Berbagi Berkah, Koramil 07/Maos Sahur Bareng Warga

Cilacap, Maspolin.id – Berbagi berkah. Itulah yang dilakukan Danramil 07/Maos Kapten Inf Joko Yunanto dan Babinsa di bulan Ramadhan, yakni mengajak warga kurang mampu di sekitar Koramil untuk sahur bareng, Kamis (16/5/2019).

Selain warga sekitar, sahur bareng inikebersamaan dberbincangiikuti anggota Satpol PP dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Maos dan Sampang.

Suasana kebersamaan terlihat saat prajurit TNI melakukan santap sahur bersama puluhan warga dengan lauk-pauk seadanya. Mereka saling berbincang mengenai beberapa hal, termasuk situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Maos dan sekitarnya.

Danramil 07/Maos Kapten Inf Joko Yunanto mengatakan, kegiatan santap sahur bersama warga ini, untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mengharapkan berkah dan pahala di bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan kita dengan semua komponen masyarakat baik itu Polri, Satpol PP, maupun warga masyarakat guna mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat, sehingga kita paham benar tentang kesulitan dan kondisi sosial warga binaan,” terang Danramil.

Sementara, salah satu warga bernama Kasno mengungkapkan, menyambut baik langkah Danramil dan anggotanya yang menyelenggarakan santap sahur bersama warga. “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dan menjadi berkah, serta kebaikan di bulan Ramadhan,” ujarnya. (Estanto)

Wawancara Eksklusif: Satu Jam Bersama Prof. Dr. Romli Atmasasmita, SH, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Keberadaan Wadah Pegawai adalah Biang Kerok Kericuhan di Internal KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)

Wawancara Eksklusif : Satu Jam Bersama Prof. Dr. Romli Atmasasmita, SH, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran
Keberadaan Wadah Pegawai adalah Biang Kerok Kericuhan di Internal KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)

Beberapa pekan terakhir ini ada dua isu besar yang mendominasi jagat politik dan hukum di tanah air. Pertama adalah sengkarut seputar penghitungan hasil Pemilu 2019, yang kedua adalah konflik internal di tubuh lembaga anti rasuah, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Sebagaimana diketahui, menjelang berakhirnya masa bakti komisioner KPK, Juni 2019 mendatang, terjadi gonjang-ganjing di internal KPK terkait dengan pengangkatan 21 penyidik baru dan munculnya surat dari Wadah Pegawai (WP) KPK. Tajamnya konflik internal ini bahkan mencuat desakan pengembalian Deputi Penindakan KPK, Irjen Pol Firli kepada institusi Polri.

Untuk mengetahui duduk persoalan yang terjadi di lembaga ad hoc ini, reporter Maspolin berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan pakar hukum yang turut menyusun UU Tindak Pidana Korupsi dan UU KPK, Prof Dr Romli Atmasasmita SH di kantornya Office 8 Kawasan SCBD Senayan, Jakarta, Rabu (16/5).

Prof. Dr. Romli Atmasasmita, S.H. adalah tokoh akademisi, guru besar dan pakar hukum pidana, khusunya hukum internasional yang cukup berpengaruh di tanah air. Pria kelahiran Cianjur, 1 Agustus 1944 ini sempat merasakan kursi birokrasi di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Prof. Romli merupakan anggota Tim Perumus Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Undang – Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Saat ini aktif mengajar di beberapa Universitas di Indonesia..

Romli muda memulai pendidikan strata satu di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung, lulus tahun 1969. Kemudian melanjutkan ke jenjang Master of Laws di University of California, Berkeley tahun 1981. Sementara gelar doktoralnya ia dapat dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, lulus dengan predikat cum laude pada tahun 1996.

