Dansat Brimobda Banten, Kombes Pol Reeza Sambangi Tokoh Ulama

SERANG(Maspolin.id) – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi yang diwakili oleh tim Brimob melaksanakan kegiatan sambang ke kediaman KH. Bajuri di wilayah Kampung Muara Kebon kelapa, Kecamatan Rangkasbitung kab. Lebak – Banten, Selasa siang (12/02/2019) pukul 13.30 WIB

Komandan Satuan Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM kepada awak media menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan sambang/ silahturahmi agar Polri dekat dengan tokoh- tokoh dan masyarakat, serta mampu dalam menyerap saran masukan dari masyarakat.

“Kedatangan kami juga sekaligus meminta dukungan dalam pelaksanaan tugas Polri dan permintaan mohon doanya kepada KH Bajuri serta tokoh agama lainnya agar Polri mampu melaksanakan tugas dengan baik,”terang Reeza.

Sementara KH Bajuri merespon dengan senang hati merasa dikunjungi oleh tim Polda Banten.

“Saya sangat senang dapat dikunjungi dan dapat bersilahturahmi dengan kawan-kawan kepolisian. Semoga kedepannya silahturahmi ini dapat terus terjalin,”terang KH Bajuri.

Lebih lanjut KH Bajuri menyampaikan bahwa dirinya beserta tokoh agama lainnya siap untuk memberikan doa demi kesuksesan Polri dalam melaksanakan tugas serta Polri semakin dicintai oleh masyarakat.

(Ary/Bidhum)

Brimob Polda Banten Laksanakan Latihan Pendalaman Ilmu Bela Diri

SERANG(Maspolin.id) – Brimob Polda Banten laksanakan kegiatan latihan bela diri untuk memperdalami kemampuan bela diri. Kegiatan dilaksanakan di lapangan Mako Brimobda Banten, Selasa pagi (12/02/2019) pukul 08.30 WIB

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Dansat Brimob Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM menyebutkan sekitar 33 orang personil anggota Brimobda Banten yang ikut melaksakan latihan bela diri untuk meningkatkan kemampuan dan mendalami ilmu belah diri masing-masing anggota.

 “Pendalaman ilmu bela diri merupakan wujud untuk mengantisipasi tantangan atau ancaman kejahatan yang beraksi disekitar lingkungan masyarakat,”terang Reeza 

Reeza mengharapkan dengan adanya latihan Beladiri ini dapat menambah kemampuan baik secara fisik maupun mental, beladiri merupakan kemampuan yang melekat pada diri setiap Anggota Polri, berdasarkan arahan komandan Brimob tentang peningkatkan kemampuan beladiri. Oleh karena itu, bela diri ini harus terus dilatihkan untuk mengasah kemampuan tersebut.

(Ary/BidHum)

Sinergitas Tiga Pilar, BABINSA, BHABINKAMTIBMAS, dan Lurah Kemlayan, dalam Melaksanakan Ta’ziyah di Wilayah

Surakarta(Maspolin.id) – Kepedulian Babinsa kel Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serma Ponoimin dan Serka M Nur Hakib yang selalu aktif di wilayah melaksanakan pembinaan teritorial meliputi Geografi, Demografi dan kondisi sosial dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah. Dalam hal ini, Babinsa, melaksanakan Komsos kepada warga yang berduka di wilayah untuk hadir berbela sungkawa.

Serma Ponimin, Serka Hakib, Bhabinkamtibmas (Aiptu Sarjono), dan Lurah Kemlayan (Wiwin Triningsih SH.M.Hum) melaksanakan lelayu/taziah di wilayah binaan dirumah duka Almarhumah Ananda Najwa Afiya Rahayu (9 bulan) di Darpoyudan RT/RW: 1/1 kel Kemlayan Kecamatan Serengan. Selasa (12/02/19)

“Atas nama keluarga besar Koramil Serengan, kami turut berduka cita atas meninggalnya Almarhumah Ananda Najwa Afiya Rahayu. Semoga mendapat tempat yang layak di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,”ujar Babinsa.

Danramil 03/Serengan Kapten Inf Trisakti selalu menekankan kepada anggotanya (Babinsa) supaya semasa hidup kita harus bisa bermanfaat terhadap orang lain, maka kita semua harus selalu berpikir yang positif dan berbuat yang positif di dasari dengan keihlasan.

