Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta

MABES POLRI – Maspolin.id|| Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, saat menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Peristiwa bermula pada Rabu (1/7), setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial BIO, yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kediamannya.

Saat proses penangkapan berlangsung, situasi berubah menjadi aksi perlawanan bersenjata. Sejumlah orang di lokasi menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Anggota kepolisian telah memberikan tembakan peringatan, namun serangan terus berlanjut sehingga dilakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.

Kondisi kemudian semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga berdatangan, melakukan penyerangan terhadap petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya. Tim Satresnarkoba berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

Dalam proses penyelamatan diri tersebut, sembilan personel berhasil dievakuasi. Namun tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas, yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam melaksanakan tugas negara, Kapolri menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiga personel tersebut, terhitung mulai 5 Juli 2026, berdasarkan Keputusan Kapolri tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi anggota Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga personel tersebut.

Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba, ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7).

Ia menegaskan bahwa penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.

Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan, lanjutnya.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga para personel yang gugur.

Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya, tutupnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Tragedi Katingan: Kompolnas Duga Polisi yang Gugur Disekap, Lalu Dibuang ke Sungai

JAKARTA, KOMPAS.com – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendalami penyebab gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah. Komisioner Kompolnas Choirul Anam atau Cak Anam mengatakan, salah satu fokus utama Kompolnas adalah memastikan apakah tiga polisi meninggal sebelum atau sesudah berada di sungai, menyusul beredarnya berbagai informasi yang berbeda di masyarakat. “Ini biar enggak simpang siur, karena ada yang bilang, nyebur di sungai. Ada yang memang bilang, kematiannya, penyebab kematiannya sebelum di sungai itu sudah meninggal,” kata Cak Anam, dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin (6/7/2026).

“Nah, kalau yang kedua, sebelum nyebur ke sungai itu sudah meninggal, ini memang satu tindakan yang bisa jadi, mereka ditangkap dulu, disekap dulu, dianiaya dulu, makanya ada luka-luka dan sebagainya, meninggal baru dibuang,” sambung dia.

Apabila dugaan itu terbukti, Anam menilai, kasus tersebut bukan sekadar pembunuhan terhadap aparat kepolisian, melainkan bentuk perlawanan serius terhadap negara dalam upaya pemberantasan narkotika.

“Kalau itu yang terjadi, ya ini serius sekali. Artinya perlawanan terhadap penegakan hukum, khususnya narkotika, benar-benar terjadi di sini,” ujar dia. Karena itu, Kompolnas meminta seluruh pelaku dihukum seberat-beratnya apabila terbukti terlibat. Anam mengatakan, timnya telah tiba di Palangkaraya dan dijadwalkan menuju Kabupaten Katingan serta lokasi kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kematian ketiga anggota polisi tersebut.

Diketahui, tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur setelah operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (1/7/2026). Korban pertama yang ditemukan meninggal dunia adalah Aipda Yudhie Perdana Putra. Ia ditemukan dengan luka akibat senjata tajam setelah terlibat dalam operasi penindakan terhadap bandar sabu. Sementara itu, dua anggota lainnya, yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat dinyatakan hilang usai insiden penyerangan. Baca juga: 9 Kepala Daerah Kena OTT KPK, IM 57+: Motif Jabatan Jadi “Aji Mumpung” Pencarian yang dilakukan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Jenazah Bripda Nopandri ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, tepatnya di seberang Desa Tumbang Lahang pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.55 WIB. Sehari kemudian, Minggu (5/7/2026) pagi, jenazah Aiptu Sumaryanto ditemukan di Sungai Desa Tumbang Kalemei.

** Berita ini dimuat juga di Kompas.com edisi Senin, 6 Juli 2026.

sss/062607

Waspada Kejahatan Siber Berkedok Layanan Korlantas Polri 🛡️

KORLANTAS POLRI – Maspolin.id|| Korlantas Polri mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi TIDAK BENAR (HOAKS) mengenai program pemutihan pajak kendaraan yang disebarkan oleh akun-akun tidak resmi.

