dan luar biasanya semangat gotong-royong dalam pembangunan. “Semua bahu membahu memberikan sumbangan pikiran, ide, dan gagasan, juga sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan material dan kebendaan,” beber dia.

Menurut Tatto, TMMD Sengkuyung ini memiliki tujuan membangun tanpa mengurangi kearifan lokal dan mengurangi angka kemiskinan. Dia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang ikut menyengkuyung program ini.

“Mari kira sukseskan program pembangunan yang menyejahterakan masyarakat desa. Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki. Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan Bangga Mbangun Desa,” ucapnya.

Upacara diakhiri dengan doa dan penyerahan secara simbolis bantuan kepada perwakilan warga, kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa stand produk unggulan Desa Cimrutu oleh Bupati yang didampingi Kasdim, Camat Patimuan, Kapolsek Patimuan, dan kepala dinas instansi lainnya. (Estanto)

Seberapa Siap Pemerintah Indonesia Menyelenggarakan Ibadah Haji

Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama telah menyempatkan dirinya untuk tiba di Arab Saudi, untuk memeriksa dan memastikan kesiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 2019. Usai tiba di Tanah Suci, Lukman langsung menggelar rapat di kantor urusan haji yang terletak di kota Jeddah.

Rapat tersebut dihadiri oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar, Konjen RI Jeddah Moh Herry Sarifudin beserta jajarannya. Kemudian Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, serta staf Teknis Urusan Haji beserta jajarannya.

“Saya bersyukur proggress penyediaan layanan jemaah haji di Saudi sudah hampir 100 persen selesai,” tutur Lukman di Jeddah.

Dirinyapun juga memberikan himbauan agar persiapan ibadah haji terus diawasi.

“Saya minta persiapan layanan ini terus dikawal dan dimonitor sehingga pada saatnya bisa berjalan lancar,” tukasnya.

Dalam sesi rapat tersebut, Lukman juga secara khusus menyoroti dua hal pokok. Pertama, layanan yang setiap tahun diberikan kepada jemaah, seperti akomodasi, konsumsi, transportasi dan kesehatan.

Kedua, layanan yang baru pertama kali dilaksanakan tahun ini yang membutuhkan konsentrasi dan kesungguhan penanganan.

“Pengurusan bagasi dari bandara ke hotel jemaah perlu dipersiapkan dengan matang. Misalnya, apabila bagasi sampai duluan di hotel bagaimana? Atau jika bagasi tiba belakangan di hotel, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menunggu. Hal ini harus disosialisasikan ke jemaah agar mereka tidak kecewa,” tuturnya.

Rapat tersebut membahas pula terkait kategorisasi koper berdasarkan warna. Luqman meminta agar prosedur penanganannya disiapkan sejak awal, termasuk apabila ada bagasi jemaah haji yang diantar ke hotel lainnya.

Rapat juga membahas masalah penomoran tenda di Armina. Kalau selama ini dilakukan oleh Muassasah, tahun ini penomoran dan penempatan jemaah di tenda Arafah dilakukan oleh Kemenag.

“Perlu dibuatkan identitas tenda yang jelas, berdasarkan kloter, regu dan rombongan,” pesan Lukman.

Pemberian layanan fast track juga perlu diantisipasi, terutama untuk jemaah haji gelombang kedua yang mendarat di Jeddah. Mereka perlu dikondisikan untuk berpakaian ihram sejak dari Tanah Air karena tdak cukup waktu bagi jemaah untuk berganti pakaian ihram di bandara seiring layanan imigrasi yang semakin cepat.

Dengan layanan fast track ini, jemaah dapat menghemat waktu setibanya di bandara tujuan sekitar setengah jam sampai 1,5 jam. Sebab, proses pre departure cleareance atau pemeriksaan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor, sudah dilakukan sejak di bandara asal jemaah.

