Dua Pria Jadi Tersangka Kematian Wanita di Hotel Tangerang, Salah Satunya WNA Korea Selatan

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari

PMJ – Maspolin.id|| Polres Metro Tangerang Kota menetapkan dua orang tersangka atas kasus kematian seorang wanita berinisial AN (27) asal Jawa Barat yang ditemukan tewas di salah satu hotel di Kota Tangerang, Banten.

Kedua tersangka yakni KJH (40), warga negara Korea Selatan, dan RST (45), warga negara Indonesia
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan korban sebelumnya mengenal kedua tersangka melalui media sosial. Mereka kemudian bertemu di Jakarta Utara dan sempat mengonsumsi narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan malam di Jakarta sebelum menuju hotel.

“Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat lemas sekitar pukul 04.00 WIB. Pagi harinya korban mengalami demam tinggi, dan pada pukul 12.30 WIB ditemukan sudah tidak bernyawa,” kata Kapolres, dalam konferensi Pers Rabu 1 Oktober 2025.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban dan kedua tersangka positif mengonsumsi narkotika. Polisi juga menemukan memar akibat kekerasan benda tumpul serta kerusakan organ dalam pada tubuh korban.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 359 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Pada Sidang Praperadilan Nadiem Belasan Tokoh Ajukan Amicus Curiae

Perwakilan pegiat antikorupsi saat mengajukan amicus curiae pada sidang praperadilan Nadiem Makarim di PN Jakarta Selatan. ANTARA/Khaerul Izan

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Sebanyak 12 tokoh antikorupsi dari berbagai bidang mengajukan diri sebagai sahabat pengadilan (amicus curiae) pada saat sidang praperadilan Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

“Beban pembuktian harusnya dibebankan kepada termohon yaitu penyidik bukan kepada pemohon,” kata salah seorang sahabat pengadilan (amici) yang juga pegiat antikorupsi Natalia Soebardjo di Jakarta, Jumat.

Amicus curiae di Kamus Besar Bahasa Indonesia Kemendikbut mengandung arti pihak yang tidak memihak sehingga dapat membantu memberikan pendapat untuk suatu perkara hukum.

Menurut dia, para tokoh antikorupsi mendesak agar pada proses praperadilan, pihak termohon, dalam hal ini penyidik, mampu menjelaskan alasan pemohon patut untuk diduga sebagai pelaku tindak pidana.

Ia mengatakan bahwa para tokoh ini, menilai bahwa dua alat bukti yang dijadikan dasar penetapan tersangka terhadap pemohon tidak cukup kuat untuk menduga pemohon sebagai pelaku tindak pidana.

Dengan kata lain, tindakan pemohon menetapkan status tersangka tidak berlandaskan pada konsep kecurigaan yang beralasan (reasonable suspicion).

“Karena pada dasarnya penyidiklah yang mendalilkan sesuatu, bahwa terdapat bukti permulaan yang cukup untuk menduga pemohon adalah pelakunya,” ujarnya.

Dengan menjalankan prinsip tersebut, mereka menilai, dalam sidang praperadilan, hal pertama yang harus dilakukan oleh termohon adalah menjelaskan tindak pidana yang diduga terjadi dan alasannya menduga seseorang sebagai pelaku tindak pidana.

Cara seperti ini kata Natalia, dinilai penting agar publik juga bisa memahami proses penegakan hukum dan ikut mengawasi timbulnya suatu perkara hukum.

“Publik memiliki hak untuk mengetahui dengan jelas mengenai hal yang diperkarakan. Inilah pentingnya sebuah proses hukum dijalankan secara transparan, akuntabel dan penuh tanggung jawab. Jika itu dilaksanakan, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin tinggi,” ucapnya.

Ia menambahkan, adapun amicus curiae ini dimaksudkan untuk mendorong agar praperadilan atas sah tidaknya penetapan tersangka dapat berjalan lebih efektif, efisien, sederhana namun tepat sasaran.

Hal itu karena mereka melihat proses pemeriksaan praperadilan yang berjalan selama ini, menuruti mekanisme yang menyerupai hukum acara perdata dengan prinsip siapa yang mendalilkan dia yang membuktikan.

Padahal, prinsip ini tidak tepat untuk pemeriksaan praperadilan yang hanya ada dalam hukum pidana.

