Polisi Bongkar Sindikat “Mata Elang Liar” di Jakarta, Tiga Pelaku Ditangkap

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra. (Dok. Bid. Humas PMJ)

Jakarta Utara – Maspolin.id|| Polsek Kelapa Gading berhasil membongkar praktik penipuan bermodus “mata elang liar” yang meresahkan masyarakat. Tiga pelaku berinisial YN, FL, dan YN diamankan setelah berulang kali melancarkan aksinya di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menjelaskan modus para pelaku yakni berpura-pura sebagai petugas leasing yang menagih tunggakan kendaraan bermotor. Mereka kerap memberhentikan pengendara di jalan raya dengan alasan kendaraan memiliki tunggakan.

“Pelaku menghentikan motor korban, lalu menuduh ada tunggakan. Kendaraan dibawa pelaku, sementara korban diarahkan seolah-olah menuju kantor leasing. Dalam perjalanan, barang pribadi korban dijatuhkan, dan saat korban lengah, motor dibawa kabur,” kata Kompol Seto saat konferensi pers, Rabu (1/10/2025).

Dari hasil penyidikan, sindikat ini diketahui sudah beraksi sedikitnya tujuh kali. Para pelaku diduga memperoleh data kendaraan dari jaringan tertentu sebelum menyasar pengendara yang dianggap rentan.

Kini ketiga tersangka ditahan di Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading. Mereka dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Kompol Seto juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai petugas leasing di jalan.

“Penagihan resmi tidak dilakukan dengan cara memberhentikan pengendara secara paksa. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian dan Hotline 110.” tegasnya.

Dengan terungkapnya kasus ini, aparat kepolisian berharap masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi oleh modus serupa.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Kasus Peretasan Data Nasabah Bank, Polda Metro tangkap hacker “Bjorka”

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengungkap kasus ilegal akses dan manipulasi data seolah-olah data otentik dengan modus mengunggah tampilan database nasabah sebuah bank.

“Tersangka berinisial WFT (22) merupakan pemilik akun X bernama @bjorka dan @Bjorkanesiaa, yang ditangkap pada Selasa (23/9) di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara,” kata Wadirresiber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus saat konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Kronologi pengungkapan tindak pidana ilegal akses dan manipulasi data ini berawal dengan adanya laporan polisi dari salah satu bank swasta di Indonesia sekitar Februari 2025.

“Pelaku ini dengan menggunakan akun X mengatasnamakan @bjorkanesiaaa itu memposting dengan tampilan salah satu akun nasabah bank swasta dan mengirimkan pesan juga ke akun resmi bank tersebut dan mengklaim bahwa sudah melakukan hack kepada 4,9 juta akun database nasabah,” katanya.

Nat pelaku sebenarnya adalah untuk melakukan pemerasan terhadap bank swasta tersebut, atas dasar adanya postingan tersebut. Tim Ditsiber Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan juga melakukan pengungkapan terhadap pelaku.

“Dari pelaku didapatkan barang bukti dua ponsel, satu tablet, dua SIM card, satu buah diska lepas yang berisi 28 email tersangka WFT,” kata Fian.

Hasil pendalaman dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka bahwa yang bersangkutan sudah melakukan aktivitas di media sosial dan mengaku sebagai Bjorka sejak tahun 2020.

“Kerugian yang dialami oleh bank yaitu kewaspadaan terhadap sistem perbankan yang berpotensi diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab serta berdampak pada reputasi dari bank sendiri yang mengakibatkan kepercayaan nasabah berkurang terhadap postingan tersebut,” ucapnya.

Tersangka dikenakan Pasal 46 jo Pasal 30 dan atau Pasal 48 jo Pasal 32 dan atau Pasal 51 Ayat (1) jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp12 miliar,” ucap Fian.

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim

 

Antara

bjak/mpl/apl

Salurkan Ribuan Paket Bantuan di Balikpapan, Alumni Akpol 1990 Gelar Bakti Sosial di Kaltim

Balikpapan, KALTIM – Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati 35 tahun masa pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Batalyon Dhira Brata menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di Kota Balikpapan, pada Rabu (1/10/2025) pagi.

Kegiatan yang digelar di Mapolresta Balikpapan ini merupakan bentuk kepedulian alumni Akpol 1990 terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya para pengemudi ojek online dan buruh di Kota Balikpapan.