Tahun ini, terdapat dua embarkasi yang menerima layanan fast track. Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG) dan embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS), yang jemaahnya berangkat dari Bandara Soekarno – Hatta. Jemaah dari embarkasi ini berasal dari tiga provinsi, yakni Lampung, Jakarta dan Jawa Barat.

“Pemberian makanan siap saji pada 8 Dzulhijjah siang hari dan 9 Dzulhijjah malam hari juga harus dipastikan kemasan dan teknis penyajiannya. Perlu antisipasi juga bila terjadi keterlambatan dalam distribusi makanan, kiranya langkah apa yang perlu dilakukan, pintanya.

Menteri Agama juga meminta kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk mengantisipasi penumpukan jemaah di terminal Syib Amir Makkah, jelang puncak Haji.

Selain itu Pemerintah Indonesia juga telah membentuk petugas haji Indonesia yang bertugas memberikan layanan terbaik bagi jemaah. Mulai dari akomodasi, transportasi hingga layanan kesehatan.

Khusus bidang kesehatan, pemerintah telah menyiapkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah. Klinik ini dikelola oleh petugas dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Bahkan selurut petugas kesehatan seperti perawat dan dokter menggunakan aplikasi berbasis elektronik untuk melaporkan aktifitas di kloternya masing – masing.

Selain itu para Jemaah nantinya juga akan mendapatkan pelayanan yang belum pernah dirasakan oleh calon jemaah haji pada tahun – tahun sebelumnya, yaitu zonasi penginapan berdasarkan embarkasi dan provinsi.

Segenap persiapan ini tentu sebuah bentuk inovasi yang bertujuan kepada pelayanan kepada para jemaah.

Bagaimanapun juga Ibadah Haji merupakan sesuatu yang diimpikan oleh banyak masyarakat di Indonesia, tidak sedikit para jemaah yang berusaha menyisihkan sebagian rejekinya untuk tabungan berangkat ke tanah suci. Sehingga Pemerintah memilki peran untuk memberikan fasilitas penunjang yang dapat memenuhi kebutuhan dasar para Jemaah.

)* Penulis adalah pengamat sosial politik

Polsek Cilacap Tengah Gelar Tasyakuran HUT Bhayangkara di Pasar

Cilacap, Maspolin.id – Polsek Cilacap Tengah menggelar Tasyakuran HUT ke-73 Bhayangkara. Yang menarik, gelaran ini diselenggarakan di halaman Pasar Sidodadi, Jalan Tidar, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap, Jateng, Senin (8/7/2019).

Bati Tuud Koramil 01/Cilacap, Peltu Suwar serta 5 anggotanya turut hadir dalam tasyakuran tersebut.

Hadir pula Kapolsek Cilacap Tengah AKP Aceng Rohman, Camat Cilacap Tengah Hj Annisa Febriana, Lurah se-Kecamatan Cilacap Tengah, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, serta ibu-ibu Bhayangkari Polsek Cilacap Tengah.

Kapolsek Cilacap Tengah AKP Aceng Rohman minta maaf karena penyelenggaraan acara ini tidak seperti biasa, yaitu di halaman pasar.

Namun demikian, pihaknya berterimakasih kepada segenap tamu undangan yang hadir pada Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-73 ini. Permohonan maaf kembali disampaikan Kapolsek karena tasyakuran digelar di pasar.

“Kami mohon maaf. Untuk tempat memang perintah pimpinan dimana sebagai Polri yang berasal dari rakyat dan akan kembali ke rakyat. Dan kita juga bersama masyarakat di lingkungan Pasar Sidodadi ini bersama-sama merayakan HUT ke-73 Bhayangkara,” terang Aceng.

Kapolsek berharap, dengan acara tasyakuran ini, Polsek Cilacap Tengah tetap jaya, khususnya wilayah Cilacap Tengah tetap kondusif.

