Tegaskan Komitmen Pemerintah Dorong Iptek untuk Indonesia Emas Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Utama di KSTI 2025

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato utama (keynote speech) dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 7 Agustus 2025. Forum strategis ini menjadi penanda komitmen kuat pemerintah dalam menjadikan sains dan teknologi sebagai salah satu motor penggerak pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Konvensi yang berlangsung selama tiga hari tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan ITB, serta menjadi bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang jatuh pada 10 Agustus.

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyebutkan bahwa konvensi ini digelar sebagai inisiatif langsung dari Presiden Prabowo untuk menyatukan kekuatan para peneliti, akademisi, dan pelaku industri, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

“Konvensi ini merupakan inisiatif Bapak Presiden untuk mempertemukan, mengumpulkan para peneliti dan guru besar, khususnya bidang STEM, untuk bersama-sama menyamakan visi berkontribusi memajukan bangsa dan negara Indonesia. Konvensi ini, dengan mengumpulkan lebih dari dua ribu saintis adalah sebuah momentum besar yang pertama kali dilakukan di bangsa ini,” ujar Menteri Brian.

Menteri Brian juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menjadi Presiden aktif kedua yang mengunjungi ITB, setelah Presiden Soekarno. Lebih lanjut, Brian menjelaskan bahwa KSTI 2025 merupakan ruang strategis yang mempertemukan kekuatan riset dan daya cipta industri dengan arah kebijakan negara, sebagai wujud tekad bersama menjadikan sains dan teknologi sebagai senjata perjuangan bangsa.

“KSTI merupakan ruang strategis untuk mempertemukan kekuatan ilmu pengetahuan, riset inovasi, dan daya cipta industri, dan juga ketegasan arah kebijakan negara. Sebagai wujud tekad kita bersama menjadikan sains dan teknologi sebagai salah satu senjata perjuangan bangsa,” ucapnya.

Menteri Brian turut melaporkan bahwa konvensi ini diikuti oleh lebih dari 2.200 peserta, terdiri dari 1.066 peneliti unggul STEM dari seluruh Indonesia yang dipilih berdasarkan indeks produktivitas tinggi (lebih dari 15 poin), 401 rektor dan wakil rektor PTN-PTS seluruh Indonesia dan LLDP, 351 dosen STEM di Jawa Barat dan Jakarta, 26 diaspora Indonesia, 171 mahasiswa doktoral, 150 guru besar dan senat ITB, serta perwakilan dari 18 kementerian/lembaga, 15 BUMN Danantara, dan 54 industri yang memiliki hubungan riset dengan perguruan tinggi.

Mengingat momentum langka dalam mengumpulkan para peneliti ini, selama konvensi juga akan dilakukan penyusunan peta jalan riset dan inovasi teknologi nasional, penguatan keterhubungan antara sains dan kebijakan publik, serta penampilan langsung lebih dari 400 hasil riset unggulan dari berbagai perguruan tinggi yang akan dipertemukan dengan industri dan kementerian terkait.

“Mumpung mereka sedang di sini, kita akan melakukan penyusunan peta jalan riset dan inovasi teknologi untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi sehingga kita memiliki kemampuan SDM unggul dan penguasaan sains teknologi untuk mampu mengelola sumber daya-sumber daya penting yang menguasai hajat hidup orang banyak untuk sebesar-besar kemakmuran masyarakat,” jelas Menteri Brian

Menteri Brian pun menegaskan pentingnya momen ini sebagai peluang kolektif untuk menguatkan tekad membangun bangsa berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. “Ini adalah kesempatan besar bagi kita semua untuk bersama-sama memikul tugas mulia, memajukan bangsa, menguasai IPTEK untuk kemajuan industri dan melahirkan SDM-SDM unggul yang siap memikul berbagai tugas negara dengan penuh kejujuran dan penuh integritas,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Peraih Nobel Prof. Konstantin Novoselov, sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Rektor ITB Tatacipta Dirgantara selaku tuan rumah penyelenggara KSTI 2025.