Ketua Tim Bakso alumni Akpol 1990 Batalyon Dhira Brata, Irjen Pol Drs Hudit Wahyudi, M.Hum, M.Si, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi oleh Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Rudi Hartono, SH, SIK, yang juga Alumni Akpol 1990 dan Kapolresta Balikpapan KBP Anton Firmanto, SH, SIK, M.SI, serta Wakil Wali Kota Balikpapan Bambang Susetyo dan Forkopimda Kota Balikpapan.

Sebanyak 1.500 paket sembako dibagikan langsung kepada masyarakat di Kota Balikpapan. Sementara untuk di Kaltim sendiri, total ada 3.000 paket yang disalurkan oleh para alumni Akpol 1990, tersebar di berbagai wilayah.

Irjen Pol Hudit menyebutkan, Kaltim menjadi provinsi ke-38 yang disinggahi dalam rangkaian kegiatan bakti sosial ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial alumni Akpol 1990 terhadap masyarakat.

“Di Kaltim ini, kami hadir sebagai bagian dari warga negara untuk menunjukkan keteladanan dan berempati kepada masyarakat yang mungkin belum merasakan kebahagiaan seperti kita. Rezeki yang kita dapat sebagian adalah milik orang lain,” ungkapnya.

Irjen Pol Hudit menambahkan untuk sasaran baksos ini mulai dari masyarakat terdekat, kemudian akan meluas sehingga semua bisa merata dengan waktu, kerjasama, dan kolaborasi bersama masyarakat lainnya. Ia berharap doa semua elemen masyarakat agar kegiatan ini bisa berlanjut terus.

“Bakti sosial ini menjadi wujud sinergi alumni Akpol 1990 dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat Kalimantan Timur, sebagai komitmen menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial,” tandasnya.

Wakil Walikota (Wawali) Balikpapan, Bagus Susetyo, memberikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 yang menginisiasi kegiatan bakti sosial (baksos) di Kota Balikpapan, Rabu (1/10/2025).

Menurut Bambang Susteyo, baksos ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang terus dijaga meskipun para alumni telah lama menunaikan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Bakti sosial ini tidak hanya mencerminkan nilai kebersamaan dan solidaritas, namun juga mengingatkan kita semua bahwa membangun kota dan masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus bergotong royong, bersinergi, dan saling membantu,” ujar Bagus Susetyo dalam sambutannya, Rabu (01/10/2025).

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dalam kondisi apapun, baik difasilitasi oleh pemerintah kota, kepolisian, maupun elemen masyarakat lainnya. Dengan begitu, manfaat yang dirasakan masyarakat bisa semakin luas sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, kepolisian, alumni Akpol, dan seluruh elemen masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal ibadah, membawa keberkahan, serta semakin memperkuat semangat pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Wawali juga menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada seluruh pihak yang terlibat.

Kegiatan bakti sosial alumni Akpol 1990 juga mendapat sambutan hangat dari berbagai lapisan masyarakat di Balikpapan. Tidak hanya pemerintah kota dan jajaran kepolisian, komunitas pekerja seperti ojek online (ojol) dan serikat buruh juga turut memberikan apresiasi.

Bang Joe, salah satu perwakilan ojol yang hadir, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, bakti sosial ini menjadi bukti kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil.

“Menurut saya sangat luar biasa, dimana bentuk bakti sosial dari Akademi Kepolisian angkatan 90 terhadap masyarakat, seperti kami dari ojol dan juga ada teman dari buruh. Harapan kami kegiatan ini bukan hanya untuk tahun ini atau bulan ini, kalau bisa menjadi agenda rutin dari alumni Akpol 1990,” ucap Bang Joe.

Sementara itu, Ani Guntur, perwakilan dari Serikat Buruh Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Sarbumusi NU), juga menyampaikan apresiasi yang tinggi. Ia menyebut, perhatian dari para alumni Akpol 90 memberikan semangat baru bagi para buruh.

“Tanggapannya sangat positif, kami dari serikat buruh merasa bangga atas perhatiannya kepada kami. Harapan kami semoga terus berjaya, semangat, dan semoga Allah SWT memberikan kesehatan buat kita semua,” kata Ani Guntur.

Kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan bisa menjadi inspirasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat.

Kapolresta Balikpapan KBP Anton Firmanto, SH, SIK, M.Si menjelaskan, sebanyak 1.500 penerima manfaat akan mendapat bantuan sosial yang dibagikan secara merata ke seluruh kelurahan di Balikpapan.

“Kalau tadi hanya simbolis sekitar 300 paket yang diserahkan kepada perwakilan penerima manfaat. Sisanya akan langsung disebar ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kapolresta Balikpapan.