Menurut dia, situasi di Kabupaten Cilacap hingga saat ini aman dan terkendali. Namun, sebagai aparat kewilayahan terutama Polsek dan Koramil harus tetap waspada. “Saya sampaikan lagi bahwa Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus selalu bersama di wilayah binaan. Ibaratnya kalau Danramil paling bawah yakni Babinsa dan personel Polsek paling bawah yakni Bhabinkamtibmas,” terangnya.

Camat Cilacap Tengah Hj Anissa juga mengucapkan selamat HUT kepada Bhayangkara. Semoga Polri tetap jaya, dan selaku Pemerintah Kecamatan Cilacap Tengah mengucapkan banyak terimakasih kepada aparat kewilayahan terutama TNI-Polri yang sudah membantu keamanan sehingga situasi aman dan kondusif terkait Pemilu tahun 2019 di Cilacap Tengah.

Sementara, Danramil 01/Cilacap melalui Pelda Suwar mengucapkan selamat ulang tahun kepada Polri, semoga dengan bertambahnya usia Polri semakin dipercaya masyarakat dan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih baik.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Cilacap Tengah dengan terjalinnya sinergitas antara TNI-Polri yang dibangun selama ini, sehingga tercipta kekompakan dalam melaksanakan tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas wilayah Cilacap Tengah yang kondusif,” ungkapnya.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolsek Cilacap Tengah dan diserahkan kepada Camat Cilacap Tengah serta Bati Tuud Koramil 01/Cilacap, dan ditutup dengan ramah-tamah. (Estanto)

Usulan Jemput Habib Rizieq Untuk Rekonsiliasi Dinilai Tidak Relevan


Jakarta,Maspolin.id – Gaung Rekonsiliasi antara kubu Prabowo dengan Jokowi tampaknya belum bisa mengakhiri drama pilpres 2019. Seperti usulan mantan koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak terkait adanya upaya penjemputan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab dibalik rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo.

Sebelumnya Dahnil Anzar Simanjuntak juga turut berkomentar terkait dengan adanya rencana rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto pasca Pilpres 2019.

Dahnil berharap agar pertemuan tersebut juga membahas perihal pemulangan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia sebagai wujud rekonsilasi politik.

Hal tersebut tentu tidaklah etis, karena rekonsiliasi semestinya adalah langkah damai tanpa syarat dan kerpergian Habib Rizieq bukan karena pemerintah sehingga dipersilakan apabila ingin pulang, hingga saat inipun pemerintah tidak pernah mengusir pimpinan FPI terebut.

Zuhairi Misrawi berpendapat bahwa usulan Dahnil tersebut terkesan aneh. Pasalnya, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo diharapkan oleh banyak pihak untuk meredam panasnya suasana di tengah masyarakat saat Pilpres 2019.

“Saya kira bahwa rekonsiliasi tidak menyengkut orang. Tapi menyangkut visi. Vsi bagaimana kita sebagai bangsa harus bersatu lagi,” tutur Zuhairi.

Perihal Habib Rizieq Shihab yang saat ini masih berada di Mekkah Arab Saudi, Zuhairi menyebutkan bahwa urusan tersebut bisa dilakukan di luar rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo.

Oleh karena itu, dirinya merasa aneh jika terdapat nama Habib Rizieq yang kemudian disangkutpautkan dengan pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo. Pertemuan antara keduanya tersebut dikabarkan akan berlangsung bulan Juli ini.

“Aneh saja kalau dalam rekonsiliasi tersebut terdapat poin tentang Habib Rizieq,” tandasnya.

Pada kesempatan berbeda, Ketua DPP Golkar, Andi Sinulingga mengaku bahwa dirinya tidak sependapat dengan syarat rekonsiliasi yang mengandung misi pemulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

Menurutnya, menjadikan kasus hukum Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi antara Jokowi – Prabowo adalah sesuatu gagasan yang tidak masuk akal.

Andi juga menegaskan bahwa pada dasarnya dirinya tidak pernah setuju dengan kriminalisas kepada Rizieq yang merupakan Imam Besar ormas Front Pembela Islam (FPI).