Setkab RI

red/mpl/sss

Penyelundupan Sabu Seberat 3,5 Kilogram Digagalkan Polresta Palu

PALU, SULTENG – Maspolin.id|| Satresnarkoba Polresta Palu menggagalkan penyelundupan sabu di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri. Seorang pria berinisial MF (20) yang merupakan warga Banda Aceh ditangkap sesaat setelah turun dari pesawat Lion Air JT 0780 dengan nomor kursi B.09.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Deny Abrahams mengatakan, penangkapan berawal dari informasi intelijen yang diterima Polresta Palu dari Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau melalui Kabag Ops Kompol I Dewa Gede Meiriawan. Berdasarkan informasi, seorang kurir asal Aceh membawa sabu menuju Palu lewat jalur udara.

“Tim opsnal langsung melakukan penyergapan di area kedatangan Bandara. Saat digeledah, petugas menemukan enam bungkus besar sabu yang disembunyikan dalam koper berlapis plastik hitam di antara pakaian pelaku, seberat 3,5 Kilogram.Selain itu, diamankan pula dua unit handphone sebagai alat komunikasi pelaku,” jelasnya dikutip dari RRI, Kamis (7/8/25).

Kombes Pol. Deny mengatakan, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang tidak dikenal di Pekanbaru. Ia pun menegaskan komitmen memberantas jaringan narkoba lintas provinsi dan mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan.

“Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Atas perbuatannya, MF dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Pemerintah Dorong Reformasi Perizinan dan Pangkas Beban Bonus Manajemen BUMN

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Rosan menjelaskan bahwa analisis menyeluruh terkait kebijakan penghematan anggaran dari pemberian tantiem dan bonus kepada manajemen perusahaan telah disampaikan kepada Kepala Negara.

“Untuk memberi tahu bahwa penghematannya itu, dari yang kita lakukan itu conservatively sekitar 8 triliun (rupiah) per tahun. Jadi kajiannya kita bikin lengkap,” ujar Rosan dalam keterangannya.

Rosan juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah penghematan melalui surat edaran terkait pemberian tantiem dan bonus bagi jajaran Komisaris dan Direksi BUMN. “Saya hanya melaporkan penghematan yang kita lakukan dari surat yang kami terbitkan, yang terhadap tantiem dan bonus untuk Board of Commissioners atau Komisaris, dan juga untuk Direksi yang berhak mendapatkan, manajemen yang berhak mendapatkan tantiem atau bonus sesuai dengan kinerja perusahaannya,” ujar Rosan.

Selain soal penghematan, Rosan juga memaparkan perkembangan deregulasi perizinan yang dilakukan Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Rosan juga menyampaikan bahwa peraturan baru yang mendukung percepatan proses perizinan telah diterbitkan.

“Alhamdulillah, PP-nya (Peraturan Pemerintahnya) baru saja keluar. Jadi untuk semua Kementerian yang berhubungan dengan perizinan, apabila sudah sesuai jangka waktunya dan tidak ada tanggapan kembali ke kami, maka otomatis perizinan akan kami keluarkan,” jelasnya.

Menurut Rosan, langkah tersebut diambil untuk memberikan kepastian waktu dan mendorong efisiensi birokrasi. Presiden Prabowo juga telah meminta agar kementerian atau lembaga lain yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem perizinan segera menyesuaikan diri.

“Jadi itu juga memberikan kepastian waktu, itu juga tadi diminta untuk semua Kementerian yang belum terintegrasi secara full ke kami, untuk segera ditindaklanjuti karena PP-nya itu sudah baru saja keluar,” tegas Rosan.

Setkab RI

red/mpl/sc

Presiden Prabowo Pilih Kereta Cepat Whoosh Bersama Masyarakat

Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja pada Rabu malam, 6 Agustus 2025. (Foto: BPMI Setpres)Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja pada Rabu malam, 6 Agustus 2025. Keberangkatan Kepala Negara kali ini terbilang istimewa karena tidak menggunakan pesawat atau helikopter untuk menempuh perjalanan dinas, tetapi kali ini Kepala Negara memilih moda transportasi Kereta Cepat Whoosh.

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Setibanya di Stasiun Whoosh Halim, Presiden Prabowo langsung menuju lantai dua untuk menempelkan tiket di portal masuk, sebelum melanjutkan ke peron di lantai tiga. Di sana, kereta dengan nomor perjalanan G1057 sudah siap berangkat tepat pukul 20.00 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung.

Kereta Cepat Whoosh yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan bukanlah kereta khusus. Selain Kepala Negara, sejumlah penumpang umum juga turut menikmati perjalanan cepat ini.