Saat ini, marak beredar modus penipuan yang menyematkan tautan (link) mencurigakan—seperti domain berakhiran .click atau .xyz—pada profil maupun unggahan media sosial.

⚠️ Peringatan Tegas: JANGAN KLIK TAUTAN TERSEBUT.

Mengklik tautan dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan memiliki risiko kejahatan siber (phishing) yang sangat fatal, di antaranya:

  • Pencurian data dan identitas pribadi.
  • Penyusupan malware atau virus pada perangkat keras Anda.
  • Pembobolan akses rekening perbankan.

Korlantas Polri juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap akun-akun media sosial yang mengatasnamakan Korlantas Polri ataupun NTMC Korlantas Polri.

Pastikan informasi hanya diperoleh melalui kanal resmi dan terverifikasi. Jangan mudah percaya pada unggahan yang menawarkan layanan tertentu disertai tautan mencurigakan, serta hindari memberikan data pribadi maupun melakukan transaksi melalui akun yang tidak dapat dipastikan keasliannya.

Sebagai bentuk perlindungan, kami senantiasa mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan keabsahan sebuah informasi. Dapatkan informasi terkait layanan yang valid dan aman HANYA melalui kanal resmi kami:

🌐 Website: www.korlantas.polri.go.id
📸 Instagram: @korlantaspolri.ntmc

Mari bersama-sama ciptakan ruang digital yang aman. Bagikan himbauan ini kepada keluarga dan kerabat agar terhindar dari berbagai bentuk tindak kejahatan siber.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/sss

Kakorlantas Polri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Pejabat Utama Korlantas Polri

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum.

JAKARTA – Maspolin.id|| Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum., memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama Korlantas Polri di Lapangan NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Dalam upacara tersebut, Irjen Pol. Wibowo melantik Brigjen Pol. Komarudin sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri dan Kombes Pol. Budi Santosa sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kabag Renmin) Korlantas Polri.

Selain pelantikan, juga dilaksanakan serah terima jabatan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Korlantas Polri dari Kombes Pol. Aries Syahbudin kepada Kombes Pol. Turmudi.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Wibowo menegaskan rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi. Ia mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, mengedepankan kolaborasi, serta menjaga marwah institusi.

“Mari sama-sama kita laksanakan tugas dengan ikhlas, berkolaborasi, dan menjaga marwah Polri. Tidak ada yang namanya berjalan sendiri, yang ada adalah kita bekerja bersama untuk mengubah wajah Korlantas menjadi lebih baik,” ujar Irjen Pol. Wibowo.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Wibowo mengajak seluruh personel mengambil pelajaran dari filosofi singkong sebagai simbol kesederhanaan, kemampuan beradaptasi, kerendahan hati, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Belajarlah dari singkong. Kita (Anggota Korlantas Polri) bisa belajar dari singkong, kita bisa memahami arti nilai kehidupan, kita bisa belajar tentang kesederhanaan, tentang kerendahan hati, tentang beradaptasi, dan kita juga bisa belajar tentang ketangguhan,” tegasnya.

Prosesi pelantikan dan sertijab berlangsung dengan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Keputusan Kapolri, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan, serta penandatanganan pakta integritas oleh para pejabat yang dilantik.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/pr

Anggota Komisi III DPR Soroti Gugurnya 3 Anggota Polisi di Katingan

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Martin Daniel Tumbelaka. ANTARA/HO-Komisi III DPR RI/am.

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Anggota Komisi III DPR RI Martin Tumbelaka meminta para pelaku penyerangan terhadap polisi saat penggerebekan kasus narkoba yang menggugurkan tiga anggota polisi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah harus dihukum seberat-beratnya.

Dia pun mengecam keras peristiwa yang menggugurkan aparat tersebut. Menurut dia, perlawanan yang dilakukan oleh para pelaku terhadap aparat penegak hukum tidak bisa ditoleransi.

“Setelah ditangkap, pastikan mereka diberikan hukuman yang seberat-beratnya agar ada efek jera. Tidak boleh ada kompromi bagi pembunuh aparat negara,” kata Martin dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dia juga mendesak agar kepolisian melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden itu. Menurut dia, penyidik jangan sampai hanya berhenti pada penangkapan pelaku penyerangan fisik di lapangan.

