Pelaku Pengganda Uang di Jaksel Ditangkap Polisi

JAKARTA – Maspolin.id|| Pihak kepolisian berhasil menangkap pria berinisial H alias Romo, pengganda uang di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Selain Romo, polisi menangkap pria W sebagai penyedia uang palsu tersebut. Keduanya dijerat dengan Pasal 36 juncto Pasal 26 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan/atau Pasal 378 KUHP.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku juga berpakaian layaknya orang pintar. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti dari beras hingga dupa. Barang bukti ini digunakan Romo untuk meyakinkan para korban.

“Kami dapati di lokasi pada saat kita amankan, ada beberapa barang untuk meyakinkan korban bahwa tersangka H alias atau alias Romo ini dia sebagai dukun, yaitu ada seperti dupa, beras, dan lain sebagainya,” ujar, Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Bima Sakti, dilansir dari laman kilat, Selasa (16/9/25).

“Sebagai daya tarik kepada korban untuk meyakinkan korban agar para korban ini percaya bahwa oh, memang ada nih uangnya di situ dan si tersangka Romo ini pun juga dia menjelaskan bahwa nanti uang ini akan ditukar di money changer untuk meyakinkan ke korban tadi itu,” jelasnya.

Selain itu polisi mengungkap tipu daya Romo. Salah satunya menjanjikan korbannya uang sekoper.

“Korban menyiapkan koper yang mana nanti dijanjikan oleh tersangka ini bahwa koper tersebut akan berisikan uang sekitar 2 sampai 3 hari ke depan. Namun, setelah koper tersebut dibuka oleh para korban, ternyata isinya hanya bantal maupun bed cover,” ujar Kanit Resmob.

Polisi melakukan penggerebekan dilakukan pada Rabu 10 September 2025 lalu, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari para korban terkait pengganda uang.

Polisi menyita 88 lembar dolar AS (Amerika Serikat) hingga 32 lembar rupiah palsu di lokasi.

Hingga kini ada enam orang yang menjadi korban pelaku dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Polisi saat ini masih terus melakukan pendalaman.

“Kalau total kerugian dari enam korban ini variatif, mungkin sampai ratusan (juta), karena di sini mereka ada yang mentransfer korban dengan dia ada Rp 3,5 juta sampai Rp 20 juta,” tutupnya. (fa/hn/rs)

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Antusias Ibu-Ibu Serbu Gerakan Pangan Murah Polri, Sembako Ludes Diborong

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polri di Lapangan Slog Polri, Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2025). (Dok. Div. Humas Polri)

JAKARTA – Maspolin.id|| Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polri di Lapangan Slog Polri, Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2025) mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Warga, khususnya ibu-ibu, berbondong-bondong membeli paket sembako yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran.

Dalam program ini, Polri menyediakan paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram dengan harga Rp 85 ribu per paket.

Salah satu warga Cipinang, Ferda, mengaku sengaja datang untuk membeli sembako murah tersebut. Ia bahkan sempat kembali ke rumah untuk mengambil uang setelah mengetahui setiap orang bisa membeli dua paket sekaligus.

“Saya tadi cuma beli satu karena saya pikir nggak boleh lebih dari satu. Eh, ternyata boleh beli lebih, makanya ini bawa duitnya pas, ha-ha-ha… Tapi ini masih mau beli lagi,” kata Ferda. Ferda menilai program Polri ini sangat membantu di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Kebantu bangetlah, namanya lagi harga minyak naik banget. Jadi saya dengan sekilo saja Rp 22 ribu lebih, jadi dengan ada Gerakan Pangan Murah ini, alhamdulillah bagi masyarakat kayak kita kebantu banget,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Noni, warga lainnya yang ikut belanja di GPM Polri. Ia merasa terbantu tidak hanya karena harga sembako lebih murah, tetapi juga karena anggota Polri yang bertugas turut membantu membawakan paket belanja hingga ke kendaraan.

“Beliau-beliau tuh pada bantuin, kebantu banget, sangat-sangat. Harganya juga bukan lumayan lagi, tapi sangat-sangat lumayan,” jelas Noni.

