Polri Bersama Tim Gabungan Gunakan Cara Baru Hadapi Karhutla Gambut

Banjarbaru, KALIMANTAN SELATAN – Maspolin.id|| Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, instansi teknis, dunia usaha, relawan, dan masyarakat memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Selain mengandalkan metode pemadaman konvensional, penanganan karhutla gambut kini diperkuat dengan pemanfaatan teknologi untuk mendeteksi dan mendinginkan bara yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah.

Polda Kalimantan Selatan menerapkan kombinasi drone thermal, sistem pipa undercooling, serta cairan pemadam berbahan dasar Methyl Ester Sulfonate (MES) yang dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel. Teknologi tersebut diterapkan salah satunya di kawasan Pengayuan, Banjarbaru, untuk menghadapi karakteristik lahan gambut yang memungkinkan panas dan bara bertahan di bawah permukaan meski api di atas tanah telah padam.

Berdasarkan data kesiapsiagaan, sebanyak 3.030 personel Polda Kalsel menjadi bagian dari 11.681 personel gabungan yang disiapkan untuk penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. Kekuatan tersebut dikerahkan sesuai tingkat kerawanan dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Khusus di kawasan Pengayuan, sedikitnya 350 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, pihak perusahaan, serta unsur pendukung diterjunkan. Personel bekerja dalam tiga shift untuk memastikan proses pemadaman, pembasahan, pendinginan, dan pemantauan berlangsung secara berkelanjutan.

Pengayuan menjadi salah satu contoh penerapan kekuatan personel yang dipadukan dengan teknologi dalam menangani karhutla di lahan gambut. Kondisi gambut membuat api tidak selalu terlihat di permukaan karena panas dapat menjalar dan bara dapat bertahan di lapisan bawah tanah.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, sistem pipa undercooling digunakan dengan menancapkan pipa hingga sekitar dua meter ke dalam lapisan gambut. Cairan pemadam kemudian diinjeksi langsung ke bagian bawah permukaan yang masih menyimpan panas.

Di saat yang sama, personel tetap melakukan pemadaman dan pembasahan dari permukaan menggunakan metode konvensional. Dengan pola tersebut, penanganan dilakukan dari dua arah, yakni memadamkan api dari atas sekaligus mendinginkan sumber panas dari bawah.

Deteksi titik panas dilakukan menggunakan drone thermal milik Ditintelkam Polda Kalsel. Pemantauan dilakukan sebelum dan sesudah proses penanganan untuk mengetahui kondisi temperatur di lokasi.

Pada salah satu titik pengujian, pemantauan awal mendeteksi suhu tanah gambut mencapai sekitar 120 derajat Celsius. Tim kemudian melakukan pembasahan permukaan dan menginjeksikan cairan melalui sistem pipa undercooling selama kurang lebih satu menit.

Setelah proses penanganan, lokasi kembali dipantau menggunakan drone thermal. Hasil pemantauan menunjukkan suhu pada titik yang ditangani turun ke kisaran 30 derajat Celsius dan titik panas yang sebelumnya terdeteksi tidak lagi terlihat pada pemantauan berikutnya.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pemanfaatan teknologi tersebut bertujuan membantu petugas mengetahui kondisi karhutla secara lebih menyeluruh.

“Kita tidak hanya melihat apakah api di permukaan sudah padam. Kita juga perlu mengetahui apakah masih ada panas yang tersimpan di bawah tanah. Drone thermal membantu menemukan titik panas, kemudian sistem undercooling digunakan untuk melakukan pendinginan dari bawah,” ujar Trunoyudo.

Menurutnya, penerapan teknologi tersebut tidak menggantikan metode pemadaman yang selama ini digunakan. Sebaliknya, teknologi menjadi tambahan kemampuan bagi petugas, khususnya dalam menghadapi karakteristik lahan gambut.

“Metode konvensional tetap dilakukan. Cara baru ini menambah kemampuan tim, khususnya ketika menghadapi karakter gambut yang memungkinkan bara bertahan di bawah permukaan,” lanjutnya.

