Kapolda Metro Pilih Tak Pakai Pengawalan, Sirene, dan Strobo di Jalan Raya

(Dok. PMJ)

PMJ – Maspolin.id|| Beredar rekaman video memperlihatkan mobil Innova Zenix melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Mobil tersebut menarik perhatian karena memakai pelat dinas Polri 1-VII milik Kapolda Metro Jaya.
Mobil berkelir hitam dengan pelat dinas Kapolda Metro itu terlihat melintas di jalanan tanpa pengawalan. Tak hanya itu, mobil tersebut juga tidak dipasangi sirene dan strobo.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi membenarkan bahwa mobil tersebut adalah mobil dinas Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Benar, itu mobil dinas Pak Kapolda, kata Brigjen Pol Ade Ary saat dikonfirmasi Wartawan, Senin (29/9/2025).

Ade Ary juga membenarkan bahwa mobil dinas Kapolda Metro tidak dilengkapi pengawalan melekat dan tanpa sirene ataupun strobo.

Memang beliau tidak menggunakan pengawalan, sirene dan strobo juga tidak. Pak Kapolda tidak ingin masyarakat terganggu dengan suara sirene dan strobo, imbuhnya.

Lebih lanjut, Brigjen Ade Ary menegaskan sikap Kapolda Metro Jaya ini adalah upaya memberikan contoh langsung kepada seluruh personel Polri agar tidak bersikap arogan dalam penggunaan sirene dan rotator.

Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom sudah seyogyanya memberikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat, tambahnya.

Ia menambahkan Kapolda juga berpesan kepada anggota pentingnya disiplin waktu tanpa harus mengorbankan ketertiban umum di jalan raya.

Pak Kapolda pernah berpesan ‘kalau tidak mau terlambat harus berangkat lebih awal’, pungkasnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Diduga Keracunan Makanan MBG, Polres Pangandaran Fokus pada Investigasi di Cigugur

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan S.I.K., M.H. (Dok. Bid Humas Polda Jabar)

Pangandaran, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa delapan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Atarbiyah di Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur. Kejadian ini berlangsung pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, setelah para siswa mengonsumsi makanan yang baru pertama kali didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cimindi 2.

Para pelajar tersebut mengalami gejala seperti mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan tersebut. Akibatnya, mereka segera dilarikan ke Puskesmas Cigugur untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat sekitar mengenai keamanan dan kualitas makanan yang didistribusikan dalam program MBG.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pihaknya akan fokus pada penyelidikan kasus ini. Langkah awal yang kami lakukan setelah menerima laporan adalah memantau dan mengevakuasi korban yang diduga mengalami keracunan. Kami akan fokus menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebab pasti keracunan tersebut, ujarnya. Penanganan medis diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, menjelaskan bahwa semua korban telah ditangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Cigugur. Empat pelajar sudah diperbolehkan pulang, sementara empat lainnya masih dalam observasi untuk memastikan kondisi mereka stabil, jelasnya. Pihaknya juga telah mengambil sampel makanan dan muntahan untuk diperiksa di laboratorium guna mengetahui kandungan zat yang menyebabkan keracunan.

Koordinator SPPG Kabupaten Pangandaran, Virgin Kristiani, mengambil tindakan cepat dengan menutup sementara dapur SPPG Cimindi 2. Operasional kami hentikan sementara sampai hasil uji laboratorium keluar. Kami ingin memastikan bahwa makanan yang kami distribusikan aman dan memenuhi standar kesehatan, tegasnya. SPPG Cimindi 2 baru pertama kali beroperasi dan langsung menghadapi masalah serius ini.