Anita, warga lain, menambahkan bahwa proses belanja di GPM Polri berlangsung mudah dan tertib. “Gampang kok, gampang banget, tadi diarahkan sama pak polisinya buat ke tukar kupon, kita bayar di situ, dapat kupon, terus langsung dibantu diarahkan ke sini, ke tempat ambil sembakonya,” ujarnya.

Program GPM Polri ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah kondisi ekonomi yang sedang menantang.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Gelar Gerakan Pangan Murah di Jakarta Timur

Slog Polri bersama Polres Jakarta Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Dok. Div Humas Polri

Jakarta Timur – Maspolin.id|| Jakarta, 17 September 2025 — Kepolisian Republik Indonesia melalui Slog Polri bersama Polres Jakarta Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi tersebut menghadirkan ribuan paket kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Total yang disediakan adalah 50 ton beras SPHP (10.000 kantong), 5.000 liter minyak goreng (pouch 1 liter merk Rose Brand), serta 5.000 kg gula pasir (1 kg merk Rose Brand).

Masyarakat dapat membeli beras seharga Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per liter, dan gula pasir Rp10.000 per kilogram. Demi pemerataan, setiap warga dibatasi maksimal membeli 10 kg beras dengan paket tambahan minyak goreng dan gula.

Acara ini turut dihadiri Aslog Polri, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., yang menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Kapolri.

“Sesuai dengan perintah Kapolri, kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus bukti kehadiran Polri untuk masyarakat,” ujar Irjen Pol Suwondo Nainggolan.

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan serupa tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga serentak di berbagai jajaran Polri di seluruh Indonesia.

“Melalui GPM ini, Polri ingin memastikan masyarakat di berbagai daerah dapat merasakan langsung manfaatnya. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, dan bijak menyikapi pemberitaan hoaks yang masif beredar. Polri akan selalu hadir untuk masyarakat,” tegas Brigjen Pol Trunoyudo.

Program Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan positif dari warga.

Ferda, warga Cipinang, mengatakan ia sengaja datang setelah mendapat informasi dari grup RT.

“Saya beli paket Rp85 ribu, isinya beras lima kilo, gula, sama minyak. Kebantu banget, soalnya harga minyak sekarang sudah di atas Rp22 ribu per liter. Dengan adanya gerakan pangan murah ini, alhamdulillah masyarakat seperti kami sangat terbantu,” ujarnya.

Noni, warga Jakarta Timur, mengaku sempat salah paham dengan aturan pembelian.

“Tadi saya kira cuma boleh beli satu, jadi cuma ambil satu paket. Ternyata boleh lebih, tapi keburu bawa uang pas. Habis ini malah mau balik lagi, hahaha. Yang paling terasa, selain murah, prosesnya gampang, ada anggota yang bantu bawa barang ke motor. Sangat-sangat membantu,” ungkapnya.

Anita, warga Cipinang, menilai harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding di pasaran.

“Kalau paket lima kilo beras biasanya saya beli di warung Rp85–90 ribu, di sini bisa Rp55 ribu. Hampir setengahnya. Bedanya lumayan jauh sekali. Apalagi semua diarahkan dengan rapi, mulai dari beli kupon sampai ambil sembakonya. Kegiatan seperti ini jelas sangat membantu masyarakat, apalagi di tengah harga-harga yang lagi naik,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya Gerakan Pangan Murah ini, Polri tidak hanya memperkuat kedekatan dengan masyarakat, tetapi juga menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung stabilitas nasional—baik dari sisi keamanan, penguatan daya beli rakyat, maupun ketahanan sosial-ekonomi bangsa.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako dengan Harga Terjangkau, Polri Dukung Gerakan Pangan Murah

Polri menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (Gambar Div Humas Polri)

DIVISI HUMAS POLRI – Maspolin.id|| Mabes Polri melalui Slog Polri menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan bersinergi bersama Bulog sebagai bagian dari program pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Slog Polri ini menghadirkan beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau, serta diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, selaku Karopenmas Divhumas Polri menjelaskan, Gerakan ini merupakan program pemerintah sebagai bentuk nyata untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat. Polri turut serta dalam program ini dengan menyediakan beras SPHP sebanyak 50 ton, minyak goreng 5.000 pot, dan gula pasir 5.000 kantong.