Cairan yang digunakan dalam sistem undercooling merupakan formula berbahan dasar MES hasil pengembangan Bidlabfor Polda Kalsel. Dalam penerapannya, sekitar 100 liter formula dapat dicampurkan dengan 12.000 liter air dalam satu kolam bioflok portable.

Kolam tersebut digunakan untuk mendekatkan sumber air ke lokasi penanganan sekaligus mendukung pembasahan permukaan dan proses injeksi melalui pipa undercooling. Polda Kalsel juga menyiapkan kolam bioflok portable berkapasitas 12.000 liter untuk mendukung kebutuhan operasi di lapangan.

Selain inovasi teknologi, penanganan karhutla tetap diperkuat dengan kesiapan personel dan sarana pendukung. Sejumlah peralatan yang disiapkan antara lain empat drone, 16 kendaraan AWC, enam kendaraan SAR, 115 kendaraan roda dua, 33 kendaraan R4 double cabin, 14 kendaraan R4 single cabin, tujuh kendaraan R4 tangki, 19 kendaraan R6 truck, 31 mesin pompa, lima pompa apung, dan lima pompa portable.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama Gubernur Kalimantan Selatan dan unsur Forkopimda meninjau langsung penerapan metode tersebut di kawasan Pengayuan, Rabu, 2 September 2026.

Pengerahan di kawasan tersebut dilakukan secara terpadu melalui patroli, pemadaman, pembasahan, pendinginan, hingga pemantauan titik-titik rawan. Evaluasi terhadap penerapan metode baru juga terus dilakukan untuk memastikan teknologi yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi petugas di lapangan.

Trunoyudo mengatakan inovasi dalam penanganan karhutla harus diukur berdasarkan efektivitasnya di lapangan, bukan sekadar menjadi teknologi tambahan.

“Kita tidak ingin inovasi hanya menjadi demonstrasi. Ukurannya adalah apakah benar-benar membantu petugas. Apakah lebih mudah diterapkan, apakah titik panas lebih cepat diketahui, dan apakah proses pendinginan dapat dilakukan dengan lebih tepat. Itu yang terus kita evaluasi,” katanya.

Kapolda Kalsel juga menginstruksikan Bidlabfor Polda Kalsel untuk meningkatkan produksi formula cairan pemadam serta menyiapkan standardisasi sistem pipa undercooling agar dapat digunakan secara lebih luas oleh Satgas Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperkuat penanganan sekaligus mendukung upaya pencegahan. Dengan deteksi panas yang lebih dini, titik rawan diharapkan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Personel sudah dikerahkan, sarana sudah disiapkan, dan kerja bersama terus berjalan. Sekarang kita perkuat dengan teknologi dan cara baru. Tujuannya sederhana: ketika ada panas, kita bisa lebih cepat menemukan; ketika ada bara, kita bisa lebih tepat mendinginkan,” ujar Trunoyudo.

Ia menambahkan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur karena persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja.

“Polri tidak bekerja sendiri. Ada TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, instansi teknis, dunia usaha, relawan, dan masyarakat. Semua memiliki peran. Inovasi ini menjadi salah satu cara untuk memperkuat kemampuan bersama dalam menghadapi karhutla,” katanya.

Penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dilakukan melalui rangkaian upaya mulai dari deteksi titik panas, pengerahan personel, pemadaman permukaan, pembasahan, pendinginan bawah tanah, pemantauan ulang, hingga pencegahan agar api tidak kembali muncul.

Penerapan metode di Pengayuan menjadi salah satu contoh bagaimana pendekatan konvensional dapat dipadukan dengan teknologi untuk menghadapi karakter kebakaran gambut yang tidak selalu terlihat dari permukaan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Pelaku Pembakar Sampah di Duren Sawit akan Ditindak Tegas

Pelaku Pembakar Sampah di Duren Sawit akan Ditindak Tegas

JAKARTA – Maspolin.id|| Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto menegaskan kembali larangan membakar sampah di lingkungan permukiman. Bagi warga yang kedapatan membakar sampah akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan berlaku.