Seorang guru MI Atarbiyah, Tati, membenarkan bahwa sejumlah siswanya mengalami gejala keracunan sekitar 30 menit setelah menyantap makanan MBG. Menu yang disajikan pada hari itu terdiri dari ayam kecap, sayur capcay, tahu goreng, dan buah jeruk. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang didistribusikan kepada para siswa.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

Polresta Bogor Kota Ungkap 28 Kasus Narkoba, 33 Tersangka Diamankan

Pengungkapan kasus narkoba Satres Narkoba Polresta Bogor, berhasil mengungkap 28 laporan polisi (LP) dengan total 33 orang tersangka. (Dok. Bid. Humas Polda Jabar).

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Satuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota Polda Jabar kembali menorehkan prestasi dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Sepanjang bulan September 2025, Satres Narkoba berhasil mengungkap 28 laporan polisi (LP) dengan total 33 orang tersangka. Pengungkapan ini diumumkan pada Rabu (1/10/2025).

Rincian kasus terdiri dari 7 LP kasus sabu dengan 8 tersangka, 10 LP kasus tembakau sintetis dengan 12 tersangka, 1 LP kasus ganja dengan 1 tersangka, serta 10 LP kasus psikotropika dan obat keras tertentu (OKT) dengan 12 tersangka. Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti antara lain sabu seberat 569,42 gram, tembakau sintetis 1.650 gram, ganja 522 gram, dan obat keras tertentu sebanyak 51.092 butir.

Pengungkapan kasus ini tersebar di enam wilayah Kota Bogor, meliputi Bogor Utara (6 kasus), Bogor Timur (5 kasus), Bogor Selatan (4 kasus), Bogor Tengah (4 kasus), Bogor Barat (5 kasus), dan Tanah Sareal (4 kasus). Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas narkoba.

“Ini adalah bukti komitmen kami dalam memerangi narkoba. Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait tindak pidana narkotika, karena narkoba adalah musuh bersama,” ujarnya.

Para tersangka kini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana mulai dari 5 tahun hingga seumur hidup, serta denda miliaran rupiah sesuai peran masing-masing.

Polresta Bogor Kota juga membuka kanal pelaporan masyarakat melalui Call Center 110 dan Nomor Aduan Kapolresta Bogor Kota di +62 858-89-110-110.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Polres Ciamis Tangani Kasus Bunuh Diri di Kebun, Keluarga Tolak Autopsi

(Dok. Id Humas Polda Jabar)

Ciamis, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Anggota Polres Ciamis dari Polsek Kawali dan Unit Identifikasi dan Analisa Forensik (Inafis) Polres Ciamis merespons cepat laporan kasus dugaan bunuh diri di Kebun Pasir Teureup, Dusun Mekarsari, Desa Mulyasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu pagi, 1 Oktober 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, di mana seorang warga ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di pohon singkong karet.

Korban diketahui bernama Ibah bin Wahidin, seorang wiraswastawan berusia 38 tahun, warga Dusun Mekarsari, Desa Mulyasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis. Kapolsek Kawali, AKP Hj. Iis Yeni Idaningnih, S.H., M.H., beserta tim anggota dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ciamis, bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga korban melalui pemerintah desa.

Menurut kronologi kejadian, pada malam sebelumnya, Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 21.00 WIB, Ibah tiba-tiba mengamuk di rumahnya dan pergi tanpa kabar. Keluarga telah berusaha mencari di sekitar rumah, namun pencarian dihentikan karena kondisi malam yang gelap. Pagi harinya, seorang saksi bernama Rukma menemukan korban tergantung di pohon singkong karet saat hendak menuju kebun untuk mencari rumput pakan ternak.

Di lokasi kejadian, tim polisi melakukan olah TKP secara menyeluruh. Korban ditemukan dalam posisi leher terikat tali kain berwarna biru, dalam keadaan sudah meninggal sekitar 8 jam. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan di tubuh korban. Pemeriksaan awal oleh petugas Puskesmas Jatinagara mengungkap luka lebam di sekitar leher akibat jeratan tali, serta adanya cairan sperma di kemaluan korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga Ibah telah mengidap kelainan jiwa selama sekitar 6 tahun. Modus kejadian adalah bunuh diri dengan gantung diri menggunakan tali kain. Jenis kejadian dikategorikan sebagai meninggal dunia akibat gantung diri, tanpa adanya keterlibatan pelaku eksternal.