Akan tetapi, hal itu tidak serta merta bisa menggunakan segala cara untuk memulangkan Habib Rizieq.

Senada dengan kedua pernyataan tersebut, Wasekjen Partai Kebangkitan (Bangsa) PKB Daniel Johan menganggap bahwa kepulangan Rizieq merupakan persoalan hukum dan tak ada hubungannya dengan rekonsiliasi politik antara Jokowi dan Prabowo.

Menurutnya sejauh ini dirinya lebih mengarah pada persoalan hukum, sehingga ia menyerahkan kepada hukum agar dilakukan secara adil seadil – adilnya.

Daniel juga meminta agar komunikasi antara Jokowi dan Prabowo telah dilakukan secara intensif terlebih dahulu.

“Bangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder. Itu dulu. Karena komunikasi itu yang akan membawa apapun putusan politik nantinya,” pungkas Daniel.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, berpendapat bahwa wacana rekonsiliasi harus dilihat sebagai upaya yang mendamaikan secara sosial, bukan rekonsiliasi politik.

“Ada yang keliru memahami rekonsiliasi. Ini bukan rekonsiliasi hukum atau politik agar ada syaratnya, Tapi murni rekonsiliasi sosial,” tutur Jerry.

“Pernyataan saudara Dahnil ada syarat rekonsiliasi dengan pembebasan Habib Rieziq ini sangat keliru dan tidak ada korelasinya antara kasusnya dengan rekonsiluasi pasca – pipres,” ucapnya.

Jerry mengatakan bahwa, rekonsiliasi pasca pilpres tidak bisa dikaitkan dengan kasus hukum tertentu. Sebab, rekonsiliasi sejatnya ditujukan untuk menyelesaikan perbedaan padangan dan konflik kepentingan di masyarakat.

Dirinya juga menegaskan agar kedua kubu pendukung sudah sepantasnya untuk tidak membawa wacana rekonsiliasi ke ranah politik.

“Jadi jangan dibawa ke ranah poltis. Pemilu telah usai hindari resistensi atau penolakan. Di sini kedua kubu harus bersikap fair bukan skeptis maupun apatis,” tutur Jerry.

“Bagaimanapun juga inti dari makna rekonsiliasi adalah bagaimana agar bisa menyelesaikan perbedaan dan konflik kepentingan,” tuturnya.

Rekonsiliasi haruslah diupayakan, karena dengan adanya rekonsiliasi, hal tersebut berguna untuk meredam polarisasi di tengah masyarakat. Upaya damai dari kedua kubu tentu harus terus diperjuangkan, namun bukan berarti hal tersebut menyangkut kepulangan Habib Rizieq.

)* Penulis adalah pengamat sosial politik

Oleh : Indra Kusuma )*

KAPOLRESTABES MEDAN HADIRI PENANDATANGAN MOU POLDA SUMUT DGN PEMKO MEDAN DAN PEMKAB DELI SERDANG TH 2019

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Menghadiri Kegiatan Penandatanganan Mou Satwil Polda Sumut yang terletak di wilayah Administratif Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang yang Dilaksanakan di Aula Tribrata Polda Sumut Jln Tanjung Morawa KM 10,5 Timbang Deli Medan,
Selasa 9 July 2019.

Mou ini Dihadiri oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH,Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto,S.I.K, M.Hum,PJU Polda Sumut,Walikota Medan
Drs H T Zulmi Eldin MSi,Bupati Deliserdang H Anshari Tambunan,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Kapolres
Deli Serdang Akbp Edi Suryantha Tarigan,Kapolres Binjai Nugroho
Tri Nuryanto,Kapolres Belawan Akbp Ikhwan Lubis,SH,MH, Para Kabag Ren dan Kabag Sumda Jajaran Polda sumut Serta Tamu undangan.