Disamping jabatan di pemerintahan, Prof Romli juga berpengalaman dalam banyak organisasi baik lokal, regional maupun internasional. Ia pernah menjadi Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana & Kriminologi Indonesia (2008-2013). Ketua Delegasi RI pada ASEAN Senior Law Official Meeting (ASLOM) Juni 1989 di Singapura; anggota Delegasi RI ke Konferensi Global Antikorupsi, 24-26 Februari 1999, di Washington DC, Amerika Serikat; Ketua Delegasi RI pada Preperation Meeting untuk Konferensi TOC-Wina di Bali 1999.
Prof Romli juga dipercaya menjadi Ketua Delegasi RI ke Konferensi Asia-Pasifik tentang Money Laundering, 4-6 Agustus 1999 di Manila, Filipina; Ketua Delegasi RI pada Konferensi PBB untuk membahas draft Konvensi mengenai Pemberantasan Kejahatan Transnasional Terorganisir, di Wina-Austria, Juni 1999 dan 4-8 Juni 2000. Kemudian didapuk sebagai Ketua Delegasi RI pada sidang Ad Hoc Committee on the Negotiation of the United Nations Convention Against Corruption, di Wina-Austria tahun 2000 s/d tahun 2003; Ketua Delegasi RI pada ASEAN Senior Law Official Meeting (ASLOM), tanggal 14-18 Juni 2002 di Bangkok. Chairman Sidang ASEAN Legal Officer Program, Juli 2003.

Maspolin: Assalamu ‘alaikum, selamat siang Prof. Romli, terimakasih telah menerima kami dari Redaksi Maspolin (Masyarakat Polisi Indonesia) untuk melakukan wawancara. Beberapa hari ini terjadi kemelut di internal KPK. Tentang polemik pengangkatan 21 penyidik kemarin, sebetulnya aturan main rekruitmen penyelidik dan penyelidik KPK seperti apa, Prof ?

Prof. Dr. Romli Atmasasmita, SH: Siang juga, wa’alaikum salam. Iya, sama-sama.
Disitu kan ada dua unsur sumber penyelidik atau penyidik, yaitu pemerintah dan masyarakat. Pemerintah ada dua yaitu dari kepolisian yang paham dunia penyelidikan penyidikan dan kejaksaan yang mengerti soal penuntutan. Sementara unsur masyarakat adalah mereka yang ahli hukum atau manajemen. Di Undang-undang KPK sendiri kan harus sesuai dengan KUHAP (Kitab Undang-Undang Acara Pidana). Disitu jelas, siapa penyelidik, siapa penyidik.

Maspolin: Sebetulnya bolehkah KPK mengangkat penyidik sendiri, Prof ?

Prof Romli: Tidak boleh. Itu perdebatan lama di DPR. Dulu memang saya minta di DPR agar ada penyidik independen, tapi tidak bisa, akhirnya dikembalikan ke KUHAP. Nah, sekarang KPK ingin merubah lagi, ya tidak bisa. Dengan alasan apapun ya tidak bisa.

Maspolin:
Berarti pengangkatan penyidik kemarin kurang tepat ya Prof ?

Prof Romli:
Bukan kurang tepat, tapi melanggar hukum. Jadi bukan hanya kurang tepat, tapi sudah melanggar hukum.

Maspolin:
Salah satu pihak yang ikut berpolemik adalah mereka yang tergabung dalam Wadah Pegawai (WP) KPK. Sebetulnya keberadaan mereka itu seperti apa secara hukum, Prof ?