Mereka yang mengajukan diri terdiri dari para tokoh dan pegiat antikorupsi yang memiliki latar belakang beragam.

Berikut mereka :

1. Pimpinan KPK Periode 2003-2007, Amiien Sunaryadi

2. Pegiat Antikorupsi dan Pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), Arief T Surowidjojo

3. Peneliti Senior Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan, Arsil

4. Pegiat Antikorupsi dan Juri Bung Hatta Anti Corruption Award, Betti Alisjahbana

5. Pimpinan KPK 2003-2007, Erry Riyana Hardjapamekas

5. Penulis dan Pendiri Majalah Tempo, Goenawan Mohamad

7. Aktivis dan Akademisi, Hilmar Farid

8. Jaksa Agung Periode 1999-2001, Marzuki Darusman

9. Direktur Utama PLN 2011-2014, Nur Pamudji

10. Pegiat Antikorupsi dan Anggota International Council of Transparency International, Natalia Soebagjo

11. Advokat, Rahayu Ningsih Hoed

12. Pegiat Antikorupsi dan Pendiri Indonesia Corruption Watch (ICW) Todung Mulya Lubis

 

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko

 

Antara

 

bjak/mpl/ma

Sidang Perdana Praperadilan Nadiem Makarim di PN Jaksel dihadiri Keluarganya

Ayah dan ibu Nadiem Makarim, Nono Anwar Makarim dan Atika Algadrie menghadiri sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ANTARA/Khaerul Izan.

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Sejumlah keluarga Nadiem Anwar Makarim menghadiri sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek pada 2019-2022.

Pada sidang perdana praperadilan yang digelar pada Jumat, tampak ayah dan ibu Nadiem Makarim, Nono Anwar Makarim dan Atika Algadrie serta keluarga lainnya menghadiri sidang.

Mereka duduk di kursi paling depan untuk menyimak jalannya persidangan praperadilan terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka kepada Nadiem Makarim.

Saat ini, persidangan masih terus berjalan dengan pembacaan permohonan dari pemohon oleh sejumlah kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia itu.

Nadiem Anwar Makarim mengajukan praperadilan terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung.

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek pada 2019-2022.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti, kembali menetapkan satu orang tersangka dengan inisial NAM (Nadiem Makarim),” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (4/9).

Dia mengatakan Nadiem selaku Mendikbdudristek pada 2020 merencanakan penggunaan produk Google dalam pengadaan alat TIK di Kemendikbudristek. Padahal, saat itu, pengadaan alat TIK belum dimulai.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Rr. Cornea Khairany

 

Antara

bjak/mpl/ma

Pastikan Pengamanan MotoGP Mandalika 2025 Astamaops Kapolri Pimpin Patroli Udara

Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memimpin langsung pemantauan dari udara personel pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2025, Jumat (03/10/2025).

MATARAM, NTB – Maspolin.id|| Untuk memastikan kesiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memimpin langsung pemantauan dari udara personel pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2025, Jumat (03/10/2025).

Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, baik di darat maupun melalui patroli udara menggunakan helikopter. Dalam kegiatan ini, Komjen Fadil didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Wakapolda Brigjen Pol. Hari Nugroho, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Polda NTB.

Selain meninjau kawasan sekitar Sirkuit Mandalika, rombongan juga melakukan pengecekan ke Posko Command Center Operasi Mandalika Rinjani 2025 yang menjadi pusat kendali pengamanan.

Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh personel pengamanan bekerja sesuai rencana dan standar operasional yang telah ditetapkan.

“Kunjungan dan pengecekan ini dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Mandalika Rinjani 2025, yang menjadi bagian penting dari pengamanan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025,” jelasnya.

Dengan pemantauan langsung dari Mabes Polri, diharapkan seluruh rangkaian balapan MotoGP di Mandalika dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi penonton maupun peserta.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Komjen Fadil Imran Tinjau Command Center Mandalika Jamin Kelancaran MotoGP 2025

Astamaops Kapolri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, didampingi Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan, dan Wakapolda Brigjen Pol Hari Nugroho

Lombok Tengah – Maspolin.id|| Astamaops Kapolri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, didampingi Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan, dan Wakapolda Brigjen Pol Hari Nugroho serta sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri dan Polda NTB meninjau Posko Command Center Operasi Mandalika Rinjani 2025 yang berada di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Kamis (2/10/2025).