Awal Kegiatan Dimulai Dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya,Pembacaan Doa,
Pemutaran Video Singkat,
Sambutan Bupati Deliserdang,
Sambutan Walikota Medan,
Sambutan Kapolda Sumut,
Penandatanganan Mou
Polda Sumut dengan Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang,Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri dan Sesi Foto Bersama.

Sambutan Kapolda Sumut Menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah kesadaran dari kita sendiri karena kita merupakan alat negara yang memiliki tujuan bersama dan pemerintah memiliki tugas untuk mensejahterahkan masyarakatnya dan Kepolisian mendukung serta mensukseskan pembangunan nasional.

Kapolda juga mengatakan bahwa setiap masalah pasti dapat diselesaikan,oleh karena itu kita harus saling mencari solusi apa bila ada masalah kecil yang terjadi di masyarakat.Keamanan adalah menjadi faktor yang sangat penting salah satunya adalah keamanan bagi pelaksanaan pembangunan sehingga aparat penegak hukum akan menjadi tim sukses dari aparat pemerintah dan mencegah serta mengurangi masalah yang ada di pemerintah.Permasalah yang dapat diselesaikan tidak perlu di persulit sehingga masyarakat mendapat kenyamanan dan dapat meningkatkan kesejahteraan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

Kapoldasu berharap MoU ini dapat dirasakan oleh Pemko dan Pemkab Deli Serdang serta juga dirasakan oleh masyarakat dalam rangka mewujudkan pelayanan dimasyarakat.

Novian Harhara

Bermaksud Putar Balik, Truk Tanpa Muatan Tertabrak Pick Up Muatan Bulu Bebek Di Mojoagung

Jombang,Maspolin.id – Kendaraan truk Hino terlibat kecelakaan dengan mobil Suzuki Carry pick up di Jalan Raya Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang (Jalan Nasional), Jawa Timur, Senin (8/7/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, mobil pick up yang mengangkut puluhan karung berisi bulu bebek terguling, sehingga muatan mobil pick up berantakan di jalan. Selain itu, satu dari dua penumpangnya yang berada di sebelah kiri pintu, mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kanit Lalu Lintas Polsek Mojoagung, Iptu Trisula Hadi mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Hino nopol S 8102 UZ yang dikemudikan Sukar (49) warga Dusun Kolondono, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, berjalan dari arah barat melaju ke arah timur.

“Nah, begitu sampai lokasi kejadian, truk yang melaju dari barat ketimur itu bermaksud putar balik kearah barat. Namun, saat putar balik ke arah barat pengemudi truk kurang memperhatikan arus Lalulintas di belakangnya,” kata Iptu Trisula.

Sementara dari arah belakang melaju mobil Suzuki Carry pick up nopol L 8142 HK yang dikemudikan Marsandi (36) warga Desa Magersari RT/RW 13/02, Kecamatan Sukoharjo, Tuban. Karena jarak dua kendaraan sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari lagi, sehingga body samping bawah sebelah kanan truk tertabrak mobil pick up yang berjalan searah dibelakangnya dari arah barat ke timur.

Akibatnya, mobil pick up yang bermuatan puluhan karung berisikan bulu bebek itu terguling dan ringsek body bagian depannya. Selain itu, satu orang penumpang pick up yaitu Wahyu Andriansah (29) warga Dusun/Desa Cangkring RT/RW 02/06, Kecamatan Plumpang, Tuban, mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Dian Husada Mojokerto, untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dalam insiden kecelakaan ini, satu orang mengalami luka dan sudah di bawa ke Rumah Sakit Dian Husada. Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, sudah kita evakuasi ke Polsek Mojoagung sebagai barang bukti, untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Trisula Hadi.

Jajang

Komandan Lantamal V Hadiri Apel Gelar Kesiapan Latihan Armada Jaya XXXVII Tahun 2019

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal V) Danlantamal V, Koarmada II, Laksamana Pertama  TNI Edwin, S, H,. M, Han  menghadiri Apel Gelar Kesiapan Latihan Armada Jaya XXXVII Tahun 2019 Kogab TNI melaksanakan Kampanye Militer di Mandala Operasi dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI, yang diikuti sekitar 1500 Personel TNI AL, sebagai Irup Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E, M.M. di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya, Selasa (9/7).