Menurutnya, pendistribusian bantuan akan difokuskan ke kawasan padat penduduk dan wilayah permukiman yang tergolong slum area. Hal ini agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Anton menambahkan, kegiatan bakti sosial ini sekaligus menjadi wujud nyata silaturahmi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan masyarakat.

“Seperti yang disampaikan Bapak Wakapolri, ini adalah bentuk silaturahmi Polri dengan masyarakat. Sekaligus kebersamaan kita untuk menjaga situasi Kota Balikpapan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan 35 tahun pengabdian Akpol Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Balikpapan, Kalimantan Timur.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Kepala BGN : Semua SPPG Akan Terapkan Standar Polri, Lengkap dengan Rapid Test

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke depan akan dilengkapi dengan perangkat rapid test sebagai langkah pencegahan kasus keracunan makanan. Ia menegaskan, kebijakan ini selaras dengan instruksi Presiden, sekaligus mencontoh praktik baik yang sudah diterapkan SPPG di bawah Polri.

“Kalau kita lihat, bangunan yang dikelola Polri itu memang memenuhi standar yang baik. Selain itu, sebelum makanan dibagikan, mereka melakukan rapid test terlebih dahulu,” jelas Dadan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Ia menambahkan, arahan Presiden menekankan bahwa seluruh SPPG harus mengikuti pola pengelolaan seperti SPPG milik Polri, baik dari sisi fasilitas maupun prosedur keamanan pangan.

“Instruksi Presiden jelas, seluruh dapur nantinya akan menerapkan sistem yang sama,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, juga menyinggung pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polri. Menurutnya, dengan jumlah sekitar 600 SPPG, Polri terbukti mampu menjaga standar pelayanan sehingga tidak ada laporan kasus keracunan yang menimpa penerima manfaat.

“Tidak penting siapa yang memiliki dapur, apakah politisi, Polri, atau TNI. Yang terpenting adalah tanggung jawab dalam menjalankan standar yang sudah ditetapkan,” ujar Irma saat rapat kerja bersama BGN dan Menteri Kesehatan.

Irma menegaskan, SPPG Polri bisa menjadi contoh bagi pengelolaan dapur bergizi gratis lainnya karena dinilai sesuai prosedur dan bebas kasus.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Anggota DPR RI Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago

MABES POLRI – Maspolin.id|| Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, menyoroti tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Polri. Ia menyebut, hingga kini tidak ada laporan kasus terkait dapur bergizi gratis tersebut, sehingga dapat dijadikan contoh bagi Badan Gizi Nasional (BGN).

“Menurut saya, tidak penting siapa penyelenggaranya, apakah politisi, Polri, TNI, atau pihak lain. Yang lebih utama adalah sejauh mana pengelolanya mampu bertanggung jawab,” kata Irma dalam rapat kerja bersama BGN dan Kementerian Kesehatan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Politikus Partai NasDem itu mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, Polri saat ini membawahi sekitar 600 SPPG. Dari jumlah tersebut, tidak ditemukan adanya kasus keracunan atau masalah serupa.

“Saya dengar Polri memiliki sekitar 600 SPPG. Informasi yang saya terima, seluruh dapur yang dikelola Polri berjalan sesuai standar, sehingga tidak pernah ada yang berkasus,” jelasnya.

Irma menekankan bahwa polemik kepemilikan dapur MBG seharusnya tidak menjadi persoalan. Ia menilai hal yang terpenting adalah komitmen pihak pengelola untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten.

“Jangan lagi dipolitisasi. Isunya bukan siapa yang punya, melainkan apakah orang itu mampu bertanggung jawab atau tidak. Kami di DPR sudah cukup banyak mendapat kritik, jadi jangan ditambah dengan isu-isu yang justru memperburuk citra,” tegasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kemegahan Armada Nusantara: Presiden Prabowo Saksikan Demo Laut TNI AL di Teluk Jakarta

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung demo laut dan sailing pass di acara Presidential Inspection, pada Kamis, 2 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Teluk Jakarta – Maspolin.id|| Suasana di Teluk Jakarta terasa berbeda. Langit Jakarta menjadi saksi kemegahan armada laut Indonesia. Dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung demo laut dan sailing pass di acara Presidential Inspection, pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Nurlan, dipercaya menjadi Komandan Satgas dalam atraksi ini. Nurlan menjelaskan bahwa bukan hanya unjuk kemampuan tempur, atraksi ini juga melibatkan berbagai unsur maritim nasional, dari kapal patroli hingga kapal nelayan, yang beriringan seolah memberi pesan bahwa pertahanan laut adalah kerja bersama seluruh bangsa.