Menurut Brigjen Trunoyudo, kegiatan pasar murah ini diselenggarakan secara simultan dan berkelanjutan di beberapa lokasi, termasuk di Polres Jakarta Timur, agar distribusinya lebih luas. Ia menambahkan, Harga yang kami tetapkan sangat terjangkau, yaitu beras seharga Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per liter, dan gula pasir Rp10.000 per kilogram. Pembelian minyak goreng dan gula pasir harus dilakukan dalam paket bersama beras agar dapat tersalurkan dengan baik.

Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menjelaskan mekanisme pembelian yang telah disiapkan agar masyarakat dapat dilayani dengan efisien tanpa harus menunggu lama.

Masyarakat membeli kupon terlebih dahulu, lalu menukarkannya dengan paket sembako yang telah disediakan di tenda-tenda khusus. Kami juga mengatur pintu keluar agar tidak terjadi antrean yang panjang.

Program ini juga menjadi sarana komunikasi yang positif antara Polri dan masyarakat. Brigjen Trunoyudo menegaskan, Sebagai abdi masyarakat, Polri menggelar pasar murah ini sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Ke depan, Polri berencana menghadirkan metode layanan yang lebih mudah, seperti layanan drive-thru yang dapat dimanfaatkan oleh pengemudi ojek online dan mitra transportasi lainnya.

Kami berkomitmen mempercepat dan memperluas akses agar manfaat pasar murah ini dapat segera dirasakan masyarakat secara merata, tutup Brigjen Trunoyudo.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Siapkan Sistem Drive-Thru bagi Ojol, Polri Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri (Gambar Div Humas Polri)

JAKARTA – Maspolin.id|| Karo Penmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri akan terus digencarkan.

Trunoyudo menyebut GPM juga akan disediakan sistem drive-thru khusus bagi pengemudi ojek online. Harapannya, sistem tersebut dapat mempermudah dan mempercepat para pengemudi ojol yang ingin mendapatkan GPM.

Ke depannya tentu juga akan kita buat metode-metode yang lebih mudah, seperti drive-thru, misalkan ya, untuk pengemudi ojol, Grab dan lain-lain, ungkap Trunoyudo di Lapangan Slog Polri, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2025).

Diketahui, hari ini Mabes Polri kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di Lapangan Slog Polri, Cipinang, Jakarta Timur. Warga menyambut antusias GPM tersebut.

Polri menyediakan 50 ton beras SPHP atau dalam kemasan 10 ribu kantong, minyak goreng sebanyak 5.000 pouch 1 liter, dan gula pasir sebanyak 5.000 kantong dengan harga paketan Rp 85 ribu.

Melalui pasar murah ini, ada beberapa paket yang perlu diketahui dan dapat dibeli. Beras seharga Rp 11 ribu per kilogram, minyak goreng seharga Rp 20 ribu per liter, dan kemudian gula pasir seharga Rp 10 ribu per kilogram dengan ketentuan dalam pelaksanaan ini perlu diketahui bisa membeli beras saja, terang Trunoyudo.

Kemudian untuk minyak goreng dan gula pasir harus menggunakan paket dengan pembelian beras, kemudian baru bisa diikuti, dibarengi, dengan pembelian minyak goreng dengan gula pasir. Artinya, tidak bisa gula pasir dan dengan minyak goreng yang tersendiri, sehingga semuanya ini menjadi kemanfaatan bagi seluruh masyarakat, imbuhnya.

Hari ini juga, GPM Polri turut dilaksanakan di Polres Metro Jakarta Timur. Di sana telah disediakan beras SPHP sebanyak 25 ton, minyak goreng 2.500 pouch, dan gula pasir sebanyak 2.500 kantong, yang bisa dibeli masyarakat dengan harga murah.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan program pemerintah di mana wujud nyata pemerintah untuk memberikan rasa manfaat kepada seluruh masyarakat, Polri turut serta. Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga secara simultan dan tentunya tidak pada hari ini saja, tetap akan melakukan gelaran-gelaran untuk Gerakan Pangan Murah, ujar Trunoyudo.

