KBRI Paris Kenalkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara MBG Indonesia ke Masyarakat Perancis

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan sekaligus duet penulis buku, Dirgayuza Setiawan, menyerahkan buku tersebut kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris.

DIVISI HUMAS POLRI – Maspolin.id|| Keseriusan pemerintah dalam mewujudkan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi nasional, terus diperkuat melalui langkah konkret hingga ke tingkat global.

Hal ini tercermin dalam perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara (Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program) yang kini menjadi instrumen diplomasi Indonesia berbasis budaya dan kebijakan.

Pada Selasa, 14 April 2026 waktu Paris, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan sekaligus duet penulis buku, Dirgayuza Setiawan, menyerahkan buku tersebut kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris.

Penyerahan ini menandai penguatan diplomasi Indonesia di kawasan Eropa, sekaligus melanjutkan capaian sebelumnya di Korea Selatan, Inggris, Amerika Serikat, Jepang dan banyak negara lainnya.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Dirgayuza Setiawan sebagai duet penulis buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang ditulis bersama Wakapolri.

“Kami mengapresiasi Bapak Dirgayuza Setiawan sebagai duet penulis buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami tulis bersama, yang tidak hanya menghadirkan gagasan dalam bentuk karya, tetapi juga aktif mengawal penyebarluasan pesan Indonesia ke dunia internasional. Ini merupakan kolaborasi nyata yang memperkuat diplomasi Indonesia melalui pendekatan budaya dan kebijakan.”

Menurut Wakapolri, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan strategis dalam menyampaikan kebijakan nasional melalui pendekatan yang lebih universal dan mudah diterima oleh masyarakat global.

Wakapolri juga mengingat kembali kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Prancis bersama Tim Ahli Badan Gizi Nasional ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pejaten, Jakarta Selatan, pada 18 Desember 2025.

Kunjungan tersebut mengapresiasi standar keamanan pangan yang ketat, penggunaan bahan pangan lokal, serta efisiensi sistem dapur.

“Hal ini menunjukkan bahwa program pemenuhan gizi yang kita jalankan telah mendapatkan perhatian dan menjadi referensi internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menegaskan bahwa Prancis memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan makan bergizi melalui program La Cantine Scolaire.

“Prancis telah lama menjalankan program makan siang gratis atau bersubsidi sebagai bagian dari kebijakan gizi nasional. Kita dapat belajar dari tradisi kuliner mereka yang kuat, terutama dalam aspek penyajian dan keamanan pangan.”

“Buku ini bukan sekadar karya tulis, tetapi representasi keseriusan Indonesia dalam membangun generasi sehat sekaligus memperkuat posisi bangsa di tingkat internasional.”

Perjalanan buku Rasa Bhayangkara Nusantara membentuk lintasan diplomasi global yang semakin luas, meliputi:
•    London — Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa
•    Davos — Partisipasi dalam forum World Economic Forum
•    Washington D.C. — Dukungan diplomasi kenegaraan Presiden RI
•    Jeddah — Ekspansi pengaruh di Timur Tengah
•    Jepang — Penguatan kemitraan strategis
•    Korea Selatan — Kolaborasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
•    Paris (Prancis) — Penguatan diplomasi kebijakan pangan dan budaya

Rangkaian ini menegaskan bahwa buku tersebut menjadi media strategis dalam menyampaikan kebijakan nasional Indonesia kepada dunia.

Dirgayuza Setiawan menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk belajar dari Prancis yang telah mengintegrasikan makan siang sekolah sebagai bagian dari pendidikan rasa sejak abad ke-19.

“Kantin sekolah tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan menghargai kualitas pangan.”

Ia juga menekankan pentingnya model pengelolaan yang terdesentralisasi namun tetap terstandar secara nasional.

“Pendekatan ini memungkinkan pemanfaatan potensi pangan lokal, sehingga program MBG tidak hanya meningkatkan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi petani dan UMKM.”