Prof. Romli:
Begini, dengar dulu. Pertanyaan tentang struktur KPK. Di dalam Undang-Undang KPK sudah jelas strukturnya (dari atas ke bawah). Tidak ada itu wadah pegawai. Berarti itu illegal, gitu saja. Kenapa? Karena tidak ada dalam struktur.
Wadah pegawai seharusnya urusan kesejahteraan. Dimana-mana kan seperti itu, semacam paguyuban. Sementara WP KPK bertindak seperti unsur pimpinan, bagaimana ceritanya. Ikut-ikutan mengatur, ikut dalam pertimbangan memilih pimpinan, dan itu jadi lagi. Makanya bingung saya. Kalau tidak salah itu ada Peraturan Pemerintah. Nggak ngerti saya.
Ada tuh, peraturan pemerintah nomor berapa (saya lupa) tentang manajemen KPK, ada masuk itu wadah pegawai. Itu illegal, jelas. Di situ tertulis hal yang lucu, wewenangnya (WP) termasuk ikut memberi pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Maspolin:
Jika keberadaan WP dan peraturan yang mengayominya itu melanggar, kan bisa diadukan ke Mahkamah Agung, Prof ?

Prof Romli:
Bisa saja diadukan ke MA berdasarkan Undang-Undang KPK, tapi tidak ada yang berani itu. Pada ketakutan kali.

Maspolin:
Menurut Prof Romli seberapa besar pengaruh WP terhadap kinerja KPK ?

Prof Romli:
Pengaruhnya ya ini, kericuhan yang terjadi penyebabnya ya itu (wadah pegawai). Masa wadah bisa mengkritik hingga melaporkan pimpinan KPK. Jadi wadah pegawai ini biang kerok dari kericuhan yang terjadi di internal KPK. Bukan hanya kericuhan system dan manajemen, bahkan kericuhan untuk menentukan siapa yang jadi tersangka dan siapa tidak jadi tersangka.

Maspolin:
Siapa di belakang WP sehingga begitu kuat pengaruhnya Prof ?

Prof Romli:
Ya siapa lagi kalau bukan Novel Baswedan, kan dia pemimpinnya. Dia membentuk wadah agar punya kekuatan untuk menekan pimpinan KPK. Meski saya yakin tidak semua pegawai KPK sejalan dan setuju dengan dia. Sebagaimana banyak politisi yang teriak-teriak atas nama rakyat. Rakyat yang mana ? Kan tidak semua rakyat.

Maspolin:
Kemudian, apa solusinya untuk menyelamatkan KPK, Prof ?

Prof Romli:
Solusinya, yang pertama pansel (panitia seleksi) pimpinan KPK yang akan dibentuk harus beres. Memilih calon pimpinan harus yang bener, jangan kalah sama pegawai. Sekarang, kericuhan yang terjadi menunjukkan kelemahan pimpinan KPK. Kelemahan dalam arti ilmunya, manajemennya dan kepemimpinannya (leadershipnya).
Bulan Juni harus segera dibentuk pansel yang terdiri dari orang-orang yang paham, kuat dan berani mengambil keputusan. Pansel nanti harus selektif bahkan sangat selektif memilih calon komisioner KPK. Jangan sampai pimpinan yang terpilih nanti diatur dan dikendalikan oleh pegawai, jadi harus orang yang mengerti hukum dan berpengalaman.

Maspolin:
Baik Prof, terakhir apa pesan dan harapan untuk pemerintah maupun KPK ke depan ?

Prof Romli:
Saya prihatin. Sebagai orang yang ikut menyusun UU Tipikor dan ikut melahirkan KPK saya merasa bertanggung jawab secara moral. Maka saya berharap kepada pemerintah untuk sungguh-sungguh memperhatikan dan menyelsaikan masalah ini. Pemerintah harus siap untuk tidak popular dengan kebijakannya, asal sesuai aturan hukum dan demi membela kebenaran.

Maspolin:
Baik Prof, terimakasih atas waktunya, dan mohon ijin untuk foto bersama.

Prof Romli:
Sama-sama, terimakasih juga ya.

(Reporter : Arief Yuswandono, Redpel Maspolin).

Hari Ke-Tiga, Seniman Bojonegoro Ngamen Di Sumberrejo

BOJONEGORO,Maspolin.id – Pada bulan suci ramadhon 1440 H kali ini, seniman SeBojonegoro berbagi kasih dengan anak yatim dan dhuafa,kegiatan rutinan tiap bulan suci ramadhan yang sudah berjalan tiga tahun berturut-turut, kali ini cukup berbeda pada tahun yang lalu .

