Taman Bendera Pusaka Bakal Jadi Ikon Baru Jaksel

Jakarta Selatan – Maspolin.id|| Taman Bendera Pusaka di kawasan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diharapkan menjadi ikon ruang terbuka hijau (RTH) baru di Jakarta Selatan. Keberadaannya tidak hanya memanjakan mata namun juga mendukung keberlanjutan kota dan kehidupan sosial masyarakat urban.

“Representasi Jakarta sebagai kota global yang hijau dan berbudaya,”

 

Taman Bendera Pusaka akan menggabungkan tiga taman eksisting, yaitu Taman Langsat, Taman Ayodia, dan Taman Leuser, menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau seluas 5,5 hektare, yang tidak hanya berfungsi ekologis tapi juga sosial, estetika, dan ekonomi.

Dibangun di atas lahan milik Pemprov DKI Jakarta dan akan  dikelola oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta. Dari sisi peruntukan tata ruang, taman ini berada dalam subzona RTH 4 (Taman Kelurahan) dan RTH 5 (Taman RW), serta telah masuk dalam kawasan pelestarian Cagar Budaya Kebayoran Baru.

Tak hanya itu, kawasan ini juga memiliki lokasi yang strategis karena berdekatan dengan kawasan TOD Blok M, pusat aktivitas publik yang terus tumbuh sebagai ikon urban Jakarta.

Tiga taman yang akan digabung ini memiliki luas total sekitar 55.281 meter persegi, terdiri dari Taman Langsat (38.125 meter persegi), Taman Ayodia (7.606 meter persegi), dan Taman Leuser (9.550 meter persegi). Kawasan ini juga dikenal sebagai paru-paru kota Jakarta bagian selatan dan sudah lama menjadi ruang publik untuk warga sekitar. Dalam pengembangannya, jembatan penghubung akan dibangun untuk mengintegrasikan seluruh area, sehingga pengunjung tidak perlu melintasi jalanan umum untuk berpindah taman.

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta, Vera Refina Sari menuturkan, proyek ini bukan sekadar renovasi taman, melainkan juga merupakan bentuk “rebirth” atau kelahiran kembali kawasan Barito menjadi ruang publik yang lebih hidup, inklusif, dan multifungsi.

Dikatakan Vera, Taman Bendera Pusaka tidak hanya akan menghadirkan keindahan lanskap, tetapi juga mengelola tata air kawasan untuk membantu pengendalian banjir, memperkuat fungsi ekologis, sekaligus memperhatikan nilai sejarah dan budaya lokal.

“Diharapkan, taman ini bisa meningkatkan interaksi sosial warga, mendukung aktivitas olahraga, seni, dan kegiatan komunitas, menjadikannya sebagai representasi Jakarta sebagai kota global yang hijau dan berbudaya,” ujar Vera, Jumat (8/8).

Dijelaskan Vera, dari sisi aksesibilitas, taman ini sangat mudah dijangkau, terutama karena dekat dengan jaringan transportasi umum seperti MRT, BRT, dan Mikrotrans.

“Hal ini akan mendorong lebih banyak warga memanfaatkan ruang terbuka ini sebagai tempat berkegiatan harian,” katanya.

Vera menambahkan, pembangunan Taman Bendera Pusaka ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025, dengan pendanaan berasal dari pelampauan Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Setelah taman ini selesai, Pemprov DKI Jakarta berencana melanjutkan transformasi serupa di taman-taman lainnya.

“Dengan konsep baru yang holistik dan terintegrasi, Taman Bendera Pusaka diharapkan menjadi ikon ruang terbuka hijau baru di Jakarta Selatan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga mendukung keberlanjutan kota dan kehidupan sosial masyarakat urban,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ma

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Tindak Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik

PMJ – Maspolin.id|| Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus tindak kekerasan seksual berbasis elektronik dan pembuatan objek pornografi yang melibatkan dua orang pelaku. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 15 Mei 2025 di wilayah Kelurahan Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pelaku pertama adalah SDA (32), seorang asisten rumah tangga yang bekerja di rumah korban, BK (18), yang juga berprofesi sebagai asisten rumah tangga. Pelaku kedua adalah MR (23), seorang pekerja keamanan (security) asal Kota Tangerang.

Modus yang dilakukan, kata Kapolres, bermula ketika korban selesai mandi dan kembali ke kamar dalam keadaan mengenakan handuk. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku SDA merekam aktivitas korban menggunakan telepon genggam yang disembunyikan di dekat kakinya, seolah-olah sedang bermain dengan anak yang diasuhnya.