Buku Taste of Nusantara yang memuat 80 menu bergizi khas Indonesia menjadi instrumen strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di forum global seperti School Meals Coalition.

Buku ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan gastronomi yang mampu memenuhi standar nutrisi global berbasis kearifan lokal, sekaligus membuka peluang kemitraan strategis Indonesia–Prancis dalam kebijakan pangan sekolah.

Perjalanan dari Seoul hingga Paris menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang menghadirkan solusi konkret:
•    Pemenuhan gizi sebagai prioritas pembangunan manusia
•    Pendekatan budaya sebagai media komunikasi kebijakan
•    Kolaborasi global untuk generasi masa depan yang lebih sehat

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri bersama pemerintah dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui gastrodiplomasi, Indonesia tidak hanya memperkuat kerja sama internasional, tetapi juga menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung dan diakui secara global.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Luncurkan Layanan Laporan Polisi Online, Super App Polri Kini Semakin Lengkap dan Transparan

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Layanan Inovasi Digital Laporan Polisi (LP) dan Laporan Kehilangan secara online melalui Super App Polri oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.

Peluncuran ini dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Komite TIK Polri Tahun Anggaran 2026 pada Selasa, 14 April 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan fitur dalam Super App Polri merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Aplikasi Super App Polri yang telah tersedia di App Store (iOS) dan Play Store (Android) kini semakin lengkap dengan hadirnya fitur pembuatan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online. Melalui inovasi ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor polisi pada tahap awal pelaporan. Cukup melalui gawai, layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja secara praktis dan efisien.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih responsif, Polri juga menghadirkan Engine Konsultasi Laporan Polisi, yaitu sistem terpadu yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi secara daring dan real-time. Melalui fitur video conference dan live chat, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan petugas untuk memperoleh arahan serta penanganan awal secara cepat dan tepat.

Seluruh proses layanan dalam sistem ini dirancang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan terdokumentasi secara digital, dilengkapi dengan fitur monitoring, histori komunikasi, serta evaluasi kinerja, sehingga menjamin pelayanan yang profesional, terukur, dan transparan.

Wakapolri menekankan bahwa digitalisasi pelayanan tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan sistem manajemen kinerja dan budaya kerja Polri yang lebih modern dan terintegrasi. Pelayanan publik harus dilaksanakan dengan prosedur yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi, serta didukung sarana dan prasarana yang modern.

Selain itu, peran fungsi Samapta (Pamapta) terus diperkuat untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat di lapangan.

Implementasi layanan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online ini dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal telah diberlakukan di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten. Ke depan, layanan ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.

Dalam arah kebijakan ke depan, Polri juga menegaskan tiga fokus utama, yakni digitalisasi layanan kepolisian, optimalisasi penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan antikorupsi.

Peluncuran ini menjadi langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Super App Polri kini hadir lebih lengkap mempercepat layanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari Transformasi Polri di era digital.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin. (Foto: BPMI Setpres)

PARIS, PERANCIS – Maspolin.id|| Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin.

“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab, durasi pertemuan yang cukup panjang tersebut mencerminkan kedalaman pembahasan serta keseriusan Indonesia dan Rusia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi strategis melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang akan berlangsung di Istana Élysée.

“Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara,” ungkap Seskab.

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” pungkas Seskab Teddy. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo, Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

MOSKOW, RUSIA – Maspolin.id|| Ada momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Di tengah pembahasan isu-isu strategis, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada Presiden Putin dan seluruh masyarakat Rusia.

“Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan perayaan keagamaan di Rusia,” ujar Sekretaris Kabinet

Menanggapi hal tersebut, Presiden Putin menyampaikan apresiasi mendalam atas ucapan yang diberikan Presiden Prabowo. Ia menilai ucapan tersebut memiliki makna khusus, mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

“Presiden Putin menyambut baik dan sangat apresiasi kepada Presiden Prabowo dan sangat senang mendengar ucapan selamat Hari Suci Paskah, karena terucap dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia,” ujarnya

Presiden Putin juga menegaskan bahwa Rusia merupakan negara multikonfesional yang menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Dalam tradisi tersebut, berbagai perayaan keagamaan dihormati dan dirayakan bersama sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

“Beliau menyampaikan bahwa Negara Rusia adalah negara multikonfesional, yang menganut agama-agama, tetapi tetap merayakan semua hari raya agama,” imbuhnya.