“Cari tahu siapa yang memprovokasi warga, siapa yang menyembunyikan hingga dari mana para pelaku ini mendapatkan senjata api rakitan. Ekosistem kejahatan di desa tersebut harus dibongkar total,” ucapnya.

Dia mengingatkan bahwa pimpinan tertinggi Polri juga sudah berkomitmen untuk berperang melawan narkoba, dengan menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menindak tegas dan terukur kepada para bandar maupun gembong narkoba.

“Negara tidak boleh mundur dan tidak boleh kalah oleh sindikat narkoba maupun kelompok massa yang melindungi kejahatan,” ujar Martin.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri akan memberikan dukungan (back up) dalam penanganan kasus narkoba di Kalimantan Tengah setelah personel Polres Katingan bernama Aipda Yudhi Perdana Putra gugur dalam operasi penggerebekan bandar narkoba.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso dalam keterangan di Jakarta, Kamis (2/7) mengatakan bahwa selain seorang personel gugur, terdapat dua personel lainnya, yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, yang belum ditemukan dalam operasi.

Belakangan dua personel yang hilang itu kemudian ditemukan oleh tim gabungan pencarian dan penyelamatan di aliran sungai daerah itu. Dengan begitu, total ada tiga anggota polisi yang gugur dalam pengungkapan kasus narkoba di Katingan.

 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah

 

antara

red/mpl/nn

Cegah Penyebaran Perilaku LGBTQ Kemenag Siapkan Konten Edukasi

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i. ANTARA/HO-Kemenag/pri.

JAKARTA – Maspolin.id|| Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan konten edukasi dengan berfokus pada upaya pencegahan penyebaran perilaku Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, and Queer (LGBTQ) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025.

“Karena ini terkait nilai dan martabat kemanusiaan. Perpres Nomor 111 Tahun 2025 mencantumkan bahwa penyebaran perilaku LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter terhadap pertahanan negara,” ujar Wamenag Romo Muhammad Syafi’i di Jakarta, Senin.

Menurut Romo Syafi’I, Kemenag perlu mengambil posisi yang jelas terkait LGBTQ karena menyangkut nilai agama, martabat kemanusiaan, pendidikan, serta ketahanan bangsa.

Sebagai institusi yang menangani urusan keagamaan, Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres Nomor 111 Tahun 2025. Penyebaran perilaku LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sikap Kementerian Agama terhadap upaya mencegah penyebaran perilaku LGBTQ dibangun di atas pandangan keagamaan. Wamenag mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah tokoh agama dan terdapat kesamaan pandangan bahwa LGBTQ tidak dibenarkan dalam ajaran agama.

“Saya sudah tanya kepada para tokoh agama. Tokoh Katolik bilang, LGBTQ tidak dibenarkan di Katolik. Tokoh Hindu mengatakan hal yang sama. Buddha hal yang sama. Kristen hal yang sama. Islam apalagi,” katanya.

Menurut dia, pandangan para tokoh agama tersebut menjadi dasar penting bagi Kemenag dalam menyusun langkah edukasi dan pencegahan. Ia menilai setiap kebijakan dan gerakan sosial di Indonesia harus tetap berada dalam koridor nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

Wamenag menjelaskan Pancasila sebagai landasan filosofis bangsa harus menjadi rujukan dalam membaca seluruh persoalan kebangsaan, termasuk isu LGBTQ. Sementara Undang-Undang Dasar 1945 menjadi landasan yuridis dalam kehidupan bernegara.

“Dalam konteks Indonesia, kita semuanya harus berdasarkan landasan filosofis Pancasila, landasan yuridis Undang-Undang Dasar 1945,” ujarnya.

Ia menekankan, sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, menjiwai seluruh sila lainnya. Karena itu, nilai kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial harus dibaca dalam kerangka ketuhanan.

“Tidak ada kegiatan, tidak ada keputusan, tidak ada kebijakan apa pun di republik ini yang boleh bertentangan dengan konstitusi atau Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Wamenag.