“Kunjungan dan pengecekan ini dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Mandalika Rinjani 2025 yang menjadi bagian penting dari pengamanan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025,” terang Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, dalam keterangan resminya.

Dijelaskan Kombes Kholid, dalam tinjauannya, Komjen Fadil Imran memantau langsung kinerja personel yang bertugas melalui Sistem Operasi Terpadu (SOT). Sistem ini memungkinkan pemantauan situasi keamanan secara real time, pengawasan pergerakan personel, serta monitoring kondisi di seluruh wilayah hukum Polda NTB.

“Penggunaan teknologi seperti SOT ini penting untuk memastikan setiap perkembangan di lapangan dapat dipantau dan ditangani secara cepat, tepat, dan terukur,” ungkap Kabid Humas Polda NTB.

Selain memantau sistem pengamanan, Astamaops Kapolri saat berinteraksi dengan personel di lapangan melalui SOT menekankan pentingnya sikap profesional dalam menjalankan tugas, dengan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kehadiran aparat bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi penonton, peserta, maupun wisatawan yang hadir di MotoGP Mandalika,” pesan  Komjen Fadil Imran.

Tinjauan langsung ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung kesuksesan event kelas dunia di Indonesia. Dengan persiapan matang dan dukungan teknologi, diharapkan Operasi Mandalika Rinjani 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan sukses.

“Keberhasilan MotoGP Mandalika tidak hanya akan mengangkat nama Indonesia di mata dunia, tetapi juga meningkatkan kepercayaan internasional terhadap Provinsi NTB dan Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional,” tutup Kabid Humas Polda NTB.

 

HUMAS PO;RI

red/mpl/pr

Cegah Keracunan Program MBG, SPPG Polri Terapkan Sanitasi Super Ketat

SPPG Polri Pejaten, Jakarta Selatan (Dok. Div Humas Polri)

JAKARTA – Maspolin.id|| Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri menerapkan standar sanitasi yang ketat demi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dan higienis bagi siswa penerima manfaat. Proses pencucian alat masak hingga ompreng atau food tray dilakukan berlapis, mulai dari pembersihan sisa makanan, pencucian dengan tiga tahap, hingga pengeringan menggunakan oven steril.

Kepala SPPG Polri Pejaten, M Iqbal Salim, menjelaskan setiap alat masak dan wadah makanan baru dibawa ke tempat cuci setelah melalui pemilahan sisa makanan. Di tempat pencucian, tersedia tiga keran untuk membilasnya.

Sink pertama itu sink air panas dan sabun. Jadi fungsinya air panas dan sabun itu untuk melunturkan sisa-sisa lemak, minyak, gitu. Jadi setelah diproses pembersihan yang pertama digeser lagi ke sink yang kedua untuk disikat, dibilas, menghilangkan noda sabunnya. Kemudian pindah lagi ke sink sebelahnya dengan air mengalir. Dibersihkan lebih detail lagi tanpa sabun, ujar Iqbal di SPPG Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).

Setelah itu, kata Iqbal, alat masak dilap tipis lalu dimasukkan ke dalam oven pengering.

Baru setelah itu kita lap sedikit, baru kita masukkan ke dalam oven pengering. Jadi fungsi oven pengering itu selain mengeringkan, diharapkan proses oven ini bisa membunuh bakteri juga, sambungnya.

Iqbal menegaskan, sanitasi di SPPG Polri diawasi secara berkala oleh Dinas Kesehatan melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). SPPG Polri juga telah mengantongi berbagai sertifikasi.

Kemudian untuk higiene sanitasi tentu didukung juga dengan sertifikat laik higiene sanitasi dan juga beberapa sertifikat seperti ISO 2018. Kemudian, ada penerapan HCCP, GMP, dan BRC. Kemudian dari SPPG Polri sendiri juga alhamdulillah sudah terbit sertifikat halalnya, ungkapnya.

Selain itu, penyimpanan bahan makanan juga diatur ketat dengan pemisahan bahan basah, kering, maupun bumbu.

Anggota Bidang Pengawasan Gizi dan Makanan Gugus Tugas MBG Mabes Polri, drg. Tetty Seppriyanti, mengingatkan bahwa potensi keracunan bisa muncul dari ompreng yang tidak bersih atau penggunaan air sumur yang terkontaminasi mikroba berbahaya.