Pejabat yang hadir  Irjenal , Koorsahli Kasal ,  Asrena Kasal , Aspam Kasal , Asops Kasal, Aspers Kasal ,   Aslog Kasal,  Aspotmar , Kapushidrosal, Dankormar , Gubernur AAL , Dankodiklatal , Pangkoarmada 2 , Pangdam V/Brw , Kasgartap III/Sby , Kasdivif 2 Kostrad , Kadispenal, Danpasmar 2 dan  Danlanud Abd. Saleh.

Latihan Armada Jaya XXXVII Ta 2019 melibatkan 8.493 personel dengan rincian 1.959 personel pada tahap geladi posko dan 6.493 personel terlibat pada tahap Manuvra lapangan, para personel manuvra lapangan tersebut terbagi dalam beberapa Komando Tugas (Kogas), diantaranya Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) dan Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai).

Alutsista yang terlibat dalam latihan ini dari berbagai kapal perang (KRI) dari berbagai jenis (Kapal Selam, Perusak Kawal Rudal, Kapal Cepat Rudal, Perusak Kawal, Angkut Tank, Buru Ranjau, Kapal tanker, Kapal Bantu Tunda dan Kapal Bantu Rumah Sakit.

Selain kapal perang juga melibatkan berbagai jenis pesawat udara Fixed dan Rotary Wing serta alutsista BMP-3F, LVT-7, BVP-2, KAPA-K61, How 105, RM-70 Grad, Rubber Boat serta puluhan kendaraan darat amfibi milik Korp Marinir

Amanat Kasal   Marilah kita panjatkan puji syukur kepada  Allah SWT atas RahmatNya yang telah dapat kita laksanakan apel gelar Pasukan ini,  Tidak asing lagi dalam pertahanan di Indonesia untuk melaksanakan  pertahanan alam semesta bagi Prajurit TNI untuk melindungi rakyat dan alam semesta.

Pertahanan NKRI merupakan tanggungjawab kita semua oleh karena itu TNI AL bertujuan memperkokoh kedaulatan NKRI, Latihan Armada Jaya ini bertujuan untuk mengukur dan menguji kemampuan Prajurit TNI dengan  menggunakan seluruh Alutsista yang dimiliki, Mengajak kepada seluruh personel  latihan dengan  penuh semangat dan kesungguhan, kembangkan inovasi, sinegritas agar dapat tercapai secara maksimal serta jaga faktor keamanan.

Pgs Kadispen Kapten Laut (E) Kusnan

Dua Tahun Menjabat, Karno Kades Tunggulrejo Akan Terus Melakukan Pembangunan Desa

Tuban,Maspolin.id – Siang terik di sepanjang jalan Pasar Desa Tunggulrejo Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban, tidak menyurutkan semangat para Warga Masyarakat Untuk Melakukan Jual Beli Berbagai Macam kebutuhan Sehari hari. Selasa 9 Juli 2019.

Kepala Desa Tunggulrejo Karno  mengatakan, bahwa pihaknya bersama perangkat Desa dalam kepemimpinannya 2 tahun berjalan ini akan terus melakukan perubahan perubahan dalam pembangunan baik pembangunan Insfrastruktur maupun Membangun Peningkatan Perekonomian Warga.

Dalam 2 tahun kepemimpinannya Karno Sudah Mewujudkan Beberapa Program diantaranya, Perkembangan pembangunan desa mulai dari Pembangunan Drainase, Insfrastruktur Jalan, Pengelolaan Pasar Desa, Pembangunan Kantor Dan Pendopo Balai Desa dengan PAD.