“Rekaman ini dilakukan pada 14 dan 15 Mei 2025. Semua adegan korban saat berganti pakaian direkam secara diam-diam oleh pelaku SDA,” ungkap Kapolres.

Kasus ini terungkap setelah suami korban yang berada di Berau, Kalimantan, memantau CCTV rumah dan melihat gerak-gerik mencurigakan pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa rekaman tersebut telah dikirim SDA kepada pelaku kedua, MR. Pengiriman dilakukan karena SDA diancam oleh MR — apabila tidak mengirimkan video korban, MR akan menyebarkan video pribadi SDA kepada keluarganya.

Kedua pelaku telah diamankan dan diserahkan ke Polres Metro Bekasi Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 35 junto Pasal 9 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor jika menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan kekerasan seksual berbasis elektronik. Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen menindak tegas pelaku demi melindungi korban dan mencegah kasus serupa terjadi,” tegas Kapolres.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

Jual Beras Murah Rp55.000/5 Kg Polda Metro Gelar Gerakan Pangan Murah

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya melaksanakan Gerakan Pangan Murah mulai hari ini hingga 16 Agustus 2025. Dalam program ini, bahan pangan yang dijual adalah beras medium kemasan 5 Kg.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menyatakan, ditargetkan dalam enam hari terjual 40.000 Kg. Dalam kuota hariannya, 1.300-1.4000 beras kemasan terjual.

Ia menerangkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan dukungan kepolisian kepada pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras. Di mana dalam 1 bulan terakhir terjadi kenaikan harga beras yang cukup signifikan.

“Ini kita lakukan dalam rangka untuk mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga beras dan memastikan pasokan beras, termasuk pasokan kebutuhan pokok lainnya,” jelas Brigjen Pol. Djati di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/8/25).

Menurut Brigjen Pol. Djati, kegiatan ini juga diusung untuk membantu masyarakat agar bisa membeli beras dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Menurutnya, beras di Gerakan Pangan Murah dijual dengan harga Rp55.000 atau lebih murah Rp1.500/Kg dari harga pasar. Sebab, di pasaran harganya Rp75.000/5 Kg.

“Kalau ditentukan harga eceran tertinggi di pemerintah Rp12.000 berarti masyarakat bisa menghemat sebesar Rp1.500 per kilonya,” ujarnya.

Lebih lanjut Brigjen Pol. Djati mengemukakan, kegiatan ini akan dilakukan di polres-polres jajaran Polda Metro Jaya mulai hari Rabu (13/8/25) secara serentak. Bahkan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo akan memimpin langsung dari Polres Metro Jakarta Utara.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

Data Rekening Penerima Bansos yang Terindikasi Terlibat Judol dalam Proses Verifikasi

JAKARTA – Maspolin.id|| Kemensos (Kementerian Sosial), masih memverifikasi data rekening penerima bansos yang terindikasi digunakan untuk bermain judi online (judol).

Hasil sementara, lebih dari 228 ribu rekening telah terbukti digunakan untuk main judol dan telah dicoret dari daftar penerima bansos.

Menteri Sosial (Mensos), Drs. H. Saifullah Yusuf, mencatat, setidaknya ada 600 ribu lebih penerima bansos yang dicurigai bermain judol. Saat ini, Kemensos tengah mendalami lebih lanjut sekitar 375 ribu nama lainnya dalam daftar tersebut.

Termasuk menyisir profil pekerjaan dan latar belakang ekonomi para penerima. Mengingat, dalam data itu juga ditemukan sejumlah penerima bansos yang berprofesi sebagai dokter, pegawai BUMN, hingga anggota legislatif daerah.

“Ternyata banyak yang pengakuannya saat buka rekening adalah dokter, pegawai BUMN dan sebagainya. Ini sedang kami verifikasi, dan kondisinya bila tidak sesuai, akan kami coret,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Sabtu (9/8/25).

“Data ini kami peroleh dari PPATK, setelah kami datang dan meminta konfirmasi soal rekening-rekening penerima bansos. Dari 9 juta lebih data pemain judi online, 600 ribu di antaranya tercatat sebagai penerima bansos,” tutupnya.