“Pelaksanaan demo ini kami akan bagi dalam beberapa divisi, untuk divisi kapalnya ada kurang lebih tujuh. Kemudian disusul dengan demonstrasi kekuatan pasukan khusus Angkatan Laut dan terakhir adalah demonstrasi kekuatan udara TNI Angkatan Laut,” ujar Nurlan.

Atraksi dimulai dari pemandangan laut kejauhan, siluet-siluet kapal perang bergerak serentak membentuk formasi, memecah lautan, dan menembus gelombang samudra. Seraya menggetarkan semua lawan dan musuh yang menghadang. Suasana semakin menegangkan ketika divisi anti-kapal selam memperlihatkan senjata bawah air, sementara kapal cepat bermanuver lincah di permukaan laut, menurunkan pasukan Komando Pasukan Katak (Kopaska) ke titik rawan.

Di tengah rangkaian atraksi tersebut, ditampilkan pula simulasi pertempuran laut. Kapal-kapal TNI AL saling berhadapan dalam formasi taktis, memperlihatkan manuver menyerang dan bertahan dengan tembakan meriam hampa, serangan udara dari helikopter, hingga infiltrasi pasukan khusus ke titik target. Adegan ini menggambarkan bagaimana strategi peperangan laut modern dijalankan secara terpadu antara kekuatan permukaan, bawah laut, dan udara.

“Nanti kita ada divisi kapal amfibi atau kapal pendarat. Di situ nanti akan kita menampilkan anti serangan udara. Kemudian kemampuan pertahanan pantai yang dimiliki oleh Marinir. Kita akan menembakkan Roket RM-DRAT,” imbuh Nurlan.

Tidak hanya itu, kapal patroli bergabung dengan kapal layar kebanggaan Indonesia, KRI Bima Suci dan KRI Dewaruci, yang menjulang gagah dengan tiang-tiang layarnya. Lalu hadir pula kekuatan dari komponen maritim sipil: kapal PT Pelni, PT Pelindo, Bea Cukai, KPLP, Bakamla, hingga Basarnas, yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem pertahanan laut.

“Divisi kapal selam, di sekitarannya atau di seputarannya nanti ada keterlibatan komponen masyarakat maritim dalam bentuk kapal ikan. Jadi kapal ikan akan ikut konvoi dengan kita. Yang terakhir baru kita tunjukkan demonstrasi kekuatannya pasukan khusus dan demonstrasi kekuatan udara,” ujar Nurlan.

Selain itu, menutup demo laut, Rajawali Laut Flight menampilkan rangkaian manuver penuh presisi. Gerakan pesawat yang meliuk, berpadu dengan formasi dinamis dan berani, menggambarkan ketangguhan sekaligus kekompakan para penerbang TNI Angkatan Laut. Puncak pertunjukan terjadi ketika seluruh pesawat berpencar serentak dari satu titik, menghadirkan simbol semangat juang dan kesiapan menjaga kedaulatan bangsa. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Anugerahkan Pangkat Istimewa kepada 11 Purnawirawan TNI di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat istimewa kepada 11 perwira purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada acara Presidential Inspection di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), pada Kamis, 2 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat istimewa kepada 11 perwira purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada acara Presidential Inspection di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Penganugerahan pangkat istimewa ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 93/TNI Tahun 2025 tentang Penganugerahan Pangkat secara Istimewa.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perwira tinggi TNI yang dinilai telah memberikan jasa dan pengabdian terbaik sepanjang karier militernya. Kepala Negara menegaskan bahwa penghargaan dan kenaikan pangkat istimewa diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka yang melampaui panggilan tugas, serta kontribusinya dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan bangsa.

“Selama pengabdian mereka dalam dinas kemiliteran, mereka telah berbuat yang sangat berguna bahkan melebihi panggilan tugas. Untuk itu saya mendapat kehormatan hari ini memberi penghargaan tersebut,” ujar Kepala Negara.

Kepala Negara secara langsung melakukan prosesi penanggalan pangkat lama dan pemasangan pangkat baru kepada dua perwira purnawirawan yang menerima anugerah secara simbolis. Penganugerahan ini menjadi bentuk penghormatan negara atas jasa, dedikasi, dan pengabdian para perwira purnawirawan selama bertugas di TNI.