Di Pejaten ini ditemukan juga banyak mikroorganismenya, ada E. coli, akhirnya kita minta ganti itu sumurnya, maksudnya digali lebih dalam lagi. Setelah diperiksa oke, tapi masih agak keruh, jadi dipakai cuci aja. Untuk masak tetap pakai air isi ulang, air galon, nggak pakai air sumur. Kalau cuci dipakai, dengan syarat saringannya diganti tiap hari. Biar sama-sama ngawasin aja. Penyebab keracunan diare itu kan E. coli itu kan, kotor gitu jelas Tetty.

Menurutnya, langkah ini penting agar siswa tidak mengalami keracunan akibat bakteri E. coli.

Sejak beroperasi pada Maret 2025, SPPG Polri Pejaten menyalurkan sekitar 3.400 porsi makanan setiap hari ke 10 sekolah. Jumlah tersebut masih dalam kisaran ambang minimal 3.000 porsi dan maksimal 4.000 porsi.

Sementara sih belum ya karena kami fokus juga ke pembenahan SPPG. Karena saya rasa memang ada beberapa poin yang harus kita kejar untuk mendekati standardisasi yang sudah diterapkan oleh Polri maupun BGN. Jadi nanti setelah semuanya tercapai baru kami concern lagi ke penambahan penerima manfaatnya, kata Iqbal.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memuji langkah Polri dalam menjaga mutu program MBG. Ia menilai fasilitas dan prosedur yang diterapkan SPPG Polri dapat menjadi contoh bagi dapur MBG lainnya.

Pertama, seluruh bangunan yang dibangun oleh Polri itu kan standarnya bagus ya. Kemudian, yang kedua, mereka melakukan rapid test sebelum makanan itu diedarkan, kata Dadan di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).

Menurutnya, berdasarkan instruksi presiden, seluruh dapur SPPG nantinya juga akan dilengkapi alat rapid test untuk menjaga kualitas makanan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Satgas Ops Damai Cartenz dan Tim Gabungan Bersama TNI Evakuasi Korban Selamat dan Jenazah Korban Aksi KKB di Seradala, Yahukimo

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.

Yahukimo, Papua Pegunungan — Maspolin.id|| Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Brimobda Polda Papua, Polres Yahukimo, dan Kodim 1715 Yahukimo terus melakukan langkah nyata dalam penanganan aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya Kodap XVI Yahukimo, batalion Yamuhe, Kanibal dan Sisibia pimpinan Kopitua Heluka. Dalam operasi evakuasi terbaru, aparat berhasil menyelamatkan satu korban selamat serta mengevakuasi sejumlah jenazah korban yang sebelumnya menjadi sasaran serangan KKB di wilayah Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.

Pada Rabu malam, (1/10/2025) sekitar pukul 22.30 WIT, tim gabungan berhasil mengevakuasi Yohanes Bouk alias Nando (22 tahun, pekerja tambang) dalam kondisi selamat meski menderita sakit malaria campuran setelah lima hari bertahan hidup di dalam hutan dengan cara bersembunyi di lubang tanpa makanan dan minuman.

Selain itu, tiga jenazah pekerja tambang juga berhasil dievakuasi, yakni:

* Marselino Lumare (32), pekerja tambang asal Sanger, berdomisili di Dekai, Yahukimo.

* Yunus Agama (29), pekerja tambang asal Maluku, berdomisili di Dekai, Yahukimo.

* Roberto Agama (37), pekerja tambang asal Sanger, berdomisili di Dekai, Yahukimo.

Seluruh jenazah dibawa ke RSUD Dekai pada pukul 02.30 WIT Kamis (2/10/2025) untuk penanganan medis lebih lanjut, sementara korban selamat juga langsung mendapat perawatan intensif.

Tidak hanya itu, tim gabungan juga berhasil mengevakuasi dua jenazah lain yang sebelumnya dilaporkan meninggal dunia di Camp Ekskavator Kali I, Distrik Seradala, yakni:

* Andika Pratama, pekerja tambang asal Sanger, berdomisili di Jalan Paradiso, Dekai.

* Fikram Amiman, pekerja tambang asal Sanger, berdomisili di Jalan Paradiso, Dekai.

Dengan tambahan evakuasi tersebut, total korban yang berhasil dievakuasi oleh Satgas Ops Damai Cartenz hingga saat ini berjumlah 7 orang meninggal dunia (MD) dan 5 orang selamat.