Sehingga tadi, sebaran-sebaran penerima manfaat ini lebih banyak dan lebih luas sehingga memudahkan dan Polri tidak akan membiarkan adanya antrean, pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Pemerintah Sediakan Jutaan Lapangan Kerja Baru Lewat Program Strategis Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 15 September 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas lapangan kerja melalui program paket ekonomi penyerapan tenaga kerja. Program penyerapan tersebut turut menjadi pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 September 2025.

Dalam keterangannya usai mengikuti rapat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden menaruh perhatian terhadap sejumlah program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Program pertama yang dibahas adalah koperasi desa merah putih.

“Yang pertama tentu koperasi desa merah putih itu ada 80 ribu, karyawan baru diperkirakan bisa menyerap 681 ribu dan targetnya sampai sejuta orang di bulan Desember,” ujar Menko Perekonomian.

Selain itu, program kampung nelayan merah putih juga menjadi prioritas dengan target pembangunan 100 desa nelayan pada tahun 2025. Melalui program ini, penyerapan tenaga kerja diharapkan terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah kampung nelayan.

“Tahun ini targetnya 100 desa, diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang 4.000 titik bisa menciptakan 200 ribu lapangan kerja,” katanya.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada sektor kelautan dengan revitalisasi tambak di kawasan Pantura di area seluas 200 hektare dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja hingga 168 ribu pekerja. Di samping ketiga program tersebut, upaya modernisasi kapal nelayan turut menjadi bagian penting dalam agenda pembahasan.

“Ini ada 1.000 kapal nelayan. Ini diperkirakan bisa menciptakan 200.000 lapangan kerja baru. Dan juga ada kapal 30 GT, 150 GT dan unitnya untuk KN Koperasi Merah Putih, 30 GT 1.000 unit, 150 GT 200 unit, 200 GT 200 unit, 300 GT 170 unit, 600 GT 10 unit, 2.000 GT 2 unit untuk pelaku usaha existing BUMN atau Jaladri,” ujarnya.

Tak hanya di sektor maritim, pemerintah juga mendorong program perkebunan rakyat melalui penanaman kembali 870 ribu hektare lahan. “Diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih dari 1,6 juta dengan komoditas prioritas antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala,” katanya. (BPMI Setpres)

red/mpl/sc

Pencuri Mesin ATM di DPRD Makassar yang Dibakar Massa Ditangkap Polisi

(Dokumentasi Polri)

MAKASSAR – Maspolin.id|| Polrestabes Makassar mengungkap pencurian mesin brankas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Sulselbar di kantor DPRD Kota Makassar usai dibakar massa dengan membekuk empat pelaku dan masih mengejar 16 pelaku lainnya.

“Kami sudah menangkap empat orang, sekarang masih ada 16 orang lagi. Totalnya, kurang lebih 20 orang,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana dilansir ANTARA, Senin, (15/9/25).

Ia menjelaskan, mesin ATM tersebut berisi uang sekitar Rp320 juta. Para pelaku, membongkar paksa dan membawa mesin itu keluar dari gedung DPRD Makassar ketika pembakaran Gedung berlangsung, selanjutnya membajak mobil di Jalan Hertasning untuk dibawa ke tempat tertentu.

Mesin tersebut lalu dibongkar paksa dengan linggis serta mesin gerinda. Seluruh isinya diambil dan dibagi-bagi. Setelah menguras isinya, para pelaku membuang bangkai brankas mesin ATM ke rawa-rawa di wilayah Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Para pelaku tersebut belakangan ketahui bukan bagian dari kelompok demonstrasi. Dari pengakuan mereka, telah bersepakat menjebol dan membongkar mesin ATM itu kemudian dibawa kabur. Uangnya dibagi-bagi sekitar Rp18 juta per orang.

“Sudah ada kesepakatan, mereka ini membawa mesin gerinda dan linggis digunakan membongkar mesin ATM. Jadi, orang-orang ini datang dengan niat melakukan tindak pidana penjarahan,” jelasnya.

Pelaku dikenakan pasal berlapis yakni pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan pasal 170 KUHP tentang Pengerusakan secara bersama-sama. Barang bukti yang sita bangkai mesin ATM.