Adapun penerima pangkat istimewa tersebut, yaitu:

  1.  Letnan Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri berupa Jenderal TNI Kehormatan;
  2.  ⁠Letnan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo berupa Jenderal TNI Kehormatan;
  3.  ⁠Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan berupa Laksamana TNI Kehormatan;
  4.  ⁠Laksamana Madya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman berupa Laksamana TNI Kehormatan;
  5.  ⁠Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto berupa Marsekal TNI Kehormatan;
  6.  ⁠Mayor Jenderal TNI (Purn) Lodewyk Pusung berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
  7.  ⁠Mayor Jenderal TNI (Purn) Untung Budiharto berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
  8.  ⁠Mayor Jenderal TNI (Purn) Dadang Hendrayudha berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
  9.  ⁠Mayor Jenderal TNI (Purn) Surawahadi berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
  10. ⁠Marsekal Muda TNI (Purn) Bonar H. Hutagaol berupa Marsekal Madya TNI Kehormatan; dan,
  11. ⁠Kolonel Inf (Purn) Restu Widiyantoro, MDA. berupa Brigadir Jenderal TNI Kehormatan.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar Najamudin, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan.

Penganugerahan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Presidential Inspection Presiden Prabowo di KRI RJW-992, yang sekaligus menegaskan penghormatan negara terhadap pengabdian para prajurit TNI di masa aktif maupun purnatugas. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Anugerahkan Tanda Kehormatan, Presiden Prabowo Hadiri Presidential Inspection di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992)

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Presidential Inspection di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992) di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 2 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Presidential Inspection di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992) di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut dengan jajar kehormatan. Sebelum menaiki KRI, Kepala Negara menerima laporan dari Komandan Kapal. Setelah Presiden menaiki KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), kapal langsung lepas sauh dan berlayar menuju Teluk Jakarta.

Acara diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Kepala Negara menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada tiga perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Para penerima penghargaan yakni:

  1.  ⁠Mayjen TNI Bangun Nawoko, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, berdasarkan Keppres Nomor 44/TK/TH 2025.
  2.  Laksda TNI Fauzi, S.E., M.M., M.Tr. Opsla., M.Han, Panglima Komando Armada I, berdasarkan Keppres Nomor 61/TK/TH 2025.
  3.  Marsda TNI Benny Arfan, M.MP., M.M.D.S., MSS, Wakil Komandan Kodiklatau, berdasarkan Keppres Nomor 100/TK/TH 2025.

Selain itu, Kepala Negara juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha kepada 12 kesatuan TNI berdasarkan Keppres Nomor 101/TK/TH 2025. Penerima penghargaan tersebut meliputi:

  1.  ⁠Satuan 71 Kopassus
  2.  Yonif 328/DGH/17/1/Kostrad
  3.  Yonif 330/TD/17/1 Kostrad
  4.  Kodim 1504/Ambon/Kodam XV/Pattimura
  5.  Detasemen Jala Mangkara TNI AL
  6.  KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Satban Koarmada I
  7.  KRI Karel Satsuit Tubun-356 Satkor Koarmada II
  8.  Lanal Tanjung Balai Karimun Kodaeral IV Batam
  9.  Lanud Raden Sadjad
  10. Skadron Udara 6 Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaya
  11. Skadron Pendidikan 102 Lanud Adi Sutjipto
  12. Depo Pemeliharaan 70 Lanud Sulaiman

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penghargaan Samkarya Nugraha yang diberikan kepada satuan-satuan TNI merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kepala Negara sekaligus Panglima Tertinggi. Kepala Negara menekankan bahwa penghargaan tersebut harus dijaga sebagai kehormatan bangsa, sekaligus pengingat untuk mengutamakan pengabdian kepada negara dan rakyat.

“Jaga terus kehormatan bangsa dan negara. Utamakan selalu pengabdian bagi bangsa dan rakyat. Jangan pernah mengkhianati bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Setelah memberikan penganugerahan, Presiden Prabowo menyaksikan demo laut dan sailing pass dari geladak heli KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992). Atraksi ini menampilkan demonstrasi kekuatan pasukan khusus Angkatan Laut (AL), formasi kapal perang TNI Angkatan Laut, demo kekuatan udara TNI AL, dan demonstrasi kemampuan prajurit. Pertunjukan tersebut menggambarkan kesiapan armada laut Indonesia dalam menjaga kedaulatan maritim dan memperkuat pertahanan negara.