Daftar korban Meninggal Dunia :

1. Desen Domungus (Dievakuasi pada tanggal 26/9/2025 di Kampung Bingki, Distrik Seradala)

2. Maselinus (Dievakuasi pada tanggal 26/9/2025 di Kampung Bingki, Distrik Seradala)

3. Roberto Agama alias Obet (Dievakuasi pada tanggal 1/10/2025 di Kali I/Kali Kulum, Distrik Seradala)

4. Unu (Dievakuasi pada tanggal 1/10/2025 di Kali I/Kali Kulum, Distrik Seradala)

5. Marsel alias Unus (Dievakuasi pada tanggal 1/10/2025 di Kali I/Kali Kulum, Distrik Seradala)

6. Andika (Dievakuasi pada tanggal 2/10/2025 di Camp Ekskavator Kali I, Distrik Seradala)

7. Fikram (Dievakuasi pada tanggal 2/10/2025 di Camp Ekskavator Kali I, Distrik Seradala)

Daftar korban selamat :

1. Bakri Laode (Dievakuasi pada tanggal 27/9/2025 di Kali Kabur, Distrik Seradala)

2. Febri alias Basir (Dievakuasi pada tanggal 27/9/2025 di Kali Kabur, Distrik Seradala)

3. Tarik Baruba alias Taslim (Dievakuasi pada tanggal 27/9/2025 di Kali Kabur, Distrik Seradala)

4. Berti Oliver Dias (Dievakuasi pada tanggal 27/9/2025 di Kali Kabur, Distrik Seradala)

5. Yohanes Bouk alias Nando (Dievakuasi pada tanggal 1/10/2025 di Helypad 25 Kali I, Distrik Seradala)

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi KKB.

“Kami akan kejar dan tangkap para pelaku serta bertindak tegas secara profesional terhadap siapa pun yang terlibat dalam kejahatan bersenjata. Penegakan hukum akan dilakukan secara terukur dan sesuai hukum yang berlaku. Stabilitas keamanan di Yahukimo adalah prioritas utama,” tegas Brigjen Pol Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik.

“Kami memahami peristiwa ini menimbulkan keresahan, tetapi saya tegaskan bahwa aparat keamanan selalu hadir untuk melindungi masyarakat. Operasi Damai Cartenz berkomitmen menjaga keselamatan setiap warga Papua,” ujar Kombes Pol Adarma.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Ops Damai Cartenz terus memperkuat koordinasi dengan jajaran kewilayahan, RSUD Dekai, serta membentuk tim evakuasi gabungan guna memastikan penanganan korban maupun operasi penegakan hukum berjalan aman, efektif, dan berkesinambungan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kapolri Tegaskan Komitmen Sinergi ‘TNI-Polri untuk NKRI’ di Momen HUT ke-80 TNI

(Dok.Div Humas Polri)

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada tanggal 5 Oktober. Pesan yang disampaikan melalui akun Instagram resminya @listyosigitprabowo ini menekankan pentingnya sinergi dan kesatuan TNI-Polri sebagai pilar utama kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam unggahannya, Kapolri menggambarkan TNI sebagai Patriot-patriot bangsa dan benteng kedaulatan NKRI yang historisnya disaksikan oleh bumi pertiwi.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti komitmen kedua institusi untuk terus berjalan bersama, saling melengkapi, dan memperkuat satu sama lain.

Kita terus berpegang erat, saling melengkapi, saling memperkuat, saling mengisi dan terus bersinergi, tulis Kapolri, menggambarkan jangkauan tugas dan peran TNI-Polri yang melintasi seluruh wilayah Indonesia, mulai dari luasnya hamparan Nusantara, birunya Samudera hingga bentangan langit tanpa batas.

Pesan tersebut menegaskan bahwa TNI dan Polri adalah satu kesatuan yang utuh.

Kami adalah satu. Utuh dalam sumpah, berjanji dalam rasa yang sama. Korbankan jiwa raga untuk utuhnya Indonesia, lanjutnya, menancapkan janji setia kepada bangsa dan negara.

Kapolri menutup pesannya dengan ucapan selamat yang disertai slogan peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini.

“Saya Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, mengucapkan: ‘Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia’”

“TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”, seraya menutup dengan penekanan pada semangat kerja sama: “TNI Polri Sinergi Untuk NKRI. Salam Presisi!!, pungkas Kapolri.