Kegiatan yang dilaksakan di depan Pendopo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro dimulai pukul 15.00 WIB pada (16/19) ini di balut dengan nuansa relegi dan di hibur dengan alunan musik Orgen tunggal sambil mencari donasi dikeramaian para PKL penjual takjil dan pembeli takjil serta warga sekitar dengan menanti saat berbuka puasa membuat suasana semakin meriah.

Budi Rangga selaku panitia mengatakan,alkhmdulillah dana yang dikumpulkan langsung bisa dibagikan ke anak yatim dan duafa sekaligus bisa menghibur warga.

“Dan terima kasih untuk semua yg telah memberikan donasinya dan kegiatan ini akan terus berjalan di setiap kecamatan selama bulan suci ramadhan”punkasnya.

Ags/Sorot

Indahnya Kebersamaan Danramil 04/Jebres Tarling Tingkat Muspika di Masjid Polsek Jebres

Surakarta,Maspolin. Id – Untuk mewujudkan kebersamaan antara TNI-Polri, Masyarakat bersama Danramil 04/Jebres Kapten inf Edi Susilo, Babinsa kelurahan Jebres Sertu Suwardi, Serda Teguh Kusno Edi dan anggota Koramil 04 Jebres Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Tarling Tingkat Muspika Kecamatan Jebres. (16/5/19).

Dalam sambutannya Danramil 04/Jebres Selama menjabat kurang lebih 1.5 bulan banyak sekali manfaatnya apalagi disaat bulan Ramadhan yang penuh berkah ini bisa saling bersilaturahmi antar Lintas sektoral ini yang dinamakan memupuk kebersamaan untuk saling koordinasi apa kekurangan dan kelebihan di masing-masing sektor. Danramil 04/Jebres mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Taraweh ini Koramil 04 Jebres dan Polsek Jebres sebagai tuan rumah acara Tarling tersebut mengajak warga masyarakat wilayah Kecamatan Jebres untuk saling menjaga lingkungannya sesuai dengan motto
Kodim 0735 Surakarta Save and Condusive. Pungkasnya.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Berbagi Kebahagiaan, EMCI Korcab Bojonegoro Bagikan 1000 Bungkus Takjil

Bojonegoro,Maspolin.id – Bertemakan EMCI UNTUK NEGERI Dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci ramadhan, Club Pengusaha travel n Driver Elf yang tergabung di Elf Mania Cinta Indonesia (EMCI) Korcab Bojonegoro, semangat berbagi dengan bagi-bagi Ta’jil kepada masyarakat dan pengguna motor maupun pejalan kaki.

Pelaksanaan kegiatan bagi ta’jil di jln veteran  lebih tepatnya di Wahana wisata Go Fun Bojonegoro.

Kurang lebih 1000 bingkisan ta’jil dibagikan, acara yang di mulai dari pukul 15.30 wib sampai selesai ini kemudian di lanjutkan Buka Puasa Bersama Di Halaman Terminal Rajekwesi Bojonegoro.

Acara konsolidasi EMCI sebelum acara di mulai, Kariyono Selaku ketua Emci korcab Bojonegoro biasa disapa menerangkan, EMCI adalah sebuah satu kesatuan bagi para pengguna Elf maupun Pengusaha dan Driver yang tergabung  EMCI (Elf Mania Cinta Indonesia)  korcab Bojonegoro mengadakan kegiatan bagi takjil , kamis (16/05/19).

“Kegiatan ini adalah bentuk giat sosial di bulan ramadhan untuk meningkatkan nilai positif di mata masyarakat, serta membangun rasa persatuan dan persaudaraan sesama manusia, EMCI UNTUK NEGERI, SEDULURAN SELAWASE Salam satu Aspal.”Terang Kariyono.