Kehadiran Kepala Negara dalam acara ini menjadi bentuk apresiasi dan dukungan penuh bagi prajurit TNI yang terus menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian untuk bangsa dan negara. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Danpuspom TNI Sepakat Tertibkan Penggunaan Strobo dan Sirene yang Mengganggu

“Sirene dan strobo harus digunakan sesuai prosedur. Tidak boleh sembarangan karena bisa mengganggu masyarakat dan memancing emosi,” ujar Yusri seusai apel gelar pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).

KORLANTAS POLRI, Jakarta – Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, menegaskan penertiban penggunaan sirene dan lampu strobo di lingkungan TNI. Menurutnya, penggunaan yang tidak sesuai aturan dapat mengganggu masyarakat dan menimbulkan persepsi negatif.

Ia menjelaskan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga telah memberi teladan dengan tidak menggunakan strobo maupun sirene saat bertugas.

“Bapak Panglima sendiri tidak menggunakan itu. Jadi mari kita contoh,” tambahnya.

Yusri menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengenai aturan penggunaan strobo dan sirene, sesuai UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 134-135.

“Terkait ‘tot-tot’ sama strobo, kami sudah tadi ngobrol dengan Dirlantas. Sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 134-135. Jadi peruntukkan untuk strobo itu sebenarnya hanya untuk, satu, ambulans, pemadam kebakaran, kemudian mobil jenazah, kemudian mobil kawal, baik motor roda empat maupun roda dua. Di luar itu dilarang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penertiban ini dilakukan untuk menegakkan kedisiplinan dan keteladanan anggota TNI.

“Ini bagian dari upaya kami menegakkan disiplin dan memberi contoh bagi masyarakat. Prajurit TNI harus taat aturan, termasuk dalam menggunakan kendaraan dinas,” jelas Yusri.

Selain itu, ia memastikan akan menindak anggota yang menyalahgunakan fasilitas tersebut.

“Kami akan tertibkan anggota yang menyalahgunakan sirene dan strobo. Ini penting agar TNI tetap menjaga citra positif dan menciptakan suasana harmonis di jalan raya,” tegasnya.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/nn

Kapolres Metro Bekasi Kota Beberkan Kasus Kekerasan Seksual, Pelaku Saudara Kembar, Korban Penyandang Disabilitas

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K.,

Kota Bekasi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota mengungkap kasus tindak pidana kekerasan seksual yang menimpa seorang perempuan penyandang disabilitas. Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran melibatkan dua pelaku yang ternyata saudara kembar.

Dalam konferensi pers di Lobby Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (30/9/2025), Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., menjelaskan bahwa korban berinisial N mengalami pelecehan pada dua peristiwa berbeda.

“Release pertama ini ada dua laporan polisi terkait tindak pidana kekerasan seksual. Korban adalah saudari N, seorang penyandang disabilitas. Pelakunya dua orang, keduanya saudara kembar berusia 64 tahun,” ungkap Kapolres.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu, 16 Agustus 2025 sekitar pukul 15.20 WIB di pos kali pengairan, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara. Korban yang sedang berjalan kemudian duduk di sebuah bangku, tiba-tiba didekati pelaku berinisial IS.

“Pelaku merangkul korban dan meremas bagian tubuh korban. Aksi tersebut sempat direkam oleh salah seorang saksi,” jelas Kapolres.

Tak berselang lama, kejadian serupa kembali menimpa korban dengan pelaku berbeda, yakni SUM, saudara kembar IS. Modus yang dilakukan kedua pelaku sama, yaitu mendekati korban lalu melakukan perbuatan cabul.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif kedua pelaku hanyalah kepuasan pribadi. “Salah satu pelaku sudah dua kali melakukan perbuatan ini, sementara pelaku lain baru sekali, namun dengan korban yang sama,” kata Kusumo.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 281 KUHP dan/atau Pasal 290 KUHP tentang tindak pidana kekerasan seksual, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen memberikan perlindungan hukum bagi korban, apalagi korban adalah penyandang disabilitas yang harus kita lindungi bersama,” tegasnya.

Dari keterangan sementara, korban dan para pelaku tinggal di RW yang sama di kawasan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, meski berbeda RT.

Kasus ini menambah daftar panjang pentingnya kesadaran masyarakat dalam melindungi kelompok rentan dari tindak kekerasan seksual. Polisi mengimbau masyarakat untuk aktif melapor apabila menemukan kejadian serupa di lingkungannya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

HUT Ke-24 Propam Polri, Bidpropam Korbrimob Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Rumah...

Depok, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.