“Ada sanksi denda administrasi”

 

Kelik mengatakan, sosialisasi dan edukasi sudah dilakukan untuk menyampaikan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

“Ada sanksi denda administrasi sebesar Rp 500 ribu bagi warga yang nekat membakar sampah,” ujarnya, Jumat (4/9).

Kelik menjelaskan, larangan tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat, termasuk warga maupun pihak yang beraktivitas di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara .

“Pembakaran sampah dinilai berbahaya karena dapat memicu kebakaran, seperti yang terjadi di wilayah Kelurahan Duren Sawit pada Rabu lalu,” terangnya.

Menurutnya, selain menyampaikan edukasi secara langsung, pihak kecamatan juga memasang dua banner larangan membakar sampah di setiap TPS.

“Pamflet berisi imbauan dan larangan tersebut turut dibagikan kepada pengurus RW untuk diteruskan kepada warga,” ungkapnya

Kelik menegaskan, pengelola TPS juga diminta lebih peduli dan berhati-hati dalam menangani sampah serta tidak melakukan pembakaran. Jika masih ditemukan pelanggaran, petugas akan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan.

“Penindakan serupa juga akan dilakukan terhadap warga yang membuang sampah secara sembarangan,” bebernya.

Wakil Camat Duren Sawit, Andri Priwitama Maila, mengatakan, sosialisasi melibatkan unsur kecamatan dan kelurahan, Satpol PP, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Babinsa, Bhabinkamtibmas, PPSU, serta pengurus RT, RW, LMK, dan FKDM.

“Total ada 36 TPS yang ada di Kecamatan Duren Sawit. Kemarin kita sudah sosialisasi di tujuh TPS,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 16, Kelurahan Duren Sawit, Kokon Sukanda memastikan akan meneruskan sosialisasi dan edukasi tersebut kepada warga.

“Warga tidak boleh membakar sampah walau hanya iseng-iseng. Apalagi setelah membakar ditinggal, api masih menyala. Kalau ditemukan kami akan telepon Satpol PP agar ditindaklanjuti,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Sita dan Bekukan Dana Puluhan Miliar, Bareskrim Polri Ungkap Tiga Kasus Judi Online

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Bareskrim Polri mengungkap tiga kasus tindak pidana perjudian daring yang memanfaatkan website dan media sosial dengan berbagai modus, termasuk spam komentar untuk mengarahkan pengguna ke situs judi online. Pengungkapan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Polri dalam memberantas praktik perjudian daring yang terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, pengungkapan tiga perkara tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus menindak jaringan perjudian online sekaligus memutus berbagai sarana yang digunakan para pelaku.

“Konferensi pers hari ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengungkap dan menindak tindak pidana perjudian online. Kami akan terus melakukan penindakan secara simultan, termasuk terhadap jaringan yang memanfaatkan teknologi digital untuk menjalankan aktivitas perjudian,” kata Erdi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Erdi juga menjelaskan, dalam pengungkapan kali ini terdapat tiga laporan polisi yang menjadi dasar penyidikan Dittipid Siber Bareskrim Polri. Perkara tersebut mencakup penggunaan sejumlah website judi online serta modus spam komentar pada platform media sosial dengan target akun yang memiliki engagement dan jumlah pengikut tinggi.

Selanjutnya, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, pemberantasan judi online menghadapi tantangan yang semakin kompleks karena perkembangan infrastruktur digital dan modus operandi pelaku berjalan sangat cepat.

“Konsep judi online itu bukan konsep permainan, melainkan konsep penipuan. Untuk menambah omzet, mereka menggabungkan segala kemampuan teknologi untuk mengambil dana dari masyarakat kita,” kata Adex.

Adex menjelaskan, ketika satu domain diputus aksesnya, pelaku dapat dengan cepat berpindah ke domain lain, membuat mirror site, maupun mengubah pola promosi melalui media sosial. Dalam menyamarkan aliran dana, pelaku juga menggunakan rekening nominee, e-wallet, layering hingga aset kripto.