Atas penangkapan empat orang tersebut, kata Arya, jumlah tersangka dalam kasus kerusuhan pembakaran dan penjarahan Kantor DPRD Makassar di Jalan Andi Pangeran Pettarani pada Sabtu (30/8) sebanyak 30 orang kini ditahan di Tahti Polrestabes Makassar.

Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Iptu Nasrullah sebelumnya menyebut empat orang pelaku penjarahan disertai pencurian mesin brankas ATM masing-masing inisial MN (19), MH (26), AN (23) dan MRS (19).

“Pelakunya ditangkap di rumah masing-masing di beberapa lokasi di Makassar pada Sabtu dini hari. Para pelakunya mengaku ikut serta menjebol dan mengambil mesin ATM itu dan isinya dibagi-bagi Rp18 juta per orang,” ungkap Nasrullah.

Tim Jatanras Polrestabes Makassar terus melakukan pengejaran terhadap beberapa orang diduga ikut terlibat pencurian mesin ATM itu. Pengungkapan kasus ini berkat kerja keras tim Jatanras atas penyelidikan dilakukan tanpa henti usai kejadian kerusuhan tersebut. (rz/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/sc

Polisi Ungkap 42 Tersangka Jaringan Perusuh Didanai Luar Negeri

(Gambar: Pikiran Rakyat)

JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah Jawa Barat, berhasil mengungkap jaringan pelaku pengrusakan dan pembakaran yang menyasar kantor pemerintah serta fasilitas umum di Bandung dan Tasikmalaya.

Polda Jawa Barat mengungkap adanya aliran dana dari luar negeri yang masuk kepada sejumlah aktor perusuh dalam aksi demonstrasi di Kota Bandung. Sebanyak 42 orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Tindakan anarkis ini sudah terencana dengan matang, menggunakan bom molotov, bom pipa, hingga media sosial sebagai alat provokasi,” ujar, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dilansir dari laman pikiran-rakyat, Selasa (16/9/25).

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan bahwa Polda Jabar tidak akan menoleransi aksi kekerasan tersebut. Tindakan yang dilakukan oleh para pelaku bukan sekadar aksi unjuk rasa atau demonstrasi biasa, melainkan sudah terorganisir dan melibatkan elemen-elemen yang bertujuan memicu kerusuhan.

Dalam kesempatannya, ia mengatakan, ada salah satu tersangka Aditya Dwi Laksana (AD) mahasiswa yang berafiliasi dengan kelompok anarkis internasional.

“Ada satu nama, saya sebutkan inisial, AD, ini mahasiswa, punya kekecewaan berat, membaca literatur, membeli, memposting ke kelompok anarkis tertentu di luar negeri dan dia diterima oleh kelompok internasional tersebut. Buktinya kirimkan dana, ini benar, ini real, semua buktinya ada,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa aksi pengrusakan yang berlangsung dari 29 Agustus hingga 1 September 2025 itu, melibatkan sejumlah lokasi strategis sebagai sa­sar­an. Beberapa fasilitas yang menjadi korban dari perusakan dan pembakaran ini antara lain pagar dan pos polisi di depan Kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung DPRD Jabar, Mess MPR RI di Bandung, serta Pos Polisi Gentong di Tasikmalaya.

“Tak hanya itu, para pelaku juga merusak dan membakar fasilitas-fasilitas yang seharusnya menjadi simbol ketertiban dan pelayanan publik, menciptakan rasa ketidakamanan di kalangan masyarakat,” jelasnya.

Polda Jabar mencatat, sebanyak 26 tersangka ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), yang terlibat langsung dalam tindakan perusakan dan pembakaran tersebut.

Sebanyak 16 tersangka lainnya ditangkap Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) yang berperan sebagai provokator dengan menyebarkan hasutan, konten provokatif, dan berita bohong di media sosial.

Melalui media sosial, mereka berhasil memicu amarah masyarakat, yang kemudian turut terlibat dalam kerusuhan.

Ia juga menambahkan, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap lebih jauh siapa saja yang terlibat dalam jaringan ini.

“Kami sudah mengidentifikasi adanya keterkaitan dengan kelompok tertentu yang berusaha me­ngadu domba masyarakat de­ngan aparat. Kami tidak akan berhenti sampai kami menemukan akar dari masalah ini,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, bahwa penegakan hukum akan dila­kukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Aparat kepolisian telah berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan para tersangka dalam aksi anarkistis tersebut.