Pertemuan kedua pemimpin tidak hanya membahas hubungan bilateral dan kerja sama strategis sejumlah bidang, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai saling menghormati dan toleransi yang menjadi fondasi penting dalam hubungan antarnegara.

Momen tersebut menjadi simbol kuat persahabatan Indonesia dan Rusia, sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang agama tidak menjadi penghalang, melainkan jembatan untuk mempererat hubungan dan saling pengertian di tengah dinamika global. (BPMI Setpres)

red/mpl/pr

Sabu Seberat Hampir 30 Kg dan Ribuan Ekstasi Disita, Jaringan Narkoba Internasional di Pekanbaru Dibongkar

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso

RIAU – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jaringan internasional di Kota Pekanbaru, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita hampir 30 kilogram sabu serta puluhan ribu butir ekstasi yang diduga berasal dari jaringan Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait rencana transaksi narkotika dalam jumlah besar.

“Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri memperoleh informasi adanya rencana transaksi sabu dan ekstasi jaringan Malaysia–Riau dalam jumlah besar,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan operasi penindakan pada Jumat (10/4/2026) malam di sejumlah lokasi di wilayah Pekanbaru.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang kurir, yakni WH (40) dan J (32), di kawasan Jalan Nelayan Ujung, Kecamatan Rumbai. Sementara satu pelaku lainnya berinisial H berhasil melarikan diri dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari hasil pengembangan, penyidik turut mengamankan seorang narapidana berinisial HFP yang diduga berperan sebagai koordinator jaringan. Yang bersangkutan diketahui mengendalikan peredaran narkotika dari dalam Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai.

Berdasarkan hasil penyisiran dan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkotika berupa sabu dengan berat total 29.980,65 gram atau hampir 30 kilogram, serta 19.730 butir ekstasi yang dikemas dalam sejumlah bungkus plastik.

Barang bukti tersebut ditemukan di dalam tas yang dibawa dan sempat dibuang oleh pelaku saat dilakukan pengejaran oleh petugas.

Hasil interogasi awal mengungkap bahwa para kurir diperintahkan oleh HFP untuk menjemput narkotika yang diduga berasal dari jaringan Malaysia, yang selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah wilayah, termasuk Madura.

Para pelaku dijanjikan imbalan sebesar Rp50 juta apabila berhasil mengantarkan barang tersebut. Selain itu, diketahui bahwa narkotika tersebut berasal dari seorang pengendali di Malaysia berinisial V.

Polisi memperkirakan total nilai barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari Rp73 miliar, dengan rincian sabu senilai sekitar Rp53,9 miliar dan ekstasi sekitar Rp19,7 miliar. Pengungkapan ini juga dinilai berpotensi menyelamatkan lebih dari 169.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mabes Polri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta memburu pelaku lain yang terlibat.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika, khususnya yang melibatkan jaringan internasional, demi melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kakorlantas Polri Kenang Bripka (Anumerta) Fajar Permana, Pahlawan Keselamatan di Balik Sukses Operasi Ketupat 2026

Korlantas Polri – Maspolin.id|| Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., melaksanakan silaturahmi dalam suasana duka atas wafatnya anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Bripka (Anumerta) Fajar Permana. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan, Senin (13/4).

“Atas seizin bapak Kapolri, saya Kakorlantas Polri saat ini kami di kediaman rumah duka Almarhum Fajar, bertemu dengan orang tua, istri, dan putranya. Tentunya kami menyampaikan duka yang mendalam,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Bripka (Anumerta) Fajar Permana diketahui meninggal dunia pada 22 Maret 2026 saat menjalankan tugas dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh jajaran Polri, khususnya di lingkungan Korlantas.