Berdasarkan pengungkapan yang dilakukan, Dittipid Siber Bareskrim Polri menetapkan sejumlah tersangka dalam tiga perkara tersebut. Penyidik juga menetapkan beberapa orang sebagai daftar pencarian orang (DPO) yang diduga memiliki peran dalam jaringan perjudian online.

Pada perkara pertama berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/53/III/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER tanggal 2 Maret 2026, penyidik mengungkap jaringan website 1xbet, ij8keren, dan empire88. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya berinisial EP masuk dalam DPO.

Dari transaksi sistem pembayaran perjudian melalui PT Ultra Payment Terpercaya (PT UPT), penyidik menemukan transaksi mencapai sekitar Rp1,03 triliun. Selain itu, dana pada lima penyedia jasa pembayaran berhasil dibekukan dengan total Rp51.991.693.314.

Sementara itu, perkara kedua berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/19/VII/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER tanggal 2 Juli 2026 mengungkap praktik spam komentar yang mengarahkan pengguna menuju website perjudian online, antara lain garam26, sor54, rawit14, pusatjp68, paris52, hantam01, manis36, dan jaribos.

Dalam perkara tersebut, tiga tersangka diamankan dan dua orang ditetapkan sebagai DPO.

Kemudian pada perkara ketiga berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/25/VII/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER tanggal 15 Juli 2026, penyidik mengungkap jaringan spam komentar dengan target akun media sosial yang memiliki jumlah pengikut tinggi. Tiga tersangka diamankan dan lima orang lainnya ditetapkan sebagai DPO.

Dari dua perkara spam komentar tersebut, penyidik menyita atau memblokir 42 rekening dengan nominal sekitar Rp83,1 juta. Omzet dari dua perkara yang melibatkan delapan website perjudian online tersebut mencapai sekitar Rp7,5 miliar per bulan atau Rp90 miliar per tahun.

Adex menegaskan, karakteristik perjudian online yang bersifat borderless membuat pemberantasannya membutuhkan sinergi lintas kementerian, lembaga, maupun negara.

“Dunia siber, terutama judi online, sifatnya borderless. Tim marketing bisa berada di satu negara, pengelola website di negara lain, dan infrastrukturnya di negara yang berbeda lagi. Ini yang menjadi kesulitan kita, sehingga membutuhkan kolaborasi antarnegara, antarkementerian dan lembaga, serta antarpenegak hukum,” ujarnya.

Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosadi mengatakan, pihaknya terus memperkuat upaya pemutusan akses terhadap konten dan situs perjudian online. Hingga 2 September 2026, Komdigi telah melakukan pemutusan akses terhadap lebih dari 8,8 juta situs sejak 2017.

Sementara sejak 20 Oktober 2024, pemutusan akses telah mencapai 3.981.834 yang terdiri atas situs, IP, dan konten media sosial.

“Penanganan persoalan ini hanya bisa efektif jika kolaborasi antarlembaga terus diperkuat sesuai mandat dan kewenangan masing-masing, mulai dari proses pencegahan, pemblokiran ruang siber, pelacakan aliran dana, hingga penegakan hukum pidana yang tegas,” kata Safriansyah.

Di sisi lain, Direktur Kerja Sama Dalam Negeri PPATK Kombes Pol. Yuliani menegaskan komitmen PPATK untuk terus mendukung penyidik melalui analisis dan penelusuran aliran dana dalam perkara perjudian online.

“Kami berkomitmen sebagai leading sector dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang untuk selalu berperan aktif mendampingi dan bekerja sama dengan penyidik,” ujar Yuliani.

Secara nasional, Polri mencatat 1.626 kasus judi online dengan 1.999 tersangka pada 2024. Angka tersebut menurun menjadi 665 kasus dengan 744 tersangka pada 2025. Sementara hingga September 2026, tercatat 55 kasus dengan 123 tersangka.

Polri memastikan penanganan judi online akan terus dilakukan melalui penegakan hukum, pemutusan akses, penelusuran dan pemutusan aliran dana, serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya perjudian daring.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

DPO Bandar Obat Keras di Tanah Abang dibekuk Polda Metro Jaya

PMJ – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial RS (38), yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus dugaan peredaran gelap obat keras daftar G di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

RS diduga berperan sebagai bandar dalam jaringan peredaran ilegal obat keras yang sebelumnya telah diungkap Polda Metro Jaya.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan RS.