 

Tribratanews

red/mpl/sss

Kemensos Coret Ratusan Ribu Penerima Bansos yang Terindikasi Bermain Judi Online

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kemensos (Kementerian Sosial), telah mencoret ratusan ribu penerima bantuan sosial (bansos) karena terindikasi bermain judi online (judol).

Menteri Sosial (Mensos), Drs. H. Saifullah Yusuf, mencatat, setidaknya ada 600 ribu lebih penerima bansos yang dicurigai bermain judol.

“Data ini kami peroleh dari PPATK, setelah kami datang dan meminta konfirmasi soal rekening-rekening penerima bansos. Dari 9 juta lebih data pemain judi online, 600 ribu di antaranya tercatat sebagai penerima bansos,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Sabtu (9/8/25).

Selanjutnya, ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendalami lebih lanjut sekitar 375 ribu nama lainnya dalam daftar tersebut. Termasuk menyisir profil pekerjaan dan latar belakang ekonomi para penerima.

Mengingat, ujar dia, dalam data itu juga ditemukan sejumlah penerima bansos yang berprofesi sebagai dokter, pegawai BUMN. Hingga anggota legislatif daerah.

“Ternyata banyak yang pengakuannya saat buka rekening adalah dokter, pegawai BUMN dan sebagainya. Ini sedang kami verifikasi, dan kondisinya bila tidak sesuai, akan kami coret,” jelasnya.

Ia mengatakan terkait soal Bansos yang tidak tepat sasaran, memang menjadi sorotan. Sehingga pihaknya masih terus melakukan pemutakhiran data.

Sebagai bentuk koreksi, presiden telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025. Tentang Percepatan Perbaikan Data Penerima Bantuan Sosial, dengan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai koordinator pemutakhiran data bansos nasional.

“Dengan inpres ini, kita sedang konsolidasi, data bansos terus kami mutakhirkan. Salah satu caranya adalah memeriksa profil rekening penerima, termasuk saldo tabungan mereka,” jelasnya.

Terkait laporan adanya 35 anggota DPRD di Purwakarta yang menerima bansos berupa bantuan subsidi upah, Ia mengaku hal ini baru terdeteksi. Karena proses konsolidasi data bersama PPATK baru berjalan sejak Februari 2025.

Namun, ia juga memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut. “Kita baru mulai konsolidasi sejak Inpres itu keluar, kami proaktif, tidak hanya dengan PPATK tapi juga pemerintah daerah dan bank penyalur,” jelasnya.

“Kalau masyarakat ingin menyanggah atau mengusulkan nama penerima, bisa melalui aplikasi Cek Bansos,” jelasnya. Ia lantas mengajak masyarakat termasuk media massa untuk ikut mengawasi serta melaporkan ketidaksesuaian penerima bansos.

Namun, ia juga mengharapkan setiap pelaporan yang masuk bisa dilengkapi dengan data dan bukti. Sehingga bisa ditindaklanjuti. “Kami butuh partisipasi masyarakat. Kalau ada keberatan, jangan hanya di media sosial,” jelasnya.

“Silakan sampaikan lewat aplikasi dengan data pendukung yang lengkap agar bisa ditindaklanjuti. Mari kita pastikan Bansos ini bisa diterima oleh 20 juta penerima manfaat yang benar-benar berhak,” tutupnya.

 

Tribratanews

red/mpl/sss

Jabat Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki Resmi Gantikan Irjen Pol Suyudi Ario Seto

SERANG, BANTEN – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, Brigjen Pol Hengki resmi ditunjuk sebagai Kapolda Banten menggantikan Irjen Pol Suyudi Ario Seto.

Irjen Pol Suyudi dimutasi sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur organisasi. Adapun Brigjen Pol Hengki sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Banten. Kini, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1995 tersebut dipercaya memimpin Polda Banten menggantikan Irjen Pol Suyudi yang merupakan lulusan Akpol Tahun 1994.

Sementara itu, jabatan Wakapolda Banten yang ditinggalkan Brigjen Pol Hengki akan diisi oleh Kombes Pol Dr. Hendra Wirawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagmutjab Robinkar SSDM Polri lulusan Akpol Tahun 1996.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto membenarkan adanya pergantian jabatan tersebut. “Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi rutin di tubuh Polri, khususnya pada jabatan-jabatan strategis. Pergantian ini menyasar sejumlah posisi penting mulai dari perwira tinggi (Pati) hingga kepala satuan kerja di Mabes Polri,” ujar Kombes Pol Didik.