Pesan dari pucuk pimpinan Korps Bhayangkara ini menjadi simbol nyata soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kedaulatan negara, sekaligus harapan agar kedua institusi terus menjadi garda terdepan dalam memajukan Indonesia.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Ribuan Petugas Dikerahkan Jaga Kebersihan saat HUT TNI

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 2.100 petugas untuk memastikan kebersihan selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada 5 Oktober 2025.

 

“Kami ingin memastikan perayaan berlangsung bersih,”

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir dalam acara puncak tersebut. Perayaan akbar ini diperkirakan akan dihadiri ratusan ribu orang, termasuk prajurit TNI, tamu undangan, serta masyarakat umum.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, ribuan petugas kebersihan disiagakan di berbagai titik strategis, terutama di sekitar area Monas, Taman Monas, serta kawasan sekitarnya seperti Jalan Medan Merdeka.

“Kami ingin memastikan perayaan berlangsung bersih, tertib, dan nyaman bagi semua yang hadir,” ujar Asep, Jumat (3/10).

Dikatakan Asep, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga mengerahkan berbagai sarana dan prasarana kebersihan yang memadai di antaranya, 22 unit road sweeper (kendaraan penyapu jalan otomatis), 20 unit truk sampah anorganik, 24 unit bus toilet, 25 unit mobil lintas, 104 unit tempat sampah (dust bin), dan 2.100 buah kantong plastik untuk pengumpulan sampah cepat.

Asep menjelaskan, petugas kebersihan berasal dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA). Mereka akan bekerja dalam dua sif agar kebersihan sepanjang acara berlangsung tetap terjamin.

“Sebanyak 750 petugas akan bertugas pada sif pertama mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Sementara itu, 1.350 petugas disiagakan pada sif kedua yang dimulai pukul 17.00 WIB hingga acara selesai,” katanya.

Asep menyampaikan, seluruh petugas akan dilengkapi alat kerja, termasuk kantong plastik untuk mempercepat proses pengumpulan dan pengangkutan sampah selama acara berlangsung.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat yang hadir agar turut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami mengajak semua warga untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai. Kemudian agar merawat fasilitas umum, dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung,” tandasnya.

Sebagai informasi, perayaan HUT TNI ke-80 ini akan dimeriahkan berbagai atraksi, mulai dari defile pasukan, pameran alutsista, hingga atraksi udara dari matra TNI. Momen ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan militer, tetapi juga mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan dan ketertiban ruang publik.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/apl

Bareskrim Tangkap Dua Pengedar Sabu dna Ekstasi

RIAU – Maspolin.id|| Penyidik Bareskrim Polri menangkap tiga pelaku peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi. Ketiganya adalah TP, RI, dan DH dengan barang bukti sitaan 35 bungkus plastik berisi sabu dan tiga bungkus plastik ekstasi.

“Ketiga tersangka tergabung dalam jaringan Pekanbaru-Jakarta,” jelas Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Selasa (30/9/25).

Menurutnya, dari pemeriksaan para tersangka diperoleh bahwa DH diperintah oleh bos yang bernama ASR BS Yanto untuk berangkat ke Pekanbaru. Tersangka juga disediakan mobil Honda Civic yang sudah.

Ia mengungkap, saat itu tersangka RI menyusul ke Pekanbaru dengan menggunakan pesawat. Keduanya pun sudah lima kali melakukan penjemputan narkoba seperti ini ke Pekanbaru dan dibawa ke Jakarta untuk distribusikan.

“Pengakuan sementara tersangka DH, menjemput narkoba dari Jakarta berangkat ke Pekanbaru, kemudian balik ke Jakarta lagi dan mendistribusikan narkoba tersebut dengan mendapat upah sebesar Rp120 juta sebanyak tiga kali,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Direktur, tersangka mengaku pada pengantaran keempat diupahi Rp200 juta. Sedangkan pengantaran yang kelima upah belum dibayar.

“Kemudian untuk tersangka RI mendapatkan upah dari tersangka DH sebesar Rp15 juta dan Rp5 juta cash untuk sekali jalan,” ujarnya.

 

Tribratanews

red/mpl/sc

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

HUT Ke-24 Propam Polri, Bidpropam Korbrimob Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Rumah...

Depok, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.