“Polisi kemudian mengamankan RS (38) dan melakukan pemeriksaan awal sebelum membawanya ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ade di Jakarta, Rabu (03/09/2026).

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bergerak menuju sebuah rumah kos di kawasan Tanah Abang. Setibanya di lokasi, petugas mendapati RS berada di area parkir kendaraan, RS kemudian diamankan pada Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 11.00 WIB tanpa perlawanan.

Ade menjelaskan, penangkapan RS merupakan hasil pengembangan kasus peredaran gelap obat keras yang sebelumnya diungkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Sabtu (25/7/2026).

Dalam pengungkapan sebelumnya, polisi menangkap lima orang tersangka, yakni K (40), AM (43), B (40), GR (25), dan RN (34).

Dari kasus tersebut, petugas menyita 575.200 butir obat keras daftar G yang diduga akan diedarkan secara ilegal. Polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp140.691.000 yang diduga merupakan hasil penjualan obat keras tersebut.

Dengan tertangkapnya RS, polisi terus mendalami jaringan dan peran masing-masing tersangka dalam peredaran ilegal obat keras di wilayah Tanah Abang.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Saat ini, enam tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. (Ad/hn/rs)

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Pelaku Perusak CCTV saat Kericuhan Demo DPR Berhasil Ditangkap Polda Metro

PMJ – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya kembali mengungkap perkembangan kasus perusakan kamera pengawas atau CCTV milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat kericuhan aksi penyampaian pendapat di kawasan DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2026).

Tiga orang yang diduga terlibat dalam perusakan CCTV kini telah diamankan polisi. Ketiganya masing-masing berinisial FR, MH, dan FM.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penangkapan dilakukan setelah penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengembangkan pemeriksaan terhadap para tersangka yang sebelumnya telah diamankan.

“Pengembangan terbaru, tiga orang kembali diamankan Ditreskrimum mulai dari tadi malam dan pagi hari ini,” kata Budi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (02/09/2026).

Dengan tambahan tiga orang tersebut, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara detail peran masing-masing dalam aksi perusakan fasilitas CCTV.

Budi menjelaskan, penyidik sebelumnya telah menetapkan 44 orang sebagai tersangka dalam perkara perusakan CCTV milik Pemprov DKI Jakarta.

“Berdasarkan pendalaman, ketiga orang yang baru diamankan memiliki peran di dalam perusakan yang terjadi di depan Gedung DPR-MPR RI,” ujarnya.

Meski demikian, polisi belum membeberkan secara rinci identitas maupun bentuk keterlibatan FR, MH, dan FM. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran ketiganya dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Budi memastikan perkembangan kasus akan terus disampaikan kepada masyarakat setelah proses pemeriksaan memperoleh hasil yang lebih lengkap.

“Penyidik masih melakukan pendalaman saat ini, tentunya pasti akan selalu kami update kepada media dan masyarakat,” ucapnya. (Ad/hn/rs)

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Lansia Ditetapkan Polisi Sebagai TSK Kasus Garap 270 Hektare Hutan

PEKANBARU, RIAU – Maspolin.id|| Polres Bengkalis, Riau, menetapkan pria berinisial JP (76) sebagai tersangka dalam kasus dugaan menduduki dan menggarap kawasan hutan tanpa izin sah di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil.

JP diduga menguasai lahan seluas sekitar 270 hektare yang berada di kawasan hutan dan direncanakan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Yohn Mabel mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu (02/09/2026). Kasus tersebut merupakan pengembangan dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Rabu (2/9). Ini merupakan pengembangan dari penanganan karhutla di Desa Tasik Tebing Serai,” kata Yohn dalam keterangannya di Pekanbaru, Kamis (03/09/2026).

Kasus ini bermula ketika petugas menerima informasi adanya titik api pada Kamis (27/8/2026). Dua hari kemudian, petugas melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan aktivitas pembukaan lahan menggunakan dua unit alat berat.