Dalam kegiatan Ta’ziah Babinsa menyampaikan, bahwa kegiatan Ta’ziah seperti ini selalu dilakukan kepada warga binaannya yang tertimpa musibah meninggal dunia.

“Hal tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat, serta sebagai sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat guna memperkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat, “tutup Serma Ponimin.

(Pns Agus Kemplu Pendim 0735 Surakarta)

BNNK Sergai Musnahkan Barang Bukti Sabu 180,4 Gram dan 14 Pil Ekstasi.

Serdang Bedagai Maspolin id – BNNK Serdang Bedagai (Sergai) musnahkan barang bukti narkoba jenis sabu dari tersangka Fauzi Akbar Hutabarat (31), pemusnahan barang bukti sabu itu dilakukan dengan cara diblender dihalaman kantor BNNK Serdang Bedagai (Sergai) Jl Negara Desa Firdaus Kecamatan Sei rampah Kabupaten Sergai, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Terlebih dahulu barang bukti sabu itu dicek keasliannya oleh anggota rehabilitasi BNNK Sergai Darty AMd, disaksikan oleh Kepala BNNK Sergai Drs Adlin Tambunan, Danramil Tanjung Beringin Mayor D Silalahi, Kanit I Satresnarkoba Polres Sergai Ipda M Sihombing, Jaksa Fungsional Sardo SH, Kasubag Umum Jusuf Bangun SH, Kasi Pemberantasan BNNK Sergai Kompol Altur Pasaribu, Kasi Rehabilitasi BNNK Sergai Magdalena Hutagalung, pengacara tersangka Arizal SH,MH dan Yudi SH,MH, Selasa (12/2).

Sebelumnya, pada 24 Januari 2019 BNNK Sergai telah melakukan penangkapan terhadap Fauzi Akbar Hutabarat (31) dikediamannya dusun I Jl Perintis Kemerdekaan Desa Pekan Tanjung Beringin, dengan barang bukti 1 paket kecil sabu, untuk pengembangan lebih lanjut BNNK Sergai membawa tersangka Fauzi untuk melakukan penggeledahan dikediamannya, dari hasil penggeledahan itu BNNK Sergai menemukan 2 bungkus plastik besar klip transfaran yang berisikan kristal putih narkotika jenis sabu seberat 195,74 gram. Selain sabu. Selain sabu BNNK Sergai juga menemukan barang bukti lainnya yakni pil ekstasi 24 butir warna merah jambu merk RJ yang tersimpan didalam kotak plastik putih didalam tas sandang tersangka. 

Kepala BNNK Sergai Drs Adlin Tambunan mengatakan, penangkapan tersangka ini merupakan informasi dari masyarakat sekitar, menerima informasi itu BNNK Sergai lalu melakukan maving kelokasi, setelah itu diketahui ciri-ciri tersangka dan melakukan penangkapan terhadap tersangka Fauzi. Dari tanganya ditemukan barang bukti 1 paket kecil sabu, selanjutnya BNNK Sergai melakukan pengembangan terhadap tersangka dan melakukan penggeledahan dikediamannya, dari hasil penggeledahan BNNK Sergai menemukan barang bukti 2 bungkus sabu plastik berukuran besar dengan total berat 195,74 gram.

Adlin Tambunan menyebutkan, dari total barang bukti sabu yang disita oleh pihaknya seberat 195,74 gram dengan berat brutto 180,4 gram sabu,dan pil ekstasi 24 butir dengan berat brutto 5,76 gram. dari sisa 15,34 gram sabu dan 10 butir pil ekstasi dengan berat brutto 2,56 gram disisihkan guna pengecekan ke Labfor dan sebagai pembuktian dipersidangan nantinya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh BNNK Sergai tersangka mengakui semua barang bukti sabu dan pil ekstasi itu adalah miliknya, sebut Adlin Tambunan.

” Jadi kalau ditotalkan dengan nilai uang sebesar Rp 160 juta dengan jumlah sabu seberat 180,4 gram, tersangka  dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jounto pasal 112 ayat (2) subsider pasal 127 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” terang Adlin.