Perjalanan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Tegalluar ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit. Kecepatan dan kenyamanan kereta cepat ini menjadi simbol modernisasi transportasi di Indonesia, sekaligus menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk mendukung penggunaan sarana transportasi publik yang ramah waktu.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam perjalanan menuju Provinsi Jawa Barat adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setkab RI

red/mpl/pr

Satgas Pangan Polri Temukan Pelanggaran Standar Mutu dalam Produksi Beras PT PIM

SERANG, BANTEN – Maspolin.id|| Satgas Pangan Polri menggelar rekonstruksi lapangan terkait produksi beras yang diduga tidak sesuai standar mutu di PT Padi Indonesia Maju, Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Serang, Banten. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai ketentuan dan memenuhi standar kualitas pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dirtipideksus Bareskrim Polri BJP Helfi Assegaf, sekaligus Kasatgas Pangan Polri, menjelaskan bahwa proses produksi di PT Padi Indonesia Maju melibatkan mesin otomatis dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 300 ton beras per hari. Mesin-mesin tersebut meliputi pengering gabah, pemecah kulit gabah, pemulus beras, pemisah warna, pemisah beras utuh dan pecah, serta mesin pengemas dengan timbangan otomatis.

“Proses produksi memakan waktu sekitar 20 jam dari bahan baku hingga pengemasan, dengan pengawasan ketat melalui ruang kendali dan laboratorium yang terintegrasi. Setiap dua jam seharusnya dilakukan uji sampling oleh Quality Control (QC) untuk memastikan kualitas produk,” ujar Helfi.

Namun, pengawasan tersebut belum berjalan optimal. Satgas menemukan bahwa uji sampling QC hanya dilakukan satu hingga dua kali, jauh dari frekuensi ideal yang diatur dalam SOP. Akibatnya, produk akhir masih mengandung sisa menir, walaupun jumlahnya kecil, yang seharusnya dapat diminimalisir.

“Meski produksi menggunakan sistem otomatis, hasil 100 persen sempurna sulit dijamin. Temuan sisa menir ini menjadi catatan penting dan PR bagi manajemen untuk segera melakukan perbaikan agar produk akhir benar-benar bersih dan sesuai dengan label beras premium yang dipromosikan,” tegas Helfi.

Selain itu, Satgas juga menyoroti soal berat kemasan beras yang secara sengaja ditambah 200 gram per karung 25 kg untuk menghindari penolakan oleh sistem otomatis di mesin pengemas. Hal ini menandakan perlunya pengawasan lebih ketat agar konsumen mendapatkan produk dengan bobot yang tepat.

Lebih jauh, Helfi menyatakan bahwa dari 22 orang petugas QC, hanya satu yang telah tersertifikasi. Kondisi ini menjadi tanggung jawab manajemen untuk segera melakukan pelatihan dan sertifikasi demi menjaga mutu produksi.

“Tiga orang terkait kasus ini saat ini tidak berada di lokasi dan tengah menjalani proses hukum. Namun operasional dan distribusi perusahaan tetap berjalan normal,” pungkas Helfi.

Rekonstruksi lapangan ini juga menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan terhadap seluruh produsen beras di Indonesia guna menjaga kualitas dan keamanan pangan nasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Hentikan Tambang Emas Ilegal di Manokwari

Manokwari, PAPUA BARAT – Maspolin.id|| Praktik penambangan emas ilegal di kawasan Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat berhasil diungkap aparat kepolisian setelah laporan masyarakat ditindaklanjuti oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Papua Barat.

Dirreskrimsus Kombes Pol Sonny M. Nugroho, dalam konferensi pers Selasa (5/8/2025), menyebutkan bahwa pengungkapan ini berdasarkan dua laporan polisi tertanggal 26 Juli 2025. Tim penyidik kemudian menyisir dua lokasi tambang ilegal yang beroperasi di aliran Sungai Wariori, tepatnya di Kali Stop dan Kali Bunda Ros.

“Kegiatan tambang dilakukan secara intensif sejak Juni hingga Juli 2025, tanpa izin resmi dan mengabaikan aspek keselamatan serta kelestarian lingkungan,” ungkap Sonny.