Lebih lanjut Agus Hermawan selaku ketua Kord Kota Bojonegorodan juga  sebagai pengarah acara menuturkan Setelah pembagian takjil, dilanjutkan buka bersama,”Terangnya.

Dan dengan diadakanya acara seperti ini agar bisa menjadi contoh kepada kelompok kelompok atau komunitas lain dengan kegiatan positif,”Tandas Agus.

“Di tempat yang sama Didik Saprol selaku humas menuturkan Kegiatan ini dananya bersumber dari iuran anggota EMCI Di masing-masing kordinator kecamatan di bawah kordinator cabang Bojonegoro para rekan- rekan tergugah untuk adakan event positif tersebut” , imbuh Didik S.

Yang menjadi prioritas pembagian ta’jil ini adalah pengguna jalan atau abang becak yang melintas di jalan veteran khususnya yang lewat pas di titik pembagian ta’jil di halaman Go Fun Bojonegoro,”Pungkas Didik Selaku Humas Emci Bojonegoro.

Didik/Agus

Soal Gerakan People Power, Ini Tanggapan Ketua DPRD Kabupaten Serang

SERANG,Maspolin.id – People Power atau Pengarahan Massa untuk mempengaruhi kebijakan publik saat ini menjadi topik kontroversi.

Banyak yang menentang, untuk dilakukan atas nama demokrasi, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Banten sendiri menolak kegiatan atau aksi-aksi people power.

H. Muhsinin, SE, M.Si mengatakan situasi pasca pemilu di Kabupaten Serang tetap Kondusif.

“Mulai dari KKPS, PPK, KPU Kabupaten dan semua elemen masyarakat sudah menerima,” ucap Muhsinin.

Muhsinin menghimbau agar semua elemen masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan Kabupaten Serang khususnya.

“Mari kita jaga kesejukan yang sudah ada, bukan hanya sampai tanggal 22 Mei, tapi mari kita terus menjaga suasana sejuk yang sudah tercipta,” ungkap Muhsinin.

Ketua DPRPD Kabupaten Serang itu juga berharap kepada semua pemangku kepentingan, semua Tokoh masyarakat dan elit-elit politik, agar tetap menjaga situasi dan kondosi yang sampai hari ini pasca pemilu tetap sejuk.

“Kondisi baik, situasi baik, suasana damai pasca pemilu, kan itu juga hal yang baik untuk masyarakat Serang sendiri,” tutup Ketua DPRD Kabupaten Serang.

Admin

MUI Banten, sebut “People Power” bisa Memecah Belah Kerukunan Antar Umat Beragama

SERANG,Maspolin.id – Sekertaris Umum MUI Provinsi Banten Prof. KH. Zakaria Syafei, M. Pd menyatakan gerakan people power bisa memecah belah kerukunan antar umat beragama di bangsa ini, MUI meminta warga khususnya masyarakat di Banten untuk tidak ikut-ikutan gerakan tersebut.

“Mengingatkan untuk menyikapi situasi yang berkembang pada hari ini, di negara bangsa yaitu tentang pilpres dan pileg, nampaknya banyak pernyataan yang tidak sesuai dengan bukti. Oleh karena itu ajakan apa pun yang istilahnya people power, itu jangan diikuti, itu hanya perbuatan yang mencoba menggiring atau membuat sebagian masyarakat untuk terbawa arus,” tutur Sekretaris Umum MUI Banten Prof. KH. Zakaria Syafei, M. Pd kepada wartawan saat di temui di Pendopo Kabupaten Serang usai pertemuan dengan Bupati Serang, Kamis (16/5) Siang.

“Karena people power dalam sistem kenegaraan, untuk mengganggu pemerintahan yang sah itu disebut juga, bisa mengarah pada bugat, memberontak kalau dalam istilah fiqih,” Zakaria menambahkan.

Menurut dia, perbuatan people power bisa dikategorikan perbuatan tidak baik. Terlebih jika perbuatan itu melanggar konstitusi yang ada.