(Surya)

Idap Epilepsi, Bowo Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Cilacap, Maspolin.id – Bowo (41), warga Jalan Penatusan RT 03 RW 01, Desa Adireja Wetan, Kecamatan Adipala, Cilacap, yang belakangan dikabarkan hilang, ternyata sudah tewas di kamar mandi rumahnya dalam keadaan terkunci.

Mayat Bowo pertama kali ditemukan oleh Samini (37), adik kandungnya yang hendak ke kamar mandi.

Saat itu Samini mendapati pintu kamar mandi terkunci dari dalam. “Saya mau mandi, saat saya akan masuk ternyata pintu terkunci. Saya gedor-gedor, juga tak ada jawaban dari dalam,” ujarnya, Selasa (12/2/2019).

Samini lantas memberitahu tetangganya, Sayem (59) dan Markam Hadi Sukarto (59). Kemudian mereka langsung mendatangi lokasi dan mendobrak pintu kamar mandi.

“Saya langsung mengabari warga. Warga kemudian datang,” ucap Samini.

Dari informasi yang dihimpun, serta menurut Babinsa Adireja, Koramil 08/Adipala Serda Sukarman, korban setiap hari sudah terbiasa mandi di kamar mandi tersebut. Korban juga diketahui mengidap penyakit epilepsi.

Diduga, saat sedang mandi itulah penyakit epilepsinya kambuh hingga dia terjatuh, sehingga korban tak bisa tertolong lagi.

Pada saat ditemukan oleh warga, posisi tubuh korban telentang dan tidak terdapat luka di tubuhnya.

Korban diduga mengalami gagal nafas ketika sedang mandi.

Sementara luka yang terdapat di tubuh korban diduga akibat terbentur lantai kamar mandi.

“Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal di kamar mandi,” kata Serda Sukarman bersama Bhabinkamtibmas dan petugas medis dari Puskesmas Adipala. Warga berhasil mengangkat jasad korban dari kamar mandi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Jenazah Bowo kemudian diurus keluarganya untuk dimakamkan.

“Kematian korban murni kecelakaan karena mengidap penyakit epilepsi,” tutup Sukarman. (Estanto)

Jelang HUT, Personel Kodim 0703/Cilacap Gembleng Anggota Satpol PP dan Linmas

Cilacap, Maspolin.id – Anggota Satpol PP dan Linmas inti Kabupaten Cilacap tampak lebih segar. Pasalnya, mereka baru digembleng latihan defile pasukan di halaman Makodim 0703/Cilacap, Senin (12/2/2019).

Kegiatan ini untuk persiapan mengikuti upacara HUT ke-69 Satpol PP dan HUT ke-57 Linmas tingkat Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan, 20-21 Februari 2019 mendatang.

Plt Kepala Kantor Satpol PP dan Linmas Kabupaten Cilacap, Wasi Ariyadi mengatakan sengaja meminta dua personel dari Kodim 0703/Cilacap, yakni Babinsa Koramil 01/Kota Cilacap, Pelda Kirimang Kakahoe dan Serda Risam sebagai instruktur.

“Mereka kami minta untuk melatih defile jajaran Linmas Kabupaten Cilacap sebanyak 40 personel selama 5 hari, mulai tanggal 11 hingga 15 Februari 2019,” ucap Wasi, yang juga Asisten Sekda Bidang Ekbang dan Kesra ini.

“Bergabungnya personel Linmas wanita juga akan memberi pemahaman baru di masyarakat bahwa wanita juga mampu berperan dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban,” imbuh Wasi.

Sebagai catatan, dari 40 personel inti tersebut, 6 personel di antaranya merupakan wanita.

Wasi melanjutkan, pelatihan tersebut untuk mempersiapkan diri dalam lomba peringatan HUT ke-69 Satpol PP dan HUT Linmas ke-57 Linmas tingkat Jawa Tengah di Stadion Bugeng, Kabupaten Pekalongan.

Sesuai rencana, agenda HUT tersebut akan dilaksanakan pada 20-21 Februari 2019. “Selanjutnya akan diadakan gelar pasukan dan lomba defile antar kabupaten,” terang Wasi.