Barang bukti yang ditemu­kan antara lain bom molotov, bom pipa, bom gas portabel, senjata tajam, serta ratusan konten digital berupa video provokatif dan akun media sosial yang digunakan untuk menyebarkan ajakan anarkis.

“Semua barang bukti tersebut kini sedang diperiksa lebih lanjut untuk memperkuat dakwaan terhadap para tersangka,” jelasnya.

Ia juga mengimbau ma­syarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang ber­kembang di media sosial dan tetap menjaga kondusivitas daerah.

“Kami minta masyarakat percayakan penangan­an kasus ini kepada aparat kepo­lisian. Jangan biarkan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab me­ru­sak k­e­damaian kita,” jelasnya.

Para tersangka yang telah ditangkap kini dijerat dengan berbagai pasal, mulai dari Pa­sal 187 tentang pembakar­an, Pasal 170 tentang penganiayaan bersama, Pasal 406 tentang pengrusakan, hingga pasal-pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Tran­saksi Elektronik (ITE) terkait penyebaran konten provo­katif.

Ancaman hukuman yang dihadapi oleh para tersangka sangat berat, dengan ancaman pidana penjara mak­simal 20 tahun. Dengan penegakan hukum yang sedang dilakukan, Rudi berharap pula kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat dapat terus hidup dalam keadaan aman, tertib, dan damai.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Wira Satya Triputra, mengungkapkan, tiga orang yang dilaporkan hilang setelah aksi unjuk rasa telah diketahui pihaknya melalui media sosial.

Tiga orang yang dilaporkan hilang sejak 31 Agustus 2025 itu adalah Bima Permana Putra, Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syaputradewo.

Menurut dia, Polda Metro Jaya telah membentuk pos­ko pengaduan orang hilang di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Kami dari Polda Metro, saat ini sudah membuat posko pengaduan orang hilang di Aula Satiaha Prabu, Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya,” jelasnya. (fa/hn/rs)

 

Tribratanews

bjabar/mpl/sc

Pindahkan Rekening Dormant adalah Motif Pembunuhan Kacab BRI

Kabid Humas PMJ, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi

PMJ – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik penculikan berujung pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih, MIP (37). Penculikan ini dilakukan oleh 18 tersangka.

Para tersangka tersebut adalah C alias K, DH, AAM, JP, E, REH, JRS, AT, EWB, MU, DSD, Kopda FH, Serka N, AW, EWH, RS, dan AS. Selain itu, ada satu buron berinisial EG yang masih dilakukan pengejaran. Para tersangka ini dibagi menjadi empat klaster yaitu otak perencana, eksekutor penculikan, eksekutor penganiayaan, dan tim surveilans/pembuntutan korban.

Motif daripada pelaku melakukan perbuatan, para tersangka berencana melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang telah disiapkan, jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wira Satya Putra, dalam konferensi pers, Selasa (16/9/25).

Terkait dengan satu buron, Kombes Pol. Wira menyampaikan, perannya adalah membuntuti korban. Polda Metro Jaya pun memperlihatkan peran DPO tersebut.

EG perannya sebagai tim, masuk kategori klaster 4, yaitu ikut membuntuti korban, ungkapnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

6.118 Personel Gabungan Kawal Demo Ojol Hari Ini

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, sebanyak 6.118 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal demo yang digelar oleh asosiasi pengemudi ojek online (ojol) di Kementerian Perhubungan hingga gedung DPR RI, pada Rabu (17/9/2025).

Pengamanan di wilayah Jakpus 6.118 personel, ujarnya.

Susatyo menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengamanan dengan pendekatan persuasif, tanpa melibatkan penggunaan senjata api. Ia juga mengimbau agar seluruh peserta aksi menjaga ketertiban.

Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik, jelasnya.

Sementara itu, lanjut Susatyo, rekayasa lalu lintas bersifat situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari lokasi demonstrasi untuk menghindari kemacetan.

Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami, tuturnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

HUT Ke-24 Propam Polri, Bidpropam Korbrimob Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Rumah...

Depok, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Korbrimob Polri menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.