 

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bambang Sutopo Hadi

 

antara

red/mpl/nn

Kapolda Sulbar Cek Kesiapan Kapal Patroli Baru

POLDA SULBAR – Maspolin.id|| Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. didampingi Wakapolda Sulbar, Direktur Intelkam dan Direktur Polairud melaksanakan pengecekan armada kapal patroli baru milik Ditpolairud Polda Sulbar di Dermaga Sandar Polairud Tampapadang, Senin (6/7/26).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional armada dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan Sulawesi Barat, mulai dari patroli keamanan, penegakan hukum, hingga pelayanan kepada masyarakat pesisir dan para nelayan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda meninjau secara langsung kondisi fisik kapal, kelengkapan peralatan keselamatan, perangkat navigasi, sistem komunikasi, serta kesiapan personel yang akan mengawaki armada tersebut.

Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kehadiran kapal patroli baru merupakan bentuk komitmen Polda Sulbar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat pengamanan wilayah perairan yang menjadi salah satu jalur strategis di Provinsi Sulawesi Barat.

“Armada ini harus benar-benar siap digunakan untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan intensitas patroli, mempercepat respons terhadap setiap kejadian di laut, serta menjaga keamanan dan keselamatan aktivitas masyarakat pesisir,” tegas Kapolda.

Selain mendukung patroli rutin, kapal patroli tersebut juga diproyeksikan untuk memperkuat penanganan tindak pidana di wilayah perairan, membantu operasi pencarian dan pertolongan (SAR), pengamanan objek vital, serta memberikan bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana di kawasan pesisir.

Melalui pengecekan ini, Polda Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern dan responsif guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, baik di daratan maupun di wilayah perairan Sulawesi Barat. (ta/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Rotasi Jabatan di Lingkungan Korbrimob Polri, Dankorbrimob Tekankan Amanah, Loyalitas, dan Profesionalisme

Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, memimpin Upacara Serah Terima dan Pelantikan Jabatan di lingkungan Korps Brimob Polri yang digelar di Gedung Gineung Pratidina, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, Danpas Gegana Brigjen Pol. Mulyadi, Danpas Brimob I Brigjen Pol. Anang Sumpena, Danpas Brimob II Brigjen Pol. Heru Novianto, para Pejabat Utama Korbrimob Polri, para Pati Teknisi Utama, para Pamen Teknisi Madya, para Pamen Anjak Korbrimob, para Pengurus Gabungan 06 Bhayangkari Korps Brimob Polri, serta para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan dan pelantikan.

Upacara diawali dengan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan laporan Komandan Upacara, kemudian prosesi serah terima dan pelantikan jabatan. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Keputusan Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/924 hingga KEP/930/VI/2026 tanggal 24 Juni 2026. Selanjutnya dilaksanakan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, tanda pangkat, tanda induk kesatuan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan, serta pakta integritas.

Dalam upacara tersebut, sebanyak 18 pejabat melaksanakan serah terima dan pelantikan jabatan, terdiri atas lima pejabat struktural yang melaksanakan serah terima jabatan dan 13 pejabat fungsional yang dilantik.

Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan meliputi:

* Kombes Pol. Hendrik Budhi Prasetyo sebagai Kabagren Rorenminops Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Muhammad Guntur sebagai Kabaglog Rorenminops Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Susnadi sebagai Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Suryo Sudarmadi sebagai Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto sebagai Dansatlat Brimob Korbrimob Polri.

Pejabat yang dilantik dalam jabatan fungsional meliputi:

* Kombes Pol. Joko Sulisto sebagai Auditor Kepolisian Utama Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Irfan S. P. Marpaung sebagai Teknisi KBR Madya Tk. I Korbrimob Polri.

* AKBP. Dwi Bachtiar Rivai sebagai Teknisi KBR Madya Tk. III Korbrimob Polri.