Dengan waktu yang ada, pihaknya berusaha bersinergi dengan personel Kodim 0703/Cilacap untuk menjadi instruktur, dengan harapan dapat membawa nama baik Kabupaten Cilacap dalam event lomba defile antar kabupaten.

Wasi berharap, Kabupaten Cilacap bisa juara, dan nama harum Cilacap menyebar ke daerah lain.

Sementara selaku instruktur, Kirimang Kakahoe mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan.

“Ini merupakan kehormatan bagi TNI. Sebab, tugas pokok TNI selain melakukan operasi militer juga ikut membantu pemerintah daerah dalam rangka bela negara,” paparnya. (Estanto)

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolsek Jatirogo Srawung Tokoh Agama dan Masyarakat

TUBAN(Maspolin.id) – Kapolsek Jatirogo AKP Budi Santoso,S.H.,M.H. Srawung (bahasa Jawa yang artinya kumpul dan bertemu) dengan tokoh agama.

Kali ini Kapolsek Jatirogo mengunjungi rumah kediaman salah seorang tokoh agama diwilayah kecamatan jatirogo yang akrab disapa dengan Mbah Abu, yang beralamat di desa wotsogo kecamatan jatirogo. Senin,(12/2/2019). Kegiatan srawung dengan tokoh agama tersebut bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan sinergi.

Kapolsek Jatirogo mengatakan “Dengan srawung diharapkan mampu menyentuh secara emosional sampai kedasar hati, tidak hanya sebatas pertemuan fisiknya saja. Sehingga akan terbangun silaturahmi dan sinergitas yang kuat antara kepolisian dengan tokoh agama maupun masyarakat.”

Kegiatan srawung tersebut juga bertujuan untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat tentang apa yang tengah berkembang dimasyarakat.

“Maka, dengan adanya srawung inilah banyak permasalahan dalam realitas kehidupan ini bisa dibicarakan, dicarikan solusi secara bersama. Ucap Kapolsek Jatirogo.

Dalam kegiatan tersebut Kapolsek Jatirogo juga turut menitipkan beberapa pesan kamtibmas dan mengajak peran tokoh agama untuk turut membantu dan memberikan doa agar pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 dapat terselenggara dengan sukses aman damai dan sejuk.

“Semoga dengan kegiatan ini mampu meningkatkan sinergi, yang mana dengan sinergitas ini dapat menciptakan situasi diwilayah kecamatan jatirogo yang aman dan kondusif” terangnya.

“Hum/Gondrong”

Sinergitas Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sudiroprajan Ngobrol Bareng Bahas Kamtibmas

Surakarta(Maspolin.id) – Dalam rangka meningkatkan kewaspadan dini terhadap lingkungan Babinsa kelurahan Sudiroprajan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Jhony melaksanakan rapat kecil (Ngobrol Bareng) antara Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Linmas di Kantor kelurahan Sudiroprajan Jebres Surakarta. Selasa (12/2/2019)

Rapat yang hanya di ikuti Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Linmas ini membahas koordinasi tentang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kelurahan Sudiroprajan utamanya menjelang Pileg dan Pilpres April Mendatang.

Babinsa Sertu Jhony berharap dengan adanya rapat koordinasi ini dapat di rencanakan langkah langkah untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif khususnya menjelang Pileg dan Pilpres 17 April yang akan datang.

Kami dari pihak Keamanan berharap warga segera memberikan informasi bila di wilayahnya ada hal hal yang mencurigakan.

Yang ada indikasi akan menimbulkan keresahan di masyarakat. Untuk itu mari bersama sama saling bekerja bersama untuk saling memberikan informasi, karena informasi sekecil apapun akan bermanfaat bagi kami.

Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa tersebut juga merupakan salah satu pelaksanaan metode Binter TNI AD yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan TNI rakyat sehingga nantinya kedepan akan mempermudah dalam melakukan koordinasi guna menangani permasalahan yang timbul di wilayah binaanya.

“Kami Babinsa dan Babinkamtibmas bekerjasama untuk saling tukar segala bentuk informasi apabila ada permasalahan kamtibmas yang timbul di masyarakat,” tandas Babinsa.