 

Dalam operasi yang dilakukan di lokasi tersebut, ujar Sonny, tim berhasil mengamankan dua orang tersangka yakni Muhammad Nurdin dan Akram. Dari lokasi penambangan, petugas menyita barang bukti berupa delapan unit alat berat ekskavator, satu unit Caterpillar, emas seberat 250 gram, peralatan pengolahan emas, hingga ratusan sertifikat logam mulia.

Selain itu, polisi juga menemukan buku catatan transaksi, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung aktivitas tambang ilegal lainnya. Penyelidikan mendalam menunjukkan bahwa praktik tambang ini dilakukan secara terstruktur, bahkan melibatkan aliran dana dan jaringan distribusi hasil tambang ilegal.

“Penyidikan tidak berhenti pada pelaku lapangan. Kami juga tengah memburu dua orang yang diduga sebagai penyokong kegiatan ini, yakni Edy Siswanto dan Masming Supurada, yang kini berstatus DPO,” ujar Sonny.

Kedua tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, di antaranya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang telah diperbarui melalui UU Nomor 6 Tahun 2023. Mereka juga terancam pasal pidana umum terkait penadahan, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 miliar.

Dilokasi yang sama, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan bahwa dalam waktu dekat, penyidik akan melibatkan ahli pertambangan, ahli pidana, serta laboratorium forensik untuk memperkuat proses hukum. Tim juga akan melakukan pemetaan titik koordinat tambang untuk mengukur dampak kerusakan lingkungan.

“Kami tegaskan bahwa upaya penegakan hukum terhadap tambang ilegal akan terus dilakukan hingga ke akar-akarnya. Masyarakat kami imbau untuk tidak terlibat dan turut serta menjadi mitra dalam menjaga kelestarian lingkungan di Papua Barat,” tuturnya.

Diakhir, Benny mengimbau agar masyarakat tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum tersebut. Pihaknya juga berharap masyarakat dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam memberikan informasi atau laporan apabila menemukan praktik tambang ilegal lainnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Kapolres Metro Jaksel Lakukan Pengecekan pada Lokasi Ketahanan Pangan

Jakarta Selatan – Maspolin.id|| Kapolres Metro Jakarta Selatan, KOMBES POL NICOLAS ARY LILIPALY, S.I.K., M.H., M.Si, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres dan Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, S.H., melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi ketahanan pangan di Taman Alpukat, yang terletak di Jl. M. Kahfi I, RW 02, Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/8).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional di tingkat lokal. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres dan rombongan meninjau lahan pertanian urban yang dikelola oleh warga setempat bersama aparat wilayah.

“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan moril bagi warga yang sudah berkontribusi menjaga stabilitas pangan di wilayahnya,” ujar Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly di sela-sela kegiatan.

Taman Alpukat diketahui menjadi salah satu lokasi percontohan urban farming di wilayah Jagakarsa. Berbagai tanaman sayur-mayur, buah-buahan, serta budidaya ikan menjadi bagian dari upaya warga dalam memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, S.H., menambahkan bahwa kerja sama antara warga, pengurus RW, dan pihak kepolisian selama ini berjalan harmonis. “Kami selalu siap mendukung kegiatan positif masyarakat, khususnya yang berhubungan dengan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi,” katanya.

Kegiatan pengecekan ini juga diisi dengan dialog bersama warga, serta pemberian apresiasi kepada kelompok tani yang telah berkontribusi aktif dalam program ini.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk memanfaatkan lahan kosong di lingkungannya demi mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Kawasan Barito akan disulap Jadi RTH yang Dirancang Sebagai Ikon Kebangsaan Sekaligus Ruang Publik Ramah Keluarga

JAKARTA – Maspolin.id|| Penataan kawasan Barito, Jakarta Selatan, segera dilakukan dan akan disulap menjadi sebuah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dirancang sebagai ikon kebangsaan sekaligus ruang publik ramah keluarga.

“Inklusif dan menyenangkan bagi masyarakat,”

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, M Fajar Sauri mengatakan, pemanfaatan lahan di kawasan Barito akan digunakan untuk membangun Taman Bendera Pusaka, yang akan mengintegrasikan tiga taman besar di Jakarta Selatan.

“Kawasan ini akan mengintegrasikan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Barito menjadi satu kesatuan ruang terbuka hijau yang luas, aman, dan ramah bagi semua,” ujarnya, Rabu (6/8).