* AKBP. Eko Sumaryanto sebagai Teknisi KBR Madya Tk. III Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Ahmad Nurman Ismail sebagai Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Komaruz Zaman sebagai Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Rantau Isnur Eka sebagai Teknisi KBR Madya Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Brury Soekotjo A.P. sebagai Teknisi KBR Madya Tk. I Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Irwan Jaya sebagai Teknisi Jibom Madya Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Syaiful Anwar sebagai Teknisi Jibom Madya Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Taufik Hidayat sebagai Teknisi Jibom Madya Tk. I Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto sebagai Teknisi Jibom Madya Tk. II Korbrimob Polri.

* Kombes Pol. Muhammad Faishal Aris sebagai Teknisi Jibom Madya Tk. II Korbrimob Polri.

Dalam amanatnya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan karier yang harus diterima dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan loyalitas. Seluruh proses telah melalui mekanisme serta pertimbangan pimpinan, sehingga setiap personel diharapkan menerima amanah tersebut dengan lapang dada dan senantiasa memberikan pengabdian terbaik kepada institusi.

Penugasan dan perjalanan karier merupakan ketetapan Allah SWT. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan senantiasa bersyukur, berikhtiar, menjaga keimanan, memperkuat kekompakan, serta saling mendukung demi keberhasilan pelaksanaan tugas, tegas Komjen Pol. Ramdani Hidayat.

Dankorbrimob Polri juga menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, dan keteladanan. Oleh karena itu, seluruh pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi teladan bagi personel di lingkungan kerjanya.

Lebih lanjut, Dankorbrimob Polri mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas, mempererat kebersamaan, menghindari perpecahan, serta meningkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas guna memberikan pengabdian terbaik kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat oleh Dankorbrimob Polri didampingi Wadankorbrimob Polri serta para Pejabat Utama Korbrimob Polri kepada seluruh pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan maupun pelantikan. Momentum tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus harapan agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme. Melalui rotasi dan pelantikan jabatan ini, diharapkan Korbrimob Polri semakin adaptif, solid, dan profesional dalam menghadapi berbagai tantangan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Patroli Berkuda Baharkam Polri Hadirkan Rasa Aman yang Humanis di CFD Margonda

Depok, PMJ – Maspolin.id|| Suasana Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Minggu pagi (05/07/2026) tampak jauh berbeda dari biasanya. Sebuah pemandangan istimewa tersaji dan langsung menjadi pusat perhatian ribuan warga yang memadati jalanan.

Kehadiran pasukan Polisi Berkuda dari Detasemen (Den) Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri sukses menjadi magnet bagi masyarakat. Tidak sekadar memikat pandangan, patroli ini secara nyata memberikan jaminan rasa aman selama berlangsungnya ragam aktivitas olahraga warga.

Langkah pengawalan menggunakan kuda ini merupakan perwujudan dari strategi Polri dalam menghadirkan sistem pengamanan yang lebih humanis di ruang publik. Hal tersebut sangat selaras dengan komitmen teguh dari Kakorsabhara Baharkam Polri yang terus menggaungkan semangat juang “SIAP, SOLID, BERHASIL”.

Dalam pelaksanaan tugas istimewa tersebut, Den Turangga menerjunkan enam personel pilihan. Pasukan patroli ini dipimpin secara langsung oleh Ipda Yayuk, dengan diperkuat oleh jajaran personel lainnya yakni Bripda Rizki, Bripda Manik, Bripda Indah, Bharada Vito, dan Bharada Arsyid.

Daya tarik utama patroli ini tentu saja bertumpu pada dua ekor kuda andalan kepolisian yang diberi nama Keywest dan Diamant. Kedua kuda gagah dan terlatih tersebut didatangkan secara khusus ke lokasi CFD dengan menggunakan armada bus operasional Turangga.

Sembari menyusuri kawasan CFD Margonda yang dipenuhi lautan manusia, para personel kepolisian secara konsisten melakukan patroli dialogis. Mereka dengan ramah menyapa masyarakat luas sekaligus memantau detail situasi keamanan langsung dari atas pelana.

Visibilitas dan jangkauan pandang yang lebih tinggi dari atas punggung kuda dinilai sangat efektif untuk mengawasi mobilitas ribuan warga. Pola ini terbukti ampuh menciptakan rasa aman yang maksimal, tanpa sedikit pun mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang bersantai.