“Kami berduka, tetapi semoga ini bisa menjadi semangat untuk kita bisa mengabdi, melindungi, dan melayani masyarakat,” jelas Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terlepas dari dedikasi dan pengorbanan para anggota di lapangan. Di balik kelancaran arus mudik dan balik lebaran, terdapat kerja keras dan risiko besar yang harus dihadapi oleh setiap personel.

“Memang tugas adalah kehormatan, namun pesan dari Bapak Kapolri di samping duka yang mendalam, kami juga menyampaikan kepada keluarganya adalah kehormatan yang setinggi-tingginya,” tambah Kakorlantas Polri.

Bripka (Anumerta) Fajar Permana sebagai salah satu pahlawan keselamatan yang telah gugur dalam menjalankan tugas negara. Pengabdian almarhum menjadi bukti nyata komitmen anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan di jalan raya.

Korlantas Polri memastikan bahwa jasa dan pengorbanan almarhum akan selalu dikenang. Momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sesama personel.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/pr

Kejurnas Tinju Gaya Bebas “Kakorlantas Cup 2026” di Jepara Dihadiri Kakorlantas

Jepara, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Gaya Bebas bertajuk “Kakorlantas Polri Cup 2026” di Alun-Alun , Sabtu (11/4/2026).

Event yang digelar oleh Freestyle Boxing Federation (FBO) Jepara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-477. Kejurnas ini mempertemukan para atlet dari berbagai daerah untuk memperebutkan Sabuk Piala Kakorlantas Polri 2026 dan Bupati Jepara Cup.

Dalam sambutannya, Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengucapakan selamat Hari jadi Jepara ke-477.

“Saya dari Mabes Polri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan ini. yang paling utama, selamat Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-477. Kami juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan event ini. Luar biasa, semoga Kabupaten Jepara selalu menyala,” ujar Kakorlantas.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang bela diri secara profesional serta menjauhkan diri dari aktivitas negatif seperti pertarungan liar.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Bareskrim Polri Amankan 3 Pelaku Produksi dan Pengedar Kosmetik Ilegal di Bogor

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap kasus produksi dan peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari pengungkapan kasus ini Bareskrim mengamankan tiga orang tersangka dengan salah satunya merupakan pemilik usaha.

Dalam keterangannya  pada Senin (13/4/2026), Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa dalam pengungkapan oleh Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri tersebut, penyidik mengamankan tiga orang yang berinisial RH selaku pemilik usaha, MR selaku pekerja, dan FA selaku kurir.

Diketahui, RH tidak mempunyai latar belakang farmasi dan hanya merupakan lulusan SMK jurusan penerbangan. RH juga telah menjalani usaha kosmetik ilegal selama dua tahun lebih.

“Sejak bulan April tahun 2024, RH memulai untuk memproduksi sediaan farmasi berupa kosmetik,” ungkap Eko.

Lebih lanjut , Eko menerangkan bahwa kosmetik ilegal yang diproduksi RH berupa berupa toner, sabun cair, krim siang, dan krim malam.

Produk-produk tersebut diedarkan secara daring melalui marketplace dengan penjualan rata-rata 90–100 paket kosmetik dalam sehari. Harga jual dalam bentuk paket, yakni satu krim malam, satu krim siang, sabun wajah, dan satu toner sebesar Rp35.000,” terang Eko.

Adapun bahan-bahan untuk membuat produk kosmetik diperoleh dengan cara membeli secara daring, seperti alkohol, sabun batang, serta krim siang dan krim malam kiloan. Alkohol digunakan untuk membuat toner, sedangkan sabun batang digunakan untuk membuat sabun wajah.

Eko menyebut, hasil pengecekan sementara di laboratorium forensik, krim siang dan krim malam yang disita terdeteksi positif mengandung bahan kimia berbahaya merkuri.