“Jadi artinya people power yang dilakukan itu bisa dikenai tidak baik. People power kalau inkonstitusional jadi termasuk bugat. Bugat itu adalah cara menggulingkan pemerintah yang sah, itu termasuk bugat. Bugat itu dilarang dan harus diperangi. Bugat itu tidak boleh,” ujar Zakaria.

Zakaria mengatakan proses pemilu saat ini masih dalam penanganan KPU yang merupakan lembaga resmi pemerintah. Pihaknya mengajak masyarakat untuk menunggu dengan sabar dan tenang hasil penghitungan nasional yang dilakukan oleh KPU.

“KPU sekarang sedang melaksanakan (penghitungan) tidak usah diganggu seperti pemilu curang. Apabila ada (kecurangan) itu ada koridornya, ada aturan hukumnya. Tidak usah disampaikan di jalanan, langsung sampaikan secara proporsional,” ucap Zakaria.

“Jangan putus asa misalnya ini tidak didengar, belum tentu. Ada yang menyatakan bahwa ini memang sudah disampaikan ke Bawaslu tapi tidak didengar. Betul kah itu? Bawaslu itu mendengar, adapun penyelesaiannya ini bertahap. Atau barangkali buktinya tidak ada, sehingga tentu yang memproses itu agak kesulitan kalau buktinya tidak ada,” tutur Zakaria menambahkan.

Wakil Bupati Serang, : Gerakan People Power Tidak Mencerminkan Cinta NKRI

SERANG,Maspolin.id – Gerakan People Power yang belakangan diubah dengan istilah Kedaulatan Rakyat, mendapat tanggapan dari beberapa tokoh di Kabupaten Serang, Banten.

Wakil Bupati Serang H. Pandji Tirtayasa yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ats-Tsauroh, menyatakan gerakan people power sama halnya tidak cinta NKRI.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/5/2019).

“Kalau mengaku cinta NKRI, tidak perlu ada people power, kalau masih ikut people power, berarti tidak cinta NKRI, kalau sekiranya pemilu dinilai ada kecurangan dan, silahkan ditempuh melalui jalur hukum, bukan dengan people power,” ujar Wakil Bupati Serang H. Pandji Tirtayasa.

Wabup juga menyampaikan, gerakan pepole power tidak tepat saat ini dilakukan, karena tidak semua rakyat Indonesia menghendaki adanya people power.

“People power yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu-minggu ini sampai pada 22 Mei nanti, saya kira tidaklah mewakili rakyat Indonesia secara keseluruhan, dan saya mengimbau kepada warga Serang agar tetap menjaga kerukunan, dan tidak terpengaruh dengan isu adanya people power, dan saya yakin aksi people power di Serang tidak ada, karena kami bersama dengan tokoh masyarakat dan tokoh partai politik sudah sepakat untuk menjaga situasi di Serang tetap kondusif,” ujar Wabup.

Namun meski demikian, wabup tetap meminta kepada aparat untuk tidak lengah.

Karena apa yang terjadi di Jakarta, dalam hitungan menit juga bisa sampai di Serang.

Oleh karenanya pihaknya berharap, pihak-pihak terkait di Serang khususnya selalu menjalin komunikasi dan silaturrahmi.

Admin

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL RIIDHO MEDAN

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al Ridho jalan Rakyat Kelurahan Sidorame Timur Medan,Kamis 16 May 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Bkm Al Ridho,Tokoh agama,tokoh masyarakat,Personel Polsek Medan Timur serta jamaah masjid Al Ridho yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temuramah
dengan pengurus Bkm Al Ridho,Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Ini merupakan Program Kami menyapa subuh dan membangun silaturahmi serta
menyampaikan informasi yang berkembang saat ini.