Keluarga korban, yang diwakili oleh Mamat Miftahurrahmat dan Ibah bin Wahidin, menolak dilakukan autopsi lebih lanjut. Penolakan ini dibuktikan dengan surat pernyataan resmi yang menyatakan bahwa keluarga telah menerima kejadian ini sebagai takdir dari Yang Maha Kuasa dan tidak akan menuntut apapun kepada siapapun secara hukum di kemudian hari.

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Serah Terima Pataka, Irjen Pol. Ramdani Hidayat Resmi Pimpin Korps Brimob Polri

Momen beralihnya tongkat komando kepemimpinan Korps Brimob Polri dari Komjen Pol. Imam Widodo yang memasuki masa purna bakti kepada Irjen Pol. Ramdani Hidayat sebagai Komandan Korps Brimob Polri ke-32. (Dok. Div Humas Polri)

Kelapadua, Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Pataka Korps Brimob Polri “Satya Cakti Yanottama” resmi diserah terimakan kepada Irjen Pol. Ramdani Hidayat dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan Mako Korbrimob Polri, Kalapadua, Cimanggis, Kota Depok. Rabu (30/9/2025).

Momen ini menandai beralihnya tongkat komando kepemimpinan Korps Brimob Polri dari Komjen Pol. Imam Widodo yang memasuki masa purna bakti kepada Irjen Pol. Ramdani Hidayat sebagai Komandan Korps Brimob Polri ke-32.

Pataka Korps Brimob Polri “Satya Cakti Yanottama” merupakan lambang kehormatan yang dianugerahkan oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, pada 14 November 1961 sebagai wujud penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan Korps Brimob dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.

Bertindak sebagai perwira upacara yakni Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri Kombes Pol. Djadjuli. Kemudian bertindak sebagai komandan upacara yakni Teknisi Jibom Madya Tk. III Satuan Jibom Pasukan Gegana Korbrimob Polri Fajar Dani Susanto dengan diikuti sebanyak tujuh Resimen gabungan Pasukan Gegana dan Pasukan Pelopor Korbrimob Polri.

Presesi serah terima ditandai dengan penyerahan Pataka dari pejabat lama kepada pejabat baru, penghormatan pasukan, defile serta laporan resmi perwira upacara.

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Imam Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Korps Brimob Polri yang telah bekerja keras dan membantu pelaksanaan tugas selama kepemimpinannya.

“Saya berpesan kepada seluruh personel Korps Brimob Polri untuk terus melangkah dan pantang menyerah untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara dengan rasa penuh tanggungjawab,” pernyataan Komjen Pol. Imam Widodo.

“Suatu kebanggaan yang menurut orang lain tidak mampu tetapi kita mampu untuk melaksanakannya. Tetap semangat dan terus berkarya, cintailah bangsa ini dengan hati yang tulus,” lanjutan pernyataan Komjen Pol. Imam Widodo.

Sementara itu, Irjen Pol. Ramdani Hidayat mengucapkan syukur alhamdulillah atas kelancaran serah terima Pataka Korps Brimob Polri ini. Beliau menegaskan kepercayaan yang diberikan ini akan selalu diemban penuh amanah dan rasa tanggungjawab.

“Saya akan terus melakukan apa yang telah diperjuangkan oleh Komjen Pol. Imam Widodo. Saya berharap kepada seluruh personel bisa terus bekerjasama dengan baik untuk mengembangkan Korps Brimob,” pernyataan Irjen Pol. Ramdani Hidayat.

“Kita tanamkan sifat Bhayangkara di hati kita. Perjalanan masih panjang, mari kita bersama-sama melakukan yang terbaik untuk mengabdikan diri kepada bangsa ini,” lanjutan pernyataan Irjen Pol. Ramdani Hidayat.