“Saya Bersama Warga dan Pemerintahan Desa Tunggulrejo akan terus Melaksanakan Program Program Kerja Guna Membangun dan Merubah Desa Tunggulrejo kedepan Lebih baik, Ujar Karno.

Ditambahkan oleh Karno bahwa Dalam 2 tahun setengah ia menjabat Pihaknya akan Terus Merubah Wajah Desa Tunggulrejo Lebih Baik dengan akan melanjutkan Pengecoran Jalan, drainase, JUT, Pavingisasi, Dan Pembangunan Lainnya untuk kesejahteraan dan Pembangunan Desa Tunggulrejo.

Agus Kuprit

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID ISTIQOMAH MEDAN

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Istiqomah jalan Pahlawan Medan,9 July 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Bkm Istiqomah,Tokoh agama,tokoh masyarakat,Personel Polsek Medan Timur serta jamaah masjid Istiqomah yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm masjid Istiqomah,Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Program Kami memakmurkan masjid yaitu Sholat Subuh berjamaah,magrib mengaji dan jum’at Barokah.
ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran polrestabes medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt dan bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini.

Sholat subuh berjamaah bagi kepolisian bertujuan ingin membangun personel yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik yaitu melayani masyarakat dan menjadi contoh suri tauladan serta menjadi tokoh dimasyarakat.
Dengan memakmurkan masjid agar semakin banyak yang datang kemasjid dengan harapan berjuang menebar kebaikan dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Novian Harhara

KUA DANDER DAN KUA SUMBEREJO GELAR BIMBINGAN MANASIK HAJI

Bojonegoro,Maspolin.id – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Manasik Haji bertempat di Aula Pondok Pesantren Ar-Rosyid diikuti puluhan Calon Jamaah Haji (CJH) asal KUA Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Senin (08/07/2019).

Menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dander, Drs.H.Tadjudin mengatakan sebanyak 82 Calon Jamaah Haji (CJH) asal KUA Dander akan berangkat ke Tanah suci Makkah-Arab Saudi sedangkan 3 CJH cadangan serta 1 CJH meninggal dunia. Selain itu, ia berharap dengan kegiatan Bimbingan Manasik Haji tersebut para CJH dapat menjadi Haji Mandiri dan Haji Mabrur. 

“Supaya dengan kegiatan ini, para CJH dapat menjadi Haji Mandiri, yang tidak tergantung pada Jamaah lain atau petugas haji serta menjadi Haji Mabrur”.harapnya.

Sementara itu, bertempat di Aula  Madrasah Ibtidaiyah ( MI) NU Unggulan, Wali Songo, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sumberjo Kabupaten Bojonegoro, ratusan para Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro juga berkumpul mengikuti Bimbingan Manasik Haji yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Sumberejo, Senin (08/07/2019).

Dan menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Masbukhin Elya, total CJH dari KUA Sumberejo sebanyak 139 CJH tahun 2019, sedangkan 7 CJH cadangan, 1 meninggal dunia dan hingga kini belum ada dari pihak ahli warisnya yang menggantikanya. 

 “Alhamdulillah, antusiasme para CJH sangat tinggi mengikuti kegiatan ini, hal tersebut tampak dari tingkat kehadiran CJH, semua bisa hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai”. Katanya. 

Selain itu, ia berharap melalui kegiatan Manasik Haji ini, para CJH dapat menjadi Haji Mandiri dan Mabrur. “Supaya para CJH dapat menjadi Haji Mandiri, yang tidak tergantung kepada Jamaah lain atau petugas haji serta menjadi Haji yang mabrur”.pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai materi tentang ibadah haji disampaikan oleh para narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan, para tokoh agama yang sudah kompeten dibidangnya masing-masing. (eko S) 

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Food Safety Rutin Cara Polres 50 Kota Pastikan Keamanan Pangan Program...

50 Kota, SUMBAR – Maspolin.id|| Polres 50 Kota melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) kembali melakukan pemeriksaan keamanan pangan atau food safety terhadap pelaksanaan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.