Untuk langkah selanjutnya, penyidik akan memeriksa lebih lanjut para saksi serta melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti secara pro justitia.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

MOSKOW, RUSIA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Dalam pengantarnya, Presiden Putin menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah dinamika global saat ini.

“Kami lihat bahwa kunjungan Yang Mulia memiliki makna yang sangat besar dan sangat penting, terutama di situasi dan perkembangan sekarang di dunia, juga dari segi peningkatan kerja sama bilateral terutama di bidang ekonomi,” ucap Presiden Putin.

Presiden Putin menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia terus berkembang secara konsisten dan memiliki substansi yang makin kuat. Apalagi setelah disepakatinya deklarasi kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia pada tahun 2025 lalu.

“Saya sangat senang bahwa kita melaksanakan langkah-langkah yang memberikan makna dan isi yang cukup besar antara hubungan kedua negara kita,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden Putin menyoroti perkembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang menjadi salah satu pilar utama hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya, nilai perdagangan antara Indonesia dan Rusia mengalami peningkatan signifikan mencapai angka 12 persen.

“Pada awal tahun ini, kita menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral, tetapi kami punya berbagai cara untuk meningkatkannya. Kami memberikan makna besar kepada komisi bersama antarpemerintah, dan kami berharap bahwa dalam pertemuan hari ini, Yang Mulia, kita akan sempat mencari berbagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Putin menegaskan bahwa kedua negara terus memprioritaskan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis yang dinilai memiliki peran kunci dalam hubungan bilateral. Ia menyebut bahwa berbagai peluang pengembangan kerja sama telah secara intensif dibahas oleh kedua pihak.

“Antara lain, kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasil industri, serta di bidang farmasi. Kami memberikan makna besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang humaniter, antara lain di bidang pendidikan,” kata Presiden Putin.

Selain itu, Presiden Putin turut menyoroti eratnya koordinasi antara Kementerian Luar Negeri kedua negara dalam berbagai forum internasional. Menutup pengantarnya, Presiden Putin menilai keanggotaan Indonesia dalam kelompok BRICS membuka peluang baru yang semakin luas bagi kolaborasi strategis, termasuk dengan kawasan Uni Ekonomi Eurasia.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal sama kita bisa bicara mengenai kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” tandasnya.

Pertemuan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia dan Rusia untuk melangkah lebih jauh yang tidak hanya sebagai mitra bilateral, tetapi sebagai kekuatan kolaboratif dalam mendorong stabilitas dan kemajuan global. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Pererat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

MOSKOW, RUSIA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026. Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di ruang kerja di Istana dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Dalam pengantarnya saat pertemuan, Presiden Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo ke Moskow. “Pertama-tama izinkanlah menyampaikan terima kasih banyak paling tulus atas Yang Mulia sempat menerima undangan kami dan berkunjung ke Moskow,” ucap Presiden Putin.

Senada, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan di tengah padatnya agenda dari Presiden Putin.

“Di tengah kesibukan Yang Mulia, Yang Mulia bisa terima saya. Saya sangat terima kasih,” ucap Presiden Prabowo.

Pada pertemuan tersebut, kedua Kepala Negara membahas berbagai isu strategis serta peluang peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang. Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan pertemuan terbatas dengan format tête-à-tête yang dikemas dalam jamuan santap siang di Blue Hall, Istana Kremlin.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia telah terjalin selama 76 tahun sejak dibuka secara resmi pada tahun 1950. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua negara terus memelihara hubungan yang dilandasi prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama.

Bagi Indonesia, Rusia merupakan mitra penting dan strategis yang memiliki arti signifikan baik secara geopolitik maupun geoekonomi. Sementara itu,  Indonesia merupakan salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik, khususnya di lingkup ASEAN.

Pertemuan di Kremlin ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga menegaskan peran aktif Indonesia dan Rusia dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemakmuran kawasan dan dunia. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.