Upacara serah terima Pataka Korps Brimob Polri ini dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wadankorbrimob Polri Brigjen Pol. Reza Arief Dewanto, Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Rudy Harianto, para Komandan Pasukan jajaran Korbrimob Polri, para PJU Korbrimob Polri serta para Dansatbrimob Polda.

Selain itu, juga turut hadir, Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar, Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar.) Endi Supardi, para PATI TNI, serta para Dankorbrimob dan Wadankorbrimob pada masanya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Momen Hari Kesaktian Pancasila, 58 Eks Jamaah NII di Tangerang Resmi Ikrar Setia NKRI

58 orang jamaah eks anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) faksi MYT (Muhamad Yusuf Tohiri) secara terbuka menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) (Dok. Div Humas Polri)

Tangerang, BANTEN – Maspolin.id|| Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebanyak 58 orang jamaah eks anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) faksi MYT (Muhamad Yusuf Tohiri) secara terbuka menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upacara khidmat ini berlangsung di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang pada Rabu, 1 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB.

Para peserta yang berasal dari Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya ini secara tegas menyatakan lepas baiat dari ajaran menyimpang dan menegaskan kembali kesetiaan mereka kepada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara.

Acara diawali dengan pembacaan deklarasi kesetiaan kepada NKRI yang dipimpin oleh perwakilan peserta, Ustaz Mukhlis, dan diikuti oleh seluruh hadirin. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan kesetiaan, kemudian diakhiri dengan penciuman bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan dan penghormatan terhadap bangsa.

Perwakilan dari Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror Polri, Kasatgaswil DKI Jakarta Kombes Pol Dhani Arifianto S.I.K., M.Han., menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah besar yang diambil para peserta dalam meninggalkan paham radikalisme.

“Langkah ini adalah bentuk nyata kembalinya semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Ini bukan akhir, tapi awal baru untuk hidup yang lebih baik dalam bingkai NKRI,” ujar Kombes Pol Dhani Arifianto. Beliau menekankan bahwa Polri, melalui Densus 88, akan terus mendukung upaya deradikalisasi dan reintegrasi sosial.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Wali Kota Tangerang yang turut hadir menyampaikan apresiasi dan janji dukungan penuh. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendampingi proses reintegrasi sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi saudara-saudara kita yang telah kembali ke jalan yang benar,” katanya.

Acara semakin khidmat dengan tausiyah kebangsaan oleh Asep Muhargono, mantan aktivis NII yang kini menjadi pendiri Yayasan Prasana Bumi Pertiwi (PRABU). Dalam tausiyahnya, Asep menegaskan bahwa “Pancasila dan Islam tidak bertentangan, dan cinta tanah air adalah bagian dari iman.”

Sebagai penutup, KH Saparudin, Wakil Ketua MUI Kota Tangerang, memimpin pembacaan doa bersama agar para peserta diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah di jalan yang benar, serta agar bangsa Indonesia terhindar dari segala bentuk perpecahan dan radikalisme.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai stakeholder Kota Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat lingkungan setempat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi individu atau kelompok lain yang terpapar paham radikal untuk segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan berkontribusi membangun bangsa dalam semangat persatuan dan kesatuan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Perkap Kapolri Nomor 4 Tahun 2025 Jadi Pedoman Penindakan Aksi Penyerangan terhadap Polri

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi menerbitkan Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penindakan Aksi Penyerangan terhadap Polri. Regulasi ini menjadi pedoman normatif bagi personel Polri dalam menghadapi ancaman penyerangan yang berpotensi membahayakan jiwa, merusak fasilitas, maupun mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penerbitan Perkap ini dilandasi kebutuhan untuk memberikan dasar hukum yang jelas, tegas, dan terukur terhadap setiap tindakan penindakan yang dilakukan anggota Polri di lapangan. Dalam konsiderans disebutkan, Polri kerap berhadapan dengan situasi yang mengancam keselamatan diri, keluarga, maupun fasilitas kepolisian, sehingga diperlukan langkah penanganan dan penindakan agar dampaknya tidak semakin meluas.