Ia menambahkan bahwa penugasan Irjen Pol Suyudi sebagai Pati Bareskrim Polri merupakan bentuk kepercayaan pimpinan Polri dalam mendukung penguatan organisasi dan kinerja institusi.

“Dengan pergantian pimpinan di Polda Banten, diharapkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin optimal serta mampu menjawab berbagai tantangan dan isu strategis di wilayah Provinsi Banten,” tutup Kabidhumas.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Selamatkan Bocah Tenggelam di Laut Aksi Heroik Bahu Membahu Polisi, Bhayangkari, dan Warga

SULTENG – Maspolin.id|| Kecepatan dan kesigapan aparat kepolisian dan ibu Bhayangkari di Pantai Berova, Lasusua, Sulawesi Tenggara, berhasil menyelamatkan seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun yang tenggelam pada Minggu, 10 Agustus 2025. Peristiwa menegangkan ini menunjukkan kolaborasi apik antara Kapolsek Lasusua, Bhabinkamtibmas, dan seorang ibu Bhayangkari serta masyarakat dalam situasi darurat.

Sekitar pukul 11.30 WITA, Pantai Berova yang sedang ramai tiba-tiba heboh. Seorang bocah bernama Sandiaga, 7 tahun, asal Desa Tojabi, ditemukan terapung dan tenggelam di tengah laut. Diduga bocah tersebut berenang tanpa pengawasan orang tua saat air laut sedang pasang. Beruntung, seorang pengunjung segera melihat dan pengunjung bernama Pallawarukka menggendong Sandiaga ke Dekat lokasi kolam renang untuk diberikan pertolongan pertama.

Saat kejadian berlangsung, Kapolsek Lasusua AKP Adianto, S.H., M.H. dan Bhabinkamtibmas Aipda Sahrul dengan sigap langsung mengamankan lokasi. Mereka menenangkan kerumunan warga dan keluarga korban yang panik, menciptakan ruang agar pertolongan pertama dapat diberikan dengan efektif.

Di tengah situasi yang tegang, seorang ibu Bhayangkari bernama Nurhani Baharuddin, S.Kep., yang kebetulan berada di lokasi, segera mengambil tindakan. Dengan bekal ilmu kesehatan yang dimilikinya, ia memberikan pertolongan pertama berupa Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru-paru. Ia dengan cekatan melakukan kompresi dada untuk membantu mengeluarkan air yang terlanjur masuk ke dalam perut korban.

Berkat pertolongan cepat dari Nurhani dan upaya penanganan situasi dari Kapolsek dan Aipda Sahrul bersama masyarakat yang berperan aktif, Sandiaga berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Djafar Harun untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Kehadiran polisi, tenaga medis dan peran aktif masyarakat dalam pengamanan di tempat wisata sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

3.700 Peserta Mengikuti Police Women Run 2025 di Bukittinggi Peringati Hari Jadi Polwan

Bukittinggi, SUMBAR – Maspolin.id|| Sebanyak 3.700 peserta resmi mengikuti ajang Police Women Run 2025 dengan kategori institusi kepolisian, masyarakat umum, pelajar, bahkan ada peserta yang datang dari luar Provinsi Sumatra Bara yang digelar Polresta Bukittinggi, Minggu (10/8/25).
Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., menyebutkan, Police Women Run 2025 diadakan dalam rangka memperingati hari jadi Polisi Wanita (Polwan).

“Tidak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai ajang untuk meraih prestasi bagi generasi muda,” ungkap Kapolda Sumbar.

Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta juga mengatakan bahwa  kegiatan itu juga menggerakan Kota Bukittinggi, terutama di bidang ekonomi dan pariwisata.

“Mudah-mudahan kedepan juga bisa sama dengan lomba yang diadakan Polda Riau di Kota Pekanbaru, yang event larinya diikuti puluhan ribu peserta” ungkapnya

Sedangkan Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang juga mengikuti Police Woman Run, mengatakan, Kota Bukittinggi memiliki udara yang sejuk, dan sangat mendukung dalam mengadakan event seperti ini.

“Baru pertama kali saya merasakan udaranya yang bagus dan sejuk seperti di Kota Bukittinggi ini, ditambah lagi suasananya sangat aman, dan pelayanannya yang nyaman,” ungkap Kapolda Riau.

Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan berharap, semoga Bukittinggi bisa menjadi Second Home of Run untuk masyarakat yang ada di Provinsi Riau. Secara berbalas, nanti akan diundang juga peserta dari Kota Bukittinggi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Satu-Satunya Ketua Bhayangkari Tembus Puncak Gunung Ciremai adalah Ibu Kapolda Jabar

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Ny. Diana Rudi Setiawan, mencuri perhatian publik dengan prestasinya menaklukkan puncak Gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat, dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Di tengah kesibukan mendampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dalam berbagai agenda, Ny. Diana menunjukkan hobi unik dan penuh tantangan: mendaki gunung dan menjelajah alam bebas. Hobinya ini bukan hanya menjadi sarana penyegaran dari rutinitas, tetapi juga mencerminkan semangat pantang menyerah dan jiwa petualang yang kuat.

Dalam beberapa kesempatan, ia kerap memimpin pendakian bersama anggota Bhayangkari dan komunitas pecinta alam. Kehadirannya mematahkan anggapan bahwa keberanian dan ketangguhan hanya dimiliki oleh kaum pria.

“Bagi saya, mendaki gunung itu bukan hanya soal sampai di puncak. Lebih dari itu, ini tentang proses, kebersamaan, dan bagaimana kita melatih kesabaran serta kekuatan mental. Alam selalu mengajarkan kita untuk rendah hati,” ungkap Ny. Diana dengan senyum hangat, Minggu (10/8/2025).

Kabid Humas Polda Jabar, KBP Hendra Rochmawan, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Padamu Negeri, Kami Berbakti, yang meliputi santunan, penanaman pohon, pembangunan shelter, serta upacara di puncak Gunung Ciremai.

Para Bhayangkari pendamping Ibu Kapolda melihat dan merasakan saat beliau menaiki gunung terlihat melangkah cepat, pantang menyerah, dan stamina prima. Beliau dijuluki ‘Srikandi Gunung’ bahkan oleh para pendaki yang pernah mendampinginya.

Sosok Ny. Diana dinilai menjadi inspirasi, khususnya bagi perempuan, untuk berani menantang diri, menjaga kesehatan, dan terus berkarya tanpa meninggalkan peran utama sebagai pendamping suami serta penggerak organisasi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Polda DIY Luruskan Fakta Penangkapan Lima Pelaku Judi Online

DIY – Maspolin.id|| Polda DIY meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait penangkapan lima orang pelaku aktivitas judi online yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang telah dirilis pada Kamis (31/7/2025) lalu.

Kasubdit V/Siber Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Slamet Riyanto, S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan bahwa proses penindakan bermula dari laporan masyarakat, yang ditindaklanjuti oleh Ditreskrimsus Polda DIY.

“Informasi awal berasal dari warga yang melihat dan mendengar bahwa ada aktivitas mencurigakan dari para pelaku. Informasi tersebut dikembangkan oleh kami yang bekerjasama dengan intelijen, kemudian kami tindaklanjuti secara profesional,” ujar AKBP Slamet, Rabu (6/8).

Dari hasil pemeriksaan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan, terdiri dari empat operator dan satu koordinator berinisial RDS. Mereka menjalankan praktik judi online dengan cara mengumpulkan dan memanfaatkan situs-situs yang menawarkan promosi untuk pengguna baru.

“Para pelaku merupakan pemain judi online dengan modus memainkan akun-akun dan memanfaatkan promo untuk menambah deposit,” tegasnya.

Saat ini kasus tersebut telah masuk ke tahap penyidikan sebagai bentuk komitmen Polda DIY melakukan penegakan hukum terhadap segala bentuk perjudian dan tindak
pidana online, apabila di kemudian hari ditemukan bukti keterlibatan bandar atau jaringan yg lebih besar akan diproses hukum secara tegas dan transparan.

“Siapa pun yang terlibat dalam aktivitas judi akan kami tindak. Mulai dari pemain, operator, pemodal, hingga bandar dan pihak-pihak yang mempromosikan. Tidak ada toleransi untuk perjudian dalam bentuk apa pun,” lanjut AKBP Slamet.

Sementara itu, Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi adanya praktek perjudian di wilayah DIY.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini juga bagian dari peran dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan aktifitas judi online tersebut, tegas Kombes Ihsan.

Dirinya juga menghimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam semua aktifitas judi online karena merupakan kejahatan dan mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian di wilayahnya, “Pungkas Kombes Ihsan.

 

Humas Polda DIY

red/mpl/sss

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.