Selain menjalankan fungsi pengamanan yang mumpuni, kehadiran Keywest dan Diamant sukses menjelma menjadi daya tarik rekreasi tersendiri. Banyak warga, khususnya anak-anak kecil, yang sangat antusias memanfaatkan momen langka tersebut untuk berinteraksi dan berfoto bersama petugas.

Patroli berkuda ini merupakan wujud pendekatan kepolisian yang mengedepankan sisi humanis. Kami hadir tidak hanya untuk memperkuat pengamanan, tetapi juga untuk mempererat kedekatan serta kehangatan antara Polri dengan warga di ruang publik, ungkap Ipda Yayuk saat menyapa warga di lokasi.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan CFD Margonda resmi berakhir, situasi kewilayahan terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Sama sekali tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas, membuktikan bahwa perlindungan profesional Polri tetap bisa berjalan selaras dengan sentuhan yang bersahabat.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

38 UMKM Unggulan Hadir di Festival Sentra Industri dan All About Tahu 2026, Saatnya Belanja!

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Sebanyak 38 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengikuti Festival Sentra Industri dan Festival All About Tahu & Jajanan Kota Bandung di Cihampelas Walk (Ciwalk), 3–12 Juli 2026.

Berbagai sentra industri unggulan turut berpartisipasi, di antaranya Sentra Rajut Binongjati, Sentra Sepatu Cibaduyut, Sentra Kaos dan Sablon Suci, Sentra Boneka Sukamulya, Sentra Boneka Warung Muncang, Sentra Tas Kebonlega, Sentra Kaligrafi Cicaheum, Sentra Lukisan Siliwangi, Sentra Ecoprint Sadang Serang, hingga Sentra Alat Musik Tradisional Binong.

Sementara pada Festival All About Tahu & Jajanan Kota Bandung, pengunjung dapat menikmati beragam inovasi olahan tahu dan aneka jajanan unggulan yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Kota Bandung.

Dua festival ini merupakan upaya Pemerintah Kota Bandung mempromosikan dan menguatkan daya saing produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menerangkan, penyelenggaraan Festival All About Tahu telah menjadi agenda tahunan yang terus diperkuat sebagai identitas promosi kuliner Kota Bandung.

Bahkan nama festival tersebut kini telah didaftarkan sebagai bagian dari perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) guna menjaga keberlanjutan branding yang telah dibangun.

Melalui festival ini, Pemkot Bandung berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, serta mendorong peningkatan transaksi ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ronny mengakui, sektor industri masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian Kota Bandung.

Berdasarkan data tahun 2025, sektor industri memberikan kontribusi sebesar 17,28 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung dan menjadi sektor ekonomi terbesar kedua setelah sektor perdagangan.

“Industri kecil dan menengah merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu kami terus melakukan berbagai upaya penguatan melalui pendampingan, pelatihan, serta dukungan pemasaran baik secara daring maupun luring,” kata Ronny.

Menurutnya, berdasarkan pembaruan data tahun 2025, Kota Bandung kini memiliki 37 sentra industri yang menaungi 1.763 pelaku UKM dan menyerap 7.930 tenaga kerja.

Berbagai sentra tersebut bergerak di sektor fesyen, kriya, kerajinan, hingga kuliner yang selama ini menjadi identitas ekonomi kreatif Kota Bandung.

Sementara itu, festival secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, yang hadir mewakili Wali Kota Bandung. Dalam sambutannya, Zulkarnain mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai mampu menghadirkan ruang promosi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

“Berbagai produk unggulan Kota Bandung, baik makanan, kuliner, fesyen, sepatu, kerajinan maupun produk kreatif lainnya harus terus diperkuat dan dipromosikan. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, Kota Bandung tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah sejumlah agenda berskala nasional pada tahun mendatang.

Karena itu, produk-produk unggulan daerah perlu terus ditingkatkan kualitas dan daya saingnya agar mampu tampil sebagai representasi terbaik Kota Bandung.

(Diskominfo Kota Bandung/rka)

bjabar/mpl/he

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.