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa Perkap ini bukan hanya reaktif atas satu peristiwa, melainkan pedoman menyeluruh yang bersifat antisipatif dan preventif.

“Perkap Kapolri Nomor 4 Tahun 2025 ini disusun untuk memberikan pedoman jelas bagi anggota Polri ketika menghadapi aksi penyerangan. Jadi bukan sekadar merespons satu kejadian, melainkan upaya antisipasi agar tindakan kepolisian di lapangan selalu tegas, terukur, dan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Lebih lanjut, Erdi menekankan bahwa keselamatan jiwa personel maupun masyarakat menjadi prioritas utama.

“Kita tahu, dalam beberapa situasi penyerangan, keselamatan jiwa personel dan masyarakat sangat terancam. Dengan adanya peraturan ini, anggota memiliki dasar yang kuat untuk bertindak, mulai dari pemberian peringatan, penangkapan, hingga penggunaan senjata api secara proporsional,” tambahnya.

Dengan diterbitkannya Perkap ini, Polri berharap pelaksanaan tugas di lapangan semakin profesional, proporsional, serta berlandaskan hukum, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Juara Dunia MotoGP Marc Marquez dan Dua Pembalap Muda Indonesia di Istana Merdeka

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan juara dunia MotoGP Marc Marquez bersama dua pembalap muda Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 30 September 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan juara dunia MotoGP Marc Marquez bersama dua pembalap muda Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 30 September 2025. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan sport tourism sekaligus melahirkan generasi baru pembalap Tanah Air.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, menegaskan arti penting kunjungan ini bagi masa depan olahraga Indonesia. Ia menyebut pertemuan dengan Marc Marquez adalah sebuah kehormatan, sekaligus penanda bahwa sport tourism memiliki peran vital dalam pembangunan bangsa.

“Alhamdulillah tadi Bapak Presiden sudah bertemu juara dunia Marc Marquez. Dia menyampaikan, Marc kepada Bapak Presiden, ini sebuah kehormatan bisa ketemu Bapak Presiden. Dan kita lihat Indonesia dalam membangun sport tourism ini sangat-sangat dibutuhkan ke depan. Dan ini menjadi bagian tadi pembangunan juga tidak hanya sport tetapi juga tentu buat ekonomi secara menyeluruh,” kata Erick dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.

Selain itu, Erick juga mengungkapkan pesan Presiden Prabowo kepada dua pembalap muda Indonesia yang hadir, Mario Aji dan Veda Ega Pratama. Kepala Negara berharap keduanya bisa menjadi simbol lahirnya generasi baru pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.

“Dan Bapak Presiden juga mengucapkan ini kepada Mario Aji dan Veda untuk menjadi juga pembalap ke depan. Apalagi Indonesia masih punya kontrak dengan MotoGP sampai 2031. Jadi kesempatan juga tadi tidak hanya menonton melihat tapi kita melahirkan juga generasi muda ke depan. Sekarang Mario sudah di Moto2, Veda akan ke Moto3. Jadi ini yang kita harapkan,” ungkap Erick.

Sementara itu, Marc Marquez, yang baru saja meraih gelar juara dunia tiga hari sebelumnya, menyampaikan kegembiraannya bisa kembali ke Indonesia. Ia menegaskan Mandalika merupakan sirkuit terbaik untuk merayakan kesuksesannya bersama para penggemar.