Ia menyampaikan, taman yang akan dibangun seluas hampir enam hektare ini bakal menyediakan berbagai fasilitas publik seperti, jembatan penghubung antartaman (link bridge), jalur lari (jogging track), taman bermain anak, ruang serbaguna, amphitheater terbuka untuk pertunjukan seni dan budaya.

“Semua ini didesain untuk memberikan pengalaman ruang publik yang nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi masyarakat,” katanya.

Dijelaskan Fajar, pembangunan taman ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan kota yang hijau, berkelanjutan, dan berketahanan.

“Dengan langkah penataan kawasan Barito yang berorientasi pada masa depan, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya menghadirkan wajah kota yang lebih tertata, tetapi juga memastikan bahwa setiap warga tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang, baik secara sosial maupun ekonomi,” tandasnya.

Sekadar informasi, seiring dengan penataan Kawasan Barito, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan Sentra Fauna Jakarta di Lenteng Agung sebagai pusat perdagangan hewan peliharaan yang sehat, edukatif, dan modern.

Penataan kawasan Barito dilakukan dengan pendekatan humanis dan non-represif. Sebagai bentuk komitmen terhadap para pedagang, Pemprov DKI Jakarta memberikan berbagai kemudahan, antara lain, relokasi sementara ke area sekitar Pasar Kulabasar dan pasar-pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya. Kemudian bebas sewa selama tiga bulan di lokasi relokasi, serta kebebasan memilih lokasi relokasi sesuai preferensi dan kenyamanan pedagang.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/apl

Wali Kota Jaksel Pastikan Relokasi Pedagang Loksem Barito Difasilitasi

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar memastikan relokasi pedagang di Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, dan JS 30 Barito, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, terfasilitasi dengan baik.

“Kita akan bantu fasilitasi”

Anwar mengatakan, para pedagang eksisting tersebut digratiskan uang sewa di lokasi baru hingga lokasi usaha yang disiapkan di Lenteng Agung selesai dibangun.

“Silahkan pedagang pilih pasar mana yang menurut mereka representatif. Selama pasarnya di bawah naungan Perumda Pasar Jaya, kita akan bantu fasilitasi,” ujar Anwar, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (5/8).

Anwar menjelaskan, selain memberikan kebijakan penawaran pindah sementara lokasi ke pasar-pasar, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan berkomitmen membantu pemindahan barang-barang para pedagang tanpa perlu mengeluarkan biaya.

“Saya ingin kesepakatan untuk pindah bisa dilakukan dengan kesadaran untuk kebaikan dan kepentingan bersama,” terangnya.

Anwar memastikan, Pemkot Jakarta Selatan berkomitmen memberikan perhatian besar kepada para pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kebijakan yang perlu dilakukan saat ini bagi pedagang Loksem Barito telah mengacu atau sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Jakarta Selatan Nomor e-0096 tahun 2024 tentang Penetapan Lokasi Usaha Mikro/Pedagang Kaki Lima di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2024,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/apl

Dua ASN di Aceh Ditangkap Diduga Terlibat Terorisme

BANDA ACEH, ACEH – Maspolin.id|| Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua aparatur sipil negara (ASN) di Aceh karena diduga terlibat jaringan terorisme, Selasa (5/8/2025).

Selain melakukan penangkapan, Densus 88 juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas ataupun penyimpanan barang-barang yang berkaitan dengan tindak pidana terorisme.

Kedua ASN yang diamankan masing-masing berinisial MZ alias KS (40) dan ZA alias SA (47). Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, MZ merupakan ASN di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh. MZ ditangkap saat berada di salah satu warung kopi di Banda Aceh.

Sementara itu, ZA diketahui bertugas di Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh. Ia diamankan tim Densus 88 di sebuah showroom mobil di kawasan Batoh, Kota Banda Aceh.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ia belum merinci lebih jauh terkait dugaan keterlibatan kedua ASN itu.

Informasi sementara memang benar, ada dua ASN di Aceh yang ditangkap oleh Densus 88 terkait terorisme, Polda Aceh hanya melakukan pengamanan saat penggeledahan. Untuk detailnya, kami masih menunggu laporan dari Kasatgaswil Aceh Densus 88. Terkait tindak lanjut dan proses hukumnya juga di Densus 88, ujar Joko Krisdiyanto, dalam keterangan singkatnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.