(Pns Agus Kemplu Pendim 0735 Surakarta)

Perkenalkan Tugas Polri Sejak Dini, TK Mardisiwi Bersama TK Lainnya Kunjungi Mapolsek Trucuk

Bojonegoro(Maspolin.id) – Pengenalan sejak usia dini tentang tugas Polisi kepada kepada anak anak sangat perlu di lakukan, sehingga kehadiran Polisi kedepan nantinya tidak menjadi sosok yang menakutkan akan tetapi Polisi menjadi pribadi yang selalu dicintai oleh masyarakat.

Pada Selasa (12/02) pagi tadi, Polsek Trucuk mendapat kunjungan dari siswa siswi Taman Kanak Kanak Mardisiwi Desa Trucuk, Desa Mori, Desa Padang Dan Desa Tulungrejo beserta guru pendamping. Pada kesempatan itu, Kapolsek Trucuk AKP Wiwin Rusli, SH beserta Anggota mengenalkan tugas tugas umum Polri kepada para siswa Taman Kanak Kanak dengan harapan supaya anak anak bisa terbiasa dengan aturan.

Setelah di kenalkan dengan tugas umum Polisi, kemudian para siswa siswi Taman Kanak Kanak Mardisiwi tersebut di ajak melihat ruangan polsek serta peralatan yang dimiliki oleh Polsek Trucuk terutama kendaraan Patroli serta kegunaan rompi lalu lintas maupun rompi anti peluru yang berada di polsek Trucuk. 

“Setelah kita perkenalkan, anak anak sangat antusias bahkan ingin naik kendaraan patroli dan ada juga yang ingin mencoba menggunakan rompi,” ucap AKP Wiwin. 

Selain itu juga AKP Wiwin Rusli,  SH bersama anggota juga mengenalkan serta mensosialisasikan Millennial road safety festival atau MRSF yang merupakan program Polri untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas. Sekaligus sebagai edukasi menekan angka kecelakaan lalu lintas yang saat ini didominasi kaum millennial.

Menurut keterangan guru pembimbing Taman Kanak Kanak, bahwa kegiatan kunjungan ke kantor polisi sangat bermanfaat, terutama bisa meningkatkan mental anak anak yang semula takut ketemu sama sosok Polisi dengan sering berkunjung ke kantor polisi anak anak diharapkan tidak ada yang takut melihat sosok Polri.

Agus Kuprit

Truk Parkir Di Pinggir Jalan Raya Tembelang, Di Tabrak Pengendara Honda Vario Hingga Tewas.

JOMBANG(Maspolin.id) – Kecelakaan maut yang menewaskan pengendara sepeda motor Honda Vario terjadi di Jalur Ploso – Jombang, tepatnya di Jalan Raya Dusun Ngledok, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (11/02/2019) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Yatimah (40), pengendara sepeda motor Honda Vario nopol S 6495 OT asal Desa Sentul Blok 6, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang ini, tewas di lokasi kejadian dengan luka parah pada bagian kepala, akibat menabrak bagian belakang truk Hino nopol AG 9245 UR.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan berawal saat korban yang mengendarai sepeda motornya berjalan dari arah utara (Ploso) melaju ke arah selatan (Jombang). Begitu sampai lokasi kejadian, korban yang saat itu mengenakan jas hujan tidak mengetahui ada truk terparkir di pinggir jalan.

Akibatnya, sepeda motor korban langsung menghantam bagian belakang truk Hino hingga tewas. Pada saat kejadian, truk Hino yang dikemudikan Sampir Bronoto Joyo (46) warga Jl S Kamundan KM 10, Kota Sorong, terparkir di sebelah kiri jalan karena sedang mengganti roda belakang sebelah kiri, akibat velknya pecah.

“Benar, korban meninggal di lokasi kejadian setelah menabrak bagian belakang truk. Penyebab kecelakaan, di duga korban kurang berhati-hati saat berkendara dan tidak memperhatikan situasi kendaraan yang berada di depannya,” Katanya.

Lanjutnya, peristiwa itu pun langsung ditangani anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang. Oleh petugas, korban tewas di bawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan di bawa ke Satlantas Polres Jombang.

“Korban tewas sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang. Sedangkan dua kendaraan yang telibat kecelakaan sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang bersama sopir truk, untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.