Saya menargetkan 1 Polsek melaksanakan 2 kegiatan menyapa subuh setiap Hari.
Yang bertujuan membentuk personel Polri takut kepada Allah Swt sehingga dalam melaksanakan tugas menjadi amanah.kami berharap masyarakat juga ikut aktif mengawali kegiatan dari masjid sehingga masyarakat Menjadi baik maka terciptalah keamanan dan ketertiban.
Kedepan mari kita gelorakan sambil mengajak keluarga,tetangga dan saudara.

Selain itu salah satu program kami juga magrib mengaji yaitu bagi anggota polri yang belum bisa membaca Al qur’an kami ajarkan dan bagi yang bisa membaca al qur’an agar tadarus membaca bersama-sama sehingga bisa menularkan ke anggota yang lain.kita berharap al qur’an sebagai pedoman hidup kita.

Dan Ada juga jum’at barokah,saya mengajak anggota dengan ikhlas untuk berbagi.ini diberikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu.Ini bertujuan membangun kecintaan kepada Allah Swt dan ibadah serta diminta pertanggung jawaban di hari akhir nanti.

Dari program ini menjadikan polisi yang amanah.insaallah kalau kita melakukan sholat subuh benar-benar ikhlas maka semua berjalan lancar karena sholat subuh sangat banyak manfaatnya.*

Novian Harhara

Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta Gelar Komsos dengan Komponen Masyarakat

Surakarta,Maspolin.id – Guna memelihara dan meningkatkan hubungàn antara prajurit TNI dengan komponen masyarakat agar terjadi keeratàn hubungàn yang harmonis guna memberikan pemahàman. Menggugah dan mengajàk masyarakat dalam ràngka berpartisipasi dalam pertahanan negara, mengatasi kesulitan rakyat dan mendukung tugas pokok TNI-AD.

Dalam hal ini Koramil 02/Banjarsari menyelenggarakan Komsos dengàn komponen masyarakàt bertempat di Aula Koramil 02/Bjs, Jln. Ahmad Yani 273 Kec.Banjarsari Surakarta (Kamis, 16/05/2019)

Adapun tema yang diusung pada acara Komsos tersebut yaitu “MELALUI SILATURAHMI DENGÀN KOMPONEN MASYARAKAT KITA TINGKATKAN RASA CINTA TANAH AIR, WAWASAN KEBÀNGSAAN DAN KESADARAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DALÀM RANGKA MEMBANTU KESULITAN RAKYAT SERTA MENJAGA DAN MEMPERTAHANKAN KEDAULATÀN NKRI”.

Dalam sambutanya Kapten Paidi Danramil 02/Banjarsari, menyampaikan bahwa pertemuàn seperti ini, merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan , guna membàngun komunikasi dialogis.

Sehinggà dapat diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yàng terjadi. Selain itu pertemuan ini menurutnya bertujuan sebagai forum silaturahmi. Sehingga bisa memperkuat hubungan emosional antara TNI dan seluruh elemen bàngsa .

Komponen masyarakat merupakan bagian dari elemen bàngsa yàng bersama-sama dengàn TNI serta komponen lainya menyiàpkan potensi naaional menjadi kekuatan pertahanan, yang dipersiàpkan secara dini dan pelaksanaanya didasarkan pada kepetingan pertahanan negara sesuai dengan Sistem pertahanan semesta (Sishanta).

Oleh karena itu komsos dengan komponen masyarakat diharàpkan mampu memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi tentang Binter TNI-AD serta pemberdayaan wilayah, sehingga terwujudnya kemanunggalan TNI Rakyat. “PUNGKASNYA”

Diakhir sambutanya Kapten Paidi menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat guna kemajuàn bangsa dan negara ” Mari kita bangkit bersama untuk bekerja keras membangun Daerah ini menjadi sejahtera, Tentram, Adil dan makmur.”

(Agus Kemplu Pendim Solo)

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

HUT Ke-24 Propam Polri, Bidpropam Korbrimob Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Rumah...

Depok, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.