Di lokasi yang sama, polisi juga menemukan bibit tanaman kelapa sawit yang diduga akan ditanam di kawasan tersebut.

Penyidik kemudian mengecek status dan batas kawasan. Hasilnya, lokasi pembukaan lahan diketahui berada di dalam kawasan hutan Cagar Biosfer Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan dugaan aktivitas penggarapan lahan untuk rencana perkebunan kelapa sawit.

“Luas lahan yang direncanakan mencapai sekitar 270 hektare, sedangkan lahan yang telah dikerjakan diperkirakan sekitar 2 hektare,” ujar Yohn.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, JP disebut telah membeli lahan seluas 270 hektare tersebut pada 2024 dengan nilai sekitar Rp2,7 miliar.

Lahan itu kemudian diterbitkan surat tanah berupa surat keterangan ganti rugi (SKGR) dengan dasar surat hibah ninik mamak.

Atas perbuatannya, JP dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana terkait konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, kehutanan, serta pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sebagaimana tercantum dalam laporan penyidikan.

Penyidik Polres Bengkalis selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP), serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum.

Polisi juga akan meminta keterangan sejumlah ahli, termasuk ahli laboratorium forensik dan ahli perkebunan, untuk memperkuat proses penyidikan.
“Penyidik menargetkan perkara tersebut dapat dituntaskan hingga tahap I dan dilanjutkan sesuai proses hukum yang berlaku,” kata Yohn. (Ad/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sc

Kakak Kapolri Dulu Juga Pramuka

Sukabumi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berbagi cerita tentang pengalamannya menjadi anggota Pramuka saat memberikan sambutan pada Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti ribuan anggota Pramuka dan keluarga besar PUI.

Di hadapan para peserta, Kapolri yang akrab menyapa peserta dengan sebutan “adik-adik Pramuka” mengaku memiliki kedekatan tersendiri dengan Gerakan Pramuka. Ia mengenang masa sekolahnya ketika aktif mengikuti kegiatan Pramuka sejak tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“Kakak Kapolri ini juga menjadi salah satu anggota Pramuka, mulai dari SD, dari Siaga, sampai dengan SMA saya ikut Gerakan Pramuka,” kata Kapolri.

Pengalaman tersebut membuat pertemuannya dengan ribuan anggota Pramuka PUI menjadi momentum nostalgia sekaligus kebahagiaan tersendiri. Kapolri menilai pilihan generasi muda untuk bergabung dengan Pramuka merupakan langkah yang tepat dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Menurutnya, Pramuka bukan sekadar tempat berkumpul dan berkegiatan, tetapi merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan, kepedulian, semangat gotong royong, serta kemampuan bersosialisasi. Bekal tersebut akan sangat bermanfaat ketika para anggota Pramuka memasuki dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolri juga mencontohkan sejumlah pejabat Polri yang pernah mengikuti Pramuka dan kini menjadi perwira tinggi. Ia pun menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta bahwa pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti Pramuka dapat menjadi bekal untuk meraih cita-cita.

“Saya yakin bahwa di hadapan saya ini adalah adik-adik pilihan yang sudah benar memilih Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah untuk mempersiapkan diri sebagai generasi-generasi penerus di masa yang akan datang,” ujarnya.

Kapolri kemudian mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Kemudahan memperoleh informasi dan pengetahuan harus dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta menghasilkan berbagai hal positif.

Namun, kemajuan teknologi juga membawa berbagai risiko. Karena itu, Kapolri meminta generasi muda untuk mewaspadai judi online, narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, berbagai bentuk kejahatan, serta penyebaran paham negatif melalui media sosial yang dapat merusak masa depan.

Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia. Menurutnya, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia turut mengapresiasi PUI yang sejak sebelum kemerdekaan konsisten menjaga semangat Islam wasathiyah dan komitmen terhadap NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyatakan dukungannya terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan kontribusinya bagi bangsa.

Kapolri turut menyinggung momentum bonus demografi Indonesia. Menurutnya, besarnya jumlah penduduk usia produktif merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, karakter, dan daya saing generasi muda.