“Saya senang sekali kembali ke Indonesia setelah menjadi juara dunia 3 hari yang lalu. Ini akan menjadi GP pertama, sirkuit pertama setelah menjadi juara dunia dan saya akan mencoba menikmatinya. Saya tahu kita memiliki banyak fans di sini dan ini adalah sirkuit terbaik dan negara terbaik untuk menikmatinya. Mari kita lihat apakah kita bisa menikmatinya di GP Mandalika,” ucap Marquez. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Sport Tourism dan Pembinaan Atlet Muda Nasiona

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan juara dunia MotoGP Marc Marquez bersama dua pembalap muda Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 30 September 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengembangan sport tourism serta pembinaan atlet nasional saat menerima kunjungan juara dunia MotoGP Marc Marquez bersama dua pembalap muda Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 30 September 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan arahan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir agar sport tourism terus ditingkatkan, mengingat dampaknya yang luas bagi perekonomian nasional. Erick menyebutkan Mandalika sebagai salah satu contoh nyata.

“Salah satunya memang tadi kan satu sport tourism harus ditingkatkan karena impact-nya tidak hanya untuk olahraga tapi juga ekonomi. Kita bisa lihat di Mandalika sekarang ekonomi impact-nya hampir 4,8 triliun. Tiket juga hampir habis. Ini hal yang positif,” ujar Erick Thohir menyampaikan arahan Presiden kepada awak media usai pertemuan.

Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memerintahkan jajarannya untuk memberi perhatian serius pada cabang olahraga unggulan, sekaligus mendorong atlet-atlet muda untuk berlatih maupun bertanding di luar negeri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing mereka di level internasional.

“Tetapi kami nanti harus menselaraskan bagaimana keinginan Bapak Presiden juga mulai melihat cabor-cabor unggulan tadi. Cabor-cabor unggulan dan juga mendorong banyaknya atlet untuk juga bisa apakah bertanding, apakah training di luar negeri, seperti mereka ini training-nya di Barcelona, di Spanyol. Jadi hal-hal ini yang Presiden harapkan ke depan,” jelas Erick.

Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya jaminan kesejahteraan bagi atlet dan pelatih di masa depan. “Dan tentu Pak Presiden juga senang mengenai dana pensiun yang kita akan dorong buat atlet dan pelatih. Tapi tentu ini menjadi kajian dan proses ke depan. Jadi sangat luar biasa,” tambah Erick.

Selain membicarakan pengembangan sport tourism, Erick juga menyinggung tantangan yang kerap dihadapi pembalap di Sirkuit Mandalika. Menurutnya, sirkuit tersebut kerap menghadirkan kejutan, baik berupa aksi-aksi spektakuler maupun risiko yang harus diantisipasi.

“Dan saya yakin tadi disampaikan Mandalika salah satu juga sirkuit yang tadi saya ketemu Valentino Rossi juga sama bilang Mandalika ini bagus, tapi cukup challenging buat para pembalap. Jadi ya ini memang segmen sendiri buat para pembalap,” tuturnya. (BPMI Setpres)

 

red/mpl/sss

 

HUT TNI, Naik Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Rp80

(Foto: Nugroho Sejati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memberlakukan tarif khusus layanan transportasi umum Rp80 pada tanggal 5 Oktober 2025, yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

 

“bayarnya Rp80,”

Pada tanggal tersebut, seluruh layanan transportasi publik di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta akan dikenakan tarif spesial Rp80.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, kebijakan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan Pemprov DKI kepada TNI yang selama ini telah menjaga keutuhan dan keamanan bangsa.

“Pada tanggal tersebut, tanggal 5 Oktober, semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, yaitu Transjakarta, MRT, LRT Jakarta, bayarnya Rp80,” ujar Pramono.

Dikatakan Pramono, pemberlakuan tarif khusus ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya para anggota TNI.

Lebih lanjut, Pramono juga memastikan pelaksanaan car free day (CFD) yang bertepatan dengan hari ulang tahun TNI akan tetap berjalan. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, telah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya.

“Kami sudah berkonsultasi dengan Pangdam Jaya, pada hari itu car free day tetap diadakan karena sesuai dengan arahan dari Mabes TNI. Mudah-mudahan ini memberikan manfaat bagi kita semua,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

HUT Ke-24 Propam Polri, Bidpropam Korbrimob Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Rumah...

Depok, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.