Pemerintah, lanjut Kapolri, terus membuka kesempatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, program LPDP, hingga berbagai fasilitas pendidikan lainnya. Polri juga turut mengambil bagian melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Tidak hanya mempersiapkan diri melalui pendidikan, Kapolri mengajak anggota Pramuka untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai keterampilan yang diperoleh melalui Pramuka sangat relevan untuk mendukung penanggulangan bencana, pelayanan dan pengamanan kegiatan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan.

Kapolri secara khusus mengapresiasi anggota Pramuka yang selama ini ikut membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan pengamanan, termasuk pada momentum mudik dan perayaan hari besar. Ia menilai kehadiran Pramuka ketika masyarakat membutuhkan merupakan wujud nyata semangat pengabdian.

“Saya salut karena pada saat yang lain libur, kalian semua adik-adik Pramuka justru hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ikut melayani masyarakat. Ini adalah semangat yang luar biasa dan harus terus dijaga,” tegasnya.

Anggota Pramuka juga didorong menjadi pelopor Gerakan ASRI—Aman, Sehat, Resik, dan Indah—melalui kegiatan sederhana namun nyata, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menanam pohon, serta ikut merawat lingkungan.

Menutup sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat generasi muda. Ia mempersilakan para anggota Pramuka untuk menjadikan kepolisian sebagai tempat berkonsultasi ketika menghadapi kesulitan dalam perjalanan mengembangkan diri dan mengejar cita-cita.

“Terus berkarya, terus kembangkan diri kalian, jadikan polisi sebagai sahabat kalian. Kami di kepolisian selalu siap untuk mendukung dan mendorong agar adik-adik semua bisa mencapai dan meraih cita-cita,” pesan Kapolri.

Ia berharap seluruh peserta pulang dari Kemah Nasional dengan semangat dan tekad yang semakin kuat untuk mempersiapkan diri menjadi generasi terbaik sekaligus calon pemimpin Indonesia di masa mendatang.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Bareskrim Dalami Dugaan Jaringan Penyelundupan Lintas Negara

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). Penggeledahan dilakukan untuk mendalami kasus dugaan pengolahan dan penyelundupan emas ilegal yang diduga melibatkan jaringan lintas negara.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Irhamni membenarkan penggeledahan tersebut. Ia mengatakan proses penggeledahan masih berlangsung saat dikonfirmasi.

“Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini. Sedang berlangsung,” kata Irhamni saat ditemui di Bareskrim Polri, Rabu (2/9/2026).

Irhamni belum memerinci hasil penggeledahan. Namun, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengolahan emas.

“Hasilnya (yang digeledah) adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, pemurnian. Ini jaringan China,” ungkapnya.

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan jaringan penambangan, pengolahan, dan penyelundupan emas ilegal yang diduga memiliki jalur pengiriman hingga ke Dubai.

Dalam pengembangan kasus tersebut, penyidik sebelumnya menangkap dua warga negara India yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Keduanya diamankan dalam penindakan di dua apartemen di kawasan Jakarta Utara pada Minggu (16/8/2026) dini hari.

Dari penindakan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain emas, residu hasil pengolahan, uang tunai, serta peralatan yang diduga digunakan untuk mengolah dan memurnikan emas sebelum dikirim ke luar negeri.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jaringan tersebut diduga menjalankan aktivitas pengolahan emas secara intensif. Material emas yang diolah diperkirakan mencapai sekitar 30 kilogram per hari.

“Kalau satu hari sesuai informasi yang kami terima kurang lebih 30 kilogram per hari. Bisa dibayangkan 30 kilogram itu kali 30 hari, kurang lebih satu ton. Kalau satu gram itu harganya Rp 2,6 juta, hampir Rp 3 triliun yang diselundupkan ke luar negeri tanpa kita ketahui,” kata Irhamni.

Setelah penangkapan dua warga negara India tersebut, Dittipidter Bareskrim Polri terus mengembangkan penyidikan dengan melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi lain. Langkah tersebut dilakukan untuk menelusuri lebih jauh aktivitas pengolahan emas, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap keseluruhan jaringan dan memastikan alur penyelundupan emas ilegal yang diduga mengarah ke luar negeri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Usai Terima Ancaman Bom melalui Email Polisi Pastikan Pacific Place Jakarta Selatan Aman

Jakarta Selatan, 2 September 2026 – Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Selatan bersama Tim Gegana Polda Metro Jaya melakukan monitoring, pengecekan, penyisiran, dan sterilisasi di Gedung Pacific Place, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyusul adanya laporan ancaman bom melalui surat elektronik (email), Selasa (1/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 20.50 WIB hingga selesai. Ancaman diterima oleh pihak keamanan Pacific Place dan dilaporkan oleh Sdr. Anaya selaku Kepala Keamanan Pacific Place kepada pihak kepolisian.

Dalam pesan elektronik tersebut, pengirim menyampaikan ancaman, “Selamat malam saya membawa bom di dalam koper saya dan bom itu akan meledak dalam waktu 10 menit.” Email tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah pejabat kepolisian hadir langsung di lokasi, di antaranya Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., Dir Cyber Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Bagoes Wibisono, S.I.K., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.T., M.Sc., Kabagops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Tribuana Roseno, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah, S.I.K., serta Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Dwi Susanto, S.H., M.M.

Turut hadir Danden Gegana Kompol Syakhirul Alim, S.I.K., personel BNPT DKI Jakarta, serta unsur terkait lainnya.

Dalam penanganan laporan tersebut, sebanyak 60 personel dilibatkan. Kekuatan personel terdiri dari Unit Gegana Jibom dan KBR Polda Metro Jaya sebanyak 18 personel, Intel Polres Metro Jakarta Selatan 3 personel, Subdit Wasendak PMJ 5 personel, Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan 3 personel, Paminal Polres Metro Jakarta Selatan 2 personel, Paminal Polda Metro Jaya 3 personel, Polsek Metro Kebayoran Baru 10 personel, TIK PMJ 1 personel, Babinsa Senayan Kebayoran Baru 1 personel, serta Pamdal dalam Gedung Pacific Place sebanyak 15 personel.

Petugas selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak pengelola dan keamanan Pacific Place serta aparat terkait. Tim Gegana Polda Metro Jaya kemudian melaksanakan penyisiran dan sterilisasi pada area ring luar dan ring dalam Gedung Pacific Place.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, Tim Gegana Polda Metro Jaya menyatakan hasil penyisiran nihil. Tidak ditemukan adanya benda maupun barang mencurigakan yang berkaitan dengan ancaman bom tersebut.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, area Gedung Pacific Place dinyatakan CLEAR oleh Tim Gegana Polda Metro Jaya. Selama proses pengecekan, penyisiran, dan sterilisasi berlangsung, situasi di dalam maupun sekitar Pacific Place terpantau aman dan kondusif.

Sementara itu, terkait ancaman bom yang disampaikan melalui email, pihak Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pengirim sekaligus mendalami motif di balik pengiriman ancaman tersebut.

Kepolisian juga terus melakukan monitoring perkembangan situasi sebagai langkah antisipasi serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun pengunjung di kawasan Pacific Place.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Kapolri Sampaikan Selamat HUT Kejaksaan RI ke-81

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-81. Ucapan tersebut disampaikan Kapolri melalui akun media sosial pribadinya, @listyosigitprabowo, Rabu (2/9/2026).

Dalam unggahannya, Kapolri berharap peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI menjadi pengingat bagi seluruh aparat penegak hukum untuk terus menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas, adil, dan humanis.

“Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas, adil, dan humanis,” tulis Kapolri.

Kapolri juga mengajak seluruh aparat penegak hukum memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang solid diperlukan untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Mari perkuat sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum semakin kokoh,” tulisnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Jangan Lewatkan

Kepolisian Udara Polri Perkuat Dukungan Kemanusiaan dalam Operasi Damai Cartenz 2026

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri terus memberikan dukungan penerbangan dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 di wilayah Papua Tengah. Dukungan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.